Category: Bisnis.com Tekno

  • Infrastruktur Penunjang Sektor AI Indonesia Belum Memadai

    Infrastruktur Penunjang Sektor AI Indonesia Belum Memadai

    Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan Indonesia membutuhkan dukungan lebih banyak infrastruktur penunjang untuk mengembangkan kecerdasan buatan (AI).

    Wakil Menteri Komdigi Nezar Patria mengatakan infrastruktur penunjang pengembangan AI di Indonesia masih belum memadai, terutama dari sisi industri hulu. 

    Menurutnya, Indonesia hingga kini belum memiliki industri strategis yang terintegrasi, termasuk di sektor semikonduktor. 

    Dia mencontohkan komoditas mineral strategis seperti nikel dan pasir silika yang melimpah di dalam negeri, tetapi belum dimanfaatkan secara optimal karena minimnya hilirisasi. 

    Akibatnya, Indonesia masih mengekspor bahan mentah ke luar negeri untuk kemudian diolah dan dijual kembali ke pasar global.

    “Saya kira ini harus dihentikan, kita harus melakukan downstreaming, kita harus melakukan mineralisasi, setidaknya kita bisa masuk dalam rantai pasok global ini,” kata Nezar dalam Diskusi Publik “Menjelajahi Peta Jalan Kecerdasan Artifisial Nasional, Pijakan untuk Berdikari?” di Kantor Bisnis Indonesia, dikutip Minggu (21/12/2025).

    Nezar kemudian menggambarkan pengalamannya saat berkunjung ke sebuah pabrik semikonduktor di Batam sebagai ilustrasi tantangan industri nasional. 

    Dari kunjungan tersebut, dia melihat seluruh proses produksi di pabrik tersebut telah sepenuhnya terotomatisasi dan berbasis mesin, dengan ribuan tenaga kerja yang sebagian besar hanya berperan sebagai pengawas proses. 

    Namun, meskipun pabrik tersebut beroperasi di Indonesia, hampir seluruh komponen dan bahan baku yang digunakan berasal dari luar negeri. Dia menyoroti penggunaan gold wire dalam proses moldingchip yang seluruhnya diimpor dari Jepang, meskipun Indonesia memiliki cadangan emas yang melimpah. 

    Hal itu terjadi karena lisensi dan teknologi pembuatan gold wire untuk industri semikonduktor masih dikuasai negara lain. Kondisi tersebut menunjukkan Indonesia belum terlibat dalam rantai pasok bernilai tambah tinggi, meskipun memiliki sumber daya alam yang sangat besar. 

    Menurut Nezar, situasi inilah yang mendorong pemerintah lintas kementerian, termasuk Kementerian Perindustrian, Komdigi, dan Kementerian Investasi, untuk kembali memetakan potensi sumber daya nasional sekaligus membuka peluang kerja sama dengan negara-negara strategis, khususnya Jepang. 

    Dia menilai masih banyak peluang yang selama ini luput dimanfaatkan, termasuk pengolahan pasir silika menjadi bahan baku semikonduktor yang bernilai tinggi.

    Nezar meyakini seluruh modal dasar untuk membangun kedaulatan ekosistem AI sejatinya sudah dimiliki Indonesia, asalkan diolah melalui strategi industri yang tepat.

    “Saya kira dengan pembuatan peta jalan kecerdasan artificial ini, kita mungkin bisa maju satu step dibandingkan dengan negara-negara di Asia. Namun demikian, mau membangun software AI itu saya kira harus membuka pikiran. Kita belajar lebih banyak dengan negara-negara yang sudah mencoba membangun itu “ ungkapnya, 

    Dalam kerangka jangka menengah, pemerintah juga mendorong penguatan riset AI di sektor publik melalui penyediaan platform sandbox untuk menguji inovasi-inovasi lokal. 

    Dari sisi pembiayaan, peran lembaga pendanaan seperti Danantara dinilai akan sangat krusial. Komdigi mengarahkan pembentukan sovereign AI fund serta skema blended financing guna memastikan keberlanjutan proyek-proyek strategis nasional.

    Adapun pemerintah telah menyusun strategi pengembangan AI yang terukur dalam tiga horizon. 

    Pada jangka pendek 2025–2027, peta jalan AI akan difokuskan pada penguatan tata kelola ekosistem, pencetakan 100.000 talenta AI per tahun, serta pembangunan infrastruktur pusat data berdaulat.

    Nezar menekankan talenta digital dan infrastruktur merupakan dua pilar utama yang tidak dapat dipisahkan dalam pengembangan AI nasional.

    “Dan yang penting yang harus kita lakukan adalah bagaimana mencari strategi yang tepat apakah pengembangan talenta ini dilakukan bersama dengan pendekatan pembangunan infrastruktur atau kita fokus terlebih dahulu dalam pembangunan talenta digital,” kata Nezar.

  • Xiaomi 17, iPhone 18, hingga Samsung S26

    Xiaomi 17, iPhone 18, hingga Samsung S26

    Bisnis.com, JAKARTA — Produsen smartphone seperti Samsung, Xiaomi, hingga iPhone dikabarkan akan meluncurkan perangkat andalan untuk memperkuat pasar mereka di Indonesia. 

    Bocoran mengenai spesifikasi dan jajaran model terbaru yang akan dirilis pada 2026 pun mulai mencuat ke publik.

    Menurut beberapa sumber, berikut adalah daftar HP terbaru rilisan 2026 yang paling menarik perhatian publik:

    Samsung Galaxy S26 Ultra

    Samsung Galaxy S26 Ultra diperkirakan masuk pasar Indonesia pada pertengahan Februari 2026, setelah peluncuran global yang dijadwalkan pada 25 Februari dalam acara Galaxy Unpacked. Perangkat flagship ini diproyeksikan dibanderol antara Rp21 juta hingga Rp24 juta.

    Spesifikasi yang dikabarkan meliputi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 atau Exynos 2700, kamera utama 200 MP dengan sensor lebih besar, dan baterai 5.200 mAh dengan dukungan fast charging 60W.

    Samsung Galaxy A57, A37, dan A07 5G

    Samsung berencana merilis Galaxy A57 dan A37 pada Februari 2026 dengan sistem operasi Android 16. Kedua model tersebut akan menggunakan chipset Exynos 1680 dan 1480.

    Galaxy A07 5G dijadwalkan rilis paling lambat Januari 2026 sebagai opsi perangkat 5G dengan harga terjangkau. Harga resmi ketiga model belum diumumkan.

    Xiaomi 17 dan Xiaomi 17 Ultra

    Xiaomi diproyeksikan meluncurkan Xiaomi 17 secara global pada Januari 2026 dengan spesifikasi chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, RAM 12 GB, dan baterai 7.000 mAh dengan fast charging 100W.

    Varian premium Xiaomi 17 Ultra dijadwalkan rilis pada kuartal I/2026 sebagai pesaing Galaxy S26 Ultra. Model ini akan mengusung teknologi HyperCharge 200W yang diklaim mampu mengisi daya penuh dalam waktu kurang dari 8 menit, serta sistem kamera hasil kolaborasi dengan Leica.

    Xiaomi 17T dan Xiaomi 17T Pro

    Seri Xiaomi 17T dan 17T Pro diperkirakan masuk pasar Indonesia antara Februari hingga Maret 2026. Model standar akan menggunakan chipset MediaTek Dimensity terbaru dan layar AMOLED 1,5K 144Hz. Varian Pro dilengkapi sensor kamera 50 MP dan fast charging 120W.

    Redmi Note 15 Series

    Xiaomi juga berupaya memperkokoh dominasinya di segmen pasar menengah melalui peluncuran Redmi Note 15 Series yang diprediksi masuk ke Indonesia pada kuartal I/2026.

    Seri yang menyasar kisaran harga Rp3 juta hingga Rp5 juta ini menawarkan peningkatan spesifikasi signifikan meliputi layar AMOLED 1,5K 120Hz, sensor kamera utama 50 MP berbasis AI, serta baterai berkapasitas di atas 5.500 mAh untuk menjaga daya saing produk di tengah kompetisi yang ketat.

    Infinix NOTE 60 Series

    Infinix berencana memperkuat penetrasi di segmen pasar menengah ke bawah dan kalangan muda melalui peluncuran seri NOTE 60, yang meliputi varian standar, Pro, dan Note Edge, pada Maret 2026.

    Pabrikan ini mempertahankan strategi agresifnya dengan menawarkan spesifikasi tinggi seperti chipset MediaTek Dimensity dan baterai berkapasitas di atas 6.000 mAh. Khusus varian Note Edge, perusahaan menonjolkan desain layar lengkung dan teknologi pengisian daya cepat sebagai nilai tambah utama untuk bersaing di pasar domestik.

    Honor Magic 8 Series

    Honor memperluas jangkauan pasar flagship premiumnya ke Indonesia pada kuartal I/2026 melalui seri Magic 8 yang mengunggulkan integrasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada sistem operasi MagicOS 10.

    Didukung oleh chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan layar quad-curved OLED, perangkat yang dibanderol mulai dari Rp10 juta hingga di atas Rp17 juta ini menawarkan fitur navigasi tanpa sentuh serta kemampuan fotografi tingkat lanjut untuk bersaing dengan vendor global lainnya di segmen kelas atas.

    iPhone 17e

    Apple juga tengah bersiap meluncurkan iPhone 17e pada rentang Januari hingga Maret 2026 dengan harga tetap di angka US$599 atau Rp9,9 jutaan. Namun, untuk di negara Indonesia, harganya kemungkinan akan sedikit naik.

    Melansir dari NotebookCheck Rabu (17/12/2025), perangkat yang diproduksi di India ini akan tampil agresif dengan mengadopsi cip A19 kelas flagship dan kamera depan 18MP dengan fitur Center Stage dari seri iPhone 17, serta desain bezel tipis pada layar OLED 6,1 inci yang menawarkan performa dan umur pakai jauh melampaui kompetitor Android di kelas menengah.

    iPhone 18 Pro

    Meski dijadwalkan meluncur pada September 2026, antusiasme terhadap iPhone 18 Pro dan Pro Max telah mencuat lewat kabar perombakan desain yang meniadakan Dynamic Island berkat adopsi teknologi Face ID di bawah layar.

    Mengutip laporan The Information dan analis Ming-Chi Kuo, perangkat ini diprediksi membawa fitur variable aperture pada kamera utama 48 MP serta lonjakan performa dari cip A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm TSMC, yang menggunakan teknologi pengemasan WMCM untuk efisiensi termal dan daya yang jauh lebih baik dibandingkan generasi sebelumnya.

    iPhone 18 Pro Max

    HP ini diproyeksikan membawa perombakan besar pada 2026 melalui integrasi cip A20 Pro berbasis fabrikasi 2nm yang menjanjikan lonjakan performa 15% dan efisiensi daya 30%, serta penggunaan modem 5G in-house untuk pertama kalinya demi mengurangi ketergantungan pada pihak ketiga.

    Perangkat yang ditaksir memiliki bobot lebih berat akibat peningkatan kapasitas baterai signifikan ini juga menawarkan fitur kamera utama 48 MP dengan variable aperture, opsi penyimpanan masif hingga 2TB, serta desain layar baru yang mengadopsi teknologi Face ID di bawah layar demi memaksimalkan area visual pengguna. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Terbaru! Ini 20 Prompt Twibbon dan Poster Perayaan Hari Ibu 22 Desember

    Terbaru! Ini 20 Prompt Twibbon dan Poster Perayaan Hari Ibu 22 Desember

    Bisnis.com, JAKARTA — Hari Ibu dirayakan setiap 22 Desember. Salah satu cara merayakannya dengan menggunakan twibbon dan poster. Berikut cara untuk membuat twibbon dan poster dengan mudah dan bisa sesuai dengan keinginan kita

    Tenang, saat ini Anda bisa menggunakan Artificial Intelligence (AI). Dengan AI, Anda bisa membuat berbagai tema twibbon atau poster sesuai dengan tema yang Anda inginkan.

    Lalu, bagaimana caranya? Sangat mudah! Dengan menggunakan AI, Anda hanya perlu memasukkan prompt untuk membuat twibbon dan poster Hari Ibu. Masukkan instruksi sesuai tema dan kreativitas yang Anda inginkan. Anda bisa menggunakan ini untuk keperluan pribadi, sekolah, brand, hingga keperluan instansi.

    Berikut ini kami sediakan 40 prompt yang bisa Anda gunakan untuk membuat twibbon dan poster perayaan Hari Ibu tahun 2025.

    Prompt twibbon yang bisa Anda gunakan untuk AI yang sudah mendukung gambar:
    1. Twibbon Hari Ibu 2025 tema kartun keluarga, ilustrasi ibu dan anak tersenyum di sisi frame, gaya flat illustration, warna cerah, background biru langit, tulisan playful “Love You Mom”.

    2. Twibbon Hari Ibu 2025 tema retro 90-an, warna-warna pop seperti ungu, pink neon, dan biru, stiker smiley, garis zig-zag, frame foto kotak tebal, font bold retro.

    3. Twibbon Hari Ibu 2025 tema islami modern, ornamen bunga dan motif geometris halus, frame foto lingkaran, warna hijau sage dan emas, tulisan kaligrafi modern “Hari Ibu 2025”.

    4. Twibbon Hari Ibu 2025 tema pastel aesthetic, frame foto transparan, background gradien pastel peach ke pink, elemen awan, hati kecil, dan sparkles.

    5. Twibbon Hari Ibu 2025 tema elegan hitam-putih, frame foto persegi tipis, background putih bersih, ilustrasi bunga monokrom, aksen tulisan tipografi classy.

    6. Twibbon Hari Ibu 2025 tema cute doodle, coretan doodle tangan seperti bunga, bintang, pita, frame foto bulat, warna cerah seperti crayon.

    7. Twibbon Hari Ibu 2025 tema nature, frame foto organik tidak simetris, daun-daun hijau, bunga liar, tekstur kertas daur ulang, nuansa natural.

    8. Twibbon Hari Ibu 2025 tema modern typography, frame foto sederhana, fokus pada tulisan besar “Ibu adalah Rumah”, warna nude dan cokelat hangat.

    9. Twibbon Hari Ibu 2025 tema pink glam, frame foto lingkaran, glitter lembut, bunga mawar, aksen emas, kesan feminin dan mewah.

    10. Twibbon Hari Ibu 2025 tema ilustrasi cat air, frame foto oval, background watercolor lembut, perpaduan warna peach, lavender, dan biru muda.

    11. Twibbon Hari Ibu 2025 tema fun kids, ilustrasi anak-anak memberikan bunga, frame foto besar di tengah, warna cerah dan ekspresif.

    12. Twibbon Hari Ibu 2025 tema simple clean, frame foto persegi tipis, background putih dengan satu ilustrasi bunga kecil, desain modern minimal.

    13. Twibbon Hari Ibu 2025 tema boho, frame foto melengkung, ornamen daun kering, bunga bohemian, warna earthy seperti terracotta dan beige.

    14. Twibbon Hari Ibu 2025 tema pop art, frame foto bold, warna kontras, ilustrasi ibu gaya komik, teks besar “Happy Mother’s Day 2025”.

    15. Twibbon Hari Ibu 2025 tema scrapbook digital, frame foto seperti kertas tempel, washi tape, stiker bunga, tulisan handwritten.

    16. Twibbon Hari Ibu 2025 tema classy corporate, frame foto rapi, background soft gradient, aksen garis tipis, cocok untuk brand atau instansi.

    17. Twibbon Hari Ibu 2025 tema full playful sticker, frame foto lingkaran, dipenuhi stiker emoji hati, bunga kartun, bintang, warna cerah dan cheerful.

    18. Twibbon Hari Ibu 2025 islami modern, desain clean, aksen emas tipis.

    19. Twibbon Hari Ibu 2025 islami ilustratif, ibu dan anak berhijab, flat style.

    20. Twibbon Hari Ibu 2025 playful, stiker hati dan bintang, warna cerah.

    Prompt Poster Mudah

    Prompt poster yang bisa Anda gunakan untuk AI yang sudah mendukung gambar:

    1. Poster Hari Ibu 2025, ilustrasi ibu dan anak, gaya flat, warna pastel lembut, nuansa hangat.

    2. Poster Hari Ibu 2025 minimalis, background krem, bunga line art, tipografi elegan.

    3. Poster Hari Ibu 2025 playful, stiker hati dan bintang, warna cerah, font imut.

    4. Poster Hari Ibu 2025 islami, motif geometris, warna hijau dan emas, elegan.

    5. Poster Hari Ibu 2025 floral, bunga watercolor, warna pink dan peach.

    6. Poster Hari Ibu 2025 modern typography, teks besar “Terima Kasih Ibu”, clean.

    7. Poster Hari Ibu 2025 ilustrasi kartun keluarga, ceria dan ramah.

    8. Poster Hari Ibu 2025 aesthetic pastel, background gradien lembut.

    9. Poster Hari Ibu 2025 elegan hitam putih, aksen bunga minimal.

    10. Poster Hari Ibu 2025 boho, warna earthy, ornamen daun kering.

    11. Poster Hari Ibu 2025 kids theme, ilustrasi anak memberi bunga.

    12. Poster Hari Ibu 2025 classy, warna nude, desain rapi.

    13. Poster Hari Ibu 2025 retro, warna pop, gaya 90-an.

    14. Poster Hari Ibu 2025 islami modern, kaligrafi sederhana, lembut.

    15. Poster Hari Ibu 2025 scrapbook digital, stiker dan tape.

    16. Poster Hari Ibu 2025 nature, daun hijau, nuansa segar.

    17. Poster Hari Ibu 2025 cute doodle, coretan tangan lucu.

    18. Poster Hari Ibu 2025 corporate, profesional dan bersih.

    19. Poster Hari Ibu 2025 ilustrasi cat air, nuansa lembut.

    20. Poster Hari Ibu 2025 fun modern, warna cerah, layout dinamis.

    Jadi mana prompt pilihan Anda? Selamat Merayakan Hari Ibu 2025! (Nur Amalina)

  • China Mobile Bakal Tarik Kabel Laut (SKKL) Baru ke RI pada 2026

    China Mobile Bakal Tarik Kabel Laut (SKKL) Baru ke RI pada 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia China Mobile akan menarik kabel laut baru yang menghubungkan Singapura dengan Jakarta. Kabel laut tersebut akan menambah kapasitas untuk meningkatkan layanan internet di Tanah Air.  

    China Mobile telah meluncurkan jaringan kabel laut dari Singapura ke Jepang pada Juni 2025, yang menghubungkan pusat ekonomi Asia Tenggara dan Asia Timur. 

    Perusahaan telah memiliki koneksi ke Indonesia melalui Singapura-Jakarta sudah berjalan, dan rencananya jumlah kapasitas kabel laut tersebut akan ditingkatkan pada  2026.  

    “Nanti mau ditingkatkan kapasitasnya,” kata Assistant Sales Manager Indonesia China Mobile David Sugandi kepada Bisnis dikutip Minggu (21/12/2025).

    Sugandi tidak menyebutkan dengan pasti kapa sistem komunikasi kabel laut (SKKL) tersebut akan beroperasi, juga kapasitas kabel laut tersebut. 

    Sekadar informasi, induk Indonesia China Mobile membukukan pendapatan sekitar RMB794,7 miliar atau naik 0,4% year-on-year (YoY) pada kuartal III/2025. Laba bersih sekitar RMB31,1 miliar, naik 1,4% YoY.

    Perusahaan mengeklaim memiliki total pelanggan seluler sekitar 1 miliar pada akhir kuartal III/2025. Khusus pelanggan yang terhubugn ke 5G, total ada sekitar 622 juta. Pelanggan broadband tetap sekitar 329 juta.

    China Mobile juga memiliki rencana membangun fasilitas data center di Indonesia, dengan studi yang dimulai sejak 2023. 

    Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan provider data center lokal, sementara data center hyperscale terdekat berada di Singapura dengan kapasitas 10 megawatt. 

    Dia mengatakan keberadaan data center di Indonesia sangat penting untuk menghadirkan latensi yang lebih bagi perangkat-perangkat IoT perusahaan.

    “Kami punya perencanaan untuk memiliki data center di Indonesia, tapi masih belum bisa diinformasikan secara detail,” ujar David. 

    Sugandi mengatakan perusahaan telah lama berinteraksi dengan pengguna di Indonesia melalui berbagai layanan, meskipun banyak yang belum menyadari keberadaan brand ini. 

    China Mobile membagi operasinya di Indonesia menjadi tiga pilar utama: Enterprise, Carrier, dan Mobile Business. 

    Sementara pilar Enterprise mencakup solusi bisnis seperti Internet of Things (IoT), konektivitas, data center, kecerdasan buatan (AI), dan Software-Defined Technology (SDT). 

    Pilar Carrier mirip dengan peran Huawei sebagai penyedia teknologi, termasuk peralatan seperti kabel fiber optik dan infrastruktur jaringan. 

    “Carrier itu menyediakan equipment, mirip kayak Huawei yang provide teknologi ke China Mobile, lalu diintegrasikan dan ditawarkan ke yang lain,” jelasnya. 

    Perusahaan juga menjalin hubungan bisnis dengan mitra seperti ISP dan operator telko di Indonesia, termasuk Telkom.

    Sementara itu, Mobile Business fokus pada penjualan paket data roaming melalui e-commerce, bandara, dan kerja sama dengan penyedia tour. 

    “Mobile business ini yang jual paket data roaming, ada di bandara, marketplace, dan kerja sama dengan tour haji umrah,” tambah Sugandi. 

    Untuk tahun depan, lanjut David, perusahaan akan fokus pada momentum seperti musim haji dan umrah untuk memperbesar pangsa pasar untuk memacu bisnis roaming.

    Sugandi menekankan bahwa ketiga pilar ini berjalan paralel dan akan diekspansi. “Semuanya yang mau digedein, ketiga-tiganya jalan paralel,” ungkapnya. 

    Bisnis Carrier sudah mapan dengan mitra existing seperti ISP dan Telkom, sementara Enterprise dan Mobile Business masih perlu peningkatan awareness brand.

    Melalui pengalaman lebih dari satu dekade dan portofolio use case mencapai 20.000, perusahaan ini juga berencana membawa solusi pintar (smart solutions) lebih dekat ke kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor industri kritis seperti kesehatan, manufaktur, otomotif, pertambangan, rantai pasok, dan pemerintahan.

    Sugandi mengatakan tahun depan perusahaan akan makin mendekatkan smart solution kepada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

    China Mobile akan menggandeng mitra lokal membawa teknologi secara masif dan cepat ke pasar potensial Indonesia. China Mobile akan mendukung beragam program pemerintah seperti ketahanan pangan, pertanian, perikanan, dan kelautan. 

    “Bagaimana teknologi itu sebenarnya ada atau dalam proses pengembangan, dan kita bisa bawa ke Indonesia, diimplementasikan di Indonesia, memperkuat fondasi ekonomi,” kata David. 

    Sugandi menegaskan bahwa teknologi yang dibawa bukan sekadar Internet of Things (IoT), melainkan ekosistem lengkap dari hulu ke hilir. 

    IoT hanya salah satu komponen, ujungnya saja, di belakang itu terdapat network, infrastruktur, big data, dan pengolahan data hingga dashboard atau command center. 

    Perusahaan juga berkolaborasi dengan asosiasi seperti Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan lembaga bisnis, pemerintahan, serta regulator untuk memperkaya pengetahuan dan mendorong teknologi masuk ke Indonesia. 

    “Bukan sekedar bisnis, tapi menjadi kekuatan ekonomi bersama-sama,” ungkap Sugandi.

  • China Mobile Bakal Tarik Kabel Laut (SKKL) Baru ke RI pada 2026

    China Mobile Bakal Tarik Kabel Laut (SKKL) Baru ke RI pada 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indonesia China Mobile akan menarik kabel laut baru yang menghubungkan Singapura dengan Jakarta. Kabel laut tersebut akan menambah kapasitas untuk meningkatkan layanan internet di Tanah Air.  

    China Mobile telah meluncurkan jaringan kabel laut dari Singapura ke Jepang pada Juni 2025, yang menghubungkan pusat ekonomi Asia Tenggara dan Asia Timur. 

    Perusahaan telah memiliki koneksi ke Indonesia melalui Singapura-Jakarta sudah berjalan, dan rencananya jumlah kapasitas kabel laut tersebut akan ditingkatkan pada  2026.  

    “Nanti mau ditingkatkan kapasitasnya,” kata Assistant Sales Manager Indonesia China Mobile David Sugandi kepada Bisnis dikutip Minggu (21/12/2025).

    Sugandi tidak menyebutkan dengan pasti kapa sistem komunikasi kabel laut (SKKL) tersebut akan beroperasi, juga kapasitas kabel laut tersebut. 

    Sekadar informasi, induk Indonesia China Mobile membukukan pendapatan sekitar RMB794,7 miliar atau naik 0,4% year-on-year (YoY) pada kuartal III/2025. Laba bersih sekitar RMB31,1 miliar, naik 1,4% YoY.

    Perusahaan mengeklaim memiliki total pelanggan seluler sekitar 1 miliar pada akhir kuartal III/2025. Khusus pelanggan yang terhubugn ke 5G, total ada sekitar 622 juta. Pelanggan broadband tetap sekitar 329 juta.

    China Mobile juga memiliki rencana membangun fasilitas data center di Indonesia, dengan studi yang dimulai sejak 2023. 

    Saat ini, perusahaan bekerja sama dengan provider data center lokal, sementara data center hyperscale terdekat berada di Singapura dengan kapasitas 10 megawatt. 

    Dia mengatakan keberadaan data center di Indonesia sangat penting untuk menghadirkan latensi yang lebih bagi perangkat-perangkat IoT perusahaan.

    “Kami punya perencanaan untuk memiliki data center di Indonesia, tapi masih belum bisa diinformasikan secara detail,” ujar David. 

    Sugandi mengatakan perusahaan telah lama berinteraksi dengan pengguna di Indonesia melalui berbagai layanan, meskipun banyak yang belum menyadari keberadaan brand ini. 

    China Mobile membagi operasinya di Indonesia menjadi tiga pilar utama: Enterprise, Carrier, dan Mobile Business. 

    Sementara pilar Enterprise mencakup solusi bisnis seperti Internet of Things (IoT), konektivitas, data center, kecerdasan buatan (AI), dan Software-Defined Technology (SDT). 

    Pilar Carrier mirip dengan peran Huawei sebagai penyedia teknologi, termasuk peralatan seperti kabel fiber optik dan infrastruktur jaringan. 

    “Carrier itu menyediakan equipment, mirip kayak Huawei yang provide teknologi ke China Mobile, lalu diintegrasikan dan ditawarkan ke yang lain,” jelasnya. 

    Perusahaan juga menjalin hubungan bisnis dengan mitra seperti ISP dan operator telko di Indonesia, termasuk Telkom.

    Sementara itu, Mobile Business fokus pada penjualan paket data roaming melalui e-commerce, bandara, dan kerja sama dengan penyedia tour. 

    “Mobile business ini yang jual paket data roaming, ada di bandara, marketplace, dan kerja sama dengan tour haji umrah,” tambah Sugandi. 

    Untuk tahun depan, lanjut David, perusahaan akan fokus pada momentum seperti musim haji dan umrah untuk memperbesar pangsa pasar untuk memacu bisnis roaming.

    Sugandi menekankan bahwa ketiga pilar ini berjalan paralel dan akan diekspansi. “Semuanya yang mau digedein, ketiga-tiganya jalan paralel,” ungkapnya. 

    Bisnis Carrier sudah mapan dengan mitra existing seperti ISP dan Telkom, sementara Enterprise dan Mobile Business masih perlu peningkatan awareness brand.

    Melalui pengalaman lebih dari satu dekade dan portofolio use case mencapai 20.000, perusahaan ini juga berencana membawa solusi pintar (smart solutions) lebih dekat ke kehidupan sehari-hari, khususnya di sektor industri kritis seperti kesehatan, manufaktur, otomotif, pertambangan, rantai pasok, dan pemerintahan.

    Sugandi mengatakan tahun depan perusahaan akan makin mendekatkan smart solution kepada kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

    China Mobile akan menggandeng mitra lokal membawa teknologi secara masif dan cepat ke pasar potensial Indonesia. China Mobile akan mendukung beragam program pemerintah seperti ketahanan pangan, pertanian, perikanan, dan kelautan. 

    “Bagaimana teknologi itu sebenarnya ada atau dalam proses pengembangan, dan kita bisa bawa ke Indonesia, diimplementasikan di Indonesia, memperkuat fondasi ekonomi,” kata David. 

    Sugandi menegaskan bahwa teknologi yang dibawa bukan sekadar Internet of Things (IoT), melainkan ekosistem lengkap dari hulu ke hilir. 

    IoT hanya salah satu komponen, ujungnya saja, di belakang itu terdapat network, infrastruktur, big data, dan pengolahan data hingga dashboard atau command center. 

    Perusahaan juga berkolaborasi dengan asosiasi seperti Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan lembaga bisnis, pemerintahan, serta regulator untuk memperkaya pengetahuan dan mendorong teknologi masuk ke Indonesia. 

    “Bukan sekedar bisnis, tapi menjadi kekuatan ekonomi bersama-sama,” ungkap Sugandi.

  • Tahun Rekor, Induk TikTok Diproyeksikan Raup Laba US Miliar pada 2025

    Tahun Rekor, Induk TikTok Diproyeksikan Raup Laba US$50 Miliar pada 2025

    Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan Induk media sosial TikTok, ByteDance Ltd. diproyeksikan meraup laba sekitar US$50 miliar pada 2025, menandai tahun rekor di tengah ekspansi agresif ke e-commerce dan pasar global.

    Menurut sumber yang dilansir dari Bloomberg pada Sabtu (20/12/2025), perusahaan yang berbasis di Beijing tersebut berada di jalur pencapaian tersebut setelah mengantongi laba bersih sekitar US$40 miliar sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini. 

    Sumber itu juga mengatakan, capaian tersebut bahkan telah melampaui target internal ByteDance untuk 2025.

    Dengan proyeksi tersebut, laba ByteDance mendekati kinerja pesaingnya asal Amerika Serikat, Meta Platforms Inc., yang diperkirakan meraih laba sekitar US$60 miliar tahun ini.

    Namun, belum diketahui secara pasti seberapa besar pertumbuhan pendapatan ByteDance sepanjang tahun ini. Perusahaan sebelumnya menargetkan kenaikan pendapatan sekitar 20% pada 2025 menjadi US$186 miliar.

    Pencapaian tersebut menandai puncak dari pertumbuhan dua digit selama bertahun-tahun bagi ByteDance, perusahaan yang didirikan Zhang Yiming pada 2012. 

    ByteDance mengembangkan sejumlah layanan digital paling populer di China, termasuk Toutiao dan Douyin—versi TikTok untuk pasar domestik. 

    Perusahaan juga bersaing dengan pemain besar seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan Tencent Holdings Ltd. di bidang kecerdasan buatan, melalui pengembangan large language model, chatbot, dan layanan berbasis AI lainnya.

    Jika target pendapatan tercapai, posisi ByteDance akan sedikit di bawah proyeksi pendapatan Meta yang diperkirakan mencapai sekitar US$200 miliar tahun ini. ByteDance mengklaim memiliki lebih dari 4 miliar pengguna aktif bulanan di seluruh portofolio aplikasinya, angka yang berada di kisaran serupa dengan Meta.

    Adapun, hingga saat ini juru bicara ByteDance belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

    Kesuksesan TikTok belakangan berada di bawah sorotan setelah pemerintahan Presiden AS Joe Biden mendorong upaya pelarangan aplikasi berbagi video tersebut di Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional. 

    Menyikapi hal itu, ByteDance dikabarkan hampir merampungkan rencana pemisahan (spin-off) operasi TikTok di AS, yang bertujuan memastikan kelangsungan platform sekaligus mengurangi kendali perusahaan China tersebut.

    CEO TikTok Shou Chew, dalam memo internal yang dikutip Bloomberg, menyampaikan kepada karyawan bahwa ByteDance telah menandatangani perjanjian mengikat untuk membentuk perusahaan patungan yang mayoritas sahamnya dimiliki investor Amerika Serikat, termasuk Oracle Corp. Namun, regulator China hingga kini belum menyatakan persetujuannya, yang menjadi syarat krusial agar transaksi dapat dilanjutkan.

    Di tengah pengawasan ketat Washington, TikTok tetap mencatat ekspansi global yang pesat, termasuk di AS. Perusahaan mendorong pertumbuhan agresif di segmen e-commerce dan livestream shopping, serta menjalin kemitraan dengan perusahaan teknologi besar seperti Amazon.com Inc.

    Terkait valuasi, Vision Fund milik SoftBank Group Corp. merevaluasi ByteDance ke level di atas US$400 miliar tahun lalu, antara lain didorong ekspansinya di bidang generative AI. Fidelity Investments dan T. Rowe Price Group Inc. juga menaikkan valuasi ByteDance masing-masing menjadi di atas US$410 miliar dan US$450 miliar.

    Terbaru, sebuah perusahaan investasi China membeli sebagian saham ByteDance pada valuasi US$480 miliar, jauh di atas level sebelumnya, mencerminkan tingginya minat investor terhadap perusahaan tersebut. 

    Sebagai perbandingan, valuasi Meta saat ini sekitar US$1,7 triliun, menempati posisi keenam tertinggi di dunia hingga penutupan pasar AS pada Kamis.

    Meski demikian, laju pertumbuhan ByteDance diperkirakan melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Douyin sebagai mesin pendapatan utama perusahaan menghadapi tekanan akibat melemahnya konsumsi dan belanja iklan di China. 

    Sementara itu, TikTok—yang memiliki model serupa—kian menjadi penopang utama pertumbuhan pendapatan ByteDance secara global.

  • Solusi Atasi Roblox Server Error 9007 Tidak Bisa Login

    Solusi Atasi Roblox Server Error 9007 Tidak Bisa Login

    Bisnis.com, JAKARTA – Platform gim Roblox mengalami gangguan server global dengan munculnya Error 9007 yang membuat pengguna gagal mengakses layanan. Roblox mengonfirmasi adanya outage dan saat ini tengah melakukan investigasi, sembari meminta pemain untuk tidak login sementara waktu.

    Berdasarkan laporan dari situs Roblox Support, Error atau lebih tepatnya error 9007 biasanya terjadi akibat kegagalan komunikasi antara layanan backend Roblox dengan koneksi pengguna. Gangguan ini dikonfirmasi bersifat platform-wide outage, artinya berdampak secara menyeluruh dan tidak terbatas pada wilayah tertentu.

    Sejumlah pengguna melaporkan mengalami layar pemuatan tanpa akhir (endless loading), pesan error berulang, hingga kegagalan masuk ke dalam gim. Tidak sedikit pula pemain yang mengeluhkan data permainan mereka tidak muncul atau progres yang hilang saat mencoba mengakses kembali akun.

    Alasan Gangguan pada Roblox

    Menurut unggahan di forum pengembang Roblox, gangguan ini tidak hanya memengaruhi proses login, tetapi juga berdampak pada sistem inti platform. Beberapa layanan penting seperti API dan DataStores dilaporkan ikut terdampak, menyebabkan gim gagal memuat atau menyimpan data pemain secara normal. Kondisi tersebut membuat pengalaman bermain terganggu secara signifikan.

    Para pengembang gim di dalam platform Roblox turut menyampaikan kekhawatiran. Mereka menyebutkan bahwa selama gangguan berlangsung, terdapat peningkatan risiko kehilangan progres permainan, terutama pada gim yang sedang dimainkan secara langsung. Oleh karena itu, pemain disarankan untuk tidak mengakses atau menjalankan gim Roblox sementara waktu guna menghindari potensi kerusakan data.

    Roblox juga telah mengakui adanya gangguan tersebut melalui laman status resmi platform. Dalam pernyataan singkatnya, Roblox menyampaikan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi terkait masalah yang menyebabkan pengguna tidak dapat mengakses situs dan layanan gim. Hingga saat ini, belum ada estimasi waktu pemulihan yang diumumkan secara resmi.

    Cara Mengatasi Roblox Server Error

    Di tengah gangguan server ini, Roblox Support turut mengingatkan pengguna untuk memastikan perangkat dan koneksi yang digunakan telah memenuhi persyaratan minimum sistem. Roblox menyarankan agar pengguna memiliki kecepatan internet minimal 4–8 Mb/s agar layanan dapat berjalan optimal dalam kondisi normal.

    Selain itu, Roblox menegaskan bahwa perangkat seluler yang tidak menggunakan sistem operasi versi terbaru tidak lagi didukung. Pengguna juga diimbau untuk tidak menjalankan Roblox melalui virtual machine maupun komputer berbasis cloud, karena platform tersebut tidak didukung secara resmi dan dapat menimbulkan masalah tambahan saat terjadi gangguan server.

    Gangguan server Roblox ini menjadi sorotan karena platform tersebut memiliki jutaan pengguna aktif harian di seluruh dunia, termasuk anak-anak dan remaja. Selain sebagai gim, Roblox juga berfungsi sebagai ruang kreatif bagi para pengembang untuk membangun pengalaman interaktif dan ekonomi digital di dalamnya.

    Hingga berita ini diturunkan, Roblox masih melakukan penanganan terhadap Error 9007. Pengguna disarankan untuk memantau pembaruan resmi melalui laman status Roblox dan media sosial resmi perusahaan, serta menghindari login atau bermain gim sampai layanan dinyatakan kembali normal.

     

  • Waspada GhostPairing, Pencurian Akun Whatsapp Lewat Penautan Perangkat

    Waspada GhostPairing, Pencurian Akun Whatsapp Lewat Penautan Perangkat

    Bisnis.com, Jakarta — Penipu kini memiliki cara baru untuk membajak akun WhatsApp (WA), yaitu dengan memanfaatkan fitur resmi penautan perangkat. Modus kejahatan ini dikenal dengan nama GhostPairing.

    Berbeda dari peretasan pada umumnya, serangan ini tidak memerlukan kata sandi atau kode OTP. Korban ditipu agar tanpa sadar menghubungkan perangkat milik pelaku ke akun WhatsApp mereka sendiri.

    Dengan cara tersebut, pelaku bisa mengakses seluruh riwayat percakapan, foto, dan video yang ada di akun korban. Informasi ini kemudian dimanfaatkan untuk menyamar sebagai korban dan melakukan berbagai penipuan lanjutan.

    Dikutip dari BleepingComputer, Jumat (19/12/2025), perusahaan keamanan siber Gen Digital yang sebelumnya dikenal sebagai Symantec dan NortonLifeLock menyebutkan bahwa kampanye GhostPairing pertama kali terdeteksi di Republik Ceko. 

    Namun, metode penyebarannya memungkinkan penipuan ini menyebar ke berbagai wilayah lain, dengan akun yang sudah dibajak digunakan untuk menjebak korban berikutnya.

    Cara Kerja GhostPairing

    Serangan ini biasanya diawali dengan pesan singkat dari kontak yang dikenal, yang berisi tautan dan mengklaim menampilkan foto korban secara daring. Untuk meyakinkan korban, tautan tersebut dilengkapi pratinjau palsu yang menyerupai konten Facebook.

    Saat diklik tautan akan mengarahkan korban ke halaman Facebook palsu yang dihosting di domain menyerupai situs asli. Di halaman tersebut, korban diminta melakukan verifikasi dengan masuk menggunakan nomor telepon sebelum dapat melihat konten.

    Tanpa disadari langkah ini sebenarnya memicu proses penautan perangkat WhatsApp. Penyerang kemudian menampilkan kode pemasangan dan meminta korban memasukkannya. 

    Meski WhatsApp memberikan peringatan bahwa kode tersebut digunakan untuk menautkan perangkat baru, banyak pengguna yang tidak menyadarinya.

    Begitu kode dimasukkan, pelaku langsung mendapatkan akses penuh ke akun WhatsApp korban, tanpa perlu melewati sistem keamanan tambahan.

    Melalui WhatsApp Web, penyerang bisa membaca pesan secara real-time, mengunduh media, hingga mengirim dan meneruskan pesan ke kontak serta grup korban.

    Cara Mendeteksi dan Mencegah

    Satu-satunya cara untuk memastikan akun tetap aman adalah dengan membuka Pengaturan  dan melihat Perangkat Tertaut di WhatsApp dan lihat apakah ada perangkat yang tidak dikenal.

    Pengguna juga disarankan untuk tidak mengklik tautan mencurigakan, meski dikirim oleh kontak yang dikenal, memblokir dan melaporkan pesan yang mencurigakan.

    Untuk keamanan lebih pengguna bisa mengaktifkan verifikasi dua langkah di WhatsApp dan selalu cek ulang pesan yang mendesak atau tidak masuk akal.

    Perlu diketahui, fitur penautan perangkat juga bisa dilakukan dengan memindai kode QR melalui aplikasi WhatsApp. Fitur serupa tersedia di berbagai aplikasi pesan lain dan pernah dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber untuk membajak akun Signal di masa lalu. (Nur Amalina)

  • Keandalan Jaringan Telkomsel Cs Diuji saat Nataru 2025, Reputasi jadi Taruhan

    Keandalan Jaringan Telkomsel Cs Diuji saat Nataru 2025, Reputasi jadi Taruhan

    Bisnis.com, JAKARTA — Pengamat menilai momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menjadi ujian bagi jaringan internet Telkomsel, Indosat, dan XLSMART. Trafik akan meningkat pada momen tersebut sehingga reputasi perusahaan jadi taruhan. 

    Berdasarkan tren historis, pertumbuhan trafik data seluler di Indonesia meningkat rata-rata 15–20% per tahun, dengan puncak konsumsi terjadi pada momen libur panjang.

    Pengamat Telekomunikasi sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi mengatakan lonjakan trafik pada Nataru 2026 diproyeksikan berada pada kisaran 20–25% dibandingkan hari normal. Peningkatan ini didorong oleh penggunaan layanan video streaming, media sosial, gim daring, navigasi digital, layanan pesan instan, serta transaksi digital yang semakin intensif.

    “Selain faktor musiman, karakter lonjakan trafik Nataru 2026 akan semakin dipengaruhi oleh penetrasi jaringan 5G yang lebih luas, meningkatnya adopsi perangkat pintar, serta penggunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang lebih intensif dan data-heavy,” kata Heru kepada Bisnis, Jumat (19/12/2025).

    Heru menambahkan mobilitas masyarakat yang tinggi menuju destinasi wisata, pusat transportasi, serta daerah asal saat mudik dan arus balik juga akan menciptakan konsentrasi trafik di lokasi-lokasi tertentu yang sebelumnya relatif moderat. 

    Menurutnya, tantangan pada Nataru 2026 akan semakin kompleks dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

    Pertama, tantangan kapasitas dan kualitas jaringan. Lonjakan trafik tidak hanya bersifat nasional, tetapi juga sangat terlokalisasi (hyper-localized), sehingga berpotensi menimbulkan kemacetan jaringan (network congestion) di area wisata, bandara, pelabuhan, rest area, serta jalur transportasi utama.

    Kedua, tantangan integrasi teknologi. Transisi dari dominasi 4G menuju kombinasi 4G–5G membutuhkan orkestrasi jaringan yang lebih canggih, termasuk dynamic spectrum sharing dan manajemen backhaul.

    Ketiga, tantangan ketahanan infrastruktur. Cuaca ekstrem, gangguan listrik, serta risiko bencana alam berpotensi mengganggu jaringan pada periode krusial ini. Keempat, tantangan keamanan siber dan perlindungan data.

    Heru meyakini lonjakan trafik digital juga meningkatkan risiko serangan siber, penipuan daring, serta kebocoran data, terutama pada layanan keuangan digital dan platform publik.

    “Kelima, tantangan koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, operator, dan pengelola infrastruktur transportasi yang masih perlu diperkuat,” kata Heru.

    Untuk mengantisipasi tantangan tersebut, Heru memaparkan sejumlah langkah strategis. Pertama, pemerintah dan operator perlu melakukan perencanaan kapasitas berbasis data dan prediksi trafik (predictive analytics), termasuk pemetaan titik-titik rawan lonjakan.

    Kedua, optimalisasi jaringan melalui penambahan BTS sementara (mobile BTS), peningkatan kapasitas backhaul, serta pemanfaatan teknologi network slicing pada jaringan 5G. Ketiga, penguatan ketahanan infrastruktur dengan memastikan ketersediaan energi cadangan, redundansi jaringan, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana. Keempat, peningkatan pengawasan keamanan siber dan perlindungan data pribadi, terutama pada layanan publik dan keuangan digital.

    “Terakhir, penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga, pemerintah daerah, dan operator melalui posko terpadu Nataru agar respons terhadap gangguan jaringan dapat dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan efektif,” katanya.

    Heru menilai langkah-langkah tersebut membuat lonjakan trafik data pada Nataru 2026 tidak hanya dapat dikelola dengan baik, tetapi juga menjadi momentum peningkatan kualitas layanan digital nasional.

    Sementara itu, pengamat telekomunikasi Kamilov Sagala memperkirakan trafik data pada Nataru 2026 dapat mencapai kisaran 25–30%. 

    Dia menyebut tantangan masih ada, terutama infrastruktur yang rusak akibat bencana alam dan belum sepenuhnya pulih. Dia menyebut seluruh operator harus mempersiapkan mobil BTS darurat.

    “Begitu juga sikon cuaca di bulan Desember sampai awal tahun tidak baik, jadi pelaku industri telco optimalkan semua layanan, dari tim operasional dan layanan konsumen,” katanya.

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memprediksi akan terjadi kenaikan trafik layanan data operator telekomunikasi pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru).

    Prediksi tersebut disampaikan Menteri Komdigi Meutya Hafid saat Pelaksanaan Apel Bersama Posko Siaga Kualitas Layanan Telekomunikasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. “Kami memprediksi ada kenaikan 30% traffic untuk libur Nataru ini,” kata Meutya di Kantor Komdigi, Jumat (19/12/2025).

    Seiring dengan proyeksi tersebut, Meutya mengatakan Komdigi bersama operator telekomunikasi telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi guna menjaga kualitas layanan. Salah satunya melalui pengoperasian posko monitoring yang melibatkan Komdigi dan operator seluler.

    “Totalnya ada 255 posko bersama yang akan bekerja mulai dari hari ini sampai tanggal 4 Januari untuk memastikan layanan berjalan dengan baik,” katanya.

  • Samsung Mendominasi, Cip dari TSMC

    Samsung Mendominasi, Cip dari TSMC

    Bisnis.com, JAKARTA — Rantai pasokan iPhone 17 yang diluncurkan Apple pada 2025 melibatkan sejumlah pemain besar global dengan peran strategis berbeda. Mulai dari dominasi Samsung di sektor memori dan layar, inovasi chip, hingga pergeseran manufaktur ke India dan Vietnam.

    Berikut pembedahan rantai pasokan iPhone 17 merangkum dari beberapa sumber dan dokumen resmi Jumat (19/12/2025).

    Dalam upaya mendorong performa artificial intelligence (AI) pada perangkat, Apple meningkatkan kapasitas DRAM pada model iPhone 17 Pro menjadi 12GB. 

    Mengutip data TrendForce, Samsung Electronics diperkirakan menjadi pemain kunci dengan menguasai sekitar 70% pangsa pasar pasokan memori tersebut.

    Peningkatan kapasitas ini dinilai sangat krusial agar perangkat mampu menjalankan fitur AI canggih dalam ekosistem Apple Intelligence yang memerlukan sumber daya komputasi tinggi.

    Selain memori, dominasi Samsung juga merambah ke sektor layar. Apple dilaporkan telah mengalihkan sebagian besar pesanan layar iPhone 17 ke Samsung Display setelah pemasok asal China, BOE, mengalami kendala teknis dalam memproduksi panel OLED dengan teknologi Low-Temperature Polycrystalline Oxide (LTPO).

    Hal ini menempatkan Samsung sebagai pemasok paling dominan untuk komponen inti iPhone generasi terbaru.

    Di sektor prosesor, seri iPhone 17 menggunakan chip keluarga A19 yang diproduksi secara eksklusif oleh Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC). 

    Cip ini menggunakan proses fabrikasi 3-nanometer (N3P) yang dirancang khusus untuk efisiensi termal dan optimalisasi Neural Engine.

    Untuk kebutuhan fotografi, LG Innotek asal Korea Selatan masih memegang kendali lebih dari 50% pasokan aktuator Optical Image Stabilization (OIS) untuk lensa periskop. 

    Menariknya, meski Apple mulai memperkenalkan modem 5G internal (C1X) pada model iPhone 17 Air, model kelas atas seperti iPhone 17 Pro dan Pro Max dipastikan masih menggunakan perangkat keras dari Qualcomm, yakni modem Snapdragon X80. 

    Apple juga  kini secara sistematis mengurangi ketergantungan pada China dalam proses perakitan dan desain awal. 

    Di India, Tata Group yang kini mengelola fasilitas manufaktur eks-Wistron dan Pegatron memegang peran vital dalam merakit iPhone secara utuh.

    Laporan terbaru mengindikasikan bahwa untuk pertama kalinya, Apple melibatkan teknisi lokal di India dalam tahap pengembangan produk awal untuk model dasar iPhone 17. 

    Sementara itu, Vietnam juga dipercaya untuk memproduksi kategori produk baru Apple yang didorong AI, seperti perangkat rumah pintar, kamera keamanan, hingga robot desktop interaktif. 

    President dan Principal Analyst di SmartTech Research Mark N. Vena menilai diversifikasi Apple ke negara-negara seperti India dan Vietnam menandakan kalibrasi ulang besar dalam strategi globalnya.

     “Ini juga merupakan pengakuan bahwa ketahanan kini sama pentingnya dengan efisiensi dalam rantai pasok,” ujarnya dikutip dari TechNewsWorld. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)