Author: Voi.id

  • Kondisi Terbaru Don Felder setelah Tiba-tiba Turun Panggung akibat Dehidrasi saat Tampil di Rock Legends Cruise

    Kondisi Terbaru Don Felder setelah Tiba-tiba Turun Panggung akibat Dehidrasi saat Tampil di Rock Legends Cruise

    JAKARTA – Eks gitaris Eagles, Don Felder harus menjalani masa pemulihan, setelah secara tiba-tiba turun panggung dan mendapat perawatan medis saat tampil dalam gelaran Rock Legends Cruise beberapa waktu lalu.

    Berdasarkan potongan video yang ditampilkan TMZ, Felder tampil dalam acara yang digelar di atas kapal pesiar dengan membawakan lagu klasik Eagles yang berjudul “Tequila Sunrise”

    Sebelum ia mulai memetik gitarnya untuk memainkan lagu tersebut, ia melihat ke arah anggota kru di samping panggung, dan kehilangan keseimbangan.

    Seorang anggota timnya dan rekan-rekannya membantu mengawal Felder keluar panggung. Penonton pun bersorak sebagai bentuk dukungan untuk musisi 77 tahun itu.

    Setelah keadaan darurat tersebut, timnya membagikan kabar terbaru melalui Instagram Story, dengan menyatakan bahwa sang gitaris mengalami dehidrasi saat tampil.

    “Kami menghargai perhatian semua orang mengenai pemberhentian mendadak Don Felder dari pertunjukannya tadi malam di Rock Legends Cruise. Setelah menerima perawatan medis, ia dianggap menderita dehidrasi. Ia diberi cairan, dan kini merasa jauh lebih baik.”

    Oleh karenanya, sisa penampilan Felder di kapal pesiar akan dijadwalkan ulang untuk memastikan ia memiliki cukup waktu untuk rehidrasi dan pulih sepenuhnya.

    Dalam unggahan terbaru di Instagram, Felder mengabarkan kondisinya sudah jauh membaik. Ia pun berhasil menyelesaikan dua pertunjukan di Rock Legends Cruise.

    “Dan kami melakukannya dengan sangat baik!! Sekarang, setelah kami kembali ke daratan dengan layanan yang lebih baik, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua atas dukungan dan kata-kata penyemangat selama beberapa hari terakhir,” kata sang gitaris.

    “Setelah minum cairan dan istirahat, saya dapat memainkan dua pertunjukan yang luar biasa lagi untuk mengakhiri Rock Legends Cruise! Semuanya, pastikan Anda tetap terhidrasi dengan minum AIR dan elektrolit!! Anda tidak mengira seorang rock n roll akan pernah mengingatkan Anda akan hal itu, bukan?!”

  • Menteri PKP Pastikan Penyaluran Rumah Subsidi akan Tepat Sasaran

    Menteri PKP Pastikan Penyaluran Rumah Subsidi akan Tepat Sasaran

    JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara memastikan penyaluran rumah subsidi akan tepat sasaran ke depannya.

    Karena itu, dia bilang akan menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menentukan kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dapat menikmati rumah subsidi.

    “Saya minta sama BPS untuk memberikan kriteria MBR, supaya tepat sasaran by name by address. Dengan begitu bisa langsung dieksekusi dengan tepat dan tidak ada lagi yang tidak tepat sasaran,” katanya dalam konferensi pers pembiayaan program 3 juta rumah, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari.

    Meski begitu, Ara mengatakan, nantinya kriteria MBR di setiap provinsi akan berbeda-beda menyesuaikan tingkat kemampuannya masyarakat di masing-masing wilayah.

    Apalagi, lanjutnya, setiap daerah memiliki angka UMR yang juga berbeda.

    “Misalnya di Jawa Barat, di Papua dan di Sumatera Utara kan berbeda. Makanya ini harus diatur,” tuturnya.

    Lebih lanjut, Ara menambahkan, Presiden Prabowo Subianto juga meminta agar rumah subsidi yang disalurkan berkualitas.

    Pasalnya, berdasarkan laporan yang diterima masih banyak ditemukan rumah subsidi yang kualitasnya tidak layak.

    “Ada rumah yang kalau hujan banjir, perumahan ada yang retak-retak dan sebagainya. Nah itu tidak boleh terjadi lagi,” ucapnya.

    Ara mengaku pihaknya juga sudah meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit perumahan. Tujuannya untuk mengetahui ukuran yang profesional.

    Selain itu, sambung Ara, audit ini juga untuk memastikan rumah subsidi tetap berkualitas.

    Karena itu, dia menilai, tak perlu takut untuk dilakukan audit.

    “Kami sudah minta audit BPK, kan seperti sawit yang audit BPKP. Kalau perumahan yang audit BPK. Dari situ ukurannya adalah ukuran yang profesional. Jadi akan terukur, supaya rumah rakyat itu, rumah subsidi tetap berkualitas,” jelasnya.

    “Jangan rumah subsidi tidak berkualitas. Ukurannya jangan subjektif, yaitu audit. Kalau bagus benar, enggak usah takut di audit,” sambungnya.

  • Polrestabes Bandung Sita Ribuan Botol Miras di Leuwipanjang

    Polrestabes Bandung Sita Ribuan Botol Miras di Leuwipanjang

    BANDUNG – Polrestabes Bandung menyita ribuan botol minuman keras (miras) ilegal dalam operasi di kios-kios sepanjang Jalan Leuwipanjang, Bandung.

    Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya mengatakan pihaknya menindak sebanyak tujuh kios yang melanggar Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2010 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol.

    “Kami melaksanakan penindakan di daerah yang Leuwipanjang, kami tindak dari tujuh toko tersebut, kami dapat menyita 1.500 botol minuman beralkohol dan 47 jeriken,” kata Agah dilansir ANTARA, Rabu, 19 Februari.

    Agah menegaskan razia miras ini merupakan bagian dari komitmen Polrestabes Bandung dalam menjaga situasi kondusif kota, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

    “Tetapi tidak hanya menghadapi bulan suci Ramadan, memang kami tetap konsisten dan komitmen di dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Bandung,” kata dia.

     

    Menurutnya, meskipun ada aturan yang mengizinkan peredaran minuman beralkohol di tempat-tempat tertentu, penjualan secara ilegal di toko-toko yang tidak memiliki izin dapat memicu penyalahgunaan dan gangguan keamanan di masyarakat.

  • Bobby Nasution Resmikan Revitalisasi Lapangan Merdeka

    Bobby Nasution Resmikan Revitalisasi Lapangan Merdeka

    MEDAN – Wali Kota Medan, Sumatera Utara, Bobby Nasution meresmikan revitalisasi Lapangan Merdeka seluas 4,88 hektare yang menghabiskan anggaran sebesar Rp497 miliar.

    “Kita tahu Lapangan Merdeka ini kawasan bersejarah. Bukan hanya bagi Medan dan Provinsi Sumatera Utara, tetapi juga kemerdekaan Indonesia,” ujar Bobby saat meresmikan Lapangan Merdeka Medan, Rabu, 19 Februari dilansir ANTARA.

    Bobby menegaskan revitalisasi ini mempertegas nilai sejarah Lapangan Merdeka berlokasi di kawasan titik nol Kota Medan ini.

    Karena itu, Lapangan Merdeka tetap Tugu Proklamasi sebagai penanda sejarah yang merupakan tempat Teks Proklamasi, sehingga kabar kemerdekaan Indonesia tersebar luas di Sumatera Utara.

    “Kini setelah direvitalisasi, Lapangan Merdeka ini kembali kepada fungsi awal sebagai ruang terbuka hijau, dan tempat masyarakat berinteraksi,” tutur dia.

    Wali kota mengatakan di kawasan ini masyarakat bisa menghirup udara segar, selain pekerjaan revitalisasi sama sekali tidak membongkar satu pohon pun di Lapangan Merdeka ini.

    “Revitalisasi Lapangan Merdeka ini memakan waktu cukup lama dan biaya dari APBD Medan, termasuk bantuan Provinsi Sumut. Kami mengucapkan terima kasih seluruh stakeholders yang sudah membantu kelancaran revitalisasi ini,” ungkapnya.

    Bobby menyebutkan Pemkot Medan menginginkan kawasan Lapangan Merdeka ini juga dapat membantu pergerakan ekonomi, khususnya di inti Kota Medan.

    Revitalisasi ini membangun dua lantai basemen yang memiliki fasilitas, seperti galeri seni, gedung pertemuan, tenan, dan bioskop menjadi pekerjaan rumah bagi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang dilantik di Jakarta, Kamis (20/2).

    “Kita berharap pengaturan itu memberikan kesempatan pelaku UMKM. Harus dibagi untuk UMKM dan pengusaha besar. Mungkin dengan perbandingan 60:40, 70:30, atau 50:50,” pesan Bobby yang dilantik menjadi Gubernur Sumut di Jakarta, Kamis (20/2).

    Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Penataan Ruang Kota Medan Alexander Sinulingga mengatakan, revitalisasi Lapangan Merdeka ini proyek tahun jamak senilai Rp497 miliar dan mendapat pengawasan pihak Kejaksaan.

    Selain basemen dua lantai, sebutnya, sisi atas Lapangan Merdeka tetap ruang publik yang dapat digunakan masyarakat untuk tempat olahraga, dan penambahan panggung rakyat.

    “Besar harapan kami masyarakat dapat memanfaatkan dan merawat Lapangan Merdeka ini sebagai milik bersama,” ucapnya.

     

  • Guardiola Berharap Grealish Bisa Buktikan Diri, Laga Lawan Real Madrid Jadi Kunci

    Guardiola Berharap Grealish Bisa Buktikan Diri, Laga Lawan Real Madrid Jadi Kunci

    JAKARTA – Pep Guardiola menantang Jack Grealish untuk membuktikan bahwa dirinya lebih dari sekadar pemain Piala FA dengan membantu Manchester City menjaga harapan mereka di Liga Champions saat melawan Real Madrid.

    Grealish, 29 tahun, hanya mencetak satu gol sepanjang musim untuk The Citizens–penalti dalam kemenangan 8-0 di Putaran Ketiga Piala FA melawan Salford City–dan penurunan performanya berlanjut hingga musim lalu, yang membuatnya kehilangan tempat di skuad Inggris untuk Euro 2024.

    Pemain yang direkrut seharga 100 juta poun dari Aston Villa itu masuk dalam skuad Guardiola untuk leg kedua playoff fase gugur Liga Champions melawan Real Madrid.

    Dengan City tertinggal 2-3 dari leg pertama minggu lalu di Etihad, Guardiola mengatakan bahwa ia membutuhkan Grealish untuk membuktikan bahwa ia bisa tampil di level teratas lagi.

    “Ia (Grealish) mampu memainkan permainan yang sangat bagus seperti di Piala FA, tetapi tidak memiliki konsistensi untuk bermain setiap minggu dengan tiga pertandingan.”

    “Begitu pula dengan enam pertandingan dalam dua minggu. Ia tidak mampu melakukannya, tetapi mudah-mudahan dalam tiga setengah bulan yang kami miliki sebelum akhir musim, ia bisa melakukannya,” kata Guardiola.

    Manchester City akan menghadapi Real Madrid untuk musim ketiga berturut-turut di Liga Champions.

    Mereka pernah mengalahkan tim asuhan Carlo Ancelotti dalam perjalanan memenangi Liga Champions pada 2023, sebelum kalah dari raksasa Spanyol itu di perempat final musim lalu.

    Sebelum leg kedua melawan Real Madrid, Guardiola sempat menyatakan bahwa peluang The Citizens melaju ke babak 16 besar Liga Champions musim ini hanya satu persen.

    Hanya saja, pernyataan pesimistis itu tak ditanggapi Real Madrid dengan jemawa. Los Blancos tetap tak mau memandang sebelah mata Manchester City meski satu kaki sudah di babak 16 besar.

  • Alex Pereira Ingin Duel Tinju dengan Oleksandr Usyk

    Alex Pereira Ingin Duel Tinju dengan Oleksandr Usyk

    JAKARTA – Juara kelas berat ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) asal Brasil, Alex Pereira, ingin bertarung tinju melawan raja kelas berat asal Ukraina, Oleksandr Usyk.

    Atlet bela diri campuran berusia 37 tahun tersebut berharap UFC menyetujui gagasan duel tersebut dalam waktu dekat. Pertarungan itu pun sudah diinginkan Pereira sejak lama.

    “Itu pertandingan yang saya inginkan. Dia juga menginginkannya. Kedua organisasi, tinju dan UFC, kini bekerja sama. Jadi, saya yakin pertarungan ini bisa terjadi,” ujar Pereira dikutip MMA Fighting.

    Usyk, yang menguasai sabuk kelas berat dan pernah menjadi juara dunia tidak terbantahkan, baru-baru ini juga mengutarakan niatnya untuk menjalani duel tinju dalam tajuk pertunjukan melawan jagoan UFC itu.

    Pereira mengatakan bahwa dirinya sangat terbuka untuk ide bentrokan tersebut sekalipun memiliki jadwal pertarungan UFC bulan depan untuk mempertahankan gelar kelas berat ringan.

    “Jika ditanya melawan siapa, karena saya adalah seorang juara, maka saya mengatakan harus melawan seorang juara. Dia (Usyk) adalah seorang juara. Dia juga menyebut nama saya dalam wawancara,” kata Pereira.

    Pereira dijadwalkan mempertahankan sabuk kelas berat ringan UFC miliknya melawan Magomed Ankalaev dalam acara utama UFC 313 pada 8 Maret 2025.

    Petarung berjuluk Poatan tersebut mengalami peningkatan pesat di UFC. Dia tercatat merebut dua sabuk dengan total tujuh kemenangan KO dalam sembilan penampilan di oktagon.

    Pereira mempertahankan gelar setelah mengalahkan Khalil Rountree, Jiri Prochazka, dan Jamahal Hill pada 2024.

    Di lain sisi, Usyk memiliki rekor menang-kalah 23-0 dengan 14 KO selama berada di panggung tinju profesional. Dia juga baru saja membuat sejarah pada 2024 dengan kemenangan beruntun atas petinju hebat Tyson Fury

    Usyk yang berusia 38 tahun tercatat pernah mengalahkan nama-nama besar, seperti Daniel Dubois, Anthony Joshua, dan Derek Chisora.

  • Menteri PKP Minta BPK untuk Audit Pengembang Rumah Subsidi

    Menteri PKP Minta BPK untuk Audit Pengembang Rumah Subsidi

    JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait atau Ara meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit terhadap pengembang perumahan subsidi.

    “Kami sudah minta audit BPK, kan seperti sawit yang audit BPKP. Kalau perumahan yang audit BPK. Dari situ ukurannya adalah ukuran yang profesional,” ujarnya usai konferensi pers di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu, 19 Februari.

    Ara mengatakan, audit ini perlu dilakukan karena berdasarkan laporan yang diterimanya, masih banyak ditemukan rumah subsidi yang kualitasnya tidak layak.

    Seperti tembok rusak hingga pembangunan dilakukan pada daerah rawan banjir.

    “Tim kami sudah menemukan cukup banyak tempat-tempat, saya sendiri turun, ada rumah yang banjir. Ada yang retak-retak belum setahun dan sebagainya,” ujar Ara.

    Masih kata Ara, audit ini bagian dari perbaikan tata kelola pembangunan rumah subsidi. Sekaligus memastikan persoalan serupa tidak terjadi lagi ke depannya.

    “Jadi akan terukur, supaya rumah rakyat itu rumah subsidi tetap berkualitas. Sangat penting. Jangan rumah subsidi tidak berkualitas,” kata Ara.

    Karena itu, Ara mengatakan, para pengembang tidak perlu takut untuk diaudit oleh BPK.

    Dia memastikan audit ini akan dilakukan secara profesional.

    “Kalau bagus, benar, enggak usah takut diaudit. Kenapa perlu takut? Kalau benar bagus, kenapa perlu takut diaudit? Justru nanti akan kelihatan mana yang bagus dan benar berdasarkan audit itu,” ucapnya.

  • John Malkovich Sempat Tolak Peran Marvel, Bayaran Kecil

    John Malkovich Sempat Tolak Peran Marvel, Bayaran Kecil

    JAKARTA – Aktor John Malkovich menandai bergabungnya ke Marvel dengan menjadi salah satu pemeran film The Fantastic Four: First Steps. Akan tetapi, terungkap bahwa ini bukan pertama kalinya ia mendapat tawaran bergabung dengan film Marvel.

    Ia menceritakan bahwa ia sudah menolak tawaran Marvel beberapa kali sebelumnya. Alasannya sederhana: bayarannya dinilai kecil.

    “Alasan saya menolaknya tidak ada kaitannya dengan pertimbangan artistik atau apa pun,” kata John Malkovich kepada GQ.

    “Saya tidak suka dengan (angka) yang mereka tawarkan. Film-film ini sulit untuk dibuat jadi kalau kalian akan menggantung saya di depan green screen selama enam bulan, bayar saya. Kalau tidak, ya sudah tidak apa-apa, tapi saya tidak mau melakukannya,” katanya.

    Dengan angka bayaran yang dianggap tidak sesuai, John Malkovich punya fokus lain dibanding mencari popularitas melalui film Marvel.

    “Saya lebih baik berada di panggung, menyutradarai teater atau melakukan hal lain,” kata Malkovich.

    Di sisi lain, John Malkovich merasa terkejut ketika syuting film The Fantastic Four karena pengalamannya tidak jauh beda dengan bermain panggung teater.

    “Kalian membayangkan beberapa hal yang tidak ada di sana dan melakukan sedikit teater,” katanya sekaligus menjelaskan ia ingin bekerja sama dengan sutradara Matt Shaman.

    John Malkovich masih merahasiakan karakternya dalam film ini, namun penampilannya dengan janggut terlihat sedikit dalam teaser The Fantastic Four: First Steps.

    Malkovich akan beradu akting dengan Pedro Pascal, Vanessa Kirby, Joseph Quinn, dan Ebon Moss-Bachrach.

  • Soroti Kenakalan Remaja, Pemkab Bekasi Kumpulkan Kepsek Bahas Tawuran

    Soroti Kenakalan Remaja, Pemkab Bekasi Kumpulkan Kepsek Bahas Tawuran

    JAKARTA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mengumpulkan para kepala sekolah (kepsek) di Kabupaten Bekasi untuk berdiskusi membahas pencegahan aksi kenakalan remaja sebagai wujud komitmen menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif.

    Penjabat (Pj) Sekda Kabupaten Bekasi Jaoharul Alam menekankan, persoalan kenakalan remaja, termasuk aksi tawuran, merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pihak sekolah melainkan juga pemerintah daerah, aparat keamanan, serta masyarakat.

    “Keprihatinan ini harus menjadi perhatian kita semua karena sekolah yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar, justru rentan terhadap kekerasan,” katanya di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Rabu 19 Februari, disitat Antara.

    Berdasarkan data Kemendikbudristek tahun 2022, kata dia, lebih dari 36 persen peserta didik mengalami perundungan, sementara 26,9 persen lainnya mendapatkan hukuman fisik. Situasi ini menunjukkan bahwa kekerasan dalam dunia pendidikan masih menjadi tantangan serius.

    Pemkab Bekasi melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) secara rutin mengadakan Program Botram Sekolah dengan melibatkan jajaran Polres Metro Bekasi yang bertugas memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya tawuran, perundungan, hingga penyalahgunaan narkoba.

    “Kami mendorong seluruh kepala sekolah untuk berinovasi dalam menciptakan kegiatan yang mengalihkan perhatian siswa dari tindakan negatif serta memperkuat program ekstrakurikuler dan edukatif lain,” ucapnya.

    Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa dalam kesempatan yang sama turut menekankan penting sinergi antara kepolisian, kepala sekolah, pemerintah daerah, dan unsur terkait, dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman.

    “Harapannya, dengan bekerja sama, kita dapat menanggulangi kenakalan remaja dan kejahatan yang melibatkan generasi muda di Kabupaten Bekasi,” tuturnya.

    Kapolres juga mengingatkan orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

    Pihaknya bersama Pemkab Bekasi juga akan melakukan safari sambang kepada orang tua dan tokoh agama, guna meningkatkan kesadaran akan pengawasan terhadap anak.

    “Mari kita pastikan anak-anak kita sudah berada di rumah maksimal pukul 22.00 WIB agar mereka tidak terlibat dalam kejahatan atau tawuran,” tandasnya.

  • Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen

    Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan 5,75 Persen

    JAKARTA – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate sebesar 5,75 persen.

    Selain itu, juga tetap pertahankan suku bunga deposit facility dan suku bunga lending facility masing-masing 5 persen dan 6,50 persen.

    Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.

    “Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18 dan 19 Februari 2025 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75 persen,” ungkap Perry dalam konferensi pers, Rabu, 19 Februari.

    Menurut Perry, keputusan ini konsisten dengan upaya menjaga agar prakiraan inflasi 2025 dan 2026 tetap terkendali dalam sasaran yang ditetapkan pemerintah sebesar 2,5 persen plus minus 1 persen.

    Selain itu, stabilitas nilai tukar rupiah yang sesuai dengan fundamental ditengah ketidakpastian global yang masih tinggi dan turut mendorong pertumbuhan ekonomi.

    Ke depannya, Perry menyampaikan Bank Indonesia akan terus mencermati prospek inflasi dan pertumbuhan ekonomi dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga BI Rate dengan mempertimbangkan pergerakan nilai tukar rupiah.

    Sementara itu, Perry menyampaikan kebijakan makroprudensial dan sistem pembayaran terus diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

    “Kebijakan insentif likuiditas makroprudensial ditingkatkan untuk mendorong kredit pembiayaan perbankan pada sektor-sektor prioritas pertumbuhan dan penciptaan lapangan kerja sejalan dengan program asta cita pemerintah,” tuturnya.

    Perry bilang, kebijakan sistem pembayaran juga diarahkan untuk turut menopang pertumbuhan, khususnya sektor perdagangan dan UMKM, dengan memperkuat keandalan infrastruktur dan struktur industri sistem pembayaran, serta memperluas akseptasi digitalisasi sistem pembayaran.

    Dia menyampaikan arah bauran kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dalam rangka memperkuat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.