Category: Bisnis.com Tekno

  • Daftar Produk Baru yang Dirilis pada Apple Event 2025

    Daftar Produk Baru yang Dirilis pada Apple Event 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple resmi menggelar “Awe-Dropping Event” untuk memperkenalkan produk-produk terbarunya pada Selasa, 9 September 2025.

    Yang paling dinanti dari acara tahunan ini yakni perkenalan ponsel terbaru mereka yakni jajaran iPhone 17 series.

    Acara ini pun disiarkan secara langsung di sejumlah negara seperti Amerika Serikat (AS), Inggris, China dan Singapura.

    Namun ternyata tak hanya iPhone 17, Apple turut memperkenalkan jajaran gadget mereka seperti Apple Watch dan AirPods Pro 3.

    Berikut ini daftar produk baru yang dirilis Apple pada “Awe-Dropping Event” 2025:

    1. Apple Watch

    Apple mengumumkan kemunculan tiga model Apple Watch baru yakni Apple Watch Seri 11, Apple Watch SE 3, dan Apple Watch Ultra 3.

    Diketahui, Apple Watch 11 disebut sebagai smartwatch tertipis dan ternyaman yang dilengkapi kaca kuat dan anti gores, konektivitas 5G, dan daya tahan baterai hingga 24 jam.

    Adapun untuk Apple Watch SE 3 dinyatakan sebagai jam dengan harga terjangkau.

    Sementara Apple Watch Ultra 3 memiliki layar dan baterai yang lebih besar untuk memberikan daya tahan baterai hingga 42 jam.

    2. Airpods Pro 3

    Airpods Pro 3 juga diperkenalkan oleh Apple pada event pada 9 September 2025 yang datang dengan berbagai fitur canggih seperti pendeteksi Kesehatan, peredam bising, hingga live translation.

    Kemudian dihadirkan pula fitur Apple Intelligence yang membantu pengguna memanfaatkan live translation saat sedang digunakan.

    3. iPhone 17 Series

    Yang paling dinanti dari diperkenalkannya iPhone 17 series yakni varian iPhone 17 Air. Ponsel tersebut diyakini sebagai ponsel tertipis dengan ketebalan ponsel 5,6 millimeter.

    Adapun iPhone 17 Air merupakan pengganti dari varian Plus yang sudah dihilangkan oleh Apple. 

  • 26 Medsos yang Sempat Diblokir di Nepal hingga Picu Ricuh, Instagram-YouTube Cs

    26 Medsos yang Sempat Diblokir di Nepal hingga Picu Ricuh, Instagram-YouTube Cs

    Bisnis.com, JAKARTA— Pemerintah Nepal sempat melakukan pemblokiran terhadap 26 platform media sosial. Larangan tersebut kini telah dicabut lantaran memicu demonstrasi besar-besaran di sana.  

    Adapun daftar media sosial tersebut antara lain Facebook, Messenger, Instagram, YouTube, WhatsApp, X (sebelumnya Twitter), LinkedIn, Snapchat, Reddit, Discord, Pinterest, Signal, Threads, WeChat, Quora, Tumblr, Clubhouse, Mastodon, Rumble, VK, Line, IMO, Zalo, Soul, Hamo Patro, dan BeReal. 

    Menurut laporan Kathmandu Post, Rabu (10/9/2025) pemblokiran tersebut awalnya dilakukan karena sejumlah platform besar tidak mematuhi kewajiban registrasi dengan pemerintah. 

    Tenggat waktu pendaftaran selama tujuh hari telah berakhir pada pekan lalu. 

    Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli yang kini telah mundur dari jabatannya, menekankan langkah tersebut bukan soal sensor, melainkan masalah kedaulatan dan penegakan hukum.

    “Kemandirian bangsa lebih penting daripada kehilangan pekerjaan segelintir orang. Tidak bisa diterima jika ada pihak yang melawan hukum, mengabaikan konstitusi, dan meremehkan martabat serta kedaulatan negara,” kata Oli dikutip dari laman The Economic Times.

    Tidak semua platform terkena dampak larangan. Beberapa aplikasi masih beroperasi karena telah memenuhi aturan registrasi, seperti halnya Viber, TikTok, Wetalk, hingga Nimbuzz.  

    Sementara itu, Telegram dan Global Diary sedang dalam proses pendaftaran dan berpotensi segera kembali tersedia secara resmi.

    Pemerintah berdalih sudah sejak lama meminta perusahaan media sosial mendirikan entitas hukum di Nepal. Namun, kritik menyebut pemblokiran ini terlalu tergesa-gesa, apalagi rancangan undang-undang yang menjadi dasar kebijakan Operation, Use, and Regulation of Social Media in Nepal belum disahkan oleh parlemen.

    Sebelumnya, Nepal diguncang gelombang protes besar yang menyebabkan belasan orang tewas dan memaksa Perdana Menteri KP Sharma Oli mundur dari jabatannya.

    Aksi ini dipicu protes pemblokiran media sosial, namun itu hanya sebagai pemicu. Alasan utama gelombang protes ini mirip dengan demonstrasi besar di Indonesia beberapa waktu lalu, yakni ketidakpuasan terhadap pemerintah dan maraknya korupsi di Nepal.

    Pemerintah Nepal pekan lalu memutuskan memblokir 26 platform media sosial, termasuk Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Alasannya, untuk menekan penyalahgunaan platform digital seperti penyebaran ujaran kebencian, hoaks, hingga kejahatan siber. Namun, kebijakan itu justru menyulut kemarahan publik, khususnya generasi muda.

    Sekitar 90% dari 30 juta penduduk Nepal terhubung dengan internet, sehingga pemblokiran tersebut dinilai membatasi ruang berekspresi dan menambah daftar panjang kekecewaan publik atas maraknya korupsi serta terbatasnya lapangan kerja.

    Kritikus menilai kebijakan itu bukan sekadar soal regulasi, melainkan upaya membungkam kampanye antikorupsi yang kian menguat. Walau larangan tersebut dicabut pada Senin malam, amarah massa terlanjur meledak.

    Senin lalu, bentrokan pecah di Kathmandu dan sejumlah kota lain. Polisi menembakkan gas air mata, meriam air, hingga peluru karet untuk membubarkan ribuan pengunjuk rasa. Sedikitnya 19 orang tewas dalam satu hari, dan jumlah korban jiwa meningkat menjadi 22 orang pada Selasa. Sejumlah demonstran berhasil menembus pagar gedung parlemen, memaksa aparat memberlakukan jam malam di sekitar pusat pemerintahan.

    Gelombang aksi tak berhenti. Selasa, massa membakar gedung parlemen di Kathmandu, markas partai politik, serta rumah beberapa tokoh, termasuk mantan perdana menteri Sher Bahadur Deuba. Laporan menyebutkan tiga orang tambahan tewas dan puluhan lainnya terluka. Rumah sakit kewalahan menangani korban dengan luka tembak dan cedera akibat peluru karet.

    Panglima Angkatan Darat Nepal, Jenderal Ashok Raj Sigdel, menyatakan bahwa demonstran telah melakukan penjarahan dan pembakaran, serta memperingatkan bahwa semua institusi keamanan, termasuk militer, siap turun tangan penuh jika kerusuhan berlanjut.

    Meski begitu, ia juga menyerukan dialog dengan para pengunjuk rasa sebagai jalan menuju penyelesaian politik atas krisis terburuk Nepal dalam beberapa dekade terakhir.

    Pemblokiran Medsos Bukan Isu Utama

    Kerusuhan besar di Nepal tidak semata-mata dipicu oleh pemblokiran media sosial. Melansir India Times, salah satu unggahan panjang di platform Reddit yang ditulis oleh seorang warga Nepal mengungkap bahwa larangan itu hanyalah pemicu dari ketidakpuasan yang jauh lebih dalam atas praktik korupsi, nepotisme, dan jurang ketidaksetaraan ekonomi.

    Menurut unggahan tersebut, pemerintah beralasan bahwa pembatasan akses berkaitan dengan masalah pajak dan registrasi. Namun, dugaan sebenarnya adalah upaya penyensoran, yakni memberi ruang bagi pemerintah untuk menghapus kritik di dunia maya sekaligus menjerat para pengkritik dengan hukuman penjara.

  • 4 Kekurangan iPhone Air, Ponsel Tertipis iPhone 17 Series

    4 Kekurangan iPhone Air, Ponsel Tertipis iPhone 17 Series

    Bisnis.com, JAKARTA—  Apple resmi memperkenalkan iPhone Air dalam acara pada 9 September. Seperti bocorannya, ponsel tersebut  hadir dengan bodi ultra tipis hanya 5,6 mm dan layar 6,5 inci. 

    Meski tampak menggoda dengan desain super tipis, iPhone Air tetap hadir dengan sejumlah kompromi yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya. 

    Berikut rangkuman 4 kekurangan iPhone Air dikutip dari laman Pocketlint: 

    1.  Daya tahan baterai

    Apple mengklaim perangkat ini mampu memutar video hingga 27 jam, setara dengan iPhone 16 Pro. Hal itu didukung modem khusus C1X yang lebih hemat daya. 

    Namun, jika dibandingkan dengan lini iPhone 2025 lainnya, Air masih di bawah dengan daya tahan 27 jam (pemutaran video offline) dengan baterai 3149mAh. 

    iPhone 17 bisa bertahan hingga 30 jam, 17 Pro hingga 33 jam, dan 17 Pro Max bahkan 39 jam. 

    2. Kamera terbatas

    iPhone Air hanya membawa satu kamera belakang 48 MP wide angle dengan opsi 2x zoom. Meski cukup untuk kebutuhan dasar, perangkat ini tidak memiliki lensa ultrawide sehingga tidak bisa digunakan untuk memotret di ruang sempit, foto grup, atau mengambil gambar makro.

    Padahal, dengan menambah US$100, terdapat iPhone 17 Pro yang dilengkapi kamera ultrawide serta telefoto 48 MP dengan 8x zoom. Bahkan, iPhone 17 reguler yang lebih murah US$200 sudah menawarkan kamera ultrawide.

    3. Ketahanan fisik

    Apple menekankan material premium pada Air dengan bodi titanium dan Ceramic Shield di bagian depan-belakang. Khusus layar depan, Apple menggunakan Ceramic Shield 2 yang diklaim tiga kali lebih tahan gores.

    Meski begitu, isu utama ponsel super tipis tetap ada yakni risiko melengkung atau patah. Titanium memang lebih kuat daripada aluminium, tapi bukan berarti kebal tekanan. Pengalaman Bendgate pada iPhone 6 membuktikan desain tipis rawan masalah.

    4. Fitur jaringan dan konektivitas dikurangi

    Meski sama-sama memakai chip A19 Pro, iPhone Air hanya punya 5-core GPU dibandingkan versi Pro. Selain itu, Air tidak mendukung 5G mmWave dan hanya menggunakan USB-C berkecepatan USB 2.0, teknologi lama yang diperkenalkan sejak tahun 2000.

    Dengan kapasitas penyimpanan dasar 256 GB, kecepatan transfer USB 2.0 bisa membuat proses backup butuh lebih dari satu jam. Jika memakai standar USB 3.1, hal itu hanya memakan waktu sekitar tujuh menit. 

    Apple tampaknya berasumsi semua orang akan mengandalkan Wi-Fi atau cloud, tetapi hal ini tetap dianggap ketinggalan zaman. 

    Berikut daftar harga iPhone 17 series: 

    — iPhone 17 (256GB) US$799 (Rp13,16 juta)

    — iPhone 17 (512GB) US$999 (Rp16,46 juta)

    — iPhone Air (256GB) US$999 (Rp16,46 juta)

    — iPhone Air (512GB) US$1.199 (Rp19,76 juta)

    — iPhone Air (1TB) US$1.399 (Rp23,05 juta)

    — iPhone 17 Pro (256GB) US$1.099 (Rp18,11 juta)

    — iPhone 17 Pro (512GB) US$1.299 (Rp21,40 juta)

    — iPhone 17 Pro (1TB) US$1.499 (Rp24,70 juta)

    — iPhone 17 Pro Max (256GB) US$1.199 (Rp19,76 juta)

    — iPhone 17 Pro Max (512GB) US$1.399 (Rp23,05 juta)

    — iPhone 17 Pro Max (1TB) US$1.599 (Rp26,35 juta)

    — iPhone 17 Pro Max (2TB) US$1.999 (Rp32,94 juta)

  • Mastel Berharap Menkeu Baru Tinjau Ulang Beban Regulasi Industri Digital

    Mastel Berharap Menkeu Baru Tinjau Ulang Beban Regulasi Industri Digital

    Bisnis.com, JAKARTA — Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) berharap Menteri Keuangan (Menkeu) baru, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mendorong langkah debottlenecking berbagai aturan yang selama ini menghambat pergerakan industri digital nasional.

    Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno, menegaskan sektor digital merupakan penggerak utama pertumbuhan ekonomi di berbagai lini sehingga memerlukan dukungan kebijakan fiskal yang progresif.

    “Saya yakin Menkeu sangat paham digitalisasi adalah enabler utama pertumbuhan ekonomi berbagai sektor,” kata Sarwoto saat dihubungi Bisnis pada Rabu (10/9/2025). 

    Sarwoto menambahkan, industri digital sangat membutuhkan terobosan di bidang infrastruktur 5G, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga government technology (GovTech) yang membutuhkan dukungan insentif pemerintah.

    Menurutnya, Mastel konsisten menyuarakan insentif berupa penurunan tarif, deferred payment, maupun keringanan formula agar beban regulasi, seperti biaya hak penggunaan (BHP) frekuensi dan pungutan lain di tingkat pusat maupun daerah, dapat ditinjau ulang.

    “Mastel memperkirakan beban regulasi ini perlu diturunkan menjadi sekitar 8% dari rata-rata 10% beban biaya telco saat ini,” kata Sarwoto.

    Dia menilai, insentif fiskal tersebut harus dipandang sebagai bentuk investasi tidak langsung pemerintah yang hasilnya dapat dipetik secara terukur setelah industri telekomunikasi dan internet kembali sehat serta mampu menyediakan layanan inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

    Lebih jauh, Sarwoto menekankan kebijakan ini juga dapat dibarengi dengan kewajiban bagi operator telekomunikasi maupun penyelenggara jaringan untuk mendukung program strategis pemerintah.

    “Layanan ini juga dapat mewajibkan kepada telco atau penyelenggara jaringan untuk memberikan akses internet yang memadai untuk mendukung program strategis pemerintah seperti MBG [makan bergizi gratis] dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih [KDKMP] yang tersebar di tanah air,” katanya.

    Sebagai informasi, Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pada Senin (8/9/2025). Dalam perombakan tersebut, Ketua Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa resmi menggantikan Sri Mulyani Indrawati sebagai Menteri Keuangan melalui Keputusan Presiden RI No. 86B/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih periode 2024–2029.

    Prosesi pelantikan berlangsung di Istana Kepresidenan pada Senin (8/9/2025) pukul 16.00 WIB. Sementara itu, acara serah terima jabatan Menteri Keuangan dilakukan pada Selasa (9/9/2025) di Jakarta.

  • DATA-WIFI Bersaing Hadirkan Internet Rp100.000-an, Kecepatan hingga 500 Mbps

    DATA-WIFI Bersaing Hadirkan Internet Rp100.000-an, Kecepatan hingga 500 Mbps

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Remala Abadi Tbk. (DATA) dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk. (WIFI) menghadirkan layanan internet cepat dengan harga murah yang menyasar pelanggan rumah. Hanya dengan Rp100.000-an, masyarakat kini mendapat peluang merasakan internet dengan kecepatan hingga 500 Mbps.

    Surge mengumumkan kehadiran paket internet seharga Rp100.000 dengan kecepatan hingga 200 Mbps. Melalui produk Starlite, perusahaan  menghadirkan internet cepat yang ramah di kantong rakyat.

    Dalam wawancara dengan Bisnis, Direktur Utama Surge Yune Marketatmo mengatakan layanan internet seharga Rp100.000 dengan kecepatan hingga 200 Mbps dijalankan sesuai dengan aturan pemerintah, dan komitmen perusahaan untuk menghadirkan layanan yang terjangkau. 

    “Tentu saja keputusan yang akan diambil mengikuti aturan pemerintah, serta fokus pada komitmen kami untuk menghadirkan internet berkualitas dengan harga terjangkau bagi seluruh masyarakat Indonesia,” kata Yune, dikutip Rabu (10/9/2025).

    Paket Starlite produk internet rumah milik WIFI

    Dalam perkembangannya, Surge ternyata bukan satu-satunya perusahaan telekomunikasi yang menawarkan internet di atas 100 Mbps seharga Rp100.000. Remala Abadi juga memiliki produk yang tidak kalah menarik.

    Melalui Nethome, Remala menawarkan paket up to 500 Mbps seharga Rp116.000 (sudah termasuk pajak).

    Selain itu, ada juga paket dengan harga Rp227.000 untuk kecepatan internet hingga 1 Gbps, yang dapat mendukung berbagai kebutuhan masyarakat. 

    “Kami ingin menjadi game changer,” kata CEO Remala Abadi Agus Setiono kepada Bisnis.

    Agus berharap dengan langkah ini penetrasi internet rumah dapat meningkat sehingga misi pemerintah dalam menggenjot internet cepat dengan harga terjangkau makin cepat terealisasi. 

    Paket Nethome milik DATA

    Sejauh ini layanan tersebut masih berada di Pulau Jawa, sebagai wilayah dengan infrastruktur dan adopsi digital paling matang di Indonesia. 

    Selain melalui harga murah, dalam mendorong produknya perusahaan juga melakukan sejumlah strategi pemasaran seperti memberikan user experience gratis selama 1 bulan kepada pelanggan, memperluas rantai distribusi dengan skema kerja sama bagi hasil dengan pihak ketiga, dan lain sebagainya. Adapun hingga kuartal I/2025, sebanyak 83.000 rumah telah terhubung dengan internet murah Remala Abadi.

    “Jawa kami bakal dahulukan. Nanti di kota-kota lain. Kami sudah nyambung juga ke Kalimantan,” kata Agus. 

  • SpaceX Tunda Peluncuran Satelit Nusantara Lima untuk Kedua Kali karena Cuaca

    SpaceX Tunda Peluncuran Satelit Nusantara Lima untuk Kedua Kali karena Cuaca

    Bisnis.com, FLORIDA – Peluncuran Satelit Nusantara Lima milik PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) yang dijadwalkan Selasa (9/9/2025) pukul 20.01-22.01 waktu Florida, Amerika Serikat kembali ditunda untuk kali kedua.

    Peluncuran yang menggunakan roket Falcon 9 milik SpaceX dijadwalkan ulang esok hari akibat tidak adanya izin lepas landas (clearance) dari otoritas antariksa Amerika Serikat.

    CEO PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan keputusan penundaan diambil pada detik-detik terakhir menjelang peluncuran setelah pihak Angkatan Udara Amerika Serikat (Air Force) tidak memberikan izin karena kondisi cuaca dianggap terlalu berisiko.

    “Jadi 30 detik itu, mereka harus dapat clearance weather dari Air Force. Nah, mereka tidak memberikan clearance pada detik-detik terakhir. Mereka mengatakan terlalu risiko, jadi diberhentikan,” kata Adi, Selasa (9/9/2025) malam waktu setempat.

    Dalam pantauan Bisnis langsung dari Florida, mesin roket Falcon 9 sudah melakukan hitung mundur untuk peluncuran. Itu terlihat dari bumbungan asap yang memenuhi badan satelit di lokasi peluncuran. Akan tetapi, pada detik ke-29 jelang peluncuran, pihak SpaceX mengumumkan peluncuran tidak dapat dilanjutkan karena faktor cuaca.

    Adi menambahkan, upaya peluncuran akan kembali dijadwalkan keesokan harinya dengan rentang waktu (time frame) yang hampir sama. “Dia akan dicoba besok. Besok jamnya hampir sama. Memang windownya jam segitu, plus minus, karena orbital dynamics tadi,” ujarnya.

    Dengan penundaan ini, PSN berharap peluncuran dapat berjalan lancar pada kesempatan berikutnya, setelah kondisi cuaca dinyatakan aman oleh pihak berwenang.

    Satelit Nusantara Lima sejatinya siap mengorbit sebagai salah satu satelit komunikasi dengan kapasitas terbesar di Asia saat ini, namun peluncurannya ditunda hingga Kamis (11/9) pagi waktu Indonesia karena cuaca. Satelit ini memiliki kapasitas lebih dari 160 gigabit per detik (Gbps) untuk memenuhi kebutuhan akses digital di kawasan.

    Satelit yang diproduksi oleh Boeing Satellite Systems International Inc. ini menggunakan platform Boeing 702MP dengan bobot peluncuran sekitar 7,8 ton. Nusantara Lima dirancang memiliki masa operasi lebih dari 15 tahun dengan dukungan Ka-Band VHTS, XIPS Electrical Thruster, serta Gen 7 Channelizer.

    Menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Florida, Amerika Serikat, satelit ini menempati slot orbit 113 derajat bujur timur. Nusantara Lima disebut sebagai satelit dengan kapasitas terbesar di Asia saat ini, sekaligus memperluas jangkauan layanan internet di Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

    Dari sisi jangkauan, satelit ini dilengkapi 101 user spot beams dengan 11 gateway yang didesain untuk mendistribusikan konektivitas secara merata, termasuk ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau infrastruktur darat.

    Satelit ini juga membawa muatan analog dan digital dengan teknologi channelizer, serta dilengkapi empat antena reflektor multi-spot yang memastikan kualitas sinyal lebih stabil.

  • Harga dan Spesifikasi Lengkap iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max

    Harga dan Spesifikasi Lengkap iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah spesifikasi lengkap iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max yang bisa diketahui sejauh ini.

    Apple merilis jajaran iPhone 17 Series di acara Apple Event bertajuk “Awe Dropping”, Rabu (10/9/2025) dini hari WIB.

    Empat model yang dirilis kemarin adalah iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.

    Berikut spesifikasi Lengkap iPhone 17, iPhone 17 Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max, seperti dilansir dari Tech Cruch.

    iPhone 17 

    Layar Super Retina XDR 6,3 inci
    Prosesor: Chipset A19
    Kamera Belakang: Fusion Utama 48 MP, Fusion Ultra Wide 48 MP dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x
    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP dengan dual capture
    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 2

    iPhone 17 Air

    Layar Super Retina XDR 6,5 inci
    Chipset: Chip A19 Pro
    Kamera belakang Fusion Main 48 MP dengan opsi zoom optik 1x, 2x
    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP dengan dual capture
    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 2

    Lanjut ke halaman 2…

  • Bocah 10 Tahun Habiskan Rp479 Juta di TikTok, Orang Tua Menjerit Minta Refund

    Bocah 10 Tahun Habiskan Rp479 Juta di TikTok, Orang Tua Menjerit Minta Refund

    Bisnis.com, JAKARTA— Orang tua di Kyoto, Jepang meminta pengembalian dana (refund) setelah putra mereka yang berusia 10 tahun menghabiskan sebanyak 4,6 juta yen atau sekitar Rp479 juta untuk pembelian di aplikasi TikTok dalam periode Juni hingga Agustus tahun lalu.

    Dari jumlah tersebut, 3,7 juta yen atau sekitar Rp385 juta digunakan untuk memberikan “tip” kepada kreator konten di TikTok.

    Melansir laman Japan Today, pada Rabu (10/9/2025) kedua orang tuanya menuntut ganti rugi sebesar 2,8 juta yen atau sekitar Rp276 juta dengan mengajukan gugatan ke Pengadilan Distrik Kyoto pada 9 Juli lalu. 

    Tergugat dalam kasus ini adalah operator TikTok, ByteDance Japan, serta penyedia layanan pembayaran Apple Japan. Sebelumnya, orang tua tersebut telah meminta bantuan ke Pusat Urusan Konsumen setempat, lalu mengajukan permohonan ke Apple Japan. 

    Dari pengajuan itu, mereka hanya menerima pengembalian sebesar 900.000 yen atau sekitar Rp88 juta.  Mereka juga sempat menghubungi ByteDance Japan melalui perwakilan, tetapi hingga kini belum mendapat jawaban.

    Menurut Kitab Undang-Undang Perdata Jepang, kontrak yang dibuat oleh anak di bawah umur tanpa persetujuan orang tua dapat dibatalkan, kecuali jika anak tersebut dengan sengaja mengaku sebagai orang dewasa. 

    Dalam kasus ini, pihak orang tua berargumen prosedur verifikasi usia yang diterapkan oleh kedua perusahaan tidak memadai. Bahkan jika sang anak mendaftar sebagai pengguna dewasa, transaksi yang dilakukan tetap seharusnya dapat dibatalkan.

    Seorang pengacara yang menangani kasus ini menyatakan penyedia layanan memiliki kewajiban untuk memverifikasi usia pengguna secara ketat serta memberikan pengembalian dana jika anak-anak terbukti melakukan pembelian dalam jumlah besar.

    Kini, keputusan pengadilan masih ditunggu. Namun, tampaknya keluarga ini akan mendukung wacana penerapan peraturan daerah yang membatasi penggunaan smartphone harian untuk semua kelompok usia.

  • Cara Beli iPhone 17 di Indonesia

    Cara Beli iPhone 17 di Indonesia

    Bisnis.com, JAKARTA – Bagaimana cara beli iPhone 17 di Indonesia adalah pertanyaan beberapa masyarakat Indonesia saat ini.

    Sebagaimana diketahui, perusahaan teknologi Apple meluncurkan produk-produk baru, termasuk seri iPhone 17, ponsel iPhone Air yang super tipis, seri jam tangan pintar Apple Watch 11, dan AirPods Pro 3.

    Perangkat yang mendapat sorotan dalam acara peluncuran tahunan yang diadakan di Apple Park, Cupertino, California, Amerika Serikat, Selasa (9/9), adalah iPhone Air yang tebalnya hanya 0,22 inci dan beratnya 165 gram.

    Kapan iPhone 17 Bisa Dibeli di Indonesia?

    Namun yang perlu diingat, itu adalah peluncuran global. Jadwal kapan iPhone 17 akan sampai di Indonesia sendiri masih belum diketahui.

    Akan tetapi Bisnis sebelumnya melaporkan bahwa Apple berpotensi kehilangan momentum penjualan awal iPhone 17 di Indonesia menyusul belum keluarnya izin jual dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari pemerintah.  

    Senior Consultant dan Analis Pasar Smartphone SEQARA Communications, Aryo Meidianto Aji, mengatakan target pasar Apple di Indonesia adalah kalangan menengah ke atas.

    Segmen ini dinilai relatif tidak terlalu terdampak oleh pelemahan daya beli secara umum.

    Dia mengatakan meski demikian tantangan Apple menjual iPhone 17 di Indonesia adalah menjaga momentum penjualan awal iPhone. Izin yang belum diurus menjadi penghambat.

    “Harus dicermati, apakah pemerintah akan melakukan relaksasi perizinan untuk perangkat ini. Jika tidak, maka belum terdaftarnya iPhone 17 bisa memengaruhi penjualan awal,” kata Aryo kepada Bisnis, Senin (8/9/2025).

    Cara Beli Biasanya

    Jika berkaca pada sebelumnya, pembelian awal biasa dilakukan dengan pre-order ke iBox atau datang langsung ke outlet resmi atau bisa juga di distributor.

    Berapa harga iPhone 17 ada di halaman 2…

  • AS Nyatakan Perang Melawan Operasi Penipuan Siber Asean Usai Rugi Rp16 Triliun

    AS Nyatakan Perang Melawan Operasi Penipuan Siber Asean Usai Rugi Rp16 Triliun

    Bisnis.com, JAKARTA — Amerika Serikat melalui Departemen Keuangan (U.S. Treasury) resmi menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah jaringan besar operasi kejahatan siber di Asia Tenggara (Asean), yang sepanjang tahun lalu telah menipu warga Amerika hingga lebih dari US$10 miliar atau sekitar Rp16,1 triliun. 

    Sanksi ini menargetkan 19 individu dan entitas di Myanmar (Burma) dan Kamboja, yang terungkap melakukan penipuan daring dengan modus mulai dari investasi kripto palsu hingga penipuan asmara atau romance baiting. 

    Amerikas Serikat menegaskan bahwa operasi kejahatan yang dilakukan pelaku kejahatan siber Asia Tenggara terkenal kejam.  Mereka memperbudak, memperdagangkan manusia secara ilegal, dan tak segan menggunakan tindak kekerasan demi memaksa korban bertindak sebagai pelaku penipuan daring. 

    Para korban dijebak dengan janji pekerjaan, lalu disekap, diancam, bahkan dikurung di kompleks “scam farms” yang beroperasi di bawah perlindungan kelompok bersenjata, seperti Karen National Army di Myanmar.

    Wakil Menteri Keuangan untuk Terorisme dan Intelijen Keuangan, John K. Hurley mengatakan industri penipuan siber di Asia Tenggara tidak hanya mengancam kesejahteraan dan keamanan finansial warga Amerika, tetapi juga menjadikan ribuan orang sebagai korban perbudakan modern.

    “Pada 2024, warga Amerika yang tidak menaruh curiga kehilangan lebih dari $10 miliar akibat penipuan yang berbasis di Asia Tenggara, dan di bawah kepemimpinan Presiden Trump dan Menteri Bessent, Departemen Keuangan akan mengerahkan seluruh kekuatannya untuk memerangi kejahatan keuangan terorganisir,” kata John dikutip dari laman resmi, Rabu (10/9/2025).

    Treasury AS menyoroti bahwa kerugian finansial warga Amerika akibat pusat-pusat scam di Asia Tenggara melonjak hingga 66% pada 2024 dibanding tahun sebelumnya.

    Pelaku scam menargetkan korban lewat platform daring dengan tipu daya persahabatan, asmara, hingga penawaran investasi di situs kripto tiruan. Mereka bahkan merekrut tenaga kerja yang mahir berbahasa Inggris demi memperluas target korban internasional. 

    Aljazeera melaporkan bahwa OFAC (Office of Foreign Assets Control) memberikan sanksi pada sembilan target yang terkait dengan Karen National Army di Myanmar, termasuk sejumlah perusahaan energi, holding, dan pengembang properti yang bersinergi dengan aktor utama seperti She Zhijiang — arsitek sekaligus pengelola kompleks Yatai New City.

    Bleeping Computer mengungkap sembilan nama aktor dan perusahaan yang telah mendapat sanksi dari OFAC serta sepuluh target lain yang terkait dengan berbagai jaringan kejahatan terorganisir di Kamboja sebagai berikut: 

    1. Tin Win – Menguasai properti yang menjadi lokasi pusat scam dan menjalankan perusahaan energi yang memasok listrik ke situs penipuan  

    2.Saw Min Min Oo – Pejabat KNA yang mengelola perusahaan-perusahaan afiliasi KNA yang terlibat dalam operasi scam  

    3.Chit Linn Myaing Co., Ltd (CLM Co.) – Perusahaan induk KNA; mitra Myanmar Yatai; mendukung operasi scam  

    4.Chit Linn Myaing Toyota Company Limited – Perusahaan afiliasi KNA yang terkait dengan operasi pusat scam  

    5.Chit Linn Myaing Mining & Industry Company Limited – Perusahaan afiliasi KNA yang terlibat dalam aktivitas terkait scam  

    6.Shwe Myint Thaung Yinn Industry & Manufacturing Company Limited – Bermitra dengan pemasok listrik untuk mendukung operasi scam di Shwe Kokko  

    7.She Zhijiang – Otak di balik Yatai New City, ditangkap di Thailand karena pelanggaran HAM  

    8.Yatai International Holdings Group Limited (Yatai IHG) – Perusahaan utama She Zhijiang, pemilik mayoritas Myanmar Yatai  

    9.Myanmar Yatai International Holding Group Co., Ltd – Usaha patungan antara Yatai IHG dan CLM Co., memiliki/mengoperasikan kompleks scam Yatai New City  

    10.T C Capital Co. Ltd. – Pemilik Golden Sun Sky Casino and Hotel serta lokasi scam mata uang virtual dan pencucian uang  

    11.Dong Lecheng – Pendiri T C Capital, dihukum karena pencucian uang di Tiongkok  

    12.K B Hotel Co. Ltd. – Pemilik kompleks scam berisi blok kantor, hotel, dan kasino yang mempekerjakan tenaga kerja secara paksa  

    13.Xu Aimin – Co-founder K B Hotel, dihukum di Tiongkok atas perjudian daring ilegal dan juga terkait pencucian uang  

    14.K B X Investment Co. Ltd. – Perusahaan properti Kamboja milik Xu Aimin  

    15.Chen Al Len – Direktur Heng He Bavet dan anggota dewan K B Hotel  

    16.Su Liangsheng – Co-direktur Heng He Bavet dan anggota dewan M D S Heng He  

    17.Heng He Bavet Property Co. Ltd. – Pemilik Heng He Casino dan terlibat scam mata uang virtual serta kerja paksa  

    18.M D S Heng He Investment Co. Ltd. – Pengembang kompleks scam di Provinsi Pursat  

    19.HH Bank Cambodia plc – Lembaga keuangan yang mayoritas sahamnya dimiliki Chen dan Su; mendukung aktivitas scam  

    Sanksi yang dijatuhkan didasarkan pada pelanggaran terhadap Perintah Eksekutif 13851 (kejahatan lintas negara), 13694 (ancaman siber), 13818 (pelanggaran HAM), dan 14014 (aktor destabilisasi di Burma).