Category: Bisnis.com Tekno

  • Simak! Ini 4 Fitur Baru WhatsApp Khusus Tahun Baru 2026

    Simak! Ini 4 Fitur Baru WhatsApp Khusus Tahun Baru 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — WhatsApp merilis 4 fitur baru menjelang perayaan Tahun Baru 2026. Pembaruan ini dirancang untuk mendukung tingginya aktivitas pengguna yang biasanya meningkat drastis saat pergantian tahun.

    Menurut WhatsApp, momen Tahun Baru menjadi periode tersibuk dalam setahun. Volume pesan dan panggilan melonjak tajam karena pengguna saling terhubung dengan keluarga, teman, dan kerabat di berbagai wilayah serta zona waktu.

    Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, WhatsApp menghadirkan berbagai fitur baru yang berfokus pada pengalaman panggilan, pembaruan status, serta kemudahan berkomunikasi di grup.

    Fitur Baru WhatsApp Tahun Baru 2026

    1. Efek Visual pada Panggilan Video

    WhatsApp kini menambahkan efek visual pada panggilan video. Pengguna dapat mengaktifkan animasi khusus yang muncul langsung di layar selama panggilan berlangsung, sehingga interaksi terasa lebih hidup saat merayakan momen spesial bersama orang terdekat.

    2. Reaksi Animasi di Obrolan

    Selain panggilan video, WhatsApp juga menghadirkan kembali reaksi animasi di dalam chat. Saat pengguna memberikan reaksi tertentu pada pesan, akan muncul efek visual yang membuat percakapan terasa lebih seru.

    3. Status dengan Elemen Animasi

    Pembaruan lainnya hadir pada fitur Status. Pengguna kini dapat menambahkan elemen animasi pada Status untuk membagikan momen Tahun Baru dengan tampilan yang lebih dinamis dibandingkan sebelumnya.

    4. Paket Stiker Tema Tahun Baru

    Untuk menambah suasana ceria, WhatsApp juga merilis paket stiker khusus Tahun Baru. Stiker ini menampilkan ilustrasi lucu seperti bebek dan rubah yang mengenakan topi pesta, lengkap dengan angka 2026 dan berbagai dekorasi khas perayaan.

    Dilansir dari 360 Gadgets Rabu (31/12/2025), WhatsApp juga menyoroti fitur-fitur yang memudahkan pengguna dalam merencanakan kegiatan, khususnya di obrolan grup.

    Beberapa fitur yang dapat dimanfaatkan antara lain membuat dan menyematkan agenda acara di grup, mengumpulkan konfirmasi kehadiran anggota, menggunakan polling untuk menentukan rencana bersama, berbagi lokasi secara langsung agar mudah menemukan titik kumpul dan mengirim pesan suara dan video untuk berbagi momen secara real time.

    Ke depan nya, WhatsApp juga menyiapkan berbagai pembaruan penting sepanjang 2026. Salah satunya adalah pengembangan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk membantu pengguna mengedit dan mempersonalisasi konten Status langsung dari aplikasi.

    Selain itu, WhatsApp tengah mempersiapkan sistem nama pengguna yang memungkinkan komunikasi tanpa harus membagikan nomor telepon.

    Dari sisi keamanan, WhatsApp juga akan menghadirkan mode perlindungan akun yang lebih ketat, termasuk pengelolaan obrolan yang lebih efisien serta kontrol tambahan dalam grup. (Nur Amalina)

  • Peretas China ‘Mustang Panda’ Serang Data Krusial Pemerintah Thailand dan Myanmar

    Peretas China ‘Mustang Panda’ Serang Data Krusial Pemerintah Thailand dan Myanmar

    Bisnis.com, JAKARTA — Peretas dari China yang disebut Mustang Panda melakukan serangan siber besar kepada organisasi pemerintah dan lembaga penting lainnya di berbagai negara, diantaranya negara-negara di Asia, termasuk Myanmar dan Thailand.

    Serangan ini menggunakan malware bernama ToneShell. Serangan yang dilakukan Mustang Panda kali ini benar-benar sangat mulus dan hampir tidak terdeteksi, sebab malware ini bekerja seperti pintu belakang yang memungkinkan peretas ,mengakses komputer orang lain tanpa sepengetahuanya.

    Dalam arti lain, meskipun orang yang terinfeksi tidak tahu, si peretas bisa mengontrol komputer tersebut dari jarak jauh.

    Canggih nya lagi, malware ToneShell ini tidak hanya berjalan seperti malware biasa. mereka menyembunyikan dirinya menggunakan rookrit, perangkat lunak yang dirancang untuk menyembunyikan malware agar tidak terdeteksi oleh perangkat keamanan komputer.

    Melansir dari Bleeping Computer Rabu (31/12/2025), ThoneShell menggunakan driver mini filter untuk menyembunyikan diri, driver ini masuk kedalam sistem komputer. Malware yang berkamuflase seperti bunglon ini menggunakan driver untuk menghalangi komputer melakukan hal-hal yang bisa menghapus atau merusak dirinya sendiri.

    Selain itu, varian terbaru dari ToneShell memiliki kemampuan yang lebih canggih. salah satunya bisa menyamar dengan cara mengubah ID komputer yang terinfeksi sehingga lebih sulit untuk dideteksi. Kemampuan lainnya adalah maleware ini juga bisa menyembunyikan aktivitas online nya, membuatnya terlihat seperti koneksi biasa.

    Jika Anda penggemar film animasi Monster Inc, malware ini mungkin bisa digambarkan seperti Randall Boggs, monster bunglon yang bisa menyamar dengan sangat handal.

    Dengan kecanggihan nya, malware ToneShell menyebabkan peretas bisa mengendalikan komputer korban dengan perintah seperti mengunduh file, mengupload file, atau menghapus file. Mereka juga bisa membuka akses penuh ke komputer korban untuk melakukan apa pun yang mereka inginkan.

    Yang lebih mengkhawatirkan lagi, mereka menggunakan rootkit untuk menyembunyikan semuanya. Jadi, meskipun ada program keamanan seperti antivirus, malware ini tetap bisa bersembunyi dan menghindari deteksi. Bahkan, Microsoft Defender yang ada di Windows pun bisa dibodohi dan tidak mampu mendeteksi malware ini.

    Para peneliti dari Kaspersky, perusahaan keamanan komputer, sudah menganalisis malware ini dan memberikan informasi tentang bagaimana malware ini bekerja dan bagaimana cara mencegahnya. 

    Mereka menyarankan agar perusahaan-perusahaan dan organisasi melakukan forensik memori, yang artinya memeriksa ingatan komputer untuk mencari tanda-tanda infeksi malware yang sulit dideteksi ini. (Nur Amalina)

  • Cara Memulihkan Pesan WhatsApp yang Terhapus Secara Tidak Sengaja

    Cara Memulihkan Pesan WhatsApp yang Terhapus Secara Tidak Sengaja

    Bisnis.com, JAKARTA— Pesan WhatsApp yang terhapus sejatinya tidak selalu hilang selamanya. WhatsApp menyediakan fitur pemulihan chat yang memungkinkan pengguna mengembalikan percakapan yang terhapus, meski dengan sejumlah batasan dan persyaratan tertentu.

    Pemulihan pesan hanya dapat dilakukan apabila cadangan data tersedia sebelum chat dihapus. Tanpa backup, pesan yang hilang tidak dapat dikembalikan.

    Namun demikian, pemulihan pesan WhatsApp memiliki sejumlah keterbatasan yang perlu dipahami. Hanya pesan yang tersimpan dalam cadangan terakhir yang dapat dikembalikan. Artinya, seluruh pesan yang dikirim atau diterima setelah cadangan tersebut dibuat akan hilang dan tidak ikut dipulihkan.

    Selain itu, WhatsApp tidak menyediakan opsi untuk memilih percakapan tertentu sehingga proses pemulihan akan mengembalikan seluruh chat sesuai isi cadangan dan menimpa data chat yang ada saat ini. Agar proses berjalan lancar, pengguna juga perlu memastikan ruang penyimpanan ponsel mencukupi karena kapasitas yang tidak memadai dapat menyebabkan pemulihan gagal atau tidak sempurna.

    Berikut cara memulihkan pesan WhatsApp yang terhapus secara tidak sengaja, dikutip dari laman Times of India, Rabu (31/12/2025).

    Cara memulihkan pesan WhatsApp yang terhapus

    1. Pastikan cadangan data tersedia

    Pemulihan hanya dapat dilakukan jika WhatsApp memiliki cadangan sebelum pesan dihapus. Pengguna dapat mengeceknya melalui akun Google yang terhubung dengan WhatsApp.

        •    Buka aplikasi Google One

        •    Masuk ke akun Google yang digunakan di WhatsApp

        •    Pilih menu Penyimpanan, lalu Lainnya

        •    Pastikan terdapat cadangan WhatsApp

    Jika tidak ada cadangan, pesan yang terhapus tidak dapat dipulihkan.

    2. Hapus dan instal ulang WhatsApp

    Setelah cadangan dipastikan tersedia, hapus aplikasi WhatsApp dari ponsel, lalu instal ulang melalui toko aplikasi resmi.

    3. Verifikasi nomor telepon

    Buka WhatsApp dan lakukan verifikasi nomor telepon seperti saat pertama kali menggunakan aplikasi.

    4. Pulihkan chat dari cadangan

    Saat muncul opsi pemulihan, pilih Pulihkan (Restore). WhatsApp akan mengunduh chat dan media dari cadangan yang tersedia.

    5. Tunggu hingga proses selesai

    Jangan menghentikan proses pemulihan. Waktu pemulihan bergantung pada ukuran cadangan dan kecepatan koneksi internet.

  • Pengusaha Data Center Keluhkan Keandalan Listrik di Luar Jabodetabek

    Pengusaha Data Center Keluhkan Keandalan Listrik di Luar Jabodetabek

    Bisnis.com, JAKARTA— Indonesia Data Center Provider Organization (IDPRO) mengungkap sejumlah tantangan utama yang masih dihadapi industri pusat data (data center) di Indonesia, salah satunya perihal ketersediaan listrik di luar Pulau Jawa.

    Ketua IDPRO Hendra Suryakusuma mengatakan tantangan pertama berasal dari sisi infrastruktur teknologi, khususnya ketersediaan listrik yang andal dan berkelanjutan. Menurutnya, pasokan listrik masih menjadi kendala di sejumlah wilayah, terutama di luar Jabodetabek dan kawasan Indonesia timur.

    Selain itu, tantangan juga muncul dari aspek regulasi dan perizinan. Hendra menilai proses perizinan pembangunan pusat data masih kompleks dan belum terstandarisasi antar daerah, sehingga menyulitkan percepatan pengembangan industri.

    “Perlu adanya kebijakan di mana satu institusi bisa membantu pelaku industri untuk bisa mengurus perizinan yang berbeda,” kata Hendra kepada Bisnis, Rabu (31/12/2025).

    Tantangan berikutnya berkaitan dengan konektivitas. Hendra menyebut masih adanya disparitas infrastruktur jaringan, khususnya di luar Pulau Jawa, yang menghambat penetrasi dan pemerataan pembangunan pusat data secara nasional.

    Dari sisi sumber daya manusia (SDM) dan talenta digital, Hendra mengatakan ketersediaan tenaga ahli untuk mendukung operasional dan manajemen pusat data masih terbatas. Untuk mengatasi hal tersebut, IDPRO saat ini telah menjalin kerja sama dengan sejumlah institusi pendidikan guna mencetak tenaga ahli yang dibutuhkan industri pusat data.

    Adapun tantangan terakhir menyangkut dukungan terhadap pengembangan green data center. Hendra menilai diperlukan insentif, baik fiskal maupun nonfiskal, serta roadmap nasional yang jelas untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan dalam operasional pusat data.

    “Sebagai asosiasi, IDPRO terus mendorong kolaborasi antara pemerintah, industri, dan akademisi untuk mengatasi tantangan ini dan memastikan bahwa Indonesia siap menjadi hub digital dan AI di kawasan Asia Tenggara,” ungkapnya.

  • E-Commerce Korsel Kasih Kompensasi Rp25,2 Triliun ke Pengguna Imbas Data Bocor

    E-Commerce Korsel Kasih Kompensasi Rp25,2 Triliun ke Pengguna Imbas Data Bocor

    Bisnis.com, JAKARTA—  Perusahaan e-commerce raksasa asal Korea Selatan Coupang, mengumumkan rencana kompensasi senilai US$1,5 miliar atau setara dengan Rp25,2 triliun. Hal ini diakibatkan karena kebocoran data pribadi pengguna pada November lalu.

    Setidaknya terdapat 33,7 juta pengguna terdampak yang mengalami kebocoran data. Rencananya Coupang akan memberikan kupon senilai US$35 atau sekitar Rp590 ribu.

    Informasi dari KBS, Rabu (31/12/2025), kupon ini dibagi menjadi empat bagian dan hanya bisa digunakan di layanan milik Coupang sendiri, seperti belanja produk, Coupang Eats, Perjalanan, dan R.LUX. 

    Rencana ini diumumkan setelah pendiri Coupang, Bom Kim, menyampaikan permintaan maaf pada publik dan berjanji akan mempercepat proses kompensasi.

    Namun, itu bukan menjadi penyelesaian masalah. kebijakan tersebut justru memicu kritik luas dari publik, politisi, dan kelompok advokasi konsumen. 

    Banyak pihak menilai bahwa kompensasi dalam bentuk voucher bukanlah ganti rugi yang adil atas kebocoran data pribadi yang serius, karena voucher tersebut hanya bisa digunakan di ekosistem Coupang. 

    Artinya, pengguna dipaksa kembali berbelanja di platform yang justru telah gagal melindungi data mereka. 

    Kritik ini semakin kuat karena beberapa layanan yang disertakan dalam voucher dianggap jarang digunakan, sehingga nilainya tidak benar-benar setara bagi semua korban.

    Masalah semakin diperparah oleh sikap manajemen Coupang. Bom Kim menolak menghadiri sidang parlemen Korea Selatan yang dijadwalkan untuk membahas kasus kebocoran data ini, dengan alasan memiliki agenda lain pada awal Desember lalu. 

    Ketidakhadirannya dipandang sebagai bentuk kurangnya tanggung jawab moral terhadap publik dan pembuat kebijakan. Sejumlah anggota parlemen menilai Coupang mencoba mengubah krisis perlindungan data menjadi peluang bisnis, karena voucher berpotensi mendorong konsumsi tambahan alih-alih benar-benar mengganti kerugian pengguna.

    Masalah lain  juga muncul dari penyajian informasi itu sendiri. Dalam beberapa laporan, terdapat kesalahan penyebutan tokoh, pengulangan informasi yang berlebihan, serta inkonsistensi angka dan bahasa. 

    Kesalahan paling serius adalah penyebutan nama Kim Jong-un, yang sama sekali tidak terkait dengan Coupang, sehingga menunjukkan lemahnya verifikasi fakta. (Nur Amalina)

  • Harga iPhone Jelang Tahun Baru 2026, iPhone 15 Plus Turun Drastis

    Harga iPhone Jelang Tahun Baru 2026, iPhone 15 Plus Turun Drastis

    Bisnis.com, JAKARTA – Menjelang akhir tahun 2025, harga iPhone mengalami penurunan signifikan. Kini, Anda bisa mendapatkan iPhone dengan harga mulai dari Rp8 juta saja.

    Bagi Anda yang tengah mempertimbangkan untuk membeli iPhone, berikut ini daftar harga iPhone terbaru di iBox per 31 Desember 2025 yang bisa menjadi acuan sebelum melakukan pembelian.

    Perbandingan Harga iPhone Januari  2025 vs 31 Desember 2025

    1. iPhone 15

    iPhone 15 mengalami penurunan harga sekitar Rp3 juta dibandingkan harga awal tahun 2025. Berikut adalah harga terbaru untuk seri iPhone 15:

    iPhone 15 128GB: Rp11.249.000

    iPhone 15 256GB: Rp13.749.000

    2. iPhone 15 Plus

    iPhone 15 Plus 128GB: Rp13.499.000 naik dari Rp13.249.000 (Januari)

    iPhone 15 Plus 256GB: Rp15.999.000 turun dari Rp19.249.000 (Januari)

    3. iPhone 14

    iPhone 14 128GB: Rp9.749.000 turun dari Rp12.499.000 (Januari 2025)

    4. iPhone 13

    iPhone 13 128GB: Rp8.249.000 turun dari Rp9.249.000 (Januari)

    5. iPhone 17

    iPhone 17 256GB: Rp17.249.000

    iPhone 17 512GB: Rp21.999.000

    6. iPhone 17 Pro

    iPhone 17 Pro 256GB: Rp23.749.000

    iPhone 17 Pro 512GB: Rp28.249.000

    iPhone 17 Pro 1TB: Rp32.999.000

    7. iPhone 17 Pro Max

    iPhone 17 Pro Max 256GB: Rp25.749.000

    iPhone 17 Pro Max 1TB: Rp34.999.000

    iPhone 17 Pro Max 2TB: Rp43.999.000

    8. iPhone 16

    iPhone 16 128GB: Rp13.999.000

    iPhone 16 256GB: Rp15.499.000

    iPhone 16 512GB: Rp19.999.000

    9. iPhone 16 Plus

    iPhone 16 Plus 128GB: Rp17.249.000

    iPhone 16 Plus 256GB: Rp19.749.000

    iPhone 16 Plus 512GB: Rp22.999.000

    10. iPhone 16e

    iPhone 16e 128GB: Rp11.749.000

    iPhone 16e 256GB: Rp14.249.000

    iPhone 16e 512GB: Rp18.249.000

    11. iPhone 16 Pro

    iPhone 16 Pro 128GB: Rp17.499.000

    iPhone 16 Pro 256GB: Rp19.999.000

    iPhone 16 Pro 512GB: Rp23.499.000

    iPhone 16 Pro 1TB: Rp27.999.000

    12. iPhone 16 Pro Max

    iPhone 16 Pro Max 256GB: Rp21.499.000

    iPhone 16 Pro Max 512GB: Rp25.499.000

    iPhone 16 Pro Max 1TB: Rp29.499.000

    13. iPhone Air

    iPhone Air 256GB: Rp17.999.000

    iPhone Air 512GB: Rp22.749.000

    iPhone Air 1TB: Rp26.999.000

    Itu dia daftar harga iphone terbaru hari ini 31 desember 2025 di website resmi ibox. (Nur Amalina)

  • Samsung Integrasikan Google Photos ke Lini Produk TV Mulai 2026

    Samsung Integrasikan Google Photos ke Lini Produk TV Mulai 2026

    Bisnis.com, JAKARTA — Samsung Electronics Co., Ltd. mengumumkan rencana menghadirkan layanan Google Photos ke lini Samsung TV, yang akan mulai tersedia secara bertahap pada 2026.

    Integrasi ini dirancang untuk memperkaya pengalaman menonton dengan menghadirkan kenangan pribadi pengguna langsung ke layar televisi berukuran besar.

    Executive Vice President of the Customer Experience Team at the Visual Display (VD) Business Samsung Electronics, Kevin Lee, mengatakan integrasi Google Photos di Samsung TV bertujuan menghadirkan cara yang lebih intuitif dan menarik bagi pengguna untuk menikmati cerita di balik setiap foto dari kenyamanan ruang keluarga.

    “Samsung TV selalu mempersatukan banyak orang, dan menghadirkan Google Photos di layar besar semakin membuat pengalaman itu terasa lebih personal,” kata Kevin Lee, dikutip dari laman resmi Samsung, Selasa (30/12/2025).

    Menurut Kevin, integrasi ini memudahkan pengguna menampilkan foto-foto yang selama ini tersimpan dan jarang dibuka di ponsel ke layar televisi, sehingga dapat dinikmati dalam format yang lebih besar dan sinematik.

    Melalui Google Photos di Samsung TV, pengguna juga dapat menjelajahi kenangan pilihan yang telah dikurasi berdasarkan orang, tempat, dan momen bermakna, langsung dari layar TV.

    Samsung menargetkan Google Photos menjadi bagian dari pengalaman menonton sehari-hari. Foto-foto favorit pengguna nantinya dapat muncul secara otomatis melalui fitur Daily+ dan Daily Board. Proses pengaturannya pun dirancang sederhana, cukup dengan masuk ke Akun Google, koleksi foto pengguna akan langsung ditampilkan di layar TV.

    Pada tahap awal, Samsung akan menghadirkan fitur Memories yang direncanakan hadir secara eksklusif di Samsung TV pada awal 2026. Fitur ini menampilkan cerita yang telah dikurasi berdasarkan orang, lokasi, dan momen berharga, serta akan tersedia secara eksklusif di Samsung TV selama enam bulan pertama.

    Selanjutnya, pada akhir 2026, Samsung berencana meluncurkan fitur Create with AI yang didukung oleh Nano Banana, yakni model penyuntingan dan penghasil gambar dari Google DeepMind. Fitur ini memungkinkan pengguna memanfaatkan templat tematik untuk melakukan transformasi visual pada foto, termasuk mengubah gaya artistik melalui fitur Remix atau menghidupkan foto statis menjadi video pendek melalui Photo to Video.

    Selain itu, Samsung juga akan menghadirkan fitur Personalized Results pada akhir 2026. Melalui fitur ini, pengguna dapat menikmati foto-foto dalam bentuk tayangan slideshow yang disesuaikan dengan topik atau kenangan tertentu, seperti laut, hiking, Paris, dan tema lainnya.

    Vice President Google Photos dan Google One, Shimrit Ben-Yair, menyatakan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini. Dia menilai kehadiran Google Photos di Samsung TV akan membantu pengguna menikmati foto favorit di layar yang lebih besar sekaligus terhubung kembali dengan kenangan mereka melalui cara yang baru.

    “Google Photos adalah rumah bagi foto dan video banyak orang, membantu mereka mengatur dan menghidupkan kembali kenangan mereka,” katanya.

    Ke depan, Google Photos juga akan memperluas rangkaian pengalaman berbasis foto yang terintegrasi dengan Samsung Vision AI Companion (VAC). Integrasi ini diharapkan dapat semakin memperkaya cara kenangan ditampilkan dan dinikmati pengguna sepanjang hari melalui ekosistem Samsung TV.

  • Belanja AI Diproyeksi Naik pada 2026, Perusahaan Fokus ke Sedikit Vendor

    Belanja AI Diproyeksi Naik pada 2026, Perusahaan Fokus ke Sedikit Vendor

    Bisnis.com, JAKARTA— Perusahaan-perusahaan global diperkirakan akan meningkatkan anggaran kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada 2026. Namun, kenaikan belanja tersebut diprediksi tidak lagi tersebar ke banyak penyedia teknologi, melainkan terkonsentrasi pada sejumlah kecil vendor yang mampu menunjukkan dampak nyata bagi bisnis.

    Wakil Presiden Databricks Ventures Andrew Ferguson menilai 2026 akan menjadi titik balik konsolidasi investasi AI di kalangan perusahaan. Saat ini, menurut dia, banyak perusahaan masih berada pada fase eksperimen dengan menggunakan berbagai alat AI untuk kebutuhan yang sama, khususnya di area go-to-market. Kondisi ini membuat perbedaan nilai antarproduk sulit terlihat, meskipun sudah melewati tahap proof of concept.

    “Ketika perusahaan mulai melihat bukti nyata manfaat AI, mereka akan memangkas anggaran eksperimen, merapikan penggunaan alat yang tumpang tindih, dan mengalihkan dana tersebut ke teknologi AI yang terbukti memberikan hasil,” kata Ferguson dikutip dari laman TechCrunch pada Rabu (31/12/2025).

    Pandangan senada disampaikan Managing Partner Asymmetric Capital Partners, Rob Biederman. Dia memprediksi belanja AI perusahaan ke depan tidak hanya semakin terfokus di tingkat masing-masing perusahaan, tetapi juga secara industri akan mengerucut pada segelintir penyedia teknologi utama.

    “Anggaran akan meningkat untuk sejumlah kecil produk AI yang jelas memberikan dampak, sementara belanja untuk produk lainnya akan menurun tajam,” kata Biederman.

    Dia memperkirakan akan terjadi pemisahan yang tegas di pasar, di mana hanya sedikit vendor yang menguasai porsi besar anggaran AI perusahaan. Sebaliknya, banyak penyedia lain berpotensi mengalami stagnasi hingga penurunan pendapatan.

    Sementara itu, Partner Norwest Venture Partners Scott Beechuk menilai peningkatan belanja AI akan banyak diarahkan pada solusi yang membuat penerapan AI lebih aman dan andal. Menurutnya, perusahaan kini menyadari bahwa investasi krusial justru berada pada lapisan pengamanan, pengawasan, dan tata kelola yang memastikan penggunaan AI secara bertanggung jawab.

    “Ketika kemampuan ini semakin matang dan risiko bisa ditekan, perusahaan akan lebih percaya diri beralih dari tahap uji coba ke penerapan skala besar, sehingga anggaran pun meningkat,” ujar Beechuk.

    Adapun Direktur Snowflake Ventures Harsha Kapre memprediksi belanja AI perusahaan pada 2026 akan terfokus pada tiga area utama, yakni penguatan fondasi data, optimalisasi model pascapelatihan, serta konsolidasi berbagai alat AI.

    Menurut Kapre, para eksekutif kini semakin aktif mengurangi kompleksitas penggunaan software-as-a-service (SaaS) yang berlebihan. Mereka cenderung beralih ke sistem terpadu yang lebih cerdas, dengan biaya integrasi lebih rendah dan imbal hasil investasi yang lebih terukur. Dalam konteks tersebut, solusi berbasis AI diperkirakan menjadi pihak yang paling diuntungkan.

  • Asus Berambisi Dominasi Pasar PC Enterprise RI, Geser Lenovo dan Dell

    Asus Berambisi Dominasi Pasar PC Enterprise RI, Geser Lenovo dan Dell

    Bisnis.com, JAKARTA — Asus Indonesia menetapkan target penjualan agresif sebanyak 350.000 unit untuk lini produk Expert Series pada tahun 2026. Perusahaan berambisi untuk merebut pasar yang saat ini dikuasai Lenovo dan Dell.

    Adapun target volume tersebut mencakup keseluruhan ekosistem produk bisnis, mulai dari laptop, desktop, hingga all-in-one PC. 

    Head of Commercial Product Marketing Asus Indonesia Aldi Ramadiansyah mengatakan perusahaan memiliki ambisi besar untuk menggeser peta persaingan vendor komputer komersial. 

    “Ambisi kita sangat tinggi. Kita ingin jadi nomor satu di Indonesia dalam 3 tahun ke depan,” kata Aldi dikutip dalam acara media meeting Asus Commercial, Selasa (30/12/2025).

    Berdasarkan data internal, Asus mencatat pertumbuhan pangsa pasar dari 5% pada 2024 menjadi 11% pada 2025. Sementara target untuk 2026 adalah 18%.

    Saat ini, posisi Asus berada di peringkat ketiga pasar komersial setelah menyalip HP, namun masih berada di bawah Lenovo dan Dell. 

    Aldi menjelaskan guna mencapai target tersebut, strategi produk pada 2026 akan berbeda dengan segmen konsumen yang dinamis. 

    Asus nantinya akan fokus pada industri sektor Jasa Keuangan (FSI), Manufaktur, dan Pemerintahan. 

    Adapun, produk dibagi menjadi ExpertBook P Series untuk UMKM, Seri B untuk enterprise dengan karyawan di atas 300 orang, dan Seri G khusus pemerintahan.

    Perusahaan ini juga akan fokus pada efisiensi dan optimalisasi, di mana peluncuran besar pada 2026 hanya akan dilakukan untuk satu model flagship utama. Model-model lainnya hanya akan mendapatkan penyegaran dari sisi spesifikasi internal, seperti prosesor.

    Kebijakan ini diambil mengingat masa pakai produk komersial cenderung lebih panjang dibandingkan produk konsumen. Peluncuran produk flagship tersebut dijadwalkan pada kuartal kedua 2026. 

    Di sisi lain, menghadapi tantangan global, Asus juga mengantisipasi kenaikan harga komponen, khususnya RAM dan SSD pada 2026. Namun, Aldi menilai dampak pada segmen B2B lebih dapat diredam dibandingkan segmen konsumen karena fleksibilitas dalam penyesuaian spesifikasi kontrak.

    “Kalau konsumer mungkin pasti naik karena mereka sudah enggak bisa subsidi silang, tapi kalau komersial kita masih bisa adjust sana sini,” ujarnya.

    Sebagai strategi diferensiasi melawan kompetitor, Asus menawarkan layanan purna jual berupa garansi baterai yang durasinya sama dengan garansi perangkat, misalnya 3 tahun. Selain itu, jangkauan layanan on-site service diperluas hingga radius 150 km untuk menjamin kelancaran operasional klien korporasi.

    Kinerja Induk

    Diketahui kondisi global yang menantang dan keterbatasan chip membuat Asus menghadapi kondisi yang cukup sulit pada 9 bulan pertama 2025. 

    Laporan keuangan Asus global pada kuartal III/2025 menunjukkan meski pendapatan tumbu 21% YoY menjadi NT$189,9 miliar atau Rp 95,45 triliun), net profit perusahaan turun 16% YoY ke NT$10,556 juta atau Rp 5,31 triliun.

    Adapun pendapatan tersebut berasal dari segmen konsumer (29%), gamer (41%), dan segmen enterprise 30%. Dari di sisi regional, Asia masih menjadi kontribusi terbesar dengan 46%, sementara Amerika tercata sebesar 22% dan Eropa sebesar 32%. Untuk Asia, pasar terbesar ASUS terdapat di Taiwan, India, dan Indonesia. 

    (Muhammad Diva Farel Ramadhan)

  • Rencana 2026, ITSEC (CYBR) Dorong Keamanan Siber Berbasis AI dan Pelatihan

    Rencana 2026, ITSEC (CYBR) Dorong Keamanan Siber Berbasis AI dan Pelatihan

    Bisnis.com, JAKARTA — PT ITSEC Asia Tbk. (CYBR) akan fokus dalam mendorong solusi keamanan siber berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pelatihan digital pada 2026 untuk menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan pada 2026.

    Presiden Direktur ITSEC Asia Patrick Dannacher mengatakan memasuki 2026, ITSEC akan terus mendorong inovasi keamanan siber berbasis AI sekaligus menskalakan pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan ketahanan siber nasional dan regional.

    Patrick mengatakan ITSEC  akan memperkuat strategi jangka panjangnya melalui pengembangan ITSEC Cybersecurity & AI Academy, sebuah platform pengembangan kapabilitas yang dirancang untuk mencetak talenta keamanan siber dan AI yang selaras dengan kebutuhan industri.

    Sebagai perusahaan terbuka yang beroperasi di tengah lanskap ancaman yang dinamis, ITSEC meyakini bahwa kesiapan nasional dan industri harus dibangun dengan solusi keamanan yang terpercaya dan juga kapabilitas sumber daya manusia yang berstandar global.

    Melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy, ITSEC melengkapi penawaran end-to-end dengan memungkinkan organisasi maupun institusi mengakses tidak hanya teknologi dan layanan, tetapi juga tenaga profesional terlatih yang mampu mengimplementasikan, mengoperasikan dan mempertahankan pertahanan siber modern.

    “Pasar tidak hanya membutuhkan alat yang lebih baik, tetapi juga SDM yang mampu mengoperasikannya. Academy kami merupakan komitmen jangka panjang bagi talenta keamanan siber dan AI di Indonesia,” kata Patrick dikutip Rabu (31/12/2025).

    Sepanjang 2025, kata Patrick, ITSEC terus memperkuat misinya dalam menghadirkan solusi keamanan siber yang terukur, skalabel, dan relevan terhadap ancaman digital. Perusahaan mempertajam fokus pada pemanfaatan AI sebagai force multiplier yang praktis.

    Tidak hanya untuk mendorong inovasi produk dan layanan, tetapi juga untuk mencetak profesional keamanan siber dan AI yang siap menjawab kebutuhan sektor publik dan swasta yang terus meningkat.

    “Kami memperkuat layanan dan kinerja keuangan, sekaligus berfokus pada AI, bukan hanya sebagai jargon, tetapi sebagai kemampuan nyata yang dapat membantu organisasi mendeteksi ancaman lebih cepat, merespons dengan lebih cerdas dan mengukur tingkat keamanan,” kata Patrick.

    Dia mengatakan AI terus membentuk ulang lanskap ancaman siber, termasuk cara serangan digital diluncurkan, diperluas dan disamarkan. Menjawab tantangan tersebut, ITSEC memperluas peran AI di seluruh ekosistem keamanan sibernya untuk menghadirkan hasil yang nyata.

    Sebelumnya, ITSEC juga mengumumkan perluasan layanannya dengan masuk ke Qatar, salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi menjanjikan di Timur Tengah. Patrick mengatakan perusahaan berkomitmen untuk memberikan solusi keamanan terbaik ke sejumlah sektor strategis di Qatar.

    ITSEC melihat sektor telekomunikasi, minyak & gas (migas), penerbangan, hingga perbankan, sebagai sektor yang potensial yang akan digarap ITSEC. Menurutnya, secara fundamental masalah yang terjadi di Qatar sama seperti masalah yang terjadi di Indonesia sehingga menghadirkan layanan yang sudah terbukti di suatu negara dan kemudian diadopsi ke negara lain – karena permasalahannya sama – bukanlah hal yang sulit. 

    “Saya pikir ini adalah negara yang sangat penting secara global. Nomor satu dan bagi kami ini benar-benar menunjukkan lagi tentang apa yang bisa dilakukan talenta Indonesia,” kata Patrick kepada Bisnis, Jumat (5/12/2025).

    Sekadar informasi, meski memiliki permasalahan yang sama dengan Indonesia, namun tingkat PDB per kapita di Qatar lebih tinggi sehingga secara persentase nilai layanan yang dijual di Qatar akan lebih berkualitas. 

    Pertumbuhan PDB tinggi di Qatar disebabkan negara ini memiliki keunggulan di sektor gas alam cair/LNG.

    QatarEnergy, ExxonMobil, TotalEnergies, Shell, dan ConocoPhillips adalah sejumlah nama besar perusahaan yang bergerak di sektor tersebut. Sementara untuk perusahaan telekomunikasi, ada Ooredoo dan Vodafone, yang seluruhnya menjadi pasar yang diincar ITSEC.

    Patrick menambahkan ITSEC Asia hadir di Qatar dengan menggandeng mitra lokal. Dia tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut, tetapi dipastikan perusahaan besar.

    Selain menggandeng mitra lokal, ITSEC Asia rencananya juga akan membangun pusat pengembangan dan riset (R&D) di Doha untuk mempelajari pasar dan solusi yang relevan. 

    Solusi dan hasil riset yang dihasilkan oleh R&D tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan di Qatar, juga Indonesia. Pun sebaliknya. 

    “Apa pun yang dipelajari di sana akan kami bawa ke Indonesia,” kata Patrick.