JAKARTA – Pemerintah Belgia berencana melarang semua rasa vape, kecuali tembakau, guna melindungi generasi muda berdasarkan rekomendasi otoritas kesehatan.
Menteri Kesehatan Frank Vandenbroucke dalam pengumuman bulan lalu mengatakan larang itu guna, menyusul rekomendasi baru dari Dewan Kesehatan Superior.
Vandenbroucke mengatakan, rokok elektrik beraroma sengaja dirancang untuk menarik minat anak-anak dan menutupi potensi bahaya vaping, lapor kantor berita Belga.
Pemerintah belum mengumumkan kapan larangan tersebut akan berlaku, namun Vandenbroucke mengatakan ia bermaksud menerapkannya “sesegera mungkin,” dilansir dari Anadolu (1/12).
Dewan Kesehatan Tertinggi baru-baru ini memperbarui posisinya terkait regulasi vaping.
Meskipun sebelumnya badan tersebut berhati-hati dalam pelarangan rasa secara menyeluruh, kini badan tersebut mendukung pembatasan yang lebih ketat, dengan alasan bahwa melindungi anak muda lebih penting daripada potensi manfaat dari mengizinkan beberapa rasa untuk membantu perokok berhenti merokok.
Survei nasional terbaru menunjukkan peningkatan tajam dalam vaping di kalangan siswa sekolah di Belgia, dengan hampir sepertiganya telah mencoba rokok elektrik. Penggunaan mingguan di kalangan anak muda kini empat kali lebih tinggi dibandingkan lima tahun lalu.
Rencana pembatasan ini mengikuti kebijakan sebelumnya yang menargetkan perokok remaja, termasuk larangan penggunaan vape sekali pakai dan pembatasan merokok di area yang sering dikunjungi remaja.
