Bayi Ditemukan di Teras Rumah Warga Banyuwangi Ada Sebuah Surat Wasiat.

Bayi Ditemukan di Teras Rumah Warga Banyuwangi Ada Sebuah Surat Wasiat.

Banyuwangi (beritajatim.com) – Bayi laki-laki yang ditemukan di teras rumah warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi terdapat sebuah surat wasiat.

Surat wasiat yang ada di dalam kardus tempat bayi tersebut diyakini ditulis oleh orang tua bayi. Tidak hanya itu, di dalam kardus tersebut juga ditemukan kebutuhan bayi seperti susu, bantal hingga popok.

Kapolsek Glagah, AKP Edi Joko Supa’at mengatakan, bayi laki-laki tersebut ditemukan di dalam kardus bekas mie instant. Di dalam kardus tersebu juga terdapat berbagai perlengkapan bayi.

“Ada pelengkapan bayi seperti pakaian bayi, bantal, susu SGM, popok, bedak, & dot, serta secarik surat wasiat,” ujarnya.

Dalam surat wasiat yang ditulis dengan tangan itu dijelaskan, bayi sengaja ditinggalkan di teras rumah tersebut.

Penulis surat menyampaikan, lebih baik bayi tersebut ditinggalkan di rumah warga dari pada diletakkan di jalan. Dengan harapan bayi itu dapat dirawat pemilik rumah daripada diletakkan di jalan.

Dalam surat itu juga dijelaskan, bayi laki-laki itu lahir pada 28 November 2025 dan telah diberi nama dengan inisial MRP. Penulis juga meminta pemilik rumah untuk merawat bayi bayi tersebut.

“Rawat anak ini seperti anak kandung ibu sendiri,” bunyi bagian akhir surat wasiat itu.

Sebelumnya, sesosok bayi laki-laki ditemukan di teras rumah warga di Dusun Krajan, Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Rabu, 14 Januari 2026. Bayi tersebut dalam kondisi sehat dan diletakkan dalam kardus mie instant.

Bayi tersebut pertama kali diketahui oleh anak pemilik rumah, Ferdy Tri Ananta, 18 tahun, sekitar pukul 22.00 WIB.

Saat itu Ferdy baru saja pulang ke rumahnya. Dia melihat kardus mie instant di teras rumahnya. Namun saat itu dia langsung masuk rumah tanpa mengecek isi kardus tersebut.

Beberapa saat kemudian, Ferdy keluar rumah dan duduk di kursi teras rumahnya untuk mengerjakan tugas sekolah. Tiba-tiba dia mendengar suara tangisan bayi. Diapun mencari asal suara tangis bayi tersebut.

“Ternyata terdapat bayi dalam kardus tersebut, dia kemudian memberitahu orang tuanya,” kata Edi Jaka Supa’at.

Penemuan bayi ini segera dilaporkan ke Polsek Glagah. Personel Polsek Glagah segera menuju ke lokasi bersama seorang bidan. Bayi tersebut lalu dibawa ke Klinik di Desa tersebut untuk dilakukan pertolongan pertama. Selanjutnya bayi dirujuk ke RSUD Blambangan untuk perawatan lebih lanjut.

“Saat ini bayi kita titipkan di RSUD Blambangan dalam kondisi sehat,” pungkas Edi. (ayu/ted)