Category: Bisnis.com Tekno

  • Picu Konflik Pengguna dan Driver, Garda Minta Double Order ShopeeFood-Grab Cs Dihapus

    Picu Konflik Pengguna dan Driver, Garda Minta Double Order ShopeeFood-Grab Cs Dihapus

    Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi pengemudi ojek online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menyorot ihwal algoritma double order pada aplikasi milik perusahaan penyedia layanan on-demand yang disinyalir memicu masalah antara konsumen dan mitra ShopeeFood di Yogyakarta.

    Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mengatakan kerawanan terjadinya konflik akibat multi atau double order sangat besar, sehingga algoritma tersebut harus dihapus dan tak diterapkan oleh semua perusahaan aplikator.

    “Garda menyatakan algoritma ini harus dihapus jangan lagi diterapkan oleh semua aplikator,” kata Raden kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025).

    Algoritma double order dinilai sangat merugikan. Sebab, kata Raden, pembayaran order kedua yang diterima mitra pengemudi hanya 50% dari nilai pemesanan pertama. 

    Di sisi lain, akibat keterlambatan pengiriman order juga merugikan konsumen.

    Raden berharap negara segera turun tangan mengatasi permasalahan ini. Pemerintah, sambungnya, diharapkan membuat regulasi menyoal tarif serta mekanisme pemesanan makanan dan antaran barang.

    “Sampai dengan saat ini regulasi tarif pengantaran barang dan pemesanan makanan tidak ada regulasinya sehingga menimbulkan kerawanan terjadinya konflik antara driver dengan konsumen,” kata dia.

    Selain itu, Raden menyayangkan masalah antara konsumen dengan pengemudi Shopee yang mengakibatkan kekisruhan massal di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

    Algoritma double order disebut membuat akhirnya membuat waktu tunggu pemesanan makanan menjadi lebih lama 20-45 menit dari waktu normal.

    “Apabila hanya melayani satu order saja, hal inilah yang dikeluhkan kawan-kawan driver pada beberapa aplikator yang juga menerapkan algoritma multi order atau double order lainnya,” jelasnya.

    Diketahui, beberapa waktu lalu ratusan pengemudi ShopeeFood menggeruduk salah satu pengguna Shopee dengan inisial TTW lantaran TTW berlaku kasar kepada salah satu driver.

    Adapun kekesalan TTW terjadi karena driver Shopee lama mengantarkan makanan yang sudah TTW pesan. 

    Serikat Pekerja Angkutan Indonesia menduga lamanya pesanan tersebut karena algoritma yang diterapkan oleh aplikator dalam hal ini ShopeeFood. 

    Permasalahan serupa dapat ditemukan juga, tidak hanya di Shopee, di Grab dan Gojek. Bisnis coba menghubungi Gojek dan Shopee mengenai fitur Double Order. Hingga berita ini diturunkan keduanya tidak memberi tanggapan.

  • Picu Konflik Pengguna dan Driver, Garda Minta Double Order ShopeeFood-Grab Cs Dihapus

    Picu Konflik Pengguna dan Driver, Garda Minta Double Order ShopeeFood-Grab Cs Dihapus

    Bisnis.com, JAKARTA – Asosiasi pengemudi ojek online Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) menyorot ihwal algoritma double order pada aplikasi milik perusahaan penyedia layanan on-demand yang disinyalir memicu masalah antara konsumen dan mitra ShopeeFood di Yogyakarta.

    Ketua Umum Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono mengatakan kerawanan terjadinya konflik akibat multi atau double order sangat besar, sehingga algoritma tersebut harus dihapus dan tak diterapkan oleh semua perusahaan aplikator.

    “Garda menyatakan algoritma ini harus dihapus jangan lagi diterapkan oleh semua aplikator,” kata Raden kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025).

    Algoritma double order dinilai sangat merugikan. Sebab, kata Raden, pembayaran order kedua yang diterima mitra pengemudi hanya 50% dari nilai pemesanan pertama. 

    Di sisi lain, akibat keterlambatan pengiriman order juga merugikan konsumen.

    Raden berharap negara segera turun tangan mengatasi permasalahan ini. Pemerintah, sambungnya, diharapkan membuat regulasi menyoal tarif serta mekanisme pemesanan makanan dan antaran barang.

    “Sampai dengan saat ini regulasi tarif pengantaran barang dan pemesanan makanan tidak ada regulasinya sehingga menimbulkan kerawanan terjadinya konflik antara driver dengan konsumen,” kata dia.

    Selain itu, Raden menyayangkan masalah antara konsumen dengan pengemudi Shopee yang mengakibatkan kekisruhan massal di Yogyakarta beberapa waktu lalu.

    Algoritma double order disebut membuat akhirnya membuat waktu tunggu pemesanan makanan menjadi lebih lama 20-45 menit dari waktu normal.

    “Apabila hanya melayani satu order saja, hal inilah yang dikeluhkan kawan-kawan driver pada beberapa aplikator yang juga menerapkan algoritma multi order atau double order lainnya,” jelasnya.

    Diketahui, beberapa waktu lalu ratusan pengemudi ShopeeFood menggeruduk salah satu pengguna Shopee dengan inisial TTW lantaran TTW berlaku kasar kepada salah satu driver.

    Adapun kekesalan TTW terjadi karena driver Shopee lama mengantarkan makanan yang sudah TTW pesan. 

    Serikat Pekerja Angkutan Indonesia menduga lamanya pesanan tersebut karena algoritma yang diterapkan oleh aplikator dalam hal ini ShopeeFood. 

    Permasalahan serupa dapat ditemukan juga, tidak hanya di Shopee, di Grab dan Gojek. Bisnis coba menghubungi Gojek dan Shopee mengenai fitur Double Order. Hingga berita ini diturunkan keduanya tidak memberi tanggapan.

  • Respons Grab soal Double Order, Fitur yang Diperbincangkan di Kasus ShopeeFood Jogja

    Respons Grab soal Double Order, Fitur yang Diperbincangkan di Kasus ShopeeFood Jogja

    Bisnis.com, JAKARTA – Grab Indonesia buka suara soal pernyataan pihak Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) tentang algoritma double order (pesanan berganda) yang dinilai merugikan mitra pengemudi, buntut dari insiden yang melibatkan mitra ShopeeFood beberapa waktu lalu.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, algoritma pesanan berganda disebut oleh pihak SPAI menjadi penyebab keterlambatan pengantaran order yang berujung tindak kekerasan oleh konsumen terhadap pengemudi Shopee Food di Yogyakarta.

    Menanggapi ihwal ini, Country Marketing Head, Grab Indonesia & OVO, Melinda Savitri, mengatakan perusahaan juga menerapkan pesanan berganda. Namun, driver mendapat opsi untuk mengambil pesanan tersebut atau menolaknya.

    “Terkait dengan pesanan berganda yang ditemui pada layanan tertentu, dapat kami informasikan mitra pengemudi dapat memilih untuk mengambil pesanan gabungan atau tidak, sesuai dengan preferensi mereka,” kata Melinda kepada Bisnis, Rabu (9/7/2025).

    Perusahaan berbasis di Singapura tersebut, jelasnya, juga memiliki sistem teknologi yang mempertimbangkan jarak, estimasi waktu tempuh, ketersediaan mitra pengemudi terdekat, hingga kondisi lalu lintas.

    “Sistem ini dirancang untuk meminimalisir waktu tunggu pelanggan, dan memastikan pesanan diterima pelanggan sesuai alamat pengantaran,” kata Melinda.

    Dia menjelaskan Grab menerapkan sistem pengaturan order menggunakan teknologi real-time, dengan memadukan algoritma dengan machine learning serta multi round radius yang memungkinkan perluasan radius pencarian mitra pengemudi.

    Hal ini bertujuan memastikan pelayanan pemesanan yang baik, bahkan ketika situasi khusus seperti jam sibuk maupun kondisi hujan.

    Perusahaan ini juga menggunakan GrabMaps, peta digital yang dirancang khusus untuk mengenali kompleksitas jalanan di Asia Tenggara termasuk Indonesia dengan karakter jalan banyak gang dan jalanan sempit.

    Dia menambahkan tujuan dari layanan ini adalah mengoptimalkan produktivitas dan mendukung operasional pengemudi agar lebih efisien dalam melayani pengguna, dengan tetap memastikan waktu pengantaran yang telah dikalkulasi oleh sistem tetap berada dalam batas waktu yang wajar.

    Sementara dari sisi pengguna, layanan ini menjadi jawaban untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang menggemari kuliner, tapi tetap menginginkan harga yang lebih terjangkau.

    “Tidak dipungkiri, keterlambatan bisa terjadi dan ada beberapa alasan yang membuat mitra pengemudi terlambat mengantarkan pesanan. Apabila terjadi potensi keterlambatan, sistem kami otomatis akan memberitahukannya melalui notifikasi di aplikasi yang dapat dipantau secara langsung oleh pengguna,” jelasnya.

    Sebelumnya, Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menilai sistem double order yang diterapkan aplikator menjadi biang kerok atas kisruh ShopeeFood yang terjadi di Yogyakarta.  Hal yang sama juga berpeluang terjadi di platform lainnya seperti Grab dan Gojek. 

    Diketahui, beberapa waktu lalu ratusan pengemudi ShopeeFood menggeruduk salah satu pengguna Shopee dengan inisial TTW karena lantaran TTW berlaku kasar kepada salah satu driver.

    Adapun kekesalan TTW terjadi karena driver Shopee lama mengantarkan makanan yang sudah TTW pesan. SPAI menduga lamanya pesanan tersebut karena algoritma yang diterapkan oleh aplikator. 

    Permasalahan serupa dapat ditemukan juga, tidak hanya di Shopee, di Grab dan Gojek. Bisnis coba menghubungi Gojek dan Shopee. Hingga berita ini diturunkan keduanya tidak memberi tanggapan.

  • Tips Melindungi Data Pribadi dari Penipuan Online

    Tips Melindungi Data Pribadi dari Penipuan Online

    Bisnis.com, JAKARTA – Kasus penipuan menjadi masalah besar yang mampu mengancam keamanan data masyarakat. Minimnya pengetahuan dan kemampuan dalam dunia digital, mampu berakibat fatal hingga menyebabkan pembobolan data secara ilegal.

    Dilansir dari AICPA, Rabu (9/7/2025), menjaga data pribadi adalah bentuk pengamanan untuk menghindari situasi bahaya seperti pencurian identitas atau penjualan informasi pribadi di web terlarang. Dalam konteks ini, Anda harus bersikap bijak dan cermat untuk melindungi seluruh data pribadi yang tertera di dalam perangkat. 

    Simak tips untuk melindungi data pribadi dari kasus penipuan online:

    1. Mengamankan jaringan wifi pribadi yang digunakan secara berkala

    Untuk menghindari penipuan disertai pembobolan data oleh orang yang tidak bertanggung jawab, Anda dapat memeriksa router atau alat yang menandakan titik pemasangan wifi, terlindungi dari malware.

    Malware merupakan perangkat lunak berbahaya yang dapat merusak sistem jaringan atau data milik seseorang. Untuk memahaminya, Anda dapat membaca panduan dan mencari informasi terkait penggunaan router, serta memastikan jaringan wifi tidak dapat diakses oleh orang lain yang tidak memiliki izin atau password.

    2. Melindungi akun dengan kata sandi yang kuat dan autentikasi dua faktor

    Kata sandi yang kuat dan akurat dianggap cukup ampuh, untuk menghindari kasus penipuan ataupun pembobolan data secara online. Anda dapat mengganti kata sandi secara berkala, dengan kriteria:

    – Minimal 15 karakter

    – Gunakan kombinasi huruf besar dan kecil, disertai simbol maupun angka

    – Ambil kata-kata yang sulit ditebak oleh banyak orang

    – Gunakan fitur pengelola sandi dalam setiap aplikasi

    – Selain itu, tambahkan lapisan keamanan dengan autentikasi dua faktor (kode kecil yang dikirimkan ke ponsel saat masuk ke sebuah akun). Melalui hal tersebut, Anda berada dalam langkah yang tepat untuk melindungi privasi secara online.

    3. Singkirkan aplikasi dan ekstensi browser yang tidak penting

    Menyingkirkan aplikasi dan ekstensi browser merupakan cara yang tepat dalam melindungi privasi. Cara praktis ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi aplikasi yang mampu menghasilkan uang dengan cara mengumpulkan data pengguna.

    Jika Anda mengetahui hal tersebut, segera hindari aktivitas pengunduhannya karena akan berakibat fatal bagi keamanan data diri. 

    4. Memperbarui perangkat lunak secara teratur

    Memperbarui aplikasi dan perangkat lunak merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk menjaga keamanan dan kinerja perangkat Anda. Pembaruan perangkat lunak dirilis untuk memperbaiki bug atau kerentanan yang terdeteksi, sehingga peretas tidak memiliki akses untuk membobol data pribadi.

    Dengan mengaktifkan pembaruan otomatis di ponsel dan komputer, Anda dapat memastikan bahwa perangkat terlindungi dari ancaman dan keamanan data berjalan dengan stabil.

    5. Batasi koneksi aplikasi pihak ketiga

    Membatasi akses koneksi dari pihak ketiga merupakan tindakan untuk menghindari penggunaan akun yang sama dalam aplikasi berbeda. Contohnya, jika akun Facebook milik Anda digunakan untuk masuk ke Instagram dan Twitter, maka siapapun yang memiliki kata sandi pada salah satu aplikasi, dapat meretas seluruh akun tersebut.

    Penting bagi Anda, untuk mengelola akses secara manual tanpa melibatkan keterlibatan aplikasi lain pada aktivitas login. 

    6. Enkripsikan data Anda 

    Enkripsi merupakan proses mengubah data menjadi bentuk yang tidak dapat diakses secara bebas oleh orang lain. Cara ini banyak ditemukan dalam setiap aplikasi pesan, untuk menjaga rahasia dan keamanan data pribadi. 

    Selain itu, Anda juga harus mempertimbangkan untuk menyimpan cadangan penyimpanan fisik menggunakan hard drive. Hal ini mampu membuat para pencuri lebih sulit untuk mendapatkan akses menuju data pribadi Anda.

    7. Menonaktifkan pelacakan iklan dan data 

    Perlu diketahui bahwa, sebagian besar aplikasi mencoba melacak data pribadi Anda untuk memenuhi kebutuhan pemasaran. Jadi, cobalah untuk menonaktifkan pelacakan dengan cara tidak membagikan pop up, menolak cookie pada situs web, dan membatasi aktivitas pelacakan lintas aplikasi di pengaturan ponsel milik Anda. 

    Dengan menerapkan langkah-langkah perlindungan yang tepat, Anda tidak hanya menjaga privasi dan identitas, tetapi juga membangun masa depan digital yang lebih aman serta terlindungi. Bijaklah dalam menggunakan media digital, karena melalui langkah kecil tersebut mampu menciptakan pertahanan besar untuk melindungi data pribadi dari ancaman penipuan. (Maharani Dwi Puspita Sari)

  • Ini 10 Game Online Seru untuk Mabar Bareng Teman

    Ini 10 Game Online Seru untuk Mabar Bareng Teman

    Bisnis.com, JAKARTA – Bermain game secara online bersama teman terus menjadi salah satu bentuk hiburan digital yang paling diminati saat ini.

    Dimanapun para gamer berada, biasanya mereka tetap asik bermain game bersama teman-temannya.

    Seiring pesatnya perkembangan teknologi, pengalaman bermain game multiplayer kini semakin interaktif dan imersif.

    Di tahun 2025, berbagai judul game terbaru telah hadir dengan grafis memukau, gameplay menarik, dan fitur unggulan yang dirancang untuk memanjakan para gamer dalam menikmati keseruan bermain bersama.

    Baik bagi pencinta tantangan kompetitif maupun yang lebih menyukai permainan santai, tersedia beragam pilihan game yang dapat dimainkan bersama teman

    Berikut adalah rekomendasi game yang bisa mabar

    1. Mobile Legends: Bang Bang

    Masih menjadi primadona di dunia game MOBA, Mobile Legends menghadirkan berbagai pilihan karakter dan mode yang seru. Mode 5v5 menjadi favorit banyak pemain untuk mengasah strategi tim dalam pertandingan yang penuh tantangan.

    2. PUBG Mobile

    Jika kamu seorang penggemar permainan survival dan strategi, PUBG Mobile adalah pilihan yang tepat. Bertempur dalam mode squad di medan pertempuran terbuka menjadikan game ini penuh adrenalin.

    3. Call of Duty: Mobile

    Game tembak-menembak ikonik ini menawarkan berbagai mode multiplayer seperti deathmatch, ranked, dan battle royale. Sangat cocok bagi kamu yang ingin bertempur dalam pertempuran strategi bersama teman-teman.

    4. Among Us

    Permainan deduksi sosial yang memacu otak, Among Us tetap menjadi pilihan populer. Bekerjasama dengan kru untuk menyelesaikan misi sambil mencari pengkhianat di antara kalian akan menjadi pengalaman yang seru.

    5. Stumble Guys

    Ingin game yang ringan namun tetap mengundang tawa? Stumble Guys adalah pilihan yang tepat. Tantangan-tantangan lucu yang bisa dimainkan ramai-ramai menjadikannya pilihan sempurna untuk bersantai bersama teman.

    6. Genshin Impact

    Meskipun terkenal dengan mode solo-nya, Genshin Impact juga menawarkan mode co-op yang memungkinkan pemain menjelajahi dunia luas bersama teman-teman, berpetualang, dan melawan monster-monster besar.

    7. Minecraft

    Dengan kreativitas tanpa batas, Minecraft memungkinkan pemain untuk membangun, menjelajah, hingga bertahan hidup di dunia virtual. Bermain bersama teman di server Minecraft bisa membawa pengalaman tak terlupakan.

    8.Free Fire

    Bagi kamu yang ingin bermain game battle royale dengan ukuran ringan, Free Fire adalah pilihan ideal. Game ini dapat dimainkan di hampir semua perangkat dan menawarkan pengalaman mabar tanpa gangguan.

    9. Valorant

    Valorant membawa game FPS ke level kompetitif, membutuhkan strategi tim yang solid untuk mencapai kemenangan. Ini adalah pilihan tepat untuk gamer yang ingin push rank bersama teman-teman.

    10. Roblox

    Roblox lebih dari sekadar game; ia adalah dunia virtual di mana kamu bisa membuat atau memainkan ribuan mini-game seru. Berkreasi bersama teman di Roblox memberi pengalaman bermain yang tak terbatas.

  • Vision AI Indosat (ISAT) Sasar Korporasi hingga UMKM, Harga Mulai Rp30 Juta-an

    Vision AI Indosat (ISAT) Sasar Korporasi hingga UMKM, Harga Mulai Rp30 Juta-an

    Bisnis.com, JAKARTA – PT Indosat Tbk. menargetkan dapat menjual 1.000 unit pertama CCTV Vision AI pada tahun ini. Perusahaan berkodesaham ISAT itu mengincar berbagai sektor mulai korporasi besar hingga UMKM. 

    Vision AI menghadirkan sistem kamera pengawas yang mampu merekam, menganalisa situasi secara real-time, mengenali pola-pola tertentu, serta memberikan peringatan dini atas potensi risiko maupun peluang yang muncul.

    Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison, M. Danny Buldansyah, mengatakan kehadiran Vision AI mencerminkan pergeseran paradigma dari sistem pengawasan pasif menuju pendekatan yang lebih aktif, cerdas, dan kontekstual.

    Sistem ini bisa membaca perilaku sekitarnya dan memberikan respons alarm jika terjadi anomali. Sebagai contoh, Vision AI berbunyi ketika ada pekerja di pertambangan yang tidak menggunakan alat lengkap, atau gerak-gerik mencurigakan orang yang berjalan di depan rumah.

    “AI bukan lagi masa depan. AI adalah masa kini, dan Vision AI membuktikan bahwa teknologi bisa digunakan untuk menciptakan sistem pengawasan yang lebih responsif, efisien, dan tetap mengedepankan perlindungan privasi,” kata Danny di Jakarta, Rabu (9/7/2025).

    Danny menambahkan untuk sektor pertambangan, Vision AI dapat mendeteksi kandungan mineral di dalam tanah. Vision AI yang merupakan hasil kerja sama dari berbagai raksasa teknologi global, menganalisa data tanah dan dikomparasikan dengan tanah di wilayah lain, sehingga muncul VLM yang bermanfaat. VLM atau Vision Language Model adalah model kecerdasan buatan (AI) yang dapat memproses dan memahami data teks dan visual (gambar dan video) secara bersamaan. 

    Pertambangan menjadi salah satu sektor yang disasar solusi terbaru Indosat, mengingat pasar dan permintaan besar di sektor ini. Selain pertambangan, ada juga sektor logistik dan perkebunan.

    “Ketiga sektor disasar karena secara permintaan besar,” kata Danny. 

    Harga

    Solusi ini tersedia dalam bentuk AI Box, kamera yang sudah siap AI, sensor 3D stereo, serta platform pelatihan AI yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri tertentu.

    Fleksibilitas ini bertujuan memudahkan integrasi baik dengan sistem CCTV yang sudah ada maupun yang baru, sehingga dapat digunakan oleh perusahaan dari berbagai skala, mulai dari UMKM hingga korporasi besar.

    Secara operasional, Vision AI dapat bekerja di berbagai skenario di lapangan. Mulai dari pemantauan otomatis di zona berbahaya, penghitungan dan analisis lalu lintas untuk kepentingan publik, pengawasan keamanan area publik secara proaktif, hingga pemahaman perilaku konsumen di sektor ritel dan layanan publik.

    Mengenai harga, setiap paket memiliki tarif yang berbeda. Namun untuk paket terendah dibandrol dengan kisaran Rp30 juta per unit, di mana pengguna telah mendapat pemasangan, perawatan, fitur-fitur AI unggulan dan lain sebagainya. 

    Dengan dukungan sovereign cloud, pusat data lokal, dan ekosistem co-creation bersama para mitra teknologi, Vision AI digadang-gadang menjadi bagian dari strategi holistik Indosat Business dalam memperkuat transformasi digital yang inklusif, aman, dan sesuai dengan regulasi nasional.

    “Inisiatif ini juga mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem AI yang mandiri dan berdaya saing global, sekaligus menjawab kebutuhan industri yang kian mendesak terhadap solusi pengawasan berbasis data yang lebih canggih,” kata Danny.

    Danny juga memastikan bahwa akurasi data yang disampaikan oleh solusi Vision AI telah teruji. Dengan sistem yang ada di dalamnya, akurasi akan makin kuat dan dipastikan perangkat tidak berhalusinasi. 

  • Situs Mesir Ungkap Fakta Ikan Paus Pernah Punya Kaki dan Hidup di Darat

    Situs Mesir Ungkap Fakta Ikan Paus Pernah Punya Kaki dan Hidup di Darat

    Bisnis.com, JAKARTA — Mesir memiliki tempat bersejarah, yang menjadi bukti bahwa ikan paus merupakan evolusi dari makhluk darat berkaki, bernama Wadi Al-Hitan atau Whale Valley.

    Situs bersejarah yang terletak di wilayah Gurun Barat Mesir ini terkenal karena koleksi fosil purbanya, bahkan telah menjadi situs Warisan Dunia UNESCO sejak 2005.

    Kerangka dan dan fosil laut yang ada di tempat itu berasal dari zaman Eosen akhir (55,8 juta hingga 33,9 juta tahun lalu), ketika wilayah yang kini dikenal sebagai Mesir tenggelam di bawah Samudra Tethys. Pada masa itu pula paus baru saja berevolusi menjadi makhluk laut, menurut UNESCO.

    Dalam videonya di kanal YouTube, Ahli paleontologi telah menemukan lebih dari 400 kerangka paus purba di Whale Valley sejak awal abad ke-20.

    Dimulai pada 1902, para ilmuwan menemukan spesies bernama Basilosaurus Isis, yang tumbuh hingga sepanjang 18 meter. Fosil itu terlihat seperti sedang memakan paus lainnya yang lebih kecil, dengan menghancurkan tengkorak sebelum melahapnya.

    “Basilosaurus isis sendiri memiliki moncong yang panjang dan dipersenjatai dengan gigi seri yang runcing serta gigi pipi yang tajam,” Ungkap Peneliti, Manja Voss di Museum of Naturkunde Berlin, mengenai ciri fisik paus purba tersebut, dikutip dari Livescience.

    Kemudian pada tahun 1989, sebuah tim paleontologis dari Universitas Michigan dan Museum Geologi Mesir menemukan kerangka Basilosaurus Isis dengan tungkai belakang, kaki, dan jari kaki yang terawetkan.

    Penemuan itu jadi berkontribusi penting dengan menjadi membuktikan bahwa paus modern adalah evolusi dari mamalia darat. Tulang panggul yang masih ada pada paus modern menunjukkan sisa-sisa ciri fisik dari nenek moyang mereka.

    Dari temuan-temuan yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa fosil-fosil di Whale Valley merupakan archaeocetes, atau sekelompok mamalia dari Eosen yang kemudian berevolusi menjadi paus dan lumba-lumba di masa kini.

    Sejak 2005, ketika ditemukan kembali kerangka Basilosaurus Isis yang terawetkan di Whale Valley, UNESCO pun menjadikannya sebagai situs Warisan Dunia. Sejak saat itu pula fosil-fosil lainnya ditemukan, termasuk kura-kura Eosen kuno, ikan bertulang, hiu, pari, buaya, sapi laut, dan kerang.

    Kini, Whale Valley beroperasi sebagai museum terbuka, yang dilindungi secara ketat, lengkap dengan pusat pengunjung serta akses mudah bagi wisatawan. Para peneliti juga akan terus mempelajari lebih lanjut geologi area tersebut, dan menemukan fosil-fosil baru lainnya. (Muhamad Rafi Firmansyah Harun)

  • Respons Indosat soal Wacana Komdigi Terapkan Kebijakan 1 NIK untuk 3 Nomor

    Respons Indosat soal Wacana Komdigi Terapkan Kebijakan 1 NIK untuk 3 Nomor

    Bisnis.com, JAKARTA—  PT Indosat Tbk. (ISAT) mengungkap dukungan terhadap rencana Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang akan memperketat aturan pembatasan maksimal tiga nomor prabayar untuk satu Nomor Induk Kependudukan (NIK). 

    Namun demikian, Direktur dan Chief Business Officer Indosat, Muhammad Buldansyah, menyoroti aspek kepraktisan dan implikasi dari kebijakan tersebut jika diterapkan.

    Dani mencontohkan, satu NIK telah digunakan oleh beberapa nomor dalam lingkup keluarga. Misal, nomor NIK A dipakai oleh anak-anak dari A. Sementara itu, A membutuhkan nomor dari operator lainnya untuk alternatif.  

    Jika dibatasi 1 NIK hanya boleh menggunakan 3 nomor saja – dari yang sebelumnya mereka boleh menggunakan 9 nomor dengan batas maksimal masing-masing operator 3 nomor per operator-  maka akan banyak nomor yang dihilangkan. 

    “Satu NIK kadang dipakai oleh banyak orang, enggak cuma satu orang saja, tapi keluarganya. Di luar nomor yang dia gunakan, lagi orang tersebut sudah punya dua nomor, tiga nomor sendiri. Apakah praktis?” kata Buldansyah ditemui usai acara Launching Vision AI di Kantor Indosat MX Center di Jakarta pada Rabu (9/7/2025). 

    Buldansyah mengatakan prinsip utama dalam pembatasan nomor adalah pertanggungjawaban pengguna. Serta memastikan setiap nomor yang digunakan bisa ditelusuri dengan jelas pemiliknya. Terlebih menurutnya, membatasi jumlah nomor bukan berarti nanti tidak akan terjadi fraud, spam, atau scam.

    Lebih lanjut, Buldansyah juga menyinggung soal beban biaya registrasi yang selama ini ditanggung oleh operator, meskipun kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepatuhan terhadap regulasi pemerintah.

    Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengkaji penerapan sanksi bagi operator seluler yang tidak mematuhi aturan pembatasan tiga nomor untuk satu NIK.

    Meski aturan tersebut sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi, belum ada ketentuan eksplisit soal sanksi dalam regulasi yang ada.

    “Permen itu belum mengatur sanksi ya, ini yang sedang kami exercise, mungkin kami akan keluarkan Permen baru yang mengatur sanksi bagi operator selular yang tidak mematuhi itu,” kata Meutya dalam Rapat Kerja bersama Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (7/7/2025).

    Dia juga menekankan pentingnya pemutakhiran data pelanggan oleh operator seluler demi mendukung transformasi digital nasional dan menjaga keamanan siber.

    “Pada prinsipnya, kami menyampaikan kepada operator selular untuk melakukan pemutakhiran data yang sudah kami sampaikan juga secara publik,” katanya.

    Pemerintah juga meminta dukungan DPR untuk melakukan pengawasan ketat terhadap operator, mengingat total nomor aktif di Indonesia mencapai lebih dari 350 juta. Meutya menambahkan bahwa dominasi pelanggan prabayar di Indonesia, yang mencapai 96,3%, menciptakan tantangan tersendiri dibandingkan dengan negara lain yang umumnya didominasi pelanggan pascabayar.

    Dalam kesempatan yang sama, Meutya mengungkapkan bahwa pemerintah juga akan mendorong percepatan migrasi ke e-SIM. Dari sekitar 25 juta perangkat yang sudah mendukung e-SIM, baru sekitar 1 juta yang bermigrasi.

    “Upaya ini bukan semata-mata untuk migrasi teknologi, melainkan demi keamanan data dan peningkatan layanan bagi masyarakat. Terlebih saat migrasi ke e-SIM dilakukan pendataan ulang, biometrik, dan akan didorong layanan-layanan IoT lainnya,” ujar Meutya.

  • Alibaba Cloud Siapkan Hampir Rp1 Triliun untuk Perkuat Pasar, Termasuk di Indonesia

    Alibaba Cloud Siapkan Hampir Rp1 Triliun untuk Perkuat Pasar, Termasuk di Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA — Alibaba Cloud berencana mengucurkan dana US$60 juta atau setara dengan Rp972,3 miliar ke sejumlah negara termasuk Indonesia. Di Tanah Air, sebagian dari investasi itu dialokasikan untuk kemitraan dengan 2 perusahaan.

    Vice President of Global Partners & Alliances, Alibaba Cloud Intelligence, Raymond Ma, mengatakan yang dimaksud yaitu antara Alibaba Cloud dan PT Bespin Global Indonesia, serta Electrum Cloud.

    Kerja sama perusahaan raksasa teknologi asal China dengan PT Bespin Global Indonesia bakal membantu perusahaan-perusahaan di Indonesia dalam memanfaatkan teknologi AI dari Alibaba secara aman dan efektif.

    Sementara itu, kerja sama dengan Electrum Cloud dibangun untuk menyediakan solusi AI yang dapat disesuaikan, layanan konsultasi strategis, serta fokus pada pengembangan talenta AI dan dukungan bagi komunitas developer di Indonesia.

    “Komitmen tersebut mengalir ke kemitraan antara Alibaba Cloud dengan PT Bespin Global Indonesia, serta kemitraan dengan Electrum Cloud,” kata Raymond dalam keterangan resmi perusahaan yang dikirim kepada Bisnis, Selasa (8/7/2025).

    Secara keseluruhan, investasi ini akan dialokasikan secara strategis untuk mendukung kampanye pemasaran kolaboratif, program insentif dan rabat, serta berbagai inisiatif pengembangan kapabilitas, guna mendorong pertumbuhan yang saling menguntungkan antara perusahaan dan para mitra.

    Komitmen ini disebut bertujuan membantu mitra dalam memperluas basis pelanggan, meningkatkan keahlian teknis, serta mempercepat adopsi solusi cloud dan AI tingkat lanjut bagi bisnis di seluruh dunia.

    “Dengan membekali mitra kami dengan sumber daya canggih, insentif khusus, serta akses langsung ke teknologi AI mutakhir, kami tidak sekadar membangun jalur distribusi. Namun, juga membentuk ekosistem sinergis yang akan mempercepat transformasi digital dan membuka peluang baru bagi bisnis secara global di era AI ini,” jelasnya.

    Sejak 2024, Alibaba Cloud aktif menjalin kemitraan strategis dengan beberapa pemangku kepentingan di Tanah Air, termasuk Telkom dan Perhutani, serta menjadi pusat data utama untuk GoTo Financial.

    Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan bisnis, khususnya dalam mendukung digitalisasi di perusahaan-perusahaan besar Indonesia.

    Selain fokus pada kerja sama bisnis, Alibaba Cloud berinvestasi dalam pengembangan talenta AI-ready. Seperti pendirian skill center di Universitas Indonesia, program Alibaba Cloud Indonesia GenAI Hackathon 2025 bersama GoTo, serta pelatihan talenta AI di Universitas Muhammadiyah Pendidikan Sorong dan Universitas Pendidikan Mandalika.

    “Inisiatif-inisiatif ini menjadi keunggulan baru dibanding tahun lalu, karena Alibaba Cloud kini semakin menaruh perhatian pada pengembangan ekosistem dan talenta lokal,” ujarnya.

  • Mark Zuckerberg Kembali Bajak Talenta AI, Setelah OpenAI Giliran Apple jadi Korban

    Mark Zuckerberg Kembali Bajak Talenta AI, Setelah OpenAI Giliran Apple jadi Korban

    Bisnis.com, JAKARTA —  Meta, raksasa teknologi induk Facebook dan Instagram, kembali merekrut pentolan utama di bidang Artificial intelligence (AI) perusahaan lain. 

    Menurut laporan Bloomberg pada 8 Juni 2025, perusahaan milik Mark Zuckerberg tersebut membajak Ruoming Pang, Kepala Model AI Apple, untuk bergabung dengan tim superintelligence terbaru Meta.

    Pang sebelumnya memimpin tim internal Apple yang bertanggung jawab melatih model fondasi AI yang mendasari Apple Intelligence dan fitur-fitur AI yang berjalan langsung di perangkat (on-device). 

    Namun, kinerja model AI Apple sejauh ini dinilai belum mampu menyaingi model dari perusahaan lain seperti OpenAI, Anthropic, maupun Meta sendiri.

    Apple bahkan disebut-sebut tengah mempertimbangkan untuk menggandeng pihak ketiga dalam mendukung peningkatan kecerdasan Siri versi terbaru yang akan dirilis.

    Sumber Bloomberg menyebut, hengkangnya Pang bisa menjadi sinyal awal dari potensi eksodus yang lebih besar di unit AI Apple yang disebut tengah menghadapi sejumlah tantangan internal.

    Sementara itu, bagi Meta, kehadiran Pang dinilai akan memperkuat fokus perusahaan dalam pengembangan model AI kecil yang dapat berjalan langsung di perangkat. 

    Sebelumnya, Meta juga dikabarkan berhasil merekrut empat peneliti dari OpenAI.  Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari strategi agresif Meta dalam mengembangkan proyek superintelijensi yang dipimpin langsung oleh Zuckerberg. 

    Menurut laporan The Information yang dikutip Reuters pada Sabtu (28/6/2025) keempat peneliti yang direkrut adalah Shengjia Zhao, Jiahui Yu, Shuchao Bi, dan Hongyu Ren.  

    Mereka dikabarkan telah menyetujui tawaran untuk bergabung dengan raksasa teknologi tersebut, sebagaimana disampaikan oleh sumber yang mengetahui proses perekrutan ini. 

    Perekrutan ini terjadi hanya beberapa hari setelah laporan dari The Wall Street Journal menyebut Meta juga berhasil memboyong tiga peneliti AI lainnya dari kantor OpenAI di Zurich, yaitu Lucas Beyer, Alexander Kolesnikov, dan Xiaohua Zhai.

    Sebelumnya, Meta juga telah merekrut sejumlah pakar AI dari Google DeepMind hingga Safe Superintelligence untuk memperkuat divisi AI superintelligence mereka.