BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Terbesar Sepanjang Sejarah, 9 Pesawat Dikerahkan

BNPB Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Terbesar Sepanjang Sejarah, 9 Pesawat Dikerahkan

Menurut Abdul, BNPB juga memberi perhatian khusus pada titik-titik rawan seperti jembatan darurat dan ruas sungai yang masih menyimpan banyak material sisa bencana.

Dia memastikan operasi ini akan terus dioptimalkan demi mencegah bencana lanjutan.

“OMC masih terus kita lakukan, saat ini Aceh 4 pesawat, Sumatera Utara 2 pesawat, dan Sumatera Barat 3 pesawat,” ucap Abdul.

Dia menjelaskan, normalisasi sungai menjadi perhatian utama karena banyak alur sungai yang berubah dan dipenuhi sedimen serta material bencana.

“Pembersihan dan normalisasi sungai terus kita kebut karena ini yang kita khawatirkan. Beberapa kali hujan yang seharusnya pada kondisi normal itu enggak bikin banjir,” kata Abdul.

“Tetapi karena kondisi sedimen di sungai dan beberapa sungai alurnya berubah total, daya tampung sungai itu yang sebelumnya untuk kapasitas hujan yang sebenarnya tidak bikin banjir itu bisa meluap,” sambung dia.

Abdul menegaskan, langkah percepatan normalisasi sungai dan pembersihan saluran air dilakukan sebagai bagian dari upaya mitigasi untuk mencegah terjadinya banjir susulan.

“Supaya kita sedikit demi sedikit bisa kemudian memaksimalkan lagi, mengoptimalkan lagi daya tampung air di jalur-jalur drainase primer ini,” terang dia.