Category: Bisnis.com Tekno

  • Serangan Siber Luring Naik 15% di Asean 2024, Indonesia Catat Penurunan

    Serangan Siber Luring Naik 15% di Asean 2024, Indonesia Catat Penurunan

    Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan keamanan siber global, Kaspersky, mengungkapkan adanya peningkatan signifikan serangan siber luring berbasis USB – hard drive di Asia Tenggara sepanjang 2024. 

    Berdasarkan data terbaru Kaspersky, sebanyak 49.234.759 ancaman lokal berhasil diblokir di kawasan ini antara Januari hingga Desember 2024. Angka ini menunjukkan lonjakan sebesar 15% dibandingkan dengan tahun 2023 yang mencatat hampir 43 juta serangan offline.

    Menariknya, di tengah tren peningkatan serangan di kawasan, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mencatatkan sedikit penurunan ancaman lokal, yakni sebesar -3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

    Namun, negara tetangga seperti Singapura justru mengalami lonjakan tertinggi dalam serangan offline antara tahun 2023 dan 2024, mencapai 88%. 

    Kenaikan signifikan juga tercatat di Malaysia (47%), Vietnam (25%), Thailand (20%), dan Filipina (16%).

    General Manager Kaspersky untuk Asia Tenggara, Yeo Siang Tiong, mengungkapkan temuan yang mengkhawatirkan terkait keamanan perangkat USB yang digunakan oleh instansi pemerintah di kawasan ini. 

    Menjelang akhir tahun lalu, Kaspersky mendeteksi adanya penyusupan pada drive USB yang dikembangkan untuk menyimpan dan mentransfer berkas secara aman di lingkungan sensitif.

    “Kode berbahaya telah disuntikkan ke dalam perangkat lunak manajemen aksesnya, yang memungkinkannya untuk mencuri file rahasia dari partisi aman drive tersebut,” ujar Tiong dalam keterangan resminya yang dikutip Bisnis, Selasa (29/4/2025). 

    Lebih lanjut, Dia menjelaskan bahwa kode tersebut juga berfungsi sebagai worm USB yang mampu menyebarkan infeksi ke drive lain dengan jenis yang sama, menggarisbawahi tingkat kecanggihan ancaman ini.

    Menyikapi tren peningkatan serangan malware offline, Yeo Siang Tiong menekankan pentingnya kewaspadaan dan tindakan proaktif dalam keamanan siber bagi bisnis dan organisasi di Asia Tenggara. 

    “Karena serangan malware offline terus berkembang, bisnis dan organisasi di Asia Tenggara harus tetap waspada dan proaktif dalam upaya keamanan siber. Dengan memahami risiko siber dan menerapkan pertahanan yang kuat, organisasi dapat melindungi diri dari ancaman yang terus berkembang ini,” katanya.

  • Smartcom Ekspansi ke Indonesia, Incar Pasar Logistik hingga Keamanan

    Smartcom Ekspansi ke Indonesia, Incar Pasar Logistik hingga Keamanan

    Bisnis.com, JAKARTA — Smartcom, penyedia solusi push-to-talk (PTT) mission-critical berbasis di Singapura, memperluas layanan ke Indonesia dengan menyasar sektor logistik, minyak & gas dan keamanan. 

    Director PT Smartcom Indonesia, Imran Jaffar mengatakan pemilihan pasar tersebut menyelaraskan dengan spesialisasi pasar perusahaan selama ini. 

    “Untuk Indonesia, kami memiliki beberapa vertikal yang selalu kami incar. Baik itu logistik, keamanan, manajemen perhotelan, khususnya minyak dan gas, dan juga transportasi,” kata Iman di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

    Namun demikian, Iman menyebut Smartcom terbuka untuk mengeksplorasi pasar lain yang mungkin relevan dengan kebutuhan pasar lokal, 

    Hal ini bakal dilakukan, karena Iman sadar bahwa Smartcom masih tergolong pemain baru di Indonesia.

    Seiring dengan peluncuran layanan, Smartcom memulai sejumlah uji coba dengan beberapa perusahaan lokal. Namun, Imran belum menyebutkan nama-nama perusahaan secara spesifik.

    “Kami mengizinkan uji coba untuk layanan kami, solusi kami, dan pembuktian konsep untuk solusi kami agar pelanggan benar-benar memahami produk kami dengan lebih baik,” ujarnya.

    Di sisi lain, Business Development Lead Smartcom Indonesia, Asri Ariani Fauziah menuturkan saat ini sudah ada beberapa perusahaan yang tertarik menggunakan layanan Smartcom. 

    Asri menyebutkan, beberapa perusahan yang berminat di antaranya berasal dari sektor minyak dan gas serta logistik.

    “Ada perusahaan dari oil dan gas, serta perusahaan logistik,” ucap Asri.

    Smartcom menjadi satu-satunya penyedia layanan PTT mission-critical bersertifikasi yang beroperasi di berbagai pasar Asia.

    Smartcom menggabungkan perangkat tangguh bersertifikasi ATEX dengan perangkat lunak TASSTA bersertifikasi ETSI/3GPP untuk menciptakan sistem komunikasi tingkat operator yang berfungsi mulus di berbagai jaringan Indonesia.  

    Kehadiran Smartcom di Indonesia didukung oleh kesuksesan implementasi sebelumnya bersama Korlantas (Korps Lalu Lintas Polri) dan Kereta Api Indonesia (KAI), yang membuktikan kinerja sistem ini di berbagai kondisi operasional Tanah Air.

    Implementasi awal Smartcom di Indonesia akan menggunakan smartphone dan tablet ATEX yang telah teruji di berbagai proyek berbasis Singapura, termasuk Ion Orchard, Takashimaya, dan properti Marriott. 

    Rencana pengembangan produk mencakup penyempurnaan khusus untuk Indonesia, seperti pelacakan GPS real-time untuk manajemen tenaga kerja.

    Kemudian, fitur video push untuk inspeksi peralatan dan integrasi drone untuk pemantauan area berbahaya.

    Solusi ini dibangun berdasarkan pengalaman Smartcom dalam menghadapi lingkungan operasional yang kompleks, dan kini disesuaikan dengan kebutuhan industri Indonesia.

    Perusahaan menargetkan 10.000 pengguna di Indonesia dalam 12 bulan sebelum berekspansi ke Malaysia dan Vietnam pada 2026.

  • Komdigi Libatkan UNICEF Lindungi Anak dari Bahaya Internet

    Komdigi Libatkan UNICEF Lindungi Anak dari Bahaya Internet

    Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng United Nations International Children’s Emergency Fund alias UNICEF dalam penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengatakan implementasi PP tersebut adalah fondasi utama Indonesia untuk menghadapi tantangan arus digital yang mengancam anak-anak.

    “Ini adalah janji negara untuk hadir di sisi anak-anak, melindungi mereka saat berpetualang di dunia maya,” kata Meutya dalam keterangan resmi seperti dikutip Bisnis, Selasa (29/4/2025).

    Perlu diketahui, beleid yang disebut dengan PP TUNAS itu mengatur verifikasi usia pengguna, perlindungan data pribadi anak, hingga, edukasi digital bagi orang tua dan anak.

    Lebih jauh, Kemkomdigi juga sedang menyiapkan program luring bertajuk ‘Kota Ramah Anak’. Program ini menyediakan lebih banyak ruang kreatif, inovatif, dan aman untuk anak-anak di dunia nyata.

    Sementara itu, Perwakilan UNICEF Maniza Zaman menyebut langkah Indonesia berani dan visioner. Dia menilai Indonesia berpotensi menjadi role model global dalam pelindungan anak di era digital.

    “Indonesia bukan hanya pemimpin di ASEAN, tapi juga punya kekuatan menginspirasi dunia. Ini adalah langkah penting yang patut dicontoh banyak negara,” kata Maniza.

    UNICEF, lanjut Maniza, siap terus mendukung Indonesia, termasuk memperkuat peran pemerintah daerah agar perlindungan anak menjadi gerakan nasional.

    Pertemuan ini menjadi bukti nyata semangat Indonesia untuk mewujudkan ekosistem digital yang melindungi, memberdayakan, dan menginspirasi anak-anak di seluruh negeri.

  • Pemadaman Listrik Massal di Spanyol dan Portugal Akibat Serangan Siber?

    Pemadaman Listrik Massal di Spanyol dan Portugal Akibat Serangan Siber?

    Bisnis.com, JAKARTA — Operator jaringan listrik Portugal, REN masih mencari tahu penyebab pemadaman listrik massal yang melanda yang terjadi di Portugal dan Spanyol, termasuk dugaan adanya serangan siber.

    Anggota dewan REN Joao Conceicao mengatakan bahwa operator tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pemadaman tersebut disebabkan oleh osilasi yang sangat besar dalam tegangan listrik, pertama di sistem Spanyol, yang kemudian menyebar ke sistem Portugal.

    “Bisa ada seribu satu penyebab, terlalu dini untuk menilai penyebabnya [karena serangan siber],” kata Conceicao dikutip dari Reuters, Selasa (29/4/2025).

    Conceicao menyampaikan harapan REN untuk memulihkan pasokan listrik di kota terbesar kedua di Portugal, Porto, dalam dua jam ke depan, dan dalam lima atau enam jam di ibu kota, Lisbon.

    “Jika itu tergantung pada REN, negara ini akan bangun besok dengan listrik, tetapi sayangnya bukan hanya REN yang berperan,” ujarnya.

    Pemadaman listrik ini menyebabkan gangguan signifikan di kedua negara, mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga dan berbagai layanan. Pihak berwenang di Spanyol belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab gangguan di sistem mereka yang kemudian berdampak pada Portugal.

    REN terus berupaya untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari gangguan ini dan memprioritaskan pemulihan pasokan listrik secepat mungkin di seluruh wilayah yang terdampak.

    Spanyol dan Portugal Hadapi Pemadaman Listrik Masal, Operator Bantah Serangan Siber

    ++Operator listrik Portugal REN membantah padamnya listrik di Spanyol dan Portugal disebabkan oleh serangan siber.

    ++Portugal, Spanyol, pemadaman listrik, gangguan listrik, REN, Red Eléctrica de España, serangan siber, Porto, Lisbon, tegangan listrik

    Bisnis.com, JAKARTA — Operator jaringan listrik Portugal, REN, menyampaikan belum menemukan informasi dan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa pemadaman listrik massal yang melanda Semenanjung Iberia disebabkan oleh serangan siber.

    Anggota dewan REN Joao Conceicao mengatakan bahwa operator tidak mengesampingkan kemungkinan bahwa pemadaman tersebut disebabkan oleh osilasi yang sangat besar dalam tegangan listrik, pertama di sistem Spanyol, yang kemudian menyebar ke sistem Portugal. Pihaknya masih mendalami penyebab pemadaman listrik, dan hingga saat ini belum menemukan insiden tersebut disebabkan oleh serangan siber.

    “Bisa ada seribu satu penyebab, terlalu dini untuk menilai penyebabnya,” kata Conceicao dikutip dari Reuters, Selasa (29/4/2025).

    Conceicao menyampaikan harapan REN untuk memulihkan pasokan listrik di kota terbesar kedua di Portugal, Porto, dalam dua jam ke depan, dan dalam lima atau enam jam di ibu kota, Lisbon.

    “Jika itu tergantung pada REN, negara ini akan bangun besok dengan listrik, tetapi sayangnya bukan hanya REN yang berperan,” ujarnya.

    Pemadaman listrik ini menyebabkan gangguan signifikan di kedua negara, mempengaruhi aktivitas sehari-hari warga dan berbagai layanan. Pihak berwenang di Spanyol belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab gangguan di sistem mereka yang kemudian berdampak pada Portugal.

    REN terus berupaya untuk mengidentifikasi penyebab pasti dari gangguan ini dan memprioritaskan pemulihan pasokan listrik secepat mungkin di seluruh wilayah yang terdampak. Masyarakat di Lisbon dan Porto diimbau untuk bersabar sementara upaya pemulihan sedang berlangsung. Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai insiden pemadaman listrik massal ini.

  • OJK Peringatkan DeepFake – Transparansi Algoritma Tantangan AI bagi Perbankan

    OJK Peringatkan DeepFake – Transparansi Algoritma Tantangan AI bagi Perbankan

    Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyoroti beberapa tantangan dalam penerapan kecerdasan artifisial dalam sektor perbankan. 

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan terdapat beberapa tantangan dalam penerapan AI di perbankan, salah satunya DeepFake.

    “Kecerdasan artifisial juga diiringi seperti halnya kemajuan teknologi lain, ini diiringi dengan tantangan yang tidak ringan seperti penyalahgunaan DeepFake,” kata Dian dalam peluncuran Buku Tata Kelola Kecerdasan Artificial Perbankan Indonesia, Selasa (29/4/2025).

    Deepfake adalah teknologi berbasis kecerdasan artifisial, khususnya deep learning, yang digunakan untuk membuat manipulasi gambar, video, atau suara sehingga tampak sangat meyakinkan seolah-olah asli, padahal palsu.

    Teknologi ini sering digunakan untuk meniru wajah dan suara seseorang secara realistis, terutama wajah dan suara orang terkenal.

    Selain deepfake, Dian kurangnya transparansi algoritma atau black box menjadi tantangan juga dalam penerapan kecerdasan artifisial di perbankan.

    “Kemudian tantangan bias dalam pengambilan keputusan, kerentanan terhadap serangan siber, serta isu etika dan kesiapan sumber daya manusia,” ujar Dian.

    Adapun, pada hari ini OJK meluncurkan buku tata kelola kecerdasan artifisial perbankan Indonesia. Peluncuran buku ini sebagai bentuk dukungan terhadap akselerasi transformasi digital sektor perbankan.

    Dian mengatakan penerbitan buku ini berdasarkan berbagai referensi internasional dan nasional, termasuk hasil diskusi dari lembaga-lembaga global. 

    “Dan juga sebenarnya bisa dikatakan kita memperhatikan berbagai regulatory yang dikeluarkan seperti Basel Committee on Banking Supervision’s,” tutur Dian.

    Selain itu, OJK juga mengacu kepada Artificial Intelligence Act dari Uni Eropa, serta pedoman dari Office of the Comptroller of the Currency di Amerika Serikat.

  • OJK Merujuk ke Eropa – AS Susun Buku Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan

    OJK Merujuk ke Eropa – AS Susun Buku Tata Kelola Kecerdasan Artifisial Perbankan

    Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan buku tata kelola kecerdasan artifisial perbankan Indonesia, dengan merujuk pada regulasi AI di Amerika Serikat (AS) dan Eropa. 

    Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan penerbitan buku ini berdasarkan berbagai referensi internasional dan nasional, termasuk hasil diskusi dari lembaga-lembaga global. 

    “Dan juga sebenarnya bisa dikatakan kita memperhatikan berbagai regulatory yang dikeluarkan seperti Basel Committee on Banking Supervisions,” kata Dian dalam peluncuran Buku Tata Kelola Kecerdasan Artificial Perbankan Indonesia, Selasa (29/4/2025)

    Selain itu, OJK juga mengacu kepada Artificial Intelligence Act dari Uni Eropa, serta pedoman dari Office of the Comptroller of the Currency di Amerika Serikat.

    Dian menegaskan, nilai-nilai yang diusung dalam buku tata kelola kecerdasan artifisial perbankan Indonesia bersifat universal. 

    Namun telah diselaraskan dengan norma dan nilai yang berlaku di Indonesia, serta sejalan dengan prinsip-prinsip internasional.

    OJK menekankan bahwa penerapan kecerdasan artifisial yang bertanggung jawab tidak dapat dilakukan secara parsial. Diperlukan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi dalam sistem tata kelola yang komprehensif.

    “Implementasi kecerdasan artifisial yang bertanggung jawab tidak cukup dilakukan secara parsial melainkan harus menyeluruh dan terintegrasi dalam sistem tata kelola yang komprehensif,” ujarnya.

    Adapun, IBM, perusahaan teknologi informasi dan komunikasi multinasional, memperkirakan adopsi AI Generatif (Gen AI) di sektor perbankan dan finansial akan melesat dalam beberapa tahun ke depan.

    Dalam laporan tahunan IBM Institute for Business Value 2025 Outlook for Banking and Financial Markets disebutkan bahwa 8% bank yang mengembangkan AI generatif secara sistematis pada 2024, dan 78% menggunakan pendekatan taktis.

    Adapun saat ini semakin banyak perbankan yang melakukan pendekatan strategis untuk ekspansi layanan, termasuk program AI agen (Agentic AI). 

    Global Managing Director Banking & Financial Markets IBM Consulting, Shanker Ramamurthy melihat perubahan signifikan penerapan AI generatif di seluruh industri perbankan.

    Hal ini terjadi dikarenakan industri perbankan mulai pindah dari eksperimen di berbagai segmen perusahaan ke pendekatan secara strategis yang memprioritaskan teknologi AI.

    “Kami mengantisipasi industri mulai berfokus pada inisiatif AI generatif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi risiko, dan modernisasi infrastruktur TI,” kata Shanker dalam keteranganya, Jumat (14/3/2025).

  • Huawei Siapkan Chip AI Baru untuk Saingi Dominasi Nvidia H100

    Huawei Siapkan Chip AI Baru untuk Saingi Dominasi Nvidia H100

    Bisnis.com, JAKARTA — Raksasa teknologi asal China, Huawei, dilaporkan tengah berupaya untuk menantang dominasi Nvidia di pasar semikonduktor, khususnya untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI).

    Techcrunch melaporkan Huawei sedang mengembangkan chip AI terbarunya yang canggih, yang diberi nama Ascend 910D.

    Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip sumber-sumber terpercaya, Huawei menunjukkan kemajuan signifikan dalam pengembangan GPU AI Ascend 910D ini. Perusahaan juga dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan perusahaan-perusahaan China lainnya untuk menjadi mitra pengujian chip tersebut.

    “Huawei memiliki ambisi besar agar chip terbarunya ini dapat menyaingi seri H100 dari Nvidia, yang saat ini sangat populer digunakan untuk melatih model-model AI,” tulis Techcruch, Selasa (29/4/2025).

    Pengembangan chip AI canggih ini dilakukan hanya beberapa minggu setelah Amerika Serikat memberlakukan pembatasan lebih lanjut terhadap ekspor chip AI tertentu ke China. Jika Huawei berhasil mengembangkan dan memproduksi Ascend 910D dengan performa yang kompetitif, hal ini berpotensi mengisi kekosongan di pasar AI China yang timbul akibat kontrol ekspor chip yang semakin ketat dari AS.

    Langkah Huawei ini dipandang strategis dalam upaya China untuk mencapai kemandirian teknologi di sektor-sektor kritikal seperti AI. Ketergantungan pada chip impor, terutama dari perusahaan seperti Nvidia, menjadi perhatian utama, terutama dengan adanya tensi geopolitik dan pembatasan perdagangan.

    Hingga berita ini diturunkan, TechCrunch telah menghubungi Huawei untuk memberikan komentar terkait perkembangan ini, dan akan memperbarui informasi jika ada tanggapan lebih lanjut.

    Sebelumnya, Nvidia memperkirakan adanya penurunan pendapatan sebesar US$5,5 miliar atau Rp92,4 triliun setelah pemerintah Amerika Serikat mengumumkan bahwa perusahaan chip tersebut kini memerlukan lisensi untuk menjual chip H20 ke China.

    Dalam pengajuan peraturan, Nvidia menyebut bahwa pembatasan baru ini akan berlaku untuk masa depan yang tidak terbatas.

    Pemerintah AS menyatakan kontrol tersebut diberlakukan karena kekhawatiran bahwa chip H20 bisa digunakan atau dialihkan ke superkomputer di China.

    Hal tersebut dikhawatirkan akan menambah lapisan hambatan ekspor di tengah persaingan ketat dalam pengembangan kecerdasan buatan global.

    Kekhawatiran ini diperburuk oleh kemunculan DeepSeek, chatbot AI asal China yang dirilis pada Januari lalu, yang dianggap sebagai contoh bagaimana China dapat memanfaatkan teknologi chip canggih untuk memperkuat kemampuan AI-nya.

    Chip H20 sendiri awalnya dirancang Nvidia agar sesuai dengan peraturan ekspor sebelumnya yang diberlakukan oleh pemerintahan Biden, menyusul larangan penjualan GPU AI kelas atas ke China. Meskipun dirancang lebih lemah, chip tersebut kini juga terkena pembatasan baru.

    Dengan adanya kebijakan ini, pada penutupan perdagangan hari lalu, saham milik Nvidia anjlok lebih dari 5%. Hal serupa juga dirasakan AMD, saingan utamanya, sama mereka turun sekitar 5,9% setelah pasar tutup. 

    Efek domino juga terjadi di Asia, dengan saham perusahaan pengujian chip asal Jepang, Advantest, anjlok 6,6%, Disco Corp. turun 8%, dan raksasa semikonduktor Taiwan TSMC turun 2,5%.

  • 5 Kode Redeem ML Baru dan Update per Hari Ini, Selasa 29 April 2025

    5 Kode Redeem ML Baru dan Update per Hari Ini, Selasa 29 April 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Simak kumpulan kode redeem Mobile Legends (ML) hari ini, Selasa (29/4/2025) yang bisa Anda klaim untuk mendapat item spesial. 

    Mobile Legends merupakan game buatan Moonton. Selaku developer, Moonton terus berusaha menarik perhatian pengguna dengan merilis kode redeem setiap harinya.

    Terdapat banyak kode redeem ML yang bisa Anda tukar dengan berbagai hadiah spesial. Berikut ini daftar kode redeem yang masih bisa ditukar untuk mendapat hadiah. 

    Kode Redeem ML Hari Ini

    Klaim kode redeem Mobile Legends (ML) terbaru hari ini, Selasa (29/4/2025) di bawah ini:

    HOLAMLBB (Aktif untuk player baru)
    MLBBGETAPPS
    9d0kxrpvp
    n2cx4ppvq
    dcwej1q9e

    Cara Klaim Kode Redeem ML

    1. Buka situs m.mobilelegends.com/en/codexchange

    2. Masukkan salah satu kode redeem ML pada kotak Redemption Code 

    3. Lalu tuliskan ID user gim Mobile Legends dan kode verifikasi pada kotak yang ada

    4. Klik Redeem, bila berhasil hadiah akan otomatis masuk ke dalam inbox game

  • Kumpulan Kode Redeem FF Baru dan Valid Hari Ini, Selasa 29 April 2025

    Kumpulan Kode Redeem FF Baru dan Valid Hari Ini, Selasa 29 April 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Garena memberikan update kode redeem Free Fire (FF) untuk diberikan kepada para pemain setia. Kode ini bisa langsung diklaim pada hari ini, Selasa (29/4/2025).

    Pemain Free Fire tercepat yang menukarkannya dan beruntung bisa mendapat item menarik secara cuma-cuma, seperti senjata, skin, dan aneka voucher.

    Namun, perlu diketahui bahwa kode redeem FF terdiri dari 12 karakter berupa huruf kapital dan angka.

    Sehingga apabila kode tidak memenuhi kriteria tersebut, kemungkinan besar kode yang dimasukkan adalah palsu atau ada kesalahan.

    Kode redeem FF ini juga memiliki limit waktu dan kuota penggunaan. Dengan demikian, penukaran tak bisa dilakukan jika kode redeem telah melewati waktu yang ditentukan dan sebelumnya sudah pernah diklaim.

    Cara Klaim Kode Redeem FF

    Cara melakukan klaim kode redeem yakni dengan mengunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com/id.

    Setelah itu, lakukan login dengan masuk ke akun Anda. Masukkan kode redeem yang sudah ada dapatkan ke dalam kotak yang tersedia.

    Klik “Confirm” untuk me-redeem kodenya agar kita mendapat hadiah. Apabila berhasil, hadiah akan masuk melalui bagian Vault pada beranda gim.

    Hadiah pun bisa langsung digunakan oleh para pemain setelah kode berhasil di-redeem.

    Pemain juga bisa melakukan redeem melalui aplikasi Free Fire secara langsung. Caranya yakni masuk ke aplikasi dan pilih ikon Event di bagian atas paling kiri.

    Masuk ke info di dashboard dan pilih website kode redeem. Masukkan 12-16 digit kode redeem lalu klik tombol Konfirmasi.Kode redeem pun sudah ditukarkan.

    Kode Redeem FF Hari Ini

    Berikut ini adalah kode redeem Free Fire yang masih berlaku pada hari ini, Selasa (29/4/2025):

    FFX6DI2F3B7L8K9R
    FYHR56YR56G5R6FT 
    FGJ487XE6GDRT9G3
    FNYJ8X55GRTHY14G
    FR6YHR67HY5TRY43 
    F6UJHB49S1GVTEGR
    F6HJXUYT2I1DRFRY 
    F9C8IU2Q2Q54E1FH 
    FFR3H6V9Z2J8FX4C
    FM3FDDP1N9V2W7T6
    FFC8H5E7Y0JDD4S1
    FH7DDR0T3F6DC2G9
    FN4Y8Q6U5EDD61B3
    FA1P0HX2K9D7L34Y
    FFD9W4Z1Q0O5DU3N
    FH87KJHG19EMBRF3
    FHY645TR2Q34GDR3 
    FHY5R6Y5R6GYDFCY 
    F98J1G4E8FE27ERA 
    FFS5V8M1DDJ2P6A4
    FT3O823G5V1M43I2
    FE9B63J4L3CU0S7D

  • AI Bisa Bikin Manusia Cuma Kerja Dua Hari dalam Sepekan

    AI Bisa Bikin Manusia Cuma Kerja Dua Hari dalam Sepekan

    Bisnis.com, JAKARTA – Bill Gates memprediksi di masa mendatang akan ada perubahan dramatis dalam jumlah hari kerja. Dia membayangkan hanya dua hari kerja dalam dekade berikutnya karena kemajuan AI. 

    Saat kecerdasan buatan mengambil alih sebagian besar tugas manusia, Gates meramalkan dunia dengan keseimbangan kehidupan dan pekerjaan yang lebih baik. 

    Masa depan dengan akhir pekan penuh, tiga hari kerja seminggu, dan berakhirnya sistem kerja klasik dari jam 9 sampai jam 5 mungkin tidak akan terjadi dalam waktu dekat. 

    Namun, menurut pendiri Microsoft dan visioner teknologi Bill Gates, kecerdasan buatan siap mengubah tenaga kerja global, yang berpotensi mengurangi jam kerja standar menjadi hanya dua hari dalam dekade berikutnya.

    Dalam penampilannya baru-baru ini di The Tonight Show bersama Jimmy Fallon, Gates membuat prediksi yang berani: AI berkembang sangat pesat sehingga hanya dalam sepuluh tahun, mesin akan mampu menangani “sebagian besar hal” yang saat ini dilakukan oleh manusia. 

    Pergeseran itu menurutnya, akan membebaskan orang dari rutinitas lima hari yang melelahkan dan membuka kemungkinan baru untuk bersantai, berkreasi, dan menyeimbangkan diri.

    Selama beberapa dekade, lima hari kerja sepekan telah mengakar kuat dalam masyarakat modern. Jutaan orang bangun setiap hari kerja untuk bekerja dan menyelesaikan 40 jam kerja. Namun, Gates yakin hal itu akan segera berubah.

    Dia membayangkan dunia di mana AI tidak hanya akan membantu, tetapi juga menggantikan manusia dalam sebagian besar peran, mulai dari manufaktur dan logistik hingga bidang seperti kedokteran dan pendidikan. 

    “AI akan mampu memecahkan semua masalah khusus seperti kita kekurangan dokter atau profesional kesehatan mental. AI membawa banyak perubahan,” kata Gates dilansir Economic Times, Senin (28/4/2025). 

    Perubahan itu, menurutnya, dapat memicu perbincangan seputar pendefinisian ulang ketenagakerjaan secara menyeluruh, dengan minggu kerja menjadi hanya dua atau tiga hari sepekan menjadi norma baru. 

    AI, dalam visi ini, tidak hanya akan menjadi alat, tapi AI juga akan menjadi katalisator bagi perubahan besar dalam cara pandang kita terhadap waktu, produktivitas, dan kepuasan pribadi.

    Namun, ramalan Gates bergantung pada kedatangan Kecerdasan Umum Buatan (AGI), sebuah titik hipotetis ketika sistem AI mampu menyamai atau melampaui kecerdasan manusia di hampir semua domain.

    Sementara Gates optimis tentang potensi AGI untuk memecahkan masalah dan mendorong inovasi, dia mengakui transformasi tersebut tidak akan berjalan tanpa turbulensi. 

    Lantas apa yang akan terjadi pada manusia?

    Mimpi tentang minggu kerja yang lebih pendek menimbulkan pertanyaan mendesak, yakni bagaimana dengan jutaan orang yang mata pencahariannya bergantung pada pekerjaan yang mungkin akan ditinggalkan oleh AI?

    “Kita akan memutuskan [mana yang perlu AI]. Seperti halnya bisbol, kita tidak ingin menonton komputer bermain bisbol, jadi akan ada beberapa hal yang kita simpan untuk diri kita sendiri,” candanya. 

    Namun, lanjutnya, dalam hal membuat sesuatu, memindahkan sesuatu, bahkan sampai menanam sumber pangan, mesin pada akhirnya akan mendominasi.

    Adapun, para ahli seperti Geoffrey Hinton, yang disebut sebagai “Bapak AI”, telah memperingatkan tentang kesenjangan kekayaan yang sangat besar yang dapat muncul saat AI memusatkan kekuasaan dan modal di tangan segelintir orang. 

    Gates sendiri telah mengakui kekhawatiran ini di masa lalu, mengadvokasi sistem yang mendukung orang-orang bahkan di masa depan tanpa pekerjaan.

    Di samping itu, CEO yang didukung Jeff Bezos dan bahkan Vatikan, juga telah menyatakan keraguan etis. Siapa yang mengendalikan AI? Siapa yang diuntungkan olehnya? Dan bagaimana kita memastikan bahwa kemajuan teknologi tidak melampaui kesejahteraan manusia?

    Prediksi Bill Gates tentang dua hari kerja seminggu mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah saat ini, tetapi dengan AI yang berkembang pesat, benih-benih transformasi itu sudah mulai disemai. 

    Apakah masa depan ini akan membawa lebih banyak kebebasan atau lebih banyak ketakutan akan bergantung tidak hanya pada teknologi itu sendiri, tetapi juga pada bagaimana masyarakat memilih untuk mengelola peningkatannya.

    Namun, satu hal yang pasti bahwa tempat kerja masa depan mungkin tidak akan terlihat seperti saat ini, dan kita semua mungkin harus mulai memikirkan kembali apa sebenarnya arti “bekerja”.