Author: Voi.id

  • Menang Oscar 2025, Kieran Culkin Tagih Janji Tambah Anak ke Istri

    Menang Oscar 2025, Kieran Culkin Tagih Janji Tambah Anak ke Istri

    JAKARTA – Aktor Kieran Culkin membuat audiens terkejut dengan pidatonya ketika berada di panggung Oscar 2025. Ia memenangkan Aktor Pendukung Terbaik melalui perannya dalam film A Real Pain.

    Ketika naik ke atas panggung, bintang Succession itu mengenang pidatonya di Emmy pada tahun 2024 di mana ia berkata sang istri, Jazz Charton berjanji memberinya anak ketiga jika ia memenangkan penghargaan.

    Ia melanjutkan pidato dengan menyebutkan janjinya kepada sang istri. Ia meminta kru tidak memotong pidato kemenangannya.

    “Setelah acara (Emmy), kami berjalan ke parkir dan dia berkata ‘Oh, Tuhan, aku bilang itu!’ ‘Aku rasa aku menjanjikanmu anak ketiga’ dan aku berkata ke dia ‘Aku ingin empat (anak)’” kata Kieran Culkin pada Minggu, 2 Februari waktu setempat.

    “Dia bilang ‘Aku akan berikan empat jika kamu memenangkan piala Oscar” katanya meniru kata-kata sang istri.

    Aktor 42 tahun itu melanjutkan pidatonya dengan berkata, “Tidak ada tekanan tapi ayo kita buat. Bagaimana pendapatmu?”

    Jazz Charton yang berada di barisan tamu terlihat terkejut sebelum ia mengangguk dan tertawa dengan pidato sang suami.

    Kieran Culkin dan Jazz Charton bertemu di bar di New York pada tahun 2012 dan dikaruniai dua anak, Kinsey Sioux dan Wilder Wolfe.

    Culkin memenangkan piala mengalahkan Guy Pearce, Yuriy Borisov, Edward Norton, serta Jeremy Strong yang menjadi lawan mainnya dalam serial Succession.

  • Kepala BGN Butuh Tambahan Anggaran Sampai Rp100 Triliun Demi Makan Bergizi Gratis

    Kepala BGN Butuh Tambahan Anggaran Sampai Rp100 Triliun Demi Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut kebutuhan tambahan anggaran senilai Rp75 triliun sampai Rp100 triliun untuk makan bergizi gratis (MBG) guna melayani 82,9 juta penerima manfaat MBG yang ditargetkan terwujud pada akhir 2025.

    Dadan menyebut tambahan anggaran itu di antaranya untuk membiayai operasional, belanja bahan baku, pelatihan, dan memperluas jaringan satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang bertugas mengoperasikan dapur-dapur umum MBG.

    “Nanti (pencairannya) kami proses kalau infrastruktur sudah siap,” kata Kepala BGN dilansir ANTARA, Senin, 3 Maret.

    Dia menyebut ada mekanisme anggaran yang harus dilewati Badan Gizi Nasional sebelum akhirnya menerima tambahan anggaran, di antaranya mencakup persetujuan dari DPR.

    Dadan mengklaim Presiden Prabowo Subianto telah memberikan persetujuan atas tambahan anggaran itu.

    “Ya itu kan memang sudah dianggarkan,” kata Dadan.

    Jika nantinya infrastruktur pendukung MBG, termasuk tambahan SPPG dan dapur-dapur umumnya mulai beroperasi  September 2025, maka BGN dapat menerima tambahan anggaran sampai Rp100 triliun. Tetapi jika siapnya Oktober, maka tambahan anggarannya Rp75 triliun.

    “Intinya (tambahan anggaran) untuk menyelenggarakan program makan bergizi, di situ ada bahan baku, operasional, dan lain-lain,” kata Dadan Hindayana.

    Anggaran untuk makan bergizi gratis dialokasikan senilai Rp71 triliun untuk periode Januari sampai dengan April 2025 dengan target penerima manfaat sebesar 3 juta anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

    Penerima makan bergizi ditargetkan terus bertambah menjadi 6 juta orang pada periode April—Agustus 2025, kemudian 15–17 juta orang pada Agustus—September 2025. Pada akhir 2025, Presiden menargetkan makan bergizi gratis dapat dinikmati oleh 82,9 juta orang.

    Karena itu, anggaran untuk makan bergizi gratis perlu ditambah seiring dengan bertambahnya jumlah penerima.

    “Bapak (Presiden) ingin akhir 2025 itu 82,9 juta (orang) sudah terima (makan bergizi), dan anggaran sudah disiapkan Bapak (Presiden). Kalau mulai September, dikejar sejumlah itu (82,9 juta, butuh) Rp100 triliun. Tetapi, kalau misalnya dikejar bertahap mulai Oktober, November, itu bisa kurang dari itu. (Butuh) Rp100 T kalau dari September,” kata Dadan saat ditemui selepas sidang kabinet di Istana pada 22 Januari.

    Dia melanjutkan ke depannya, yaitu periode Januari—Desember 2026, anggaran makan bergizi gratis mencapai Rp400 triliun, karena jumlah penerimanya sebanyak 82,9 juta orang.

  • Khusus yang Belum Mengikuti, Retret Kepada Daerah Gelombang 2 Digelar usai Lebaran 2025

    Khusus yang Belum Mengikuti, Retret Kepada Daerah Gelombang 2 Digelar usai Lebaran 2025

    JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengatakan retret kepala daerah gelombang kedua dijadwalkan digelar usai Lebaran 2025.

    Gelombang kedua ini khusus untuk mereka yang belum mengikuti retret gelombang pertama dan kepala daerah yang sengketanya diputuskan tidak dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK).

    “Enggak lama setelah Lebaran. Mungkin seminggu atau dua minggu setelah Lebaran,” kata Bima Arya saat ditemui di Jakarta, Senin 3 Maret, disitat Antara. 

    Menurut ia, retret gelombang kedua akan ada penyesuaian materi karena jumlah kepala daerah yang diperkirakan ikut tidak semasif gelombang pertama di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada tanggal 21 hingga 28 Februari 2025.

    “Tetapi tetap tentang Astacita dan tetap tupoksi (tugas pokok dan fungsi) dari kepala daerah,” ujarnya.

    Bima mengatakan durasi pelaksanaan retret gelombang kedua yang akan digelar di Jakarta itu tidak sampai delapan hari seperti retret gelombang pertama di Magelang pada pekan lalu.

    Setelah retret gelombang kedua, tambah Bima, akan ada retret selanjutnya khusus untuk kepala daerah hasil pemungutan suara ulang (PSU). Diketahui, terdapat 24 daerah yang diperintahkan Mahkamah Konstitusi melaksanakan PSU.

    “Gelombang berikutnya menunggu tuntasnya PSU, total semuanya nanti di ujung,” tambahnya.

    Retret kepala daerah gelombang pertama di Lembah Tidar, Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, rampung dilaksanakan pada Jumat (28/2). Sebanyak 494 dari 503 orang kepala daerah yang dijadwalkan hadir mengikuti pembekalan tersebut.

    Pembekalan itu menghadirkan sejumlah narasumber, meliputi jajaran menteri hingga kepala lembaga di Kabinet Merah Putih. Retret diharapkan dapat membangun ikatan emosional serta mendorong sinkronisasi kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

    Sementara itu, Mahkamah Konstitusi memutuskan mengabulkan sebagian 26 dari 40 perkara sengketa Pilkada 2024 yang berlanjut ke tahap pembuktian. Dari jumlah itu, sebanyak 24 daerah di antaranya dikabulkan dengan amar putusan memerintahkan KPU setempat melaksanakan PSU.

    MK memerintahkan PSU baik di seluruh maupun sebagian tempat pemungutan suara dengan batas waktu yang beragam, yakni 30 hingga 180 hari sejak putusan diucapkan pada 24 Februari 2025.

  • Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter dan Michel Platini Kembali ke Pengadilan

    Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter dan Michel Platini Kembali ke Pengadilan

    JAKARTA – Mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, dan eks Presiden UEFA, Michel Platini, akan hadir di pengadilan Swiss pada Senin, 3 Maret 2025, waktu setempat, atas tuduhan penipuan–lebih dari dua tahun setelah mereka dibebaskan.

    Kedua pria tersebut, yang pernah menjadi salah satu tokoh paling senior di dunia sepak bola, dibebaskan pada 2022 di pengadilan Swiss setelah penyelidikan selama tujuh tahun atas pembayaran sebesar 2 juta franc Swiss (2,22 juta dolar AS) oleh Blatter kepada Platini.

    Jaksa federal Swiss telah mengajukan banding terhadap keputusan tersebut, yang mengarah ke sidang baru di Kamar Banding Luar Biasa Pengadilan Pidana Swiss (Extraordinary Appeals Chamber of the Swiss Criminal Court) di Muttenz, dekat Basel.

    “Kantor Jaksa Agung Swiss (OAG) telah mengajukan banding terhadap putusan tingkat pertama dan mengajukan pernyataan banding pada Oktober 2022 yang meminta agar putusan tersebut dibatalkan sepenuhnya,” kata jaksa.

    Jaksa menolak memberikan perincian lebih lanjut.

    Dakwaan tahun 2022 menuduh Blatter dan Platini menipu staf FIFA pada 2010 dan 2011 tentang kewajiban badan sepak bola dunia itu untuk membayar legenda Perancis tersebut, yang saat itu menjabat sebagai Presiden UEFA.

    “Mereka secara keliru mengklaim bahwa FIFA berutang kepada Platini atau bahwa Platini berhak atas sejumlah 2 juta franc Swiss untuk pekerjaan konsultasi.”

    “Penipuan ini dilakukan melalui klaim tidak benar yang berulang kali dibuat oleh kedua pihak yang dituduh,” tutur dakwaan tersebut.

    Kasus tersebut menghancurkan harapan Platini untuk akhirnya menggantikan Blatter, yang mengundurkan diri dari FIFA pada 2015 setelah skandal korupsi yang terpisah.

    Blatter dan Platini diskors dari sepak bola pada 2015 oleh FIFA karena pelanggaran etika, awalnya selama delapan tahun, tapi akhirnya dikurangi.

    Keduanya dibebaskan dalam kasus pada 2022, setelah seorang hakim menerima bahwa pernyataan mereka tentang “kesepakatan yang wajar” untuk pembayaran itu kredibel. Hakim juga mengatakan ada keraguan serius tentang tuduhan jaksa penuntut bahwa itu penipuan.

    Jaksa federal Swiss menuntut hukuman 20 bulan, ditangguhkan selama dua tahun, terhadap Blatter dan Platini.

    Blatter, yang menjabat sebagai Presiden FIFA selama 17 tahun hingga 2015, mengatakan sebelum sidang bahwa ia merasa menjadi subjek perburuan penyihir.

    “Pengadilan Pidana Federal pada 2022 mengatakan kontrak antara Platini dan saya benar. Saya berharap pengadilan baru akan mengonfirmasi keputusan pertama ini,” kata Blatter, 88 tahun, kepada Reuters minggu lalu, seraya menambahkan banding yang akan datang itu benar-benar tidak masuk akal.

    “Saya sepenuhnya yakin saya akan dibebaskan, saya orang yang jujur,” tutur Blatter.

    Platini, tiga kali peraih penghargaan Pemain Terbaik Eropa, juga yakin akan dibebaskan.

    “Pengadilan tingkat pertama sudah tepat dalam memutuskan bahwa pembayaran 2 juta franc Swiss yang disengketakan itu sah,” kata pengacara Platini, Dominic Nellen.

    “Klien saya menyangkal adanya tindak pidana dan bersikap santai mengenai sidang banding. Ia juga akan dibebaskan di sana.”

    Putusan diharapkan akan dijatuhkan pada 25 Maret 2025.

  • Biar Dapat Manfaatnya, Ini 5 Tips Sehat Menjalankan Ibadah Puasa

    Biar Dapat Manfaatnya, Ini 5 Tips Sehat Menjalankan Ibadah Puasa

    JAKARTA – Memasuki bulan Ramadan, inilah saat yang tepat memikirkan apa yang dapat Anda lakukan untuk mempersiapkan diri menghadapi bulan suci. Perubahan pada kebiasaan makan dan tidur dapat mengganggu tubuh dan pikiran. Tetapi jika Anda merencanakannya lebih awal dan mulai menyesuaikan rutinitas, Anda dapat meminimalkan gangguan ini dan menjalankan ibadah puasa dengan lebih nyaman.

    Rencanakan menu makanan terlebih dahulu

    Peningkatan berat badan bukanlah hal yang tidak biasa selama bulan Ramadan. Jam makan yang tidak teratur, kecenderungan makan berlebihan, dan banyaknya makanan yang digoreng atau mengandung tepung merupakan faktor-faktor penyebab lingkar pinggang membesar. Melansir Cleveland Clinic, Senin, 3 Maret, atasi hal ini dengan merencanakan menu makanan terlebih dahulu. Dengan mengidentifikasi menu yang ingin disiapkan setiap hari, Anda dapat mengurangi jumlah makanan yang kurang sehat dan memperkenalkan menu-menu sehat atau metode memasak lebih sehat.

    Kunjungi dokter

    Jika Anda memiliki masalah kesehatan menjelang Ramadan, sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter. Dokter akan dapat memberikan diagnosis yang tepat dan menangani apakah hal ini memengaruhi niat Anda untuk berpuasa selama bulan suci.

    Bagi pasien dengan kondisi medis yang sedang berlangsung, ini adalah kesempatan tepat mendiskusikan perawatan medis Anda selama Ramadan. Anda dapat mendiskusikan apakah secara medis dianjurkan bagi Anda untuk berpuasa ataukah tidak apa-apa melewatkan puasa tahun ini.

    Batasi asupan makanan

    Selama bulan Ramadan, ada dua waktu makan utama yang disantap di luar jam-jam puasa, yaitu buka puasa setelah matahari terbenam dan sahur yang disantap sebelum matahari terbit. Mengurangi asupan makanan berlemak dan mengurangi camilan saat sahur maupun berbuka dapat membantu tubuh menjalani puasa dengan ringan. 

    Kurangi kafein dan rokok

    Mengurangi konsumsi kopi atau teh menjelang Ramadan akan mengurangi dampak penghentian kafein dalam beberapa hari pertama Bulan Suci. Para perokok juga harus mulai mengurangi kebiasaan harian ini dan bahkan dapat memanfaatkan periode Ramadan membantu berhenti merokok sepenuhnya.

    Buat rencana berolahraga

    Anda tidak perlu mengabaikan rutinitas olahraga di bulan Ramadan, tetapi cukup lakukan sedikit perubahan. Anda harus mempertimbangkan mengubah waktu berolahraga atau aktivitas yang Anda lakukan saat berolahraga. Intensitas rutinitas olahraga juga harus dikurangi, ganti latihan intensitas tinggi dengan latihan yang lebih moderat. Untuk memfasilitasi transisi ini, rencanakan aktivitas olahraga apa saja terlebih dahulu, ini juga akan memastikan Anda memiliki tingkat energi dan hidrasi yang cukup untuk berolahraga.

  • Jelajahi Karya Seni Berpadu Imajinasi dalam Pameran SEMESTA ARKIV

    Jelajahi Karya Seni Berpadu Imajinasi dalam Pameran SEMESTA ARKIV

    JAKARTA – Pameran tunggal seniman kontemporer asal Bandung, Arkiv Vilmansa, bertajuk “SEMESTA ARKIV” sudah digelar di Galeri Nasional Indonesia pada 22 Februari hingga 11 Mei 2025.

    Pameran ini merupakan hasil kerja sama antara Museum dan Cagar Budaya unit Galeri Nasional Indonesia, Studio Arkiv, dan Galeri Zen1.

    Acara pembukaan akan berlangsung pada Jumat, 21 Februari 2025, pukul 19.00 WIB, dengan perancang busana Didit Hediprasetyo sebagai pembuka acara. Dikuratori oleh Rizki A. Zaelani, pameran ini menawarkan perspektif filosofis yang terinspirasi dari pemikiran Friedrich Nietzsche: “Kita memiliki seni agar tidak mengalami kematian realitas.”

    Karya-karya Arkiv Vilmansa dihadirkan sebagai ruang dialog antara seni dan realitas kontemporer, di mana teknologi bukan sekadar elemen, tetapi juga alat untuk memperkuat ekspresi kreatif manusia.

    Menyelami dunia imajinasi Arkiv Vilmansa

    Pameran ini menampilkan perjalanan kreatif Arkiv yang dikenal dengan eksplorasi warna, karakter imajinatif, dan kolaborasi lintas disiplin. Pengunjung akan diajak menjelajahi lima bagian utama dalam pameran yang tersebar di beberapa gedung Galeri Nasional Indonesia:

    Laut Semua Warna di Gedung A mempresentasikan fase perubahan dan pembaruan mutakhir karya Arkiv yang terinspirasi dari kehidupan laut. Bagian ini merupakan bagian dari eksplorasi panjang Arkiv dalam seni, yang terus berkembang hingga saat ini.

    Sintesa di Gedung B menampilkan hasil kolaborasi Arkiv dengan seniman lain seperti Sunaryo, Darbotz, Erwin Windu Pranata, dan Mulyana (Mangmoel). Bagian ini menggambarkan dinamika kerja sama dalam dunia seni serta perkembangan wacana seni rupa Indonesia.

    Metaphor of Memory di Gedung D menghadirkan jejak perjalanan Arkiv sebagai seniman yang juga bergelut dalam dunia desain, mode, dan arsitektur. Bagian ini memperlihatkan evolusi karakter Mickiv dalam karyanya dan menandai momen penting dalam penciptaan seninya.

    Monument of Sense (MICKIV HOPE X SUNARYO) yang juga berada di Gedung D merupakan proyek kolaborasi spesial Arkiv bersama perupa Sunaryo, menyajikan refleksi mendalam tentang ekspresi seni dan makna yang dikandungnya.

    Widya Segara (Wisdom of the Sea) di area outdoor menampilkan instalasi balon paus raksasa yang diberi nama Raga dan Runa. Instalasi ini menjadi simbol kepedulian Arkiv terhadap laut sebagai sumber kehidupan dan budaya yang tak ternilai bagi masyarakat Indonesia.

    Seni sebagai jembatan antara tradisi, teknologi, dan masa depan

    Dalam “SEMESTA ARKIV”, pengunjung tidak hanya akan disuguhkan karya-karya ikonik seperti seri Mickiv dan instalasi Widya Segara, tetapi juga kolaborasi dengan berbagai seniman ternama. Pameran ini menegaskan bahwa seni dapat menjadi wadah refleksi, kebebasan ekspresi, dan medium untuk memahami kompleksitas zaman modern. Dengan pendekatan yang menggabungkan tradisi dan inovasi, pameran ini mengajak publik untuk melihat bagaimana seni bisa menjadi sarana komunikasi yang lebih luas, melampaui batas-batas medium konvensional.

    Dikurasi dengan mendalam dan menghadirkan pengalaman imersif, “SEMESTA ARKIV” menjadi ruang eksplorasi yang membuka dialog antara seni, manusia, dan teknologi. Pameran ini bukan sekadar perayaan karya seorang seniman, tetapi juga sebuah undangan untuk merasakan bagaimana seni dapat memberikan perspektif baru dalam kehidupan sehari-hari.

  • Kremlin Anggap Sia-sia Resolusi London Summit Dukungan ke Ukraina, Permusuhan Dianggap Bisa Berlanjut

    Kremlin Anggap Sia-sia Resolusi London Summit Dukungan ke Ukraina, Permusuhan Dianggap Bisa Berlanjut

    JAKARTA  – Kremlin mengatakan janji yang dibuat oleh para pemimpin Eropa pada pertemuan puncak di London mengenai Ukraina akhir pekan lalu untuk meningkatkan pendanaan ke Kyiv, tidak akan membantu mewujudkan resolusi damai atas konflik tersebut.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy bertemu dengan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan para pemimpin Barat lainnya pada Minggu, 2 Maret.

    Mereka sepakat untuk menyusun rencana perdamaian Ukraina untuk disampaikan ke Amerika Serikat dua hari setelah Zelenskyy berselisih hebat dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih.

    Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan hasil pertemuan puncak tersebut – termasuk kesepakatan rudal pertahanan udara senilai $2 miliar dari Inggris – akan memungkinkan permusuhan terus berlanjut.

    Dilansir Reuters, Senin, 3 Maret, Kremlin menegaskan sangat penting bagi Zelenskyy untuk dipaksa mengubah posisinya dan mencari perdamaian.

  • 25 KK di Cianjur Mengungsi Akibat Kebanjiran Sudah Kembali ke Rumah

    25 KK di Cianjur Mengungsi Akibat Kebanjiran Sudah Kembali ke Rumah

    JABAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memastikan 25 kepala keluarga (KK) di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur yang rumahnya terdampak banjir mengungsi sudah kembali ker rumah masing-masing.

    Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cianjur Asep Kusmanawijaya mengatakan, banjir melanda sejumlah wilayah Cianjur termasuk di Desa Cipendawa setelah hujan turun deras sejak Minggu 2 Maret hingga Senin 2 Maret dini hari, membuat debit air sungai meluap.

    “Sekitar 25 kepala keluarga mengungsi Senin dini hari karena rumah mereka terendam banjir setinggi setengah meter, namun saat ini sebagian besar sudah kembali ke rumah dan melakukan pembersihan lumpur sisa banjir,” katanya.

    Pihaknya meminta warga yang sudah pulang ke rumah untuk tetap waspada dan jeli membaca tanda alam akan terjadi bencana, dengan segera mengungsi ke tempat yang dinilai aman karena curah hujan masih tinggi hingga pertengahan Maret.

    Tidak ada korban jiwa atau rumah rusak akibat banjir yang melanda perkampungan warga di Desa Cipendawa, karena air cepat surut dan warga yang sempat mengungsi sudah dapat kembali menempati rumahnya masing-masing.

    “Warga diminta tetap waspada karena curah hujan masih tinggi, segera mengungsi jika hujan turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam terutama saat malam hari,” katanya.

    Pihaknya juga mencatat akibat hujan deras dengan intensitas hampir 24 jam, menyebabkan jembatan penghubung antar desa di Desa Ciwalen, Kecamatan Sukaresmi ambruk, sehingga aktifitas warga terhambat karena harus mencari jalur alternatif yang jauh.

    Ambruk-nya jembatan permanen sepanjang 20 meter dengan lebar 3 meter akibat pondasi di bagian bawah tergerus debit air yang meluap, tidak ada korban jiwa namun aktifitas warga terutama perekonomian terhambat, sehingga perlu penanganan cepat.

    “Kami sudah koordinasikan dengan dinas terkait di Pemkab Cianjur, guna penangan cepat agar aktifitas warga kembali normal, untuk sementara warga menggunakan jalur alternatif yang jaraknya cukup jauh dan lama untuk sampai ke jalan utama Sukaresmi,” katanya.

  • Gejala dan Penyebab Acute Mountain Sickness, Dialami 2 Pendaki Carstensz yang Meninggal

    Gejala dan Penyebab Acute Mountain Sickness, Dialami 2 Pendaki Carstensz yang Meninggal

    JAKARTA – Media sosial dihebohkan dengan kabar dua anggota rombongan pendaki Puncak Carstensz, Lilie Wijayati Poegiono dan Elsa Laksono, meninggal dunia diduga karena kedinginan atau hipotermia pada Sabtu, 1 Maret 2025.

    Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, mengatakan bahwa keduanya sempat mengalami Acute Mountain Sickness (AMS) pada Jumat, 28 Februari 2025.

    Dilansir dari laman Cleveland Clinic, Acute Mountain Sickness (AMS) adalah kondisi yang menyerang pendaki gunung, pejalan kaki, pemain ski, atau pelancong d tempat ketinggian. Kondisi ini biasanya terjadi di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan. Gejalanya meliputi pusing, mual, sakit kepala, dan sesak napas. Sebagian besar kasus penyakit ini ringan dan bisa sembuh dengan cepat. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, penyakit ini bisa menjadi parah dan menyebabkan komplikasi pada paru-paru atau otak.

    Penyebab

    Di ketinggian yang lebih tinggi, kadar oksigen lebih rendah dan tekanan udara berkurang. Ketika seseorang naik pesawat, berkendara, mendaki gunung, atau bermain ski di ketinggian tinggi, tubuh mungkin tidak memiliki cukup waktu untuk beradaptasi. Hal ini dapat menyebabkan penyakit ketinggian akut. Tingkat aktivitas fisik juga berpengaruh. Misalnya, mendaki gunung terlalu cepat dapat meningkatkan risiko terkena penyakit ini.

    Gejala

    Gejala penyakit ketinggian akut biasanya muncul dalam beberapa jam setelah mencapai ketinggian tinggi dan bervariasi tergantung tingkat keparahannya.

    -Gejala Ringan

    Jika mengalami kasus ringan, gejala yang dapat muncul diantaranya pusing, sakit kepala, nyeri otot, sulit tidur, mual dan muntah, mudah marah, hilang nafsu makan, pembengkakan pada tangan, kaki dan wajah, detak jantung cepat, serta sesak napas saat beraktivitas.

    -Gejala Parah

    Pada kasus yang lebih parah, penyakit ini bisa mempengaruhi jantung, paru-paru, otot, dan sistem saraf. Pembengkakan otak bisa menyebabkan kebingungan, dan penumpukan cairan di paru-paru bisa menyebabkan sesak napas.

    Gejala penyakit ketinggian akut yang parah meliputi batuk, dada terasa sesak, kulit pucat atau berubah warna, kesulitan berjalan atau hilang keseimbangan, serta menarik diri dari interaksi sosial.

    Jika mengalami gejala parah, segera hubungi layanan darurat atau cari bantuan medis secepat mungkin. Penyakit ini lebih mudah diobati jika ditangani sebelum berkembang lebih jauh.

    Risiko penyakit ketinggian akut lebih tinggi jika seseorang tinggal di daerah dataran rendah dan tidak terbiasa dengan ketinggian. Faktor risiko lainnya meliputi:

    – Naik ke ketinggian tinggi dengan cepat

    – Aktivitas fisik berat saat naik ke ketinggian

    – Perjalanan ke tempat dengan ketinggian ekstrem

    – Anemia atau jumlah sel darah merah yang rendah

    – Penyakit jantung atau paru-paru

    – Mengonsumsi obat seperti pil tidur, pereda nyeri narkotika, atau obat penenang yang dapat memperlambat laju pernapasan

    – Pernah mengalami penyakit ketinggian akut sebelumnya

    Jika berencana bepergian ke tempat dengan ketinggian tinggi dan memiliki kondisi di atas, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mencegah penyakit ketinggian akut.

    Dokter akan menanyakan gejala, aktivitas, dan riwayat perjalanan. Selama pemeriksaan, dokter kemungkinan akan menggunakan stetoskop untuk mendeteksi adanya cairan di paru-paru. Jika diperlukan, dokter mungkin juga akan melakukan rontgen dada untuk menentukan tingkat keparahan kondisi ini.

    Pengobatan

    Pengobatan penyakit ketinggian akut tergantung pada tingkat keparahannya. Jika ringan, kondisi ini bisa membaik hanya dengan turun ke ketinggian yang lebih rendah. Namun, jika terdapat pembengkakan otak atau penumpukan cairan di paru-paru, pasien mungkin perlu dirawat di rumah sakit dan diberikan oksigen.

    Beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit ini antara lain:

    – Acetazolamide, yakni membantu memperbaiki masalah pernapasan

    – Obat tekanan darah

    – Inhaler paru-paru

    – Dexamethasone, mengurangi pembengkakan otak

    – Aspirin untuk meredakan sakit kepala

  • Kondisinya Stabil, Paus Fransiskus Tidak Lagi Menggunakan Ventilator

    Kondisinya Stabil, Paus Fransiskus Tidak Lagi Menggunakan Ventilator

    JAKARTA – Otoritas Vatikan pada Hari Senin mengumumkan Paus Fransiskus beristirahat dengan baik semalam dan dalam kondisi stabil saat menjalani perawatan di rumah sakit yang sudah memasuki hari ke-18.

    Paus yang berusia 88 tahun tidak lagi memerlukan penggunaan ventilasi mekanis untuk bernapas dan tidak mengalami demam, kata Vatikan dalam pembaruan medis terbarunya pada Minggu malam.

    “Paus beristirahat dengan baik sepanjang malam,” sebut pembaruan informasi dari Vatikan pada Hari Senin, melansir Reuters 3 Maret.

    Adapun pembaruan medis lengkap tentang kondisi Paus Fransiskus diharapkan pada Senin malam.

    Paus Fransiskus dirawat di Rumah Sakit Gemelli di Roma, Italia pada tanggal 14 Februari dengan masalah pernapasan parah yang dengan cepat berubah menjadi pneumonia ganda, infeksi serius di kedua paru-paru yang dapat meradang dan melukainya, sehingga sulit bernapas.

    Pembaruan Vatikan tentang kondisi Paus semakin membaik sejak Jumat, ketika Paus mengalami penyempitan saluran pernapasan, mirip dengan serangan asma, yang mengharuskannya untuk disedot.

    Pada Minggu malam, Vatikan mengatakan kondisi Paus stabil dan ia tidak lagi memerlukan penggunaan apa yang digambarkan sebagai “ventilasi mekanis non-invasif”.

    Namun, pernyataan tersebut mengatakan dokter merahasiakan prognosis Paus karena kondisinya yang rumit, yang berarti ia masih dalam bahaya.

    Paus Fransiskus telah mengalami beberapa kali sakit selama dua tahun terakhir dan rentan terhadap infeksi paru-paru karena ia menderita radang selaput dada saat dewasa muda dan sebagian paru-parunya telah diangkat.

    Paus tidak terlihat di depan umum sejak masuk rumah sakit, ketidakhadirannya yang terlama sejak kepausannya dimulai pada Maret 2013, dan dokternya belum mengatakan berapa lama perawatannya akan berlangsung.