Category: Bisnis.com Tekno

  • Fakta-fakta Gerhana Bulan Total yang Bakal Terjadi 7-8 September di Bali

    Fakta-fakta Gerhana Bulan Total yang Bakal Terjadi 7-8 September di Bali

    Bisnis.com, JAKARTA –  Stasiun Geofisika Denpasar memperkirakan gerhana bulan total di Bali terjadi pada Minggu malam (7/9/2025) hingga Senin (8/9/2025) pukul 02.11 WITA.

    Informasi tersebut diungkapkan oleh peneliti Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). 

    “Gerhana diperkirakan terjadi mulai Minggu [7/9/2025] pukul 23.26 WITA,” kata Kepala Stasiun Geofisika BMKG Denpasar Rully Oktavia Hermawan dilansir dari Antara, Sabtu (6/9/2025). 

    Menurutnya, fenomena gerhana bulan diperkirakan berlangsung hingga berakhir pada Senin, 8 September 2025 pukul 04.56 WITA dengan durasi diperkirakan sejak gerhana mulai hingga berakhir mencapai lima jam 29 menit dan 48 detik.

    BMKG menilai gerhana bulan total terjadi saat posisi matahari-bumi-bulan sejajar dalam satu garis lurus yang membuat bulan masuk ke bayangan inti (umbra) Bumi.

    Saat puncak gerhana terjadi, bulan akan terlihat berwarna merah jika langit cerah. Adapun, warna merah pada bulan disebabkan oleh hamburan gelombang Rayleigh di atmosfer bumi.

    Dengan demikian, cahaya matahari yang melewati atmosfer bumi akan terhambur, sehingga cahaya dengan panjang gelombang pendek seperti biru akan tersebar lebih banyak.

    Sedangkan cahaya dengan panjang gelombang lebih panjang seperti merah akan lolos dan mencapai permukaan bulan, sehingga bulan tampak merah.

    Berdasarkan catatan BMKG, gerhana bulan total itu merupakan yang kedua pada 2025 setelah sebelumnya terjadi pada 14 Maret dengan fase akhir dapat diamati dari sedikit wilayah di Indonesia bagian timur.

    BMKG memperkirakan gerhana bulan yang berasosiasi dengan gerhana bulan total itu terjadi lagi pada 19 September 2043.

  • Cara Bikin Miniatur Bareng Hewan Peliharaan Kesayangan Pakai Google Gemini

    Cara Bikin Miniatur Bareng Hewan Peliharaan Kesayangan Pakai Google Gemini

    Bisnis.com, JAKARTA – Aplikasi Gemini,  meluncurkan model kreasi dan pengeditan gambar baru dari Google DeepMind.

    Sejak pratinjau awal, model ini sudah menarik banyak perhatian bahkan menjadi model kreasi dan pengeditan gambar dengan rating tertinggi di dunia.

    Kini, Gemini mengintegrasikannya ke dalam aplikasi Gemini agar Anda memiliki kontrol lebih besar untuk menciptakan gambar yang sempurna.

    Gemini meluncurkan fitur pengeditan gambar bawaan di aplikasi Gemini awal tahun.

    Fokus utama Gemini adalah menjaga tampilan karakter agar tetap konsisten dari satu gambar ke gambar lainnya. Kami menyadari bahwa saat mengedit foto diri sendiri atau orang yang kita kenal baik, ketidaksempurnaan kecil sekalipun sangat berarti—gambaran yang “mirip tapi tidak sama persis” terasa kurang tepat.

    Oleh karena itu, update terbaru ini dirancang untuk memastikan foto teman, keluarga, bahkan hewan peliharaan Anda tetap terlihat konsisten seperti aslinya, baik saat Anda mencoba gaya rambut sanggul ala tahun 60-an atau mendandani chihuahua Anda dengan rok tutu.

    Cukup berikan foto kepada Gemini, dan beri tahu apa yang ingin Anda ubah untuk menambahkan sentuhan unik Anda.

    Gemini memungkinkan Anda menggabungkan beberapa foto untuk menempatkan diri Anda dalam satu gambar bersama hewan peliharaan, mengubah latar belakang ruangan untuk melihat pratinjau wallpaper baru, atau menempatkan diri Anda di mana pun di dunia yang bisa Anda bayangkan semuanya sambil tetap menjaga Anda terlihat seperti diri Anda sendiri.

    Setelah selesai, Anda bahkan bisa mengunggah kembali gambar yang sudah diedit ke Gemini untuk mengubah foto baru Anda menjadi video yang menyenangkan.

    Berikut beberapa hal yang bisa Anda coba saat menjelajahi kemampuan pengeditan gambar baru ini: 

    Ubah Kostum atau Lokasi: Unggah foto orang atau hewan peliharaan, dan model kami akan menjaga tampilan mereka tetap sama di setiap gambar saat Anda menempatkannya dalam skenario baru. Coba kenakan pakaian atau profesi yang berbeda, atau bahkan lihat penampilan Anda di dekade lain semuanya sambil tetap terlihat seperti diri Anda.
     
    Gabungkan Berbagai Foto: Kini Anda bisa mengunggah beberapa foto dan menggabungkannya untuk menciptakan adegan yang benar-benar baru. Misalnya, ambil foto Anda dan foto anjing Anda untuk menciptakan potret sempurna kalian berdua di lapangan basket.
     
    Pengeditan bertahap: Anda bisa terus mengedit gambar yang dibuat Gemini—misalnya, ambil foto ruangan kosong, cat dindingnya, lalu tambahkan rak buku, beberapa perabot, atau meja kopi. Gemini akan terus bekerja sama dengan Anda untuk mengubah bagian tertentu dari gambar sambil mempertahankan bagian lainnya.
     
    Kombinasi Desain: Terapkan gaya dari satu gambar ke objek di gambar lainnya. Anda bisa mengambil warna dan tekstur kelopak bunga dan menerapkannya pada sepasang sepatu bot hujan, atau merancang gaun menggunakan pola dari sayap kupu-kupu.

    Anda bisa mencoba kemampuan pengeditan gambar yang telah diperbarui ini di aplikasi Gemini. Semua gambar yang dibuat atau diedit di aplikasi Gemini menyertakan tanda air (watermark) yang terlihat, serta tanda air digital SynthID yang tidak terlihat, untuk menunjukkan dengan jelas bahwa gambar tersebut dibuat oleh AI

  • Cara Membuat Miniatur AI Diri Sendiri yang Bisa Bergerak, Ini Linknya!

    Cara Membuat Miniatur AI Diri Sendiri yang Bisa Bergerak, Ini Linknya!

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah cara membuat miniatur AI video diri sendiri yang bisa bergerak.

    Tren di media sosial selalu ada-ada saja. Kali ini adalah tren miniatur AI diri sendiri.

    Orang beramai-ramai membuat miniatur AI dirinya sendiri untuk diposting di media sosialnya.

    Selain penampakan ala Action Figure, juga bisa menjadi figur AI lainnya yang diinginkan.

    Pada postingan mereka, bisa dilihat jika ada sesosok action figur namun dengan wajah dan tubuh yang mirip dengan kawan Anda.

    Pada dasarnya, mereka tak benar-benar memiliki action figur tersebut.

    Sebab mereka memanfaatkan AI untuk bisa membuat gambar yang seolah menampilkan action figur diri mereka sendiri.

    Namun kali ini, AI yang digunakan bukan ChatGPT melainkan Google Gemini. 

    Mulanya, tren ini hanya menampilkan gambar statis, namun ternyata adapula beberapa pengguna yang menampilkan action figure diri mereka yang bergerak.

    Buat Anda yang ingin membuat miniatur AI action figure yang bergerak, berikut adalah tutorialnya.

    Cara Membuat Miniatur AI Diri Sendiri yang Bisa Bergerak

    Langkah 1: Buat Gambar Miniatur Action Figur Diri Kamu Sendiri

    1. Buka situs Google Gemini: https://gemini.google.com/app

    2. Pilih tanda “+”

    3. Pilih foto yang hendak diubah.

    4. Masukkan prompt kemudian tekan Enter

    5. Tunggu hasilnya

    Anda bisa menggunakan prompt berikut ini:

    “Create a 1/7 scale miniature figure based on the uploaded photo, in a realistic style and environment. Place the figure on a computer desk, standing on a circular transparent acrylic base without any text. On the computer screen, show the ZBrush modeling process of the same figure. Next to the screen, include a BANDAI-style toy packaging box printed with the original photo. Background should be a window overlooking a garden.”

    Cara 2: Buat Foto Tersebut Bergerak

    1. Buka browser di perangkat Anda.

    2. Kemudian kunjungi laman resmi PixVerse AI di alamat https://app.pixverse.ai/

    3. Lakukan login jika diminta

    4. Masukkan gambar miniatur AI atau action figure diri sendiri yang sudah dibuat sebelumnya.

    5. Tulis Prompt agar gambar bergerak

    6. Klik Create dan tunggu prosesnya

    Prompt agar gambar bergerak

    “Using this as if there is a hand playing with the toy it is made reallistically.”

    “Make this miniature motorcycle move as if it’s being displayed like a Bandai action figure commercial. Add subtle rotating motion, cinematic lighting, and a soft camera pan to create a dynamic short animation.”

    “Animate the couple figurine on a desk scene, making them wave their hands and turn slightly. Use smooth motion, soft shadows, and realistic lighting for a lifelike miniature effect.”

    Atau, Anda juga bisa menggunakan promt berikut:

    “Make the miniature figure move as if it’s part of a stop-motion animation. Add subtle arm and head movements, realistic lighting, and a smooth camera pan to mimic a collector’s display scene.”

    Prompt bisa disesuaikan dengan keinginnan, tambahkan beberapa efek lain yang Anda inginkan.

    Itulah cara membuat miniatur ai diri sendiri yang bisa bergerak.

  • Cara Bikin Miniatur AI ala Action Figure Pakai Google Gemini

    Cara Bikin Miniatur AI ala Action Figure Pakai Google Gemini

    Bisnis.com, JAKARTA – Miniatur AI ala action fugure kini sedang viral di media sosial.

    Orang beramai-ramai membuat miniatur AI dirinya sendiri untuk diposting di media sosialnya.

    Selain penampakan ala Action Figure, juga bisa menjadi figur AI lainnya yang diinginkan.

    Pembuatan miniatur AI ini kebanyakan menggunakan aplikasi google gemini yang kini juga sedang viral.

    Berikut cara bikin miniatur AI ala Action figure pakai google gemini

    Buka laman Google Chrome di perangkat Anda
    Akses halaman resmi Gemini di https://gemini.google.com/.
    Tekan ikon (+), lalu pilih Upload Image untuk mengunggah foto motor.
    Setelah foto terunggah, masukkan prompt yang sudah disiapkan agar sistem AI mengubahnya menjadi miniatur.
    Tekan tombol kirim dan tunggu hingga proses selesai.
    Jika hasil edit sesuai, gambar bisa langsung disimpan

    Gemini adalah model bahasa besar (LLM) Google. Secara lebih luas, Gemini merupakan keluarga model AI multimoda yang dirancang untuk memproses berbagai modalitas atau jenis data, termasuk audio, gambar, kode perangkat lunak, teks, dan video.

    Gemini juga merupakan model yang mendukung chatbot AI generatif (gen AI) Google (sebelumnya Bard) dengan nama yang sama, mirip dengan nama Claude dari Anthropic yang dinamai berdasarkan chatbot dan keluarga LLM di baliknya. Aplikasi Gemini, baik di web maupun seluler, bertindak sebagai antarmuka chatbot untuk model-model yang mendasarinya.

    Google secara bertahap mengintegrasikan chatbot Gemini ke dalam rangkaian teknologinya. Misalnya, Gemini adalah asisten kecerdasan buatan (AI) default pada ponsel Google Pixel 9 dan Pixel 9 Pro terbaru, menggantikan Google Assistant. Di Google Workspace, Gemini tersedia di panel samping Dokumen untuk membantu menulis dan mengedit konten, dan di panel samping Gmail untuk membantu menyusun email, menyarankan balasan, dan mencari informasi di kotak masuk pengguna.

    Aplikasi Google lainnya juga menggabungkan Gemini. Google Maps, misalnya, memanfaatkan kemampuan model Gemini untuk menyediakan ringkasan tempat dan area.

    Selain pakai google gemini, Anda juga bisa pakai aplikasi LMArena AI

    Berikut cara bikin miniatur pakai LMArena AI

    Buka website resmi LMArena AI di alamat https://lmarena.ai/.
    Tekan ikon tambah (+) untuk mengunggah foto Anda bersama pasangan.
    Tulis prompt yang lebih detail agar hasil terlihat realistis.

  • Berapa Harga iPhone 17?

    Berapa Harga iPhone 17?

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah beberapa prediksi harga iPhone 17 yang siap dirilis dalam waktu dekat.

    Sebagaimana diketahui, pabrikan gadget asal Amerika Serikat, Apple Inc., diperkirakan akan kembali meluncurkan seri terbaru iPhone pada 2025 mendatang.

    Setelah memperkenalkan iPhone 16 pada 2024, Apple disebut-sebut tengah menyiapkan empat model baru, yakni iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max.

    Apple dikenal konsisten merilis produk unggulannya pada bulan September setiap tahun. Berdasarkan laporan Forbes, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu akan menggelar acara pengumuman (keynote) pada 9 September 2025.

    Berapa Harga iPhone 17?

    Berdasarkan laporan analis teknologi dan Bloomberg, iPhone 17 Pro diperkirakan dijual mulai dari Rp16,78 juta (sekitar US$999).

    Namun, menurut 9to5Mac, harga perangkat tersebut bisa mencapai US$1.049 atau sekitar Rp17,2 juta.

    Untuk varian tertinggi, iPhone 17 Pro Max, harganya diperkirakan lebih mahal lagi mengingat ukuran layar yang lebih besar serta fitur unggulan tambahan.

    Sementara itu, Apple disebut akan menghadirkan model baru, yakni iPhone 17 Air.

    Perangkat ini dirancang lebih tipis dan elegan, sekaligus menggantikan varian Plus yang sudah tidak lagi diproduksi. Harga iPhone 17 Air diprediksi berkisar Rp15,1 juta (sekitar US$899).

    Berikut daftar perkiraan harga iPhone 17 Series jika rumor tersebut benar:

    iPhone 17: US$799 (Rp13,1 juta)
    iPhone 17 Air: US$899 (Rp15,1 juta)
    iPhone 17 Pro: US$1.049 (Rp17,2 juta)
    iPhone 17 Pro Max: US$1.249 (Rp20,5 juta)

  • Ini Link Buat dan Kumpulan Prompt Kerennya

    Ini Link Buat dan Kumpulan Prompt Kerennya

    Bisnis.com, JAKARTA – Sedang viral di media sosial orang beramai-ramai mengunggah foto miniatur AI.

    Dalam unggahan tersebut, mereka menampilkan foto action figur yang berdiri di depan laptop.

    Jika tidak tahu tren, maka orang akan menganggap mereka memiliki action figur dirinya sendiri yang kemudian difoto dan dibagikan ke media sosial.

    Padahal kenyataannya tidak demikian. Mereka hanya menggunakan fitur baru dari Google Gemini yang bisa membuat foto Anda seolah-olah berubah menjadi action figur.

    Cara Membuat Miniatur AI yang Lagi Viral

    1. Buka situs Google Gemini: https://gemini.google.com/app

    2. Pilih tanda “+”

    3. Pilih foto yang hendak diubah.

    4. Masukkan prompt kemudian tekan Enter

    5. Tunggu hasilnya

    Anda bisa menggunakan prompt berikut ini:

    “Create a 1/7 scale miniature figure based on the uploaded photo, in a realistic style and environment. Place the figure on a computer desk, standing on a circular transparent acrylic base without any text. On the computer screen, show the ZBrush modeling process of the same figure. Next to the screen, include a BANDAI-style toy packaging box printed with the original photo. Background should be a window overlooking a garden.”

    Jika yang ingin jadikan action figur adalah artis idola, maka Anda bisa menggunakan promt berikut:

    Create a realistic 1/7 scale figurine of the guitarist NAMA TOKOH IDOLA ANDA in the picture. Place it on a computer desk with a transparent acrylic base, no text. On the screen, show a ZBrush modeling process of the figurine, and add a Bandai-style toy packaging box with original artwork beside the monitor.

    Jika foto yang ingin diubah adalah foto keluarga, maka gunakan prompt berikut:

    Create a 1/18 scale miniature sculpture of the family from the photo, designed in a highly realistic style as if placed in a real environment. Position the figurine on a work desk with a transparent acrylic base, without any text. On the computer screen, display the 3D modeling process in ZBrush, and next to the monitor place a photo frame showing the original family picture.

  • Cara Membuat Miniatur AI Diri Sendiri yang Lagi Viral

    Cara Membuat Miniatur AI Diri Sendiri yang Lagi Viral

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah langkah-langkah membuat miniatur AI yang lagi viral di media sosial.

    Pernahkah Anda melihat kawan Anda memosting sebuah foto yang memperlihatkan dirinya seperti action figur?

    Pada postingan mereka, bisa dilihat jika ada sesosok action figur namun dengan wajah dan tubuh yang mirip dengan kawan Anda.

    Pada dasarnya, mereka tak benar-benar memiliki action figur tersebut.

    Sebab mereka memanfaatkan AI untuk bisa membuat gambar yang seolah menampilkan action figur diri mereka sendiri.

    Namun kali ini, AI yang digunakan bukan ChatGPT melainkan Google Gemini.

    Ya, Google Gemini memiliki fitur yang bisa mengubah foto Anda menjadi seperti foto layaknya sebuah action figur.

    Jika Anda belum tahu bagaimana caranya, berikut adalah tutorial untuk membuat miniatur AI yang lagi viral tersebut.

    Cara Membuat Miniatur AI yang Lagi Viral

    1. Buka situs Google Gemini: https://gemini.google.com/app

    2. Pilih tanda “+”

    3. Pilih foto yang hendak diubah.

    4. Masukkan prompt kemudian tekan Enter

    5. Tunggu hasilnya

    Anda bisa menggunakan promt berikut ini:

    “Create a 1/7 scale miniature figure based on the uploaded photo, in a realistic style and environment. Place the figure on a computer desk, standing on a circular transparent acrylic base without any text. On the computer screen, show the ZBrush modeling process of the same figure. Next to the screen, include a BANDAI-style toy packaging box printed with the original photo. Background should be a window overlooking a garden.”

  • Komdigi Ajak Warga Bedakan Kritik Politik Sehat dengan Ajakan Provokatif

    Komdigi Ajak Warga Bedakan Kritik Politik Sehat dengan Ajakan Provokatif

    Bisnis.com, JAKARTA — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mewanti-wanti kepada pengguna internet untuk lebih berhati-hati dalam berselancar di dunia digital. Komdigi juga meminta masyarakat dapat membedakan kritik sehat dengan ajakan provokatif. Pemerintah berupaya memperkuat pengawasan di ruang digital.

    Komdigi terus mengawasi dan berupaya mendeteksi konten provokatif sebagai upaya mencegah penyebaran narasi yang berpotensi memicu kerusuhan di ruang publik.

    “Komdigi melakukan monitoring isu untuk mendeteksi konten naratif provokatif,” kata Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar dilansir dari Antara, Jumat (5/9/2025).

    Alexander menjelaskan Komdigi juga bekerja sama dengan lembaga yang memiliki fungsi siber dalam melakukan patroli siber dan sinkronisasi respons ketika terdapat gelombang provokasi digital yang mengarah pada ajakan kerusuhan di ruang publik.

    Komdigi juga menerapkan langkah pendekatan regulatif dengan memastikan Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) menjalankan mekanisme moderasi mandiri terhadap konten yang memprovokasi.

    Upaya literasi digital terus digalakkan kepada masyarakat agar tidak terhasut oleh konten-konten yang mengandung narasi provokasi di media sosial.

    “Kami juga terus berupaya untuk memberikan literasi digital yang menghimbau kepada masyarakat agar hati-hati dan dapat membedakan kritik politik yang sehat dengan ajakan provokatif,” ujar Alexander.

    Sebelumnya, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo meminta pengelola platform media sosial untuk ikut melindungi masyarakat dari informasi-informasi yang tidak benar termasuk disinformasi, fitnah, dan kebencian (DFK) yang merusak sendi-sendi demokrasi.

    “Ini merusak sendi-sendi demokrasi. Misalnya, kita mau menyampaikan satu aspirasi, menyampaikan satu pendapat, tetapi tiba-tiba di sosial media dibumbui atau ditambahkan dengan informasi-informasi yang tidak sesuai, itu kan merusak semangat kita untuk menyampaikan aspirasi-aspirasi kita,” kata Angga.

    Oleh karena itu, ia mengimbau semua pihak untuk bersama-sama melakukan verifikasi terhadap seluruh informasi yang beredar, termasuk para pengelola platform media sosial agar menjaga ruang digital. Jika ada konten mengandung DFK, kata Angga, platform harus menindak secara otomatis melalui sistem.

    “Kami sampaikan kepada para pemilik platform yang beroperasi di Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk juga patuh terhadap hukum yang berlaku di Indonesia,” katanya.

  • Telkomsel Sebut Notifikasi No System Is Safe Tak Ganggu Data Pelanggan

    Telkomsel Sebut Notifikasi No System Is Safe Tak Ganggu Data Pelanggan

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) angkat bicara terkait munculnya notifikasi “No System Is Safe” di aplikasi MyTelkomsel yang sempat dikeluhkan warganet.

    VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan pihaknya menyadari adanya pesan push notification tidak wajar yang diterima sejumlah pelanggan melalui aplikasi MyTelkomsel pada 4 September 2025.

    Dia menegaskan pesan tersebut tidak mengandung tautan phishing maupun instruksi untuk mengakses situs tertentu.

    “Sehingga tidak berdampak pada keamanan data pelanggan,” kata Abdullah kepada Bisnis, Kamis (4/9/2025).

    Abdullah menambahkan, Telkomsel telah melakukan langkah penanganan agar notifikasi serupa tidak kembali muncul, serta memastikan sistem layanan secara keseluruhan tetap aman dan terkendali.

    “Kami memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan dan menghargai kepercayaan yang senantiasa diberikan selama menggunakan layanan Telkomsel,” ujarnya.

    Menurut Abdullah, Telkomsel berkomitmen menjaga kenyamanan dan keamanan pelanggan. Dia juga mengimbau agar pelanggan selalu mendapatkan informasi hanya melalui sumber resmi Telkomsel.

    Sebelumnya, sejumlah warganet di X mengeluhkan adanya notifikasi “No System Is Safe” di aplikasi MyTelkomsel. Tak sedikit yang menduga aplikasi tersebut diretas. Salah satunya akun X @_cing yang membagikan tangkapan layar notifikasi tersebut.

    “My Telkomsel kena hack? #telkomsel #mytelkomsel #hack,” tulisnya.

    Akun lain, @kevinjayadi, juga menulis: “@Telkomsel terlihat ke-hack dengan push notifikasi ‘No System Is Safe’. Dicari di Twitter banyak yang terjadi pada 3 September 23.48 serentak, bahkan ada juga dari luar negeri. Ke-hack kah bang?”

    Cuitan tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh akun resmi Telkomsel.

    “Maaf banget soal notifikasinya ya Kak Kevin. Tim kami sudah tangani masalah ini dan tenang aja, data serta keamanan Kakak sebagai pengguna Telkomsel tetap terjaga. Makasih banyak buat pengertiannya,” tulis akun resmi Telkomsel.

  • Penyimpanan Google Photos Penuh karena File Duplikat? Ini Cara Menghapusnya

    Penyimpanan Google Photos Penuh karena File Duplikat? Ini Cara Menghapusnya

    Bisnis.com, JAKARTA — Google Photos sering diandalkan menjadi aplikasi pencadangan foto dan video, khususnya bagi perangkat Android, yang biasanya sudah terinstal otomatis di dalamnya. Dokumen yang duplikat yang ada di dalamnya jadi masalah di tengah kapasitas penyimpanan yang terbatas.

    Aplikasi tersebut menawarkan penyimpanan gratis 15 GB, yang juga digunakan untuk menyimpan file-file dari aplikasi Google lainnya seperti Docs, Drive, dan lainnya.

    Pengguna Google Photos barangkali belum mengetahui salah satu fitur yang kurang dikenal, tetapi sangat berguna bernama Pemblokiran Otomatis Unggahan Duplikat.

    Nantinya, saat kita mencoba mengunggah gambar yang sama dengan metadata yang persis, fitur tersebut memungkinkan Google hanya menerima salah satu foto dan membuang yang duplikatnya.

    Jadi, meskipun kita mengunggah secara terpisah atau mengubah salah satu nama berkas, kita akan menerima pesan yang menyatakan berkas tersebut telah dicadangkan, tetapi duplikatnya tidak akan muncul di galeri.

    Masalahnya, satu perubahan kecil pada metadata, misalnya format file, resolusi, atau sedikit pengeditan akan sepenuhnya membuat file duplikat menjadi tidak terdeteksi. Google Photos akan melihat gambar-gambar itu sebagai file individual dan mengunggah keduanya.

    Sayangnya, setelah gambar tersimpan di cloud, kita tidak dapat langsung memfilter duplikatnya, dan untuk menghapusnya butuh solusi manual.

    Berikut ini adalah cara menghapus file duplikat dari Google Photos dilansir Slashgear Jumat (5/9/25).

    Meninjau Pustaka Google Photos Dengan Alat Bawaannya

    Google Photos untuk Android menyediakan fitur yang disebut “tumpukan foto” yang mengelompokkan foto-foto serupa dalam satu tumpukan agar galeri terlihat lebih rapi. Meski tidak secara langsung menghapus file duplikat, tapi ini akan memudahkan pengguna menemukannya.

    Cara memanfaatkan fitur tumpukan foto adalah sebagai berikut:

    -Buka aplikasi Google Photos pada perangkat, lalu klik tiga titik di sudut kanan atas

    -Pilih Tumpuk Foto yang Serupa

    -Cari foto bertumpuk di perpustakaan, ditandai dengan nomor di sudut kanan atas pratinjau

    -Buka tumpukan dan cari duplikat

    -Pilih gambar yang ingin dihapus, lalu tekan Hapus

    -Pilih “Foto ini” saja

    -Lakukan hal serupa untuk tumpukan foto lainnya

    Pengguna juga dapat mengubah tata letak Google Photos dengan menekan tiga titik dan ketuk Bulan. Ini akan menampilkan lebih banyak gambar mini yang lebih kecil di satu layar.

    Gulir pustaka dan bandingkan setiap gambar secara manual.

    Bilah pencarian juga dapat digunakan bila pengguna memiliki gambaran tentang jenis foto, misalnya foto alam atau bayi yang memiliki duplikat, tetapi perlu diingat, Google mungkin tidak menemukan gambar yang sesuai kata kunci.

    Menggunakan Aplikasi Pencari duplikat Pihak Ketiga

    Jika dirasa memeriksa seluruh pustaka Google Photos secara manual membosankan dan butuh proses lama, maka Google Photos Duplicate Remover dapat jadi alternatif.

    Ekstensi peramban Chrome bertenaga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) itu dapat mengidentifikasi gambar dengan kecocokan visual tertentu yang ditetapkan, untuk kemudian kita dapat meninjau dan memilih gambar mana yang akan dihapus.

    Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam memanfaatkan ekstensi Google Photos Duplicate Remover:

    -Instal ekstensi tersebut terlebih dahulu, lalu klik ikon ekstensi di sudut kanan atas

    -Pilih Google Photos Duplicate Remover untuk membuka pengaturannya

    -Pilih Masuk dengan Google untuk menautkan akun Google Photos dengan ekstensi Chrome

    -Buka photos.google.com, lalu masuk dengan akun Google bila belum melakukannya

    -Ketik tahun gambar yang ingin dibersihkan pada bilah pencarian

    -Gulir ke bawah ke Grup Foto Serupa, ini akan menampilkan kumpulan gambar yang dianggap cukup mirip

    -Tinjau gambar dalam kelompok, lalu klik duplikat yang ingin dihapus

    -Periksa juga grup lainnya. Jika menggunakan versi gratis, kita hanya dapat melihat dan menghapus maksimal dua grup duplikat

    -Tekan “Saya selesai memilih” di bagian bawah

    -Klik “Oke” untuk melanjutkan

    -Tekan ikon tempat sampah di sudut kanan atas untuk menghapus duplikat yang dipilih