Category: Bisnis.com Tekno

  • Kode Redeem FF Hari Ini Kamis 4 September 2025, Klaim untuk Dapat SG2

    Kode Redeem FF Hari Ini Kamis 4 September 2025, Klaim untuk Dapat SG2

    Bisnis.com, JAKARTA – Kode redeem Free Fire (FF) aktif diberikan oleh Garena untuk para pemain agar mendapat hadiah secara cuma-cuma.

    Pemain yang mendapat kode redeem bisa segera menukarkannya, karena kuota terbatas dan memiliki limit waktu penukaran.

    Biasanya kode redeem terdiri dari 12 karakter berupa huruf kapital dan angka.

    Kode redeem yang tidak memenuhi kriteria tersebut kemungkinan besar kode yang dimasukkan adalah palsu atau ada kesalahan.

    Kode Redeem Paling Banyak Dicari

    Adapun kode redeem yang paling banyak dicari yakni yang memiliki hadiah skin spesial dan senjata SG2.

    Di dalam Free Fire (FF) SG 2 merujuk pada sebutan populer untuk senjata shotgun M1887. Senjata ini dikenal memiliki damage (kerusakan) paling tinggi di banding yang lain.

    Kerusakan yang diciptakan biasanya cukup berdampak meski hanya satu kali tembak. Lawan pun bisa langsung kalah, apabila peluru mengenai titik terlemah.

    SG 2 hanya memiliki dua peluru per magazine. Oleh sebab itu, penggunaan senjata ini hanya untuk akurasi jarak dekat.

    Senjata ini juga banyak digemari oleh para pemain karena memiliki jumlah skin yang unik. Skin untuk SG2 pun ada yang berkolaborasi dengan berbagai anime terkenal.

    Cara Klaim Kode Redeem Free Fire (FF)

    Cara melakukan klaim kode redeem yakni dengan mengunjungi situs resmi Garena di reward.ff.garena.com/id.

    Setelah itu, lakukan login dengan masuk ke akun Anda. Masukkan kode redeem yang sudah ada dapatkan ke dalam kotak yang tersedia.

    Klik “Confirm” untuk me-redeem kodenya agar kita mendapat hadiah. Apabila berhasil, hadiah akan masuk melalui bagian Vault pada beranda gim.

    Hadiah pun bisa langsung digunakan oleh para pemain setelah kode berhasil di-redeem.

    Pemain juga bisa melakukan redeem melalui aplikasi Free Fire secara langsung. Caranya yakni masuk ke aplikasi dan pilih ikon Event di bagian atas paling kiri.

    Masuk ke info di dashboard dan pilih website kode redeem. Masukkan 12-16 digit kode redeem lalu klik tombol konfirmasi.

    Apabila berhasil, akan muncul tulisan “Selamat Redeem Berhasil”. Itu artinya kode redeem masih bisa ditukarkan.

    Namun bila kode redeem sudah mencapai batas kuota atau kadaluarsa, maka anda tidak akan mendapat hadiah.

    Kode Redeem FF Hari Ini

    Berikut ini daftar kode redeem Free Fire yang masih berlaku dan aktif untuk ditukarkan hadiah per hari ini, Kamis (4/9/2025):

    FF1W-G7HU-IND5 (Fist Ninjutsu)
    SFWS-3JW4-81GS (Emote Pirate’s Flag)
    WSY4-G6GS-7WSP (Dragon Clouds Bundle)
    FFBR-DFXT-PMGO (Skin SG2)
    FFPN-X2KC-Z9VH (Skin SG2 One Punch Man)
    FFVS-Y3HN-T7PX (Skin SG2 Golden Glare)

  • JL-3 dan YJ-21, Rudal Mematikan China yang Dipamerkan Dihadapan Prabowo

    JL-3 dan YJ-21, Rudal Mematikan China yang Dipamerkan Dihadapan Prabowo

    Bisnis.com, JAKARTA —  Rudal JL-3 dan YJ-21 menjadi dua inovasi alutista ditampilkan China dihadapan Presiden Prabowo Subianto. Kedua rudal tersebut memiliki kemampuan yang luar biasa.

    Dalam pameran pertahanan, selain memamerkan sistem pertahanan murah untuk menghadapi ancaman drone yang semakin meluas, China juga menampilkan segudang rudal penjelajah yang dapat melumpuhkan alat perang lawan, diantaranya adalah Rudal JL-3 dan YJ-21. Berikut spesifikasinya:

    JL-3

    Rudal balistik China JL-3 adalah senjata nuklir generasi terbaru yang diluncurkan dari kapal selam, dan menjadi komponen penting dalam pengembangan triad nuklir China yang memperkuat pencegahan strategis negara tersebut.

    Rudal ini diperkirakan memiliki daya jangkau 9.000 km hingga lebih dari 10.000 km (sekitar 6.200 mil), sehingga mampu mencapai wilayah daratan Amerika Serikat dari perairan dekat China. Jangkauan JL-3 jauh melampaui pendahulunya (JL-2) yang hanya sekitar 7.200 km, sehingga meningkatkan kemampuan China untuk melakukan serangan nuklir dari lokasi-lokasi yang lebih aman di dekat pantainya

    Alat perang ini juga memiliki kemampuan MIRV (Multiple Independently targetable Reentry Vehicle), kemungkinan mampu membawa 3 hulu ledak nuklir berkekuatan 250–1000 kiloton per hulu ledak.

    Rudal Balistik JL-3 China

    Dilengkapi dengan sistem navigasi Astro-internal dan BeiDou navigation system, tingkat akurasi diperkirakan CEP (Circular Error Probable) sekitar 100 meter. JL-3 dapat pada kapal selam kelas Jin (Type 094) dan nanti di kapal selam generasi baru Type 096 yang sedang dalam pembangunan.

    JL-3 pertama kali diuji pada November 2018 di Laut Bohai. Sejak tahun 2023, JL-3 telah operasional dan digunakan pada kapal selam kelas Jin milik Angkatan Laut PLA. Rudal ini juga telah menjadi bagian dari upaya China menciptakan pencegahan nuklir berbasis laut yang kredibel serta memberi dimensi baru pada modernisasi militer China.

    YJ-21

    Rudal balistik hipersonik anti-kapal YJ-21 ditujukan untuk menghantam target laut bernilai tinggi, atau yang dijuluki militer sebagai “pembunuh kapal induk.” Rudal ini mampu melaju dengan kecepatan supersonik dan kemungkinan memiliki jangkauan lebih dari 600 km.

    YJ-21 sudah pernah diuji diluncurkan dari kapal perusak Angkatan Laut PLA, sementara media pemerintah menayangkan pesawat pengebom H-6 yang dilengkapi rudal ini, menegaskan fleksibilitas serta integrasinya dengan berbagai platform militer.

    Rudal YJ-21 dikenal sebagai “Eagle Strike 21”, yang mampu memberikan ancaman serius terhadap kapal induk dan kapal perang besar lawan dengan kecepatan dan manuver tingkat tinggi.

    Rudal ini memiliki panjang sekitar 8–9 meter, diameter: 0,76–0,85 meter, bobot sekitar 2.000 kg dan kecepatan Mach 6 (midcourse), terminal sampai Mach 10 (12.300 km/jam).

    Dengan spesifikasi tersebut, YJ-21 memiliki keunggulan berupa serangan presisi sangat cepat, dapat melintasi atmosfer sebelum masuk kembali dan melakukan manuver, sehingga meningkatkan kecepatan terminal dan efektivitas menyerang kapal induk atau destroyer lawan dan dapat diluncurkan dari kapal perang dan pengebom strategis, sehingga fleksibel dan meningkatkan daya jangkau serangan.

    YJ-21 melampaui YJ-18 dan YJ-12 dari segi jangkauan dan kecepatan, serta menambah flight path balistik seperti DF-21D namun lebih fleksibel karena bisa diluncurkan dari kapal perang/udara. Teknologi hipersonik dan terminal maneuver membuat YJ-21 menjadi ancaman baru yang lebih sulit dicegat dibandingkan generasi sebelumnya.

    HQ-29

    China juga menampilkan HQ-29, sistem yang dirancang untuk mencegat rudal musuh saat masih berada di luar angkasa. Meski detail kemampuannya masih minim, ukurannya yang besar mengisyaratkan jangkauan sangat luas. Sistem serupa di Barat adalah SM-3 Block IIA, yang dapat diluncurkan dari darat maupun kapal, meski tidak bersifat mobile di jalan raya seperti HQ-29.

  • Kemenkop Siapkan Sistem Big Data dan Ruang Monitoring KDMP, Beroperasi Maret 2026

    Kemenkop Siapkan Sistem Big Data dan Ruang Monitoring KDMP, Beroperasi Maret 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Koperasi (Kemenkop) menargetkan sistem big data dan kecerdasan buatan (AI) yang dapat memantau operasional puluhan ribu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) akan rampung pada Maret 2026.

    Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi menjelaskan bahwa sistem ini akan mengintegrasikan jaringan ekosistem digital, sehingga dapat memantau operasional KDMP. 

    Sistem tersebut dapat merekam transaksi harian, stok bahan pokok, penjualan, dan lain sebagainya dalam waktu nyata atau real time.

    Tidak hanya itu, dengan sentuhan kecerdasan buatan didalamnya, sistem juga dapat memproyeksikan kebutuhan ke depan dan pergerakan barang di KDMP.

    “Paling lama Maret tahun depan. Semuanya terintegrasi. Memantau, real time,” katanya dalam wawancara khusus dengan Bisnis di Kantor Kemenkop, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025).

    Dia memaparkan Kemenkop nantinya juga akan membangun sistem monitoring koperasi di kantor Kemenkop. 

    Dengan sistem ini, seluruh kebutuhan koperasi dapat dipantau dari jarak jauh sehingga pemerintah dapat mengetahui dengan cepat dan mendistribusikan barang dengan tepat ke wilayah-wilayah yang stok barang di koperasinya telah menipis.

    Menkop Budi Arie Setiadi

    Menurutnya, hal ini menjadi bentuk transformasi digital oleh Kopdes Merah Putih dari koperasi-koperasi yang pernah ada sebelumnya.

    Budi menyebut sistem baru itu juga akan terintegrasi dengan platform Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa Merah Putih (Simkopdes) hingga KDMP Mobile.

    Ketika ditanya perihal tantangan yang mungkin muncul berkaitan dengan keterbatasan masyarakat desa dalam mengakses platform digital, dia menyebut bahwa hampir semua penduduk Tanah Air telah mengakses internet.

    Penetrasi internet, menurutnya, bukan hambatan sebab hampir seluruh populasi Indonesia telah terhubung dengan layanan data. 

    “Jangan salah. Waktu saya Menkominfo, saya tanya, berapa banyak pengguna ponsel? Sudah 330 juta, hampir 95% di antaranya menggunakan smartphone,” ujar Budi.

    Oleh karena itu, dia menilai bahwa masyarakat desa telah melek digital. Budi tak menampik adanya ribuan desa yang belum mempunyai koneksi internet, tetapi meyakini bahwa hal tersebut dapat diatasi dalam waktu yang akan datang.

    “Dari jumlah itu, memang masih ada 5.000 desa yang belum punya koneksi. Itu pun bukan berarti satu desa, mungkin desanya 10.000 hektare, tapi 99% hutan sehingga tidak ada sinyal. Yang ada sinyal dia lokasi balai desa dan pemukimannya. Dengan teknologi bisa dibereskan. Dengan teknologi satelit bisa,” tuturnya.

  • Disney Didenda Rp144 Miliar Akibat Pengumpulan Data Pribadi Anak Secara Ilegal

    Disney Didenda Rp144 Miliar Akibat Pengumpulan Data Pribadi Anak Secara Ilegal

    Bisnis.com, JAKARTA — Walt Disney diharuskan membayar US$10 juta atau setara dengan Rp144 miliar untuk menyelesaikan tuduhan Komisi Perdagangan Federal (Federal Trade Commission/FTC) Amerika Serikat (AS) terkait dengan pengumpulan data pribadi anak-anak.

    Mengutip Reuters, data pribadi dikumpulkan dari video yang ditujukan untuk anak di YouTube tanpa memberi tahu ataupun memperoleh persetujuan orang tua. Axios merupakan pihak pertama yang melaporkan upaya penyelesaian ini, setelah dikonfirmasi oleh juru bicara Disney.

    Dalam gugatan, Disney dilaporkan melakukan kesalahan dalam hal pelabelan yang memungkinkan perusahaan itu mengumpulkan data pribadi penonton melalui YouTube dan digunakan untuk kepentingan iklan yang menargetkan anak-anak berusia di bawah 13 tahun.

    Sekadar informasi, gugatan tersebut menuduh Disney melanggar Peraturan Perlindungan Privasi Daring Anak-anak (Children’s Online Privacy Protection Rule) di AS.

    Menurut FTC, peraturan tersebut mewajibkan situs web, aplikasi, dan layanan daring lain yang ditujukan untuk anak di bawah 13 tahun untuk memberi tahu orang tua tentang informasi pribadi yang dikumpulkan.

    Serta, memperoleh persetujuan orang tua yang dapat diverifikasi sebelum mengumpulkan informasi tersebut.

    Menurut berkas pengadilan pada Selasa (2/9/2025), Disney diwajibkan menerapkan program penetapan audiens guna memastikan videonya ditandai secara tepat sebagai dibuat untuk anak-anak”jika memang sesuai.

    Sebelumnya, Laporan terbaru dari Kaspersky mengungkap lebih dari 7 juta akun layanan streaming seperti Netflix, Disney+, dan Amazon Prime Video telah menjadi korban pembobolan kredensial sepanjang 2024. Sebagian dari jumlah tersebut berada Indonesia, dengan 89 akun Disney+ dilaporkan bocor.

    Kaspersky mendeteksi 680.850 akun Disney+ yang bocor secara global, dengan Brasil sebagai negara dengan jumlah akun terbobol terbanyak, diikuti Meksiko dan Jerman. 

    Indonesia sendiri mencatat 89 akun Disney+ yang disusupi. Namun, Netflix menjadi target utama para penjahat siber, dengan 5.632.694 akun yang terekspos, menjadikannya layanan streaming paling rentan. Brasil kembali menempati posisi teratas, disusul Meksiko dan India.

    Amazon Prime Video juga tidak luput dari incaran, meski jumlahnya lebih kecil, yaitu 1.607 akun yang dibobol. Negara-negara dengan kasus terbanyak adalah Meksiko, Brasil, dan Prancis.

    Besarnya serangan tersebut memiliki korelasi dengan penonton video streaming yang mayoritas merupakan Gen Z. 

    Bagi Gen Z, platform streaming lebih dari sekadar hiburan—ini adalah bagian penting dari identitas, komunitas, dan interaksi sosial. Mereka aktif membagikan klip, meme, hingga teori penggemar di media sosial. Namun, kebiasaan daring ini membawa risiko tersendiri. 

    Perangkat yang digunakan untuk streaming bisa menjadi pintu masuk malware, terutama jika pengguna mengunduh konten tidak resmi, menggunakan aplikasi bajakan, atau ekstensi browser yang disusupi.

    Malware ini diam-diam mengumpulkan kredensial login, data sesi, hingga informasi pribadi, yang kemudian dijual atau dibocorkan di forum bawah tanah.

    Sering kali, data yang awalnya hanya berupa kata sandi streaming dapat berkembang menjadi pencurian identitas atau penipuan keuangan, terutama jika pengguna menggunakan kata sandi yang sama di berbagai layanan.

  • Penampakan Alutsista China yang Dipamerkan Xi Jinping ke Prabowo hingga Putin

    Penampakan Alutsista China yang Dipamerkan Xi Jinping ke Prabowo hingga Putin

    Bisnis.com, JAKARTA – China menampilkan sejumlah inovasi alutsista terbaru dalam parade militer ‘Hari Kemenangan’ pada Rabu (3/9/2025), untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II.

    Melansir Bloomberg, aroma pesan geopolitik sangat kental dalam parade militer yang digelar 10 tahun sekali ini. Hampir seluruh sistem persenjataan diberi label agar mudah dikenali kamera, sementara desain rudal baru berukuran besar mengisyaratkan jangkauan serangan lebih jauh dan muatan lebih besar.

    China juga menegaskan fokus pada sistem pertahanan murah untuk menghadapi ancaman drone yang semakin meluas.

    Teknologi otonom menjadi salah satu daya tarik utama dalam parade militer ini. Robot berbentuk anjing yang diangkut dengan kendaraan lapis baja ikut dipamerkan, yang menjadi simbol kemajuan China dalam membangun sistem tak berawak di udara, darat, maupun bawah laut.

    Selain itu, sejumlah kendaraan tempur terbaru juga ditampilkan dalam parade tersebut.  Berikut penampakannya:

    DF-5C

    DF-5c/Bloomberg-Qilai Shen

    Salah satu sorotan dari Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) adalah DF-5C, varian rudal balistik antarbenua yang pertama kali dioperasikan pada dekade 1970-an.

    Kantor Berita Xinhua menyebut rudal ini memiliki “jangkauan serangan global.” Namun, belum jelas perbedaannya dengan DF-5B yang juga sudah mampu menjangkau antarbenua.

    Rudal ini ditampilkan dalam beberapa bagian, dengan diameter besar yang menandakan kapasitas muatan berat, perangkat penangkal tambahan, atau fitur lain yang meningkatkan bobot.

    DF-61

    DF-61 merupakan desain yang sepenuhnya baru, yang memiliki ukuran besar sehingga hampir pasti merupakan rudal balistik antarbenua.

    Dalam beberapa tahun terakhir, intelijen Amerika Serikat mengungkapkan bahwa China bereksperimen dengan sistem bombardemen orbit parsial — teknologi era Perang Dingin yang menempatkan hulu ledak nuklir di orbit parsial agar dapat mengelilingi bumi sebelum diarahkan ke sasaran.

    Belum diketahui apakah DF-61 termasuk bagian dari program tersebut, tetapi peluncur berukuran besar akan sangat mendukung misi itu.

    JL-3

    Jl-3./Bloomberg-Qilai Shen

    Rudal balistik generasi terbaru yang diluncurkan dari kapal selam, JL-3, memperkuat kemampuan armada nuklir bawah laut China untuk menyerang target jarak jauh, termasuk Amerika Serikat, dari lokasi peluncuran yang jauh dari perairan domestik.

    Keberhasilan mengoperasikan senjata ini menjadikan China memiliki triad nuklir yang solid: rudal balistik antarbenua, rudal dan bom yang diluncurkan dari udara, serta rudal balistik kapal selam. Dengan begitu, Beijing memastikan kemampuan melancarkan serangan balasan dalam skenario perang nuklir, sehingga persenjataan strategisnya tidak mudah dihancurkan secara pre-emptive.

    YJ-21

    YJ-21./Bloomberg-Qilai Shen

    Rudal balistik hipersonik anti-kapal YJ-21 ditujukan untuk menghantam target laut bernilai tinggi, atau yang dijuluki militer sebagai “pembunuh kapal induk.” Rudal ini mampu melaju dengan kecepatan supersonik dan kemungkinan memiliki jangkauan lebih dari 600 km.

    YJ-21 sudah pernah diuji diluncurkan dari kapal perusak Angkatan Laut PLA, sementara media pemerintah menayangkan pesawat pengebom H-6 yang dilengkapi rudal ini, menegaskan fleksibilitas serta integrasinya dengan berbagai platform militer.

    YJ-17

    YJ-17/Bloomberg-Qilai Shen

    YJ-17, rudal hipersonik terbaru dalam arsenal China, merupakan senjata anti-kapal yang diperkirakan mampu menempuh jarak lebih dari 700 mil dengan kecepatan berkali lipat dari kecepatan suara. Rudal ini diduga menggunakan teknologi “waverider” — memanfaatkan gelombang kejut untuk memperoleh dorongan tambahan.

    Dalam parade, rudal ini ditampilkan di atas truk, namun bila dioperasikan dari kapal perang China, keberadaannya dapat menghadirkan ancaman baru bagi kapal induk Amerika Serikat, termasuk yang berada jauh di luar zona pertahanan tradisional China.

    Senjata Energi Terarah

    Pada lini pertahanan, truk LY-1 tampak membawa senjata energi terarah berukuran besar, kemungkinan berbasis laser. Sistem energi terarah kini menjadi fokus utama pertahanan terhadap drone dan ancaman berskala rendah lain karena biayanya per tembakan jauh lebih murah dibandingkan menggunakan rudal atau meriam kendali radar.

    HQ-29

    HQ-29/Bloomberg-Qilai Shen

    China juga menampilkan HQ-29, sistem yang dirancang untuk mencegat rudal musuh saat masih berada di luar angkasa. Meski detail kemampuannya masih minim, ukurannya yang besar mengisyaratkan jangkauan sangat luas. Sistem serupa di Barat adalah SM-3 Block IIA, yang dapat diluncurkan dari darat maupun kapal, meski tidak bersifat mobile di jalan raya seperti HQ-29.

    AJX002

    AJX002 tampak sebagai drone bawah laut berukuran besar generasi baru, atau kendaraan bawah laut tanpa awak, yang dapat digunakan untuk misi pengawasan, pengumpulan intelijen, hingga operasi ofensif seperti penanaman ranjau.

    Kapal Tempur

    Combat ship/Bloomberg-Qilai Shen

    Sebuah kapal tempur kecil baru juga dipamerkan dalam parade. Meski tanpa tanda identitas jelas, kapal ini tampaknya dirancang dapat beroperasi dengan maupun tanpa awak, serta dilengkapi fitur siluman seperti antena tersembunyi yang membuatnya sulit terdeteksi radar.

  • OpenAI Alihkan Percakapan Sensitif ke GPT-5 dan Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua

    OpenAI Alihkan Percakapan Sensitif ke GPT-5 dan Siapkan Fitur Kontrol Orang Tua

    Bisnis.com, JAKARTA — OpenAI mengumumkan rencana untuk mengalihkan percakapan sensitif ke model penalaran seperti GPT-5 serta menghadirkan fitur kontrol orang tua dalam waktu sebulan ke depan.

    Dalam pernyataan resmi ChatGPT mengungkapkan pihaknya baru-baru ini memperkenalkan sistem router real-time yang dapat memilih antara model percakapan efisien dan model penalaran berdasarkan konteks. 

    “Dalam waktu dekat, kami akan mulai mengalihkan percakapan sensitif seperti ketika sistem mendeteksi tanda-tanda tekanan akut ke model penalaran seperti GPT-5, agar mampu memberikan respons yang lebih bermanfaat,” tulis OpenAI dalam pernyataan resminya dikutip dari lamab TechCrunch pada Rabu (3/9/2025).

    Model GPT-5 dan o3 disebut dirancang untuk menghabiskan lebih banyak waktu dalam menalar sebelum menjawab, sehingga dinilai lebih tahan terhadap manipulasi percakapan.

    Selain itu, OpenAI juga akan menghadirkan kontrol orang tua yang memungkinkan akun orang tua ditautkan dengan akun remaja melalui undangan email. 

    Fitur ini memungkinkan penerapan aturan perilaku model yang sesuai usia secara otomatis, termasuk pembatasan memori dan riwayat percakapan. 

    Para pakar menilai riwayat percakapan dapat memicu masalah seperti delusi, ketergantungan, dan penguatan pola pikir berbahaya. Kontrol orang tua juga memungkinkan adanya notifikasi saat sistem mendeteksi remaja berada dalam kondisi tekanan akut. 

    Keputusan Open AI muncul setelah kasus bunuh diri remaja Adam Raine, yang sempat berdiskusi dengan ChatGPT terkait niat mengakhiri hidupnya. Aplikasi tersebut bahkan memberikan informasi tentang metode bunuh diri. Orang tua Raine kini melayangkan gugatan kematian tidak wajar terhadap OpenAI.

    Dalam sebuah unggahan blog pekan lalu, OpenAI pun mengakui kelemahan sistem keamanannya, termasuk kegagalan menjaga batasan selama percakapan panjang. Para pakar menilai hal ini berakar dari desain model itu sendiri, yang cenderung memvalidasi pernyataan pengguna dan mengikuti alur percakapan berdasarkan prediksi kata berikutnya, alih-alih mengalihkan topik berbahaya.

    Kasus ekstrem juga terlihat pada insiden Stein-Erik Soelberg, yang diberitakan The Wall Street Journal. Soelberg, penderita gangguan mental, menggunakan ChatGPT untuk memperkuat paranoidanya mengenai teori konspirasi.

    Delusi itu berkembang hingga membuatnya melakukan pembunuhan terhadap ibunya sebelum akhirnya bunuh diri bulan lalu.

    Meski begitu, sejumlah pertanyaan masih diajukan kepada OpenAI, termasuk bagaimana deteksi dilakukan secara real-time, sejak kapan aturan perilaku sesuai usia diterapkan, hingga kemungkinan penerapan batas waktu penggunaan bagi remaja.

    Sebelumnya, OpenAI sudah menambahkan pengingat jeda penggunaan saat sesi berlangsung lama, meski belum sampai memutus akses pengguna yang berpotensi terjebak dalam spiral percakapan berbahaya.

    Langkah-langkah baru ini merupakan bagian dari “inisiatif 120 hari” yang dirancang untuk memperkenalkan rencana peningkatan keamanan sepanjang tahun. 

    OpenAI juga menyatakan tengah bekerja sama dengan pakar di bidang kesehatan remaja, gangguan makan, penyalahgunaan zat, hingga kesehatan mental melalui Global Physician Network dan Expert Council on Well-Being and AI untuk membantu mendefinisikan indikator kesejahteraan, menyusun prioritas, serta merancang perlindungan ke depan.

    Namun, respons ini dinilai masih kurang memadai oleh Jay Edelson, kuasa hukum keluarga Raine.

    “OpenAI tidak perlu panel ahli untuk mengetahui bahwa ChatGPT 4o berbahaya. Mereka sudah tahu sejak hari pertama produk itu diluncurkan. Sam Altman seharusnya tidak bersembunyi di balik tim PR. Dia harus tegas menyatakan bahwa ChatGPT aman, atau segera menariknya dari pasar,” ujarnya.

  • Apple Bakal Rilis iPhone Lipat, Target Penjualan Naik hingga 25 Juta Unit 2027

    Apple Bakal Rilis iPhone Lipat, Target Penjualan Naik hingga 25 Juta Unit 2027

    Bisnis.com, JAKARTA — Apple dikabarkan siap merilis iPhone lipat (iPhone Fold) pertama pada akhir 2026. Rumor tersebut makin kuat setelah laporan terbaru dari analis menunjukkan optimisme tinggi dari raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu.

    Dilansir dari GSMArena, Rabu (3/9/2025) Apple menaikkan proyeksi pengiriman iPhone Fold menjadi 8 juta –10 juta unit pada 2026, naik dari perkiraan sebelumnya di kisaran 6 juta – 8 juta unit. Jumlah tersebut kemudian diperkirakan melonjak drastis menjadi 20–25 juta unit pada 2027.

    Tidak hanya iPhone Fold, Apple juga dikabarkan tengah menyiapkan iPad lipat yang dijadwalkan meluncur pada 2028. Namun, perangkat ini diprediksi akan lebih terbatas peminatnya. Proyeksi pengiriman hanya berkisar 0,5–1 juta unit di tahun peluncuran, mencerminkan posisinya sebagai produk khusus bagi segmen tertentu.

    Selain lini perangkat lipat, Apple juga disebut menyiapkan headset baru bernama Vision Air, yang direncanakan hadir pada 2027. Produk ini digadang-gadang sebagai jawaban atas keluhan utama pengguna Vision Pro, yaitu berat dan harga yang mahal.

    Vision Air diperkirakan akan 40% lebih ringan dan dijual dengan harga kurang dari setengah Vision Pro. Target pengirimannya diproyeksikan mencapai 1 juta unit di tahun pertama — jauh lebih tinggi dibanding Vision Pro yang sejak peluncurannya hanya terjual sekitar 400.000 unit.

    Sebelumnya, Apple juga dikabarkan akan menghilangkan slot kartu SIM fisik pada seluruh lini iPhone 17 khusus pasar Uni Eropa, membuat eSIM menjadi satu-satunya opsi konektivitas seluler.

    Sumber anonim yang familiar dengan persoalan ini menyebut Apple telah meminta seluruh karyawan reseller resmi di Eropa mengikuti pelatihan aktivasi eSIM yang wajib rampung sebelum 5 September, atau hanya empat hari sebelum event peluncuran global digelar.

    Materi pelatihan tersebut bahkan tercantum di aplikasi resmi internal Apple yakni SEED, yang selama ini digunakan sebagai standar pelatihan di Apple Store maupun reseller resmi di berbagai negara.

    Langkah ini menandai perluasan strategi yang sebelumnya sudah diterapkan Apple di Amerika Serikat sejak era iPhone 14, di mana semua model sudah tidak lagi memiliki slot SIM fisik dan sepenuhnya mengandalkan eSIM.

    Jika rumor ini benar, Eropa bakal menjadi kawasan kedua yang turut menerima perubahan signifikan pada perangkat iPhone setelah Amerika Serikat, dan dimungkinkan akan disusul oleh pasar global lain, meski beberapa pasar besar seperti China—yang masih menuntut dukungan dual SIM fisik—kemungkinan tetap mendapat pengecualian.

  • Starlink Bukan Pilihan, Proyek Internet di AS justru Mengalir ke Kuiper Amazon

    Starlink Bukan Pilihan, Proyek Internet di AS justru Mengalir ke Kuiper Amazon

    Bisnis.com, JAKARTA — Negara bagian Wyoming, Amerika Serikat, memilih proyek satelit internet milik Amazon, Kuiper, untuk memperluas layanan internet berkecepatan tinggi ke lebih dari 15.000 lokasi yang masih minim akses. 

    Keputusan ini diambil meskipun Kuiper hingga kini belum resmi meluncurkan layanan komersialnya.

    Melansir laman PCMag pada Rabu (3/9/2025) langkah tersebut menjadi bagian dari program Broadband Equity, Access, and Deployment (BEAD), yang memanfaatkan dana federal untuk memperluas konektivitas internet serta menutup kesenjangan akses digital di Wyoming. 

    Berdasarkan proposal yang diajukan, Kuiper ditugaskan untuk melayani sekitar 40% dari total 38.000 lebih lokasi sasaran. Atas komitmen ini, Amazon akan menerima subsidi hampir US$10 juta atau sekitar Rp164,18 miliar.

    Sebaliknya, pesaing utamanya, Starlink milik SpaceX, hanya ditugaskan melayani 629 lokasi dengan dukungan pendanaan sekitar US$1 juta atau sekitar Rp16,42 miliar.

    Adapun porsi terbesar, lebih dari US$198 juta, tetap dialokasikan bagi penyedia jaringan serat optik (fiber) dan nirkabel tetap (fixed wireless), menurut keterangan eksekutif pemasaran broadband Doug Adams.

    Proposal Wyoming muncul setelah pemerintahan Trump merevisi aturan BEAD dengan menekankan prinsip netralitas teknologi dan efisiensi biaya. Revisi ini membuka peluang lebih besar bagi penyedia internet satelit untuk ikut bersaing mendapatkan dana federal.

    Beberapa negara bagian seperti Montana, Ohio, Colorado, dan kini Wyoming, mulai mengalokasikan sebagian besar proyek BEAD untuk layanan satelit. 

    Namun, banyak negara bagian lain tetap mengutamakan jaringan fiber yang dianggap lebih cepat dan stabil. Kondisi tersebut mendorong SpaceX meminta Departemen Perdagangan AS turun tangan meninjau ulang distribusi dana.

    Menariknya, Wyoming mengikuti langkah Colorado yang juga lebih memilih Kuiper ketimbang Starlink dalam urusan penyediaan satelit internet. 

    Padahal, Kuiper sendiri belum memiliki pelanggan aktif meski telah dikembangkan selama bertahun-tahun. Alasan pemilihan Kuiper belum dijelaskan resmi oleh kantor broadband Wyoming. 

    Namun, dalam proposal, Amazon berjanji menyediakan kecepatan unduh minimal 150 Mbps di lokasi BEAD, lebih tinggi dibandingkan kontrak Starlink yang hanya di kisaran 100 Mbps. Selain itu, kapasitas jaringan Starlink juga diduga menjadi perhatian, mengingat layanan ini sudah dipakai oleh lebih dari 2 juta pelanggan di seluruh AS.

    Sesuai aturan BEAD, baik Kuiper maupun Starlink diwajibkan memberikan perangkat antena parabola secara gratis dan menyediakan kapasitas jaringan khusus bagi lokasi yang ditetapkan.

    Saat ini, Amazon baru memiliki sekitar 100 satelit Kuiper di orbit dan berencana meluncurkan puluhan satelit tambahan dalam beberapa bulan ke depan. Meski demikian, belum ada kejelasan kapan layanan internet Kuiper akan resmi beroperasi maupun berapa biaya langganan yang akan dikenakan kepada pelanggan.

  • POCO X6 Pro 5G Turun jadi Rp3,8 Juta

    POCO X6 Pro 5G Turun jadi Rp3,8 Juta

    Bisnis.com, JAKARTA— Xiaomi kembali merilis daftar harga terbaru untuk lini smartphone pada September 2025. Sejumlah model andalan, mulai dari Xiaomi Series, Redmi Series, hingga POCO Series, mengalami penyesuaian harga, baik tetap maupun turun cukup signifikan. 

    Dari daftar tersebut, terlihat beberapa penurunan harga cukup mencolok. Salah satunya terjadi pada POCO X6 Pro 5G (12 GB + 512 GB) yang kini dibanderol Rp3,799 juta, turun Rp1,2 juta dari harga sebelumnya Rp4,999 juta. 

    Penurunan besar juga terlihat pada POCO F6 (12 GB + 512 GB) yang turun Rp1,1 juta menjadi Rp4,599 juta, serta Redmi Note 13 Pro+ 5G (12 GB + 512 GB) yang turun Rp900.000 menjadi Rp5,099 juta.

    Selain model kelas menengah, penyesuaian harga juga menyentuh segmen entry-level. Misalnya, Redmi 13 (8 GB + 256 GB) kini hanya Rp1,799 juta dari sebelumnya Rp2,199 juta. Berikut ini adalah daftar harga lengkap katalog produk Xiaomi bulan September 2025, dilansir laman resminya Selasa (2/9/2025): 

    Xiaomi Series:

    Xiaomi 15 Ultra Rp16.999.000  
    Xiaomi 15 Rp11.999.000 
    Xiaomi 14T dari Rp6.499.000 jadi Rp5.999.000
    Xiaomi 14T Pro Rp8.499.000  
    Xiaomi 14 dari Rp11.999.000 jadi Rp10.499.000

    Redmi Series:  

    1. Redmi Note 14 Pro+ 5G:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp5.999.000 jadi Rp5.599.000  

    — 8 GB + 256 GB dari Rp5.499.000 jadi Rp5.099.000  

      

    2. Redmi Note 14 Pro 5G: 

    —12 GB + 512 GB dari Rp4.999.000 jadi Rp4.599.000 

    — 8 GB + 256 GB dari Rp4.399.000 jadi Rp3.999.000 

    3. Redmi Note 14 5G:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp3.999.000 jadi Rp3.699.000 

    —8 GB + 256 GB Rp3.199.000  

    4. Redmi Note 14: 

    — 8 GB + 256 GB Rp2.599.000 

    — 8 GB + 128 GB Rp2.399.000  

    5. Redmi Note 13 Pro+ 5G:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp5.999.000 jadi Rp5.099.000 

    6. Redmi Note 13 Pro 5G: 

    — 12 GB + 512 GB Rp4.999.000  

    — 8 GB + 256 GB Rp4.399.000

    7. Redmi Note 13 5G: 

    — 8 GB + 256 GB Rp3.199.000  

    8. Redmi Note 13 Pro: 

    — 8 GB + 256 GB Rp3.799.000  

    Smartphone Redmi Note 14

    9. Redmi Note 13:  

    —8 GB + 256 GB Rp2.799.000  

    — 8 GB + 128 GB Rp2.499.000 

    10. Redmi 13: 

    — 8 GB + 256 GB dari Rp2.199.000 jadi Rp1.799.000 

    — 8 GB + 128 GB dari Rp1.999.000 jadi Rp1.699.000  

    11. Redmi 14c: 

    — 8 GB + 256 GB dari Rp1.799.000 jadi Rp1.599.000  

    — 6 GB + 128 GB dari Rp1.499.000 jadi Rp1.399.000  

    12. Redmi 13x:  

    — 8 GB + 256 GB Rp1.799.000 

    — 8 GB + 128 GB Rp1.699.000  

    13. Redmi 13c Rp1.499.000  

    14. Redmi A5 dari Rp1.199.000 jadi Rp 1.149.000  

    15.  Redmi A3: 

    — 4 GB + 128 GB dari Rp1.199.000 jadi Rp1.099.000

    POCO Series: 

    1. POCO F7 Ultra: 

    —16 GB + 512 GB Rp10.999.000 

    — 16 GB + 256 GB Rp9.999.000  

    2. POCO F7 Pro: 

    — 12 GB + 512 GB Rp7.499.000  

    Smartphone Poco X6

    3. POCO F7:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp5.999.000  

    4. POCO X7 Pro 5G: 

    — 12 GB + 512 GB Rp4.999.000

    5. POCO F6:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp5.699.000 jadi Rp4.599.000  

    — 8 GB + 256 GB Rp4.999.000  

    6. POCO X7 5G: 

    — 12 GB + 512 GB dari Rp4.399.000

    — 8 GB + 256 GB dari Rp3.799.000

    7. POCO M7 Pro 5G:  

    — 8 GB + 256 GB dari Rp2.999.000

    8. POCO M6:  

    — 8 GB + 256 GB dari Rp2.099.000 

    9. POCO C75  

    — 8 GB + 256 GB dari Rp1.749.000  

    — 6 GB + 128 GB dari Rp1.449.000  

    10. POCO C71:  

    — 4 GB + 128 GB dari Rp1.099.000 jadi Rp1.049.000  

    11. POCO X6 Pro 5G:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp4.999.000 jadi Rp3.799.000  

    12. POCO X6 5G:  

    — 12 GB + 512 GB dari Rp3.999.000 jadi Rp3.499.000  

    13. POCO M6 Pro:  

    — 8 GB + 256 GB dari Rp2.999.000 jadi Rp2.499.000  

    14. POCO C65:  

    — 8 GB + 256 GB Rp1.749.000  

    — 6 GB + 128 GB Rp1.449.000 

  • Hacker Bobol Fintech Lewat Sistem Pembayaran B2B, Potensi Kerugian Rp2,1 Triliun

    Hacker Bobol Fintech Lewat Sistem Pembayaran B2B, Potensi Kerugian Rp2,1 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan teknologi finansial asal Puerto Rico, Evertec Inc., mengungkap adanya upaya peretasan besar-besaran terhadap anak usahanya di Brasil, Sinqia S.A., dengan potensi kerugian mencapai US$130 juta atau sekitar Rp2,1 triliun.

    Dalam pengumuman resmi ke Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC), Evertec menyebut bahwa peretas berhasil menyusup ke sistem Pix—platform pembayaran real-time milik Bank Sentral Brasil—pada 29 Agustus 2025.

    Pix sendiri merupakan metode pembayaran digital yang sangat populer di Brasil sejak diluncurkan pada 2020, dengan transaksi yang berlangsung 24 jam penuh.

    “Setelah insiden terdeteksi, Sinqia segera menghentikan semua pemrosesan transaksi di lingkungan Pix dan bekerja sama dengan tim forensik siber eksternal untuk menanggulangi serangan,” ungkap perusahaan dilansir dari Bleeping Computer, Rabu (3/9/2025).

    Serangan siber ini difokuskan pada transaksi antarperusahaan (B2B) yang melibatkan dua institusi keuangan yang menjadi klien Sinqia. Media lokal Brasil sempat menyebut HSBC sebagai salah satu pihak yang terdampak, namun pihak bank memastikan bahwa dana maupun data nasabah tidak terpengaruh.

    Investigasi awal menunjukkan bahwa peretas menggunakan kredensial akun vendor TI yang dicuri untuk memperoleh akses ke lingkungan Pix milik Sinqia. Sejauh ini, Evertec menegaskan tidak ada bukti kebocoran data pribadi pelanggan.

    Evertec menambahkan bahwa sebagian dana sudah berhasil direbut kembali. Sayangnya, perusahaan tidak menyebutkan berapa total dana yang berhasil diamankan dan berapa yang raib.

    Adapun dampak yang ditimbulkan akibat serangan tersebut beragam, diantaranya reputasi dan layanan finansial. 

    Sebagai langkah pencegahan, Bank Sentral Brasil telah mencabut izin akses Sinqia ke Pix. Saat ini perusahaan tengah berkoordinasi dengan otoritas untuk memulihkan layanan, dengan memberikan detail teknis serta jaminan pengamanan tambahan.