Author: Voi.id

  • Tim SAR Evakuasi Penumpang Kapal Mati Mesin di Wakatobi

    Tim SAR Evakuasi Penumpang Kapal Mati Mesin di Wakatobi

    JAKARTA – Tim penyelamat dari Pos SAR Wakatobi mengevakuasi tiga orang pria yang kapalnya mengalami mati mesin di sekitar perairan Wanci, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

    Kepala Basarnas Kendari Aminuddin PS, mengatakan bahwa ketiga pria tersebut masing-masing La Bentulu (39), Rajitman (52), dan Arsudin (42), warga Kaledupa, Kabupaten Wakatobi.

    “Kami menerima informasi dari Rajitman yang melaporkan Kapal GT 8 dengan tiga orang penumpang mengalami mati mesin pada pukul 07.25 WITA,” kata Aminuddin, dikutip dari Antara, Sabtu 28 Desember.

    Berdasarkan laporan tersebut pihaknya kemudian menurunkan tim menuju lokasi yang diinformasikan dengan menggunakan perahu karet untuk memberikan bantuan SAR.

    “Jarak tempuh ke lokasi sekitar 17,32 mil laut,” ujarnya.

    Aminuddin mengungkapkan tim SAR gabungan berhasil menemukan kapal korban di sekitar 2,33 mil laut arah timur dari lokasi yang dilaporkan.

    “Selanjutnya ketiganya langsung dievakuasi menuju pelabuhan Marina, Wanci, dan tiba pada pukul 11.10 WITA,” ujarnya.

    Ia menyebutkan bahwa dengan telah dievakuasinya ketiga orang itu dalam keadaan selamat, maka operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup.

    “Seluruh unsur yang terlibat dalam operasi dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ucapnya.

    Aminuddin menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat tiga orang dengan muatan tabung gas berangkat dari Lasalimu menuju Kaledupa pada Jumat (27/12) sekitar pukul 16.30 WITA.

    “Sekitar pukul 19.99 WITA, kapal mengalami mati mesin dan membutuhkan pertolongan,” ujarnya.

  • Apple Akan Rilis iPad 11 pada Awal Tahun 2025

    Apple Akan Rilis iPad 11 pada Awal Tahun 2025

    JAKARTA – Apple telah memperbarui rangkaian iPad pada pertengahan tahun ini, kecuali iPad dengan model dasar. Sejak tahun 2022, iPad entry-level ini tak kunjung mendapatkan pembaruan.

    Tidak diketahui dengan pasti mengapa Apple hanya fokus pada model iPad yang lebih mahal selama beberapa tahun. Namun, menurut kabar yang beredar, perusahaan itu akan merilis iPad entry-level generasi terbaru pada awal tahun depan.

    Salah satu pembocor tepercaya di platform X, mengutip dari 9to5mac, mengatakan bahwa Apple akan meluncurkan iPad 11 pada awal tahun ini. Peluncuran perangkat ini akan berbarengan dengan rilis iPadOS 18.3 dalam versi yang lebih stabil.

    iPad 11 nantinya akan didistribusikan dengan iPadOS 18.3 yang sudah terpasang. Dengan begitu, pengguna tidak perlu mengunduh perangkat lunak versi terbaru setelah membeli iPad 11 di Apple Store online dan offline atau e-commerce resmi lainnya.

    iPadOS 18.3 baru dirilis pekan lalu untuk para pengembang di versi beta. Tidak ada peningkatan besar di versi sistem operasi (OS) ini karena Apple sudah merilis sebagian besar fitur Apple Intelligence-nya di iPadOS 18.1.

    Satu-satunya fitur baru yang terungkap di iPadOS 18.3 adalah dukungan untuk robot penyedot debu di aplikasi smart home buatan Apple. Kemungkinan besar, OS ini akan memperbaiki bug dan membuat sedikit perubahan di antarmuka aplikasi atau fitur.

    Pembaruan iPadOS dengan angka ‘titik tiga’ biasanya dirilis pada akhir Januari. Namun, bocoran iPad 11 yang lain mengatakan bahwa perangkat ini akan dirilis pada musim semi tahun depan, dimulai pada Maret.

  • Jelang Hadapi Wolves, Tottenham Hotspur Krisis Bek Tengah

    Jelang Hadapi Wolves, Tottenham Hotspur Krisis Bek Tengah

    JAKARTA – Jelang melawan Wolverhampton Wanderers (Wolves) di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu, 29 Desember pukul 22.00 WIB, Tottenham Hotspur sedang menghadapi krisis cedera bek tengah mereka setelah Cristian Romero, Micky van de Ven, Ben Davies, dan yang terbaru Radu Dragusin.

    Romero dan Van de Ven yang menjadi pilihan utama sudah lama absen setelah keduanya cedera pada pertandingan pertama mereka setelah pulih dari cedera bulan ini melawan Chelsea dan telah melewatkan empat pertandingan terakhir Spurs di semua kompetisi.

    Ben Davies mengalami kemunduran dan absen beberapa pekan lagi, sementara Dragusin akan menjadi kandidat tambahan pemain yang absen setelah dirinya terpaksa keluar lapangan ketika dikalahkan Nottingham Forest, Kamis.

    “Masih terlalu dini untuk mengatakannya, dia mengalami cedera pergelangan kaki dan merasa dia tidak bisa melanjutkan, jadi kita harus menunggu dan melihat,” kata pelatih Spurs Ange Postecoglou, mengutip ANTARA dari laman resmi Liga Inggris.

    Ketika ditanya mengenai pilihan di lini pertahanannya, Postecoglou menjawab, “Tidak banyak. Kami berada di posisi yang sulit. Kami sudah mengalaminya cukup lama”.

    Satu-satunya bek tengah yang dimiliki The Lilywhites adalah bek muda 18 tahun Archie Gray yang sudah menjadi starter dalam lima pertandingan di semua kompetisi.

    Selain Gray, Spurs juga bisa memainkan Yves Bissouma sebagai bek tengah darurat setelah gelandang asal Pantai Gading itu mengakhiri laga melawan Forest di posisi tersebut saat menggantikan posisi Dragusin.

    “Saya harus menempatkannya di sana tadi malam karena saya tidak punya orang lain, tapi kita lihat saja nanti. Kita lihat saja apa yang terjadi,” jelas pelatih asal Australia tersebut.

    Selain Romero, Van de Ven, dan Davies yang pasti absen, serta Dragusin yang masih diragukan tampil, Spurs juga akan tanpa bek sayapnya Djed Spence melawan Wolves karena menjalani hukuman menerima dua kartu kuning melawan Forest.

    Saat ini, Spurs menghuni posisi kesebelas klasemen sementara dengan 23 poin dari 18 pertandingan dimana jumlah poin ini lebih mendekatkan mereka ke zona degradasi (terpaut sembilan poin) daripada ke empat besar (terpaut 10 poin).

    Jumlah poin ini juga menjadi yang terburuk dalam 16 musim terakhir mereka. Bahkan, jika memenangkan pertandingan melawan Wolves, ini masih menjadi perolehan poin terendah di pertengahan musim Liga Inggris sejak 2008/2009, ketika mereka meraih 20 poin.

  • Harga Gas Eropa Naik, Putin Hentikan Jalur Utama Pasokan via Ukraina

    Harga Gas Eropa Naik, Putin Hentikan Jalur Utama Pasokan via Ukraina

    JAKARTA – Harga gas di Eropa tercatat melonjak lebih dari 2 persen pada Jumat, 27 Desember, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan penghentian jalur utama pengangkutan gas melalui Ukraina. Langkah ini memicu kekhawatiran atas pasokan energi di tengah konflik yang terus berlangsung antara kedua negara.

    Harga acuan gas Eropa naik menjadi sekitar 47 euro per megawatt jam, tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Kenaikan ini terjadi setelah Putin menyatakan tidak ada cukup waktu untuk mencapai kesepakatan baru terkait transit gas sebelum kontrak yang ada habis pada akhir tahun.

    “Mereka (Ukraina) telah mengumumkan tidak akan memperpanjang kontrak. Tidak ada kontrak, dan tidak mungkin menyelesaikannya dalam waktu tiga hingga empat hari,” ujar Putin dalam pengarahan yang disiarkan televisi pada Kamis, 26 Desember, dilansir dari The Telegraph, Sabtu, 28 Desember

    Meski tengah berperang, Rusia masih mengekspor gas ke sejumlah negara Eropa melalui pipa Urengoy–Pomary-Uzhhorod, yang dikenal sebagai pipa Brotherhood. Jalur ini melintasi wilayah timur laut Ukraina, menyusuri Sungai Dnipro, dan berakhir di perbatasan barat Ukraina sebelum mengalir ke negara-negara seperti Slovakia, Hungaria, dan Austria.

    Jalur ini menjadi sumber pendapatan besar bagi Rusia dan Ukraina. Pada tahun 2024, Rusia diperkirakan meraup sekitar 5 miliar dolar AS dari penjualan gas melalui Ukraina, sementara Ukraina memperoleh sekitar 1 miliar dolar AS dari biaya transit.

    Namun, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menegaskan pihaknya tidak akan memperbarui kontrak kecuali Rusia setuju untuk menunda pembayaran hingga perang berakhir—a syarat yang ditolak keras oleh Moskow.

    Ketergantungan negara-negara Eropa pada gas Rusia tetap tinggi, meskipun banyak negara telah mengurangi hubungan energi mereka dengan Moskow sejak konflik dimulai. Slovakia, misalnya, masih mendapatkan 60 persen pasokan gasnya dari Rusia melalui Ukraina pada tahun 2023, sementara Hungaria bergantung pada energi Rusia untuk 80 persen kebutuhan energinya.

    Austria sebelumnya menerima lebih dari 90 persen gasnya dari Rusia sebelum perselisihan kontrak memicu penghentian pasokan oleh Gazprom pada November. Namun, pemerintah Slovakia dan mitranya di Hungaria, Austria, serta Italia sedang berupaya memperpanjang kesepakatan untuk menjaga kestabilan pasokan energi mereka.

    Langkah Putin ini berpotensi memperburuk krisis energi di Eropa, memaksa negara-negara untuk mengandalkan jalur alternatif yang terbatas, termasuk pipa gas melalui Turki.

    Dampak dari kebijakan ini akan menjadi ujian besar bagi ketahanan energi Eropa di musim dingin ini. Bagaimana negara-negara Eropa mengatasi tantangan ini akan menjadi sorotan utama di tengah geopolitik yang terus memanas.

  • Saka Bakal Absen Lama akibat Cedera Hamstring

    Saka Bakal Absen Lama akibat Cedera Hamstring

    JAKARTA – Arsenal dipastikan kehilangan penyerang andalannya, Bukayo Saka, selama lebih dari dua bulan setelah menjalani operasi hamstring. Hal ini diungkapkan oleh manajer Mikel Arteta pada hari Jumat.

    “Dia menjalani prosedur, semuanya berjalan dengan baik, tetapi sayangnya dia akan absen selama berminggu-minggu,” ujar pelatih asal Spanyol tersebut kepada wartawan setelah Arsenal mengalahkan Ipswich 1-0 dan naik ke posisi kedua klasemen Liga Premier, dilansir dari Reuters, Sabtu, 28 Desember.

    Ketika ditekan untuk memberikan perkiraan waktu yang lebih pasti, Arteta menambahkan: “Saya pikir akan lebih dari dua bulan. Ini akan tergantung pada bagaimana jaringan parut mulai sembuh, minggu pertama atau lebih dari mobilitasnya… kita lihat saja, sangat sulit untuk mengatakan.”

    Saka telah mencetak lima gol dan memberikan 10 assist di liga musim ini sebagai salah satu kreator utama Arsenal. Pemain berusia 23 tahun ini terpaksa ditarik keluar dalam pertandingan melawan Crystal Palace awal bulan ini.

    Pada bulan Oktober dan November, pemain internasional Inggris ini juga absen dalam tiga pertandingan Liga Negara-Negara Eropa serta kekalahan Arsenal di Bournemouth dan kemenangan Liga Champions mereka atas Shakhtar Donetsk karena cedera pada bagian kaki yang sama.

  • Penumpang Gelap Kembali Berhasil Terbang dengan Pesawat Delta Air Lines, Begini Kejadian Selanjutnya

    Penumpang Gelap Kembali Berhasil Terbang dengan Pesawat Delta Air Lines, Begini Kejadian Selanjutnya

    JAKARTA – Menjelang akhir tahun, ketika permintaan perjalanan dan aktivitas wisata sedang memuncak, sebuah insiden mengejutkan terjadi di Amerika Serikat. Seorang penumpang tanpa tiket berhasil menyelinap ke dalam penerbangan Delta Air Lines, memanfaatkan momentum sibuknya musim liburan.

    Penumpang gelap yang identitasnya belum diungkapkan, berhasil masuk ke dalam penerbangan dari Seattle ke Honolulu pada Malam Natal. Delta Air Lines yang berbasis di Atlanta menyatakan bahwa penumpang tanpa tiket tersebut ditemukan saat pesawat sedang melakukan manuver taksi untuk lepas landas.

    Menurut keterangan maskapai penerbangan tersebut, dilansir dari Associated Press, Sabtu, 28 Desember, sesuai prosedur, pesawat kembali ke gerbang untuk menurunkan penumpang tanpa tiket tersebut – dan kemudian pihak penegak hukum menangkapnya.

    Menurut Bandara Seattle, yang mengoperasikan Bandara Internasional Seattle-Tacoma, semua penumpang lain juga diturunkan dari pesawat dan dikembalikan ke pos pemeriksaan Administrasi Keamanan Transportasi untuk pemeriksaan ulang “sebagai tindakan pencegahan”.

    Penerbangan Delta 487 kemudian meninggalkan bandara Seattle dan melanjutkan perjalanan ke Honolulu – tetapi perjalanan tersebut mengalami penundaan selama 2 jam dan 15 menit sebagai akibatnya, menurut Delta.

    “Karena tidak ada hal yang lebih penting daripada keselamatan dan keamanan, para petugas Delta mengikuti prosedur untuk mengeluarkan penumpang tanpa tiket dari pesawat dan kemudian menangkapnya,” kata juru bicara maskapai dalam sebuah pernyataan yang dikirim ke Associated Press pada hari Jumat, sambil mengucapkan terima kasih kepada pelanggan atas kesabaran dan kerja samanya.

    Insiden pada hari Selasa terjadi kurang dari sebulan setelah penumpang gelap lainnya naik ke penerbangan Delta bulan lalu, selama minggu Thanksgiving. Pihak berwenang mengatakan Svetlana Dali, seorang wanita Rusia dengan status residensi permanen AS, menghindari keamanan di Bandara Internasional John F. Kennedy dan berhasil terbang ke Paris sebagai penumpang gelap pada penerbangan Delta 26 November. Dia ditangkap ketika pesawat mendarat dan kemudian diterbangkan kembali ke AS.

  • Pencarian Penumpang Kapal Pesiar Mewah Norwegia yang Jatuh ke Laut Dihentikan

    Pencarian Penumpang Kapal Pesiar Mewah Norwegia yang Jatuh ke Laut Dihentikan

    JAKARTA – Kejadian penumpang jatuh dari kapal pesiar merupakan peristiwa yang jarang terjadi dan menimbulkan dampak emosional yang besar. Baru-baru ini, Kamis, 27 Desember, seorang pria berusia 51 tahun jatuh dari kapal pesiar Norwegian Cruise Line.

    Seorang juru bicara dari perusahaan pelayaran tersebut mengkonfirmasi kepada Fox News Digital, dikutip Sabtu, 28 Desember, pencarian penumpang yang jatuh ke laut itu telah dihentikan. 

    Insiden tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 3 sore saat Norwegian Epic sedang berlayar dari Ocho Rios, Jamaika menuju Great Stirrup Cay di Bahama.

    Juru bicara tersebut mengatakan bahwa penumpang tersebut sedang berlayar bersama keluarganya. Kapal pesiar tersebut berangkat dari Port Canaveral, Florida pada hari Sabtu, 21 Desember dan merupakan pelayaran tujuh malam di Karibia Barat.

    Perusahaan pelayaran mengatakan bahwa pihak berwenang segera diberitahu dan upaya pencarian dan penyelamatan segera dilaksanakan. 

    “Setelah pencarian ekstensif yang sayangnya tidak berhasil, kapal tersebut diizinkan oleh pihak berwenang untuk melanjutkan pelayarannya,” kata juru bicara tersebut. 

    Norwegian Cruise Line mengatakan bahwa keluarga penumpang tersebut di atas kapal sedang dalam masa berkabung dan terus didukung selama situasi yang sangat menantang ini.

    “Pikiran dan doa kami bersama orang-orang yang mencintainya selama masa sulit ini,” tambah juru bicara tersebut.

    Norwegian Epic, yang dibangun pada tahun 2010 dan direnovasi pada tahun 2020, memiliki 19 dek. Kapal ini dapat menampung 4.070 penumpang dengan hunian ganda di kabinnya dan memiliki 1.724 awak kapal.

    Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan pria tersebut jatuh ke laut. Identitas pria tersebut belum diungkapkan.

  • Sejarah Tragedi Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17

    Sejarah Tragedi Jatuhnya Pesawat Malaysia Airlines MH17

    JAKARTA – Upaya terbang di atas wilayah konflik adalah keputusan berbahaya. Maskapai andalan Negeri Jiran, Malaysia Airlines pernah merasakannya. Mereka tak terpikirkan terbang di atas wilayah Ukraina timur membawa masalah besar.

    Pihak maskapai merasa aman saja karena banyak maskapai lainnya melakukan hal yang sama. Semuanya menyesali keputusan terbang di atas Ukraina timur kala pesawat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh. Tiada yang selamat – penumpang hingga awak pesawat.

    Konflik Rusia dan negara pecahan Uni Soviet bak tak pernah habis. Bayangan konfliknya bak satu tumbuh seribu. Ambil contoh konflik antara Rusia dan Ukraina. Kedua negara mulanya adem ayem saja. Apalagi, Presiden Ukraina Viktor F. Yanukovych dikenal pro Moskow.

    Masalah muncul kala rakyat Ukraina tak menghendaki negara yang dicintainya terlalu dekat dengan Rusia. Mereka lebih milih pro ke barat. Deru protes muncul dari mana-mana. Puncaknya, Yanukovych pun dilengserkan dari jabatan pada Juni 2014.

    Potret pesawat MH17 milik Malaysia Airlines yang hancur lebur karena ditembak jatuh kelompok separatis pro Rusia. (ANTARA)

    Narasi itu membuat Ukraina menentukan arah baru. Pemerintahan baru yang dipimpin oleh Petro Poroshenko merasa penting politik internasional Ukraina lebih condong ke Negeri Barat ketimbang Rusia.

    Masalah muncul. Rusia tak ingin Ukraina lepas begitu saja dengan segera menandatanngani perjanjian dagang dan keanggotaan bersama Uni Eropa. Kondisi itu membuat Rusia berang. Rusia mendukung penuh kelompok separatis mencaplok dua wilayah Ukraina timur: Donbas.

    Ketegangan antar Rusia dan Ukraina bertumbuh. Konflik panas terjadi. Dunia penerbangan terkena imbasnya. Wilayah udara konflik Rusia-Ukraina bak terlarang dilewati. Namun, banyak maskapai yang masih melewatinya dan aman-aman saja.

    Petaka muncul kala pesawat Malaysia Airlines nomor penerbangan MH17 rute Amsterdam-Kuala Lumpur ingin lepas landas dari Bandara Schiphol, Amsterdam, Belanda pada 17 Juli 2014. Pesawat Boeing 777-200 itu mengangkut 298 orang – 283 penumpang dan 15 kru.

    Pesawat MH17 lepas landas pada 10:31. Rencananya akan sampai Kuala Lumpur pada pukul 22:10. Nahas, pesawat itu melewati rute konflik Ukraina timur. Hasilnya, pesawat itu ditembak jatuh oleh milisi dengan rudal buatan Rusia pada pukul 13:20.

    “Pesawat MH17 ditembak jatuh di atas Ukraina timur di wilayah yang dikuasai oleh pasukan separatis pro Rusia, menewaskan 298 orang tak berdosa, termasuk 80 anak-anak. Tim investigasi gabungan pada tahun 2018 menemukan bahwa pesawat itu ditembak jatuh oleh rudal buatan Rusia yang ditembakkan dari wilayah itu.”

    “Peluncur rudal yang digunakan untuk menembak jatuh MH17 berasal dari Brigade Antipesawat ke-53 Federasi Rusia, yang ditempatkan di Kursk, Rusia. Pikiran kami tetap bersama mereka yang tewas, dan kami bergabung dengan teman, keluarga, dan orang-orang terkasih mereka untuk menghormati kenangan mereka,” ujar Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony J. Blinken dalam siaran persnya terkait 10 Tahun tragedi MH17 dikutip laman US Departement of State, 17 Juli 2024.

    Dunia Berduka

    Nasib buruk memang tiada yang tahu. Begitu pula 298 orang yang jadi korban Tragedi MH17. Penerbangan meraka awalnya lancar-lancar saja. Namun, penerbangan MH17 hilang kontak di atas langit Donetsk, Ukraina timur.

    Keluarga korban yang senantiasa menanti kedatangan korban dari beragam wilayah – Belanda, Malaysia, Singapura, Indonesia, Inggris dan lainnya—berharap bisa berjumpa di Kuala Lumpur. Namun, hilangnya sinyal membawa kepanikan.

    Belakangan diketahui bahwa pesawat itu diketahui ditembak di udara dan jatuh. Bencana itu membuat pesawat hancur lebur. Kondisi itu membawa kedukaan yang amat dalam bagi keluarga korban. Dunia pun ramai-ramai mengucapkan rasa belasungkawanya.

    Pihak separatis yang didukung Rusia pun tak membantah mereka menembak pesawat milik musuh: Ukraina. Namun, pesawat yang tertembak justru bak salah sasaran karena menyasar pesawat komersil. Kondisi itu membuat pihak maskapai dan keluarga korban mencari dan mengecam mereka yang bertanggung jawab.

    Kasus itu kemudian diangkat di Pengadilan Negeri Belanda. Prosesnya panjang. Apalagi, mereka yang diidentifikasi sebagai tersangka statusnya in absentia (tak hadir). Pengadilan Belanda pun jalan terus hingga akhirnya memutuskan bahwa tiga orang dari kelompok separatis pro Rusia bersalah dan dihukum seumur hidup pada November 2022.

    Reruntuhan Malaysia Airlines MH17 yang ditembak jatuh di Ukraina timur pada 17 Juli 2014 setelah direkonstruksi dan dipajang di pangkalan militer Gilze-Rijen, Belanda. (AP/Peter Dejong)

    Mereka adalah warga negara Rusia Igor Girkin dan Sergey Dubinskiy serta warga negara Ukraina, Leonid Kharchenko. Ketiganya pejuang kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk itu dalam kondisi buron. Putusan itu tak memuaskan keluarga korban.

    “Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada warga negara Rusia Igor Girkin dan Sergey Dubinskiy serta warga negara Ukraina, Leonid Kharchenko, setelah menyatakan mereka bersalah menjatuhkan pesawat dan membunuh semua orang di dalamnya.”

    “Mereka diperintahkan untuk membayar lebih dari 16 juta euro sebagai kompensasi kepada para korban. Ketiga pria itu masih buron dan masih belum jelas apakah mereka akan menjalani hukuman mereka. Warga negara Rusia ketiga, Oleg Pulatov, dibebaskan dari tuduhan karena kurangnya bukti tentang perannya dalam penembakan rudal tersebut,” ujar Jennifer Rankin dalam tulisannya di laman The Guardian berjudul Three Men Found Guilty of Murdering 298 People in Shooting Down of MH17 (2022).

  • Juru Bicara Gedung Putih Sebut Rusia Terlibat dalam Jatuhnya Pesawat Azerbaijan

    Juru Bicara Gedung Putih Sebut Rusia Terlibat dalam Jatuhnya Pesawat Azerbaijan

    JAKARTA – Pemerintah Amerika Serikat mengungkapkan indikasi awal bahwa Rusia mungkin adalah pihak yang bisa diminta tanggung jawab atas jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines pada 25 Desember lalu, yang menewaskan 38 orang.

    Juru bicara Gedung Putih, John Kirby, dilansir dari BBC, Sabtu, 28 desember, menyatakan pihak AS telah menawarkan bantuan dalam penyelidikan kecelakaan tersebut. Namun, ia tidak memberikan rincian lebih lanjut. Berdasarkan informasi awal, pesawat tersebut diduga menjadi sasaran tembak sistem pertahanan udara Rusia ketika mencoba mendarat di wilayah Chechnya. Setelah gagal mendarat, pesawat itu dialihkan ke Kazakhstan, tetapi jatuh di sana.

    Pihak Kremlin menolak memberikan komentar terkait insiden ini. Namun, kepala Badan Penerbangan Sipil Rusia menyebutkan bahwa situasi di Chechnya “sangat rumit” akibat serangan drone dari Ukraina di wilayah tersebut.

    Sementara, menurut para pakar penerbangan dan pejabat Azerbaijan, sistem GPS pesawat tersebut kemungkinan terganggu oleh alat pengacau elektronik, sebelum akhirnya rusak akibat serpihan rudal pertahanan udara Rusia. Foto-foto kerusakan pada pesawat yang beredar luas memperkuat dugaan adanya serangan rudal.

    Lalu Menteri Transportasi Azerbaijan Rashad Nabiyev juga mengungkapkan bahwa pesawat tersebut mengalami “interferensi eksternal” dan kerusakan di bagian dalam serta luar saat mencoba mendarat. 

    “Semua korban selamat tanpa kecuali mendengar tiga ledakan saat pesawat berada di atas Grozny,” ujar Nabiyev.

    Tim penyelidik kini fokus memeriksa jenis senjata atau rudal yang digunakan dalam insiden ini. Meski Azerbaijan belum secara langsung menuduh Rusia, komentar dari pejabat tinggi menunjukkan adanya keterlibatan pihak eksternal dalam tragedi ini.

    Insiden ini semakin mempertegang hubungan antara Rusia dan negara-negara di kawasan, serta memunculkan perhatian internasional terhadap keamanan penerbangan di zona konflik.

  • Vonis Rendah Gerombolan Harvey Moeis Cermin Kebobrokan Penegakan Hukum di Indonesia

    Vonis Rendah Gerombolan Harvey Moeis Cermin Kebobrokan Penegakan Hukum di Indonesia

    JAKARTA – Vonis 6,5 tahun yang dijatuhkan hakim kepada Harvey Moeis dan gerombolannya dalam perkara korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) mendapat sorotan. Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman menyebut rendahnya vonis untuk suami Sandra Dewi ini menjadi pertanda bahwa majelis hakim tidak memiliki rasa sensitif dalam mewujudkan keadilan hukum.

    Terdakwa Harvey Moeis selaku perpanjangan tangan PT Refined Bangka Tin (RBT) divonis pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan terkait kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) PT Timah Tbk. pada tahun 2015–2022.

    Selain pidana penjara, Harvey juga dikenakan pidana denda Rp1 miliar dengan ketentuan jika denda tersebut tidak dibayar, diganti (subsider) dengan pidana kurungan selama enam bulan. Majelis Hakim turut menjatuhkan pidana tambahan kepada Harvey berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp210 miliar subsider dua tahun penjara.

    Putusan yang dibacakan Ketua Majelis Hakim Eko Aryanto ini jauh lebih ringan dibandingkan tuntutan yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung. Sebelumnya, JPU meminta Harvey dikurung 12 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan.

    Mengurangi Rasa Hormat pada Pemerintah

    Namun putusan hakim yang hanya menjatuhkan hukuman 6 tahun 6 bulan kepada Harvey Moeis langsung menyita perhatian masyarakat. Penjara hanya selama enam tahun dinilai terlalu ringan untuk kasus besar seperti yang dihadapi suami dari aktris Sandra Dewi tersebut.

    Apalagi jika mendengar alasan hakim memvonis Harvey Moeis lebih ringan dari JPU hanya karena terdakwa “berperilaku sopan, ada tanggungan keluarga, dan tidak pernah dihukum”. Deretan alasan yang membuat media sosial dipenuhi pernyataan warganet terkait kesediaan mereka dipenjara seandainya diberi uang Rp300 triliun. Ini bisa dikatakan bentuk sindiran kepada penegak hukum yang hanya memberikan vonis ringan, padahal korupsi yang ia lakukan bisa menyejahterakan masyarakat. 

    Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD bahkan sampai terheran-heran dengan vonis 6,5 tahun penjara untuk Harvey Moeis, padahal kasusnya merugikan negara sampai ratusan triliun.

    “Ini tidak logis, menyentak rasa keadilan. Harvey Moeis didakwa melakukan korupsi dan TPPU Rp300 T. Oleh jaksa hanya dituntut 12 tahun penjara dengan denda 1 M dan uang pengganti hanya Rp210 M, vonis hakim hanya 6,5 tahun plus denda dan pengganti dengan total Rp212 M,” kata Mahfud MD.

    Sidang pembacaan putusan majelis hakim terkait dengan kasus dugaan korupsi timah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (23/12/2024). (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

    Sementara itu, Direktur Eksekutif Nagara Institute, Akbar Faizal juga melontarkan kekecewaannya atas putusan hakim yang hanya menjatuhkan vonis ringan untuk Harvey Moeis. Apalagi jika menyoroti alasan hakim memberi hukuman lebih rendah dari tuntutan jaksa karena perilaku sopan dan punya keluarga menurut Akbar malah menghina logika dan rasa kedilan bangsa.

    “Ini bukan yang pertama. Anda pasti paham berapa masa depan anak dan keluarga yang bisa diselematkan dengan Rp271 T yang dicuri orang ini dan jaringannya?” tulis Akbar di akun X-nya.

    “Sadarkah Anda putusan seperti ini membuat kami makin tak hormat kepada kalian? Atau memang kalian tak lagi peduli,” lanjutnya, sambil menandai akun Presiden Prabowo Subianto @prabowo.

    Dampak Korupsi sangat Merugikan

    Tak hanya di kalangan tokoh-tokoh penting Tanah Air, vonis rendah Harvey setelah merugikan negara hingga ratusan triliun juga disayangkan masyarakat. Mereka juga membandingkan penegakam hukum di Indonesia dengan luar negeri dalam menghadapi kasus korupsi.

    Belum lama ini pemerintah China yang telah mengeksekusi Li Jianping, mantan sekretaris Partai Komunis, di Kota Hohhot, Mongolia Dalam pada 17 Desember lalu. Ia dijatuhi hukuman mati pada September 2022 karena dinyatakan bersalah atas korupsi, penyuapan, penyelewengan dana publik, dan kolusi dengan sindikat kriminal. Ia disebut melakukan korupsi senilai 3 miliar yuan atau sekitar Rp6,7 triliun.

    Ini sekaligus menjadi kasus korupsi terbesar dalam sejarah China yang dilakukan oleh seorang individu.

    Li Jianping, pejabat China yang dieksekusi mati. (X/PDChina)

    Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyebut majelis hakim tidak memiliki rasa sensivitas dalam mewujudkan keadilan hukum di mata publik. Padahal, menurut Boyamin dampak korupsi sangat merugikan masyarakat.

    “Misalnya terdakwa Harvey Moeis yang pada korupsi timah di Bangka Belitung, kerugian lingkungannya saya sudah mencapai Rp270 T,” kata Boyamin.

    Ia menambahkan, majelis hakim seharusnya memberikan vonis seumur hidup untuk terdakwa Harvey Moeis.

    “Vonis 6,5 tahun dianggap sangat ringan karena hari ini kasus Tipikor Budi Said yang kerugiannya 35 miliar saja dihukum 15 tahun. Ini jauh dari asa keadilan karena tuntutan jaksa yang kurang maksimal,” katanya.

    Menurut Boyamin, vonis ringan pada kasus tipikor sering dipicu karena tuntutan dari JPU rendah. Jika sejak awal tuntutan jaksa diterapkan maksimal, Boyamin yakin vonis akan mengikuti. Untuk kasus korupsi tambang dan ada pencucian uang, seharusnya diganjar hukuman tinggi yaitu seumur hidup.

    Ahli-alih menuntut seumur hidup, Boyamin sangat kecewa dan menyayangkan Jaksa yang hanya menuntut 12 tahun pidana, hal itu pun berdampak pada rendahnya vonis Harvey Moeis dan gerombolannya yang hanya setengah dari tuntutan.