JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga, Dito Ariotedjo, meyakini Tim Nasional (Timnas) Indonesia sudah belajar dari kekalahan 1-5 melawan Australia sehingga bisa tampil lebih matang melawan Bahrain.
“Pastinya setelah pertandingan melawan Australia, pelatih dan tim melakukan evaluasi. Kami berharap bisa melihat formasi yang lebih matang dibandingkan sebelumnya,” kata Dito Ariotedjo di laman resmi Kemenpora.
Menpora lebih lanjut meyakini pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, bersama tim pasti sudah mengevaluasi kekalahan sebelumnya sehingga ia mengharapkan hasil terbaik saat melawan Bahrain.
Ia merasa optimistis Skuad Garuda bisa menaklukkan Bahrain setelah pertemuan pertama di markas Bahrain pada Oktober 2024 yang berakhir dengan skor imbang 2-2.
Menpora juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia agar terus memberikan dukungan kepada Skuad Garuda agar meraih kemenangan dalam laga krusial kontra Bahrain.
“Ayo masyarakat tetap dukung Timnas Indonesia, khususnya nanti pada 25 Maret 2025 saat melawan Bahrain,” tutur Menpora.
Timnas Indonesia akan menjamu Bahrain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa, 25 Maret 2025, setelah menelan kekalahan 1-5 saat bertandang ke markas Australia pada Kamis, 20 Maret 2025.
Setelah menelan kekalahan dari Australia, Indonesia kini menghuni peringkat keempat (6 poin) klasemen Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di bawah Arab Saudi (9 poin), Australia (10 poin), dan Jepang (19 poin).
Jay Idzes dan kawan-kawan masih melakoni dua laga lagi saat menjamu China pada 5 Juni 2025 serta bertandang ke markas Jepang pada 10 Juni 2025 selepas menghadapi Bahrain.