Category: Bisnis.com Tekno

  • Ini 6 Ciri-ciri Ponsel Anda Disadap dari Jarak Jauh dan Cara Mengatasinya

    Ini 6 Ciri-ciri Ponsel Anda Disadap dari Jarak Jauh dan Cara Mengatasinya

    Bisnis.com, JAKARTA – Sadap menyadap telepon kini menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan para pengguna smartphone.

    Jika ponsel Anda disadap, akan sangat berbahaya pada keamanan ponsel dan aktivitas perbankan Anda.

    Hacker bisa saja menguras isi rekening Anda jika di dalamnya ada akun mobile banking atau ecommerce tempat biasa Anda berbelanja.

    Ada sejumlah tanda bahwa ponsel telah diretas tetapi tanda-tanda tersebut tidak selalu muncul di setiap kasus dan, jika muncul, kadang tidak disadari.

    Pada dasarnya, ini adalah masalah mencari perilaku yang tidak biasa dari ponsel Anda.

    Berikut 6 tanda ponsel Anda sedang disadap dilansir dari Forbes

    1. Periksa Baterai Ponsel

    Salah satu gejala umum bahwa ponsel Anda telah diretas adalah baterai yang cepat terkuras. Hal ini juga dapat menyebabkan ponsel menjadi terlalu panas. Jika Anda tiba-tiba melihat perbedaan yang nyata, mungkin ada masalah.

    2. Cek Tagihan Telepon Anda

    Tanda lain peretasan telepon adalah tagihan yang lebih tinggi dari biasanya, karena telepon Anda melakukan aktivitas yang tidak sah. Lonjakan bandwidth yang Anda gunakan bisa menjadi tanda bahwa telepon mengirimkan komunikasi yang tidak diinginkan.

    3. Audit Aplikasi di Ponsel Anda

    Jika ponsel Anda diretas, aplikasi baru mungkin muncul tiba-tiba, aplikasi yang sudah ada mungkin membutuhkan waktu lama untuk dimuat, dan aplikasi dapat terbuka atau tertutup sendiri. Waspadai perilaku yang mencurigakan.

    4. Kenali Notifikasi dan Pengaturan yang Tidak Sah

    Terkadang notifikasi yang tidak terduga, kode autentikasi dua faktor yang tidak diminta, atau pop-up mungkin mulai muncul, dan pengaturan seperti izin kamera atau mikrofon dapat berubah.

    5. Periksa Akun Anda

    Tanda bahaya terbesar adalah mendapati diri Anda tiba-tiba terkunci dari ID Apple atau akun Google Anda, atau dari akun online lainnya.

    6. Jalankan Perangkat Lunak Antivirus

    Menginstal dan menjalankan paket perangkat lunak keamanan yang tepercaya akan memastikan apakah ponsel benar-benar telah diretas. Temukan dan hapus malware atau spyware apa pun yang mungkin telah menginfeksi ponsel menggunakan paket-paket populer yang tersedia seperti:

    Bitdefender
    Norton
    Kaspersky
    AVG
    McAfee

    Hapus semua yang mencurigakan, mulai ulang ponsel, lalu jalankan kembali perangkat lunak tersebut untuk memastikan ponsel benar-benar bersih.

    Cara Mengatasi Jika Ponsel Anda Diretas

    Jika Anda mengetahui bahwa ponsel Anda telah diretas, ada sejumlah langkah penting yang perlu segera dilakukan untuk mencegah peretas menyebabkan kerusakan lebih parah dari yang seharusnya.

    1. Hubungi Lembaga Keuangan Anda

    Langkah pertama yang bisa Anda lakukan mungkin adalah bank, kartu kredit, dan lembaga keuangan lainnya untuk memastikan akun Anda tidak diakses.

    2. Ubah Kata Sandi Anda

    Langkah Anda selanjutnya, dan salah satu yang terpenting, adalah segera mengubah semua kata sandi dengan kata sandi baru yang kuat. Ini harus dilakukan untuk semua aplikasi dan situs web yang terhubung ke ponsel yang terinfeksi.

    3. Hapus Aplikasi Mencurigakan

    Lakukan audit semua aplikasi di ponsel Anda, dan hapus aplikasi yang mencurigakan atau tidak dikenal. Nyalakan ulang ponsel dan periksa kembali untuk memastikan penghapusan berhasil.

    4. Jika Semua Cara Lain Gagal, Kembalikan ke Setelan Pabrik Ponsel

    Jika memang terdapat banyak pop-up atau aplikasi berbahaya dan semua cara lain gagal, Anda dapat mengembalikan ponsel ke pengaturan pabrik — meskipun ini berarti kehilangan semua yang tersimpan di perangkat, ini merupakan pilihan yang sangat sulit.

    5. Beri Tahu Teman Anda

    Sebaiknya beri tahu teman dan kontak lain bahwa ponsel Anda telah diretas, dan peringatkan mereka untuk mengabaikan dan menghapus pesan apa pun yang tampaknya berasal dari ponsel Anda.

  • Simak Upgrade dari iPhone 17, Perlukah Beli HP Baru?

    Simak Upgrade dari iPhone 17, Perlukah Beli HP Baru?

    Bisnis.com, JAKARTA – iPhone 17 yang akan pre-order di Indonesia mulai 10 Oktober 2025 nanti menjadi bincangan banyak orang. Flagship terbaru iPhone yang dibanderol mulai dari US$1199 di Amerika Serikat (sekitar Rp19,8 juta) memiliki beberapa fitur terbaru.

    iPhone 17 memiliki unibody aluminium yang bersih, dengan ketebalan 0,3 inci, tinggi 6,43 inci, dan lebar 3,07 inci, serta berat 8,2 ons, sangat ringan dan mudah digenggam untuk dibawa kemana-mana. Kamera yang dimiliki iPhone 17 memiliki tonjolan kamera yang lebih rapi dan tidak terlalu besar. 

    Kamera, yang menjadi fitur unggulan bagi iPhone, juga ditingkatkan dalam iPhone 17. Dengan tiga mata kamera, fitur telefoto meningkat menjadi 48 megapixel (MP), naik 12MP dari iPhone 16.

    Kamera depan iPhone 17 kini memiliki sensor 18MP yang tersembunyi di layar, dengan fitur Center Stage yang membuat kamera tetap fokus merekam penggunanya saat video call. Namun lensa utama dan ultra-lebar masih bertahan di 48MP, yang berarti kualitas gambar akan tetap relatif sama. 

    Layar yang dimiliki iPhone 17 dinilai luar biasa. Dengan resolusi layar 2868 x 1320, iPhone 17 memiliki kepadatan pixel yang padat dan panel OLED, sehingga menghasilkan warna dan kecerahan yang luar biasa.

    iPhone 17 juga didukung dengan layar 120Hz dan fitur always-on-display, daripada iPhone 16 yang hanya 60Hz, sehingga pengguna akan merasakan scrolling layar yang lebih halus, dan tidak perlu melihat notif dengan menghidupkan layar terlebih dahulu. Selain itu, kecerahan layar iPhone 17 mencapai 3000 nits, menjadi yang tertinggi untuk semua ponsel pintar saat ini.

    iPhone terbaru ini dibekali dengan sistem operasi terbaru, yaitu iOS 26, yang sudah terdapat fitur AI Apple. Namun sayangnya, fitur AI Apple yang hadir dinilai hanya sekadar gimik karena masih membutuhkan AI lain seperti ChatGPT dan tidak selengkap Samsung atau Google. Visual Intelligence untuk mengetahui gambar dengan kecerdasan buatan yang dimiliki iOS 26 tidak sepenuhnya dapat diandalkan.

    Performa iPhone 17 semakin membaik daripada iPhone yang lalu. iPhone 17 didukung dengan A19 Pro SoC yang terdiri dari 6 inti CPU dan 6 inti GPU. Saat diuji coba dengan Cinebench (aplikasi penguji kualitas hardware), iPhone ini mendapatkan nilai single-core sebesar 3.540 poin.

    Peningkatan tersebut hanya 5% jika dibandingkan dengan iPhone 16 Pro. Performa terbaik diraih oleh iPhone 17, di mana multi-corenya mendapatkan 9.339 poin dibandingkan 8.237 poin milik iPhone 16 Pro, sehingga menghasilkan peningkatan performa multi-thread sebesar 13%. Jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy Z Fold 7 dengan Snapdragon 8 Elite-nya, Fold 7 mendapatkan 8.041 poin untuk uji multi-core.

    Untuk para pecinta game ponsel, iPhone 17 dinilai kalah dengan Galaxy Z Fold 7 dalam performa gaming. Saat diuji dengan 3DMark (penguji hardware pendukung game) Fold 7 mendapatkan 5.141 poin, sementara iPhone 17 Pro Max hanya 4.795 poin. Memang tidak terlalu jauh, tetapi Fold 7 tetap yang terbaik selama tidak terlalu panas.

    Kamar Uap (Vapor Chamber) iPhone 17 sangat ditekankan saat perkenalannya. Ruang uap tersebut menjaga A19 Pro yang menelan banyak daya baterai agar panasnya tersebar merata. Prosesornya memang masih lambat, tetapi hanya sedikit lebih lambat dibandingkan model iPhone Pro sebelumnya.

    Baterai yang dimiliki telepon baru ini diklaim Apple bisa bertahan hingga 39 jam. Review dari Jacqueline, penulis blog, menceritakan bahwa daya baterainya tidak sejauh itu.

    “Meskipun saya rasa tidak sampai sejauh itu, saya mendapati bahwa saya hanya perlu mengisi daya perangkat kira-kira setiap satu setengah hari. Bahkan, sering kali saya berbaring di tempat tidur bermain game seluler dengan baterai tersisa 10-15%, dan perangkat itu bertahan selama kurang lebih satu jam hingga saya punya energi untuk bangun dan mengisi daya ponsel,” tulisnya dalam media IGN SEA.

    Meskipun pembaruan pada iPhone 17 membuatnya menonjol sebagai perangkat lebih cakap secara keseluruhan, akan tidak terlalu banyak perubahan jika dibandingkan dengan iPhone 16 yang baru keluar tahun lalu, sehingga tidak banyak alasan untuk mengganti ponsel baru. Kecuali jika benar-benar tertarik dengan tampilan yang lebih halus dan pengisian daya yang lebih cepat, terlebih yang masih menggunakan iPhone 13 ke bawah. (Stefanus Bintang)

  • Keterampilan Digital Masyarakat RI Bergantung pada Anggaran dan Investasi

    Keterampilan Digital Masyarakat RI Bergantung pada Anggaran dan Investasi

    Bisnis.com, JAKARTA— Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) menilai proyeksi peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) pada 2026 sangat bergantung pada konsistensi anggaran pemerintah untuk teknologi pemerintahan (Government Technology). 

    Ketua Umum Mastel, Sarwoto Atmosutarno, mengatakan dukungan kebijakan investasi terhadap sektor telekomunikasi dan penyelenggara jaringan juga menjadi faktor utama. 

    “Tergantung konsistensi anggaran Government Technology dan dukungan kebijakan investasi terhadap telekomunikasi dan penyelenggara jaringan dan infrastruktur lainnya. Termasuk investasi dalam riset dan SDM,” kata Sarwoto kepada Bisnis pada Selasa (7/10/2025).

    Sarwoto menambahkan, tahun depan Indonesia tidak hanya akan memasuki fase digitalisasi menuju all clouds atau transformasi digital yang sepenuhnya berbasis komputasi awan, tetapi juga menghadapi era digitalisasi menuju all intelligence dengan maraknya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI). 

    Menurutnya, pemerintah bersama masyarakat pengguna dan industri perlu memastikan agar IMDI berdampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

    “Tahun disrupsi teknologi dan layanan harus dijawab dengan debottlenecking peraturan yang menghambat, dengan tetap menjunjung kepentingan nasional,” imbuhnya .

    Lebih lanjut, Sarwoto menjelaskan IMDI menilai empat pilar utama, yakni infrastruktur dan ekosistem, keterampilan, pemberdayaan masyarakat, serta penciptaan lapangan pekerjaan. Kenaikan skor nasional mencerminkan arah positif transformasi digital, meski setiap pilar dapat mengalami fluktuasi.

    Menurut Mastel, salah satu pendorong peningkatan IMDI 2025 adalah perbaikan pada pilar infrastruktur dan ekosistem digital yang sempat turun 1–2 poin pada 2024 akibat keterlambatan pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T). 

    “Terutama akses BTS 4G dan infrastruktur data center. Mastel berpendapat di pilar ini pemerintah dan operator atau pelaku lainnya mesti mendorong implementasi akses berbasis 5G, edge AI, karena use case [5G + AI] akan menjadi motor penggerak transformasi digital yang lebih efisien dan efektif,” katanya.

    Adapun untuk mempercepat peningkatan indeks di tahun-tahun mendatang, Mastel menilai literasi digital juga harus digarap lebih konkret dan tidak sekadar teoritis. Selain itu, Sarwoto mengatakan kasus nyata yang dihadapi sektor digitalisasi bukan hanya masalah ekonomi, tetapi juga masalah sosial dan hubungan antarnegara. 

    “Perlu kerja sama dalam dan luar negeri untuk ini, kolaborasi, copy dan adaptasi terobosan cepat saat ini diperlukan. Perilaku ini jangan hanya dibebankan kepada masyarakat, namun terutama unsur pemerintah juga sangat perlu, banyak regulasi lintas sektor dinilai menghambat indeks IMDI,” kata Sarwoto.

    Menkomdigi menghadiri acara literasi digital

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mencatat nilai IMDI 2025 mencapai 44,53 poin, meningkat 1,19 poin dari tahun sebelumnya sebesar 43,34. IMDI mengukur tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital, baik dalam aktivitas harian maupun pekerjaan. 

    Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengatakan capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, tetapi bukti nyata bahwa Indonesia tengah bergerak menuju visi besar Pemerintah Digital 2045.

    “IMDI bukan hanya menjadi alat evaluasi, namun jadi kompas kebijakan dalam memandu pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun program,” kata Meutya, dikutip dari laman resmi Komdigi.

    Pengukuran IMDI 2025 mencakup empat pilar utama, yakni Infrastruktur dan Ekosistem, Keterampilan Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan. Dari keempatnya, pilar Infrastruktur dan Ekosistem mencatat skor tertinggi 53,06, sedangkan pilar Pemberdayaan mencatat skor terendah 34,42.

    Indeks ini telah diukur sejak 2022 dan terus menunjukkan tren positif: 37,80 pada 2022, 43,18 pada 2023, 43,34 pada 2024, hingga 44,53 pada 2025. Tahun ini, pengukuran melibatkan lebih dari 18.000 responden individu dan 11.000 responden industri di 514 kabupaten/kota.

    Kepala Badan Pengembangan SDM Komdigi, Boni Pudjianto, memproyeksikan IMDI 2026 akan meningkat menjadi 45,33 poin atau naik 0,8 poin dibandingkan tahun ini. Boni mengatakan peningkatan nilai IMDI nasional akan diupayakan melalui tiga langkah utama. Pertama, pengembangan dan penguatan infrastruktur digital dengan memastikan penyediaan konektivitas broadband yang inklusif, berkualitas, dan terjangkau di seluruh Indonesia. 

    Kedua, penguatan ekosistem ruang digital dengan meningkatkan literasi serta keterampilan digital dasar masyarakat agar lebih produktif.

    “Ketiga pengembangan kompetensi digital SDM [sumber daya manusia] nasional yang disesuaikan dengan kebutuhan industri di masa depan,” kata Boni kepada Bisnis pada Senin (6/10/2025). 

  • Pre-order Dibuka 10 Oktober 2025, Segini Prediksi Harga iPhone 17 Pro Max di RI

    Pre-order Dibuka 10 Oktober 2025, Segini Prediksi Harga iPhone 17 Pro Max di RI

    Bisnis.com, JAKARTA— Apple resmi mengumumkan jajaran iPhone 17 dapat dipesan (pre-order) di Indonesia mulai 10 Oktober 2025. 

    Seluruh model terbaru, yakni iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max, akan tersedia di toko-toko Apple Authorized Resellers pilihan mulai 17 Oktober 2025. 

    “Model iPhone baru akan tersedia untuk pre-order mulai Jumat, 10 Oktober dan tersedia di toko Apple Authorized Resellers pilihan mulai Jumat, 17 Oktober,” tulis Apple dalam laman resmi dikutip pada Selasa (7/10/2025). 

    iPhone 17 Pro akan tersedia dengan kapasitas penyimpanan yang lebih besar, dimulai dari 256GB atau dua kali lipat dari generasi sebelumnya. Adapula pilihan penyimpanan 512GB dan 1TB. 

    Sementara itu, iPhone 17 Pro Max menawarkan varian penyimpanan 256GB, 512GB, 1TB, dan untuk pertama kalinya, 2TB. Kedua model Pro ini tersedia dalam pilihan warna oranye kosmik, biru pekat, dan perak.

    Untuk iPhone Air, Apple menghadirkan pilihan warna hitam angkasa, putih awan, emas muda, dan biru langit, dengan kapasitas mulai dari 256GB, serta opsi 512GB dan 1TB.

    Adapun iPhone 17 dibekali penyimpanan awal 256GB, meningkat dua kali lipat dari seri sebelumnya, dan pilihan 512GB, dengan varian warna lavender, biru kabut, hijau sage, putih, dan hitam.

    Jajaran iPhone 17 hadir dengan berbagai peningkatan mulai dari chip Apple silicon generasi terbaru, daya tahan baterai lebih lama, hingga sistem kamera dengan kamera depan Center Stage untuk hasil selfie yang diklaim lebih dinamis. 

    Desainnya lebih kokoh dengan lapisan Ceramic Shield 2, yang diklaim memiliki ketahanan gores hingga tiga kali lebih baik dibanding generasi sebelumnya. iPhone 17 membawa layar lebih besar dan lebih terang dengan dukungan refresh rate hingga 120Hz melalui teknologi ProMotion, serta kamera utama Dual Fusion 48 MP. 

    Sementara itu, iPhone Air tampil dengan desain unibody ultra tipis dan ringan namun tetap tangguh, menghadirkan performa kelas pro dan daya tahan baterai seharian.

    Adapun iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max disebut sebagai model paling bertenaga yang pernah dibuat Apple. Ditenagai chip A19 Pro, kedua perangkat ini menawarkan sistem kamera profesional, efisiensi daya tinggi, dan untuk pertama kalinya, opsi penyimpanan hingga 2TB.

    Keempat model iPhone terbaru menjalankan iOS 26, sistem operasi terbaru Apple dengan desain Liquid Glass dan fitur berbasis kecerdasan buatan yang membuat pengalaman penggunaan lebih personal dan cerdas.

    Prakiraan Harga Global iPhone 17 Series

    Berdasarkan bocoran harga global, berikut perkiraan harga masing-masing model:
    iPhone 17
    • 256 GB: mulai US$799 (sekitar Rp13 juta)
    • 512 GB: mulai US$999 (sekitar Rp16,4 juta)

    iPhone 17 Air
    • 256 GB: mulai US$999 (sekitar Rp16,4 juta)
    • 512 GB: mulai US$1.199 (sekitar Rp19,7 juta)
    • 1 TB: mulai US$1.399 (sekitar Rp23 juta)
     

    iPhone 17 Pro
    • 256 GB: mulai US$1.099 (sekitar Rp18 juta)
    • 512 GB: mulai US$1.299 (sekitar Rp21,3 juta)
    • 1 TB: mulai US$1.499 (sekitar Rp24,6 juta)

    iPhone 17 Pro Max
    • 256 GB: mulai US$1.199 (sekitar Rp19,7 juta)
    • 512 GB: mulai US$1.399 (sekitar Rp23 juta)
    • 1 TB: mulai US$1.599 (sekitar Rp26,3 juta)
    • 2 TB: mulai US$1.999 (sekitar Rp32,8 juta)

  • Samsung dan Xiaomi Makin Agresif, Pasar Vivo

    Samsung dan Xiaomi Makin Agresif, Pasar Vivo

    Bisnis.com, JAKARTA — Persaingan produsen smartphone dalam memperkuat posisi mereka di pasar berjalan sangat ketat. Samsung dan Xiaomi berhasil meningkatkan pasar pasar berkat produk bawah dan menengah, sementara itu Vivo dan Oppo tergerus pada semester I/2025.

    Berdasarkan data Counterpoint Research, pangsa pasar pengiriman ponsel pintar (smartphone) di Indonesia pada kuartal II/2025 tercatat mengalami pergeseran dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu kuartal II/2024. 

    Laporan DataIndonesia, dikutip Selasa (7/10/2025), mengungkap secara total, pengiriman smartphone di Indonesia turun 7% secara tahunan (YoY), tertekan oleh lemahnya permintaan konsumen dan kondisi ekonomi yang dibayangi ketidakpastian.

    Jika dilihat berdasarkan merek, Xiaomi menempati posisi pertama dengan pangsa pasar pengiriman sebesar 21% pada kuartal II/2025. Angka ini meningkat dari 18% pada kuartal II/2024. 

    Jumlah pengirimannya naik sekitar 10% secara tahunan, didorong oleh ekspansi gerai offline, portofolio produk yang lebih beragam, serta peluncuran seri terbaru seperti Xiaomi 15 Series dan Pocophone F7.

    Samsung naik ke posisi kedua dengan pangsa pasar pengiriman sebesar 20% pada kuartal II/2025. Jumlah itu lebih besar dari 16% pada kuartal II/2024. Pertumbuhan jumlah pengiriman Samsung tercatat sebesar 20% secara tahunan, dan merupakan kenaikan tertinggi di antara lima merek lainnya.

    Peningkatan ini ditopang oleh lini Galaxy A Series berbasis 5G, strategi pemasaran agresif, program cicilan, serta trade-in yang semakin populer.

    Pasar smartphone Indonesia semester I/2025

    Oppo menempati posisi ketiga dengan pangsa pasar pengiriman sebesar 16% pada kuartal II/2025. Persentasenya turun dibandingkan kuartal II/2024 yang sebesar 18%. Adapun jumlah pengirimannya mengalami penurunan sebesar 14% secara tahunan.

    Selanjutnya, Vivo mencatatkan pangsa pasar pengiriman sebesar 13% pada kuartal II/2025, turun tajam dari 18% pada periode yang sama tahun sebelumnya. Jumlah pengiriman smartphone Vivo juga merosot 29% YoY, menjadikannya merek dengan penurunan terbesar di antara lima merek lainnya.

    Sementara itu, Infinix bertahan dengan pangsa pasar pengiriman sebesar 10% pada kuartal II/2025, tidak berubah dari kuartal II/2024. Namun secara tahunan, jumlah pengiriman smartphone Infinix di Indonesia tetap menurun 5%.

    Adapun kategori merek smartphone lainnya mencatatkan pangsa pasar pengiriman sebesar 18% pada kuartal II/2025, lebih rendah dibandingkan kuartal II/2024 yang sebesar 20%. Jumlah pengiriman smartphone juga mengalami penurunan secara tahunan sebesar 19%.

  • Kalteng, Kaltim, Sulbar, hingga Malut Pakai Starlink

    Kalteng, Kaltim, Sulbar, hingga Malut Pakai Starlink

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemanfaatan satelit orbit rendah Starlink oleh di daerah-daerah makin masif. Sejumlah pemerintah provinsi seperti Pemprov Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Sulawesi Barat (Sulbar), hingga Maluku Utara (Malut) mulai mengadopsi teknologi milik Elon Musk.

    Kalteng

    Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memakai Starlink untuk digitalisasi pembelajaran sebagai wujud nyata pemerataan pendidikan dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Pemprov berkomitmen setempat dalam mewujudkan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan hingga pelosok daerah dengan memanfaatkan digital.

    Dalam mendukung langkah tersebut, pemerintah telah melengkapi sekolah-sekolah dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran digital, di antaranya berupa unit TV interaktif, Starlink, dan panel surya.

    “Digitalisasi pembelajaran menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Agustiar dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

    Dalam berbagai kunjungan kerja ke daerah, dia selalu menyempatkan meninjau aktivitas pembelajaran di sekolah, salah satunya untuk melihat langsung implementasi digitalisasi pembelajaran.

    Kalimantan Timur

    Dilansir dari website Diskominfo Kaltim, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur  mempercepat program internet gratis untuk semua.  Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, Muhammad Faisal menjelaskan setiap desa akan mendapatkan satu titik akses internet gratis, dengan prioritas awal di kantor desa.

    Pemprov Kaltim memprioritaskan jaringan fiber optik karena kualitas dan efisiensinya. Jika tidak memungkinkan, akan digunakan jaringan wireless Orbit Telkomsel. Sebagai alternatif terakhir, satelit Starlink dipilih, khususnya untuk desa yang belum memiliki jaringan listrik, yang akan didukung panel surya.

    Untuk tahun ini, Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran sekitar Rp12 miliar dengan target 716 desa melalui anggaran murni dan 125 desa lewat anggaran perubahan.

    “Kantor desa menjadi pusat layanan publik. Jika sudah baik, barulah berpindah ke puskesmas, sekolah, atau ruang publik,” katanya.

    Maluku Utara

    Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah memulai uji coba penggunaan layanan internet berbasis satelit (Starlink) sebagai upaya pemerataan jaringan internet di wilayah blank spot di sektor pendidikan yaitu SMA Negeri 8 Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (10/4/2025).

    Gubernur Malut Sherly Laos mengatakan bahwa beberapa wilayah di Halmahera Barat masih susah jaringan internet (blank spot). Hal ini menjadi kendala satuan pendidikan mengupdate data pokok pendidikan (Dapodik) ke sistem database Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

    Untuk mengatasi masalah tersebut, sekolah menengah atas tersebut memutuskan menggunakan Starlink, satelit orbit rendah yang diklaim memiliki kecepatan unduh berkisar antara 25–220 Mbps  dan 5–20 Mbps untuk mengunggah. 

    “Sekolah yang berada di wilayah blank spot kesulitan untuk mengupdate dapodik karena koneksi internet yang dibutuhkan belum tersedia dan pemasangan starlink diharapkan bisa menjadi salah satu solusinya” ujar Sherly dilansir dari laman resmi Pemprov Malut.

    Dia menegaskan bahwa penggunaan teknologi Starlink belum diterapkan secara masif. Pemakaian starlink ini baru sebatas uji coba di SMA Negeri 8 Halmahera Barat. 

    Sherly  meminta kepala sekolah dan para guru mengkaji kembali jaringan starlink yang sudah terpasang.

    Sulawesi Barat

    Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Sulawesi Barat telah menggunakan Starlink di sejumlah desa yang sulit terjangkau serat optik. Salah satunya di Desa Tabulahan, Kecamatan Tabulahan, Kabupaten Mamasa, pada Desember 2024.

    Kepala Bidang Layanan E Goverment Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Sulbar, M Ridwan Djafar mengatakan pemasangan bantuan ini untuk mendukung program pemerintah terkait percepatan transformasi. Pemprov berharap dengan adanya bantuan ini masyarakat setempat dapat menggunakan internet secara sehat dan memberi manfaat positif bagi warga.

    “Termasuk akses digital pada wilayah blank spot di pedesaan,” kata Ridwan.

  • Infrastruktur dan Ekosistem Pilar Utama Pendongkrak Indeks Masyarakat Digital 2025

    Infrastruktur dan Ekosistem Pilar Utama Pendongkrak Indeks Masyarakat Digital 2025

    Bisnis.com, JAKARTA— Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengungkapkan faktor utama yang mendorong peningkatan Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025, yang naik menjadi 44,53 poin atau meningkat 1,19 poin dibandingkan tahun sebelumnya.

    Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Komdigi, Boni Pudjianto mengatakan kenaikan nilai IMDI secara nasional terutama ditopang oleh dua pilar utama, yakni Infrastruktur dan Ekosistem serta Pekerjaan.

    “Berdasarkan hasil pengukuran IMDI 2025, peningkatan nilai IMDI secara nasional didorong oleh kontribusi yang cukup tinggi dari pilar 1 [Infrastruktur dan Ekosistem] yang mengalami peningkatan 0,36 poin,” kata Boni kepada Bisnis pada Senin (6/10/2025). 

    Boni mengatakan peningkatan ada pilar ini menjadi fondasi dan pengungkit bagi peningkatan pilar lainnya melalui efek domino dari perbaikan infrastruktur digital. Dia menambahkan, pilar Pekerjaan juga menunjukkan peningkatan signifikan sebesar 4,8 poin, yang dipengaruhi oleh meningkatnya ketersediaan talenta digital yang relevan dengan kebutuhan industri.

    Boni menambahkan langkah-langkah strategis yang berkontribusi terhadap peningkatan tersebut meliputi perluasan akses internet dan pembangunan infrastruktur TIK di wilayah perdesaan, peningkatan kompetensi digital masyarakat melalui pelatihan dan sertifikasi nasional. 

    “Serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan untuk mendorong transformasi digital,” katanya.

    Menurut Boni, IMDI berfungsi sebagai instrumen untuk mengukur tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi digital. Dia menambahkan peningkatan nilai IMDI juga memerlukan kolaborasi lintas sektor baik pemerintah, masyarakat, maupun industri. 

    “Secara umum, program-program strategis pemerintah berkontribusi positif terhadap peningkatan IMDI. Namun, efektivitasnya belum sepenuhnya optimal, terutama di bidang pemberdayaan digital dan pemerataan di daerah-daerah tertinggal,” kata Boni.

    Teknisi memperbaiki pemancar internet

    Dia mencontohkan beberapa inisiatif strategis yang telah berperan dalam peningkatan nilai IMDI, seperti program pelatihan digital Digital Talent Scholarship dan program Literasi Digital yang menyasar berbagai kalangan masyarakat. Meski cakupannya luas, menurutnya, proporsi peserta masih relatif kecil dibandingkan populasi Indonesia secara keseluruhan.

    Selain itu, pemerataan infrastruktur digital seperti pembangunan BTS 4G dan 5G di berbagai wilayah juga turut berkontribusi dalam mendukung pilar Infrastruktur dan Ekosistem.

    “Meskipun bukan sebagai indikator tunggal, pemerataan Infrastruktur Digital melalui pembangunan BTS 4G dan 5G di berbagai lokasi dapat berkontribusi dalam menyokong pilar Infrastruktur & Ekosistem,” tutur Boni.

    Sementara itu, berdasarkan data resmi Komdigi, nilai IMDI 2025 mencapai 44,53 poin, meningkat dari 43,34 poin pada 2024. 

    IMDI merupakan pengukuran tingkat kompetensi dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi digital, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun pekerjaan. Pengukuran IMDI dilakukan setiap tahun sejak 2022.

    Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar angka statistik, melainkan bukti konkret bahwa Indonesia terus bergerak menuju visi besar Pemerintah Digital 2045.

    “IMDI bukan hanya menjadi alat evaluasi, namun jadi kompas kebijakan dalam memandu pemerintah pusat dan daerah untuk menyusun program,” kata Meutya Hafid, dikutip dari laman resmi Komdigi, Senin (6/10/2025).

    Dia menambahkan pemanfaatan IMDI sebagai rujukan strategis sangat penting dalam merumuskan kebijakan pengembangan sumber daya manusia berbasis data. Dengan demikian, setiap program penguatan keterampilan digital nasional dapat dirancang secara tepat sasaran.

    Pengukuran IMDI mencakup empat pilar utama, yakni Infrastruktur dan Ekosistem, Keterampilan Digital, Pemberdayaan, serta Pekerjaan. Dari keempat pilar tersebut, Infrastruktur dan Ekosistem mencatat skor tertinggi sebesar 53,06, sedangkan pilar Pemberdayaan masih berada di posisi terendah dengan 34,42 poin. Indeks ini mengadopsi G20 Toolkit for Measuring Digital Skill and Digital Literacy yang merupakan hasil capaian forum Digital Economy Working Group (DEWG) pada Presidensi G20 Indonesia 2022.

    Untuk tahun 2025, pengukuran dilakukan pada Juli—Agustus dengan melibatkan lebih dari 18.000 responden individu dan 11.000 responden industri di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota. Tahun ini, IMDI juga telah mengintegrasikan indikator Indeks Literasi Digital (ILD), memberikan gambaran yang lebih komprehensif hingga level kabupaten/kota.

    Sejak pertama kali diukur pada 2022 dengan skor 37,80, IMDI terus menunjukkan tren positif, meningkat menjadi 43,18 pada 2023 dan 43,34 pada 2024 sebelum kembali naik ke 44,53 pada 2025.

  • Pemprov Kalteng Pilih Starlink untuk Akselerasi Digital di Lingkungan Sekolah

    Pemprov Kalteng Pilih Starlink untuk Akselerasi Digital di Lingkungan Sekolah

    Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengakselerasi dan mempercepat pembangunan sektor pendidikan dengan mengimplementasikan program digitalisasi pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan satelit orbit rendah Starlink milik Elon Musk.

    Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan digitalisasi pembelajaran wujud nyata pemerataan pendidikan dan kesiapan menghadapi tantangan masa depan. Pemprov berkomitmen setempat dalam mewujudkan pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan hingga pelosok daerah dengan memanfaatkan digital.

    Dalam mendukung langkah tersebut, pemerintah telah melengkapi sekolah-sekolah dengan berbagai fasilitas penunjang pembelajaran digital, di antaranya berupa unit TV interaktif, Starlink, dan panel surya.

    “Digitalisasi pembelajaran menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Agustiar dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

    Dalam berbagai kunjungan kerja ke daerah, dia selalu menyempatkan meninjau aktivitas pembelajaran di sekolah, salah satunya untuk melihat langsung implementasi digitalisasi pembelajaran.

    Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Maluku Utara telah memulai uji coba penggunaan layanan internet berbasis satelit (Starlink) sebagai upaya pemerataan jaringan internet di wilayah blank spot di sektor pendidikan yaitu SMA Negeri 8 Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (10/4/2025).

    Gubernur Malut Sherly Laos mengatakan bahwa beberapa wilayah di Halmahera Barat masih susah jaringan internet (blank spot). Hal ini menjadi kendala satuan pendidikan mengupdate data pokok pendidikan (Dapodik) ke sistem database Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. 

    Untuk mengatasi masalah tersebut, sekolah menengah atas tersebut memutuskan menggunakan Starlink, satelit orbit rendah yang diklaim memiliki kecepatan unduh berkisar antara 25–220 Mbps  dan 5–20 Mbps untuk mengunggah. 

    “Sekolah yang berada di wilayah blank spot kesulitan untuk mengupdate dapodik karena koneksi internet yang dibutuhkan belum tersedia dan pemasangan starlink diharapkan bisa menjadi salah satu solusinya” ujar Sherly dilansir dari laman resmi Pemprov Malut, Jumat (11/4/2025).

    Dia menegaskan bahwa penggunaan teknologi Starlink belum diterapkan secara masif. Pemakaian starlink ini baru sebatas uji coba di SMA Negeri 8 Halmahera Barat. 

    Sherly  meminta kepala sekolah dan para guru mengkaji kembali jaringan starlink yang sudah terpasang.

  • AMD Teken Kontrak Jumbo dengan OpenAI, Tantang Dominasi Nvidia di AI

    AMD Teken Kontrak Jumbo dengan OpenAI, Tantang Dominasi Nvidia di AI

    Bisnis.com, JAKARTA – Advanced Micro Devices Inc. (AMD) meraih kesepakatan besar untuk memasok chip kepada OpenAI, yang memberi peluang bagi produsen chip asal AS itu untuk menantang dominasi Nvidia Corp. di industri komputasi AI.

    Melansir Bloomberg pada Selasa (7/10/2025), berdasarkan perjanjian itu, OpenAI akan menggunakan chip grafis AMD dengan kapasitas 6 gigawatt dalam beberapa tahun mendatang, setara dengan lebih dari setengah ukuran kontrak yang baru-baru ini ditandatangani startup AI itu dengan Nvidia. 

    Sebagai bagian dari kesepakatan, OpenAI berhak membeli hingga 160 juta saham AMD dengan harga US$0,01 per lembar jika proyek mencapai target tertentu. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 10% saham beredar AMD. 

    Target tersebut mensyaratkan kenaikan harga saham AMD hingga level US$600. Pada Jumat lalu, saham AMD ditutup di posisi US$164,67.

    Bagi AMD, kontrak ini menjadi ujian besar yang bisa menghasilkan pendapatan baru puluhan miliar dolar sekaligus memperkuat posisinya sebagai penantang serius di pasar AI. 

    Namun, langkah tersebut juga membawa risiko, karena ketergantungan AMD terhadap industri AI yang oleh sebagian pihak dikhawatirkan tengah membentuk gelembung.

    “Ini jelas merupakan proyek terbesar yang kami umumkan sejauh ini. Sekarang kami memulai pembangunan skala masif. Ini kesepakatan besar, baik bagi perusahaan, pemegang saham, maupun tim kami,” kata CEO AMD Lisa Su dikutip dari Bloomberg, Selasa (7/10/2025).

    Secara terpisah, dalam konferensi telepon, Su menambahkan, kesepakatan ini didesain agar OpenAI juga termotivasi melihat AMD sukses. Menurutnya, semakin banyak OpenAI menggunakan chip AMD, semakin besar pendapatan yang diperoleh keduanya,

    Saham AMD sempat melonjak hingga 38%, menyentuh level intraday US$226,71, kenaikan terbesar sejak April 2016. Sebaliknya, saham Nvidia terkoreksi hingga 2,3%.

    Perjanjian ini menambah deretan kontrak besar OpenAI dalam memperluas kapasitas pusat data, mencerminkan keyakinan industri teknologi bahwa permintaan untuk perangkat AI bertenaga tinggi akan terus tumbuh. 

    Sebelumnya, Nvidia berkomitmen investasi hingga US$100 miliar dalam pembangunan infrastruktur AI bersama OpenAI dengan kapasitas minimal 10 gigawatt, setara dengan kebutuhan listrik puncak Kota New York.

    Namun, pembiayaan proyek raksasa tersebut masih menyisakan tanda tanya. CEO OpenAI Sam Altman sebelumnya sempat menyebut rencana belanja “triliunan dolar” untuk infrastruktur AI, dan tengah menyiapkan instrumen pendanaan baru, tanpa memberikan detail. Presiden OpenAI Greg Brockman menambahkan, perusahaan mengeksplorasi berbagai opsi pembiayaan, mulai dari utang hingga ekuitas.

    Di sisi lain, kekhawatiran muncul bahwa industri AI bisa mengalami nasib seperti gelembung dot-com pada akhir 1990-an, mengingat nilai kontrak chip dan pusat data AI yang kini mencapai puluhan miliar dolar di seluruh dunia.

    Bagi AMD, kesepakatan ini memastikan teknologinya tetap masuk dalam ekosistem utama pembangunan pusat data AI. Saat ini, AMD masih jauh tertinggal dari Nvidia di pasar prosesor akselerator. 

    Tahun ini, pendapatan AMD dari bisnis tersebut diperkirakan mencapai US$6,55 miliar, dengan tambahan kontribusi dari kerja sama OpenAI mulai tahun depan, dan percepatan signifikan pada 2027.

    Struktur kesepakatan berlaku hingga 5 Oktober 2030. Lisa Su menegaskan, AMD dan OpenAI akan segera memulai implementasi.

    Kesepakatan ini juga bisa membantu OpenAI mengurangi ketergantungan pada produk Nvidia, yang divisi pusat datanya mencatat pendapatan US$115 miliar tahun lalu, lebih besar daripada total pendapatan tahunan seluruh pesaingnya.

    Menurut analis Bernstein, Stacy Rasgon, perjanjian AMD–OpenAI ini berpotensi menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk AMD tidak lagi sekadar taktik tawar-menawar melawan Nvidia, tetapi sudah menjadi minat nyata dari klien besar.

    “AMD kini sepenuhnya bergantung pada keberhasilan rencana besar OpenAI. Altman bisa saja menggiring ekonomi ke arah kehancuran, atau justru membawa kita ke masa depan. Saat ini, jawabannya masih tanda tanya,” ujarnya.

    Sejak lama dikenal sebagai pesaing Intel di pasar prosesor PC dan server, AMD kini semakin memikat investor berkat ekspansi ke chip AI. 

  • Perbandingan Harga iPhone 17 Pro Max dan Xiaomi 17 Pro Max yang Lagi Viral

    Perbandingan Harga iPhone 17 Pro Max dan Xiaomi 17 Pro Max yang Lagi Viral

    Bisnis.com, JAKARTA – Berikut adalah perbandingan harga antara iPhone 17 Pro Max dan Xiaomi 17 Pro Max.

    Ada dua ponsel yang sedang jadi perbandingan saat ini, mereka adalah produk baru Xiaomi dan produk baru Apple.

    iPhone baru saja merilis produk terbaru mereka bertajuk iPhone 17 series. 

    Tak mau kalah, Xiaomi juga meluncurkan flagship yang terdiri dari iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max.

    Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max memiliki layar kedua di dekat kamera yang tidak dimiliki oleh iPhone 17 series yang baru saja diperkenalkan Apple.

    Ya, Xiaomi 17 Pro dan 17 Pro Max memiliki layar kedua di bagian belakang yang menampilkan waktu dan notifikasi, dapat digunakan untuk swafoto dengan kamera utama.

    Spesifikasi Xiaomi  17 Pro secara Global

    Ukuran Layar: 6.3″ AMOLED – 1220 x 2656
    SoC: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
    Kamera: 3 (50 MP + 50 MP + 50 MP)
    Baterai: 6300 mAh
    OS: Android 16

    Spesifikasi Xiaomi Pro Max secara Global

    Layar: AMOLED 6,9″ – 1200 x 2608
    SoC: Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
    Kamera: 3 (50MP + 50MP + 50MP)
    Baterai: 7500 mAh
    Sistem Operasi: Android 16
    Berat: 219 gram (7,72 ons)

    Spesifikasi iPhone 17 Pro di Pasar Global

    Layar Super Retina XDR 6,3 inci
    Prosesor: Chip A19 Pro
    Kamera Belakang: 48 MP Fusion Utama (bukaan ƒ/1.78), 48 MP Fusion Ultra Wide (bukaan ƒ/2.2), 48 MP Fusion
    Telefoto (bukaan ƒ/2.8) dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x, 4x, 8x
    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP, perekaman video ganda
    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 3
    Warna: biru tua, jingga kosmik, dan perak

    Spesifikasi iPhone 17 Pro Max di Pasar Global

    Layar Super Retina XDR 6,9 inci
    Prosesor: Chip A19 Pro
    Kamera Belakang: 48 MP Fusion Utama (bukaan ƒ/1.78), 48 MP Fusion Ultra Wide (bukaan ƒ/2.2), 48 MP Fusion
    Telefoto (bukaan ƒ/2.8) dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x, 4x, 8x
    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP, perekaman video ganda
    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 3
    Warna: biru tua, jingga kosmik, dan perak

    Perbandingan harga ada di halaman 2…