Category: Antaranews.com Politik

  • TNI AL terima kapal perang baru buatan Italia, KRI Prabu Siliwangi

    TNI AL terima kapal perang baru buatan Italia, KRI Prabu Siliwangi

    Jakarta (ANTARA) – TNI AL menerima KRI Prabu Siliwangi-321 yang baru saja diselesaikan pembangunannya oleh galangan kapal asal Italia, Fincantieri.

    Penyerahan itu dihadiri langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali di galangan kapal Fincantieri, Muggiano, Italia, Senin (22/12).

    Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, dijelaskan kehadiran KRI Prabu Siliwangi-321 ini merupakan bagian dari upaya TNI AL memodernisasi alutsista guna menjaga wilayah laut Indonesia.

    “Modernisasi alat utama sistem senjata pertahanan yang berkelanjutan merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga kedaulatan dan keamanan maritim Indonesia,” kata Ali dalam siaran pers tersebut.

    Dengan adanya KRI itu, Ali memastikan pertahanan laut Indonesia akan semakin kuat sehingga kedaulatan negara dapat terjaga dengan baik.

    Dalam upacara penerimaan KRI itu, digelar juga pelantikan Komandan KRI yang dilaksanakan di geladak kapal. Kolonel Laut (P) Kurniawan Koes Atmadja dikukuhkan sebagai Komandan pertama KRI Prabu Siliwangi-321.

    Setelah pelantikan komandan KRI, kapal akan berlayar ke Indonesia dan diperkirakan sampai pada awal Januari 2026.

    Untuk diketahui, KRI ini memiliki spesifikasi sama dengan KRI Brawijaya-321 yang sebelumnya diproduksi Fincantieri untuk TNI AL dan sudah berada di Koarmada II sejak beberapa bulan lalu.

    KRI Prabu Siliwangi-321 merupakan kapal perang terbesar dan termutakhir yang dimiliki Indonesia saat ini. Kapal ini dilengkapi teknologi modern, sistem persenjataan canggih, serta memiliki kemampuan tempur dan manuver tinggi.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Sahroni minta pemulihan pascabencana tidak timbulkan perpecahan

    Sahroni minta pemulihan pascabencana tidak timbulkan perpecahan

    Jakarta (ANTARA) – Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni meminta proses pemulihan pascabencana di Sumatera tidak menimbulkan situasi dan narasi yang memecah belah bangsa.

    Dia menilai pemerintah bersama seluruh elemen negara telah bekerja secara maksimal dan bergotong royong dalam menangani pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak.

    “Jangan sampai situasi ini justru dikendalikan oleh narasi-narasi yang memecah belah. Yang dibutuhkan saat ini adalah ketenangan, solidaritas, dan kerja bersama,” kata Sahroni di Jakarta, Selasa.

    Menurut dia, dalam situasi kemanusiaan seperti saat ini, fokus utama seluruh pihak seharusnya adalah memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik, tanpa terganggu oleh berbagai narasi di ruang publik yang berpotensi memecah belah dan mengaburkan kerja nyata di lapangan.

    Ia juga menyampaikan bahwa NasDem memahami tantangan yang dihadapi di lapangan, termasuk kondisi geografis dan masih adanya sejumlah wilayah yang terisolasi.

    Anggota DPR RI nonaktif itu mengatakan bahwa proses penanganan membutuhkan waktu, penyesuaian, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat secara optimal.

    Dalam upaya tersebut, dia menegaskan bahwa NasDem telah bekerja bersama pemerintah untuk memastikan bantuan yang telah diterima dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

    “Jika masih terdapat hal-hal yang perlu diperbaiki, NasDem terbuka menerima masukan dari seluruh lapisan masyarakat sebagai catatan dan bagian dari upaya memperkuat penanganan ke depan,” kata dia.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Wakil Ketua MPR: Pilkada tak langsung sejalan dengan Pancasila

    Wakil Ketua MPR: Pilkada tak langsung sejalan dengan Pancasila

    Jakarta (ANTARA) – Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno menyampaikan bahwa usulan pemilihan kepala daerah (pilkada) tak langsung atau dipilih oleh DPRD sebetulnya sejalan dengan nilai-nilai demokrasi Indonesia, khususnya sila keempat Pancasila.

    “Semangat sila keempat Pancasila, yaitu musyawarah untuk mufakat. Ini adalah asas demokrasi Indonesia yang dirumuskan dan dibangun oleh para founding fathers kita,” kata Eddy di Jakarta, Selasa.

    Dia menyampaikan bahwa persoalan mendasar yang saat ini dihadapi demokrasi Indonesia adalah maraknya praktik politik uang yang terjadi di hampir semua level dan tahapan pemilihan langsung.

    “Baik dalam Pilkada, Pemilu DPRD, DPR Provinsi, DPR RI, bahkan hingga pemilihan kepala desa, tidak ada yang benar-benar luput dari praktik ini,” kata dia.

    Pembenahan sistem demokrasi, kata dia, harus diiringi dengan penegakan hukum yang tegas dan konsisten untuk menindak praktik politik uang. Tanpa hal tersebut, dia menilai perubahan sistem pemilihan apa pun tidak akan menyentuh akar persoalan.

    Selain penegakan hukum, dia juga mengingatkan pentingnya pendidikan politik kepada masyarakat agar publik memahami bahaya laten dari politik uang terhadap kualitas kepemimpinan dan kebijakan publik.

    “Pejabat yang terpilih melalui politik uang cenderung tidak menjalankan amanah rakyat, karena merasa sudah menunaikan kewajibannya saat proses transaksi politik itu terjadi,” kata dia.

    Dia pun menegaskan bahwa partai politiknya pun terbuka terhadap berbagai opsi pembenahan sistem pemilu dan pilkada.

    Menurut dia, keterbukaan tersebut berangkat dari satu tujuan utama, yakni memastikan representasi rakyat melalui sistem demokrasi benar-benar terlaksana secara baik dan berkualitas.

    “Tujuan kita hanya satu, agar representasi masyarakat dan rakyat melalui sistem demokrasi bisa terlaksana dengan baik dan menghasilkan kualitas demokrasi yang semakin kuat,” katanya.

    Untuk itu, dia mendorong agar pembahasan sistem pemilihan ke depan harus diletakkan dalam kerangka memperkuat kualitas demokrasi Pancasila, bukan semata-mata memperdebatkan mekanisme teknis pemilihan.

    “Kita harus kembali melihat semangat sila keempat Pancasila dan bagaimana demokrasi kita diperkuat kualitasnya. Pada akhirnya, yang paling penting adalah memastikan hasil pemilu benar-benar mencerminkan kehendak rakyat,” katanya.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Politik kemarin, PAN soal Pilkada DPRD hingga Prabowo tak punya sawit

    Politik kemarin, PAN soal Pilkada DPRD hingga Prabowo tak punya sawit

    Jakarta (ANTARA) – Berbagai peristiwa politik kemarin yang menjadi sorotan, di antaranya PAN menyatakan setuju terhadap usulan agar Pilkada dipilih oleh DPRD hingga Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa Prabowo Subianto tidak memiliki lahan sawit di Sumatera.

    Berikut rangkuman ANTARA untuk berita politik kemarin yang menarik untuk kembali dibaca:

    PAN setuju pilkada lewat DPRD asal parpol sepakat-publik tak kontra

    Partai Amanat Nasional (PAN) setuju dengan usulan kepala daerah dipilih lewat DPRD atau dikenal dengan pilkada tidak langsung, asalkan seluruh partai politik bersepakat dan tidak ada pro kontra di publik.

    Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya menyetujui usulan itu jika seluruh partai politik bersepakat bulat menerima pilkada dilaksanakan secara tidak langsung dipilih oleh rakyat.

    “Dengan demikian, proses pembahasan revisi Undang-Undang Pilkada tidak akan akan digunakan oleh partai politik untuk berselancar menjaring suara rakyat,” ucap dia dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    Anggota DPR: Hasil Rapimnas Golkar tegaskan partai bersifat egaliter

    Anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI Rizki Faisal mengatakan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar, menegaskan bahwa partainya itu bersifat egaliter.

    Hal itu, kata dia, tercermin dari arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang meminta agar Golkar dikelola secara terbuka, dan berkeadilan, serta menjadi rumah besar bagi seluruh kader.

    “Tidak boleh ada lagi sekat-sekat yang membatasi kader berdasarkan asal proses, latar belakang, atau kedekatan struktural,” kata Rizki di Jakarta, Senin.

    Baca selengkapnya di sini.

    Ketua DPR ajak perempuan turut berperan lestarikan lingkungan

    Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk turut berperan menjaga dan melestarikan lingkungan, saat berbicara soal peran perempuan dalam isu keberlanjutan di momen Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember.

    “Hari Ibu di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Desember adalah Hari Ibu yang memiliki ciri khas yang unik yang tidak boleh kita lupakan sejarahnya,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin.

    Menurut dia, perempuan memiliki peran untuk melindungi bumi dan masa depan generasi mendatang. Dia menilai peran besar perempuan dalam keberlanjutan tidak hadir tiba-tiba, namun lahir dari pengalaman hidup, tanggung jawab sosial, dan kedekatan perempuan dengan sumber-sumber kehidupan.

    Baca selengkapnya di sini.

    Tinjau gereja posko bencana, Gibran tegaskan rumah rusak dibangun lagi

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Sibalanga, Desa Sibalanga, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Senin, yang saat difungsikan sebagai salah satu posko pengungsian warga terdampak banjir dan longsor.

    Usai menyelesaikan kunjungan kerja di Nias Selatan, Sumatera Utara, Gibran bertolak menuju Kabupaten Tapanuli Utara guna memastikan penanganan dan pemulihan pascabencana tanah longsor berjalan optimal, termasuk pembangunan kembali rumah warga yang rusak.

    Saat menyapa warga yang tengah bersiap menyambut Natal, Wapres menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban, serta memohon maaf atas bencana banjir dan longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    Baca selengkapnya di sini.

    Hashim: Prabowo tak punya lahan sawit di Sumatera

    Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo mengatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki lahan kelapa sawit di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

    “Prabowo tidak punya lahan sawit satu hektare pun di bumi Indonesia,” ujarnya dalam acara “Perayaan Natal Gereja-Gereja Sumatera Utara di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten Tahun 2025” di Gedung Gereja Mulia Raja, Jakarta, Senin.

    Hashim menyebutkan aktor yang menyebarkan fitnah Presiden memiliki lahan sawit adalah koruptor-koruptor yang merusak lingkungan.

    Baca selengkapnya di sini.

    Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Lemhannas kirim bantuan logistik untuk korban bencana di Sumatera

    Lemhannas kirim bantuan logistik untuk korban bencana di Sumatera

    Jakarta (ANTARA) – Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI) bekerja sama dengan Alumni P4N 63 Lemhannas RI, TNI AU dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan bantuan logistik berupa kebutuhan pokok untuk warga terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Senin (22/12).

    Dalam siaran pers resmi yang diterima ANTARA di Jakarta, Selasa, dijelaskan upaya itu dilakukan untuk meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan pascabencana.

    “Kami percaya bantuan akan didistribusikan oleh BNPB sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah. Kami sampaikan amanah ini dan terima kasih berkenan menyalurkan bantuan kami,” kata Gubernur Lemhannas Ace Hasan Syadzily dalam siaran pers tersebut.

    Bantuan tersebut dikerahkan Ace kepada Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Pusat.

    Dia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa kebutuhan non pangan seperti pakaian, pembalut, popok, dan kebutuhan dasar lain sebanyak 71 kantong.

    Bantuan tersebut dikirimkan menggunakan pesawat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.

    Ace berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak bencana. Dia juga meminta dukungan dari berbagai pihak untuk saling bergotong royong membantu pemulihan wilayah-wilayah yang terdampak bencana.

    “Saya kira akan bagus kalau kita memiliki semangat gotong royong, empati, dan semangat bekerja sama.

    Pewarta: Walda Marison
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Mencari nahkoda birokrasi NTB

    Mencari nahkoda birokrasi NTB

    Sekda NTB ke depan diharapkan bukan hanya administrator andal, tetapi pemimpin birokrasi yang mampu menjembatani visi besar pembangunan dengan realitas lapangan.

    Mataram (ANTARA) – Seleksi terbuka calon Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) berjalan di tengah sorotan publik.

    Jabatan ini bukan sekadar posisi administratif tertinggi di daerah, melainkan poros penggerak birokrasi, penentu irama kerja perangkat daerah, sekaligus jembatan antara visi politik kepala daerah dan mesin pemerintahan sehari-hari.

    Karena itulah, setiap fase seleksi Sekda selalu lebih dari sekadar urusan kepegawaian. Ia adalah cermin dari arah tata kelola yang ingin dibangun.

    Di NTB, dinamika seleksi kali ini terasa berbeda. Selain karena dilakukan secara terbuka dan mengikuti regulasi nasional, muncul pula pertanyaan yang berulang di ruang publik: Siapkah aparatur sipil negara (ASN) lokal memimpin birokrasi sendiri? atau justru figur dari luar daerah yang lebih dibutuhkan untuk menjawab tantangan zaman.

    Pertanyaan ini bukan soal sentimen kedaerahan, melainkan tentang kapasitas, adaptasi, dan keberanian daerah mempercayai sumber daya manusianya.

    Seleksi yang diikuti sepuluh ASN, dengan latar belakang beragam dari internal pemerintah provinsi hingga kementerian dan lembaga nasional, memperlihatkan bahwa jabatan Sekda NTB cukup diminati.

    Prosesnya juga telah memenuhi syarat minimal pendaftar, sehingga dapat dilanjutkan ke tahap asesmen kompetensi di Badan Kepegawaian Negara.

    Di atas kertas, mekanisme berjalan sesuai aturan. Namun, di balik prosedur itu, ada wacana yang lebih mendalam tentang makna keterbukaan dan keadilan dalam birokrasi daerah.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Prajurit TNI AD yang lolos gemblengan di Ambon tiba di Maluku Utara

    Prajurit TNI AD yang lolos gemblengan di Ambon tiba di Maluku Utara

    Sabtu, 22 November 2025 13:14 WIB

    Dua prajurit TNI AD memanggul barang bawaannya turun dari KRI Teluk Ende-517 tiba di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Sabtu (22/11/2025). Korem 152/Babullah Ternate menerima sebanyak 466 prajurit TNI AD asal Malut yang telah selesai mengikuti pendidikan Bintara dan Tamtama selama tiga bulan di Rindam XV/Pattimura Ambon untuk ditempatkan di kesatuannya masing-masing di Maluku Utara dan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

    Foto udara KRI Teluk Ende-517 yang membawa prajurit TNI AD bersandar di Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Maluku Utara, Sabtu (22/11/2025). Korem 152/Babullah Ternate menerima sebanyak 466 prajurit TNI AD asal Malut yang telah selesai mengikuti pendidikan Bintara dan Tamtama selama tiga bulan di Rindam XV/Pattimura Ambon untuk ditempatkan di kesatuannya masing-masing di Maluku Utara dan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan. ANTARA FOTO/Andri Saputra/foc.

    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • BNPT: Pemberdayaan ekonomi Desa Siapsiaga perkuat ketahanan desa

    BNPT: Pemberdayaan ekonomi Desa Siapsiaga perkuat ketahanan desa

    Jakarta (ANTARA) – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengharapkan pemberdayaan ekonomi kolaboratif Desa Siapsiaga melalui kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal dapat mendorong penguatan ketahanan desa guna mencegah berkembangnya paham radikal terorisme.

    “Tujuan Desa Siapsiaga yaitu membangun ketahanan komunitas, meningkatkan kesadaran masyarakat terkait tanda-tanda awal perkembangan ideologi terorisme, dan menciptakan sistem deteksi dini terhadap ancaman terorisme,” kata Kepala BNPT Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono, seperti dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

    Maka dari itu, BNPT bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), PT PLN Indonesia Power, serta Pemerintah Provinsi Banten berkolaborasi dalam Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif Desa Siapsiaga.

    Kolaborasi dilakukan melalui peresmian Workshop Pemberdayaan Ekonomi Kolaboratif Desa Siapsiaga di Desa Muruy, Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, Senin (15/12).

    Menurut Komjen Pol. Eddy kegiatan peresmian menjadi bagian penting dari upaya memperkuat ketahanan masyarakat melalui pengembangan ekonomi yang produktif, berkelanjutan, dan berbasis potensi lokal.

    Menurutnya, pemberdayaan ekonomi di Desa Siapsiaga dapat mendorong terwujudnya tujuan utama program tersebut.

    Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto berharap langkah pemberdayaan ekonomi di Desa Siapsiaga dapat diikuti oleh desa-desa di berbagai wilayah.

    Hal tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pendampingan dan pemberdayaan tanpa meninggalkan potensi desa setempat.

    “Kolaborasi ini perlu menjadi contoh, harus direplikasi ke tempat lain tentu melibatkan banyak pihak. Kami berterima kasih ke semua pihak karena memang desa jadi faktor penting untuk kemajuan bangsa negara Indonesia emas 2045,” ungkap Yandri.

    Dirinya juga mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja sama dan berkolaborasi dalam menyukseskan pemberdayaan ekonomi di Desa Siapsiaga.

    Dengan demikian, kata dia, langkah tersebut merupakan salah satu cara pihaknya untuk mengimplementasikan Astacita poin keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi sekaligus pemberantasan kemiskinan.

    Oleh karenanya, dia menuturkan kolaborasi perlu ditingkatkan dan direplikasi ke tempat lain, sehingga memerlukan keterlibatan banyak pihak.

    Mewakili Pemerintah Provinsi Banten, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani mengapresiasi penetapan Desa Siapsiaga di wilayah Pandeglang. Ia berharap seluruh masyarakat Pandeglang, khususnya di Kecamatan Menes, dapat menjaga keberlangsungan program pemberdayaan ekonomi tersebut sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

    “Apresiasi Pandeglang dipilih menjadi Desa Siapsiaga, penanggulangan terorisme adalah urusan bersama. Kami mohon untuk masyarakat menjaga bantuan ini agar bisa berkesinambungan dan bisa meningkatkan kesejahteraan untuk masyarakat,” ungkap Raden Dewi.

    Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menambahkan pihaknya akan terus mendukung pemberdayaan ekonomi Desa Siapsiaga, terutama melalui pemanfaatan limbah FABA (Fly Ash Bottom Ash) dari Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuan untuk produksi paving block.

    “FABA punya nilai ekonomi bisa dimanfaatkan untuk ekonomi masyarakat dan ketahanan serta kesetabilan sosial,” tutur Brrnadus.

    Dia pun berharap sinergi dan kolaborasi tidak berenti karena merupakan perjalanan yang panjang dan diharapkan dapat memberikan kemanfaatan bagi semua pihak.

    Pemberdayaan ekonomi di Desa Siapsiaga Tahun 2025 dilakukan melalui pengembangan sejumlah unit usaha produktif, antara lain peternakan domba dan loka karya produksi paving block di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten, serta budidaya bioflok ikan lele di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

    Pewarta: Agatha Olivia Victoria
    Editor: Triono Subagyo
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • PDI Perjuangan: Usul kepala daerah dipilih DPRD perlu dikaji mendalam

    PDI Perjuangan: Usul kepala daerah dipilih DPRD perlu dikaji mendalam

    Jakarta (ANTARA) – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyebutkan usulan kepala daerah dipilih melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) perlu dikaji mendalam.

    Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan Said Abdullah mengatakan kajian mendalam diperlukan agar sebuah kebijakan menjawab akar masalah dan didasarkan pada kepentingan publik lebih luas.

    “Jangan sampai kita membuat kebijakan berdasarkan selera politik sesaat,” ujar Said dalam keterangan di Jakarta, Senin.

    Dia menyampaikan pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang dijalani saat ini memang disertai sejumlah masalah, seperti ongkos pilkada yang dikeluarkan oleh kandidat sangat tinggi.

    Namun untuk mengurai masalah ongkos biaya tinggi pilkada, menurutnya, tidak serta-merta bisa diselesaikan dengan pilkada lewat DPRD, yang merupakan jumping conlucsion atau mengambil kesimpulan terburu-buru.

    Said menegaskan esensi pilkada langsung merupakan keterlibatan langsung dalam memilih pemimpin di daerah, sehingga jika di ganti DPRD maka pemilihannya diwakilkan oleh DPRD.

    “Langkah ini bisa membengkokkan aspirasi rakyat di daerah, karena bisa jadi antara kepentingan DPRD dengan rakyat atas figur kepala daerah bisa berbeda,” tuturnya.

    Untuk mengatasi ongkos pilkada langsung yang mahal, dirinya menyarankan bisa dilakukan revisi Undang-Undang (UU) tentang Pilkada dengan memperkuat penegakan hukum atas politik uang.

    Dia menyarankan pembenahan hukum, dengan sistem peradilan pidana alias criminal justice system dalam konteks pelanggaran hukum pemilu, yang didominasi oleh politik uang.

    Untuk itu, diharapkan pula penguatan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), yang harus memiliki aparat penyidik independen atau bisa melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) khusus dalam penanganan politik uang.

    Dengan demikian, kata dia, pihak yang menerima dan memberi politik uang bisa dikenakan sanksi pidana lebih berat dan kandidatnya dibatalkan pencalonannya.

    Pada saat yang sama, dirinya menilai perlu ada peradilan ad hoc khusus untuk penanganan politik uang di setiap daerah. KPK dan Bawaslu bisa melibatkan para akademisi dan praktisi hukum sebagai penyidik ad hoc dalam penanganan politik uang.

    “Karena pilkada dan pemilu serentak, maka politik uang bisa berlangsung masif, sistematis, dan serentak. Oleh sebab itu, perlu aparatus yang juga kredibel dan berjumlah banyak,” kata Said.

    Ketua Badan Anggaran DPR RI itu berpendapat berbagai langkah tersebut bisa menimbulkan efek jera, baik bagi pemberi maupun penerima politik uang, sehingga peluang kandidat memenangkan pilkada dengan biaya murah peluangnya lebih besar.

    Di sisi lain, dia mengingatkan masyarakat pun perlu diberikan edukasi bahwa menerima politik uang merupakan tindak pidana, merusak demokrasi, serta menghambat peluang daerah mendapatkan pemimpin yang baik, berintegritas, dan jujur.

    Maka dari itu, sambung dia, semua pihak, penyelenggara pemilu, perguruan tinggi, organisasi, dan para tokoh sosial, perlu menggelorakan voter education, yakni mendidik pemilih cerdas.

    Said meyakini apabila berbagai langkah tersebut dijalankan serius dan berkelanjutan, persoalan pilkada mengeluarkan ongkos mahal bisa diantisipasi.

    “Tentu ini bukan bim salabim sekali jadi, butuh proses, dan kami optimistis hal itu bisa berjalan dengan baik. Kuncinya tentu kita semua, para pemimpin politik, tokoh masyarakat, akademisi, budayawan, aktivis LSM, semuanya memiliki komitmen yang sama membangun demokrasi di daerah,” katanya menegaskan.

    Adapun wacana kepala daerah dipilih DPRD mencuat dari Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Tahun 2025 Partai Golkar menghasilkan salah satu rekomendasi agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dipilih melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

    Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Minggu (21/12), mengatakan rekomendasi itu disampaikan sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan menitik beratkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya.

    “Partai Golkar mengusulkan Pemilihan Kepala Daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Bahlil.

    Terkait dengan pelaksanaan Pemilu, menurut dia, Partai Golkar merekomendasikan perbaikan dan penyempurnaan sistem proporsional terbuka dengan memperbaiki aspek teknis penyelenggaraan, penyelenggara, dan tata kelola untuk mewujudkan pemilu yang jujur dan adil.

    Pewarta: Agatha Olivia Victoria
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Bawaslu perkuat standar pelayanan penanganan pelanggaran pemilu

    Bawaslu perkuat standar pelayanan penanganan pelanggaran pemilu

    Jakarta (ANTARA) – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI terus melakukan penguatan kelembagaan dalam rangka memastikan penanganan laporan dugaan pelanggaran pemilu berjalan profesional dan sesuai dengan prosedur.

    Anggota Bawaslu RI Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, Puadi mengatakan, penguatan standar pelayanan tersebut telah dilakukan melalui sejumlah kegiatan.

    “Kami juga sudah mengadakan, melakukan dan melaksanakan kegiatan kaitannya dengan standar pelayanan penanganan pelanggaran, kami sudah lakukan itu,” kata Puadi di Jakarta, Senin.

    Hal tersebut disampaikan Puadi usai menghadiri bedah buku karya Bawaslu RI berjudul Merajut Keadilan Potret Penanganan Pelanggaran Pilkada 2024.

    Puadi menjelaskan peningkatan standar pelayanan dilakukan karena laporan pelanggaran pemilu memiliki dua pintu masuk, yakni melalui temuan pengawas Pemilu dan laporan masyarakat.

    Ia memastikan laporan masyarakat soal dugaan pelanggaran akan direspons secara cepat oleh Bawaslu dengan menggunakan mekanisme hukum acara sesuai ketentuan formil dan materiil yang berlaku.

    “Ketika ada laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran, kami merespons cepat dengan menggunakan hukum acara dan mekanisme yang sudah diatur,” ujarnya.

    Bawaslu, kata Puadi, mengajak masyarakat terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif dengan tidak ragu melaporkan dugaan pelanggaran Pemilu.

    Pihaknya juga segera menyosialisasikan tata cara membuat laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran Pemilu.

    Secara khusus, Bawaslu akan menyambangi kampus-kampus untuk menggandeng kalangan civitas akademika untuk aktif dalam pengawasan Pemilu dan menyosialisasikan mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran pemilu.

    “Kami meminta kepada jajaran civitas akademika melalui pengawasan partisipatif, jadi jangan pernah takut untuk melapor ketika adanya dugaan pelanggaran,” tutur Puadi.

    Puadi berharap penguatan standar pelayanan dan keterlibatan aktif masyarakat menjadikan pengawasan pemilu dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berkeadilan.

    Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
    Editor: Hisar Sitanggang
    Copyright © ANTARA 2025

    Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.