Category: Bisnis.com Tekno

  • Masif Cetak Talenta AI, Pengamat Ingatkan Minimnya Ruang Pemanfaatan

    Masif Cetak Talenta AI, Pengamat Ingatkan Minimnya Ruang Pemanfaatan

    Bisnis.com, BANDUNG— Pemerintah dan pelaku industri semakin agresif membangun ekosistem kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) melalui kolaborasi lintas sektor untuk mencetak talenta digital. 

    Namun, di tengah masifnya program pelatihan dan pengembangan talenta AI, pengamat mengingatkan risiko apabila penciptaan talenta tidak diiringi dengan kesiapan ekosistem dan ruang pemanfaatan yang nyata di industri.

    Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, mengatakan pengembangan ekosistem AI saat ini mengusung konsep kolaborasi tiga sektor, yakni pemerintah, universitas, dan industri bisnis.

    “Nah konsepnya semua sama antara Garuda Park Innovation Hub dan juga dengan AI Innovation Hub Telkomsel dan ITB adalah kolaborasi tiga sektor. Antara pemerintah, universitas dan juga industri bisnis,” kata Edwin usai acara peresmian AI Innovation Hub di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

    Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat mendorong pengembangan talenta digital agar masyarakat Indonesia memiliki kemampuan digital yang memadai dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

    Edwin menilai selama ini pemanfaatan AI di Indonesia masih didominasi untuk kebutuhan hiburan. Karena itu, diperlukan jembatan antara riset dan industri agar AI dapat menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

    Dia menambahkan penguatan ekosistem digital menjadi salah satu titik intervensi penting untuk mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah menargetkan kontribusi ekonomi digital yang lebih besar, seiring AI disebut sebagai gelombang baru ekonomi nasional. 

    “Ada yang bilang bahwa AI ini akan jadi the next wave-nya ekonomi Indonesia,” katanya.

    Namun, Edwin menekankan fokus utama pemerintah bukan semata mengejar angka kontribusi ekonomi. “Tapi sebenarnya bukan itu, yang paling penting adalah kita mendidik talenta ini,” ujarnya.

    Menurutnya pengembangan wadah ekosistem AI seperti  AI Innovation Hub yang dikembangkan bersama Telkomsel mampu menciptakan jutaan talenta digital dalam lima tahun ke depan. 

    “Targetnya dalam 5 tahun ke depan kita mencetak sekitar 4 juta techpreneur atau mereka yang bisa memanfaatkan teknologi digital dan bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan berdasar yang menggunakan teknologi,” kata Edwin.

    Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB periode 2025—2030 Irwan Meilano mengatakan kolaborasi dengan Telkomsel melalui AI Innovation Hub merupakan bagian dari langkah nasional ITB untuk menjadi kampus yang berdampak.

    Bahkan sebagai tindak lanjut, dia mengatakan ITB mewajibkan seluruh mahasiswa tingkat pertama mempelajari AI lintas program studi. 

    “Sekarang kami sudah mewajibkan seluruh mahasiswa ITB di tingkat pertama itu untuk belajar AI,” kata Irwan.

    ITB juga menyiapkan laboratorium praktis agar mahasiswa dapat bekerja secara kolaboratif lintas disiplin.  Selain itu, ITB akan membuka program konsentrasi khusus AI pada jenjang sarjana mulai tahun 2026. 

    Program tersebut dirancang dengan pendekatan multidisiplin agar AI dapat diterapkan di berbagai sektor. 

    Ekosistem Pemanfaatan Minim

    Namun pengamat telekomunikasi dari ITB Agung Harsoyo menilai persoalan utama bukan semata kekurangan talenta AI, melainkan belum siapnya ekosistem pemanfaatan.

    “Indonesia saat ini cenderung lebih mengutamakan mencetak talenta AI dibanding menyediakan ruang pemanfaatannya,” kata Agung.

    Dia menilai talenta yang sudah tercetak membutuhkan akses pada data, masalah nyata, dan kesempatan berkarya. “Masalah kita bukan [hanya] kekurangan talenta AI, tapi belum cukupnya ekosistem yang memberi kesempatan berkarya, memberi data, dan masalah nyata untuk mereka selesaikan,” ujarnya.

    Agung berharap sinergi antarpemangku kepentingan dapat diperkuat agar talenta AI benar-benar berdampak bagi industri dan negara.  Menurutnya, peran pemerintah menjadi krusial dalam menyatukan ekosistem berbasis AI lintas sektor. 

    “Misal Komdigi, dapat membuat sinergi-program dari para penyelenggara jaringan [berbasis AI], penyelenggara jasa [berbasis AI], penyelenggara sistem elektronik [berbasis AI], dan lain-lain,” katanya. 

    Sementara itu, pengamat telekomunikasi Heru Sutadi mengingatkan AI bukan hanya peluang, tetapi juga tantangan besar, terutama bagi tenaga kerja. Dia menilai perkembangan AI berpotensi menggeser banyak pekerjaan manusia. 

    “Karena dengan perkembangan artificial intelligence seperti sekarang ini, tentunya bagi masyarakat ini menjadi tantangan karena banyak pekerjaan yang kemudian diambil oleh AI,” kata Heru saat dihubungi Bisnis Selasa (16/12/2025).

    Menurut Heru, reskilling dan upskilling menjadi kunci agar masyarakat tidak tertinggal. Dia juga menyoroti risiko pengangguran jika tantangan tersebut tidak dijawab, terutama di tengah bonus demografi.  Heru mengingatkan agar pengembangan AI difokuskan pada kebutuhan nasional. 

    Dia juga mengingatkan agar target penciptaan techpreneur tidak menjadi tujuan utama. “Kalau pendekatannya kemudian, oh ini ada peluang membentuk techpreneur sekian juta segala macam, saya khawatir ini kita akan kembali mengulang persoalan atau kegagalan ketika kita mengembangkan startup,” ujarnya.

  • Telkom Siapkan Teknologi dan Tenaga Ahli, Kawal PDNS hingga PDN Beroperasi Penuh

    Telkom Siapkan Teknologi dan Tenaga Ahli, Kawal PDNS hingga PDN Beroperasi Penuh

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. mengungkapkan  kesiapan dalam menjalankan peran sebagai pengelola Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) sambil menunggu Pusat Data Nasional (PDN) di Cikarang beroperasi penuh. 

    Penugasan tersebut didasarkan pada hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

    VP Corporate Communication Telkom Andri Herawan Sasoko mengatakan saat ini perseroan masih menunggu terbitnya regulasi resmi pemerintah sebagai dasar pelaksanaan tugas pengelolaan PDNS.

    “Saat ini Telkom sedang menunggu Inpres dan SKB Menteri terkait penugasan,” kata Andri kepada Bisnis pada Selasa (16/12/2025). 

    Meski masih menunggu terbitnya regulasi penugasan, Telkom disebut telah melakukan sejumlah persiapan internal secara paralel untuk memastikan kesiapan operasional PDNS. 

    Persiapan tersebut meliputi konsolidasi sumber daya manusia dan tenaga ahli, penyiapan teknologi serta perangkat pendukung, penguatan kembali infrastruktur dan sumber daya lainnya, hingga pengusulan penambahan standar operasional prosedur (SOP) dan tata kelola guna memperkuat layanan PDNS.

    Dari sisi keamanan data dan sistem, Andri mengatakan Telkom menegaskan pengelolaan PDNS akan dilakukan sesuai dengan standar dan rekomendasi Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

    Hal ini menjadi aspek krusial mengingat PDNS berfungsi sebagai penopang layanan data pemerintah sebelum PDN beroperasi sepenuhnya.

    Dia menambahkan, penguatan sistem keamanan telah menjadi bagian dari persiapan yang dijalankan perusahaan. 

    “Saat ini Telkom telah mengimplementasikan kelengkapan standar security sesuai dengan rekomendasi BSSN guna penguatan posture security PDNS,” katanya. 

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan PDN di Cikarang belum dapat dioperasikan karena masih menjalani proses evaluasi keamanan oleh BSSN. Direktur Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Komdigi Mira Tayyiba mengatakan penilaian tersebut masih berlangsung.

    “Untuk PDN doakanlah. Kami sudah siap tetapi kan masih dinilai sama BSSN. [kenapa lama?] Ya kan ada remedial segala sudah kayak orang ujian,” kata Mira kepada Bisnis, dikutip Minggu (14/12/2025).

    Proses penilaian kelayakan PDN tercatat telah berlangsung lebih dari satu tahun. PDN dirancang sebagai pusat data terintegrasi untuk menempatkan, menyimpan, mengolah, dan memulihkan data instansi pemerintah pusat dan daerah, sekaligus menjadi tulang punggung Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE).

    Nilai investasi pembangunan PDN tahap pertama di Cikarang mencapai sekitar Rp2 triliun hingga Rp2,7 triliun, yang dibiayai melalui kombinasi pendanaan pemerintah Prancis dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). 

  • Telkomsel Siapkan Ekosistem, Bangun AI Innovation Hub di ITB Bandung

    Telkomsel Siapkan Ekosistem, Bangun AI Innovation Hub di ITB Bandung

    Bisnis.com, BANDUNG — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) bersama Institut Teknologi Bandung (ITB) meresmikan AI Innovation Hub di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

    Inisiatif ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Nota Kesepahaman pembentukan AI Innovation Hub pada Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri (KSTI) Indonesia 2025 yang digelar pada 7–9 Agustus 2025. 

    AI Innovation Hub berlokasi di lantai 4 Labtek STEI ITB dan menjadi yang pertama dari rangkaian pusat inovasi serupa yang akan dihadirkan Telkomsel di berbagai wilayah Indonesia.

    Direktur Utama Telkomsel Nugroho mengatakan pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) telah memberikan dampak nyata bagi perusahaan, mulai dari peningkatan kepuasan pelanggan hingga pertumbuhan pendapatan. 

    Menurutnya, peresmian AI Innovation Hub merupakan bentuk tanggung jawab Telkomsel untuk berkontribusi kembali kepada ekosistem.

    Dia berharap fasilitas ini dapat membuka peluang sinergi antara akademisi, pelaku industri, dan komunitas teknologi guna mempercepat transformasi digital nasional.

    “Ini tentunya dalam rangka salah satunya tentu alignment supaya bisa berkolaborasi bersama,” kata Nugroho dalam acara peresmian di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

    Selain itu, peresmian AI Innovation Hub juga menjadi wujud komitmen Telkomsel dalam mengakselerasi pengembangan talenta digital serta memperkuat kapasitas inovasi nasional. 

    Inisiatif ini selaras dengan Garuda Spark Innovation Hub Komdigi, misi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, serta visi Indonesia Emas 2045. 

    Sebelumnya, Telkomsel juga telah mengembangkan kemampuan lebih dari 80% karyawannya sebagai talenta digital AI.

    Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid yang hadir secara daring menyampaikan AI Innovation Hub merupakan tindak lanjut dari komitmen yang telah dibangun dalam rangkaian konvensi sains dan teknologi pada KSTI 2025. 

    Inisiatif ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar terjadi penyatuan kekuatan sains, teknologi, dan industri untuk mempercepat transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

    “Dan kita menegaskan tujuan besar yang ingin kita capai bersama, yaitu memperkuat ekosistem kecerdasan artifisial nasional yang inklusif dan juga berkelanjutan,” katanya.

    Meutya menambahkan pihaknya meyakini akan lahir lebih banyak inovasi setelah AI Innovation Hub diluncurkan. 

    Keyakinan tersebut didasarkan pada rekam jejak ITB yang dinilai memiliki warisan panjang dan kontribusi besar dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi nasional.

    Lebih lanjut, Meutya mengatakan pihaknya menitipkan sejumlah fokus pengembangan dalam peta kecerdasan artifisial nasional. 

    Terdapat sekitar 10 poin atau arah utama yang diharapkan dapat menjadi fokus pengembangan AI Innovation Hub di ITB.

    Fokus tersebut mencakup program prioritas Presiden, antara lain ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, ekonomi dan keuangan, reformasi birokrasi, politik, hukum dan keamanan, energi serta sumber daya dan lingkungan, perumahan, transportasi dan logistik, infrastruktur, hingga seni budaya dan ekonomi kreatif.

    “Jadi kurang lebih di sektor-sektor inilah kita mengharap sekali angka inovasi-inovasi yang layak dalam di teknologi kecerdasan artifisial ini, untuk nanti mungkin juga bisa ditambah yang sekarang juga sedang trend, bagaimana kita melihat kecerdasan artifisial untuk mengenal dan menguasai antariksa,” katanya.

    Lebih lanjut, AI Innovation Hub menghadirkan sejumlah kegiatan utama. Pertama, AI Academy yang berfokus pada pembelajaran AI melalui platform learning management system (LMS) dan kegiatan rutin bulanan. 

    Platform LMS di aihubnusantara.id berbasis teknologi AI yang mendukung pembelajaran terstruktur untuk berbagai tingkat kemampuan, mulai dari Beginner, Intermediate, hingga Advanced.

    LMS ini menyediakan beragam konten berupa video interaktif, modul pelatihan, practice test, dan exam yang terintegrasi dengan sistem pre-assessment untuk mengukur kesiapan peserta. Setiap peserta yang menyelesaikan pelatihan akan memperoleh sertifikat resmi guna meningkatkan kredibilitas kompetensi AI mereka.

    Kedua, AI Hub Event yang dirancang untuk merangsang inovasi dan kolaborasi melalui berbagai format, seperti webinar, kompetisi hackathon, AI panel discussions, serta networking sessions. 

    Kegiatan ini menghadirkan praktisi AI dari berbagai sektor dan mengangkat tema-tema relevan untuk mendorong pertukaran wawasan antara pelanggan enterprise, komunitas startup, dan akademisi.

    Ketiga, AI Hub Showcase yang mengakomodasi kolaborasi lintas sektor dengan menampilkan proyek-proyek inovatif dari AI Labs, peserta LMS, startup, serta use case internal Telkomsel. 

    Showcase ini disajikan dalam format interaktif, termasuk demo video, video on-demand, dan QR code untuk akses cepat selama jam operasional.

    Keempat, AI Labs yang menyediakan fasilitas riset dan pengembangan solusi berbasis AI. Fasilitas ini didukung oleh tim khusus yang terdiri dari AI engineers, data scientists, dan product owners, serta dilengkapi akses ke dummy datasets dan GPU. 

    Kehadiran AI Labs diharapkan dapat mempercepat proses inovasi dan implementasi teknologi AI sesuai kebutuhan akademik maupun industri.

    Caption: Direktur Utama Telkomsel Nugroho dalam acara peresmian AI Innovation Hub di Kampus ITB, Bandung, Jawa Barat, Selasa (16/12/2025).

  • Telkomsel Deteksi 1,4 Miliar Percobaan Penipuan Digital (SCAM)

    Telkomsel Deteksi 1,4 Miliar Percobaan Penipuan Digital (SCAM)

    Bisnis.com, BANDUNG— PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menemukan miliaran percobaan penipuan digital per tahun. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) itu meluncurkan sistem anti scam Sistem Cegah Scam Keliling (Siscamling) untuk mencegah serangan.

    Siscamling diluncurkan bersamaan dengan peresmian AI Innovation Hub yang berlokasi di lantai 4 Labtek STEI Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Jawa Barat.

    Telkomsel mencatat terdapat sekitar 1,4 miliar percobaan penipuan (scam) yang mengganggu Indonesia setiap tahunnya, sehingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

    Direktur Utama Nugroho mengatakan perusahaan mengadopsi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memperkuat sistem anti-scamnya. 

    “Salah satunya kami pakai [AI] untuk anti scamming. Insya Allah punya kami lebih baik dari yang sudah ada namanya Siscamling, Sistem Cegah Scam Keliling,” kata Nugroho.

    Siscamling mengusung pendekatan deteksi proaktif dan adaptif. Model AI dalam sistem ini dilatih secara berkelanjutan menggunakan mahadata telekomunikasi anonim, divalidasi lintas unit internal, terintegrasi dengan mahadata global, serta dilengkapi analisis riwayat panggilan. Pendekatan tersebut memungkinkan identifikasi pola penipuan yang terus berkembang.

    Pencegahan juga dilakukan langsung di tingkat jaringan, sehingga perlindungan dapat berjalan otomatis tanpa memerlukan aplikasi tambahan. Cara kerjanya, sistem ini memberikan notifikasi risiko secara real time pada panggilan atau SMS yang terindikasi scam atau spam, sehingga pelanggan dapat mengambil keputusan secara lebih aman.

    Selain itu, Siscamling dirancang dengan prinsip privacy-by-design dengan tetap mematuhi standar perlindungan data pelanggan dan regulasi yang berlaku. Pengaturan preferensi serta ringkasan aktivitas perlindungan dapat dikelola melalui mini-app SISCAMLING di aplikasi MyTelkomsel.

    Sistem ini juga menyediakan materi edukasi mengenai modus penipuan terkini serta kanal pelaporan, yang berfungsi mendukung penyempurnaan model AI secara berkelanjutan.

    “Dengan Siscamling, kami ingin menghadirkan rasa aman yang nyata agar pelanggan tetap produktif dan fokus pada aktivitas digitalnya,” tutup Nugroho.

    Siscamling akan diaktifkan secara bertahap mulai 15 Desember 2025 untuk pelanggan SIMPATI dan Telkomsel Halo, dengan target menjangkau seluruh pelanggan Telkomsel pada awal 2026.

  • 20 Link Twibbon Natal dan Tahun Baru 2026 Gratis!

    20 Link Twibbon Natal dan Tahun Baru 2026 Gratis!

    Bisnis.com, JAKARTA — Natal dan Tahun Baru 2026 sudah semakin dekat, Anda bisa ikut merayakan momen tersebut lewat twibbon digital dengan link berikut.

    Twibbon Natal dan Tahun Baru 2026 ini bisa menjadi opsi untuk Anda yang ingin merayakannya melalui platform media sosial yang Anda miliki. 

    Dengan menggunakan twibbon, pastinya Anda dapat mempercantik postingan foto di media sosial.

    Sekarang Anda tidak perlu repot-repot mengedit foto agar terlihat menarik untuk menyambut Natal dan Tahun Baru. Kini kami sajikan 20 link twibbon Natal dan Tahun Baru 2026 yang bisa Anda gunakan.

    Berikut daftar link-nya:

    1. https://twb.nz/stefaniaetin

    2. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-yr1

    3. https://www.twibbonize.com/natalhkbppa2025

    4. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-natal8

    5. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-ntl50

    6. https://twb.nz/salamnatal-bahagiathnbaru

    7. https://twb.nz/reviewsteknologikutech-natal10

    8. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-crtms7

    9. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-crtms5

    10. https://twb.nz/gambarucapannatal2022

    11. https://twb.nz/natal-tahun-baru

    12. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-ntl54

    13. https://twb.nz/natalandyear2022

    14. https://twb.nz/damainatalbagimu

    15. https://twb.nz/merrychristmas-special

    16. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-yr2

    17. https://twb.nz/reviewsteknologiku-tech-crtms8

    18. https://twb.nz/nataldantahunbaru2023

    19. https://twb.nz/merrychristmas2021

    20. https://twb.nz/tbvchristmasframe

    Cara menggunakan twibbon

    – Klik salah satu link twibbon di atas, atau Anda juga bisa menemukan twibbon lain pada browser dengan kata kunci yang Anda inginkan

    – Setelah menemukan desain yang Anda suka, tekan tombol Pilih Foto/Choose Photo.

    – Ambil foto baru atau pilih dari galeri, lalu sesuaikan posisi wajah agar pas di dalam bingkai twibbon.

    – Jika tampilannya sudah sesuai, klik Download atau Unduh untuk menyimpan hasilnya.

    – Terakhir, unggah twibbon ke Instagram, X, WhatsApp, atau media sosial lainnya, lalu tambahkan caption ucapan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    Berbagai pilihan desain twibbon bisa Anda pilih, jadi mana yang menjadi pilihan Anda? Selamat merayakan Natal dan Tahun Baru 2026 (Nur Amalina)

  • TikTok Cegah Pengguna Bablas Doomscrolling, Fitur Wellbeing Diperbarui

    TikTok Cegah Pengguna Bablas Doomscrolling, Fitur Wellbeing Diperbarui

    Bisnis.com, JAKARTA — TikTok Indonesia memperbaharui fitur kesejahteraan (wellbeing) untuk membantu pengguna agar lebih memperhatikan kesehatan digital dan mencegah agar tidak kelewatan batas waktu pengguna.

    Pembaruan ini mencakup fitur baru yang dirancang untuk membantu pengguna sedikit bersantai dan melepas penat. Menurut juru bicara TikTok Indonesia, pembaruan ini hadir setelah riset internal menunjukkan bahwa pengguna TikTok lebih tertarik pada meditasi dan kesadaran diri. 

    Fitur waktu dan kesejahteraan yang baru memungkinkan pengguna untuk menghitung serta meninjau apakah mereka sudah lewat batas jam menonton TikTok.

    Salah satu fitur baru utama yang diperkenalkan adalah Jurnal Afirmasi. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk memilih afirmasi positif harian yang mereka ingin afirmasikan melalui video mereka. Setelah memilih dua pilihan (misalnya “I’m creating” dan “I remember”), pengguna dapat menggoyangkan HP untuk menghasilkan afirmasi harian.

    Selain jurnal afirmasi, TikTok juga menambahkan Latihan Pernapasan. Pengguna diarahkan untuk mengklik fitur tersebut yang berwarna biru, kemudian diminta untuk merelaksasikan pikiran, menarik napas, menahan, dan menghembuskan napas.

    Pilihan suara yang menenangkan (soothing sounds) juga tersedia sebagai bagian dari pembaruan ini. Pilihan yang ditawarkan mencakup suara hujan, gelombang, musik klasik, dan white noise yang menenangkan. 

    TikTok menyatakan fitur suara ini dapat digunakan oleh pengguna yang membutuhkan white noise sejenak, misalnya saat mengerjakan tugas harian.

    Di samping pembaruan di atas, fitur meditasi juga ditinjau yang sebelumnya telah dihadirkan pada Maret 2025.

    Fitur meditasi tersedia tanpa memandang usia. Namun, bagi pengguna yang berusia 18 tahun ke bawah, fitur ini akan aktif secara otomatis setelah jam 10 malam. Jika remaja menggunakan TikTok setelah jam 10 malam, laman akan berubah menjadi layar “waktu istirahat”. 

    Lebih lanjut, TikTok meluncurkan Misi Kesejahteraan yang dapat memberikan lencana atau badge kepada pengguna yang berhasil menjalankannya. Terdapat lima jenis lencana yang sudah lengkap, yang dirancang agar pengguna TikTok dapat hadiah seperti bermain gim sambil menjaga kesehatan digitalnya. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Ada 25 Juta Konten Berbahaya di TikTok Semester I/2025, Judol hingga Scam

    Ada 25 Juta Konten Berbahaya di TikTok Semester I/2025, Judol hingga Scam

    Bisnis.com, JAKARTA – TikTok Indonesia telah menghapus lebih dari 25 juta konten yang melanggar panduan komunitas selama semester pertama tahun 2025. Konten tersebut merupakan konten yang membahayakan seperti judol, pornografi, dan penipuan online.

    Head of Public Policy and Government Relations TikTok Indonesia Hilmi Adrianto menyatakan bahwa keamanan pengguna selalu menjadi prioritas utama bagi perusahaan.

    Riato menjelaskan bahwa keamanan digital bagi TikTok ialah memastikan seluruh pengguna, termasuk remaja, dapat berkreasi dan mengekspresikan dirinya secara aman dan positif di platform.

    “Oleh karena itu, kami terus setiap harinya memperkuat upaya pelindungan pengguna melalui berbagai langkah keamanan proaktif yang diterapkan di dalam platform,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta Selasa (16/12/2025).

    Hal tersebut meliputi penguatan kebijakan berlapis, sistem operasi berlapis yang mengkombinasikan peninjauan berbasis mesin dan manusia, inovasi berkelanjutan dalam pembangunan fitur keamanan di dalam platform, serta penyediaan edukasi literasi digital.

    Adapun penegakan kebijakan pada awal pertengahan 2025 menunjukkan fokus pada konten perjudian. Lebih dari 424.000 video terkait perjudian telah dihapus, dan sebanyak 99,90% di antaranya dihapus bahkan sebelum dilaporkan oleh pengguna. Selain itu, lebih dari 1,6 juta komentar yang mempromosikan perjudian juga telah diturunkan.

    Di sisi lain, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital menyampaikan bahwa mereka telah mencermati tantangan di ruang digital yang berkembang pesat seiring kemajuan teknologi, khususnya penggunaan AI dan komputasi kuantum.

    Menurut data pengawasan pemerintah, sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 2,6 juta konten judi online, lebih dari 650.000 konten pornografi, dan 30.000 konten penipuan. 

    Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Mediodecci Lustarini menegaskan bahwa pengelolaan ruang digital membutuhkan pendekatan yang berkelanjutan, adaptif, dan terintegrasi. 

    “Pemerintah terus memperkuat kerangka regulasi di mana fondasi tata kelola ruang digital kita berbasis pada Undang-Undang ITE dan perubahannya,” ujarnya di acara yang sama.

    Inisiatif TikTok dan Komdigi Melawan Konten Berbahaya

    Merespons hal tersebut, TikTok meluncurkan kampanye bertajuk “Lawan Judol”. Dalam inisiatif ini, TikTok bekerja sama dengan Komdigi untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap dampak deskruktif dari aktivitas ilegal tersebut.

    Secara teknis, TikTok menghadirkan laman khusus ‘Lawan Judol’ di dalam aplikasinya. Laman ini berfungsi sebagai pusat informasi yang menyediakan konten edukasi dari para kreator mengenai bahaya judi online, akses ke layanan hotline pemerintah, serta panduan cara melaporkan konten yang terindikasi mempromosikan judi kepada sistem moderasi TikTok.

    Selain judi online, online scam juga menjadi perhatian serius. Mengutip data dari Indonesia’s Anti-Scam Center, Riato mengungkapkan fakta bahwa terdapat 700 hingga 800 laporan penipuan online setiap harinya di Indonesia.

    Angka tersebut diklaim jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tantangan serupa di negara tetangga seperti Malaysia maupun Singapura.

    “Isu penipuan daring adalah tantangan lintas platform, lintas industri, dan lintas depresi sektoral, serta merupakan tanggung jawab yang besar sekali yang harus kita kerjakan bersama-sama,” kata Riato. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Misteri Monster Ayam Tanpa Kepala Terungkap, Makan ‘Salju Laut’

    Misteri Monster Ayam Tanpa Kepala Terungkap, Makan ‘Salju Laut’

    Bisnis.com, JAKARTA — Enypniastes eximia, teripang yang menyerupai bangkai ayam tanpa kepala dan terlihat terombang ambing arus, uniknya dia bergerak dengan cara buang air besar.

    Kedalaman laut memang penuh dengan misteri, saat Anda berjumpa dengan rupa ayam tanpa kepala di laut jangan panik. Itu bukan hantu ayam melainkan spesies teripang yang unik.

    Enypniastes eximia tinggal di laut dalam sekitar 1.600 kaki atau 500 meter. Teripang unik ini memakan salju laut, salju yang dimaksud adalah bahan organik yang mengapung dari permukaan ke dasar laut.

    Teripang ini berwarna merah anggur, memiliki struktur berselaput di tubuhnya untuk berenang dan tumbuh hingga panjang 9,8 inci atau 25 sentimeter, kira-kira ukuran yang sama dengan ayam panggang kecil.

    Melansir dari Live Science Selasa (16/12/2025), hanya sedikit informasi yang ilmuwan ketahui tentang hewan unik ini. Hal ini dikarenakan mereka sangat rapuh dan mudah rusak ketika para peneliti mencoba untuk mengumpulkan sampel.

    Monster ayam tanpa kepala ini bergerak merangkak di sepanjang dasar laut dengan alat yang disebut kaki tabung. Hal ini dilakukan untuk mengambil sedimen dan memakannya. Ini dilakukan untuk mengekstraksi bahan organik dari sedimen.

    Christopher Mah, seorang ahli zoologi yang berspesialisasi dalam invertebrata di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian mengatakan ini adalah cara yang melelahkan untuk mendapat nutrisi, “Anda benar-benar harus mengeluarkan banyak sedimen melalui usus Anda untuk mendapatkan nutrisi dari sedimen ini,”

    Teripang juga dapat berenang dengan menahan diri tegak dan mengepakkan struktur seperti sirip yang mengepakkan bagian atas dan bawah tubuhnya.

    Monster ayam tanpa kepala ini memiliki strategi kurang ajar untuk memberi dirinya dorongan ekstra. Ketika ia perlu lepas landas ke dalam kolom air, terkadang ia meringankan beban dengan buang air besar saat ia berenang menjauh.

    Berbagai macam jejis teripang 

    Menurut Pedoman Umum Identifikasi dan Monitoring Populasi Teripang (Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, 2015), di seluruh dunia terdapat lebih dari 1.400 jenis timun laut. Namun, hanya sekitar 66 jenis yang biasa diperdagangkan dan dikenal sebagai teripang.

    Di Indonesia sendiri terdapat sekitar 350 jenis timun laut. Dari jumlah tersebut, 54 jenis termasuk teripang yang dimanfaatkan untuk perdagangan. Namun, hingga saat ini baru 33 jenis teripang yang penamaannya telah dipastikan dan diakui secara ilmiah.

    Beberapa jenis teripang juga bisa dikonsumsi dan mempunyai nilai gizi tinggi, tapi perlu diingat tidak semua jenis ya! (Nur Amalina)

  • Deretan Fenomena Langit Menakjubkan yang Menghiasi Tahun 2026

    Deretan Fenomena Langit Menakjubkan yang Menghiasi Tahun 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Momen menakjubkan di luar angkasa selalu menarik perhatian karena menghadirkan keindahan serta peristiwa alam yang jarang terjadi. Fenomena ini menjadi pengingat bahwa alam semesta menyimpan banyak keajaiban.

    Sepanjang tahun 2026, berbagai fenomena langit diperkirakan akan menghiasi langit di berbagai belahan dunia. Peristiwa-peristiwa ini dapat disaksikan pada waktu tertentu dan menjadi pengalaman menarik bagi para pengamat langit.

    Beragam kejadian langit tersebut mencakup fenomena unik yang patut dinantikan oleh masyarakat.

    Dilansir dari National Geographic, berikut rangkaian fenomena ini menawarkan kesempatan langka untuk menikmati keindahan luar angkasa.

    1. Supermoon Mendekati Jupiter (3 Januari)

    Fenomena supermoon akan menghiasi awal tahun dengan tampilan yang mengesankan. Pada Sabtu malam, 3 Januari, Bulan purnama bersinar lebih terang dari biasanya dan tampak berdekatan dengan planet Jupiter karena jaraknya sedang paling dekat dengan Bumi.

    Momen terbaik untuk menyaksikannya terjadi saat Bulan mulai terbit menjelang matahari terbenam. Walau ukuran aslinya tetap sama, ilusi optik membuat Bulan terlihat lebih besar di dekat cakrawala, dan purnama bulan Januari ini dikenal sebagai wolf moon yang dikaitkan dengan meningkatnya aktivitas serigala di musim dingin.

    2. Oposisi Jupiter (10 Januari)

    Pada pertengahan Januari, Jupiter mencuri perhatian saat mencapai posisi oposisi pada 10 Januari, ketika Bumi berada tepat di antara planet raksasa ini dan Matahari. Posisi tersebut membuat Jupiter berada lebih dekat ke Bumi dibandingkan sejak Desember 2024, sehingga tampak lebih besar dan lebih terang, terutama pada 9 dan 10 Januari, dan kondisi sejelas ini baru akan terulang lagi pada 2027.

    Fenomena ini bisa dilihat ketika matahari terbenam dengan mengarah ke bagian timur. Sepanjang bulan ini, Jupiter berada di konstelasi Gemini dan akan terlihat sepanjang malam, membentuk segitiga sementara bersama Sirius dan Sabuk Orion.

    3. Planet Sejajar di Malam Hari (Akhir Februari)

    Pada minggu terakhir bulan Februari, langit malam dihiasi fenomena penyelarasan enam planet yang sering disebut parade planet. Sesaat setelah matahari terbenam, Venus, Merkurius, dan Saturnus dapat diamati di arah barat, terlihat berdekatan dan cukup rendah di dekat cakrawala.

    Ketiga planet tersebut bisa dilihat tanpa alat bantu, sementara Neptunus yang berada tak jauh darinya memerlukan teleskop untuk diamati dengan jelas. Di sisi lain, Jupiter tampak lebih tinggi di langit selatan dekat Bulan, sedangkan Uranus berada di sekitar gugusan Pleiades dan hanya bisa terlihat dengan teropong kuat atau teleskop.

    4. Gerhana Bulan Total (3 Maret)

    Pada pagi hari 3 Maret, gerhana Bulan total akan membuat Bulan tampak berwarna jingga kemerahan yang dikenal sebagai blood moon. Meski namanya terdengar menyeramkan, fenomena ini terjadi melalui proses alam yang mudah dipahami.

    Peristiwa ini muncul ketika Bumi berada tepat di antara Matahari dan Bulan sehingga bayangannya menutupi seluruh permukaan Bulan. Cahaya biru tersaring oleh atmosfer Bumi, sementara cahaya merah dan oranye diteruskan ke Bulan dan memberi warna tembaga yang khas.
    Gerhana Bulan total 3 Maret dapat disaksikan di sebagian besar Amerika Utara dan Selatan, wilayah Pasifik, serta Asia dan Oseania, dengan pemandangan terbaik di bagian barat Amerika Serikat, Kanada, kepulauan Pasifik, dan Selandia Baru. Fenomena ini menjadi yang paling menarik pada tahun 2026 karena gerhana Bulan pada 27–28 Agustus hanya bersifat sebagian dan tidak menampilkan blood moon.

    5. Titik Balik Musim Semi (20 Maret)

    Di bagian bumi utara, ekuinoks musim semi tidak hanya menghadirkan udara yang lebih hangat dan durasi siang yang lebih panjang. Peristiwa ini juga sering diikuti oleh kemunculan aurora yang lebih intens akibat pengaruh kemiringan Bumi.

    Keindahan cahaya langit tersebut semakin diperkuat oleh puncak aktivitas Matahari dalam siklus 11 tahunan pada 2024–2025 yang efeknya masih terasa hingga 2026. Karena itu, bulan Maret dikenal sebagai waktu yang tepat untuk menyaksikan aurora di Alaska, dengan peluang lebih besar berkat langit cerah dan meningkatnya aktivitas geomagnetik.

    6. Konjungsi Venus-Jupiter (8-9 Juni)

    Langit malam pada tanggal 8 dan 9 Juni akan dihiasi pemandangan menarik ketika Venus dan Jupiter terlihat sangat berdekatan, hanya terpaut sedikit lebih dari 1 derajat atau sekitar selebar jari kelingking di cakrawala barat. Pada waktu yang sama, Merkurius juga dapat diamati berada di sekitar keduanya selama kurang lebih satu jam setelah matahari terbenam.

    Meski jarak terdekat Venus dan Jupiter terjadi pada tanggal 8 dan 9 Juni, keindahan pasangan planet ini masih dapat dinikmati beberapa hari setelahnya. Jangan lewatkan tanggal 17 Juni, saat Venus dan Jupiter tampak sejajar dengan Merkurius serta bulan sabit, menciptakan susunan langit yang semakin memukau.

  • Kondisi Gletser Thwaites Memburuk, Jadi Ancaman Perubahan Iklim

    Kondisi Gletser Thwaites Memburuk, Jadi Ancaman Perubahan Iklim

    Bisnis.com, JAKARTA — Gletser Thwaites di Antartika Barat dijuluki Doomsday Glacier karena kehilangan 50 miliar ton es setiap tahun yang memicu ancaman kenaikan permukaan laut global.

    Peneliti menemukan ratusan gempa kecil di Antartika antara 2010–2023 dalam studi yang diterbitkan di Geophysical Research Letters. Sebagian besar gempa terjadi di area Gletser Thwaites yang menghadap laut.

    Temuan ini menimbulkan kekhawatiran karena, Doomsday Glacier berpotensi mempercepat kenaikan permukaan laut jika runtuh. Gletser ini juga menjadi pelindung bagi Pine Island dan Haynes, sehingga kerusakannya dapat melemahkan seluruh WAIS.

    Kondisi Thwaites kini sangat tidak stabil karena mundur dengan cepat dan esnya terus mencair. Es Thwaites Ice Shelf yang menahan aliran es juga makin menipis akibat suhu laut yang meningkat.

    Jika es ini runtuh, Thwaites akan kehilangan penopang utama dan aliran es ke laut akan meningkat pesat. Dampaknya dapat menaikkan kontribusi Thwaites terhadap kenaikan permukaan laut dari 4 persen menjadi 5 persen.

    Penelitian NASA tahun 2021 menemukan rongga besar setinggi hampir 300 meter seluas dua pertiga Manhattan yang pernah menampung sekitar 14 miliar ton es. Rongga ini terbentuk hanya dalam tiga tahun, menunjukkan betapa cepatnya pencairan berlangsung.

    Doomsday Glacier mencair diakibatkan adanya pemanasan global yang menyebabkan banyak gletser di Antartika menjadi tidak stabil. Terdapat faktor Thwaites mencair lebih cepat, yaitu:
    – Kenaikan suhu laut membuat air hangat mengalir hingga ke bagian bawah gletser, sehingga mempercepat pelelehan dari sisi yang paling rapuh.
    – Peningkatan suhu udara juga memperburuk kondisi dengan mencairkan permukaan es, membuat lapisan atas gletser semakin tipis dari tahun ke tahun.
    – Fenomena polar amplification menyebabkan kawasan kutub memanas jauh lebih cepat dibanding wilayah lain, sehingga tekanan pada gletser makin meningkat.
    – Perubahan arah dan kekuatan angin kini mendorong air laut hangat semakin dekat ke Thwaites, memperbesar kontak langsung yang mempercepat pencairan.
    – Proses umpan balik iklim dan melemahnya struktur internal gletser membuat Thwaites semakin tidak stabil, sehingga lebih mudah retak, runtuh, dan kehilangan massa es dalam jumlah besar.
    Selain itu dampak dari runtuhan Gletser Thwaites bukan hanya menaikkan permukaan laut, hingga merubah kehidupan manusia. Berikut dampak paling serius yang dapat muncul yaitu:
    – Kenaikan permukaan laut, yang meningkatkan risiko banjir di wilayah pesisir.
    – Ketidakstabilan gletser lain, karena Thwaites berperan sebagai penopang bagi es di sekitarnya.
    – Perubahan sirkulasi laut, yang dapat memengaruhi iklim global.
    – Gangguan ekosistem laut, termasuk perubahan habitat dan sumber makanan bagi makhluk laut.
    – Perubahan pola cuaca, yang membuat cuaca ekstrem lebih sering terjadi.
    – Pelepasan gas rumah kaca, akibat es tua yang meleleh dan melepaskan materi terperangkap.
    – Hilangnya data ilmiah dan kesempatan penelitian, karena bagian es yang menyimpan rekam jejak sejarah iklim ikut lenyap. (Angel Rinella)