Author: Voi.id

  • Real Madrid Suka Protes soal Wasit, Vinicius Ikutan meski Jelek dalam Disiplin

    Real Madrid Suka Protes soal Wasit, Vinicius Ikutan meski Jelek dalam Disiplin

    JAKARTA – Vinicius Junior telah mengakui bahwa dia bukan orang suci dalam hal perilakunya di lapangan.

    Catatan disiplin pemain asal Brasil itu buruk. Namun, dia menuduh wasit gagal melindunginya saat dia menjadi sasaran lawan Real Madrid.

    Sang penyerang jadi salah satu pemain yang menghadapi kritik atas catatan disiplinnya, dengan lima kartu kuning dan satu kartu merah di La Liga serta tiga kartu kuning lagi di Liga Champions.

    Hanya saja, dia terkesan tak mau disalahkan soal perilakunya di lapangan dan malah mendukung protes Real Madrid.

    Sebagaimana diketahui, Real Madrid sangat kritis terhadap pengambilan keputusan dari wasit Spanyol musim ini. Mereka bahkan mengajukan keluhan resmi kepada Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).

    Protes klub pun jadi senjata Vinicius membela diri. Dia menegaskan wasit tetap salah karena tak meniup peluit kala pemain asal Brasil itu jadi sasaran permainan kasar lawan.

    “Terkadang itu sulit. Wasit tidak melindungi pemain yang ditendang. Ketika saya ditendang, saya mendapat kartu kuning.”

    “Rekan setim dan pelatih saya mencoba membantu saya untuk fokus. Namun, saya bukan orang suci,” kata Vinicius kepada Movistar.

    Protes Real Madrid yang sering dilakukan melalui kanal televisi mereka ataupun surat keluhan langsung ke federasi membuat banyak pertentangan dari sejumlah klub La Liga.

    Los Blancos dinilai mencari kambing hitam jika pertandingan tidak berjalan mulus buat mereka.

    Terlepas dari itu, pemain internasional Brasil tersebut tampil sebagai pemain terbaik dalam kemenangan 3-2 Los Blancos atas Manchester City dalam pertandingan playoff babak gugur Liga Champions, Rabu, 12 Februari 2025.

    Padahal, ia sempat dibuat gusar oleh spanduk penggemar Manchester City sebelum pertandingan yang mengejeknya karena kalah dari Rodri dalam gelar Ballon d’Or 2024.

  • Mantan Tunangan Ungkap Alasan Putus dengan Liam Payne: Narkoba Jadi Pengaruh

    Mantan Tunangan Ungkap Alasan Putus dengan Liam Payne: Narkoba Jadi Pengaruh

    JAKARTA – Maya Henry buka suara mengenai hubungannya dengan mendiang Liam Payne. Empat bulan setelah meninggal, ia akhirnya bicara kepada publik untuk pertama kalinya.

    Maya Henry sempat disebut sebagai alasan Liam Payne meninggal dunia. Ia yang menulis buku dan menceritakan pengalamannya, mendapat kritik dari publik karena ceritanya.

    Kini, Maya Henry menjelaskan alasan ia berpisah dengan Liam Payne. Mereka mengalami putus sambung sejak tahun 2018 hingga 2022.

    “Dia (Liam Payne) adalah orang yang saya sangat cintai. Sebenarnya, penggunaan narkoba dan adiksi yang memisahkan kami. Semua orang yang pernah berhubungan dengan orang seperti itu pasti tahu betapa sulitnya,” kata Maya Henry melansir Rolling Stone.

    Hasil otopsi menyatakan tubuh anggota One Direction itu mengandung alkohol, kokain, dan antidepressi ketika ia meninggal dunia.

    “Ketika saya mencintai dia, dia melakukan hal yang menyakiti saya dalam hal yang saya tidak pernah mengerti sepenuhnya, dan terus menyakiti saya setelah kami berpisah,” jelasnya.

    “Dalam narkoba, dia menjadi seseorang yang tidak dikenal, berbeda dari ketika dia sadar. Saya terus berharap setiap insiden menjadi panggilan untuk dia mencari bantuan, tapi itu tidak terjadi,” katanya.

    “Saya mencoba selalu ada untuk dia, saya sangat cinta sampai saya merasa saya bisa memperbaikinya,” kata Maya Henry.

    Sementara itu, dia menyadari Liam Payne juga memiliki permasalahan pribadi yang membuatnya mencari pelarian ke obat-obatan.

    “Saya tahu beberapa bagian dari dia, yang ia tidak siap bahkan di dalam hubungan kami. Pada akhirnya itu bukan hanya pengkhianatan atau adiksi yang memisahkan kami, tapi kesadaran saya menghabiskan bertahun-tahun kepada sesuatu saya tidak sangka. Saya tidak menyalahkan dia,” kata Henry.

    Liam Payne dan Maya Henry mulai berhubungan pada Agustus 2018 dan bertunangan di tahun 2020 sebelum akhirnya putus pada tahun 2021. Mereka sempat kembali hingga hubungan mereka selesai pada tahun 2022.

  • Istana Tepis Efisiensi Anggaran BMKG Turunkan Akurasi Cuaca dan Deteksi Gempa

    Istana Tepis Efisiensi Anggaran BMKG Turunkan Akurasi Cuaca dan Deteksi Gempa

    JAKARTA – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi menepis anggapan efisiensi anggaran terhadap Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebesar 50 persen dikhawatirkan menurunkan akurasi alat info cuaca dan deteksi gempa.

    Pernyataan Hasan tersebut merespons soal dampak efisiensi anggaran pada BMKG sebagai tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2025 serta Surat Menteri Keuangan Nomor S-37/MK.02/2025.

    “Tidak benar anggaran BMKG terkena efisiensi sebesar 50 persen. Silakan cek lagi ke BMKG untuk data terbaru,” kata Hasan dikutip ANTARA, Rabu, 12 Februari.

    Hasan menjelaskan efisiensi anggaran dilakukan untuk mengurangi beban negara, sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa anggaran negara harus difokuskan untuk kepentingan rakyat.

    Dia juga menegaskan efisiensi dilakukan pada hal-hal yang dianggap “lemak” dan memboroskan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

    “Efisiensi yang sesuai arahan Presiden Prabowo adalah menghilangkan ‘lemak-lemak’ dalam belanja APBN kita, tapi tidak mengurangi ‘otot’. Tenaga pemerintah dan kemampuan pemerintah tidak akan berkurang karena pengurangan ‘lemak’ ini,” kata Hasan.

    Hasan memastikan ada sejumlah hal yang tidak terpengaruh dari efisiensi APBN di kementerian dan lembaga yang semuanya berhubungan dengan produktivitas serta layanan bagi masyarakat.

    Dalam hal mendukung produktivitas, pemerintah memastikan gaji pegawai serta layanan dasar prioritas pegawai tidak akan terdampak efisiensi.

    Sementara untuk layanan bagi masyarakat, program-program yang terkait bantuan sosial dan layanan publik juga anggarannya tidak dilakukan penyesuaian.

    Hasan mencontohkan salah satu layanan publik yang dipastikan tidak terdampak oleh efisiensi adalah terkait dengan mitigasi bencana. Layanan tersebut dipastikan tetap memiliki anggaran khusus.

    “Mitigasi bencana merupakan layanan publik yang dipastikan optimal,” ucap Hasan.

    Dalam kesempatan berbeda, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati juga menyampaikan anggaran terkait dengan pengelolaan gempa dan tsunami tetap dipertahankan, di tengah adanya kebijakan efisiensi anggaran.

    “Di sini, dalam poin pengelolaan gempa bumi dan tsunami Rp41,9 miliar, di situ tetap dipertahankan, termasuk kegiatan sekolah lapang gempa bumi,” kata Dwikorita.

  • Baterai Bermasalah, Mercedes-Benz Recall Lebih 7.000 Unit EQB di AS

    Baterai Bermasalah, Mercedes-Benz Recall Lebih 7.000 Unit EQB di AS

    JAKARTA – Mercedes-Benz menerbitkan perintah penarikan kembali (recall) model EQB sebanyak 7.362 unit di Amerika Serikat (AS) karena masalah pada baterai bertegangan tinggi.

    Melansir dari InsideEVs, Rabu, 12 Februari, berdasarkan dokumen yang diterbitkan oleh National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) baterai tersebut dapat menyebabkan korsleting sel baterai dalam paket tegangan tinggi yang terjadi karena kondisi saat diproduksi atau situasi penggunaan kendaraan.

    Pabrikan dari Jerman ini mengutip “variasi” selama periode produksi tahap awal di pemasok, dikombinasikan dengan faktor eksternal lokal seperti riak arus listrik di infrastruktur pengisian daya atau potensi kerusakan mekanis pada baterai bertegangan tinggi.

    Kendaraan yang terdampak ialah model EQB 250 keluaran tahun 2022-2024 sebanyak 2.626 unit, EQB 300 4Matic tahun 2022-2024 hingga 3.311 unit, dan EQB 350 4Matic model 2022-2024 berjumlah 1.415 unit.

    Mercedes-Benz juga menyebut model yang terdampak merupakan rakitan antara 13 Desember 2021 hingga 23 Januari 2025.

    Paket baterai yang terdampak merupakan produksi oleh Farasis Energy di China. Meskipun tidak ada laporan mengenai baterai yang terbakar di wilayah AS, NHTSA menyebutkan ada laporan kebakaran baterai di luar AS.

    Tetapi setelah menyelidiki insiden ini, Mercedes-Benz tidak menemukan akar penyebab masalahnya, maupun kombinasi faktor spesifik apa pun yang dapat menyebabkan baterai terbakar.

    Oleh karena itu, perusahaan telah mengeluarkan penarikan keselamatan global, yang mencakup 7.362 unit yang terjual di negeri paman Sam.

    Untuk mengatasi masalah tersebut, pemilik EV yang terdampak harus membawa kendaraannya ke pusat layanan resmi di mana perangkat lunak sistem manajemen baterai akan diperbarui untuk meminimalkan risiko korsleting.

    Pemilik mobil dihimbau untuk mengisi daya EV maksimum 80 persen hingga pembaruan perangkat lunak dilakukan.

  • Anggaran untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan Tak Ada, Menteri PU: Kami Masih Peninjauan

    Anggaran untuk Perbaikan Jalan dan Jembatan Tak Ada, Menteri PU: Kami Masih Peninjauan

    JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mendapatkan anggaran sebesar Rp29,57 triliun pada tahun ini.

    Hal tersebut imbas dari adanya efisiensi anggaran sebesar Rp81,38 triliun.

    Dengan minimnya anggaran tersebut, Kementerian PU pun diketahui tidak mengalokasikan anggaran untuk kegiatan preservasi jalan dan jembatan pada tahun ini.

    Padahal, libur Idulfitri 2025 tinggal sekitar satu bulan lagi, yang mana biasanya Kementerian PU melakukan preservasi jalan untuk mendukung kelancaran lalu lintas pada momentum tersebut.

    Saat ditemui usai mengikuti rapat kerja kerja (Raker) bersama Komisi V DPR RI, Dody bilang, pihaknya pasti akan selalu melakukan perbaikan jalan.

    Akan tetapi, kata dia, saat ini memang anggaran Kementerian PU masih dalam tahap peninjauan.

    “Perbaikan itu selalu (kami kerjakan) walaupun anggaran kami masih peninjauan,” ucap Dody kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 12 Februari.

    Dody menjelaskan, belum lama ini juga pihaknya telah melakukan perbaikan jalan di daerah Pekalongan, Jawa Tengah, yang rusak karena longsor.

    “Jadi, ya, teman-teman PU ini punya kepercayaan yang luar biasa,” ucapnya.

    Menurut dia, Kementerian PU belum bisa mengalokasikan anggaran untuk kegiatan perbaikan jalan dan preservasi jembatan lantaran adanya efisiensi anggaran seperti tertuang dalam instruksi presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025.

    Namun, lanjut Dody, pihaknya pasti akan memikirkan hal tersebut secara matang.

    “Karena itu, kan, kami mengacu kepada Inpres. Tenang tenang pasti kami pikirin,” tutur Dody.

    Pada kesempatan sama, Wakil Menteri (Wamen) PU Diana Kusumastuti menuturkan, pihaknya belum bisa mengalokasikan anggaran untuk kegiatan perbaikan jalan itu lantaran angkanya masih dalam perhitungan.

    “Itu, kan, masih di-exercise. Saya belum berani lho angkanya, tapi yang jelas menjadi perhatian kami,” pungkasnya.

  • Bank Sampah, Langkah Nyata Menuju Lingkungan Bersih dan Berdaya

    Bank Sampah, Langkah Nyata Menuju Lingkungan Bersih dan Berdaya

    JAKARTA – Di era modern ini, gaya hidup berkelanjutan semakin menjadi perhatian masyarakat. Salah satu inovasi yang mendukung keberlanjutan adalah bank sampah, sebuah sistem yang memungkinkan masyarakat menabung sampah dan mendapatkan keuntungan dari sana.

    Konsep bank sampah awalnya diperkenalkan oleh pemerintah sebagai solusi pengelolaan limbah yang lebih efektif. Seiring waktu, sistem ini berkembang dengan berbagai inovasi agar lebih mudah diakses oleh masyarakat.

    Menurut Audrey Adhiarini, Strategic Partnership and Enterprise Lead DUITIN, bank sampah bekerja layaknya bank konvensional. Hal ini diungkap Audrey dalam acara konferensi pers ASEAN Blue Innovation Expo and Business Matching 2025.

    “Bank sampah sebenarnya awalnya dibuat sama pemerintah untuk akhirnya bagaimana cara orang-orang nge-development, caranya dengan mudah. Nah bank sampah itu bank,” ujar Audrey Adhiarini, saat ditemui di Penang Bistro, Pakubuwono, Jakarta pada Rabu,12 Februari.

    “Kita bisa drop sampah, kita bisa nabung dari itu. Sistemnya adalah kita drop sampah langsung tarik tunai, atau bisa drop sampah terus kita tabung sebanyak-banyaknya, terus bisa kita tarik sewaktu-waktu,” lanjutnya.

    Dengan konsep ini, masyarakat diajak untuk tidak hanya membuang sampah sembarangan, tetapi juga melihatnya sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi.

    Audrey mengatakan cara agar generasi muda mau ikut terlibat untuk bank sampah. Ia merasa anak muda harus membangun komunitas yang peduli terhadap lingkungan. Pemerintah terus berupaya mengembangkan komunitas ini agar semakin banyak orang yang terlibat.

    “Meranin community. Pemerintah berpikir bagaimana caranya mengembangkan komunitas kita, serta mengatasi permasalahan itu. Makanya tercipta bank sampah dan Indonesia salah satu negara punya bank sampah, sampai diikuti sama negara ASEAN lainnya,” beber Audrey.

    Media sosial menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan informasi dan mengajak lebih banyak orang bergabung. Kisah sukses komunitas tertentu bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk memulai inisiatif serupa.

    “Dengan inovasi, ide, konektivitasnya dengan media sosial, bagaimana cara kita mengembangkan bank sampah. Berawal dari komunitas yang ngumpulin sampah di sekitar rumahnya, itu bisa sih,” ujar Audrey.

    Mendirikan bank sampah memang bisa dilakukan secara mandiri. Tetapi menurut Audrey, lebih baik bergabung dengan bank sampah yang sudah ada agar pengelolaannya lebih maksimal.

    “Bikin bisa. Tapi kenapa enggak gabung sama yang established saja. Yang established saja belum dilakukan secara maksimal. Kenapa enggak gabung saja sama bank sampah yang ada?” ujarnya.

    Dengan bergabung ke bank sampah yang sudah berjalan, kita bisa belajar dari sistem yang sudah ada dan berkontribusi untuk memperluas dampaknya.

    Selain anak muda, salah satu strategi paling efektif dalam mengembangkan bank sampah adalah dengan melibatkan ibu-ibu. Mereka memiliki pengaruh besar dalam rumah tangga dan bisa menjadi penggerak utama dalam perubahan perilaku terkait pengelolaan sampah.

    “Salah satu paling efisien ya, itu ngajak ibu-ibunya buat terlibat ke bank sampah. Saya penggemar berat dari kekuatan ibu-ibu,” tambah Audrey.

    Mengubah kebiasaan masyarakat dalam mengelola sampah memang tidak mudah dan memerlukan konsistensi. Namun, dengan edukasi yang terus menerus dan sistem yang semakin memudahkan, bank sampah bisa menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

  • Turki Berminat Kolaborasi Pariwisata dengan Indonesia

    Turki Berminat Kolaborasi Pariwisata dengan Indonesia

    JAKARTA – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengungkapkan pihaknya berminat untuk memperkuat kolaborasi dengan Indonesia salah satunya dalam bidang pariwisata untuk meningkatkan kunjungan wisatawan antar dua negara.

    Erdogan menyampaikan kerja sama di bidang pariwisata dapat meningkatkan hubungan people-to-people atau orang ke orang antar kedua negara dan pernyataan itu disampaikan Erdogan dalam momen pernyataan pers bersama dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu, 12 Februari.

    “Tahun lalu, dari Indonesia sebanyak 200.300 turis berkunjung [ke Turki] dan dari Turki sebanyak 50.000 turis berkunjung [ke Indonesia]. Meskipun angka ini sangat menggembirakan tetapi saya kira angka ini masih di bawah potensi kita bersama,” kata Erdogan menjelaskan dibutuhkannya kerja sama antar kedua negara di bidang pariwisata dilansir ANTARA.

    Agar dapat meningkatkan potensi tersebut, Erdogan berharap Turki dan Indonesia bisa sama-sama meningkatkan akses mobilitas ke masing-masing negara.

    Dengan demikian, tujuan untuk meningkatkan hubungan antar orang ke orang yang memberikan pengalaman baru baik bagi masyarakat Turki maupun Indonesia bisa dicapai lewat jalur pariwisata.

    “Kami juga menekankan pentingnya volume penerbangan flight carrier bagi negara masing-masing,” kata Erdogan.

    Selain ketertarikan pada bidang pariwisata, Erdogan menyebutkan Turki juga terbuka untuk meningkatkan pengalaman hubungan orang ke orang dengan Indonesia lewat jalur pendidikan.

    Menurutnya hingga awal 2025 sudah banyak pelajar asal Indonesia yang mendaftar dan antusias terhadap beasiswa yang disediakan oleh Pemerintah Republik Turki dan kini jumlahnya sudah mencapai 5000 orang.

    “Kami memandang sebanyak 5.000 orang pelajar Indonesia yang belajar di Turki sebagai duta-duta kebudayaan. Dalam hal ini Yunus Emre Institute, Turkish Maarif Foundation, dan TIKA (Turkish Cooperation and Coordination Agency) akan terus meneruskan upaya mengembangkan hubungan people to people ini,” ujar Erdogan.

  • Didemo, KPK Dinilai Gamblang Ungkap Perbuatan Hasto di Kasus Suap PAW dan Perintangan Penyidikan

    Didemo, KPK Dinilai Gamblang Ungkap Perbuatan Hasto di Kasus Suap PAW dan Perintangan Penyidikan

    JAKARTA – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntaskan kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan yang menjerat Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. Perbuatannya bahkan sudah diungkap dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

    Hal ini disampaikan massa yang menggelar aksi demonstrasi di gedung Merah Putih KPK, Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Rabu, 12 Februari.

    “KPK telah mengungkapkan secara gamblang keterlibatan Hasto Kristiyanto dalam kasus tersebut sebagai dalang di balik kasus tersebut,” kata orator massa Koalisi Masyarakat Anti Korupsi, Fikriansyah. 

    KPK diminta tak ragu mengusut tuntas perbuatan Hasto Kristiyanto, sambung Fikriansyah. Apalagi, peran politikus tersebut sudah diketahui publik karena Lingkaran Survei Indonesia (LSI) merilis hasil jajak pendapat.

    “Survei LSI Periode 20-28 Januari 2025 juga menunjukkan bahwa 77 persen publik yang mengetahui penetapan tersangka Hasto Kristiyanto yakin dan percaya bahwa Hasto Kristiyanto terlibat kasus penyuapan dan menghalang halangi penangkapan Harun Masiku,” tegasnya.

     KPK juga didesak untuk mengusut kasus korupsi yang terjadi di Tanah Air. Di antaranya adalah kasus korupsi proyek pengadaan kartu tanda penduduk (e-KTP) hingga kasus korupsi bansos COVID-19.

     

    Selain melaksanakan aksinya di kantor KPK, massa juga mendatangi Kejagung dan Mabes Polri. Mereka menyuarakan penyelesaian kasus korupsi.

    Diberitakan sebelumnya, KPK mengembangkan kasus suap pergantian antar waktu (PAW) yang menjerat eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan dan buronannya, Harun Masiku. Dua orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka, yakni Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Donny Tri Istiqomah yang merupakan kader PDIP sekaligus pengacara.

    Tak sampai di situ, Hasto juga jadi tersangka perintangan penyidikan. Ia diduga berusaha menghalangi proses hukum, salah satunya dengan meminta Harun untuk merusak ponselnya dan kabur setelah operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan.

    Penetapan tersangka ini kemudian digugat kubu Hasto ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan. Putusan terhadap praperadilan yang diajukan bakal dibacakan pada Kamis, 13 Februari.

  • Operasi Keselamatan Jaya 2025, Polda Metro Tindak 683 Pengendara

    Operasi Keselamatan Jaya 2025, Polda Metro Tindak 683 Pengendara

    JAKARTA – Operasi Keselamatan Jaya 2025 di Jakarta dan wilayah penyangga telah berlangsung selama tiga hari. Tercatat dilakukan penindakan melalui tilang elektronik atau E-TLE sebanyak 683 pelanggaran.

    “Penindakan tilang E-TLE sebanyak 683 perkara,” ujar Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono kepada VOI, Rabu, 12 Februari.

    Jumlah penindakan itu merujuk pada data laporan harian Operasi Keselamatan Jaya per 11 Februari. Sehingga, kemungkinan angkanya terus bertambah.

    Tak hanya penindakan, pada operasi tersebut petugas juga telah melakukan sanksi teguran terhadap 351 pelanggar. Sanksi itu diberikan sebagai langkah preventif.

    Selain itu, Argo juga menyampaikan dari ratusan penindakan dan teguran yang telah dilakukan, jenis pelanggaran yang paling sering terjadi yakni tidak menggunakan helm berstandar SNI.

    “Jenis pelanggaran tidak menggunakan helm SNI dan melawan arus,” kata Argo.

    Operasi Keselamatan Jaya 2025 dilaksanakan selama dua pekan atau sejak 10 hingga 23 Februari. Ada 11 jenis pelanggaran kendaraan yang akan disasar antara lain; menerobos lampu merah; melawan arus; berkendara di bawah pengaruh alkohol maupun narkoba; menggunakan handphone saat mengemudi; dan tidak menggunakan helm SNI.

    Kemudian; kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis termasuk knalpot brong; tak pakai sabuk keselamatan; berkendara melebihi batas kecepatan; berkendara di bawah umur; Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) tidak sesuai dengan ketentuannya; dan Penggunaan rotator tidak sesuai dengan peruntukannya.

    Selain itu, Operasi Keselamatan Jaya 2025 juga akan dilakukan di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya semisal Jakarta, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Depok.

  • Terdampak Efisiensi Rp20 T, Anggaran Polri Turun Jadi Rp106 T

    Terdampak Efisiensi Rp20 T, Anggaran Polri Turun Jadi Rp106 T

    JAKARTA – Asisten Utama Kapolri bidang Perencanaan dan Anggaran (Astamarena) Komjen Wahyu Hadiningrat menyampaikan bahwa Kepolisian RI terdampak efisiensi anggaran sebesar Rp20,5 triliun dari pagu anggaran sejumlah Rp126,6 triliun pada Tahun 2025. Sehingga setelah rekonstruksi anggaran Polri kini tinggal Rp106 triliun.

    Hal itu disampaikan Komjen Wahyu dalam rapat kerja bersama mitra Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 11 Februari.

    “Postur anggaran Polri sesuai surat Menteri Keuangan bahwa postur angaran Polri sejumlah Rp126,6 triliun. Di sini kalau kita lihat dalam kelompok perbelanjaan terdiri dari belanja pegawai 46,9 persen sebesar Rp59,44 triliun kemudian belanja barang sebesar 26,91 persen terdiri dari Rp34,077 triliun. Belanja modal 26,14 persen sebesar Rp33,09 triliun,” ujar Komjen Wahyu.

    Wahyu mengatakan, Polri membagi alokasi anggaran berdasarkan dua bagian. Yakni per program dan per sumber anggaran.

    “Dalam per program itu profesionalisme SDM Rp2,4 triliun, lidik-sidik Rp5,6 triliun, almatsus dan sarpras Rp45,7 triliun harkamtikmas Rp20,3 triliun, dan dukungan manajemen Rp52,5 triliun. Sedangkan per sumber anggaran ini diurai menjadi 6 mulai dari rupiah murni, PLN, PDN, PNBP, BLU, SBSN dan RMP,” imbuhnya.

    Kemudian di dalam rekonstruksi anggaran Polri sesuai Inpres Nomor 1 Tahun 2025, lanjut Wahyu, hasil rapat dengan dengan Kementerian Keuangan menghasilkan jumlah efisiensi anggaran Polri sebesar Rp20,5 triliun.

    “Ini sebesar 16,26 persen dari anggaran Polri Tahun 2025,” kata Wahyu.

    Jika diurai, menurut Wahyu, belanja yang terkena rekonstruksi adalah belanja barang dan belanja modal. Belanja barang Rp6,6 triliun sebesar 19,62 persen dari pagu awal belanja barang. Untuk belanja modal jumlahnya Rp13,9 sebesar 42 persen dari pagu awal belanja modal.

    “Proses exercise sedang dilakukan. Kemudian tindak lanjut dari pada rekonstruksi anggaran sehingga menghasilkan postur anggaran Polri saat ini menjadi Rp106 triliun,” kata Komjen Wahyu.

    “Kalau kita lihat dari dua kelompok besar kita urai per jenis anggaran dan per sumber anggaran. Untuk per jenis belanja-belanja pegawai menjadi Rp59,4 T ini tetap, belanja barang menjadi Rp27,3, belanja modal jadi Rp19,1 triliun,” pungkasnya.