Category: Bisnis.com Tekno

  • Spesifikasi dan Kecanggihan KRI Belati-622, Kapal Perang Cepat Hibrida Pertama Milik TNI

    Spesifikasi dan Kecanggihan KRI Belati-622, Kapal Perang Cepat Hibrida Pertama Milik TNI

    Bisnis.com, JAKARTA – TNI Angkatan Laut Indonesia akan segera kedatangan satu lagi alat perang atau alutsista yang akan memperkuat TNI AL yakni KRI Belati-622.

    Kapal Cepat Rudal (KCR) 60 dengan nama KRI Belati-622 ini merupakan produksi dalam negeri buatan PT. Tesco Indomaritim.

    Kapal sepanjang 60 meter ini merupakan kapal perang hibrida pertama di Indonesia yang ditenagai oleh teknologi biofuel.

    Kapal itu diperkenalkan dalam acara Shipnaming, yang dipimpin secara langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, didampingi Ketua Umum Jalasenastri Ny. Fera Muhammad Ali, bertempat di Dermaga Jetski Cafe, Pantai Mutiara, Jakarta, Rabu (1/10/2025).

    Penggunaan nama belati melambangkan karakter daya gerak dan manuver kapal yang cepat, terarah, dan efektif yang menuntut akselerasi cepat, singkat, dinamis, perubahan arah presisi, serta keputusan yang tepat dan tegas yang memanfaatkan momentum.

    Kapal ini merupakan kapal perang multifungsi yang dapat difungsikan sebagai kapal patroli maupun kapal kombatan, terbuat dari material Marine Aluminium, didesain dengan konsep Hybrid Mechanical Propulsion System yaitu kombinasi antara system propulsi water jet dengan propeller untuk menghasilkan kecepatan tinggi, manuver yang lincah dan hemat bahan bakar serta mampu beroperasi di seluruh Perairan Indonesia.

    Adapun spesifikasi yang dimiliki adalah panjang 62 M, lebar 9 M, tinggi 5 M, dan berat 500 ton. Memiliki kecepatan maksimal hingga 30 knots serta kapasitas 62 personel. Kapal ini juga dilengkapi Combat Management System (CMS) dengan persenjataan Surface-to-Surface Missile Roketsan Atmaca, 1 unit Meriam 40 mm Leonardo Marlin 40 RC, serta 2 unit meriam 20 mm.

    TNI AL kini mengoperasikan KCR 60 yang tersebar di Koarmada I, II, dan III. Kehadiran kapal ini diharapkan semakin meningkatkan kemampuan operasi laut, baik dalam Operasi Militer Perang (OMP) maupun Operasi Militer Selain Perang (OMSP), termasuk misi pengamanan perbatasan dan operasi SAR. KRI Belati-622 ini rencananya akan ditempatkan di Satuan Kapal Cepat (Satkat) Koarmada III.

    Pembangunan kapal ini merupakan bagian dari komitmen TNI AL dalam memperkuat postur pertahanan laut sekaligus mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, sesuai dengan perintah Kasal Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dimana KRI Belati-622 tidak hanya menjadi wujud nyata kekuatan maritim TNI AL, tetapi juga bukti nyata kemampuan industri pertahanan nasional yang mampu membangun alutsista modern untuk menjaga kedaulatan NKRI.

    KRI Belati-622 ini juga akan mengikuti Sailing Pass pada tanggal 2 Oktober 2025 sebelum berangkat ke jajaran Koarmada III bersama dengan unsur-unsur KRI, pesawat udara (pesud) TNI AL, serta demonstrasi pertempuran di laut oleh Pasukan Khusus Laut (Pasusla) di Teluk Jakarta dalam rangka Presidential Inspection dalam rangka menyambut HUT ke-80 TNI.

    Dilansir dari seasia, kapal ini dilengkapi dengan persenjataan canggih dan sistem manajemen tempur SEWACO yang dikembangkan melalui kolaborasi antara perusahaan pertahanan Indonesia dan perusahaan Turki, Havelsan, Roketsan, dan Aselsan, yang menunjukkan kerja sama pertahanan internasional.

    KRI Belati-622 dilengkapi mesin tugas berat yang dirancang untuk 30.000 jam operasional sebelum memerlukan perbaikan umum, yang secara signifikan melampaui kapasitas 9.000 jam kapal tugas ringan dan memastikan kemampuan pengerahan yang lebih lama.

    Kapal perang tersebut akan ditugaskan ke Komando Armada Timur Angkatan Laut (Koarmada III) untuk mengatasi kekurangan jumlah dibandingkan dengan Komando Armada Pertama dan Kedua, serta memperkuat postur pertahanan maritim Indonesia di perairan timurnya.

  • Asal-usul Roblox, Game Berkapitalisasi Rp1.454 Triliun dengan 85 Juta Pengguna

    Asal-usul Roblox, Game Berkapitalisasi Rp1.454 Triliun dengan 85 Juta Pengguna

    Bisnis.com, JAKARTA — Roblox telah menjelma dari gim (game) yang dimainkan oleh anak-anak menjadi tempat orang dewasa menjalin kehidupan sosial, bahkan membentuk komunitas. Jumlah pengguna aktif gim daring ini terus tumbuh hingga menyentuh 85 juta, dengan kapitalisasi mencapai sekitar US$86,65 miliar atau Rp1.439,7 triliun per Oktober 2025.

    Game Roblox berasal dari proyek yang digagas oleh dua insinyur asal Kanada-Amerika Serikat David Baszucki dan Erik Cassel pada 2004. Sebelum memakai nama Roblox, gim ini awalnya bernama Dynablocks, yang kemudian diubah menjadi Roblox pada 2005 dan resmi diluncurkan ke publik pada 1 September 2006.

    Adapun alasan Dynabloks berganti nama agar nama platform baru lebih mudah diingat dan lebih sederhana untuk diucapkan oleh para pengguna. Nama “Roblox” merupakan gabungan dari dua kata, yaitu “robots” dan “blocks”, yang merefleksikan konsep inti platform ini sebagai dunia virtual tempat pengguna membangun berbagai pengalaman (game) menggunakan balok-blok (blocks) seperti robotik dan konstruksi digital.

    Selain alasan kepraktisan, perubahan nama ini juga bertujuan agar brand lebih unik serta sesuai dengan visi mereka untuk menjadi ekosistem dunia virtual interaktif yang berbasis kreativitas komunitas, sehingga Roblox lebih mudah berkembang dan dikenal secara global.

    Platform ini mengkombinasikan konsep simulasi fisika, jejaring sosial, dan sistem pembuatan game berbasis bahasa pemrograman Lua, memungkinkan pengguna membangun, mengembangkan, dan memainkan game buatan komunitas di dunia virtualnya sendiri.

    Visi awal Roblox memang untuk menjadi ruang kreativitas dan edukasi, dan hingga sekarang tetap konsisten dengan filosofi “powering imagination.”

    Transaksi

    Saat bermain Roblox, peserta tidak hanya dapat berkomunikasi, juga dapat melakukan transaksi.

    Roblox memungkinkan kreator untuk memonetisasi karya mereka dan menukar Robux menjadi uang sungguhan.

    Untuk diketahui, Robux adalah mata uang virtual utama di ekosistem Roblox, digunakan untuk membeli item avatar, akses game, fitur premium, atau barang virtual lain di dalam platform.

    Pengguna bisa memperoleh Robux dengan cara membeli langsung menggunakan uang asli, menerima bonus dari langganan Roblox Premium, atau mendapatkan penghasilan dari penjualan produk virtual seperti gamepass, item avatar, dan transaksi dalam game buatan sendiri.

    Semua transaksi Robux terekam di akun pengguna dan menjadi dasar perhitungan jika developer ingin menukarnya lewat DevEx, program resmi Roblox yang memungkinkan developer menukar Robux yang mereka kumpulkan menjadi uang sungguhan (biasanya lewat PayPal).

    Adapun untuk bisa ikut DevEx, developer harus memenuhi sejumlah syarat seperti memiliki akun Roblox Premium yang aktif, minimal mengumpulkan 30.000-50.000 Robux dari hasil penjualan atau monetisasi karya di Roblox, tergantung wilayah dan program berjalan, akun memenuhi reputasi baik serta tidak melanggar ketentuan komunitas.

    Kemudian, identitas serta email harus diverifikasi dan harus berusia minimal 13 tahun. Proses penukaran (exchange) dilakukan melalui portal resmi Developer Hub. Developer mengisi jumlah Robux yang akan ditukar, melengkapi data dan dokumen verifikasi (termasuk formulir pajak untuk pengguna internasional), lalu menunggu proses persetujuan biasanya selama 2–5 hari kerja.

    Pendapatan

    Secara global, pendapatan developer Roblox pada tahun 2025 diproyeksikan melampaui US$1 miliar, seiring pertumbuhan pengguna aktif harian di kawasan Asia Pasifik, termasuk Indonesia, yang mencapai lebih dari 22 juta pengguna.

    Hal ini menempatkan Indonesia sebagai salah satu pasar kunci, sekaligus mendorong pertumbuhan ekosistem kreator lokal yang kini ikut memperoleh manfaat ekonomi dari ekonomi digital berbasis Roblox.

    Adapun Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat mengenakan notifikasi bagi Roblox karena konten yang di dalamnya. Notifikasi tersebut dicabut setelah Roblox berkomitmen untuk mematuhi regulasi di Indonesia.

  • Lupakan 1,4 GHz, XLSMART (EXCL) Fokus pada Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

    Lupakan 1,4 GHz, XLSMART (EXCL) Fokus pada Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz

    Bisnis.com, JAKARTA— PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. (EXCL) mengungkapkan ketertarikan untuk mengikuti seleksi pita frekuensi lainnya yakni 700 MHz dan 2,6 Ghz, setelah memutuskan mundur dari proses lelang frekuensi pita 1,4 GHz. 

    Perusahaan berharap pemerintah dapat memberikan skema pembayaran yang lebih fleksibel, misalnya melalui sistem cicilan. 

    Group Head Corporate Communications & Sustainability XLSMART Reza Mirza mengatakan minat perusahaan terhadap alokasi spektrum tetap tinggi, tetapi tantangan utama terletak pada besarnya biaya regulasi yang harus dibayarkan di muka.

    “Sebenarnya kan kami minat untuk kedua itu [frekuensi 700 MHz dan 2,6 Ghz]. Cuma dari sisi pembayarannya kan sekarang regulatory cost lumayan mahal. Sekarang kan di angka 12–13% lah,” kata Reza ditemui usai acara Road to Grand Final Axis Nation Cup 2025  di Jakarta, pada Selasa (7/10/2025). 

    Diketahui pemerintah pada tahun ini sempat menargetkan bakal melelang 3 frekuensi, dua diantaranya adalah pita 700 MHz dan 2,6 GHz. Saat ini pemerintah masih fokus untuk melelang pita 1,4 GHz yang menyisakan 3 peserta. 

    Dia menambahkan, biaya yang dikenakan juga dihitung dari pendapatan bruto sehingga nilainya cukup besar. Karena itu, XLSMART tetap berminat mengikuti lelang, tetapi berharap adanya opsi pembayaran secara cicilan mengingat nilai lelang yang dinilai cukup tinggi. 

    “Kalau bisa kami berharap diberitakan kesempatan untuk mencicil,” katanya. 

    Menurutnya, XLSMART telah melakukan komunikasi informal dengan pemerintah untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

    “Kami mau membantu pemerintah. At the same time pemerintah tolong bantu [industri] telco” katanya.

    Sebelumnya, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah membuka seleksi penggunaan pita frekuensi 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) tahun 2025. 

    Sebanyak tujuh perusahaan mengambil dokumen seleksi pada 11–20 Agustus 2025, yaitu PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, PT Indosat Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Netciti Persada, PT Telekomunikasi Seluler, dan PT Eka Mas Republik. Namun, dari tujuh calon peserta tersebut, hanya lima yang menyerahkan dokumen permohonan pada 23 September 2025, yakni PT Eka Mas Republik, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Indosat Tbk, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. 

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, tiga perusahaan dinyatakan lengkap, yaitu PT Eka Mas Republik, PT Telemedia Komunikasi Pratama, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Sementara Indosat dan XLSMART dokumennya tidak lengkap dan akhirnya menyatakan mundur dari proses seleksi.

    Dengan begitu, kini tersisa tiga peserta yang akan melanjutkan ke tahap lelang harga, yakni PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Eka Mas Republik, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Ketiganya akan memperebutkan pita frekuensi 1,4 GHz yang terbagi ke dalam tiga zona.

    Selain 1,4 GHz, Komdigi juga tengah menyiapkan lelang untuk pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Meski belum diumumkan secara resmi, lelang 700 MHz ditargetkan bisa digelar pada akhir tahun ini. Sebagai informasi, pita 700 MHz merupakan frekuensi kategori low band dengan cakupan luas, sedangkan 2,6 GHz termasuk mid band yang menawarkan keseimbangan antara cakupan dan kapasitas.

  • Alasan Indosat Pilih Mundur dari Lelang 1,4 GHz

    Alasan Indosat Pilih Mundur dari Lelang 1,4 GHz

    Bisnis.com, JAKARTA— PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison/IOH) memutuskan untuk mundur dari seleksi pengguna pita frekuensi 1,4 GHz yang digelar oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

    Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah menekankan setiap langkah strategis yang diambil perusahaan tidak semata-mata didasari modal finansial, tetapi juga mempertimbangkan faktor ekonomi dan bisnis. 

    “Semua yang Indosat lakukan pertimbangan-pertimbangan, baik secara ekonomi bisnis maupun layanan pelanggan dan juga mendukung objektif dari pemerintah. Ujung-ujungnya pertimbangan bisnis,” kata Buldansyah di Kantor Indosat, Jakarta pada Selasa (7/10/2025). 

    Buldansyah menegaskan seluruh keputusan perusahaan pada akhirnya selalu bermuara pada pertimbangan bisnis agar Indosat dan industri telekomunikasi nasional dapat tumbuh sehat serta berkembang sejalan dengan program pemerintah. 

    Ketika ditanya mengenai rencana keikutsertaan dalam lelang frekuensi lain seperti 700 MHz dan 2,6 GHz, Buldansyah belum memberikan konfirmasi lebih jauh.

    “Nanti ada sesinya, nanti ada waktunya,” katanya. 

    Sebelumnya, Komdigi telah membuka seleksi penggunaan pita frekuensi 1,4 GHz untuk layanan Broadband Wireless Access (BWA) tahun 2025.

    Sebanyak tujuh perusahaan mengambil dokumen seleksi pada 11–20 Agustus 2025, yakni PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, PT Indosat Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Netciti Persada, PT Telekomunikasi Seluler, dan PT Eka Mas Republik. 

    Namun, dari tujuh calon peserta tersebut, hanya lima yang menyerahkan dokumen permohonan pada 23 September 2025 yaitu PT Eka Mas Republik, PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Indosat Tbk, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

    Berdasarkan hasil pemeriksaan, tiga perusahaan dinyatakan lengkap yakni PT Eka Mas Republik, PT Telemedia Komunikasi Pratama, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, sementara Indosat dan XLSMART dokumennya tidak lengkap dan akhirnya menyatakan mundur dari proses seleksi.

    Dengan begitu, kini tersisa tiga peserta yang akan melanjutkan ke tahap lelang harga, yakni PT Telemedia Komunikasi Pratama, PT Eka Mas Republik, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. Mereka akan memperebutkan pita frekuensi 1,4 GHz yang terbagi ke dalam tiga zona.

    Selain 1,4 GHz, Komdigi juga tengah menyiapkan lelang untuk pita frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz. Meski belum diumumkan secara resmi, lelang 700 MHz ditargetkan bisa digelar pada akhir tahun ini. Pita 700 MHz merupakan frekuensi kategori low band dengan cakupan luas, sedangkan 2,6 GHz termasuk mid band yang menawarkan keseimbangan antara cakupan dan kapasitas.

  • Bukan Saingan, Indosat Pakai Starlink Untuk Jangkau Daerah Terpencil

    Bukan Saingan, Indosat Pakai Starlink Untuk Jangkau Daerah Terpencil

    Bisnis.com, JAKARTA— Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menilai kehadiran Starlink tidak serta merta menjadi pesaing, melainkan berperan sebagai pelengkap bagi layanan serat optik (fiber optic) yang sudah dimiliki perusahaan.

    Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah mengatakan, Indosat juga menjadi penyedia resmi produk Starlink di Indonesia. Dia menekankan teknologi satelit orbit rendah ini digunakan untuk menjangkau daerah-daerah yang belum dapat dilayani oleh jaringan serat optik milik Indosat.

    “Starlink ini sebenarnya kami juga mem-provide produk Starlink, jadi kalau ada daerah-daerah yang memang enggak bisa kami serve dengan fiber kami dan solusi kami kan butuh konektivitas, kami akan pakai Starlink,” kata Buldansyah di Kantor Indosat pada Selasa (7/10/2025). 

    Buldansyah menjelaskan perusahaan memanfaatkan Starlink terutama untuk kebutuhan backhaul atau sambungan antarjaringan, serta bagi pelanggan di sektor tertentu seperti pertambangan dan fasilitas publik.

    “Misalnya, puskesmas-puskesmas ada 1.000, ada 100 yang enggak bisa diakses fiber optik kami, ya kami pakai Starlink. Harganya Indosat sebagai authorized-nya Starlink, karena kami bundling dengan solusi AI, jadi tidak eceran harganya,” katanya.

    Namun, Buldansyah meyakini layanan milik Indosat akan tetap menjadi pilihan yang lebih baik bagi pelanggan, termasuk pemerintah daerah, terutama di wilayah yang sudah terjangkau jaringan perusahaan. Dia menegaskan, di area dengan cakupan jaringan Indosat, layanan yang ditawarkan akan lebih terjangkau dan memiliki kualitas yang lebih baik.

    Meski demikian, Buldansyah tidak menampik sejumlah pemerintah daerah mulai tertarik menggunakan Starlink. Akan tetapi, menurutnya, harga dan stabilitas layanan satelit tersebut masih menjadi tantangan tersendiri.

    “Starlink itu enggak murah, sebagai backup mungkin-mungkin saja. Selain itu, berdasarkan kualitas Starlink pada saat tertentu turun banget kan kualitasnya. Pada saat tertentu, drop banget, sampai enggak mau jualan lagi,” kata Buldansyah.

    Buldansyah mengatakan, persoalan terkait spektrum yang pernah menimpa Starlink juga membatasi ruang ekspansinya di Indonesia. Kondisi tersebut, menurutnya, membuat ketidakpastian layanan Starlink jauh lebih besar dibandingkan produk-produk milik Indosat.

    “Tapi Starlink bisa menjadi opsional khususnya di negara-negara kepulauan seperti Indonesia,” katanya.

    Di sisi lain, sejumlah pemerintah provinsi mulai mengimplementasikan Starlink untuk pemerataan akses internet. Di Kalimantan Tengah, Gubernur Agustiar Sabran menggunakan Starlink untuk mendukung digitalisasi pembelajaran sebagai wujud pemerataan pendidikan hingga pelosok. 

    “Digitalisasi pembelajaran menjadi langkah nyata dalam membentuk generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Agustiar dikutip dari Antara, Selasa (7/10/2025).

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur juga mempercepat program internet gratis untuk semua. Kepala Diskominfo Kaltim Muhammad Faisal menjelaskan, prioritas utama tetap jaringan fiber optik, kemudian jaringan wireless Orbit Telkomsel, dan Starlink hanya digunakan sebagai alternatif terakhir untuk desa tanpa jaringan listrik, dengan dukungan panel surya. 

    Tahun ini, Pemprov Kalimantan Timur mengalokasikan Rp12 miliar untuk 716 desa melalui anggaran murni dan 125 desa melalui anggaran perubahan.

    Gubernur Maluku Utara Sherly Laos menyebut, Starlink masih dalam tahap uji coba di SMA Negeri 8 Halmahera Barat untuk mengatasi kesulitan sekolah di wilayah blank spot dalam memperbarui data pokok pendidikan (Dapodik).

    Adapun, di Sulawesi Barat, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) daerah tersebut telah memasang Starlink di sejumlah desa terpencil, seperti Desa Tabulahan, Kabupaten Mamasa, guna mempercepat transformasi digital dan pemerataan akses internet di wilayah pedesaan.

  • B2B Indosat (ISAT) Diselimuti AI, Perkuat Kontribusi dari Sektor Ritel

    B2B Indosat (ISAT) Diselimuti AI, Perkuat Kontribusi dari Sektor Ritel

    Bisnis.com, JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) memperkuat segmen business-to-business (B2B) dengan menawarkan beragam solusi berbasis kecerdasan buatan (AI). Di sisa 2025, perusahaan akan memperkuat porsi di sektor ritel. 

    Melalui pendekatan yang menggabungkan konektivitas, analitik data, hingga pemantauan cerdas, Indosat berupaya membantu pelaku usaha ritel meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat pengalaman pelanggan.

    Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo Hutchison Muhammad Buldansyah mengatakan saat ini banyak pelaku ritel mulai tertarik untuk memanfaatkan solusi AI dalam memperluas jangkauan pasar dan memahami perilaku konsumennya secara lebih mendalam.

    “Kami punya beberapa case study sebetulnya ya di retail ini. Nah, contohnya kalau saya boleh bilang bahwa salah satu chain yang ada di Indonesia yang jualannya juga banyak produk-produk kesehatan, plus produk-produk pokoknya kesehatan, beauty, dan lain-lain. Nah, ini ada,” kata Buldansyah di Kantor Indosat pada Selasa (7/10/2025).

    Buldansyah mengatakan, pelaku ritel kini sangat tertarik untuk meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan, terutama dalam membangun kesadaran merek (brand awareness). Dia menuturkan, sejumlah ritel khususnya di sektor fesyen ingin agar produk mereka diiklankan secara lebih terarah ke segmen konsumen tertentu, bukan disebarkan secara massal ke jutaan orang yang tidak relevan.

    Menurutnya, Indosat telah menyediakan berbagai solusi untuk membantu pelaku usaha ritel berinteraksi lebih efektif dengan pelanggan melalui targeted advertising berbasis lokasi dan perilaku konsumen. Dia menambahkan, kemampuan analitik Indosat memungkinkan toko ritel mengidentifikasi perilaku belanja, daya beli, dan lokasi pelanggan potensial dengan lebih akurat.

    “Daripada sejuta orang kita kirim aja ke lima puluh ribu orang, tapi yang relevan banget. Apalagi tadi ada location base-nya bahwa ini ada ke toko-tokonya apa nggak sih tinggalnya dia aktivitas sehari-harinya tuh ada di sekitar situ atau nggak,” katanya.

    Selain untuk meningkatkan pemasaran, Indosat juga menyediakan solusi untuk mendukung operasi toko, termasuk sistem konektivitas antar-cabang, fleet management, hingga AI Vision untuk keamanan dan efisiensi tata letak toko.

    “Kalau dulu CCTV itu dipakai untuk ngeliat setelah udah kejadian. Kalau CCTV yang kita, enggak. Kalau ada orang-orang yang mencurigakan, udah di-alert. Udah dikasih alarm ke tim security-nya,” ungkap Buldansyah.

    Buldansyah menjelaskan, melalui teknologi AI Vision, pelaku ritel dapat melihat peta panas (heatmap) yang menunjukkan area toko paling ramai pada waktu tertentu. Data tersebut membantu mereka menata ulang area penjualan agar lebih optimal. Menurut Buldansyah, dengan kemampuan AI, sistem yang dikembangkan Indosat bersifat adaptif terhadap kebutuhan setiap toko.

    “Sekarang ini dengan AI, kita boleh dibilang limit kita itu adalah imajinasi orang. Bagaimana si toko, kita punya banyak pengalaman dari global yang kita implementasikan ke sini. Tapi setiap retailer juga punya masing-masing profil-nya yang bisa memberi machine learning kepada sistem kita,” ujarnya.

    Sementara itu, Yudi Handiwibowo, VP Head of B2B Product & Marketing Indosat, menjelaskan bahwa solusi B2B Indosat juga menyasar pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), dengan menghadirkan inovasi yang praktis dan sesuai kebutuhan lapangan.

    “Kalau secara practical use case untuk yang di sektor UKM, karena UKM datanya ada hampir 4 juta pedagang, dan salah satu tantangan sekarang trennya mungkin teman-teman semua kalau belanja pada pake uang cash atau pake QR sekarang. Nah yang sering kejadian itu banyak QR yang dibikin fake,” tutur Yudi.

    Untuk menjawab persoalan tersebut, Indosat menghadirkan perangkat QR Soundbox, yang memberi notifikasi suara ketika transaksi berhasil dilakukan. “Jadi mungkin udah familiar, teman-teman kalau belanja tuh pas bayar tiba-tiba keluar bunyinya tuh. Oh sudah masuk uangnya. Nah itu kan simple solution, tapi bagi pelaku usaha jadi bisa meminimalisir adanya fraud tuh pembayaran,” kata Yudi.

    Dia menegaskan, solusi yang ditawarkan Indosat tidak hanya berfokus pada aspek teknologi tinggi, tetapi juga pada hal-hal praktis yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha. Selain itu, pengalaman Indosat dalam sektor lain seperti pertambangan juga turut diadaptasi untuk mendukung operasional ritel, termasuk pemantauan kepatuhan dan performa karyawan di lapangan.

    Yudi menambahkan, sistem surveillance berbasis AI yang dikembangkan Indosat juga dapat memberikan feedback langsung kepada pemilik toko untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan pelanggan.

    “Oh ini kayaknya karyawannya perlu di-training lagi, bagaimana cara menghadapi customer,” ujarnya.

  • Cara Pre-order iPhone 17 di Indonesia Melalui iBox dan Digimap

    Cara Pre-order iPhone 17 di Indonesia Melalui iBox dan Digimap

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple mengumumakn bahwa prapenjualan atau pre-order iPhone 17 series di Indonesia akan dimulai pada Jumat, 10 Oktober 2025.

    Kemudian penjualan resmi iPhone 17 seris akan dilakukan satu minggu setelahnya yakni pada Jumat, 17 Oktober 2025.

    “Minggu ini, penantian akan berakhir. Pelanggan di Indonesia dapat melakukan pre-order untuk iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro terbaru yang kuat mulai Jumat, 10 Oktober dan akan tersedia di toko mulai Jumat, 17 Oktober,” tulis Apple di laman resminya, Selasa.

    Cara Pre-order iPhone 17

    Bagi anda yang tertarik untuk ikut pre-order iPhone 17, anda dapat melakukan pendaftaran melalui distributor resminya yakni iBox dan Digimap.

    Berikut cara melakukan pre-order iPhone 17 melalui iBox dan Digimap:

    Melalui iBox

    Buka laman resmi iBox
    Klik “Registrasi” untuk mendapat informasi terupdate dari iPhone 17″
    Masukkan data diri yang diminta 
    Setelah itu, pilih varian iPhone yang diminati dan klik “Simpan” 
    Nantinya pihak iBox akan menghubungi anda untuk memberikan informasi mengenai pre-order iPhone 17 series. 

    Melalui Digimap

    Buka laman resmi Digimap
    Pada halaman utama akan terlihat banner iPhone 17 dengan tulisan ‘Daftar di sini’ dan klik untuk melanjutkan
    Isi data diri yang diperlukan
    Pilih varian ponsel yang anda inginkan
    Tunggu pihak Digimap menghubungi anda.

    Harga iPhone 17 di Indonesia

    Meskipun begitu, belum ada informasi resmi terkait harga yang akan diberikan untuk ponsel seri baru Apple ini.

    Di pasar Amerika, iPhone 17 256GB dihargai 799 dolar atau sekitar Rp13 jutaan. Namun untuk pasar Indonesia, harga iPhone 17 series diprediksi lebih mahal.

    Pasalnya penjualan iPhone di Indonesia akan ditambah dengan pajak dan bea impor. Diprediksi harga penjualannya menyentuh angka Rp15-17 jutaan untuk seri paling rendah.

    Angka ini didapat dari pola-pola sebelumnya, di mana iPhone 15 memiliki harga Rp16 jutaan saat pertama kali dirilis di Indonesia.

    Kemudian iPhone 16 dibanderol harga mulai Rp14,9 juta saat mulai dijual resmi di Indonesia pada April 2025 lalu.

  • Siap-siap! Pre-order iPhone 17 di Indonesia Dibuka Jumat 10 Oktober 2025

    Siap-siap! Pre-order iPhone 17 di Indonesia Dibuka Jumat 10 Oktober 2025

    Bisnis.com, JAKARTA – Apple resmi mengumumkan bahwa pre-order penjualan iPhone 17 series akan dibuka pada Jumat (10/10/2025).

    Kemudian penjualan resmi iPhone 17 seris akan dilakukan satu minggu setelahnya yakni pada Jumat, 17 Oktober 2025.

    “Minggu ini, penantian akan berakhir. Pelanggan di Indonesia dapat melakukan pre-order untuk iPhone 17, iPhone Air, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro terbaru yang kuat mulai Jumat, 10 Oktober dan akan tersedia di toko mulai Jumat, 17 Oktober,” tulis Apple di laman resminya, Selasa.

    Meskipun begitu, belum ada informasi resmi terkait harga yang akan diberikan untuk ponsel seri baru Apple ini.

    Di pasar Amerika, iPhone 17 256GB dihargai 799 dolar atau sekitar Rp13 jutaan. Namun untuk pasar Indonesia, harga iPhone 17 series diprediksi lebih mahal.

    Pasalnya penjualan iPhone di Indonesia akan ditambah dengan pajak dan bea impor. Diprediksi harga penjualannya menyentuh angka Rp15-17 jutaan untuk seri paling rendah.

    Angka ini didapat dari pola-pola sebelumnya, di mana iPhone 15 memiliki harga Rp16 jutaan saat pertama kali dirilis di Indonesia.

    Kemudian iPhone 16 dibanderol harga mulai Rp14,9 juta saat mulai dijual resmi di Indonesia pada April 2025 lalu.

    Cara Pre-order iPhone 17

    Bagi anda yang tertarik untuk ikut pre-order iPhone 17, anda dapat melakukan pendaftaran melalui distributor resminya yakni iBox dan Digimap.

    Berikut cara melakukan pre-order iPhone 17 melalui iBox dan Digimap:

    Melalui iBox

    Buka laman resmi iBox
    Klik “Registrasi” untuk mendapat informasi terupdate dari iPhone 17″
    Masukkan data diri yang diminta 
    Setelah itu, pilih varian iPhone yang diminati dan klik “Simpan” 
    Nantinya pihak iBox akan menghubungi anda untuk memberikan informasi mengenai pre-order iPhone 17 series. 

    Melalui Digimap

    Buka laman resmi Digimap
    Pada halaman utama akan terlihat banner iPhone 17 dengan tulisan ‘Daftar di sini’ dan klik untuk melanjutkan
    Isi data diri yang diperlukan
    Pilih varian ponsel yang anda inginkan
    Tunggu pihak Digimap menghubungi anda.

  • Perbandingan Spesifikasi dan Harga iPhone 17 series vs Xiaomi 17 Pro dan Pro Max

    Perbandingan Spesifikasi dan Harga iPhone 17 series vs Xiaomi 17 Pro dan Pro Max

    Bisnis.com, JAKARTA – Persaingan ketat di pasar gadget dimulai setelah Xiaomi menyusul Apple merilis ponsel baru mereka.

    iPhone 17 series diperkenalkan pada September 2025 dengan membawa model dan bentuk baru yang lebih menarik.

    Tak berselang lama, Xiaomi langsung mengumumkan ponsel tandingannya yakni Xiaomi 17 series.

    Xiaomi 17 Pro dan Pro Max berbentuk mirip dengan iPhone 17 model Pro dan Pro Max. Sayangnya kali ini Xiaomi harus diakui lebih unggul karena membawa layar kecil di belakang ponselnya.

    Di China, lini Xiaomi 17 telah terjual lebih dari 1 juta unit sejak peluncurannya baru-baru ini. Ini pun menjadi ancaman bagi pasar iPhone di China.

    Harga kedua ponsel juga tak berbeda jauh. Berikut ini perbandingan spesifikasi iPhone 17 series dengan Xiaomi 17 series.

    Perbandingan Spesifikasi iPhone 17 series vs Xiaomi 17 pro dan pro max

    iPhone 17

    Layar Super Retina XDR 6,3 inci

    Prosesor: Chipset A19

    Kamera Belakang: Fusion Utama 48 MP, Fusion Ultra Wide 48 MP dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x

    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP dengan dual capture

    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 2

    iPhone 17 Air

    Layar Super Retina XDR 6,5 inci

    Chipset: Chip A19 Pro

    Kamera belakang Fusion Main 48 MP dengan opsi zoom optik 1x, 2x

    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP dengan dual capture

    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 2

    iPhone 17 Pro

    Layar Super Retina XDR 6,3 inci

    Prosesor: Chip A19 Pro

    Kamera Belakang: 48 MP Fusion Utama (bukaan ƒ/1.78), 48 MP Fusion Ultra Wide (bukaan ƒ/2.2), 48 MP Fusion Telefoto (bukaan ƒ/2.8) dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x, 4x, 8x

    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP, perekaman video ganda

    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 3

    Warna: biru tua, jingga kosmik, dan perak

    iPhone 17 Pro Max

    Layar Super Retina XDR 6,9 inci

    Prosesor: Chip A19 Pro

    Kamera Belakang: 48 MP Fusion Utama (bukaan ƒ/1.78), 48 MP Fusion Ultra Wide (bukaan ƒ/2.2), 48 MP Fusion Telefoto (bukaan ƒ/2.8) dengan opsi zoom optik 0,5x, 1x, 2x, 4x, 8x

    Kamera depan: Kamera depan Center Stage 18 MP, perekaman video ganda

    Pengisian daya: USB-C dengan dukungan USB 3

    Warna: biru tua, jingga kosmik, dan perak

    Harga iPhone 17

    iPhone 17 mulai US$799 (Rp13 jutaan)
    iPhone 17 Air mulai US$999 (Rp16,5 jutaan)
    iPhone 17 Pro mulai US$1.099 (Rp17 jutaan)
    iPhone 17 Pro Max mulai US$1.199 (Rp18,5 jutaan)

    Spesifikasi Xiaomi 17 Pro dan Pro Max

     

  • Ini 6 Ciri-ciri Ponsel Anda Disadap dari Jarak Jauh dan Cara Mengatasinya

    Ini 6 Ciri-ciri Ponsel Anda Disadap dari Jarak Jauh dan Cara Mengatasinya

    Bisnis.com, JAKARTA – Sadap menyadap telepon kini menjadi salah satu hal yang dikhawatirkan para pengguna smartphone.

    Jika ponsel Anda disadap, akan sangat berbahaya pada keamanan ponsel dan aktivitas perbankan Anda.

    Hacker bisa saja menguras isi rekening Anda jika di dalamnya ada akun mobile banking atau ecommerce tempat biasa Anda berbelanja.

    Ada sejumlah tanda bahwa ponsel telah diretas tetapi tanda-tanda tersebut tidak selalu muncul di setiap kasus dan, jika muncul, kadang tidak disadari.

    Pada dasarnya, ini adalah masalah mencari perilaku yang tidak biasa dari ponsel Anda.

    Berikut 6 tanda ponsel Anda sedang disadap dilansir dari Forbes

    1. Periksa Baterai Ponsel

    Salah satu gejala umum bahwa ponsel Anda telah diretas adalah baterai yang cepat terkuras. Hal ini juga dapat menyebabkan ponsel menjadi terlalu panas. Jika Anda tiba-tiba melihat perbedaan yang nyata, mungkin ada masalah.

    2. Cek Tagihan Telepon Anda

    Tanda lain peretasan telepon adalah tagihan yang lebih tinggi dari biasanya, karena telepon Anda melakukan aktivitas yang tidak sah. Lonjakan bandwidth yang Anda gunakan bisa menjadi tanda bahwa telepon mengirimkan komunikasi yang tidak diinginkan.

    3. Audit Aplikasi di Ponsel Anda

    Jika ponsel Anda diretas, aplikasi baru mungkin muncul tiba-tiba, aplikasi yang sudah ada mungkin membutuhkan waktu lama untuk dimuat, dan aplikasi dapat terbuka atau tertutup sendiri. Waspadai perilaku yang mencurigakan.

    4. Kenali Notifikasi dan Pengaturan yang Tidak Sah

    Terkadang notifikasi yang tidak terduga, kode autentikasi dua faktor yang tidak diminta, atau pop-up mungkin mulai muncul, dan pengaturan seperti izin kamera atau mikrofon dapat berubah.

    5. Periksa Akun Anda

    Tanda bahaya terbesar adalah mendapati diri Anda tiba-tiba terkunci dari ID Apple atau akun Google Anda, atau dari akun online lainnya.

    6. Jalankan Perangkat Lunak Antivirus

    Menginstal dan menjalankan paket perangkat lunak keamanan yang tepercaya akan memastikan apakah ponsel benar-benar telah diretas. Temukan dan hapus malware atau spyware apa pun yang mungkin telah menginfeksi ponsel menggunakan paket-paket populer yang tersedia seperti:

    Bitdefender
    Norton
    Kaspersky
    AVG
    McAfee

    Hapus semua yang mencurigakan, mulai ulang ponsel, lalu jalankan kembali perangkat lunak tersebut untuk memastikan ponsel benar-benar bersih.

    Cara Mengatasi Jika Ponsel Anda Diretas

    Jika Anda mengetahui bahwa ponsel Anda telah diretas, ada sejumlah langkah penting yang perlu segera dilakukan untuk mencegah peretas menyebabkan kerusakan lebih parah dari yang seharusnya.

    1. Hubungi Lembaga Keuangan Anda

    Langkah pertama yang bisa Anda lakukan mungkin adalah bank, kartu kredit, dan lembaga keuangan lainnya untuk memastikan akun Anda tidak diakses.

    2. Ubah Kata Sandi Anda

    Langkah Anda selanjutnya, dan salah satu yang terpenting, adalah segera mengubah semua kata sandi dengan kata sandi baru yang kuat. Ini harus dilakukan untuk semua aplikasi dan situs web yang terhubung ke ponsel yang terinfeksi.

    3. Hapus Aplikasi Mencurigakan

    Lakukan audit semua aplikasi di ponsel Anda, dan hapus aplikasi yang mencurigakan atau tidak dikenal. Nyalakan ulang ponsel dan periksa kembali untuk memastikan penghapusan berhasil.

    4. Jika Semua Cara Lain Gagal, Kembalikan ke Setelan Pabrik Ponsel

    Jika memang terdapat banyak pop-up atau aplikasi berbahaya dan semua cara lain gagal, Anda dapat mengembalikan ponsel ke pengaturan pabrik — meskipun ini berarti kehilangan semua yang tersimpan di perangkat, ini merupakan pilihan yang sangat sulit.

    5. Beri Tahu Teman Anda

    Sebaiknya beri tahu teman dan kontak lain bahwa ponsel Anda telah diretas, dan peringatkan mereka untuk mengabaikan dan menghapus pesan apa pun yang tampaknya berasal dari ponsel Anda.