Category: Antaranews.com Politik

  • Wamendagri tegaskan pentingnya validitas data layanan dukcapil

    Wamendagri tegaskan pentingnya validitas data layanan dukcapil

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menegaskan pentingnya validitas dan keamanan data pada pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil).

    Bima Arya menekankan dinas dukcapil memiliki peran yang sangat strategis untuk memastikan pelayanan dasar kependudukan terpenuhi secara maksimal. Kualitas pelayanan tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi dan keamanan.

    “Ini soal akurasi, validitas, kapasitas, dan juga security. Oleh karena itu, saya ada di sini juga mengikuti menjalankan perintah dari Pak Menteri (Menteri Dalam Negeri) untuk memastikan hal-hal tersebut,” kata Bima dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

    Ia juga memandang penting mengakselerasi transformasi digital dalam pelayanan publik, salah satunya melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE) dan integrasi single identity number.

    Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan yang lebih efisien dan aman bagi seluruh masyarakat.

    “Jadi, pelayanan dasar terpenuhi dengan baik dan dipastikan keamanan, kapasitas terpenuhi, sembari juga melakukan updating dari progres rencana menerapkan SPBE, yang nanti ada single one admission number, semua itu harus diakselerasi,” ujarnya.

    Hal tersebut sejalan dengan visi Kemendagri dalam upaya yang berkelanjutan untuk peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk dari segi peningkatan kualitas validitas data, infrastruktur, dan keamanan.

    “Tidak mungkin pelayanan dasar itu terpenuhi secara maksimal kalau pertama datanya tidak valid, yang kedua tidak didukung oleh kapasitas atau infrastruktur, yang ketiga security-nya tidak terjamin,” tambah Bima.

    Selain itu, Bima juga berbagi pengalamannya saat masih menjabat sebagai Wali Kota Bogor. Dia mengaku sering pergi ke Dinas Dukcapil Kota Bogor untuk mengurus berbagai keperluan kependudukan sebagai wujud dari pelayanan kepada masyarakat.

    “Dukcapil di sini baru. Akan tetapi, kalau dukcapil di Kota Bogor, rasanya setiap minggu juga nongkrong di sana,” pungkasnya.

    Baca juga: Kemendagri minta pemda patuhi putusan MA dalam pelaksanaan APBD 2024
    Baca juga: BSKDN susun modul hasil IPKD untuk tingkatkan tata kelola keuda

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: D.Dj. Kliwantoro
    Copyright © ANTARA 2024

  • DKPP terima 568 aduan pelanggaran KEPP hingga Oktober 2024

    DKPP terima 568 aduan pelanggaran KEPP hingga Oktober 2024

    Kita tidak bisa memprioritaskan perkara apa yang harus didahulukan, karena semua perkara jadi prioritas. Itulah yang terjadi di DKPPJakarta (ANTARA) – Ketua DKPP RI Heddy Lugito mengatakan pihaknya menerima 568 aduan tentang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) sampai dengan Oktober 2024.

    “Saya ingin sampaikan bahwa saat ini DKPP kebanjiran perkara. Jadi, selama 10 bulan terakhir ini mulai dari Januari sampai Oktober, perkara yang masuk terhitung sejak kemarin itu jumlahnya 568. Artinya sehari hampir dua, sehari kerja,” kata Heddy membuka sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran KEPP di Ruang Sidang DKPP, Jakarta, Rabu.

    Ia pun meminta agar para pelapor memaklumi hal itu. Menurutnya, DKPP tak memiliki niat untuk mengulur waktu, namun pihaknya memeriksa laporan sesuai antrean yang masuk.

    “Kita tidak bisa memprioritaskan perkara apa yang harus didahulukan, karena semua perkara jadi prioritas. Itulah yang terjadi di DKPP,” ujarnya.

    Heddy menilai jumlah ini bakal meningkat karena proses Pilkada Serentak 2024 masih berjalan. Adapun DKPP juga mulai menerima aduan berbagai pelanggaran Pilkada Serentak 2024.

    Baca juga: DKPP setujui cabut perkara soal KPU RI dan KPU Lombok Timur

    Baca juga: DKPP RI ajak kaum perempuan tangkis politik uang pada Pilkada 2024

    “Kemungkinan perkara yang tahun ini berkaitan dengan pileg dan pilpres itu tidak tuntas di tahun ini. Sampai tahun depan kita masih menyediakan perkara yang berkaitan dengan tahapan pileg dan pilpres,” jelas Heddy.

    Sebelumnya, Rabu (15/5), Ketua DKPP RI Heddy Lugito menyampaikan pada 2023 pihaknya telah menangani 325 perkara.

    Adapun setengah dari jumlah perkara itu berkaitan dengan rekrutmen penyelenggara Ad Hoc oleh KPU.

    “Saya melaporkan selama tahun 2023 itu DKPP menangani 325 perkara, menyambung dengan tadi yang disampaikan Pak Doli. Dari 325 perkara pengaduan itu, 50 persen itu berkaitan dengan rekrutmen penyelenggara Ad Hoc oleh KPU, 50 persen itu jumlahnya 297,” kata Heddy dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu malam.

    Adapun 13 persen atau 82 kasus di antaranya berkaitan dengan rekrutmen badan Ad Hoc di Bawaslu. Heddy mengakui jika ada masalah etik di penyelenggara KPU dan Bawaslu.

    Ia menjelaskan temuan persoalan etik di KPU dan Bawaslu lantaran tak adanya transparan pada perekrutan penyelenggaraan Ad Hoc. Heddy juga menyinggung masih adanya keterlibatan anggota partai politik di penyelenggara Ad Hoc.

    Pewarta: Narda Margaretha Sinambela
    Editor: Chandra Hamdani Noor
    Copyright © ANTARA 2024

  • Menteri Kabinet Merah Putih berangkat Kamis besok ke Magelang

    Menteri Kabinet Merah Putih berangkat Kamis besok ke Magelang

    Jakarta (ANTARA) – Para menteri-menteri Kabinet Merah Putih akan berangkat ke Magelang, Kamis (24/10) besok, untuk menjalani pelatihan secara bersama-sama di sana.

    “Iya besok kami sudah dapat pemberitahuan akan ke Magelang insya-Allah ya, jam berapa-nya saya lihat dulu nanti, siang lah kayak-nya,” kata Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

    Yandri mengatakan belum dapat menyampaikan detail kegiatan di sana. Ia meminta wartawan menanyakan hal tersebut kepada pihak Istana Kepresidenan.

    Saat ditanya tentang ada tidaknya kegiatan seperti berkemah di Magelang, Yandri tertawa. “Insya-Allah sudah disiapkan,” ujarnya lagi.

    Terpisah Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi mengatakan seluruh menteri akan ikut ke Magelang besok.

    “Kita berangkat besok. Seluruh menteri besok,” jelas Hasan Nasbi.

    Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
    Editor: Chandra Hamdani Noor
    Copyright © ANTARA 2024

  • DPR segera ganti para Anggota DPR yang diangkat jadi menteri

    DPR segera ganti para Anggota DPR yang diangkat jadi menteri

    Kami akan segera melakukan PAW untuk pengisian mereka-mereka yang telah menjadi menteri kabinetJakarta (ANTARA) –

    Wakil Ketua DPR RI Adies Kadier mengatakan pihaknya mulai memproses pengajuan Pergantian Antar Waktu (PAW) terkait pada Anggota DPR RI periode 2024-2029 yang kini sudah diangkat menjadi menteri, wakil menteri, atau pejabat dalam Kabinet Merah Putih dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

     

    “Mungkin dimulai satu sampai dua hari ini,” kata Adies di Kompleks, Parlemen, Jakarta, Rabu.

     

    Selain itu, Adies yang merupakan Wakil Ketua Umum Partai Golkar mengatakan PAW di terhadap para anggota partai berlambang pohon beringin itu bakal dilakukan segera.

    Menurut dia, Golkar tidak ingin ada kekosongan anggota-anggota dari Fraksi Golkar yang semestinya mengisi kursi di komisi-komisi.

     

    “Kami akan segera melakukan PAW untuk pengisian mereka-mereka yang telah menjadi menteri kabinet,” kata dia.

    Adapun Presiden Prabowo Subianto telah melantik para pejabat kabinet yang diisi sebanyak 109 anggota, yang terdiri dari 48 menteri dan 56 wakil menteri. Selain itu, Presiden juga telag melantik pejabat-pejabat lainnya seperti kepala badan dan kepala lembaga, utusan khusus, hingga staf khusus.

     

    Nama-nama yang dilantik oleh Prabowo itu berasal dari berbagai kalangan, mulai dari politisi, akademisi, purnawirawan TNI, purnawirawan Polri, hingga selebriti dan mantan atlet. Sejumlah politisi yang merupakan Anggota DPR RI pun turut diangkat menjadi pejabat kabinet.

     

    Berikut nama-nama Anggota DPR RI yang telah diangkat menjadi pejabat Kabinet Merah Putih:

    1. Meutya Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital)

    2. Nusron Wahid (Menteri Agraria dan Tata Ruang)

    3. Maman Abdurrahman (Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah)

    4. Ace Hasan Syadzily (Gubernur Lemhannas)

    5. Sugiono (Menteri Luar Negeri)

    6. Fadli Zon (Menteri Kebudayaan)

    7. Prasetyo Hadi (Menteri Sekretaris Negara)

    8. Teuku Riefky Harsya (Menteri Ekonomi Kreatif)

    9. Faisol Riza (Wakil Menteri Perindustrian)

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2024

  • Harapan pemberantasan kemiskinan dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Harapan pemberantasan kemiskinan dalam Pemerintahan Prabowo-Gibran

    Jakarta (ANTARA) – Pada 20 Oktober 2024, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia. Pelantikan ini membawa harapan baru bagi banyak pihak, terutama bagi masyarakat yang menginginkan perubahan nyata dalam pengentasan kemiskinan.

    Target untuk menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen dalam dua tahun pertama masa jabatan, serta mencapai kemiskinan di bawah 6 persen pada 2029, merupakan bagian dari visi ambisius dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

    Namun, mencapai target tersebut tidaklah mudah. Kemiskinan di Indonesia merupakan masalah yang telah berakar kuat dan memerlukan kebijakan yang mendalam serta berkelanjutan untuk diatasi. Tantangan-tantangan besar telah menanti, terutama setelah beberapa tahun terakhir menunjukkan perlambatan dalam penurunan angka kemiskinan.

    Selama periode 2019 hingga 2024, penurunan angka kemiskinan di Indonesia berjalan cukup lambat. Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), kemiskinan hanya turun sekitar 0,38 persen poin dalam lima tahun terakhir. Sebagai perbandingan, dalam periode 2014-2019, penurunan kemiskinan lebih signifikan, yaitu mencapai 1,84 persen poin. Hal ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi pasca-pandemi belum sepenuhnya terjadi. Pandemi COVID-19 memberikan dampak signifikan terhadap kelompok rentan, menyebabkan banyak keluarga yang jatuh kembali ke dalam jurang kemiskinan.

    Salah satu aspek yang harus dicermati adalah angka kemiskinan yang masih cukup tinggi, meski persentasenya lebih rendah dibandingkan sebelum pandemi COVID-19. Pada Maret 2024, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 9,03 persen, atau setara dengan 25,22 juta orang. Ini sedikit lebih rendah dari persentase pada September 2019 (9,22 persen). Namun, jika dilihat dari jumlah absolut, penduduk miskin justru bertambah, dari 24,78 juta orang pada 2019 menjadi 25,22 juta pada 2024.

    Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun persentase kemiskinan menurun, jumlah orang yang hidup di bawah garis kemiskinan justru bertambah, yang memperlihatkan tantangan struktural dalam penanganan kemiskinan di Indonesia.

    Selain perlambatan laju penurunan kemiskinan, tantangan utama lainnya adalah tingginya tingkat kemiskinan di wilayah perkotaan.

    Data BPS menunjukkan bahwa pada Maret 2024, kemiskinan di perkotaan mencapai 7,09 persen, naik dari kondisi sebelum pandemi yaitu September 2019 yang sebesar 6,56 persen. Ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi di wilayah perkotaan lebih lambat dibandingkan di pedesaan. Sementara itu, angka kemiskinan pedesaan menunjukkan penurunan yang lebih baik, dari 12,60 persen pada September 2019 menjadi 11,79 persen pada Maret 2024.

    Kemiskinan di perkotaan memang lebih kompleks. Berbeda dengan di pedesaan yang banyak bergantung pada sektor pertanian, kemiskinan di kota sering kali disebabkan oleh ketidakstabilan pekerjaan di sektor informal, harga perumahan yang terus meningkat, serta tingginya biaya hidup.

    Peningkatan indeks kedalaman dan keparahan kemiskinan di perkotaan juga menunjukkan bahwa masalah kemiskinan perkotaan semakin mendalam. Indeks Kedalaman Kemiskinan, yang mengukur rata-rata jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan, meningkat dari 1,015 pada September 2019 menjadi 1,095 pada Maret 2024. Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan yang mencerminkan penyebaran pengeluaran di antara penduduk miskin juga meningkat dari 0,233 menjadi 0,252 pada periode yang sama.

    Dalam menghadapi berbagai tantangan ini, pemerintahan Prabowo-Gibran harus merancang kebijakan yang lebih terintegrasi dan mendalam. Pengentasan kemiskinan memerlukan pendekatan yang komprehensif dan inklusif, yang mampu menjawab ketidaksetaraan struktural sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi bagi kelompok rentan.

    Pemerintah perlu merancang program-program yang secara khusus menyasar wilayah perkotaan dan pedesaan dengan pendekatan yang berbeda. Di wilayah perkotaan, fokus kebijakan harus pada stabilitas pekerjaan dan akses terhadap perumahan yang terjangkau. Pekerjaan di sektor informal perlu mendapatkan perhatian khusus, mengingat besarnya populasi yang bekerja di sektor ini. Program seperti perlindungan sosial yang lebih baik, akses modal bagi usaha kecil, dan pelatihan keterampilan menjadi sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perkotaan.

    Sementara itu, di wilayah perdesaan, pemberdayaan ekonomi harus dilakukan melalui penguatan sektor pertanian berkelanjutan, akses teknologi, dan pembangunan infrastruktur. Pembangunan yang merata di pedesaan juga akan mengurangi kesenjangan antara kota dan desa, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat perdesaan.

    Selain kebijakan sektoral, pengentasan kemiskinan juga harus didukung oleh sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter. Belanja negara untuk program sosial dan infrastruktur harus diarahkan dengan tepat sasaran agar dapat menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya beli masyarakat, dan mempercepat pemulihan ekonomi. Peran kebijakan fiskal yang pro-poor, seperti subsidi langsung, sangat penting dalam menjaga kestabilan daya beli kelompok rentan.

    Di sisi lain, kebijakan moneter yang stabil juga dibutuhkan untuk mengendalikan inflasi yang berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat miskin. Ketika harga kebutuhan pokok melambung, kelompok miskinlah yang paling terdampak. Oleh karena itu, menjaga stabilitas harga adalah kunci penting dalam upaya pengentasan kemiskinan.

    Visi besar Prabowo-Gibran untuk menurunkan kemiskinan hingga di bawah 6 persen pada 2029 hanya akan tercapai jika ada komitmen jangka panjang yang kuat. Kebijakan yang diambil harus konsisten, responsif, dan berbasis data. Evaluasi yang berkelanjutan juga diperlukan untuk memastikan bahwa setiap program yang diluncurkan berjalan efektif dan memberikan dampak yang nyata. Salah satu kunci keberhasilan pengentasan kemiskinan adalah perencanaan yang matang, diikuti oleh pelaksanaan yang tepat waktu dan tepat sasaran.

    Ke depan, pemerintahan Prabowo-Gibran diharapkan tidak hanya berfokus pada capaian angka sesaat, melainkan lebih melihat kondisi secara menyeluruh, baik di perkotaan maupun pedesaan. Dengan demikian, target menurunkan kemiskinan relatif hingga di bawah 6 persen pada 2029 bukan sekadar komitmen politik, tetapi menjadi kenyataan yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

    Sebagaimana dikatakan oleh Walter Nicholson, “The ultimate goal of economic activity is to improve the welfare of people.” Dan itulah yang menjadi tujuan utama setiap kebijakan pembangunan, yakni untuk kesejahteraan semua.

     

    *) Nuri Taufiq dan Lili Retnosari merupakan Statistisi di BPS

    Copyright © ANTARA 2024

  • Danrem Wira Satya: Jaga multikultural untuk pariwisata Bali

    Danrem Wira Satya: Jaga multikultural untuk pariwisata Bali

    Siapapun yang menang tidak boleh ada yang menggoyang untuk kepentingan-kepentingan yang tidak baik. Bali harus aman karena mata pencaharian Bali dan PAD Bali itu dari Pariwisata. Kalau tidak aman berpengaruh terhadap kunjungan pariwisata, PAD Bali juDenpasar (ANTARA) –

    Komandan Resor Militer (Danrem) 163/Wira Satya Brigadir Jendral TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra meminta warga masyarakat agar tetap menjaga iklim multikultural untuk keberlangsungan pariwisata Bali.

     

    Saat acara silahturahmi dengan wartawan di Denpasar, Bali, Rabu, Danrem mengatakan multikulturalisme merupakan bagian tak terpisahkan dari kekuatan pariwisata Bali sehingga memungkinkan roda perekonomian Bali berjalan baik.

     

    “Masyarakat Bali tidak bisa bekerja sendiri tanpa didukung kehadiran saudara-saudara dari luar Bali. Artinya kehadiran mereka di Bali berdampak positif terhadap pariwisata Bali,” kata dia.

     

    Karena itu, Danrem mengajak masyarakat untuk tidak mementingkan ego sektoral dan mengesampingkan kondisi multikultural yang ada. Untuk menopang kehidupan masyarakat yang multikultural itu, toleransi dan penghargaan atas adat budaya setempat juga harus tetap dijunjung agar tidak ada kesalahpahaman antara kelompok sehingga taksu Bali tetap terjaga.

     

    “Mereka juga harus mendukung adat dan budaya Bali, termasuk juga pengusaha,” katanya.

    Dia menegaskan Bali harus aman dari kepentingan-kepentingan politik, individu atau pun kelompok tertentu. Hal itu berlaku juga bagi kontestan calon kepala daerah yang berlaga di Pilkada 2024 di Bali.

     

    “Siapapun yang menang tidak boleh ada yang menggoyang untuk kepentingan-kepentingan yang tidak baik. Bali harus aman karena mata pencaharian Bali dan PAD Bali itu dari Pariwisata. Kalau tidak aman berpengaruh terhadap kunjungan pariwisata, PAD Bali juga,” katanya.

     

    TNI sendiri, kata dia, tetap menjaga netralitas sesuai amanat Undang-undang Republik Indonesia dan arahan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak.

     

    “Saya sangat memegang teguh netralitas TNI. Saya sudah tegaskan kepada jajaran, kita harus betul-betul netral, tidak memihak salah satu pasangan calon,” katanya.

     

    Dia menegaskan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku bagi prajurit TNI di wilayah Korem 163/Wira Satya yang melanggar netralitas tersebut.

    Untuk mendukung pengamanan Pilkada, Korem 163/Wira Satya mengerahkan 3.000 personel untuk membantu pihak Kepolisian Daerah Bali di seluruh Kabupaten/Kota di Bali.

    Pewarta: Rolandus Nampu
    Editor: Edy M Yakub
    Copyright © ANTARA 2024

  • Disebut masuk kabinet karena Haji Isam, Mentan: Saya profesional

    Disebut masuk kabinet karena Haji Isam, Mentan: Saya profesional

    Kami ini profesional, kami profesional. Menteri ini tidak cuma sekarang kan? 2014 juga kan?Jakarta (ANTARA) – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa kariernya di Kabinet Merah Putih didasari atas rekam jejak seorang profesional yang pernah memberi manfaat kebaikan bagi bangsa Indonesia.

    Hal itu disampaikan Amran menjawab kritik dari warga net bahwa keterlibatan-nya di kabinet Prabowo-Gibran dilatarbelakangi atas faktor kekerabatan dengan seorang pengusaha kaya raya asal Kalimantan, Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.

    “Kami ini profesional, kami profesional. Menteri ini tidak cuma sekarang kan? 2014 juga kan?” kata Amran yang pernah menduduki jabatan Menteri Pertanian periode 2014-2019, di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu.

    Peraih Bintang Mahaputera Adipradana dari Presiden Ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada 2020, itu juga telah mempersembahkan penghargaan Agricola Medal dari The Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) yang diterima Jokowi pada 30 Agustus 2024.

    Penghargaan Agricola Medal merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan oleh FAO kepada individu yang memiliki kontribusi luar biasa dalam bidang pangan dan pertanian.

    Agricola Medal tersebut disiapkan langsung oleh Kantor Pusat FAO di Roma yang menampilkan ukiran foto Presiden Jokowi dan slogan ‘Stronger Together for Resilient and Sustainable Agrifood Systems’.

    “Medali Agricola itu penghargaan untuk food security untuk Indonesia, itu tertinggi di dunia,” ujarnya.

    Dalam kariernya, Amran juga pernah meraih Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 2007.

    “Profesional enggak? Saya tanya balik, jawab dong, baik enggak? Food security yang terbaik di dunia bagus enggak? Jawab juga dong,” katanya bertanya balik ke awak media saat ditanya tentang kekerabatan-nya dengan Haji Isam.

    Haji Isam dikenal sebagai pengusaha ulung, yang memiliki Jhonlin Group (JG) yang bergerak di berbagai bidang mulai dari pertambangan, layanan pelabuhan, transportasi udara, hingga manufaktur.

    Perusahaan induk tersebut pun menaungi beberapa anak perusahaan seperti PT Jhonlin Baratama, PT Jhonlin Air Transport, PT Jhonlin Agromandiri, PT Jhonlin Marine and Shipping, PT Jhonlin Batu Mandiri, hingga Jhonlin Agro Raya.

    Karier Amran di Kabinet Merah Putih dikaitkan dengan sosok Haji Isam, karena ia merupakan sepupu dari Haji Isam yang pernah tercatat menjadi komisaris utama PT Jhonlin Agro Raya Tbk. (JARR) besutan Haji Isam.

    Pewarta: Andi Firdaus, Rangga Pandu Asmara Jingga
    Editor: Chandra Hamdani Noor
    Copyright © ANTARA 2024

  • Dirlantas: jalan depan Akmil normal selama kunjungan presiden

    Dirlantas: jalan depan Akmil normal selama kunjungan presiden

    “Kami menghimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti instruksi dan terima kasih kepada masyarakat atas kerja samanya selama ini,”Magelang (ANTARA) – Dirlantas Polda Jateng mengatakan tidak ada penutupan Jalan Gatot Subroto depan Akademi Militer (Akmil) selama ada kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka serta rombongan Kabinet Merah Putih.

    “Untuk Jalan Gatot Subroto depan Akmil tidak ada penutupan arus lalu lintas, hanya pengaturan lalu lintas saja,” kata Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. Sonny Irawan di Magelang, Rabu.

    Ia menyampaikan hal tersebut usai apel gelar pasukan kunjungan Presiden RI di Akmil Magelang di Lapangan Rindam Magelang.

    “Kami menghimbau masyarakat untuk mematuhi peraturan lalu lintas dan mengikuti instruksi dan terima kasih kepada masyarakat atas kerja samanya selama ini,” katanya.

    Ia menyampaikan ada beberapa persiapan yang dilakukan, ada tiga atau empat jalur alternatif yang disiapkan, apa pun nanti yang diputuskan dari teman-teman paspampres, pihaknya siap melakukan kegiatan pengamanan dan pengawalan.

    Dirlantas Polda DIY Kombes Pol Alfian Nurrizal menyampaikan untuk pengawalan Presiden dan Wakil Presiden serta Kabinet Merah Putih telah menyiapkan sarana pengawalan untuk roda 2 sebanyak 25 unit kendaraan dan roda 4 sebanyak 30 kendaraan.

    “Kita telah menyiapkan anggota sebanyak 290 dari ditlantas DIY beserta jajaran satlantas,” katanya.

    Ia menyampaikan rute yang akan dilewati Giricontong, belok kiri menuju Jalan Maguwo menuju perempatan UPN, Condong Catur, Kentungan , Monjali, belok kanan melewati Jombor, Denggung, Beran, terakhir di persimpangan Tempel dan lepas di perbatasan antara Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jateng.

    Pewarta: Heru Suyitno
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024

  • Pengamat: Pemecahan Kemenkumham untuk lebih fokus bidang masing-masing

    Pengamat: Pemecahan Kemenkumham untuk lebih fokus bidang masing-masing

    Nantinya masing-masing bidang akan lebih cepat melayani publik, semestinya seperti ituJakarta (ANTARA) – Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Dr Trubus Rahardiansyah mengatakan dipecah-nya Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menjadi tiga upaya Presiden untuk menjadikan lembaga itu dapat fokus pada bidangnya masing-masing.

    “Nantinya masing-masing bidang akan lebih cepat melayani publik, semestinya seperti itu,” kata Trubus kepada ANTARA melalui sambungan telepon di Jakarta, Rabu.

    Menurut dia, dengan dipecah-nya Kemenkumham menjadi tiga kementerian yaitu Kementerian Hukum, Kementerian HAM, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, nantinya lembaga tersebut akan lebih fokus pada bidangnya masing-masing.

    Trubus mengatakan bahwa sebelum dipecah menjadi tiga, memang terdapat ketidaksesuaian antara satu bidang dan bidang lainnya, seperti bidang hukum dan pemasyarakatan yang tidak ada korelasi.

    Untuk itu, dengan dipecah-nya Kemenkumham menjadi tiga kementerian lanjut Trubus, diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

    “Kalau kelebihannya yaitu akan fokus masing-masing karena terkadang antara hukum dengan lembaga pemasyarakatan tidak ada hubungannya,” tuturnya.

    Baca juga: Kemenkumham bentuk Tim Transisi untuk transformasi perubahan kabinet

    Baca juga: Jajaran Kemenkumham siap dan adaptif ikuti perubahan kabinet

    Trubus menambahkan, selain ada keunggulannya pemecahan kementerian juga terdapat kekurangan yaitu adanya beban biaya yang bertambah, karena sebelum dipecah anggaran yang digelontorkan dari APBN yaitu Rp18 triliun.

    “Kelemahannya pemborosan anggaran, karena selama ini Kemenkumham hanya Rp18 triliun. Kemarin Menteri HAM meminta hingga Rp20 triliun,” ucapnya.

    Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) membentuk Tim Transisi untuk transformasi perubahan kabinet dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

    “Kami telah membentuk Tim Transisi untuk mempersiapkan transformasi Kemenkumham setelah Kemenkumham terbagi menjadi tiga kementerian, yaitu Kementerian Hukum, Kementerian HAM, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan,” ujar Sekretaris Jenderal Kemenkumham Nico Afinta di Jakarta, Selasa (22/10).

    Dalam acara Penyambutan Menteri dan Wakil Menteri bidang Hukum dan HAM (21/10), Nico menjelaskan Tim Transisi Kemenkumham telah merumuskan beberapa hal, di antaranya mempersiapkan draf Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri untuk menjembatani pengalihan tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab masing-masing kementerian.

    Untuk bagian program dan anggaran, telah disiapkan perubahan anggaran masing-masing anggaran, pengusulan revisi anggaran, serta penandatanganan perjanjian kerja tahun 2025.

    Pewarta: Khaerul Izan
    Editor: Chandra Hamdani Noor
    Copyright © ANTARA 2024

  • TKN apresiasi komitmen Prabowo wujudkan visi bangun Indonesia

    TKN apresiasi komitmen Prabowo wujudkan visi bangun Indonesia

    “Kami optimistis bahwa visi Indonesia Emas 2045 akan terwujud melalui kerja keras, komitmen, dan kolaborasi semua elemen bangsa. Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen nyata untuk mengarahkan kekuatan bangsa ini demi kesejahteraan bersama,”Jakarta (ANTARA) – Komandan Tim Kolaborasi Nasional (TKN) Fanta Arief Rosyid Hasan mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi membangun Indonesia melalui Kabinet Merah Putih.

    Dilansir dari keterangan tertulis di Jakarta, Rabu, Arief mengatakan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang kaya akan sumber daya dan talenta, berpotensi besar untuk menjadi kekuatan global yang dihormati.

    Ia meyakini, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, Indonesia akan semakin melangkah maju menuju era kejayaan dengan pembangunan yang inklusif dan kesejahteraan untuk seluruh rakyat Indonesia menjadi prioritas utama.

    “Kami optimistis bahwa visi Indonesia Emas 2045 akan terwujud melalui kerja keras, komitmen, dan kolaborasi semua elemen bangsa. Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen nyata untuk mengarahkan kekuatan bangsa ini demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.

    Selain itu, Arief turut mengapresiasi Presiden Prabowo yang melibatkan anak muda dalam Kabinet Merah Putih.

    Diketahui, beberapa kalangan muda ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk menempati beberapa jabatan strategis di pemerintahan, di antaranya Taufik Hidayat sebagai Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Giring Ganesha sebagai Wakil Menteri Kebudayaan, dan Raffi Ahmad yang ditunjuk sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni.

    Dengan keterlibatan orang muda yang signifikan dalam proses pengambilan kebijakan, ia meyakini bahwa langkah ini bukan sekadar gimik politik.

    “Pelibatan orang muda dalam kabinet menunjukkan semangat inklusivitas dan jiwa besar Pak Prabowo. Insyaallah, bersama Pak Prabowo, pelibatan orang muda akan terus didorong, dan ini akan menjadi representasi nyata orang muda di panggung kebijakan nasional,” ujarnya.

    Lebih lanjut, Arief juga mengucapkan selamat kepada teman-teman muda yang telah menerima amanah dalam Kabinet Merah Putih.

    “Semoga amanah ini dijalankan dengan istiqomah dan semoga mereka terus melibatkan sesama orang muda lainnya dalam berbagai kesempatan dan ruang yang ada,” kata dia.

    Pewarta: Nadia Putri Rahmani
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2024