Gresik (beritajatim.com) – Gempa bumi di sekitar pulau Bawean Gresik masih terus terjadi hingga semalam.
Laporan Stasiun Geofisika Sleman Yogyakarta menyebutkan kejadian dan parameter gempa bumi
Hari Selasa, 26 Maret 2024 pukul 21.54.10 WIB wilayah Bawean dan sekitarnya diguncang gempabumi tektonik.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.61° LS; 112.55° BT tepatnya di laut pada jarak 154 km arah Timur Laut Tuban, JATIM dengan kedalaman 10 Km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif di Laut Jawa,” kata Setyoajie Prayoedhie Kepala Stageof Sleman, Selasa (26/3/2024).
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Bawean II-III MMI (Getaran dirasakan sedikit orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut.
“Gempabumi ini merupakan bagian rangkaian gempabumi Laut Jawa M6,0 yang terjadi pada hari Jumat tanggal 22 Maret 2024 pukul 11:22:45 WIB. Hingga hari ini, pukul 22.00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 307 (tiga ratus tujuh) aktivitas gempabumi.
Rekomendasi
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.
Sementara sejumlah warga Bawean mengaku masih belum bisa tidur dan was-was akibat goyangan gempa yang terus-menerus terjadi hingga semalam.
“Kami yang berada di Bawean tidak bisa tidur,” kata akun @kaXXX dalam unggahan di instagram.(ted)