Bos Danantara Bakal Serahkan 600 Rumah ke Korban Bencana Sumatra

Bos Danantara Bakal Serahkan 600 Rumah ke Korban Bencana Sumatra

Bisnis.com, JAKARTA — Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menjadwalkan serah terima 600 unit rumah hunian bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra pada Kamis (8/1/2026). Proyek tersebut merupakan bagian dari program pemulihan infrastruktur pascabencana.

CEO BPI Danantara, Rosan P. Roeslani menjelaskan bahwa progres pembangunan hunian tersebut saat ini terus berjalan sesuai target yang ditetapkan. Nantinya, ratusan unit rumah tersebut akan diserahkan langsung kepada pemerintah daerah untuk kemudian dapat segera ditempati oleh warga.

“Alhamdulillah, pembangunan rumah Hunian Danantara untuk pemulihan pascabencana di Sumatra terus berjalan. Sebanyak 600 unit hunian akan diserahterimakan kepada pemerintah daerah pada 8 Januari mendatang,” ujar Rosan dalam akun Instagram resminya, Selasa (6/1/2026).

Dalam penjelasannya, Rosan menyebut hunian tersebut dibangun dengan konsep yang terintegrasi. Selain bangunan utama, kawasan ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti taman bermain, musala, dapur umum, fasilitas sanitasi (MCK), hingga ketersediaan akses wifi bagi penghuni.

Lebih lanjut, Danantara turut menargetkan penyelesaian total 15.000 unit hunian di beberapa titik di Pulau Sumatra dalam kurun waktu tiga bulan ke depan. Fokus pembangunan tersebar di wilayah Aceh, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, hingga Sumatra Barat.

Dia merinci, wilayah Aceh direncanakan mendapat alokasi sekitar 12.000 unit, disusul Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah sebanyak 2.000 unit, serta Sumatra Barat sejumlah 500 unit. 

“Insyaallah, dalam 3 bulan ke depan, 15.000 unit di Aceh, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Sumatra Barat, akan siap huni melalui kolaborasi seluruh BUMN, serta koordinasi erat dengan BNPB dan pemerintah daerah,” tambahnya.

Adapun, proses konstruksi dilaksanakan oleh tujuh BUMN Karya melalui penerapan desain modular yang memungkinkan proses konstruksi dilakukan secara cepat dan terstandar.

BUMN lain termasuk PLN, Telkom dan Himbara juga turut mendukung pembangunan Huntara melalui fasilitas listrik, konektivitas dan pendanaan guna memastikan Huntara benar-benar layak ditinggali.