Author: Voi.id

  • 5 Foto Kesibukan Dea Lestari , Aktor FTV yang Kini Jadi Kepala Sekolah

    5 Foto Kesibukan Dea Lestari , Aktor FTV yang Kini Jadi Kepala Sekolah

    JAKARTA – Lama tak terlihat di layar kaca, pemain FTV Dea Lestari memberikan kabar terbarunya yang ternyata menjadi seorang kepala sekolah dan juga wali murid di sebuah sekolah. Dea bahkan bercerita bahwa perannya ini sudah ia jalankan selama 10 tahun terakhir sejak dirinya belum memiliki anak hingga punya 2 orang anak.

    “Tiba-tiba sudah 10 tahun saja alhamdulillah. Dari belum punya anak sampai jadi single mom dengan 2 anak,” kata Dea Lestari dikutip VOI dari TikTok @dealestari333, Senin, 23 Desember.

    Bagi Dea banyak hal yang ia dapatkan saat menjalani perannya ini seperti belajar untuk menempatkan diri sesuai dengan bagiannya.

    “Dari sini aku belajar untuk lebih bisa menempatkan diri sesuai dengan porsi atau perannya. Lebih tepatnya menikmati peran hidup apa adanya,” tutur Dea.

    Bahkan ia bercerita soal perasaannya menjadi kepala sekolah dan wali murid sekaligus selama dua tahun belakangan.

    “Baru merasakan akhirnya 2 tahun terakhir ini terima rapot dan memberikan rapot sekaligus. Rasanya gini ya,” ucap Dea.

    “Satu sisi sebagai orang tua kita harus mendengar evaluasi tentang anak kita. Satu sisi sebagai guru kita mengevaluasi perkembangan anak murid kita,” sambungnya.

    Baginya bukan menjadi perkara mudah untuk menjalani dua peran sekaligus. Oleh karena itu, Dea mencoba memberikan motivasi bagi para orang tua dari murid-muridnya.

    “Apapun itu pasti ada up and down. Ingat! Nggak pernah ada yang sempurna terlebih jadi orang tua. Be kind to yourself and give the best for our child,” harapnya.

    “Ibu yang happy, yang tenang pikirannya akan lebih baik dalam hubungan dengan anak-anaknya dan keluarga. Jangan sampai ambisi kita jadi beban untuk anak kita. Biar mereka juga menikmati waktunya sebagai anak-anak,” tandasnya.

  • Seratusan Ribu Penerima KJP Dicabut, DPRD DKI: Logikanya di Mana?

    Seratusan Ribu Penerima KJP Dicabut, DPRD DKI: Logikanya di Mana?

    JAKARTA – Komisi E DPRD DKI Jakarta ramai-ramai mencecar jajaran Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan terkait banyaknya pencabutan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus terhadap seratusan ribu penerima di penyaluran tahap II 2024.

    Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz menyebut banyak anggota dewan yang mendapat keluhan dari masyarakat, khususnya konstituen masing-masing atas masalah pencabutan KJP.

    Padahal, bila dilihat langsung ke lapangan, Aziz menemukan kondisi ekonomi siswa yang dicabut kepemilikan KJP-nya tetap berada di golongan keluarga tidak mampu atau prasejahtera.

    Aziz pun menduga Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait tidak menjalankan mekanisme seleksi pencabutan KJP siswa dengan benar.

    “Kami mengecek di lapangan, ada orang yang rumahnya tidak layak, yang KJP-nya dibatalkan. Ini logikanya di mana? Apakah sudah diverifikasi atau belum? Jangan-jangan belum dijalankan,” kata Aziz dalam rapat kerja di gedung DPRD DKI, Senin, 23 Desember.

    Aziz pun mendesak Pemprov DKI untuk kembali memverifikasi penerima KJP Plus dan memastikan penyalurannya tepat sasaran. Pemprov DKI dilarang untuk tak asal menentukan siswa tergolong mampu atau hidup layak agar bisa dikeluarkan dari penerima KJP.

    “Pak, Bu, kan ini menyangkut masa depan keluarga mereka. Cek dulu di lapangan, yang benar. Kalau memang layak, bawa ke sini bersama bukti-buktinya, dan bicarakan dengan anggota dewan,” ungkap Aziz.

    Sementara itu, Anggota Komisi E DPRD DKI Astrid Kuya menilai Pemprov DKI mempertimbangkan kembali pencabutan seratusan ribu sasaran KJP, termasuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Sebab, banyak pelajar atau mahasiswa yang terancam putus sekolah karena tak lagi mendapat bantuan pendidikan.

    “Kalau ini terus-menerusan berlanjut, bakal banyak anak-anak yang putus sekolah dan mahasiswa mahasiswa sudah putus kuliah karena mereka berharap dapat KJP dan KJPMU,” ungkap Astrid.

    Penyaluran KJP Plus tahap II tahun 2024 yang baru disalurkan diprotes sejumlah masyarakat. Banyak keluarga siswa yang protes karena sebelumnya menerima KJP pada tahap I lalu kini tak lagi menerima bantuan pendidikan tersebut.

    Dalam hal ini, Pemprov DKI mencabut 146 ribu status kepemilikan KJP Plus siswa berdasarkan pemadanan data dan verifikasi tahap II tahun 2024, sehingga kini hanya meng-cover 523.622 siswa penerima. Sementara, penyaluran KJP tahap I masih meng-cover 669.716 siswa.

    Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko sebelumnya menjelaskan, penurunan jumlah penerima KJP dari tahap I ke tahap II 2024 ini disebabkan oleh keterbatasan anggaran dalam APBD.

    “Dengan adanya penerima KJP Plus di tahap satu yang kemudian tidak menjadi sebagai penerima pada tahap kedua ini, tentu yang pertama adalah berkaitan dengan memang terjadi penurunan pagu anggaran,” tutur Sarjoko

    Dengan keterbatasan anggaran, lanjut Sarjoko, Pemprov DKI pun perlu menggunakan skala prioritas calon penerima dengan data Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) untuk mendapatkan status peringkat kesejahteraan dalam bentuk desil.

    “Parameter yang kita gunakan untuk melakukan seleksi terhadap calon penerima khususnya pada tahap kedua ini, menyeleksi, mengurangi, menyesuaikan dengan waktu yang ada ini adalah menggunakan data pemeringkatan kesejahteraan,” jelas Sarjoko.

    Selain itu, terdapat juga beberapa penerima KJP Plus yang dinyatakan tidak lagi memenuhi kriteria, sehingga dicoret dari penyaluran KJP tahap II 2024, yakni:

    1. Tidak termasuk dalam kriteria fakir miskin dan orang tidak mampu.

    2. Mengundurkan diri atas kemauan pribadi.

    3. Memiliki kendaraan roda empat (mobil).

    4. Memiliki aset berupa tanah atau bangunan dengan nilai jual objek pajak (NJOP) di atas Rp 1 miliar.

    5. Melanggar larangan sebagai penerima bantuan sosial KJP Plus.

  • Polda Riau Tangkap Dua Bandar Narkoba, Sita 2,6 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

    Polda Riau Tangkap Dua Bandar Narkoba, Sita 2,6 Kg Sabu dan Ribuan Pil Ekstasi

    PEKANBARU – Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau berhasil menangkap dua orang bandar narkoba dalam penggerebekan di dua lokasi berbeda pada Kamis pekan lalu. Dari kedua tersangka, polisi menyita total 2,6 kilogram sabu-sabu, ribuan butir pil happy five, dan ratusan butir pil ekstasi.  

    Tersangka pertama, Rudi (35), ditangkap di salah satu rumah indekos di Jalan Sutomo, Kelurahan Rintis, Kecamatan Lima Puluh, Kota Pekanbaru. Dalam penggeledahan, polisi menemukan barang bukti berupa 1.680 gram sabu-sabu, 4.500 butir pil happy five, dan 479,5 butir pil ekstasi berbagai merek.  

    Tersangka kedua, M. Arif (24), ditangkap di kamar indekosnya di Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Dari lokasi ini, polisi menyita 1.000 gram sabu-sabu, 1.500 butir pil happy five, serta sejumlah pil ekstasi berbagai merek.  

    Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Manang Soebeti, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di salah satu indekos di Jalan Sutomo.  

    “Setelah dilakukan penggerebekan di kamar tersangka Rudi, kami menemukan barang bukti yang disimpan di dalam laci kamar berupa 1,6 kilogram sabu-sabu, ribuan pil happy five, serta ratusan butir pil ekstasi,” ungkap Kombes Manang pada Senin 23 Desember.  

    Dari hasil interogasi terhadap Rudi, diketahui bahwa sebagian narkoba disimpan di lokasi lain, yakni di kamar kost M. Arif di Kelurahan Tangkerang Utara. Polisi kemudian memancing Arif untuk datang ke lokasi Rudi, dan langsung menangkapnya.  

    “Kami kemudian membawa keduanya ke kos M. Arif untuk melakukan penggeledahan. Di lemari kamar M. Arif, kami kembali menemukan narkoba berupa sabu-sabu, pil happy five, dan ekstasi,” tambah Kombes Manang.  

    Saat ini, kedua tersangka ditahan di Mapolda Riau. Keduanya dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi kedua tersangka adalah pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman maksimal 20 tahun penjara.  

    Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkoba di wilayahnya guna melindungi masyarakat dari bahaya narkotika.

  • Pantau Arus Mudik Natal dan Tahun Baru, Pemkab Batang Pasang 60 CCTV

    Pantau Arus Mudik Natal dan Tahun Baru, Pemkab Batang Pasang 60 CCTV

    JATENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang di Jawa Tengah (Jateng) memasang 60 kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik rawan untuk memantau arus lalu lintas kendaraan pemudik Natal dan Tahun Baru 2025.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Batang Triossy Juniarto mengatakan, pemasangan kamera pengawas tersebut sebagai upaya meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memantau pergerakan arus lalu lintas kendaraan secara real time.

    “Pemasangan CCTV ini bukan hanya untuk menyambut Natal dan Tahun Baru 2025 tetapi juga untuk memantau lalu lintas kendaraan sepanjang hari baik di jalur pantura maupun jalur tol,” katanya di Batang, Senin, 23 Desember, disitat Antara.

    Menurut dia, puluhan kamera pengawas tersebut mulai dipasang di titik strategis seperti Simpang Bandar Pecalungan Blado, Simpang Subah, Banyuputih, Simpang Watusalit, Simpang Sawahan Kauman, Alun-Alun Batang, pintu keluar tol Kandeman, Hutan Kota Rajawali, Simpang Sambong, dan Alun-Alun Limpung.

    Kemudian, pintu keluar tol Kalibeluk, rest area KM-379 dan rest area KM-360, Simpang Gajah Mada, Simpang Pasar Batang, dan di objek wisata.

    “Jadi, kita ingin semua wilayah dapat terpantau. Kami seolah-olah memiliki banyak “mata elang” sehingga setiap pergerakan dan aktivitas di lokasi dapat terpantau dengan jelas di Command Center Diskominfo,” katanya.

    Ia mengatakan dengan dipasangnya puluhan kamera pengawas tersebut dapat membantu kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mempercepat penanganan jika terjadi kejadian darurat.

    Selain keamanan, kata dia, keberadaan CCTV juga dapat meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.

    “Kami berharap dengan adanya CCTV ini, masyarakat akan lebih tertib dalam berlalu lintas. Selain itu, CCTV juga dapat membantu dalam mengurai kemacetan, apalagi saat arus lalu lintas kendaraan juga mulai terpantau padat,” katanya.

    Ia yang akrab disapa Bang Ossy ini mengatakan kehadiran CCTV tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat dan pemerintah, tetapi juga bagi para pelaku usaha.

    “Dengan adanya CCTV, keamanan usaha menjadi lebih terjamin. Selain itu, CCTV juga dapat digunakan sebagai alat bukti jika terjadi tindak pidana,” katanya.

  • Diberedel, Lukisan Yos Suprapto Dinilai Tunjukkan Kritik Negara Tak Beretika Mengelola Tanah untuk Masyarakat

    Diberedel, Lukisan Yos Suprapto Dinilai Tunjukkan Kritik Negara Tak Beretika Mengelola Tanah untuk Masyarakat

    JAKARTA – Direktur Amnesty International Indonesia Usman Hamid angkat bicara soal pembatalan pameran lukisan karya seniman Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah untuk Kedaulatan Pangan” di Galeri Nasional.

    Pemberedelan pameran lukisan ini menjadi sorotan publik. Terdapat lima lukisannya yang memancing kontroversi karena objek lukisan itu mirip Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

    Usman menilai, karya-karya Yos yang menjadi kontroversi itu ditangkap sebagai kritik terhadap negara yang seolah tak menjaga etika dalam mengelola tanah untuk masyarakat.

    “Masyarakat tidak punya kedaulatan atas tanahnya itu. Nah, sampai di titik itu saya bisa mengerti kenapa ada yang resah dari unsur kekuasaan itu,” kata Usman dalam diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Desember.

    Bagi Usman, lukisan milik Yos Suprapto ini menjadi semacam penjembatan atau lidah dari masyarakat yang hak-haknya terpinggirkan oleh pembangunan yang haus dengan tanah, lapar tanah, dan tidak ramah lingkungan.

    “Nah sampai di titik ini, sebenarnya ekspresi artistiknya Yos bukan sekadar ekspresi keindahan seni, tapi sesuatu yang bersifat etik. Jadi bukan lagi artistik, bukan lagi estetik, tapi sudah masuk dalam dimensi etik dalam bernegara, berbangsa, dan bermasyarakat,” terang Usman.

    Dalam konsep hak asasi manusia, Usman menyebut karya seni dilindungi asas kebebasan artistik, asalkan tidak menyerang karakter manusia berdasarkan suku, ras agama, etnik, hingga gender.

    Sehingga, mestinya hal itu sebenarnya jauh dari tindakan pemberedelan. Menurutnya, pemberedelan hanya terjadi di negara otoriter. Dalam banyak kasus, seperti di Indonesia di masa order baru, kebanyakan penyesoran hingga pemberedelan suatu kegiatan dilakukan karena alasan-alasan norma politik atau stabilitas politik.

    “Jadi ketika kabar lukisan Mas Yos Suprapto diminta dicabut, maka saya langsung terbayang jangan-jangan ada kritik politik di dalamnya,” ungkap Usman.

    Lukisan karya Yos Suprapto bertajuk “Kebangkitan: Tanah Untuk Kedaulatan Pangan” dihentikan oleh pihak Galeri Nasional Jakarta pada Kamis, 19 Desember. Pengunjung dilarang melihat pameran lukisan yang rencananya dibuka sebulan ke depan itu.

    Yos menjelaskan, sebelum pameran batal digelar, kurator yang ditunjuk Galeri Nasional, Suwarno Wisetrotomo, sudah meminta lima lukisan Yos yang ditafsirkan mirip Jokowi, di antara 30 lukisan, untuk diturunkan.

    Merasa keberatan, Yos berujar kalau kelimanya diturunkan, maka ia akan membatalkan pameran secara keseluruhan. Karyanya pun akan dibawa pulang ke Yogyakarta.

    “Saya tidak mau lagi berurusan dengan Galeri Nasional dan Kementerian Kebudayaan,” ujar Yos.

    Sementara itu, Galeri Nasional Indonesia menjelaskan, penundaan diambil setelah kurator pameran, Suwarno Wisetrotomo, memilih mundur karena ketidaksepakatan antara kurator dan seniman.

  • Ratusan Personel Diterjunkan untuk Pengamanan Bandara Soetta saat Libur Nataru, Termasuk K9-Jibom

    Ratusan Personel Diterjunkan untuk Pengamanan Bandara Soetta saat Libur Nataru, Termasuk K9-Jibom

    TANGERANG – Sebanyak 200 personel anggota polisi diterjunkan di Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang. Tujuannya untuk melakukan pengamanan selama Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

    Kapolres Bandara Soekarno Hatta, AKBP Ronald mengatakan ratusan personel yang diterjukan akan di tempatkan di sejumlah titik di seluruh Terminal Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang.

    “Kalau dari Polri sendiri kita menyiapkan sekitar 200 orang, ditambah lagi dengan TNI, Basarnas, Otban, Avsec,” kata Ronald kepada wartawan di kawasan Bandara Soekarno Hatta, Kota Tangerang, Minggu, 22 Desember

    Tak hanya itu, Ronald menyebut pihaknya akan melakukan penebalan diwaktu-waktu tertentu seperti tanggal 24-25 Desember dan 31 Desember 2024.

    “Penebalan-penebalan personil yang tentu akan kita harapkan bisa sebagai pemberi informasi, membantu masyarakat untuk membawa bagasi, ataupun pelayanan-pelayanan kesehatan yang akan kita berikan kepada masyarakat,” ucapnya.

    “Selain itu juga kita menyiapkan untuk antisipasi cuaca. Kita tahu dalam beberapa waktu yang lain hari ini, cuaca agak ekstrim. Maka mobil derek, pompa air, mobil towing, itu sudah kita siapkan untuk siaga apabila sewaktu-waktu dibutuhkan. situasi yang dibutuhkan,” sambungnya

    Selain itu, ia juga mengatakan akan melibatkan K9 atau Anjing pelacak dan Tim Penjinak Bom (Jibom) Polda Metro Jaya saat dilakukan penabalan di waktu tertentu tersebut.

    “Jadi situasi-situasi yang membutuhkan satuan penebalan khusus yang tadi, baik jibom maupun K9 akan kita manfaatkan di momen-momen tersebut,” tutupnya

  • PSM Comeback Untuk Bungkam Barito Putera, Malut Amankan Kemenangan di Kandang PSIS

    PSM Comeback Untuk Bungkam Barito Putera, Malut Amankan Kemenangan di Kandang PSIS

    JAKARTA – Dua pertandingan tuntas digelar di pekan ke-16 Liga 1 2024/2025 pada Minggu, 22 Desember sore WIB. Hasilnya, PSM Makassar berhasil menang dari Barito Putera setelah comeback dan Malut United berhasil mencuri tiga poin di kandang PSIS Semarang.

    PSM Makassar yang menjamu Barito Putera di Stadion Batakan, Balikpapan sempat kecolongan lebih dulu. Di babak pertama, Barito Putera memecah kebuntuan lebih dulu lewat gol Rahmat Beri Santoso di menit ke-32.

    Namun keunggulan tim tamu hanya bertahan di babak pertama, sebab di babak kedua PSM Makassar langsung membalas dengan tiga gol, dimana dua diantaranya merupakan sumbangan Aloisio Neto di menit ke-56 dan 84, sedangkan satu lainnya sumbangan dari Nermin Heljeta di menit ke-74. 

    Satu gol balasan lainnya dicetak Barito putera lagi oleh Levy Clement dari titik putih di menit ke-90. Namun di sisa waktu yang tipis tu Barito tak mampu mengejar perolehan tuan rumah dan tak terhindar dari kekalahan. 

    Kemenangan ini membuat PSM Makassar naik ke posisi kesembilan klasemen sementara Liga 1 2024/2025 dengan koleksi 27 poin dari 16 laga yang sudah dijalani. 

    Di laga lainnya yang digelar di waktu yang sama, ada pertandingan yang mempertemukan PSIS Semarang dan Malut United, dimana kemenangan diraih oleh tim tamu. 

    Tampil di Stadion Jatidiri, Semarang PSIS malah kehilangan kesempatan di awal. Sebab Malut United mampu mencetak gol lebih dulu di menit ke-12 lewat eksekusi Darel Valentino. 

    Kemudian pada awal babak kedua, Malut United mampu menggandakan keunggulan lewat eksekusi Diego Martinez pada menit ke-47. 

    Tuan rumah sempat menyamakan kedudukan lewat Wildan Ramdani pada menit ke-80. Namun Malut United menambah keunggulan menjadi 3-1 lewat Jorge Correa di injury time 90+4.

    Tiga poin yang berhasil diamankan Malut United di laga tandang ini mengangkat mereka naik ke posisi 11 klasemen dan menggeser PSBS Biak dengan jumlah poin sama yaitu 22. 

  • Ditemukan Serpihan Mika Lampu Mobil, Polisi Duga Pria Tewas di Tebet Korban Tabrak Lari

    Ditemukan Serpihan Mika Lampu Mobil, Polisi Duga Pria Tewas di Tebet Korban Tabrak Lari

    JAKARTA – Seorang pria berinisial AM (36) dengan kondisi mengenaskan, yang mana isi dalam kepalanya telah keluar. Korban diduga tabrak lari.

    Kapolsek Tebet, Kompol Murodih mengatakan terjadi Jalan Raya Casablanca, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Sabtu, 21 Desember, kemarin.

    “Sementara diduga korban tabrak lari,” kata Murodih saat dikonfirmasi, Minggu, 22 Desember

    Ia menjelaskan hal yang mendasarkan korban diduga tewas usai terlibat kecelakaan. Lantaran ditemukannya serpihan mika mobil di lokasi kejadian.

    “Ditemukan serpihan atau pecahan mika lampu depan mobil di lokasi kejadian,” ujarnya.

    Saat ini pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan CCTV di lokasi kejadian. Tujuannya untuk memastikan penyebab kematian korban.

    Sementara itu, Kanit Polsek Tebet, AKP Suwarno mengatakan untuk kasus ini ditangani Laka Lantas Polda Metro Jaya.

    “(Ditangani) Laka Lantas Polda Metro Jata,” tutupnya.

  • Peringati Hari Ibu, Film Lagu Cinta untuk Mama Gelar Special Screening

    Peringati Hari Ibu, Film Lagu Cinta untuk Mama Gelar Special Screening

    JAKARTA – Film Lagu Cinta untuk Mama (LCUM), menggelar special screening tepat di Hari Ibu, 22 Desember 2024. Acara tersebut dilakukan sebagai salah satu bentuk apresiasi perjuangan berat seorang ibu mulai dari mengandung hingga menjalani proses persalinan.

    Eksekutif Produser dan Penulis film LCUM Peter Taslim, menjelaskan ibu adalah sosok manusia terkuat sekaligus penyayang yang rela mengorbankan nyawanya demi sang buah hati. Oleh sebab itulah, ia merasa perlu untuk melakukan sesuatu di hari spesial tersebut menjelang perilisan layar lebar terbarunya di bioskop.

    “Film ini ditulis dan dibuat bertujuan untuk menghargai ibu di indonesia, karna manusia terkuat itu adalah wanita, yaitu ibu kita di mana beliau berjuang dengan nyawanya sejak awal di kandungan hingga melahirkan. Cinta ibu sudah ada sejak kta dalam kandungan,” ucap Peter Taslim.

    Film LCUM mengisahkan tentang seorang wanita dengan latar belakang budaya Bali. Selain menampilkan keindahan adat dan alam Bali, layar lebar yang diproduseri oleh Kevin J Permana, ini juga memiliki banyak pesan positif pada alur ceritanya.

    Menjalani proses syuting sekitar 15 hari di Bali, LCUM sempat mengalami beberapa kendala khususnya terkait lokasi pengambilan gambar. Pihak rumah produksi harus menemui kepala-kepala adat setempat untuk memperoleh izin melakukan syuting di lokasi yang diinginkan.

    “Selain soal izin sempat salah satu aktor kami Jenny Zhang mengalami kecelakaan sewaktu shooting film LCUM,” tutur Peter.

    Peter yang dikenal sebagai atlet nasional Judo, tentunya punya tantangan lebih lantaran menjalani debutnya menjabat sebagai Eksekutif Produser dan Penulis sekaligus di satu film. Namun, ia menjalaninya dengan antusias karena rasa cintanya terhadap industri layar lebar nasional.

    “Tentu ini hal baru bagi saya, karena sejak penulisan cerita film ini sangat sangat menyita waktu saya hingga harus bergadang sampai pagi. Dahulu background saya atlet judo nasional tapi saya menyukai perfilman dan saya melihat banyak film-film lokal. Menurut saya jarang sekali layar lebar edukasi keluarga, jadi saya berusaha untuk membuat film ini semoga bisa diterima di tanah air oleh para insan pencinta film Indonesia,” tuturnya.

    Film arahan sutradara Hasto Broto, ini mengisahkan tentang percintaan dua insan beda status yang tidak disetujui oleh orangtua Krisna ( Risky Hanggono ) karena background Indira (Jenny Zhang) yang tidak jelas keluarganya, hingga Indira mengandung anak Krisna.

    Keluarga Krisna yang menjodohkan Krisna dengan Rani (Cokorde Trisna) tidak mendapatkan keturunan dari perjodohan itu, hingga akhirnya ingin merebut anak Indira, Kayla (Afsheena Zerina) yang mana ia ingin mempertahankan dari keluarga Krisna.

    Lagu Cinta untuk Mama yang dibintangi oleh Jenny Zhang, Rizky Hanggono, Afsheena, Ayu Laksmi, Niluh Djelantik dan Raissa Anggiani ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 29 Januari 2024.

  • Sensasi Rasa Tak Terduga dari Menu Spesial Natal di Amaroo Dine & Lounge

    Sensasi Rasa Tak Terduga dari Menu Spesial Natal di Amaroo Dine & Lounge

    JAKARTA – Suasana nyaman, rasa tak terlupakan, dan momen kebersamaan jadi sempurna di Amaroo Dine & Lounge. Hidangan spesial Natal ini cocok untuk berbagi dengan keluarga atau orang tersayang. Yuk, saksikan keseruannya dan rasakan sendiri kelezatan Natal di Amaroo.