Author: Voi.id

  • Lapas Wamena Kebobolan, 6 Tahanan Kabur Termasuk Anggota KKB

    Lapas Wamena Kebobolan, 6 Tahanan Kabur Termasuk Anggota KKB

    WAMENA – Kepolisian Resor (Polres) Jayawijaya menyebutkan enam warga binaan telah melarikan diri dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Wamena. Di antara mereka, terdapat seorang narapidana yang merupakan anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang sebelumnya ditahan atas kasus kepemilikan senjata api.

    Enam warga binaan yang berhasil kabur dari Lapas Kelas II B Wamena tersebut adalah Nelis Heluka Bin Hendrik Heluka, Penihas Heluka alias Kopi Tua Heluka, Rio Elopere Bin Jani Elopere, Ariel Sonyap alias Koroway Bin Simon Sonyap, Sergius Asso, dan Ferly Wesabla alias Ferlin. Pihak kepolisian kini tengah melakukan pencarian intensif guna menangkap kembali para tahanan yang melarikan diri.

    Kapolres Jayawijaya, AKBP Heri Wibowo, dalam keterangannya di Wamena pada Jumat, menyatakan bahwa setelah berkoordinasi dengan pihak Lapas Kelas II B Wamena, kepolisian akan terus mendukung proses pencarian dan penangkapan keenam warga binaan tersebut. Langkah-langkah strategis telah dilakukan, termasuk memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak guna mempersempit ruang gerak para pelaku pelarian.

    “Kami terus berupaya mencari keenam warga binaan yang melarikan diri. Koordinasi dengan pihak terkait, termasuk tokoh masyarakat dan aparat keamanan lainnya, terus kami tingkatkan untuk mempercepat proses penangkapan,” ujar AKBP Heri Wibowo.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dari enam warga binaan yang kabur, satu di antaranya merupakan tahanan yang menghadapi kasus kepemilikan senjata api ilegal yang berasal dari Kabupaten Yahukimo. Oleh karena itu, pihak kepolisian juga akan menjalin komunikasi dengan tokoh masyarakat di wilayah Yahukimo guna membantu mengidentifikasi lokasi keberadaan para buronan.

    “Koordinasi dengan tokoh-tokoh masyarakat di Yahukimo sangat penting agar mereka bisa membantu memberikan informasi terkait keberadaan para pelaku, terutama narapidana yang terkait dengan kasus kepemilikan senjata api di wilayah Wamena,” tambahnya.

    Ia menegaskan bahwa masyarakat di wilayah Pegunungan Papua, khususnya di Kabupaten Jayawijaya dan sekitarnya, perlu meningkatkan kewaspadaan mengingat keberadaan para narapidana yang masih dalam pelarian. Masyarakat diminta segera melaporkan kepada aparat keamanan jika melihat atau mengetahui informasi terkait pergerakan mereka.

    Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa pihak kepolisian tidak dapat memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menangkap keenam warga binaan tersebut, mengingat luasnya wilayah Papua Pegunungan yang menjadi lokasi pelarian mereka. Namun, pihaknya berkomitmen untuk terus melakukan pencarian tanpa batas waktu hingga seluruh tahanan berhasil diamankan kembali.

    “Lingkup wilayah di sini sangat luas, sehingga kami tidak bisa memastikan kapan tepatnya mereka bisa kami tangkap. Namun, kami akan terus berupaya mencari mereka, termasuk dengan membangun komunikasi intensif bersama para tokoh masyarakat dan Satgas Damai Cartenz,” jelasnya.

    Kapolres juga menyampaikan harapan agar keenam warga binaan tersebut, dengan kesadaran sendiri, segera menyerahkan diri kepada pihak berwenang. Ia menekankan bahwa langkah ini akan memudahkan proses penyelesaian masalah tanpa harus melibatkan tindakan tegas dari kepolisian.

    “Kami sangat berharap mereka memiliki kesadaran untuk menyerahkan diri dengan sukarela. Dengan demikian, polisi di lapangan bisa menyelesaikan persoalan ini tanpa harus mengambil tindakan lebih jauh,” pungkasnya.

    Pihak kepolisian terus mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang namun tetap waspada, serta tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait dengan pelarian para narapidana tersebut. Polisi juga memastikan bahwa keamanan di wilayah Wamena dan sekitarnya akan tetap menjadi prioritas utama guna menjaga situasi tetap kondusif.

  • Harga Cabai Meroket Gila-Gilaan! Telur Ikut Naik Jelang Ramadan, Warga Panik?

    Harga Cabai Meroket Gila-Gilaan! Telur Ikut Naik Jelang Ramadan, Warga Panik?

    JAKARTA – Menjelang bulan suci Ramadan, harga bahan pokok di pasar tradisional Jakarta meroket tajam! Cabai rawit merah mengalami lonjakan drastis dari Rp 80 ribu menjadi Rp 120 ribu per kilogram, membuat pedagang dan pembeli mengeluh.

    Tak hanya cabai, harga cabai keriting juga ikut naik dari Rp 60 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogram. Sementara bawang merah naik dari Rp 40 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

    Kenaikan harga tak berhenti di situ! Telur ayam yang sebelumnya Rp 27 ribu per kilogram kini naik Rp 3 ribu, sementara daging ayam naik seribu rupiah menjadi Rp 40 ribu per kilogram.

    Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengakui kenaikan ini terjadi karena meningkatnya permintaan menjelang Ramadhan. Meski demikian, ia memastikan stok bahan pokok masih mencukupi.

    “Secara umum harga masih terkendali, tapi memang cabai rawit merah naiknya cukup tinggi,” ujar Arifin, Jumat, 28 Februari.

    Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan panic buying dan tetap berbelanja sesuai kebutuhan.

    “Saya minta warga tidak panik dan membeli secukupnya. Jangan belanja untuk satu bulan jika hanya butuh untuk sehari,” tegasnya.

    Meski pemerintah berupaya mengendalikan harga, lonjakan ini tetap membuat masyarakat khawatir.

  • KPK Ingatkan Pembangunan Desa Harus Sinkron dengan Rencana Daerah hingga Nasional

    KPK Ingatkan Pembangunan Desa Harus Sinkron dengan Rencana Daerah hingga Nasional

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dana desa harus dipelototi dengan maksimal. Penggunaannya untuk melakukan pembangunan juga harus disesuaikan dengan rencana pembangunan daerah hingga nasional untuk mencegah terjadinya penyelewengan.

    Hal ini disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat berpidato di acara ‘Aksi Memperkuat Pengawasan Tata Kelola Pemerintah untuk Mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden yang bertajuk Membangun Desa dari Bawah untuk Pemerataan Ekonomi dan Pemberantasan Kemiskinan’ di kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT), Jakarta, Kamis, 27 Februari.

    “Desa merupakan bagian integral dalam satu wilayah pemerintahan kabupaten,” kata Fitroh dikutip dari keterangan resmi KPK, Jumat, 28 Februari.

    “Maka sudah semestinya rencana pembangunan desa, mulai dari RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa) harus disinkronkan dengan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) pada tingkat kabupaten yang tentu harus selaras dengan RPJMD Provinsi dan RPJMN,” sambungnya.

    Fitroh menyebut alokasi dana desa berdasarkan data Kementerian Keuangan tahun anggaran 2025 mencapai Rp71 triliun. Sehingga, dia mengingatkan pentingnya pengelolaan yang tepat.

    Salah satu caranya, sambung Fitroh, mewajibkan penggunaan Sistem Pengawasan Keuangan Desa (Siswakeudes) guna meningkatkan pengawasan keuangan di tingkat desa. Langkah ini menjadi salah satu yang direkomendasikan Timnas Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (Stranas PK) kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

    Namun, rekomendasi ini tak bisa sendirian dijalankan sendirian oleh Kemendes PDT. Sinergi harus dilakukan bersama kementerian/lembaga terutama Kemendes PDTT, Kemendagri, Kemenkeu hingga Bappenas.

    “Termasuk (sinergi dengan, red) Kemenpan RB sangat diharapkan agar perbaikan kualitas belanja tidak hanya terjadi di tingkat pusat dan daerah, namun juga sampai ke level pemerintahan desa,” tegasnya.

    Lebih lanjut, urusan intergritas juga dibahas Fitroh dalam pertemuan ini. “Pemerintah desa berperan penting untuk kemajuan daerah. Kepala desa sebagai kepala pemerintahan (desa, red) harus amanah, terlebih anggaran untuk desa dari pusat lebih dari ribuan triliun. Seluruhnya bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Sementara itu, Menteri Desa PDT Yandri Susanto mengatakan peringatan KPK dan aparat penegak hukum lain akan menjadi perhatian. Langkah ini sebagai bentuk pengawasan untuk menguatkan pemerataan ekonomi di desa.

    Apalagi, data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024 mencatat sebanyak 75.753 penduduk Indonesia masih tinggal di desa. “Semua potensi kita maksimalkan,” jelas Yandri.

    “Kemendes sudah menjalankan 12 aksi dalam rangka mewujudkan Asta Cita ke-6 Presiden. Ada bumdes, swasembada pangan, swasembada air, swasembada energi, desa wisata, desa ekspor, desa ramah anak, dan lainnya. Maka peran KPK di sini dapat memperkuat dan mendorong pengawasan roda pemerintahan desa,” pungkasnya.

  • Musik, Kritik Sosial, dan Kontroversi: Dari Tupac hingga Sukatani

    Musik, Kritik Sosial, dan Kontroversi: Dari Tupac hingga Sukatani

    JAKARTA – Musik telah lama menjadi alat bagi para musisi untuk menyuarakan kritik terhadap kondisi sosial, politik, dan ekonomi. Genre seperti rap, reggae, punk dan rock alternatif dikenal memiliki semangat pemberontakan dan sering menjadi medium protes.

    Musik sebagai Sarana Perlawanan

    Rap lahir dari komunitas Afrika-Amerika di Bronx, New York, pada 1970-an. Lirik-liriknya berbicara tentang ketidakadilan, kemiskinan, dan diskriminasi rasial. Salah satu ikon rap, Tupac Shakur, menyampaikan kritik sosial melalui lagu-lagu seperti Changes dan Keep Ya Head Up, yang mengangkat isu rasisme dan ketidaksetaraan ekonomi.

    Reggae berkembang di Jamaika pada 1960-an, dengan Bob Marley sebagai salah satu pelopornya. Melalui lagu seperti Redemption Song dan Get Up, Stand Up, Marley menyerukan perdamaian, persatuan, dan perlawanan terhadap penindasan, menjadikannya simbol gerakan hak asasi manusia dan anti-kolonialisme.

    Ilustrasi Foto Kebebasan Berekspresi yang Terbatas (Ilustrasi)

    Di era 1990-an, rock alternatif juga menjadi wadah kritik sosial. Kurt Cobain, vokalis Nirvana, mengekspresikan keresahannya terhadap tekanan sosial, budaya konsumtif, dan kesehatan mental dalam lagu-lagu seperti Smells Like Teen Spirit, yang kemudian menjadi simbol perlawanan generasi muda.

    Sementara itu, gerakan punk muncul pada pertengahan 1970-an sebagai reaksi terhadap dominasi musik rock yang semakin kompleks dan arus utama yang dianggap membosankan. Punk berkembang di beberapa kota besar seperti New York, London, dan Los Angeles, dengan ciri khas musik yang cepat, agresif, serta lirik yang penuh kemarahan dan kritik sosial.

    Selain musik, punk juga berkembang menjadi gaya hidup dan filosofi. Beberapa nilai utama dalam subkultur ini adalah:

    Do It Yourself (DIY): Mengutamakan kemandirian dalam bermusik, merilis album, hingga membuat fanzine sendiri.

    Antikemapanan: Melawan otoritas dan norma sosial yang dianggap menindas.

    Gaya Berpakaian: Rambut mohawk, jaket kulit, celana robek, dan aksesori mencolok menjadi identitas khas punk.

    Pada 1980-an, punk berkembang menjadi berbagai subgenre seperti hardcore punk (Black Flag, Minor Threat), pop punk (Green Day, Blink-182), dan anarcho-punk (Crass, Dead Kennedys). Hingga kini, punk tetap hidup sebagai gerakan budaya dan musik yang menolak kompromi dengan industri hiburan arus utama.

    Punk bukan sekadar genre musik, tetapi juga simbol perlawanan dan kebebasan berekspresi. Meski berasal dari genre yang berbeda, para musisi ini memiliki kesamaan: mereka menggunakan musik sebagai suara perlawanan dan tetap relevan hingga kini.

    Tragedi di Balik Musik Protes

    Beberapa musisi yang lantang bersuara menghadapi kritik tajam sepanjang karier mereka, bahkan mengalami kematian tragis.

    John Lennon (Imagine, Hey Jude). Pernyataannya yang kontroversial, termasuk klaim bahwa The Beatles “lebih populer dari Yesus,” menuai kecaman. Ia tewas ditembak penggemarnya, Mark David Chapman, pada 8 Desember 1980.

    Kurt Cobain (Smells Like Teen Spirit, Come as You Are). Musik Nirvana sering dikritik karena liriknya yang depresif. Cobain ditemukan tewas dengan luka tembak di kepalanya pada 5 April 1994, diduga bunuh diri.

    Tupac Shakur (Changes, California Love). Liriknya yang menyoroti kekerasan, rasisme, dan ketidakadilan membuatnya sering mendapat kecaman. Ia ditembak dalam insiden drive-by di Las Vegas pada 7 September 1996 dan meninggal enam hari kemudian.

    Selena Quintanilla (Como La Flor, Bidi Bidi Bom Bom). Kariernya sempat dikritik karena transisinya ke musik pop dari Tejano. Ia ditembak oleh manajer fan club-nya, Yolanda Saldívar, pada 31 Maret 1995. Meski telah tiada, karya mereka terus berpengaruh di dunia musik hingga kini.

    Sukatani dan Kontroversi di Indonesia

    Di Indonesia, grup punk Sukatani tengah menjadi sorotan. Duo ini terdiri dari Novi Citra Indriyati alias Twister Angel dan Muhammad Syifa Al Lutfi alias Alectroguy. Mereka dikenal dengan penampilan unik—mengenakan penutup kepala.

    Lirik lagu mereka, khususnya Bayar Bayar Bayar, membuat telinga beberapa anggota Polri di Polda Jateng memerah. Lagu tersebut menyindir praktik pungutan liar oleh oknum polisi, dengan lirik seperti, “Lapor barang hilang bayar polisi.”

    Akibatnya, Sukatani mendapat tekanan. Twister Angel dan Alectroguy bahkan muncul di media sosial untuk meminta maaf kepada Kapolri dan institusi kepolisian. Namun, alih-alih meredam mereka, Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo justru menawarkan mereka menjadi Duta Polri.

    Punk: Musik Perlawanan yang Tak Padam

    Sejak muncul pada 1970-an, punk memang dikenal dengan lirik yang tajam, penuh kritik sosial, dan perlawanan terhadap otoritas. Band-band luar seperti The Clash, Dead Kennedys, dan Sex Pistols kerap menyuarakan isu kemiskinan, korupsi, hingga kebebasan individu melalui musik mereka.

    Punk juga berkembang ke berbagai subgenre, seperti anarcho-punk yang lebih politis dan hardcore punk yang lebih agresif. Tak hanya dalam lirik, semangat Do It Yourself juga menjadi ciri khas punk, di mana musisi dan penggemarnya bergerak secara mandiri dalam menciptakan musik, merilis album, hingga mengorganisir konser tanpa bergantung pada industri musik mainstream.

    Sukatani hanyalah satu dari sekian banyak musisi yang membuktikan bahwa musik tetap menjadi medium kuat untuk menyuarakan keresahan sosial—meski konsekuensinya tak selalu ringan.

  • Jadwal 2 Wakil Indonesia di Perempat Final Jerman Open 2025

    Jadwal 2 Wakil Indonesia di Perempat Final Jerman Open 2025

    JAKARTA – Ajang bulu tangkis Jerman Open 2025 sudah memasuki babak perempat final. Indonesia punya dua wakil yang bertahan di turnamen tersebut.

    Laga babak perempat final di Westenergie Sporthalle akan berlangsung pada Jumat, 28 Februari 2025. Rangkaian duel dimulai pada pukul 15.00 waktu setempat atau pukul 21.00 WIB.

    Dua wakil Indonesia yang akan turun bermain adalah pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dan Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja.

    Jafar/Felisha lolos ke babak perempat final usai menekuk wakil India, Ashith Surya/Amrutha Pramuthesh. Adapun Rehan/Gloria mengamankan tiket delapan besar dengan memulangkan wakil Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch.

    Pada babak perempat final nanti, Jafar/Felisha bakal turun paling pertama di partai kesatu Lapangan 2. Mereka bersua dengan pasangan gado-gado Belanda dan Denmark, Robin Tabeling/Alexandra Boje.

    Robin/Alexandra jelas bukan lawan yang mudah buat Jafar/Felisha. Pasalnya, mereka sebelumnya berhasil memulangkan unggulan ketujuh dari China Taipei, Nicole Gonzales Chan/Ye Hong Wei.

    Rehan/Gloria kemudian mendapat giliran tampil di partai kedua Lapangan 1. Pasangan ini bakal berhadapan dengan unggulan keenam asal China, Zhu Yi Jun/Zhang Chi.

    Kedua wakil Indonesia yang tersisa tersebut sejauh ini berhasil menampilkan performa bagus. Mereka sama-sama belum kalah satu gim pun dari dua laga yang sudah dijalani.

    Jafar/Felisha bahkan memulai perjalanan mereka di turnamen ini dengan memulangkan unggulan pertama, yakni pasangan Jesper Toft/Amalie Magelund.

    Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final Jerman Open 2025

    Lapangan 1

    Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja vs Zhu Yi Jun/Zhang Chi (China)

    Lapangan 2

    Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu vs Robin Tabeling/Alexandra Bøje (Belanda/Denmark)

  • Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Masih Tinggi, Pemprov DKI Buka Pos Pengaduan di Tiap Kecamatan

    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Jakarta Masih Tinggi, Pemprov DKI Buka Pos Pengaduan di Tiap Kecamatan

    JAKARTA – Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta mencatat kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta masih tinggi.

    “Pada Januari hingga 26 Februari 2025, ada sebanyak 356 korban kekerasan terhadap perempuan dan anak,” kata Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh Tamary dalam keterangannya, Jumat, 28 Februari.

    Sementara itu, korban kekerasan sepanjang tahun. 2024 sebanyak 2.041 orang, terdiri dari 893 perempuan dan 1.148 anak. Pada tahun 2023, jumlah korban kekerasan mencapai 1.682 orang.

    Oleh sebab itu, Pemprov DKI melakukan upaya pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak mulai dari hulu ke hilir. Salah satunya dengan menambah jumlah pos pengaduan hingga tiap kecamatan.

    “Menambah 9 pos pengaduan kekerasan, sehingga saat ini terdapat 44 jumlah pos yang tersebar di 44 kecamatan,” tutur Miftahulloh.

    Dinas PPAPP, lanjut dia, juga menyediakan layanan Pusat Konsultasi Keluarga (PUSPA), serta mengoptimalisasi keberadaan 324 RPTRA untuk dijadikan pos SAPA sebagai penerimaan pengaduan awal, serta tempat kegiatan pemenuhan hak anak untuk mengisi waktu luang anak.

    “Dilaksanakan juga sosialisasi, edukasi, bimtek dan pelatihan secara masif dengan sasaran perempuan warga binaan di lapas perempuan kelas IIA Jakarta, para stakeholder, lembaga masyarakat, satuan pendidikan, orangtua, dan anak,” urainya.

    Terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak pada 2025, Dinas PPAPP akan melanjutkan sosialisasi, bimtek, dan pelatihan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    “Selain itu, mengampanyekan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, dengan sasaran masyarakat dan melibatkan berbagai pihak seperti anak, orang tua, sekolah, lembaga masyarakat, perwakilan pemuda dari berbagai SKPD,” jelas Miftahulloh.

    Lebih lanjut, Miftahulloh menegaskan Pemprov DKI bersama aparat penegak hukum akan menindaklanjuti seluruh laporan kepolisian terkait kekerasan terhadap perempuan dan anak.

    “Jika pelaku adalah anak, maka perlu dilakukan restorative justice dan diversi. Namun, jika pelaku merupakan orang dewasa, maka proses kepolisian harus dijalankan hingga pelimpahan berkas ke kejaksaan,” pungkasnya.

  • Menteri PU dan Menhub Tinjau Jalur Pantura, Truk ODOL jadi Penyebab Utama Kerusakan Jalan

    Menteri PU dan Menhub Tinjau Jalur Pantura, Truk ODOL jadi Penyebab Utama Kerusakan Jalan

    JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo dan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melakukan inspeksi langsung di Jalur Pantai Utara (Pantura), tepatnya di ruas Batas Kota Batang–Batas Kabupaten Kendal KM SMG 75+600, Provinsi Jawa Tengah, Rabu malam, 26 Februari.

    Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau proses perbaikan jalan yang akan mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025.

    Dody menjelaskan, perbaikan jalan berlubang di jalur Pantura terus dilakukan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DIY untuk memastikan jalur tersebut dapat berfungsi optimal selama puncak arus mudik, yang menjadi alternatif penting bagi Tol Trans Jawa.

    “Inshallah, persiapan untuk menyambut bulan puasa dan Lebaran sesuai rencana. Sesuai arahan Presiden Prabowo, kami bekerja keras memastikan infrastruktur mudik siap agar masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman bisa merasa aman, lancar dan nyaman,” ujar Dody seperti dikutip dari unggahan video di akun Instagram resminya @dody_hanggodo, Jumat, 28 Februari.

    Dody juga mengungkapkan, salah satu masalah utama yang dihadapi adalah keberadaan truk obesitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih sering beroperasi di jalan tol dan jalan nasional.

    Truk dengan muatan berlebih itu menyebabkan kerusakan infrastruktur jalan yang lebih cepat, sehingga diperlukan kerja sama lebih erat antara berbagai pihak untuk menangani masalah tersebut.

    “Masalah utama yang masih kami hadapi tetap sama, yaitu truk-truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih berkeliaran di jalan tol dan jalan nasional. Truk-truk yang over dimension ini kami carikan solusi bersama agar kerusakan jalan bisa cepat ditangani,” ucap dia.

    Untuk diketahui, Polri memperkirakan jumlah pemudik pada momen Lebaran 2025 mencapai lebih dari 100 juta orang. Oleh karena itu, langkah antisipasi kepadatan atau kemacetan lalu lintas bakal dilakukan.

    “Berdasarkan pengalaman tahun lalu serta pergerakan saat Natal dan Tahun Baru (Nataru), jumlah pemudik diperkirakan di atas 100 juta orang. Oleh sebab itu, kami akan melakukan langkah antisipasi lebih matang,” ujar Wakil Asisten Utama Operasi (Waastamops) Kapolri Irjen Endi Sutendi dalam keterangannya, Rabu, 26 Februari.

    Upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan dengan menerapkan skema rekayasa lalu lintas di ruas tol. Namun, mengenai waktu pelaksanaan akan bersifat situasional.

    Artinya, skema rekayasa lalu lintas akan diterapkan jika petugas di lapangan menilai perlu dilakukan penguraian kemacetan lalu lintas

    “Untuk skema di jalan tol, kami akan melihat situasi dan kondisi di lapangan. Jika diperlukan, kami akan menerapkan contraflow, sistem satu arah serta pengalihan arus ke jalur arteri untuk memperlancar lalu lintas,” tuturnya.

    Selain itu, Polri akan bekerja sama dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Sehingga, upaya-upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan akan lebih maksimal.

  • 426 Ribu Tiket KA Lebaran 2025 dari Jakarta Sudah Dipesan

    426 Ribu Tiket KA Lebaran 2025 dari Jakarta Sudah Dipesan

    JAKARTA – PT KAI Daop 1 Jakarta mencatat sebanyak 426.932 tiket kereta api Lebaran 2025 yang berangkat dari beberapa stasiun di wilayah Daop 1 sudah dipesan atau terjual.

    Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyebutkan, dari jumlah 426.932 tiket yang terjual, sebanyak 133.972 tiket diantaranya untuk keberangkatan dari Stasiun Gambir, dan 287.476 tiket untuk keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen, sementara 5.484 tiket berangkat dari stasiun lainnya di wilayah Daop 1 Jakarta.

    Ixfan mengatakan setiap harinya, PT KAI Daop 1 Jakarta menyediakan 44.122 tempat duduk, terdiri dari 19.978 tempat duduk dari Stasiun Gambir dan 24.144 tempat duduk dari Stasiun Pasar Senen.

    Sementara total kapasitas tempat duduk yang tersedia selama masa Angkutan Lebaran periode 21 Maret hingga 11 April 2025 mencapai 970.675 tempat duduk dengan total perjalanan KA selama periode tersebut sebanyak 1.826 perjalanan.

    PT KAI Daop 1 Jakarta memprediksi puncak keberangkatan di Stasiun Gambir terjadi pada 29 Maret dan 30 Maret 2025, dengan okupansi mencapai 92-97 persen.

    Sementara itu, Stasiun Pasar Senen diperkirakan lonjakan tertinggi pada 30 Maret 2025, dengan okupansi melebihi kapasitas normal (102 persen).

    “Kami mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta mengikuti ketentuan yang berlaku demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Ixfan dilansir ANTARA, Kamis, 27 Februari.

    Untuk pemesanan tiket dan informasi jadwal perjalanan KA, masyarakat dapat mengakses aplikasi KAI Access, situs web resmi KAI, atau menghubungi layanan pelanggan KAI melalui contact center 121.

  • Kemendukbangga Lakukan Pelayanan KB di Pasar Tradisional

    Kemendukbangga Lakukan Pelayanan KB di Pasar Tradisional

    JAKARTA – “Seusai arahan Presiden Prabowo untuk menghindari kegiatan seremonial tetapi fokus pada kegiatan yang berdampak langsung kepada masyarakat, kegiatan pelayanan KB saat ini, dengan adanya mobil pelayanan KB di tengah pasar tradisional Kecamatan Plered, masyarakat bisa mengakses langsung layanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) seperti Implan dan IUD”

    Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, saat melakukan peninjauan langsung Pelayanan KB di Pasar Tradisional Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat, pada Rabu (26/02/2025).

    “Kalau melihat angka kelahiran saat ini sudah di angka ideal, yaitu 2,1, namun kita harus jaga, apalagi tiap daerah angkanya berbeda, ada yang lebih rendah, ada yang lebih tinggi, tidak bisa ada satu kebijakan untuk semua daerah, masing-masing daerah memiliki keunikannya masing-masing” lanjut Wamen Isyana.

    Wamen Isyana juga menyampaikan saat wawancara bahwa kegiatan Pelayanan KB serentak di pasar tradisional dilaksanakan di 34 Provinsi dengan minimal 1 (satu) Pasar Tradisional disetiap kabupaten/kota dengan target pelayanan KB minimal 50 akseptor tiap titiknya dan diutamakan pelayanan KB MKJP.

    Adapun bentuk kegiatan pada dilakukan seperti promosi kesehatan reproduksi melalui KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) secara kelompok/personal kepada PUS yang dilaksanakan oleh Penyuluh KB, Motivator KB pria atau tenaga kesehatan, serta melakukan sosialisasi kesehatan reproduksi kepada pengunjung pasar/pedagang/masyarakat (PUS dan WUS) dan Pekerja Pasar Tradisional lainnya.

    Sedangkan untuk Pelayanan KB terutama MKJP yang dapat dilaksanakan dengan menggunakan mobil unit pelayanan KB (Muyan KB), puskesmas kelililing (pusling) atau fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang terdekat dengan pasar.

    Adapun harapan setelah terselenggaranya kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya program Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi serta kesertaan KB MKJP.

    Distribusi Langsung Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Keluarga Sasaran

    Sebelum memantau pelaksanaan kegiatan Pelayanan KB di Muyan KB (Mobil Unti Pelayanan KB), Wamen Isyana terlebih dulu mendistribusikan MBG kepada keluarga sasaran dan melakukan dialog dengan pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

    Adapun keluarga sasaran yang dikunjungi langsung oleh Wamen Isyana di Kecamatan Purwakarta adalah Ibu hamil Siti Sarah (39 tahun) dengan usia kehamilan 8 bulan, lalu Ibu menyusui Nur Komariah (40 thn) yang memiliki anak usia 2 bulan dan Ibu menyusui Ani Mulyani (34 thn) yang juga memilki anak usia 2 bulan.

    Wamen Isyana menjelaskan bahwa yang paling penting adalah gizi ibu hamil, ibu menyusui dan balita bisa terpenuhi, karena 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah masa yang krusial untuk pencegahan stunting.

    “MBG adalah salah satu Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, kami dari Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN meiliki tenaga dilapangan yang membantu penyalurkan melalui hasil pendataan keluarga, yang datanya dapat dipergunakan untuk mengetahui keluarga mana yang betul-betul berhak menerima dan memerlukan gizi” lanjut Wamen Isyana.

  • Trump Pastikan Tarif Impor Kanada-Meksiko Mulai Berlaku 4 Maret

    Trump Pastikan Tarif Impor Kanada-Meksiko Mulai Berlaku 4 Maret

    JAKARTA – Presiden AS Donald Trump mengatakan tarif impor terhadap Meksiko dan Kanada akan mulai berlaku pada 4 Maret sesuai jadwal karena obat-obatan terlarang masih mengalir ke Amerika Serikat dari negara-negara tersebut.

    Trump juga mengatakan Tiongkok akan dikenakan biaya tambahan 10% pada hari itu, menurut postingan di platform Truth Social miliknya dilansir Reuters, Kamis, 27 Februari.

    Trump sebelumnya menunda tarif baru terhadap Meksiko selama satu bulan setelah Meksiko setuju untuk memperkuat perbatasan utaranya dengan 10.000 anggota Garda Nasional untuk membendung aliran obat-obatan terlarang, khususnya fentanil.

    Perjanjian tersebut juga mencakup komitmen AS untuk bertindak mencegah perdagangan senjata berkekuatan tinggi ke Meksiko, kata Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum di X.

    Kedua pemimpin tersebut berbicara melalui telepon pada Senin, 3 Februari hanya beberapa jam sebelum tarif AS terhadap Meksiko, China, dan Kanada ditetapkan.

    Trump saat itu mengatakan kedua negara akan mendapatkan penangguhan selama sebulan untuk melakukan negosiasi lebih lanjut.

    “Saya berharap dapat berpartisipasi dalam negosiasi tersebut, dengan Presiden Sheinbaum, dalam upaya kami mencapai kesepakatan antara kedua negara,” tulisnya di Truth Social dilansir Reuters, Senin, 3 Februari.

    Saham-saham AS, yang turun tajam pada Senin pagi di tengah kekhawatiran perang dagang yang semakin mendalam, mengurangi kerugiannya setelah pengumuman tersebut. Indeks acuan S&P 500 turun 0,7% sekitar pukul 10:45 ET (15.45 GMT), memotong setengah kerugiannya hari ini.