Sidoarjo (beritajatim.com) – Upaya mendorong ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani terus diperkuat melalui sinergi lintas lembaga. Bank Jatim bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Jawa Timur, dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) Bank NTB Syariah, meresmikan sekaligus menyerahkan Program Pompa Air Tenaga Surya (PATS) kepada kelompok tani di Desa Janti, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo.
Program yang mengusung tema “Solusi Energi Bersih untuk Pertanian Berkelanjutan” ini dihadirkan sebagai inovasi sistem irigasi yang efisien, ramah lingkungan, serta berjangka panjang. Pemanfaatan energi surya sebagai sumber listrik pompa air dinilai mampu menekan biaya operasional petani sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil, sejalan dengan konsep pertanian berkelanjutan dan pembangunan rendah emisi.
Sebanyak 51 petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Janti Jaya menjadi penerima manfaat langsung dari program ini. Kehadiran pompa air tenaga surya diharapkan mampu menjaga ketersediaan air sepanjang tahun, meningkatkan intensitas tanam, serta berdampak pada kenaikan produktivitas dan hasil panen petani.
Program ini menjadi solusi atas persoalan keterbatasan air yang selama ini kerap dihadapi petani, terutama saat musim kemarau. Sebelum instalasi pompa dilakukan, terlebih dahulu dilaksanakan pengeboran sumur dalam guna memperoleh sumber air dengan debit besar dan stabil. Sebelumnya, petani hanya mengandalkan sumur dangkal berkedalaman sekitar 4 meter yang sering mengering, sehingga memaksa petani berbagi sumber air dan menghambat produktivitas pertanian.
Pompa Air Tenaga Surya tersebut dirancang mampu mengairi lahan pertanian seluas 26 hektare dengan kapasitas debit air mencapai 30.000 liter per jam. Seluruh operasional pompa menggunakan energi matahari tanpa memerlukan bahan bakar, sehingga lebih hemat biaya dan ramah lingkungan.
Pimpinan Corporate Secretary Bank Jatim, Fenty, dalam sambutannya menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk nyata kolaborasi berbagai pihak dalam menjawab kebutuhan mendasar petani, khususnya akses air yang berkelanjutan. Ia berharap fasilitas pompa air tenaga surya ini dapat dijaga dan dimanfaatkan secara optimal agar memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Sementara itu, Branch Manager Bank NTB Syariah KC Surabaya, Lalu Andri Rivaldi, berharap program ini mampu meningkatkan hasil panen petani Desa Janti serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
Dari sisi pelaksana, Kepala Perwakilan IZI Jawa Timur, Helmy Bachtiar, menegaskan komitmen IZI untuk melakukan pemantauan secara berkala dan berkelanjutan. Hal tersebut dilakukan guna memastikan pompa air tenaga surya digunakan sesuai peruntukan dan memberikan dampak maksimal bagi kelompok tani penerima manfaat.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Janti, Endang Soponyono. Ia menyebut bantuan ini sangat berarti bagi petani, mengingat kesulitan air kerap terjadi setiap musim kemarau. Kehadiran pompa air tenaga surya dinilai mampu menyediakan pasokan air secara berkelanjutan tanpa beban biaya bahan bakar.
Dukungan terhadap program ini turut disampaikan Retno, Penyuluh dari Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo. Ia menilai Program Pompa Air Tenaga Surya selaras dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pengembangan infrastruktur pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Melalui Program Pompa Air Tenaga Surya ini, diharapkan tercipta sistem irigasi pertanian yang lebih efisien, berkelanjutan, dan produktif, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keuangan, lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian serta ketahanan pangan daerah. (aga/beq)
