Category: Antaranews.com Politik

  • Khofifah ajak elemen bangsa teguhkan semangat bela negara

    Khofifah ajak elemen bangsa teguhkan semangat bela negara

    “Hari Bela Negara tidak lahir dari kondisi yang nyaman. Ia lahir dari kondisi krisis yang menguji eksistensi Republik Indonesia. Dari pengalaman Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), kita belajar bahwa negara dapat tetap berdiri ketika warg

    Surabaya (ANTARA) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen bangsa meneguhkan semangat bela negara sebagai fondasi bersama untuk mewujudkan Indonesia yang maju, tangguh, dan berdaulat.

    “Hari Bela Negara tidak lahir dari kondisi yang nyaman. Ia lahir dari kondisi krisis yang menguji eksistensi Republik Indonesia. Dari pengalaman Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI), kita belajar bahwa negara dapat tetap berdiri ketika warganya memiliki keberanian, kecerdikan, dan solidaritas untuk menjaga kedaulatan,” ujar Khofifah di Surabaya, Jumat.

    Khofifah mengatakan peringatan Hari Bela Negara (HBN) ke-77 Tahun 2025 yang mengusung tema “Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” merupakan momentum refleksi sejarah perjuangan bangsa yang lahir dari keterbatasan dan ancaman agresi militer.

    Menurut dia, setiap 19 Desember bangsa Indonesia mengenang berdirinya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada 1948 sebagai bukti nyata bahwa semangat bela negara mampu menjaga keberlangsungan Republik Indonesia.

    Ia menegaskan bahwa bela negara tidak lagi dimaknai secara sempit sebagai angkat senjata, melainkan diwujudkan melalui kontribusi nyata sesuai peran dan profesi masing-masing warga negara.

    “Semangat bela negara hari ini harus hadir dalam kehidupan sehari-hari, baik di rumah, di tempat kerja, di ruang kelas, maupun di ruang digital. Bela negara adalah tentang disiplin, integritas, kepedulian sosial, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan nasional,” ucapnya.

    Khofifah juga mengajak generasi muda dan aparatur sipil negara (ASN) menjadikan nilai-nilai bela negara sebagai karakter dalam bekerja dan berkarya guna memperkuat ketahanan nasional.

    Menurut dia, Indonesia Maju hanya dapat terwujud jika seluruh warga negara memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga persatuan, memperkuat ketahanan nasional, serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.

    “Indonesia Maju membutuhkan warga negara yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab, solidaritas, dan semangat gotong royong. Inilah esensi bela negara yang harus terus kita teguhkan bersama,” ujarnya.

    Khofifah menambahkan bahwa bela negara merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), bukan hanya tugas aparat pertahanan.

    “Setiap tindakan, yang dilandasi cinta kepada bangsa dan negara, cinta kepada Pancasila dan NKRI adalah wujud konkrit Bela Negara,” katanya.

    Ia berharap peringatan Hari Bela Negara ke-77 dapat memperkuat semangat kebangsaan dan cinta tanah air yang diwujudkan dalam tindakan nyata di berbagai bidang kehidupan.

    “Semangat Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025, Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju,” ujar Khofifah.

    Pewarta: Willi Irawan
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BNN hadirkan inovasi rehabilitasi keliling di 10 provinsi

    BNN hadirkan inovasi rehabilitasi keliling di 10 provinsi

    “Re-LINK merupakan program rehabilitasi berlanjutan yang bergerak ke berbagai lokasi untuk menjangkau layanan para penyalahgunaan narkotika,”

    Jakarta (ANTARA) – Badan Narkotika Nasional (BNN) memperluas jangkauan rehabilitasi dengan menghadirkan inovasi pelayanan Rehabilitasi Keliling atau Re-LINK yang melibatkan penyuluhan dan pencegahan secara intensif melalui sepuluh unit kendaraan terhadap 10 provinsi di Indonesia.

    Kepala BNN Suyudi Ario Seto menjelaskan bahwa program Re-LINK melalui unit kendaraan bergerak menuju berbagai lokasi untuk menjangkau akses penyalahguna narkoba.

    “Re-LINK merupakan program rehabilitasi berlanjutan yang bergerak ke berbagai lokasi untuk menjangkau layanan para penyalahgunaan narkotika,” ujarnya dalam konferensi pers akhir tahun 2025 di Gedung BNN RI, Jakarta, Jumat.

    Suyudi menyampaikan bahwa Re-LINK, program besutan BNN itu, melibatkan 1.429 agen pemulihan yang bergerak menjangkau pengguna narkoba dalam kategori coba pakai.

    “BNN memperluas jangkauan layanan rehabilitasi kepada penyalahgunaan narkotika kategori coba pakai,” ucapnya.

    Suyudi menjelaskan bahwa pelayanan pemulihan penyalahguna narkoba di tingkat masyarakat dilakukan dalam layanan intervensi berbasis masyarakat atau IBM. Program itu juga, kata Suyudi, hadir untuk menolong korban yang kembali kambuh dalam proses penyembuhannya.

    “BNN juga mendorong dan menguatkan kelompok masyarakat di suatu lingkungan untuk memiliki kemampuan penanganan diri terhadap penyalahgunaan narkotika maupun pencegahan kekambuhan melalui layanan intervensi berbasis masyarakat atau IBM,” tuturnya.

    Adapun, BNN telah menempatkan pelayanan tersebut di sepuluh provinsi, yakni Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Jawa Barat, dan Sulawesi Utara.

    “BNN RI telah memiliki 10 unit kendaraan rehabilitasi keliling atau Re-LINK yang tersebar di 10 provinsi,” imbuhnya.

    Suyudi mengatakan penempatan unit kendaraan di sepuluh provinsi tersebut masih terus dimaksimalkan. Dia berharap layanan inklusif yang melibatkan kontribusi masyarakat akan terus berkembang.

    “Harapan kedepannya, BNN RI akan berupaya menambah jumlah unit Re-Link tersebut dengan minimal satu mobil rehabilitasi keliling atau Re-LINK di setiap wilayah, kabupaten, kota,” ujarnya.

    Pewarta: Benardy Ferdiansyah/Muhammad Rizki
    Editor: Agus Setiawan
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Megawati instruksikan dapur umum PDIP terbuka untuk semua

    Megawati instruksikan dapur umum PDIP terbuka untuk semua

    Jakarta (ANTARA) – ​Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menginstruksikan agar dapur umum milik Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP terbuka bagi seluruh masyarakat korban bencana di Sumatera, tanpa memandang latar belakang politik. ​

    “Di Baguna ini kan saya buat dapur umum. Jadi, tidak ada perintah lagi, begitu Baguna turun, mereka harus segera buka dapur umum,” kata Megawati pad Seminar Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar Baguna PDIP di Jakarta, Jumat. ​

    Presiden ke-5 RI ini juga menyinggung pentingnya menyesuaikan jenis makanan dengan kondisi di lapangan.

    Menurutnya, di tengah cuaca bencana yang identik dengan kondisi basah dan dingin, penyajian makanan haruslah yang hangat dan layak.

    “Pada waktu seperti sekarang, dapur umumnya harus menyediakan masakan yang hangat. Bukan masakan ‘basah’ dalam arti sebenarnya, tapi karena suasananya yang basah (hujan/banjir), maka makanan hangat sangat dibutuhkan,” ujarnya.

    Megawati yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ini menekankan bahwa dapur umum Baguna adalah aksi kemanusiaan murni, bukan alat kampanye.

    “Dapur umum itu tidak hanya untuk orang-orang partai, tidak. Siapa pun yang terkena dampak, siapa pun yang butuh makan, dipersilakan untuk makan di tempat kami. Ini tidak ada urusan partai, ini adalah murni urusan kemanusiaan,” kata Megawati.

    Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto, serta sejumlah pengurus pusat seperti Ketua DPP PDIP Bidang Penanggulangan Bencana Tri Rismaharini, serta Ketua DPP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning yang ikut bicara di agenda ini.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Didik Kusbiantoro
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Tingkatkan kemampuan personel, Marinir TNI AL gelar latihan dasar perorangan

    Tingkatkan kemampuan personel, Marinir TNI AL gelar latihan dasar perorangan

    Kamis, 27 November 2025 13:23 WIB

    Sejumlah prajurit Korps Marinir TNI AL menembak sasaran dengan Senapan Serbu 2 (SS-2) saat latihan dasar perorangan menembak di Lapangan Tembak Brigif 2 Marinir, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (27/11/2025). Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dan mengukur ketangkasan prajurit dalam menggunakan senapan serbu. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.

    Foto udara prajurit Korps Marinir TNI AL memacu kecepatan dalam latihan dasar perorangan mendayung perahu karet di kolam Brigif 2 Marinir, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (27/11/2025). Latihan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kemampuan personel dan mengukur ketangkasan prajurit dalam menggunakan perahu karet. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bawaslu sosialisasi pemutakhiran data pemilih ke civitas akademika

    Bawaslu sosialisasi pemutakhiran data pemilih ke civitas akademika

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menggelar sosialisasi pentingnya pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang sesuai dengan mekanisme dan amanat peraturan perundang-undangan bagi civitas akademika di berbagai kampus di tanah air.

    “Pada kegiatan ini kita mensosialisasikan kepada civitas akademika, terutama Universitas Mercu Buana, bagaimana mekanisme pemutakhiran data pemilih bagi pemilih pemula dan juga bagaimana jika ada informasi awal hadirnya dan adanya penanganan pelanggaran,” kata Anggota Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, Puadi, di Jakarta, Kamis.

    Puadi menjelaskan sosialisasi tersebut menyasar khususnya mahasiswa sebagai pemilih pemula, untuk memahami mekanisme pemutakhiran data pemilih serta penanganan pelanggaran Pemilu.

    Ia mengatakan sangat penting bagi civitas akademika, khususnya mahasiswa untuk memahami soal penegakan hukum Pemilu untuk secara optimal mengawasi jalannya proses Pemilu.

    Lebih lanjut Puadi mengatakan sosialisasi ini juga merupakan upaya untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

    “Ini juga berkaitan tentang partisipasi masyarakat yang dilakukan oleh civitas akademika. Ketika di lapangan menemukan adanya informasi awal atau dugaan pelanggaran terkait pemutakhiran data pemilih, civitas akademika dapat menyampaikannya kepada Bawaslu, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya.

    Puadi berharap kegiatan sosialisasi yang menyasar berbagai kampus di seluruh penjuru Indonesia bisa memupuk tumbuhnya kader-kader pengawas Pemilu yang akan menjadi pengawal jalannya proses demokrasi di Tanah Air.

    “Harapannya, mahasiswa ini menjadi kader-kader pengawas Pemilu ke depannya untuk bisa menjadi pemantau atau juga bisa menjadi penyelenggara untuk membantu kami dalam pengawasan,” kata Puadi.

    Ia juga menegaskan pihaknya senantiasa terbuka untuk berbagai informasi yang disampaikan oleh masyarakat terkait Pemilu, khususnya soal dugaan pelanggaran Pemilu.

    “Kami terbuka luas ya untuk memberikan ruang dan informasi sehingga adanya timbal balik antara masyarakat dan penyelenggara untuk bisa membantu agar penyelenggaraan Pemilu ke depannya menjadi lebih baik,” tutur Puadi.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Arie Novarina
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Presiden Prabowo bertemu Ratu Maxima di Istana Merdeka, perkuat kerja sama dengan PBB

    Presiden Prabowo bertemu Ratu Maxima di Istana Merdeka, perkuat kerja sama dengan PBB

    Kamis, 27 November 2025 13:41 WIB

    Presiden Prabowo Subianto (kanan) menerima kunjungan Advokat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA) sekaligus Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda (kiri) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Kunjungan tersebut sebagai bagian dari diplomasi ekonomi dan penguatan kerja sama dengan PBB. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

    Presiden Prabowo Subianto (kedua kanan) berjalan bersama Advokat Khusus Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Kesehatan Finansial (UNSGSA) sekaligus Ratu Maxima dari Kerajaan Belanda (kedua kiri) saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (27/11/2025). Kunjungan tersebut sebagai bagian dari diplomasi ekonomi dan penguatan kerja sama dengan PBB. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BNPT: Kelompok teror sesuaikan strategi dengan perkembangan zaman

    BNPT: Kelompok teror sesuaikan strategi dengan perkembangan zaman

    Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyampaikan kelompok teror mampu menyesuaikan strategi dengan perkembangan zaman, terutama di era digital.

    “Dalam istilah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), terorisme itu bersifat resisten dan aktif,” ujar Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono saat memberikan sambutan secara daring dalam Dialog Kebangsaan Bersama Satuan Pendidikan di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, seperti dikonfirmasi di Jakarta.

    Ia menjelaskan sebelumnya aktivitas terorisme umumnya mencakup tiga hal utama, yakni propaganda, rekrutmen, dan pendanaan yang dilakukan secara tatap muka.

    Dikatakan bahwa dengan aktivitas tersebut, sasaran utamanya merupakan kelompok usia produktif 25–35 tahun dengan proses radikalisasi yang memakan waktu hingga 3 sampai 5 tahun.

    Namun, perkembangan teknologi digital telah mengubah pola tersebut secara drastis. Eddy mengungkapkan saat ini kelompok teror justru menyasar anak-anak di bawah umur melalui media sosial dan gim daring.

    Dirinya mengingatkan ancaman radikalisasi dan terorisme terus beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi informasi. Anak-anak dan remaja kini menjadi sasaran baru kelompok ekstremis yang bergerilya di platform digital.

    “Beberapa bulan lalu, Densus 88 menangkap lima tersangka jaringan Jamaah Ansharud Daulah (JAD) terafiliasi ISIS. Mereka terbukti meradikalisasi 110 anak di berbagai provinsi melalui media sosial dan game online,” ungkapnya.

    Dari hasil kajian bersama BNPT, Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Kementerian Komunikasi dan Digital, proses radikalisasi di ruang digital dinilai jauh lebih cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 5 bulan.

    Kegiatan Dialog Kebangsaan tersebut diikuti kepala sekolah, guru agama, guru PPKn, guru bimbingan konseling, serta perwakilan satuan pendidikan dari 17 provinsi, baik secara luring dengan sekitar 300 peserta maupun daring dengan kurang lebih 1.000 peserta.

    Kepala BNPT mengapresiasi tingginya partisipasi satuan pendidikan dalam dialog tersebut. Menurutnya, tema pencegahan intoleransi dan radikalisme sangat relevan dengan dinamika ancaman terorisme global yang bersifat adaptif dan terus berubah.

    Sementara itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmennya menjadikan satuan pendidikan sebagai ruang yang aman, harmonis, dan bebas dari kekerasan maupun pengaruh paham ekstrem.

    Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Timur Suhartono berharap dialog kebangsaan yang digelar BNPT dapat membawa kedamaian bagi dunia pendidikan, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga secara nasional.

    “Kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat stabilitas dan ketahanan satuan pendidikan,” ujar Suhartono.

    Ia menilai dialog kebangsaan memiliki peran strategis dalam memperkuat pemahaman wawasan kebangsaan, toleransi, dan nilai patriotisme di kalangan pelajar.

    Karena itu, Dinas Pendidikan Jawa Timur menghadirkan kepala sekolah, guru bimbingan konseling, guru PPKn, serta guru agama agar nilai-nilai tersebut dapat terintegrasi dalam proses pembelajaran.

    Harapannya, kata dia, materi yang diperoleh dalam dialog ini tidak berhenti di forum, tetapi diimplementasikan dalam pembelajaran dan disampaikan kembali kepada rekan-rekan guru melalui musyawarah guru mata pelajaran.

    Suhartono menyampaikan Dinas Pendidikan Jawa Timur telah melakukan berbagai langkah konkret untuk mencegah kekerasan di lingkungan sekolah. Saat ini, seluruh satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SMP di Jawa Timur telah membentuk Tim Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan (TPPK).

    Keberadaan tim tersebut bertujuan menciptakan iklim belajar yang aman dan nyaman, sekaligus mencegah perundungan, kekerasan, hingga potensi kejahatan yang dapat mengarah pada radikalisme dan terorisme.

    Pewarta: Agatha Olivia Victoria
    Editor: Mahmudah
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Kemendagri kirim 101.000 lembar pakaian untuk korban bencana di Aceh

    Kemendagri kirim 101.000 lembar pakaian untuk korban bencana di Aceh

    Jakarta (ANTARA) – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah memberangkatkan bantuan berupa pakaian sebanyak 101.000 lembar untuk masyarakat terdampak bencana pada beberapa kabupaten di Provinsi Aceh.

    “Direncanakan Bapak Mendagri akan menyerahkan bantuan tersebut kepada masyarakat korban bencana di Aceh pada akhir pekan ini,” kata Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

    Kastorius menyampaikan bahwa proses pengeluaran barang tengah berlangsung dari kawasan industri di Sukabumi, Jawa Barat; dan Brebes, Jawa Tengah. Selain Kemendagri, penyaluran bantuan ini juga melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Pusat.

    Ia menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna pada 15 Desember 2025, yang menyetujui usulan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian terkait penyaluran bantuan pakaian dari PT Daihan Global (DHG) kepada korban bencana di wilayah Sumatra.

    Menindaklanjuti arahan tersebut, Kemendagri segera menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, yakni Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai serta Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, kementerian koordinator terkait, serta PT DHG, selaku pihak penyumbang.

    “Rakor dilakukan tanggal 16 Desember 2025 dipimpin oleh Sekjen Kemendagri Tomsi Tohir dan dihadiri pejabat Kemendagri termasuk Stafsus Mendagri dan disepakati langkah, prosedur, dan persyaratan dokumen pengeluaran barang sumbangan,” ujar Kastorius.

    Ia menambahkan, pada Rabu (17/12) sore, Ditjen Bea dan Cukai telah melakukan pelepasan bantuan pakaian tersebut. Selanjutnya, pada malam hari bantuan diangkut menggunakan truk wing menuju Provinsi Aceh. Untuk tahap awal, sekitar empat truk wing telah diberangkatkan lebih dulu.

    Bantuan pakaian baru yang disalurkan berupa celana, baju, dan jaket. Menurut Kastorius, bantuan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana, mengingat banyak warga yang secara praktis tidak lagi memiliki pakaian layak akibat rumah dan perabot, termasuk lemari pakaian, tertelan lumpur serta banjir bandang.

    Atas nama Kemendagri, Kastorius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran dan kecepatan proses pengiriman bantuan, khususnya Ditjen Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Kementerian Perdagangan, serta PT DHG.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Ketua DPD ingin Demokrasi Hijau hadirkan keadilan sosial bagi daerah

    Ketua DPD ingin Demokrasi Hijau hadirkan keadilan sosial bagi daerah

    Jakarta (ANTARA) – Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin memperkenalkan gagasan Green Democracy atau Demokrasi Hijau, yang menekankan bahwasanya kebijakan energi tidak boleh hanya didikte oleh mekanisme pasar, tetapi juga menghadirkan keadilan.

    “Saya menawarkan konsep Green Democracy, sebuah pandangan bahwa kebijakan energi harus menghadirkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keadilan sosial bagi daerah,” ujar Sultan dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Kamis.

    Guna menghadirkan keseimbangan, Sultan menyampaikan bahwa DPD RI mendorong pembentukan Dana Investasi Bioenergi Nasional dengan skema blended finance.

    Menurut dia, Indonesia membutuhkan insentif fiskal khusus agar investor di sektor bioenergi memiliki bantalan risiko atau risk cushion yang cukup saat masuk ke wilayah yang infrastrukturnya belum mapan.

    “Transisi energi hanya akan berhasil jika daerah penghasil biomassa menikmati nilai tambahnya secara langsung,” kata Sultan.

    Terkait dengan transisi energi, Wakil Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (ASPEBINDO) Jay Aryaputra Singgih menyampaikan bioenergi adalah jawaban paling konkret bagi Indonesia untuk melakukan transisi energi.

    “Karena bahan bakunya tumbuh di tanah kita sendiri, namun kita harus memastikan bahwa transisi ini inklusif,” ucapnya.

    Inklusif yang ia maksud adalah tidak ada masyarakat yang tertinggal dan sekadar menjadi penonton. Masyarakat daerah, kata dia, harus menjadi pemain utama dalam transisi energi.

    Selain itu, Jay juga menyoroti konsep trilema energi yang menuntut keseimbangan yang presisi, yakni keamanan pasokan atau energy security, keberlanjutan lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi.

    “Hari ini kita berada di titik krusial di mana kita harus menyeimbangkan tiga hal tersebut,” kata dia.

    Pewarta: Putu Indah Savitri
    Editor: Arie Novarina
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Golkar pastikan paket Natal tiba di pengungsian Sibalanga Sumut

    Golkar pastikan paket Natal tiba di pengungsian Sibalanga Sumut

    Jakarta (ANTARA) – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Lamhot Sinaga turun langsung meninjau lokasi pengungsian korban bencana alam di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Kamis.

    Lamhot menyambangi Dusun Sibalanga Jae, Desa Sibalanga, Kecamatan Adiankoting. Di lokasi tersebut, ratusan warga masih bertahan di posko pengungsian akibat rumah mereka rusak parah diterjang longsor pada akhir November lalu.

    Dalam momentum menjelang perayaan Natal, Lamhot turut membagikan Paket Natal kepada para pengungsi. Paket tersebut diharapkan dapat memberi penguatan moral dan rasa kebersamaan bagi warga yang merayakan Natal di tengah situasi bencana.

    Lamhot menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bagian dari tanggung jawab politik dan kemanusiaan Partai Golkar. Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan instruksi langsung Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, yang memerintahkan seluruh elite dan kader partai untuk bergerak cepat membantu korban bencana alam di berbagai daerah.

    “Ini adalah perintah langsung Ketua Umum agar Golkar tidak hanya hadir dalam wacana, tetapi benar-benar turun ke lapangan membantu rakyat,” kata Lamhot dalam keterangannya di Jakarta, Kamis..

    Kedatangan Lamhot bersama Tim Relasi Peduli Bencana disambut warga yang sejak beberapa pekan terakhir hidup dalam keterbatasan. Selain meninjau kondisi pengungsian, Ia juga berdialog langsung dengan warga guna mendengar kebutuhan mendesak yang mereka hadapi.

    Selain sebagai Ketua DPP Golkar, Lamhot juga merupakan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI. Ia menegaskan kehadirannya di lokasi bencana adalah bentuk perwakilan negara melalui lembaga legislatif untuk memastikan masyarakat terdampak memperoleh perhatian dan bantuan yang layak.

    Lamhot turut menyampaikan keprihatinannya atas musibah longsor yang menimpa warga Desa Sibalanga. Ia memberi semangat dan motivasi kepada para pengungsi agar tetap tabah menghadapi situasi sulit tersebut.

    Dalam kunjungan itu, Lamhot didampingi oleh Anggota DPRD Tapanuli Utara dari Partai Golkar Ferry Silitonga, serta jajaran pemerintah setempat. Mereka bersama-sama menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga di Gereja HKBP Sibalanga, yang saat ini difungsikan sebagai tempat pengungsian.

    Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, selimut, perlengkapan wanita, serta kebutuhan harian lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang masih bertahan di pengungsian.

    Perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak yang terdampak bencana. Lamhot menyerahkan alat tulis dan perlengkapan sekolah kepada ratusan anak guna memastikan proses belajar mereka tetap berjalan meski dalam kondisi darurat.

    Lamhot juga bersama Sekretaris Camat Adiankoting Lammiduk Sinaga dan Kepala Desa Sibalanga Arnold Panggabean meninjau langsung lokasi rumah warga yang rusak akibat longsor. Sejumlah rumah dilaporkan tidak lagi layak huni.

    Menurut data sementara di lokasi, hampir seratus kepala keluarga masih bertahan di Gereja HKBP Sibalanga karena belum memungkinkan untuk kembali ke rumah masing-masing.

    Lamhot menegaskan, Partai Golkar akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait agar penanganan pascabencana dapat berjalan optimal, termasuk upaya relokasi dan pemulihan kehidupan warga.

    “Kami akan memastikan Golkar tetap hadir, tidak hanya hari ini, tetapi juga dalam proses pemulihan ke depan,” kata Lamhot.

    Kunjungan tersebut menegaskan posisi Golkar sebagai partai yang responsif terhadap krisis kemanusiaan, sekaligus meneguhkan komitmen Lamhot Sinaga untuk terus berada di garis depan membantu masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Tasrief Tarmizi
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.