Category: Bisnis.com Tekno

  • RTN Teken Kontrak Jumbo, CYBR Ingatkan Penguatan SDM di Tengah Tren AI

    RTN Teken Kontrak Jumbo, CYBR Ingatkan Penguatan SDM di Tengah Tren AI

    Bisnis.com, JAKARTA — PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) mengingatkan urgensi penguatan sumber daya manusia (SDM) di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang tumbuh pesat.  

    Laporan Statista memperkirakan perkembangan AI di Indonesia menunjukkan pertumbuhan eksponensial hingga 2030, didorong transformasi digital, kebijakan nasional, dan adopsi sektor swasta.

    Pasar AI diprediksi capai US$ 2,97 miliar pada 2025 dengan CAGR 18,3% hingga 2031, kontribusi hingga 12% terhadap PDB nasional. Namun sejalan dengan pertumbuhan itu, ancaman siber dari peretas juga menghantui. 

    Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Rudolf Dannacher mengatakan ke depan, ancaman siber diproyeksikan makin kompleks, terorganisir dan memanfaatkan teknologi AI.

    Teknologi baru itu tidak hanya digunakan sebagai alat pertahanan, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku ancaman untuk meningkatkan skala dan kecanggihan dari serangan. Karena itu untuk menghadapinya, pengembangan kapabilitas SDM menjadi kunci. 

    “Pelatihan yang adaptif dan berbasis teknologi terkini diperlukan agar institusi mampu merespons dinamika ancaman dengan cepat dan tepat,” kata Patrick kepada Bisnis, Senin (29/12/2025). 

    Membaca tantangan tersebut, ITSEC melalui ITSEC Cyber Academy (ITSEC Cyber & AI Academy),  menandatangani kontrak kerja sama dengan PT Republik Technetronic Nusantara (RTN) yang merupakan penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

    ITSEC akan menyelenggarakan pelatihan Keamanan Siber dan Kecerdasan Buatan dengan kurikulum yang mengacu pada standar internasional. Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan praktikal serta pemahaman terkini atas tren ancaman siber internasional dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

    Dari sisi komersial, nilai kontrak tersebut mencapai US$60 juta atau Rp1 triliun dengan periode pelaksanaan selama 4 (empat) tahun sejak kontrak ditandatangani.

    Patrick mengatakan pelatihan yang dikembangkan ITSEC Cyber & AI Academy dirancang dengan menyatukan penguasaan teknologi software dan hardware dalam satu kerangka pembelajaran terintegrasi.

    Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kesiapan operasional dan ketahan jangka panjang melalui kurikulum yang adaptif terhadap dinamika ancaman siber global. 

    “Pendekatan ini memastikan  peserta tidak hanya memahami teknologi, tetapi mampu mengimplementasikan secara strategis di lingkungan nyata,” kata Patrick.

    Kerja sama dengan mitra Kemenhan hanyalah awal. Patrick mengatakan ITSEC sangat terbuka untuk menjajaki penerapan model pelatihan serupa di berbagai kementerian dan lembaga. Kerangka pelatihan dirancang modular dan fleksibel, sehingga dapat disesuaikan dengan mandat, kebutuhan dan profil risiko masing-masing institusi.

    Pendekatan ini memungkinkan penguatan kapabilitas lintas sektor, dengan fokus pada pembangunan kesiapan jangka panjang di bidang keamanan siber dan pengembangan SDM. 

  • China Pakai Robot AI Walker S2, Gantikan Peran Manusia di Perbatasan Vietnam

    China Pakai Robot AI Walker S2, Gantikan Peran Manusia di Perbatasan Vietnam

    Bisnis.com, JAKARTA — China mulai menggunakan robot humanoid (robot mirip manusia) yang menerapkan konsep Embodied AI, yakni kecerdasan buatan yang tidak hanya mampu berpikir, tetapi juga mengendalikan tubuh fisik untuk bergerak dan bekerja di dunia nyata.

    Dilansir dari Regtechtimes, Senin (29/12/2025), UBTECH Robotics, perusahaan teknologi yang berbasis di Shenzhen, berhasil menciptakan robot humanoid bernama Walker S2. Perusahaan tersebut memenangkan kontrak senilai US$37 juta atau sekitar Rp620,5 miliar.

    Robot Walker S2 akan dikirim ke Fangchenggang, sebuah kota pesisir di Provinsi Guangxi yang berbatasan langsung dengan Vietnam. Peluncuran robot cerdas ini diperkirakan dimulai pada bulan ini.

    Walker S2 dirancang dengan kecerdasan buatan yang mampu mengendalikan tubuh fisiknya untuk menavigasi lingkungan dunia nyata. Robot ini juga dapat mengganti baterainya sendiri secara otomatis, sehingga mampu beroperasi dalam waktu yang lebih lama.

    Unit Walker S2 merupakan robot humanoid berukuran dewasa dengan kaki, lengan, dan badan yang dapat digerakkan, sehingga memungkinkan mereka beraktivitas di ruang yang dirancang untuk manusia.

    Di wilayah perbatasan, Walker S2 akan menjalankan berbagai tugas untuk membantu pekerjaan manusia, seperti mengatur antrian penumpang, memberikan petunjuk arah, menjawab pertanyaan sederhana, berpatroli di area tunggu, mengawasi kerumunan di sekitar pintu darurat, serta membantu pemeriksaan kargo seperti kontainer, segel, dan identifikasi barang. Robot-robot ini juga akan berinteraksi langsung dengan pengunjung.

    Tantangan dalam Pengoperasian Robot Walker S2

    Aktivitas penyeberangan yang padat menghadirkan berbagai tantangan. Pergerakan robot sangat bergantung pada kamera, sensor kedalaman, serta umpan balik gaya pada persendian, yang membantu mereka menjaga keseimbangan dan menghindari tabrakan di area ramai.

    Untuk memastikan keamanan, robot Walker S2 akan terus diawasi selama beroperasi. Keselamatan manusia menjadi prioritas utama, meskipun sebagian orang mungkin merasa tidak nyaman dengan kehadiran robot di ruang publik. Namun, penggunaan robot ini diharapkan dapat membuat proses menjadi lebih cepat dan tertata.

    Sebelum diterjunkan ke lapangan, robot-robot tersebut telah dilatih di pusat pelatihan khusus di Beijing. Mereka berlatih menjalankan berbagai tugas sehari-hari, seperti membersihkan area, merawat tanaman, dan pekerjaan lainnya, sehingga siap beroperasi saat tiba di lokasi.

    Pengerahan robot di Fangchenggang menjadi salah satu proyek besar UBTECH pada tahun ini. 

    Sebelumnya, perusahaan tersebut juga telah mengirimkan robot ke pabrik-pabrik dan pusat data di sejumlah provinsi lain di China. Hingga tahun 2025, total pesanan robot Walker S2 dilaporkan mencapai sekitar US$157 miliar atau Rp2,6 kuadriliun.

    Uji coba ini menjadi salah satu penerapan terbesar robot humanoid di ruang publik. Saat ini robot humanoid dipandang sebagai industri strategis yang berpotensi besar di masa depan. (Nur Amalina)

  • ITSEC dan RTN Teken Kontrak Pelatihan Siber-AI Rp1 Triliun, Dukung Program Kemenhan

    ITSEC dan RTN Teken Kontrak Pelatihan Siber-AI Rp1 Triliun, Dukung Program Kemenhan

    Bisnis.com, JAKARTA — PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), emiten keamanan siber, melalui anak usahanya yaitu PT ITSEC Cyber Academy menandatangani kontrak kerja sama dengan Republik Technetronic Nusantara (RTN), penyedia layanan bagi Kementerian Pertahanan (Kemenhan). 

    Adapun nilai kontrak tersebut mencapai US$60 juta atau Rp1 triliun dengan periode pelaksanaan selama 4 (empat) tahun sejak kontrak ditandatangani.

    Dilansir dari keterbukaan informasi IDX, Senin (29/12/2025), melalui kontrak yang ditandatangani pada 24 Desember 2025 tersebut, ITSEC Cyber & AI Academy yang sahamnya dimiliki CYBR sebesar 99% telah ditunjuk untuk menyelenggarakan pelatihan Keamanan Siber dan Kecerdasan Buatan dengan kurikulum yang mengacu pada standar internasional.

    Program ini dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan praktikal serta pemahaman terkini atas tren ancaman siber internasional dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan.

    Manajemen CYBR menilai kontrak ini berpotensi memberikan sejumlah dampak strategis bagi Perseroan, antara lain memperkuat portofolio layanan edukasi dan pengembangan talenta di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan melalui ITSEC Cyber & AI Academy.

    Selain itu, kontrak tersebut dinilai berpotensi berkontribusi terhadap pendapatan Perseroan melalui lini bisnis pelatihan (academy), hal ini bergantung pada realisasi dari jadwal serta ruang lingkup layanan. Perseroan juga menilai kerjasama ini dapat meningkatkan kedudukan CYBR sebagai penyedia solusi keamanan siber yang terintegrasi, termasuk penguatan kapabilitas bagi sumber daya manusia.

    Manajemen juga menegaskan bahwa keterlibatan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berada dalam konteks end-user melalui RTN. Adapun ITSEC Cyber & AI Academy bertindak sebagai pelaksana pelatihan sesuai ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati dalam kontrak.

    Sebelumnya, ITSEC mencatat pendapatan konsolidasian sebesar Rp297,2 miliar pada kuartal III/2025, tumbuh 78% secara tahunan (year-on-year/YoY).

    Dari sisi laba, perusahaan mempertahankan laba bersih Rp11,5 miliar dengan margin kotor 46%, didukung efisiensi operasional serta peningkatan kontribusi produk bernilai tambah.

    Selain itu, total liabilitas perusahaan turun 28%, sementara total aset meningkat 24%, menghasilkan posisi ekuitas yang lebih kuat senilai Rp316,8 miliar.

    Adapun, kas dan setara kas melonjak 105% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi Rp22,9 miliar.

    Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan, pertumbuhan pendapatan konsolidasian dengan profitabilitas yang terjaga didorong oleh pelaksanaan strategi yang disiplin dan keberhasilan ekspansi platform Intellibron.

    “Pertumbuhan ITSEC pada kuartal III/2025 didorong oleh kinerja kuat di segmen Managed Security Services, OT [Operational Technology] Security, serta kesuksesan komersial Intellibron, platform intelijen ancaman berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim riset dan pengembangan ITSEC,” kata Dannacher dalam keterangan resmi, Minggu (2/11/2025).

    Platform Intellibron, lanjut Dannacher, awalnya dirancang untuk mendukung 60 juta pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Namun, kini platform tersebut menjadi kontributor pendapatan terbesar ITSEC pada 2025 karena mampu menghadirkan layanan keamanan siber yang skalabel, otomatis, dan prediktif bagi berbagai jenis organisasi.

    Dannacher menambahkan, Intellibron telah diadopsi oleh perusahaan di sektor keuangan, telekomunikasi, dan infrastruktur, serta memperluas jangkauannya ke India, Afrika, dan Timur Tengah.

  • Cara Menambahkan Lokasi Rumah atau Bisnis di Google Maps, untuk Android dan iOS

    Cara Menambahkan Lokasi Rumah atau Bisnis di Google Maps, untuk Android dan iOS

    Bisnis.com, JAKARTA — Google Maps telah menjadi pilar utama dalam hidup sehari-hari masyarakat dalam navigasi atau penunjuk arah. Namun, dalam operasionalnya, platform ini terkadang masih menemui kendala berupa adanya lokasi atau unit bisnis tertentu yang belum tercatat dalam sistem. 

    Menanggapi hal tersebut, Google memberikan fitur kepada para penggunanya untuk bertindak sebagai kontributor data melalui fitur “Tambahkan tempat”. Proses penambahan ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam memperbarui informasi lokasi secara mandiri. 

    Bagi pengguna yang ingin menambahkan lokasi rumahnya sendiri, hal ini bisa dijadikan alternatif supaya tidak ada kesulitan dalam mencari rumahnya. Sebagai contoh, jika ada sanak saudara atau keluarga jauh yang ingin bertamu ke rumah, pengguna dapat dengan mudah membagikan alamat rumahnya melalui Google Maps. 

    Prosedur penambahan lokasi ini dapat dilakukan melalui beberapa kanal akses yang berbeda, menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan oleh pengguna. Berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan lokasi rumah atau bisnis yang belum ada di Google Maps berdasarkan perangkat yang digunakan:

    Android

    -Buka aplikasi Google Maps pada perangkat Anda.

    -Cari alamat yang ingin ditambahkan melalui kolom pencarian atau tekan lama pada titik lokasi di peta untuk menjatuhkan pin.

    -Klik opsi Tambahkan tempat.

    -Masukkan informasi wajib yang diperlukan, seperti nama lokasi, alamat, dan kategori tempat.

    -Ketuk tombol Kirim untuk mengirimkan permintaan.

    Desktop/PC

    -Kunjungi situs resmi Google Maps di web.

    -Cari alamat menggunakan kolom pencarian di pojok kiri atas.

    -Lalu klik lokasi yang ingin ditambahkan alamatnya.

    -Klik ikon tiga garis vertikal di bagian kiri atas halaman lalu pilih Tambahkan tempat.

    -Isi nama lokasi, alamat, dan kategori pada jendela pop-up yang muncul.

    -Klik Kirim untuk memproses penambahan tersebut.

    iOS

    -Buka aplikasi Google Maps.

    -Cari lokasi di kolom pencarian atau lakukan penekanan lama pada peta untuk menjatuhkan pin.

    -Ketuk bilah informasi yang muncul di bagian bawah layar untuk membukanya.

    -Ketuk pilihan Tambahkan tempat yang terletak di bagian bawah halaman informasi.

    -Lengkapi detail nama, alamat, serta kategori lokasi yang ingin didaftarkan.

    -Ketuk tombol Kirim di pojok kanan bawah layar untuk menyelesaikan proses.

    Perlu dicatat, meskipun sistem penambahan ini terbuka bagi publik, Google menerapkan mekanisme kontrol kualitas yang ketat. Setiap lokasi yang ditambahkan tidak akan langsung muncul secara instan di peta publik.

    Setiap pengajuan akan melalui proses tinjauan atau moderasi terlebih dahulu oleh tim Google. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Long March 8A Luncurkan Satelit Internet

    Long March 8A Luncurkan Satelit Internet

    Bisnis.com, JAKARTA — Roket Long March 8A meluncurkan satelit internet milik China, Jumat (26/12/2025) pukul 07:26 waktu setempat atau 06:26 WIB.

    Melansir laman China in Space Minggu (28/12/2025) roket ini lepas landas dari Commercial Launch Pad 1 di Wenchang Commercial Space Launch Site, Hainan, menuju orbit rendah Bumi dengan membawa kelompok terbaru satelit GuoWang.

    Dalam peluncuran tersebut, Long March 8A mengangkut kelompok ke-17 satelit GuoWang, yang terdiri dari sembilan satelit. Seluruh satelit dikembangkan oleh China Academy of Space Technology. Dengan misi ini, lembaga tersebut untuk pertama kalinya berhasil menempatkan lebih dari 100 wahana antariksa ke orbit dalam satu tahun kalender.

    Total satelit GuoWang yang telah berada di ruang angkasa kini mencapai 136 unit. Konstelasi ini dioperasikan oleh China Satellite Network Group, perusahaan milik negara yang bertujuan membangun jaringan internet berbasis satelit. 

    Pada tahap awal, layanan GuoWang difokuskan untuk kebutuhan di dalam negeri China, sebelum diperluas ke cakupan global. China menyiapkan ekspansi besar untuk jaringan satelit ini dalam beberapa tahun mendatang. Pada 2026, ratusan satelit tambahan direncanakan diluncurkan, diikuti peningkatan jumlah peluncuran pada 2027 dan seterusnya. 

    Mulai 2028, ribuan satelit diproyeksikan ditempatkan setiap tahun guna memperkuat dan memperluas jaringan internet satelit tersebut. Satelit GuoWang menggunakan teknologi propulsi listrik karena beroperasi di orbit lebih dari 1.000 kilometer di atas permukaan Bumi. 

    Satelit-satelit ini dilengkapi panel surya sebagai sumber energi dan dirancang untuk mendukung operasional jangka panjang di orbit. Peluncuran kali ini menjadi misi keenam Long March 8A sepanjang tahun ini, meskipun sebelumnya diperkirakan roket tersebut baru akan kembali terbang pada 2026. 

    Optimalisasi proses persiapan memungkinkan peluncuran tetap dilakukan, dengan waktu persiapan hanya sekitar delapan hari. Keberhasilan ini menunjukkan kesiapan China dalam menjalankan peluncuran antariksa berfrekuensi tinggi.

    Pengembang roket, China Academy of Launch Vehicle Technology, menilai Long March 8A telah membuktikan keandalan dan fleksibilitasnya sebagai roket kelas menengah. Dengan infrastruktur yang ada, Long March 8A diproyeksikan mampu meluncur belasan kali dalam setahun, dan ke depan ditargetkan menjadi tulang punggung peluncuran satelit China.

    Long March 8A merupakan versi pengembangan dari Long March 8 yang dirancang lebih efisien dari sisi biaya. Roket ini mampu membawa muatan hingga hampir 10 ton ke orbit rendah Bumi. Saat ini, Long March 8A dioperasikan dari Wenchang Space Launch Site dan Wenchang Commercial Space Launch Site di Provinsi Hainan.

  • Persaingan Smartphone Premium, Comeback Merek Lama & Dominasi AI

    Persaingan Smartphone Premium, Comeback Merek Lama & Dominasi AI

    Bisnis.com, JAKARTA — Sepanjang 2025, pasar smartphone Indonesia diramaikan oleh gelombang perangkat premium dari berbagai produsen global. Persaingan kian ketat seiring vendor tidak lagi hanya mengandalkan spesifikasi teknis, melainkan juga diferensiasi pengalaman pengguna, desain, serta penguatan ekosistem perangkat.

    Di sisi lain, kecerdasan buatan (AI) muncul sebagai benang merah yang menyatukan strategi para vendor sepanjang tahun. Ketika adopsi jaringan 5G masih belum merata dan belum sepenuhnya menjadi kebutuhan utama konsumen, AI justru tampil sebagai fitur yang paling agresif dikembangkan dan dipromosikan untuk memberikan nilai tambah yang lebih nyata.

    Dalam kaleidoskop gadget 2025, terdapat empat catatan utama yang mewarnai perjalanan pasar smartphone nasional yang dirangkum Bisnis.

    Deretan Flagship Premium Meramaikan Pasar

    Tahun 2025 menjadi panggung utama bagi vendor global untuk memamerkan teknologi terbaiknya di segmen flagship. Samsung membuka awal tahun dengan merilis Galaxy S25 Series pada Januari 2025. 

    Seri ini hadir dengan Snapdragon 8 Elite for Galaxy yang dikustomisasi, memungkinkan pemrosesan AI lebih banyak dilakukan langsung di perangkat. Samsung menekankan penguatan Galaxy AI, performa gaming berbasis ray tracing, serta peningkatan signifikan di sektor kamera, termasuk sensor ultrawide 50 MP. Di Indonesia, Galaxy S25 Series dipasarkan mulai di kisaran Rp15 juta.

    Xiaomi menyusul pada Maret 2025 dengan menghadirkan Xiaomi 15 Series. Produsen asal China tersebut membawa pendekatan desain yang lebih solid dengan bingkai aluminium melengkung mikro dan layar berbezel sangat tipis. 

    Kolaborasi dengan Leica tetap menjadi fondasi utama, dengan sistem kamera tiga lensa 50 MP yang dirancang untuk fleksibilitas fotografi dan videografi profesional. Xiaomi juga menekankan optimalisasi performa melalui Snapdragon 8 Elite, baterai berkapasitas besar dengan pengisian cepat, serta fitur AI fotografi yang dirancang untuk menangkap momen cahaya alami secara lebih presisi. Xiaomi 15 dipasarkan mulai kisaran Rp11,9 juta, sedangkan Xiaomi 15 Ultra yang mengusung sensor kamera 1 inci dan kemampuan zoom ekstrem menembus harga hampir Rp20 juta.

    Realme turut meramaikan segmen flagship dengan meluncurkan realme GT 7 Series sebagai “flagship killer” pada pertengahan 2025. Mengandalkan chipset MediaTek kelas atas, sistem pendingin berbasis graphene, baterai jumbo 7.000 mAh, serta pengisian super cepat, realme menargetkan pengguna yang menginginkan performa tinggi tanpa harga flagship konvensional. Kehadiran realme GT 7 Dream Edition hasil kolaborasi dengan Aston Martin Formula One™ Team juga menjadi penegasan strategi realme dalam membangun citra premium melalui edisi terbatas.

    Apple memperkenalkan iPhone 17 Series secara global pada September 2025 dan membuka pre-order di Indonesia pada Oktober. Empat model iPhone 17, 17 Air, 17 Pro, dan 17 Pro Max mengusung chip A19 dan A19 Pro, peningkatan kamera berbasis komputasi AI, serta optimalisasi pemrosesan langsung di perangkat. Seri Pro tetap menjadi andalan Apple di segmen premium dengan dukungan perekaman video resolusi tinggi dan konektivitas USB-C berkecepatan lebih tinggi.

    Huawei juga memperkuat eksistensinya lewat peluncuran Pura 80 Series pada September 2025. Fokus utama diarahkan pada inovasi kamera, termasuk sensor 1 inci, teknologi Ultra Chroma, serta sistem lensa telefoto ganda yang dapat berpindah focal length. Huawei memosisikan Pura 80 Pro dan Ultra sebagai perangkat imaging-centric yang menyasar pengguna profesional dan kreator.

    Merek Lama Kembali Bangkit

    Selain deretan flagship baru, 2025 juga ditandai dengan kembalinya sejumlah merek yang sempat absen dari pasar Indonesia. Motorola resmi kembali setelah hengkang sejak 2017, membawa lini Moto G dan Moto Edge dengan strategi Android murni dan harga kompetitif di segmen menengah.

    Nubia, sub-merek ZTE, kembali menguatkan eksistensi di ceruk gaming smartphone dengan desain agresif dan sistem pendingin canggih. Sementara itu, Honor menandai comeback besar pada awal 2025 dengan membawa beragam perangkat, mulai dari ponsel lipat Honor Magic V3, seri Honor X dan Honor 200, hingga tablet, laptop, dan wearable.

    Pada paruh kedua tahun, Honor kembali memperluas portofolionya melalui peluncuran lini tablet Honor Pad yang menyasar segmen entry-level hingga premium. Strategi ini memperlihatkan upaya Honor membangun ekosistem perangkat yang lebih luas, dengan AI sebagai benang merah di seluruh lini produknya.

    Adopsi Smartphone 5G Masih Lambat 

    Di tengah agresivitas peluncuran perangkat, adopsi smartphone 5G di Indonesia masih menunjukkan stagnasi. Data Counterpoint Research mencatat, pada kuartal III/2025, perangkat 5G hanya menyumbang sekitar 35% dari total pengapalan tidak berubah dibanding kuartal sebelumnya. Pertumbuhan tahunan pun terbatas, hanya naik tipis sekitar 4%.

    Meski pasar smartphone nasional secara keseluruhan tumbuh dua digit, pertumbuhan justru ditopang oleh segmen entry-level. Pengapalan ponsel di bawah US$150 melonjak signifikan dan mendominasi lebih dari separuh pasar. Sebaliknya, segmen menengah hingga premium mengalami koreksi.

    Senior Consultant dan Analis Pasar Smartphone SEQARA Communications, Aryo Meidianto Aji, menilai stagnasi 5G bukan disebabkan oleh keterbatasan perangkat, melainkan kualitas dan pemerataan jaringan. Menurutnya, cakupan 5G yang belum konsisten membuat fitur tersebut belum memberikan nilai tambah nyata bagi konsumen. Dalam keseharian, aplikasi populer masih berjalan lancar di jaringan 4G, sehingga konsumen lebih memprioritaskan harga, daya tahan baterai, dan durabilitas perangkat.

    Pandangan tersebut sejalan dengan temuan GfK yang menunjukkan konsumen semakin rasional dan berorientasi pada manfaat nyata dibanding spesifikasi futuristik.

    Fitur AI Jadi Senjata Utama

    Jika 5G belum menjadi magnet utama, kecerdasan buatan justru menjelma sebagai senjata paling agresif sepanjang 2025. Hampir seluruh vendor menjadikan AI sebagai diferensiasi utama, bukan sekadar pelengkap.

    Samsung memperluas Galaxy AI untuk fotografi, penerjemahan real-time, hingga produktivitas. Apple meningkatkan pemrosesan AI on-device untuk personalisasi sistem dan pengolahan gambar. Xiaomi, Honor, dan Huawei memanfaatkan AI untuk mengoptimalkan kamera, efisiensi baterai, hingga performa keseluruhan perangkat. 

  • Sudah Sebulan, Pemulihan Jaringan di Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues Masih 60%

    Sudah Sebulan, Pemulihan Jaringan di Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues Masih 60%

    Bisnis.com, JAKARTA —Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan progres pemulihan jaringan telekomunikasi di wilayah Aceh pascabanjir dan tanah longsor telah melampaui 95%.

    Namun, di sejumlah titik seperti Benar Meriah, Aceh Tamiang, dan Gayo Lues, pemulihan jaringan masih bergantung pada ketersediaan pasokan listrik dan baru mencapai kisaran 60% hingga 80%.

    Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) menyampaikan percepatan pemulihan jaringan sangat ditentukan oleh stabilitas pasokan listrik di wilayah terdampak.

    “Kami terus memantau titik-titik tersebut untuk mempercepat pemulihannya,” kata Meutya dalam keterangannya pada Minggu (28/12/2025).

    Dia memastikan Komdigi terus mengawal pemulihan konektivitas agar warga tetap dapat mengakses informasi darurat, layanan publik berjalan normal, serta komunikasi antaranggota keluarga tidak terputus.

    Selain fokus pada pemulihan jaringan, Komdigi bersama Telkom, Telkomsel, Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), XLSmart, dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) juga menyalurkan bantuan akses air bersih bagi warga terdampak banjir.

    Sebanyak 118 tangki air bersih berkapasitas 8.000 liter dikirimkan ke wilayah yang sumber airnya tercemar akibat banjir. Distribusi dilakukan secara bertahap selama sepekan. Bantuan tersebut memungkinkan warga kembali memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, beribadah, dan berkomunikasi dengan keluarga.

    Meutya menegaskan upaya pemulihan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar masyarakat terdampak.

    “Hari ini kami berangkatkan bantuan air bersih dan kebutuhan harian warga dari Kemkomdigi dan mitra. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat bagi keluarga dan saudara-saudari kita yang ada di wilayah terdampak, khususnya di Aceh Tamiang,” katanya.

    Selain air bersih, warga juga menerima bantuan berupa obat-obatan, pakaian, perlengkapan ibadah, tenda dengan fasilitas MCK, serta kebutuhan dasar lainnya. Pemerintah dan mitra juga menyiapkan alat berat dan sumur bor untuk membersihkan lumpur serta mempercepat pemulihan lingkungan permukiman.

  • Ini Prediksi Vivo Indonesia Untuk Bisnis 2026

    Ini Prediksi Vivo Indonesia Untuk Bisnis 2026

    Bisnis.com, JAKARTA—Produsen smartphone vivo Indonesia mengungkapkan arah bisnis perusahaan pada tahun depan. 

    PR Manager vivo Indonesia, Alexa Tiara, mengatakan strategi bisnis Vivo ke depan akan tetap berlandaskan pada pemahaman mendalam terhadap pola penggunaan konsumen.

    “Ini sejalan dengan semangat ‘Joy in Us’ untuk terus mengembangkan teknologi yang tidak hanya unggul secara spesifikasi, tetapi juga mampu mendukung berbagai aktivitas pengguna, mulai dari produktivitas, kreativitas, hingga hiburan,” kata Alexa kepada Bisnis Minggu (28/12/2025).

    Dia menambahkan pendekatan tersebut tercermin dalam pengembangan fitur, desain produk, serta integrasi ekosistem perangkat vivo secara menyeluruh. Dari sisi jangkauan pasar, Alexa menjelaskan vivo saat ini telah hadir di berbagai wilayah di Indonesia melalui jaringan toko offline di berbagai kota, serta didukung oleh seller resmi dan platform e-commerce.

    Terkait kebijakan dan regulasi, Alexa menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku.

    “Berkaitan dengan kebijakan dan regulasi, vivo sebagai perusahaan yang beroperasi secara resmi di Indonesia akan terus mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Alexa mengatakan vivo Indonesia memandang kolaborasi antara pemerintah dan pelaku industri sebagai langkah penting untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan bagi industri smartphone di Indonesia.

    Dengan pendekatan tersebut, vivo akan terus berkontribusi pada perkembangan pasar smartphone nasional sekaligus menghadirkan pengalaman terbaik yang relevan dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat Indonesia.

    Sementara itu, Alexa juga memaparkan kinerja positif vivo Indonesia sepanjang 2025. Menurutnya, berbagai lini produk vivo mendapatkan respons yang baik dari masyarakat.

    Salah satunya adalah vivo X200 series yang diluncurkan pada awal 2025 dengan volume penjualan 56% lebih tinggi dibandingkan X100 series, yang mencerminkan penerimaan pasar yang positif.

    Alexa mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari inovasi yang dihadirkan vivo di berbagai segmen.

    “Inovasi yang kami bawa, baik dari sisi imaging, performa, maupun desain yang premium, terus mendapat apresiasi dan mampu menjawab kebutuhan konsumen di berbagai segmen, mulai dari entry level, mid-range, hingga flagship,” ujarnya.

    Di tengah persaingan pasar smartphone yang semakin dinamis, Alexa menegaskan vivo akan tetap mengedepankan pendekatan yang berorientasi pada konsumen. Pihaknya meyakini pertumbuhan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan inovasi, tetapi juga oleh relevansi teknologi dengan kebutuhan nyata pengguna.

    Pendekatan tersebut juga diwujudkan melalui kemitraan global jangka papanjan Vivo dengan ZEISS di bidang imaging.

    “Melalui vivo Imaging Lab kami terus memperdalam kerjasama, melaksanakan R&D bersama, dan menghadirkan mobile photography terbaik bagi para pengguna,” tutup Alexa.

  • Telkomsel Rampungkan Pemulihan Jaringan di Seluruh Aceh

    Telkomsel Rampungkan Pemulihan Jaringan di Seluruh Aceh

    Bisnis.com, JAKARTA – Telkomsel memastikan pemulihan jaringan telekomunikasi telah tuntas di seluruh 289 kecamatan yang tersebar di Provinsi Aceh pascabencana. Dengan capaian ini, seluruh wilayah kecamatan di Aceh kini kembali terlayani jaringan Telkomsel.

    Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah, menjadi kecamatan terakhir dari total 289 kecamatan di Aceh yang jaringan Telkomselnya berhasil dipulihkan dan kembali beroperasi. Pemulihan di wilayah tersebut sempat menghadapi tantangan akses dan keterbatasan infrastruktur pendukung, namun berhasil diselesaikan melalui upaya percepatan yang berkelanjutan.

    Vice President Area Network Operations Sumatera Telkomsel, Nugroho A. Wibowo, menyampaikan bahwa tuntasnya pemulihan di seluruh kecamatan Aceh merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi intensif tim Telkomsel di lapangan. “Pulihnya jaringan Telkomsel di seluruh 289 kecamatan di Aceh, termasuk Kecamatan Syiah Utama sebagai wilayah terakhir, menjadi tonggak penting dalam proses pemulihan pascabencana. Ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam akses komunikasi,” ujar Nugroho.

    Proses pemulihan jaringan dilakukan secara bertahap dan terukur melalui mobilisasi personel teknis, penguatan infrastruktur jaringan, penyediaan sumber catu daya alternatif, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan jaringan kembali beroperasi secara aman dan berkelanjutan.

    “Kami memahami bahwa komunikasi adalah kebutuhan vital, terutama setelah bencana. Telkomsel akan terus memantau kualitas jaringan dan memastikan layanan tetap optimal agar masyarakat dapat kembali beraktivitas dan terhubung dengan lancar,” tambah Nugroho.

    Dengan tuntasnya pemulihan jaringan di seluruh wilayah Aceh, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat dalam proses pemulihan serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak.

  • Rekomendasi Smartphone Rp1 jutaan: Infinix, itel, dan Samsung

    Rekomendasi Smartphone Rp1 jutaan: Infinix, itel, dan Samsung

    Bisnis.com, JAKARTA — Persaingan pasar HP di segmen harga Rp1 jutaan makin ketat pada 2025 dengan hadirnya spesifikasi yang sebelumnya hanya ditemui di kelas menengah. 

    Tiga pabrikan utama, yakni Infinix, itel, dan Samsung, mampu menawarkan nilai tambah mulai dari kualitas layar hingga keamanan data.

    Bagi konsumen maupun pelaku usaha mikro, kehadiran HP murah menjadi pilihan tanpa harus mengorbankan fungsi. Fitur-fitur seperti kapasitas baterai besar dan dukungan pembaruan keamanan menjadi pertimbangan untuk menunjang operasional harian.

    Berikut adalah rekomendasi dan rincian spesifikasi unggulan dari ketiga perangkat dengan harga di range Rp 1 jutaan. 

    Infinix Smart 10 Plus 

    Infinix Smart 10 Plus hadir dengan fokus pada performa dan daya tahan yang mengandalkan chipset UNISOC T7250 dan RAM 8 GB. Perangkat ini memiliki keunggulan utama pada baterai jumbo berkapasitas 6.000 mAh yang diklaim awet untuk penggunaan seharian penuh.

    Sektor layar perangkat ini cukup mulus dengan dukungan refresh rate 120 Hz yang dilengkapi fitur Dynamic Bar. Untuk produktivitas, Infinix menyematkan fitur AI yang memungkinkan transfer fail secara instan. Smartphone ini ditawarkan dengan harga sekitar Rp1.499.000 di Erafone.

    Namun, pengguna perlu memperhatikan bahwa pengisian daya masih tergolong lambat karena kapasitas baterai yang besar. Selain itu, penyimpanan data masih menggunakan teknologi eMMC yang kecepatannya berada di bawah tipe UFS.

    itel S25

    Merek itel mencoba menjajal pasar melalui seri S25 yang menawarkan keunggulan visual lewat panel layar AMOLED 6,78 inci. Layar ini didukung refresh rate 120 Hz serta memiliki tingkat kecerahan tinggi yang jarang ditemukan di kelas harganya.

    Dari sisi ketahanan fisik, itel S25 sudah dilengkapi sertifikasi IP54 dan teknologi wet touch, serta jaminan pembaruan ke Android 15. Fitur keamanan modern seperti pemindai sidik jari di bawah layar (fingerprint under display) juga telah tersedia.

    Meski demikian, perangkat ini hanya dibekali mono speaker dan tidak memiliki sensor gyro hardware. Performanya yang ditenagai UNISOC T620 juga dinilai kurang cocok untuk menjalankan aplikasi berat atau gim. Di laman Shopee pada toko resmi Itel, HP ini dibanderol dengan harga Rp1.796.500.

    Samsung Galaxy A06 

    Raksasa teknologi Samsung tetap mempertahankan posisinya dengan mengedepankan keamanan pada Galaxy A06. Ponsel ini dilengkapi Samsung Knox Vault, yakni sebuah fitur keamanan kelas atas yang penting untuk melindungi data bisnis pengguna. Berdasarkan laman resmi Samsung, harga dimulai dari Rp1.499.000.

    Samsung juga menjanjikan dukungan pembaruan sistem operasi sebanyak dua kali dan pembaruan keamanan selama empat tahun. Dari sisi fotografi, kamera utama 50 MP mampu merekam video hingga 60 fps, sebuah nilai lebih di segmen ini. 

    Catatan bagi calon pembeli adalah varian RAM 4 GB yang dinilai kurang mumpuni untuk standar aplikasi tahun 2025, sehingga varian 6 GB lebih disarankan. Selain itu, absennya kepala pengisi daya (charger) dalam paket penjualan dan desain bezel yang masih tebal menjadi pertimbangan tersendiri. (Muhammad Diva Farel Ramadhan)