Category: Beritajatim.com Politik

  • Beri Ucapan Selamat Atas Kemenangan Warsa, Ratusan PKL Jombang Datangi Kediaman Warsubi

    Beri Ucapan Selamat Atas Kemenangan Warsa, Ratusan PKL Jombang Datangi Kediaman Warsubi

    Jombang (beritajatim.com) – Ratusan PKL (Pedagang Kaki Lima) yang tergabung dalam Spekal (Serikat Pedagang Kaki Lima) Jombang mendatangi kediaman Cabup Warsubi yang ada di Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang.

    Kedatangan mereka untuk memberikan ucapan secara langsung kepada Warsubi yang merauh suara signifikan dalam Pilkada Jombang 27 November 2024 lalu. Tentu saja, ratusan motor berderet antre untuk masuk ke rumah mantan kepala desa Mojokrapak 3 periode itu.

    Ketua Spekal Jombang Joko Fattah Rochim mengaku ingin memberikan selamat secara langsung kepada Warsubi sebagai bupati terpilih. Meski belum ada pengumuman resmi dari KPU, Fattah yakin bahwa perolehan suara yang cukup besar dari quick count Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA tersebut tidak akan jauh berbeda dengan real count KPU.

    “Saya yakin Abah Warsubi dan Gus Salman mutlak menang dalam Pilkada Jombang kali ini. Dengan hasil perhitungan suara yang cukup njomplang itu tentu tidak akan jauh berbeda hasilnya dengan perhitungan suara dari KPU nanti,” ungkapnya, Senin (3/12/2024) malam.

    Bagi Fattah, Warsubi yang selama ini merupakan pembina Spekal adalah sosok yang selalu peduli pada nasib para PKL. Karena itu, banyak anggota Spekal yang biasanya harus berjualan kuliner di malam hari rela untuk tidak berjualan demi menyambangi calon bupati yang mereka cintai.

    “Semoga Abah Warsubi tetap peduli dengan nasib para PKL di Jombang. Keinginan kami, Jombang dengan pemimpin baru ini bisa memberikan kebijakan yang baik untuk semua lini. Termasuk juga bagi teman-teman kesenian jaranan yang hari ini juga ikut untuk menyampaikan selamat pada Abah,” tambahnya.

    Fattah menambahkan, ke depan ia ingin Warsubi bisa terus menjalin komunikasi yang baik dengan para PKL dan komunitas kesenian tradisional di Jombang. Selain itu juga mewujudkan program-program yang sudah dicanangkan. Sehingga Jombang semakin maju dan sejahtera.

    “Semoga Abah bisa jadi pemimpin yang amanah. Bisa membawa kemajuan dan kesejahteraan Jombang dengan melibatkan seluruh pihak. Dan semoga komunikasi kami dengan Abah tetap terjalin baik,” pungkas Fattah. [suf]

  • Analisis Pilbup Madiun: Tumbangnya Cabup Petahana dan Faktor Penentu

    Analisis Pilbup Madiun: Tumbangnya Cabup Petahana dan Faktor Penentu

    Madiun (beritajatim.com) – Ahmad Dawami Ragil Saputro-Sandhika Ferryantiko yang dikenal dengan julukan Madiun Menyala dan Hari Wuryanto-Purnomo Hadi  atau Harmonis menjadi dua kandidat dalam Pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Madiun 2024.

    Pasangan calon Menyala yang didukung oleh PDI Perjuangan (PDIP) dan Partai Demokrat. Sementara, Paslon Harmonis didukung koalisi Partai Golkar, PKB, PKS, Partai Nasdem, Partai Hanura, PKN, Partai Ummat, Partai Gelora, PAN, dan PSI.

    Diketahui, Pilbup 2024 ini merupakan ajang pertarungan antara dua calon petahana. Ahmad Dawami Ragil Saputro merupakan Calon Bupati (Cabup) Petahana, yang memilih maju lagi dengan menggandeng pasangan baru, Sandhika Ferryantiko.

    Sementara, Hari Wuryanto merupakan Wakil Bupati (Wabup) dari Dawami. Di Pilbup Madiun kali ini, dia berpasangan dengan Purnomo Hadi, mantan Direktur RSUD Dolopo. menjadi rival dari Dawami.

    Usai pemungutan suara yang dilaksanakan pada 27 November 2024, Paslon Harmonis unggul versi hitung cepat (quick count) sebesar 55,42 persen. Sementara Paslon Menyala mendapat 44,56 persen.

    Namun, ini baru hasil quick count. Belum bisa menjadi legitimasi siapa menang dan kalah. Pun, hasil resmi masih menunggu rapat pleno rekapitulasi perolehan suara di KPU Kabupaten Madiun.

    Pengamat Politik Parji mengatakan, pilkada di setiap daerah memiliki karakteristik dan dinamika yang berbeda. Hal ini juga terlihat dalam Pilkada Kabupaten Madiun, di mana kontestasi politik kali ini melibatkan dua calon yang sama-sama merupakan petahana: satu sebagai bupati dan satu sebagai wakil bupati.

    Guru Besar Universitas PGRI Madiun (Unipma) itu menguraikan kemenangan dan kekalahan dalam Pilkada ditentukan oleh berbagai faktor strategis.

    Faktor Penentu dalam Kontestasi

    Menurut Parji, beberapa faktor utama yang memengaruhi hasil Pilkada meliputi:

    1. Kinerja Selama Menjabat: Reputasi dan prestasi yang diraih calon selama menjabat menjadi tolok ukur utama bagi masyarakat.

    2. Konsolidasi Tim Pemenangan dan Partai Pengusung: Soliditas tim dan dukungan partai menjadi aspek krusial dalam meraih suara.

    3. Program Strategis yang Ditawarkan: Calon yang memiliki program kerja jelas dan relevan cenderung lebih menarik simpati pemilih.

    4. Patron Politik: Dukungan dari tokoh berpengaruh, seperti Mbah Tarom dalam kasus ini, sering kali memberikan efek elektoral yang signifikan.

    5. Kekuatan Logistik: Kemampuan untuk mengelola sumber daya secara efektif juga menjadi penentu keberhasilan.

    Keunggulan Pasangan Harmonis

    Dalam analisis Parji, pasangan Harmonis dianggap lebih unggul dalam banyak aspek dibandingkan lawannya. Selama lima tahun kepemimpinan Kaji Mbing, kinerja yang ditampilkan dinilai biasa saja, sehingga tidak memberikan daya tarik yang cukup kuat bagi pemilih.

    “Selain itu, faktor calon wakil bupati menjadi salah satu poin penting. Wakil dari pasangan Harmonis dianggap lebih matang dari sisi pengalaman dan kompetensi, sehingga memberikan kepercayaan lebih kepada masyarakat. Dukungan patron politik dari tokoh berpengaruh seperti Mbah Tarom (Muhtarom, mantan Bupati Madiun, red) juga menjadi faktor krusial yang memperkuat posisi pasangan ini,” kata Parji, Selasa (3/11/2024)

    Dinamika Politik Lokal

    Fenomena di Kabupaten Madiun ini mencerminkan betapa kompleksnya kontestasi politik di tingkat daerah. Setiap faktor, mulai dari kinerja individu hingga kekuatan jaringan politik, saling berkontribusi menentukan hasil akhir. Parji menyebut bahwa keberhasilan pasangan Harmonis tidak hanya karena keunggulan individu, tetapi juga hasil kerja kolektif tim dan strategi yang dirancang dengan baik.

    ”Pilkada bukan sekadar ajang perebutan kekuasaan, tetapi juga refleksi dari dinamika politik lokal yang melibatkan banyak variabel,” kata Parji.

    Lebih lanjut, kemenangan pasangan Harmonis menjadi bukti bahwa konsolidasi, pengalaman, dan dukungan dari elemen strategis mampu memberikan kemenangan dalam kontestasi politik.

    “Bagi masyarakat, hasil ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi pembangunan Kabupaten Madiun ke depan,” pungkas Parji. [fiq/beq]

  • DPRD Bondowoso Berharap Program Makan Bergizi Gratis Ditanggung APBN

    DPRD Bondowoso Berharap Program Makan Bergizi Gratis Ditanggung APBN

    Bondowoso (beritajatim.com) – DPRD Kabupaten Bondowoso berharap program makan bergizi gratis ditanggung oleh APBN.  Pemkab Bondowoso sendiri telah menghitung estimasi kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk merealisasikan program makan bergizi gratis secara kasar.

    Dari perhitungan ini memang angka menjadi fantastis dan besar sekali. Sehingga dengan angka sekian ini terlihat tidak logis karena kebutuhan jauh melebihi pendapatan daerah.

    Dinas Pendidikan (Dispendik) melakukan estimasi kebutuhan anggaran yang diperlukan antara Rp 500 miliar sampai Rp 600 miliar setahun dengan asumsi sekali makan Rp15.000 dikalikan ratusan ribu siswa dari PAUD hingga SMP se-Bondowoso..

    “Angka ini muncul jika harga makanan per porsi sebesar Rp15 ribu dengan jumlah siswa se Bondowoso sebanyak 100.400 an orang,” ujar Kepala Dispendik Bondowoso, Haeriyah Yuliati.

    Sementara Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bondowoso, Supriyadi masih bimbang mengenai harga satuan per porsi.

    “Kalau kita mengikuti apa yang disampaikan pak Presiden dalam pidatonya itu Rp 10 ribu per porsi,” ungkapnya kepada Beritajatim.com, Senin (2/12/2024).

    Apabila direalisasikan per porsi Rp10 ribu saja, maka kebutuhan anggaran per hari kisaran Rp1 miliar dan setahun sekitar Rp300 miliar, dipotong hari libur.

    “Ini kan belum tahu kebijakan dari pusat. Harapan Bondowoso tentu dicover oleh pusat (APBN). Anggaran (APBD) kita kan tidak menganggarkan makanan bergizi gratis,” ucapnya.

    Legislator Partai Golkar ini meminta masyarakat Bondowoso untuk bersabar, sebab Pemkab Bondowoso juga masih menunggu regulasi dari pemerintah pusat.

    “Kita masih menunggu surat resminya. Sejauh ini di beberapa kota masih taraf ujicoba. Kalau mengikuti perkembangan, masih di kisaran Rp10 ribu atau Rp15 ribu per porsi,” bebernyanya.

    Sebelumnya, Kepala Dispendik Bondowoso, Haeriyah Yuliati mengaku sudah menghitung jumlah siswa dan kebutuhan anggaran untuk makan bergizi gratis.

    “Kami sudah menghitung jumlah siswa mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP,” kata Haeriyah.

    Meskipun belum tahu pola pelaksanaannya, namun Dispendik sudah menyiapkan data perhitungannya.

    “Misalnya biayanya Rp15 ribu saja per porsi, maka itu akan dibutuhkan anggaran Rp1,5 miliar dalam satu hari,” sebutnya.

    Sebab jumlah siswa dari PAUD hingga SMP se Kabupaten Bondowoso berkisar 100 ribuan orang.

    “Kalau satu tahun kisarannya mungkin sekitar Rp500 miliar sampai Rp 600 miliar,” ucap yang juga Plh Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso ini.

    Menurutnya, jika kebutuhan anggaran itu harus ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), maka tidak memungkinkan.

    “Karena anggaran APBD kita terbatas. Maka barang tentu nanti program yang lain akan tertinggal. Program ini harus benar-benar didanai oleh pemerintah pusat,” nilainya.

    Diketahui, dana perimbangan dari APBN yang disertakan ke APBD Bondowoso sebesar Rp 1,6 triliun. Total APBD Bondowoso hanya kisaran Rp2,2 trilun per tahun.

    “Sedangkan kebutuhan belanja pegawai saja di Bondowoso setiap tahun mencapai Rp 900 miliar,” kata Haeriyah.

    “Jika program makan bergizi gratis ditanggung APBD, maka pembangunan Bondowoso tidak akan berjalan maksimal,” sambungnya.

    Kendati demikian, Haeriyah mengakui belum menerima petunjuk teknis atau surat resmi.

    “Terkait berapa dana sharing yang harus disiapkan dan OPD mana pengampunya,” ucap Haeriyah.

    Apabila ada petunjuk teknis, Pemkab Bondowoso siap tancap gas. “Prinsip kalau sudah ada surat resmi atau juknis, kita siap menindaklanjuti sesuai regulasi,” tandasnya. [awi/aje]

  • Akhir Tahun, Banyuwangi Tuntaskan Bangun 100 Ruas Jalan

    Akhir Tahun, Banyuwangi Tuntaskan Bangun 100 Ruas Jalan

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Pemkab Banyuwangi memastikan pembangunan infrastruktur jalan di daerah tuntas hingga akhir tahun. Seperti yang terlihat saat proses pembangunan jalan di Kecamatan Muncar.

    Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meninjau langsung progres pembangunan ruas jalan yang telah selesai. Beberapa ruas jalan ini di antaranya ruas Jalan Ikan Kerapu, Dusun Palurejo Desa Sumbersewu, Jalan menuju SMPN Muncar, Jalan Kedungringin Dusun Sumberberas Desa Tembokrejo dan Jl. Sumberberas.

    “Kami terus memastikan pembangunan jalan di tahun 2024 berjalan lancar dan bisa tuntas jelang akhir tahun. Alhamdulillah untuk wilayah kecamatan Muncar ada 100 titik jalan yang telah selesai dibangun dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkap Ipuk.

    Kecamatan Muncar, kata Ipuk, merupakan salah satu wilayah di Banyuwangi yang pembangunan jalannya cukup masif. Setidaknya, sebanyak 344 titik ruas jalan dengan panjang total 90,386 KM dibangun sejak 2021-2024.

    “Pembangunan jalan tersebut dilakukan untuk memperlancar aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan ekonomi, pendidikan dan lainnya,” jelasnya.

    Selain itu, lanjut Ipuk, pembangunan jalan di wilayah Muncar juga untuk mendukung kelancaran aktivitas industri perikanan di kawasan tersebut. Mengingat, kawasan ini merupakan pelabuhan dan laut penghasil produksi ikan segar.

    “Semoga pembangunan jalan ini bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ayo kita jaga bersama agar kondisi jalan awet dan tidak cepat rusak,” ujar Ipuk.

    Sementara itu Plt. Sekretaris Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi Ebta Andharisandi menerangkan, untuk anggaran 2024, di wilayah Kecamatan Muncar terdapat 100 ruas jalan yang telah selesai dibangun maupun diperbaiki.

    “Rinciannya sebanyak 80 titik ruas jalan dibangun dengan anggaran APBD 2024 dan ditambah 20 titik ruas jalan yang merupakan usulan tambahan, dan dibangun dengan anggaran APBD Perubahan 2024,” pungkas Ebta. [rin/aje]

  • Bupati Ipuk Sebut Pembangunan Jalan Tetap Jadi Program Prioritas di Banyuwangi 2025

    Bupati Ipuk Sebut Pembangunan Jalan Tetap Jadi Program Prioritas di Banyuwangi 2025

    Banyuwangi (beritajatim.com) – Program pembangunan jalan untuk warga menjadi salah satu fokus Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

    Bahkan, hingga akhir tahun progress pembangunan infrastruktur ini mencapai 100 ruas jalan telah dibangun.

    Salah satunya seperti yang terlihat di sejumlah titik di Kecamatan Muncar. Daerah ini bahkan menjadi salah satu fokus pembangunan infrastruktur dengan jumlah sebanyak 344 titik ruas jalan. Total panjangnya yakni 90,386 KM dibangun sejak 2021-2024.

    Meski demikian, Bupati Ipuk menyebut bukan hanya pembangunan infrastruktur jalan yang akan menjadi program prioritas pembangunan Banyuwangi ke depannya. Namun ada program lain yang tidak kalah pentingnya bagi masyarakat Banyuwangi.

    “Ya, memang ke depan masih tetap ada program pembangunan infrastruktur di antaranya ruas-ruas jalan yang telah masuk dalam daftar usulan rencana pembangunan daerah 2025,” terangnya.

    Ipuk menjelaskan, pembangunan memang harus bertahap. Karena harus menyesuaikan dengan anggaran yang ada.

    “Memang belum semua bisa dibangun sekaligus. Bertahap semua dilakukan sesuai ketersediaan anggaran yang juga harus dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, gaji guru, gaji tenaga kesehatan, pertanian, UMKM, pariwisata, pelayanan publik, dan sebagainya,” kata Ipuk.

    Sementara itu, Plt. Sekretaris Dinas PU Cipta Karya Banyuwangi Ebta Andharisandi mengatakan pembangunan infrastruktur khususnya jalan menjadi komitmennya. Bahkan, pembangunan juga disesuaikan dengan metode yang tepat di masing-masing wilayah.

    “Pembangunan tersebut dilakukan dengan metode hotmix maupun dengan pavingisasi,” imbuhnya.

    Ebta melanjutkan untuk semua ruas di wilayah kabupaten Banyuwangi lainnya saat ini juga tengah dituntaskan. Paling lambat hingga akhir tahun, sejumlah ruas jalan di Banyuwangi akan kembali mulus.

    “Total jalan yang dibangun untuk tahun 2024 adalah sepanjang 821, 48 KM,” pungkasnya. (rin/ted)

  • Tim Robotic Kota Kediri Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Pj Wali Kota Bangga dan Beri Dukungan

    Tim Robotic Kota Kediri Wakili Indonesia di Ajang Internasional, Pj Wali Kota Bangga dan Beri Dukungan

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah melepas Tim Robotik Kota Kediri yang akan berlaga di Lomba Robotika Internasional MakeX World Championship pada kategori MAKEX SPARK di Shenzen China. Dukungan dan motivasi disampaikan Pj Wali Kota Kediri saat audiensi di Rumah Dinas Wali Kota Kediri, Senin (2/12/2024).

    Tim Robotik yang menjadi perwakilan Indonesia tersebut adalah Devin Aryo Mahardika Prasetyo dari SD Plus Rahmat Kota Kediri, Auva Allaric Trisepta dari SDI Al Huda Kota Kediri, dan Aikendyra Nirmala Susilo dari SD Laboratorium UNP Kediri.

    Tim Robotik ini adalah perwakilan Indonesia satu-satunya dari Kota Kediri pada kategori MakeX Spark. Dimana total ada dua tim dari kategori tersebut dari Indonesia. Pada kompetisi robotik tersebut, mereka akan menampilkan 5 tema. Yakni, Ocean Guardianus tentang laut, Earth Allies tentang bumi, Smart Agriculture tentang pertanian, Lunar Mission tentang explorasi ke bulan, dan Diverse Community tentang masyarakat sosial budaya.

    Nanti peserta akan diberikan satu tema tersebut secara acak oleh panitia pada hari-H perlombaan. Setelah itu pada hari pertama mereka merakit robot sesuai tema dari nol dan pada hari kedua hasil robot nanti dipresentasikan di depan juri.

    Untuk persiapan Tim Robotik Kota Kediri ini berjalan sekitar satu bulan. Mulai dari latihan merakit robot, coding robot dan latihan presentasi dalam Bahasa Inggris. Latihan dibimbing oleh guru robotik yang profesional dari Ruang Robot. Lalu juga intensif latihan presentasi dalam Bahasa Inggris dengan mentor Bahasa Inggris dari sekolah.

    Pj Wali Kota Kediri Zanariah bangga dengan Tim Robotik Kota Kediri ini. Tak hanya membawa nama Kota Kediri namun juga nasional di ajang internasional. Harapannya anak-anak akan mendapat banyak pengalaman, mendapatkan banyak teman di komunitas robotik internasional, serta mengenalkan Budaya Indonesia khususnya Kota Kediri melalui teknologi.

    “Tim Robotik ini sudah sering mengikuti lomba nasional dan mendapat juara akan tetapi ini adalah lomba internasional pertama yang diikuti. Nanti di sana disediakan booth khusus Tim Indonesia sebagai sarana untuk pengenalan budaya. Selain itu kita juga berharap anak-anak ini bisa menjadi juara,” ujarnya.

    Zanariah menjelaskan bahwa Pemkot Kediri mendukung Tim Robotik Kota Kediri ini. Mulai dari dukungan kepala sekolah hingga Kepala Dinas Pendidikan. Apalagi anak-anak ini berprestasi tentunya Pemkota Kediri sangat mendukung.

    Tak kalah penting Zanariah berpesan, agar Tim Robotik Kota Kediri ini menjaga kesehatan hingga nanti komopetisi serta enjoy dalam melewati kompetisi. “Kami dari Pemkot Kediri pasti mendukung prestasi anak-anak Kota Kediri. Anak-anak ini luar biasa sekali. Kami akan terus dukung untuk menciptakan Generasi Emas 2045 mendatang,” jelasnya.

    Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Anang Kurniawan mengatakan minat dan bakat anak harus diberi wadah yang tepat. Seperti extra kulikuler robotic yang dapat mengakomodir anak yang berbakat dalam bidang robotic. Apabila diwadahi secara tepat dan maksimal tentu anak-anak akan berprestasi.

    Apalagi di zaman teknologi yang terus berkembang, robotic ini semakin banyak diminati. “Extra robotic ini mewadahi anak-anak yang berbakat dalam bidang robotic. Anak-anak ini harus diarahkan agar bakatnya ini tersalur dengan baik. Kami dari Dinas Pendidikan tentu sangat mendukung,” ujarnya.

    Turut mendampingi, Kepala Sekolah SD Laboratorium Universitas Nusantara PGRI Kediri Malichatun Nafiah, dan para orang tua siswa. [nm/ted]

  • Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran

    Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran

    Kediri (beritajatim.com) – Pj Wali Kota Kediri Zanariah meresmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran Kota Kediri, Senin (2/12/2024). Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita.

    Pada kesempatan ini, Pj Wali Kota Kediri menuturkan bahwa RSUD Gambiran bukanlah satu-satunya layanan kesehatan di Kota Kediri. Hal ini, harus menjadi perhatian tersendiri bagi RSUD Gambiran agar mampu bersaing secara sehat dan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas pelayanannya.

    Zanariah menambahkan, Pemerintah Kota Kediri sebagai pemilik Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran, mempunyai komitmen yang tinggi untuk terus mendorong dan mengembangkan pelayanannya guna memenuhi kebutuhan pelayanan bagi masyarakat, khususnya di Kota Kediri dan sekitarnya.

    Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran

    Peresmian ini bukan sekadar peresmian ruangan, tetapi juga representasi dari komitmen Pemerintah Kota Kediri untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat sekaligus bukti nyata bahwa, Kota Kediri terus bergerak maju dan berkembang.

    “Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya memberikan apresiasi serta dukungan atas dibangunnya kamar pelayanan rawat inap VVIP Tegowangi. Hal ini membuktikan adanya keseriusan manajemen dan stakeholder di RSUD Gambiran untuk melakukan pengembangan jenis layanan terbaru demi terciptanya kemudahan, serta memaksimalkan pelayanan rumah sakit kepada para pasien,” terang Pj Wali Kota Kediri.

    Adanya fasilitas ruang VVIP baru di RSUD Gambiran ini, Pj Wali Kota Kediri berharap semangat kerja dan inovasi civitas hospitalia akan semakin meningkat. Tidak kalah pentingnya juga, karena telah menjadi harapan masyarakat, RSUD Gambiran dapat terus memberikan pelayanan yang paripurna dan prima kepada masyarakat, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan diri dalam bekerja.

    Pj Wali Kota Kediri Resmikan Ruang VVIP Tegowangi RSUD Gambiran

    Setelah acara seremoni peresmian Ruang VVIP Tegowangi, Pj Wali Kota Kediri, Direktur RSUD Gambiran dan lainnya meninjau langsung ruangan yang telah diresmikan tersebut.

    Hadir pula, Direktur RSUD Gambiran Aditya Bagus, segenap Dewan Pengawas RSUD Gambiran yaitu Kepala Dinas Kesehatan Muhammad Fajri, Kepala Bagian Perekonomian Tetuko Erwin Sukarno, Kepala Bagian Umum Miko Mardiyanto, dan Dewan Pengawas Didik Harsoyo. [nm/aje]

  • Pemkot Kediri Adakan Bimtek untuk Tingkatkan Validitas dan Akurasi Data Profil Kelurahan

    Pemkot Kediri Adakan Bimtek untuk Tingkatkan Validitas dan Akurasi Data Profil Kelurahan

    Kediri (beritajatim.com) – Pemerintah Kota Kediri dalam hal ini Bagian Pemerintahan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis Penyusunan Profil Kelurahan Tahun 2024 yang bertempat di salah satu hotel di Kota Kediri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh operator profil kelurahan di Kota Kediri dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Timur, Senin (2/12/2024)

    Dalam kesempatan ini seluruh peserta mendapatkan materi bimbingan teknis berkenaan dengan pentingnya pemutakhiran data profil kelurahan serta kiat cepat dan tepat dalam input data profil, termasuk praktik pelaksanaannya.

    Ade Trifianto, Kepala Bagian Pemerintahan Kota Kediri, menjelaskan bahwa pemutakhiran data profil kelurahan secara berkala setiap tahun sangat penting guna memperoleh gambaran potensi dan tingkat perkembangan kelurahan yang akurat, komprehensif, dan integral.

    “Data profil kelurahan merupakan salah satu bahan penting yang dapat digunakan pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah Propinsi, Pemerintah Pusat maupun swasta/investor, karena di dalamnya memuat data potensi, tipologi dan tingkat perkembangan kelurahan. Oleh karena itu, pembinaan teknis kepada perangkat kecamatan dan kelurahan yang bertanggung jawab terhadap pemutakhiran data profil sangat diperlukan untuk memastikan tingkat validitas data tersebut.”kata dia.

    Pemkot Kediri Bimtek Penyusunan Profil Kelurahan Tahun 2024

    Dijelaskan olehnya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis operator profil kelurahan di kecamatan maupun kelurahan dalam memperoleh data yang valid serta meningkatkan integritas dan rasa tanggung jawab mereka sebagai penyedia sumber data pemerintah daerah.

    “Hal ini sejalan dengan amanat yang tertuang dalam PERMENDAGRI Nomor 12 Tahun 2007 tentang pedoman penyusunan dan pendayagunaan data profil desa dan kelurahan, yang mengatur bahwa profil kelurahan digunakan untuk mengetahui gambaran menyeluruh tentang karakter kelurahan, mulai dari data dasar keluarga, potensi sumber daya alam dan manusia, kelembagaan, prasarana dan sarana, hingga perkembangan kemajuan serta permasalahan yang dihadapi”,kata dia.

    Ade juga mengingatkan bahwa update profil 2024 akan dikunci akhir Desember dan biasanya di tunggu terakhir proses input akan lambat karena server diakses bersamaan seluruh Indonesia. Oleh karenanya ia berpesan agar seluruh kelurahan memaksimalkan waktu yang ada untuk menyelesaikan pemutakhiran data, paling lambat minggu kedua Desember 2024.

    Selain itu, bagian pemerintahan akan melakukan fasilitasi, monitoring dan pembinaan kepada para operator profil kelurahan agar mampu bekerja sesuai aturan dan mencapai target yang telah ditetapkan.

    Ade berharap, melalui kegiatan bimbingan teknis ini, diharapkan operator profil kelurahan dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk menyelesaikan tugas update data profil kelurahan dengan baik. Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang tinggi.

    “Kami optimis, pemerintah Kota Kediri dapat menghasilkan data profil kelurahan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat. Data yang akurat, komprehensif, dan integral ini akan menjadi bahan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran, baik di tingkat pemerintah pusat maupun daerah, dalam mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”pungkasnya. [nm/ted]

  • Dinsos dan TP PKK Kabupaten Kediri Gelar TEPAK AMPK Tahun 2024

    Dinsos dan TP PKK Kabupaten Kediri Gelar TEPAK AMPK Tahun 2024

    Kediri (beritajatim.com) – Dinas Sosial Kabupaten Kediri bersama TP PKK Kabupaten Kediri melaksanakan kegiatan Temu Penguatan Kapasitas Anak dan Keluarga. Kegiatan ini menyasar pada 30 anak yang memerlukan perlindungan khusus, sekaligus bersama salah satu orang tua atau walinya.

    Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri Arianto mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat kepada para orangtua agar memiliki motivasi yang kuat.

    “Kegiatan ini sekaligus untuk memberikan pemahaman kepada keluarga agar ke depan dapat tercipta lingkungan yang positif,” ujar Arianto, pada Selasa 3 Desember 2024.

    Kegiatan ini, imbuh dia, diinisiasi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito.

    “Kegiatan diadakan di dua lokasi berbeda. Ruang Sekartaji untuk anak-anak dan Aula DPMPD untuk orang tua atau wali,” imbuh dia.

    Dinsos dan TP PKK Kabupaten Kediri Gelar TEPAK AMPK Tahun 2024

    Dalam acara ini, hadir dua psikolog dan pekerja sosial yang memberikan pendampingan langsung pada masing-masing ruang dengan fokus pada pembekalan psikologis.

    Harapannya, bisa membantu anak-anak dan keluarga dalam memulihkan kondisi sosial mereka.

    Sesi diskusi interaktif juga diadakan guna mendukung rehabilitasi sosial anak dan keluarga.

    Selain itu, anak-anak dan orang tua juga mendapatkan bantuan berupa satu paket sembako, tas sekolah dan uang saku yang diharapkan dapat meringankan beban mereka dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.

    “Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas hidup anak yang memerlukan perlindungan khusus dan keluarga di Kabupaten Kediri serta memperkuat kapasitas mereka menghadapi berbagai tantangan sosial,” katanya. [ADV PKP/nm]

  • Partisipasi Masyarakat Kota Mojokerto di Pilkada Serentak 2024 Turun

    Partisipasi Masyarakat Kota Mojokerto di Pilkada Serentak 2024 Turun

    Mojokerto (beritajatim.com) – Angka partisipasi masyarakat Kota Mojokerto pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 lalu turun dibanding pada Pilkada 2018 lalu.

    Di Pilkada Serentak 2024 lalu, angka partisipasi masyarakat Kota Mojokerto di angka 75,82 persen, sementara pada 2018 sebanyak 78 persen.

    Angka partisipasi masyarakat tersebut turun 2,18 persen. Sementara angka partisipasi masyarakat di Kota Mojokerto pada Pemilu 14 Februari 2024 lalu sebanyak 87,25 persen.

    Angka partisipasi masyarakat pada Pemilu Serentak 2024 turun drastis dibanding Pemilu 14 Februari 2024 lalu yakni turun 11,43 persen.

    Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Sumber Daya Manusia (SDM), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Mojokerto, Yahya Scahrul Wahyu Iman Asyidiq mengatakan, berdasarkan rekapitulasi, partisipasi masyarakat mencapai 75,82 persen, sedikit menurun dibandingkan Pilkada 2018 yang mencapai 78 persen.

    “Angka tersebut turun jika dibandingkan dengan Pilkada tahun 2018 yang mencapai 78 persen. Dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 105.313, pengguna hak pilih pada Pilkada Serentak 2024 lalu sebanyak 79.848 pemilih,” ungkapnya, Selasa (3/12/2024).

    Pihakmya tidak menjelaskan secara rinci alasan dibalik turunnya tingkat partisipasi masyarakat Kota Mojokerto untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada, 27 November 2024 lalu. Namun ia menegaskan bahwa upaya sosialisasi pemilihan dari KPU maupun pemangku kepentingan lainnya kepada warga sudah dilakukan secara masif.

    “Kami sudah maksimal, Pemkot dan Diskominfo sudah membantu mensosialisasikan. Kalau terkait partisipasi masyarakat, itu fluktuatif memang dinamikanya berbeda-beda. Mengacu Tahun 2018, ada empat calon. Di 2024 ini ada dua calon. Angka partisipasi tidak seberapa jauh menurun, saya rasa hampir sama,” katanya.

    Di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Mojokerto 2024 diikuti dua pasangan calon (paslon). Paslon nomor urut 1 Junaedi Malik dan Chusnun Amin serta paslon nomor urut 2, Ika Puspitasari dan Rachman Sidharta Arisandi. [tin/ted]