Author: Voi.id

  • Said Aqil Siroj Ajak Semua Pihak Hormati Pertemuan Mustasyar PBNU

    Said Aqil Siroj Ajak Semua Pihak Hormati Pertemuan Mustasyar PBNU

    JAKARTA – Mantan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj mengajak semua pihak untuk menghormati pertemuan Mustasyar PBNU, yang berniat mencari solusi dari konflik internal PBNU.

    K.H. Said mengaku ironis, malu dengan konflik PBNU yang terjadi saat ini. Hal ini bertentangan dari NU bahwa NU biasanya menjadi penengah konflik dimana pun berada, moderat,tawasut. Namun, saat ini terjadi konflik.

    “Sungguh sangat ironis , sungguh sangat malu, yang konon katanya kita bisa menjadi penengah, moderat, tawasut (moderasi), tawazun (keseimbangan), yang bisa menjadi penengah konflik dimana pun berada, eh kita sendiri berkonflik,” katanya dalam Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Minggu.

    Pihaknya mengajak semua pihak untuk muhasabah atau introspeksi diri dengan bertanya pada diri sendiri soal kemauan dan apa yang bisa dilakukan. Setelah introspeksi dilakukan, juga patut berkata untuk tidak perlu menyalahkan orang lain melainkan diri sendiri.

    “Kalau sudah muhasabah, mari semua katakan, yang salah saya bukan siapa-siapa. Kami yang salah. Kenapa separah ini perselisihan di PBNU dan ini menjadi tertawaan semua orang baik non-NU dan non-muslim,” kata dia.

    Ia mengajak semua pihak untuk menghormati hasil pertemuan dalam Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, ini. Sebelumnya juga telah digelar rapat di Pesantren Al Falah, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, kemudian pertemuan selanjutnya di Pesantren Tebuireng, Kabupaten Jombang.

    Dirinya pun menegaskan bahwa dalam konflik PBNU juga tidak ada campur tangan dari pemerintah. Untuk itu, ia pun berharap konflik ini bisa segera diselesaikan, kedua belah pihak saling islah.

    “Sampai sekarang Istana tidak ikut campur, sampai kapan kita seperti ini. Mari kita cepat selesaikah, islah, pertemuan. Kalau tidak, muktamar diserahkan ke pimpinan cabang dan pimpinan wilayah (PCNU dan PWNU),” kata dia.

    Sementara itu, Ketua Umum PBNU K.H. Yahya Cholil Staquf yang juga hadir dalam pertemuan di Pesantren Lirboyo Kota Kediri tersebut mengatakan dirinya senantiasa terbuka untuk memberikan klarifikasi dan tabayun terhadap apapun yang dibutuhkan, melalui cara apapun dengan menghadirkan semua bukti dan semua saksi yang diperlukan.

    Ia juga mengaku sejak awal senantiasa menginginkan islah. Ia pun mengaku menyerahkan diri dan tunduk atas keputusan forum.

    “Sejak awal, sejak detik pertama saya juga senantiasa menginginkan islah. Saya siap berislahbinaan al haq(kebenaran), tidakbinaan al batin(yang tersembunyi). Dan saya sepenuhnyataslim(tunduk, patuh), apa yang telah disepakati hadirin oleh PWNU, PCNU se-Indonensia juga Mustasyar,” kata dia.

    Gus Yahya, sapaan akrabnya juga mengaku sudah memberikan pesan kepada Rais Aam usai adanya kesepakatan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia tersebut untuk meminta waktu menghadap, namun hingga kini masih belum mendapatkan jawaban.

    “Tadi begitu mendengar apa yang disampaikan dari kesepakatan PWNU dan PCNU seluruh Indonesia, saya langsung mengirim pesan ke Rais Aam mohon waktu untuk menghadap, tapi sekarang belum dapatkan jawaban. Saya akan tunggu sampai 3×24 jam dan saya akan lapor kembali,” kata Gus Yahya.

    Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, mendesak agar kedua belah pihak di PBNU untuk islah, sehingga konflik tersebut bisa segera selesai. Forum ini diikuti PWNU, PCNU seluruh Indonesia serta PCINU baik langsung dan daring.

  • Mengetahui Nama Nama Malaikat Beserta Tugasnya yang Wajib Diimani

    Mengetahui Nama Nama Malaikat Beserta Tugasnya yang Wajib Diimani

    YOGYAKARTA – Mengimani nama nama malaikat beserta tugasnya merupakan bagian penting dalam rukun iman yang wajib diketahui dan diyakini setiap Muslim sebagai bentuk keimanan kepada Allah SWT.

    Memahami peran malaikat tidak hanya menambah wawasan keislaman, tetapi juga menumbuhkan kesadaran spiritual agar selalu berhati-hati dalam perkataan dan perbuatan sehari-hari.

    Pengertian dan Kedudukan Malaikat dalam Islam

    Dalam ajaran Islam, manusia tidak diwajibkan mengetahui hakikat zat malaikat. Namun, cukuplah seorang Muslim meyakini keberadaan malaikat beserta sifat-sifatnya sebagaimana yang dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits.

    Perlu Anda ketahui, para nabi dan rasul dapat melihat malaikat pembawa wahyu, terkadang dalam wujud manusia dan terkadang tidak menyerupai manusia, sesuai kehendak Allah SWT.

    Dilansir VOI dari laman NU Online, Al-Qur’an banyak menjelaskan peran malaikat, salah satunya dalam surah Asy-Syu’ara ayat 193–194 yang menerangkan turunnya wahyu melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW.

    Nama Nama Malaikat Beserta Tugasnya

    Sejatinya, jumlah malaikat sangat banyak dan hanya diketahui oleh Allah SWT. Namun, terdapat beberapa malaikat yang wajib diketahui beserta tugasnya, karena peran mereka dijelaskan secara jelas dalam Al-Qur’an dan hadits, di antaranya:

    Malaikat Jibril (Ar-Ruhul Amin)

    Bertugas menyampaikan wahyu dari Allah kepada para nabi dan rasul.

    Bertugas mengatur rezeki bagi seluruh makhluk hidup di bumi.

    Bertugas meniup sangkakala pada hari kiamat.

    Malaikat Izrail (Malaikat Maut)

    Bertugas mencabut nyawa seluruh makhluk yang bernyawa.

    Bertugas mencatat seluruh amal perbuatan manusia, baik maupun buruk.

    Malaikat Munkar dan Nakir

    Bertugas menanyai manusia di alam kubur.

    Malaikat Malik (Zabaniyah)

    Bertugas menjaga neraka.

    Bertugas menjaga surga.

    Nama-nama 10 malaikat tersebut berkaitan erat dengan tugas yang diembannya sebagai bentuk ketaatan mutlak kepada Allah SWT.

    Baca juga artikel yang membahas Memahami Sifat Mustahil Rasul sebagai Pondasi Keimanan yang Benar

    Sifat-Sifat Malaikat Allah

    Selain mengetahui nama nama malaikat beserta tugasnya, umat Islam juga dianjurkan memahami sifat-sifat malaikat. Dilansir dari laman Yayasan Yatim Mandiri, berikut beberapa di antaranya:

    Malaikat tidak pernah menyombongkan diri, selalu takut dan patuh kepada Allah, serta senantiasa bertasbih memuji kebesaran-Nya siang dan malam.Malaikat juga merupakan hamba Allah yang dimuliakan, tidak pernah membantah, dan tidak pernah durhaka.Mereka selalu melaksanakan perintah Allah tepat waktu dan sempurna.Malaikat tidak menyukai bau anjing dan patung, tidak makan dan minum, serta tidak memiliki jenis kelamin.Selain itu, malaikat memiliki kemampuan untuk mengubah wujud dengan izin Allah, termasuk menyerupai manusia dalam kondisi tertentu.

    Iman kepada malaikat tidak cukup hanya menghafal nama nama malaikat beserta tugasnya, tetapi harus diyakini secara menyeluruh. Keimanan ini mencakup keyakinan akan keberadaan malaikat, nama-namanya, sifat-sifatnya yang selalu taat, serta tugas dan amalan yang mereka jalankan.

    Mengajarkan keyakinan pada malaikat sejak dini kepada anak-anak, juga sangat penting agar akidah mereka kuat. Keimanan kepada malaikat dinyatakan tidak sah apabila salah satu unsur tersebut diingkari, baik secara global maupun terperinci.

    Nah, dengan memahami nama nama malaikat beserta tugasnya membantu umat Islam memperkuat iman dan kesadaran spiritual. Dengan keyakinan ini, seorang Muslim diharapkan lebih berhati-hati dalam ucapan dan perbuatan karena merasa selalu diawasi oleh Allah melalui para malaikat-Nya.

  • OpenAI dan Anthropic Luncurkan Alat AI Baru untuk Mendeteksi Pengguna di Bawah Umur

    OpenAI dan Anthropic Luncurkan Alat AI Baru untuk Mendeteksi Pengguna di Bawah Umur

    JAKARTA – OpenAI dan Anthropic mengumumkan langkah baru untuk meningkatkan perlindungan pengguna remaja dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) guna mengidentifikasi akun pengguna di bawah umur. Upaya ini bertujuan meningkatkan keamanan remaja di platform AI, meski masih menimbulkan pertanyaan terkait akurasi dan potensi salah identifikasi.

    Selama ini, sistem verifikasi usia di dunia digital dinilai kurang efektif karena umumnya hanya mengandalkan input tanggal lahir yang mudah dimanipulasi. Sepanjang 2025, sejumlah perusahaan teknologi besar, termasuk Google, mulai menerapkan pendekatan lebih aktif dalam memverifikasi usia pengguna. Kini, OpenAI dan Anthropic mengikuti langkah serupa dengan metode berbasis analisis perilaku dan percakapan.

    OpenAI mengumumkan bahwa spesifikasi model ChatGPT akan diperbarui dengan empat prinsip baru khusus bagi pengguna di bawah usia 18 tahun. Salah satu prinsip utamanya adalah menempatkan keselamatan remaja sebagai prioritas tertinggi, bahkan jika hal tersebut bertentangan dengan tujuan lain.

    Selain itu, OpenAI juga akan mendorong dukungan di dunia nyata dengan mengarahkan remaja untuk membangun hubungan sosial offline. Dalam berinteraksi, model AI juga akan memperlakukan remaja dengan sikap hangat dan penuh rasa hormat, bukan dengan nada menggurui atau memperlakukan mereka seperti orang dewasa.

    Kebijakan ini muncul setelah adanya laporan sejumlah insiden serius, termasuk kasus bunuh diri, yang diduga berkaitan dengan interaksi dengan model AI yang terlalu sering menyetujui atau membenarkan pernyataan pengguna tanpa penilaian kritis.

    Sementara itu, Anthropic menegaskan bahwa pengguna di bawah usia 18 tahun tidak diperbolehkan menggunakan model Claude. Perusahaan tersebut kini meluncurkan sistem baru yang mampu mendeteksi sinyal percakapan tertentu yang mengindikasikan pengguna masih di bawah umur. Jika terdeteksi, akun terkait dapat dinonaktifkan secara otomatis.

    Tantangan dan Kekhawatiran

    Meski teknologi AI dinilai canggih, para pengamat mengingatkan bahwa sistem ini tidak sempurna. AI masih rentan terhadap kesalahan, termasuk fenomena hallucination—kondisi ketika model menghasilkan informasi keliru atau sepenuhnya fiktif. Selain itu, AI juga pernah disalahgunakan untuk tujuan berbahaya, seperti pembuatan malware.

    Kekhawatiran utama lainnya adalah salah identifikasi pengguna. Pengalaman serupa pernah terjadi saat Google meluncurkan sistem verifikasi usia berbasis AI awal tahun ini. Banyak pengguna dewasa dilaporkan keliru terdeteksi sebagai anak di bawah umur dan harus mengunggah dokumen identitas untuk membuktikan usia mereka, yang dinilai merepotkan.

    Dengan latar belakang tersebut, meski langkah OpenAI dan Anthropic dinilai positif untuk perlindungan remaja, efektivitas sistem ini masih perlu diuji. Apakah pendekatan baru ini akan lebih akurat dan minim hambatan dibandingkan pendahulunya, masih harus dibuktikan seiring waktu.

  • 5 Contoh Fenomena Geosfer yang Sering Terjadi dalam Kehidupan Sehari, Apa Saja?

    5 Contoh Fenomena Geosfer yang Sering Terjadi dalam Kehidupan Sehari, Apa Saja?

    YOGYAKARTA – Geosfer merupakan lapisan bumi yang terdiri dari berbagai elemen seperti batuan, tanah, dan mineral. Lapisan ini menjadi tempat terjadinya berbagai fenomena alam yang membentuk permukaan bumi. Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering melihat berbagai contoh fenomena geosfer yang menunjukkan bagaimana bumi terus mengalami perubahan dari waktu ke waktu.

    Fenomena ini tidak hanya terjadi akibat faktor alam, tetapi juga bisa dipengaruhi oleh aktivitas manusia, seperti tanah longsor, banjir, dan lain sebagainya.

    Dalam artikel ini akan dibahas beberapa contoh fenomena geosfer. Hal ini penting untuk diketahui agar dapat memahami lingkungan tempat kita tinggal dan bagaimana kita dapat hidup selaras dengannya.

    Mengenal Apa itu Fenomena Geosfer

    Sebelum membahas contoh fenomena geosfer, terlebih dahulu Anda perlu mengetahui apa itu fenomena geosfer.

    Dalam ilmu Geografi, yang dimaksud fenomena geosfer adalah kejadian atau peristiwa alam yang terjadi pada lapisan-lapisan bumi seperti atmosfer, hidrosfer, biosfer, dan antroposfer.

    Fenomena geosfer berkaitan dengan unsur-unsur fisik dan fisik di permukaan dan di dalam bumi yang memengaruhi kehidupan makhluk hidup.

    Contoh Fenomena Geosfer ‘

    Menyadur buku Sistem Belajar Semalam: Ringkasan Materi & Kumpulan Rumus karya Yuli Novianti dkk, dan sumber lainnyaberikut beberapa contoh fenomena geosfer yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari:

    Aktivitas Tektonik

    Contoh fenomena geosfer yang pertama adalah aktivitas teknonik. Fenomena alam ini terjadi pada lapisan litosfer, yakni lapisan terluar dan kaku dari bumi. Lapisan litosfer terdiri dari kerak dan bagian atas mantel.

    Lempeng-lempeng tektonik di litosfer mengapung dan bergerak di atas lapisan astenosfer yang lebih plastis, menimbulkan berbagai fenomena alam seperti gempa bumi, erupsi vulkanik, gunung api, terbentuknya sesar, serta palung.

    Persebaran Flora-Fauna

    Persebaran flora dan fauna beserta habitatnya juga termasuk fenomena geosfer. Secara alami, persebaran flora-fauna disebabkan oleh penyesuaian kebutuhan dan habitat yang mendukung.

    Perlu diketahui, flora dan fauna yang ada di permukaan bumi tersebar pada tempat-tempat tertentu. Pada suatu benua, kita bisa menjumpai beragam jenis flora dan fauna, pun demikian di tempat lain yang tidak ditemukan flora dan fauna.

    Banjir dan Tanah Longsor

    Banjir dan tanah longsor menjadi contoh fenomena geosfer yang paling sering terjadi dalam kehidupan sehar-hari. Fenomena ini terjadi pada lapisan hidrosfer, yakni lapisan air yang ada di permukaan, meliputi sungai, laut, tanah, uap pada lapisan udara, hingga salju atau glister.

    Umumnya, banjir dan longsor disebabkan oleh kurangnya daerah serapan air, sehingga masa air menumpuk dan menimbulkan bencana alam.

    Selain itu, aktivitas yang merusak lingkungan seperti deforestasi (penebangan hutan), urbanisasi dan pembangunan, pengelolaan sampah yang buruk, serta perubahan penggunaan lahan di hulu juga turut memicu terjadinya banjir dan tanah longsor.

    Keanekaragaman Hayati

    Keanegaragaman hayati merupakan contoh fenomena geosfer, karena merupakan bagian dari biosfer.

    Menukil laman National Geographic, biosfer diartikan sebagai lingkungan bumi yang berisikan organisme hidup seeprti manusia, tumbuhan, hewan, jamur, dan mahluk hidup lainnya yang membentuk suatu komunitas.

    Faktor abiotik geosfer menghasilkan lingkungan yang beragam yang kemudian menciptakan keanekaragaman haya di bumi.

    Siklus Air

    Contoh fenomena geosfer yang lainnya adalah siklus air. fenomena ini terjadi di lapisan hidrosfer, di mana air dipindahkan dari satu reservoir ke reservoir lain atau dibah dari suatu keadaan ke keadaan lain, dikutip dari laman Encyclopedia Britannica.

    Berbagai macam fenomena dalam siklus air seperti turunnya hujan, terbentuknya awan, menguapnya air sungai dan laut, serta transpirasi tanaman termasuk ke dalam contoh fenomena geosfer.

    Demikian informasi tentang contoh fenomena geosfer. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.

  • Berani Main? Ini Daftar Game Pemburu Hantu yang Bikin Tegang dan Ketagihan

    Berani Main? Ini Daftar Game Pemburu Hantu yang Bikin Tegang dan Ketagihan

    YOGYAKARTA -Game pemburu hantu kini semakin digemari karena memadukan horor, strategi, dan adrenalin. Genre ini menawarkan pengalaman menegangkan bagi pemain yang suka tantangan supranatural.

    Tak hanya sekadar menakutkan, game bertema perburuan hantu juga menghadirkan cerita mendalam, kerja sama tim, serta mekanisme unik yang membuat pemain betah berlama-lama bermain.

    7 Rekomendasi Game Pemburu Hantu Paling Seru

    Dilansir VOI dari laman gamerant, berikut ini adalah rekomendasi beberapa game pemburu hantu terbaik yang bisa dimainkan di PC dan konsol:

    Obsideo merupakan game pemburu hantu berbasis co-op empat pemain yang masih terus dikembangkan, namun sudah menunjukkan potensi besar.

    Pemain akan berperan sebagai pendeta yang dibekali peralatan lengkap untuk mengidentifikasi jenis roh yang menghantui suatu lokasi.

    Berbeda dari game sejenis yang mengandalkan petunjuk pasif, Obsideo menuntut pemain berhadapan langsung dengan entitas gaib dan menyaksikan bagaimana makhluk tersebut memanipulasi lingkungan sekitar. Keberanian dan kerja sama tim menjadi kunci utama untuk bertahan hidup.

    DreadOut adalah game horor legendaris asal Indonesia yang terinspirasi dari mitologi lokal. Kisahnya mengikuti Linda Meilinda yang terjebak di kota mati penuh arwah penasaran.

    Mirip dengan Fatal Frame, senjata utama pemain hanyalah kamera dan ponsel pintar. Elemen budaya Indonesia yang kental membuat DreadOut terasa unik dan menyeramkan, sekaligus memperkenalkan cerita horor lokal ke panggung global.

    At Dead of Night menawarkan pendekatan berbeda melalui genre FMV (Full Motion Video). Pemain mengendalikan Maya yang terjebak di hotel angker dan berusaha mengungkap rahasia kelam sang pemilik hotel, Jimmy.

    Dengan alat khusus untuk berkomunikasi dengan arwah, pemain akan menerima petunjuk dari roh-roh korban. Perpaduan live-action dan gameplay horor membuat pengalaman bermain terasa sangat imersif dan intens.

    Baca juga artikel yang membahas Rekomendasi Game Kapal Perang Terbaik 2025 untuk Android dan iOS

    Ghostbusters: The Video Game

    Bagi yang ingin merasakan sensasi berburu hantu dengan nuansa lebih ringan, Ghostbusters: The Video Game adalah pilihan tepat. Pemain berperan sebagai anggota baru tim Ghostbusters dan dibekali proton pack ikonik.

    Dengan kampanye cerita yang kuat dan gameplay aksi-petualangan, game ini memungkinkan pemain mewujudkan fantasi menjadi pemburu hantu profesional seperti di filmnya.

    Ghost Exile adalah game horor kooperatif yang menekankan investigasi mendalam dan ritual pengusiran setan. Pemain harus mengidentifikasi jenis entitas menggunakan alat khusus sebelum melakukan eksorsisme.

    Atmosfer yang gelap dan mekanisme permainan yang detail menjadikan Ghost Exile cocok dimainkan bersama teman untuk pengalaman horor maksimal.

    Phasmophobia menjadi salah satu game pemburu hantu paling populer saat ini. Game ini memungkinkan hingga empat pemain menyelidiki lokasi angker sambil mengelola kewarasan karakter.

    Dengan variasi hantu, peta, serta peralatan investigasi yang lengkap, game Phasmophobia sukses menghadirkan horor yang terasa nyata dan penuh tekanan.

    Berbeda dari game lainnya, Ghostwire: Tokyo lebih menonjolkan aksi dan petualangan. Berlatar Tokyo modern, pemain menggunakan kekuatan paranormal untuk mengusir roh yang menguasai kota.

    Meski tidak terlalu fokus pada jumpscare, game ini menawarkan visual menawan dan konsep perburuan hantu yang unik.

    Setiap game pemburu hantu di atas memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi cerita, mekanisme, maupun tingkat horor. Dengan memilih game yang sesuai selera, pengalaman berburu hantu bisa menjadi hiburan menegangkan sekaligus tak terlupakan.

  • Cerita Pahit Jerni Maswara di Balik Medali Perunggu SEA Games.

    Cerita Pahit Jerni Maswara di Balik Medali Perunggu SEA Games.

    JAKARTA – Atlet kickboxing Andi Mesyara Jerni Maswara mengungkap pengalaman tidak menyenangkan saat membela kontingen Indonesia di SEA Games 2025 Thailand. Ia mengaku mengalami intimidasi dari perwakilan NOC Indonesia jelang seremoni penyerahan medali kelas 50 kilogram putri, Selasa 16 Desember, di Assumption University, Suvarnabhumi Campus, Samut Prakan, Thailand.

    Jerni menyebut dirinya diminta untuk menghapus unggahan video di media sosial jika ingin naik ke podium.

    “(Perwakilan) NOC melakukan semacam intimidasi kepada saya, untuk men-take down video yang saya viralkan dengan alasan bisa merusak reputasi WAKO ASIA Asian Kickboxing Confederation (AKC). Jadi mereka melarang saya naik ke podium kalau tidak men-take down video saya di Instagram,” ujar Jerni dikutip Minggu, 21 Desember.

    Sebelumnya, Jerni mengunggah video berisi kekecewaan terhadap perlakuan juri dan ofisial pertandingan saat turun bertanding di SEA Games 2025. Ia akhirnya menghapus video tersebut dan melakukan klarifikasi serta permintaan maaf kepada pihak AKC.

    Meski menerima medali perunggu, Jerni mengaku masih kecewa dengan perlakuan yang dialaminya. Ia menyayangkan tindakan perwakilan NOC Indonesia yang disebutnya menutupi kecurangan juri dan kerugian atlet Indonesia.

    “Padahal sebenarnya video itu tujuannya adalah untuk ke depannya bagaimana semoga tidak ada lagi kecurangan. Namun, mereka malah ingin mencoba menutupinya dan itu menurut saya sangat disayangkan,” ucapnya.

    Jerni menegaskan keberaniannya mengungkap kejadian ini karena memiliki sejumlah saksi mata, termasuk perangkat pertandingan setempat, penerjemah tim, serta tim kepelatihan kickboxing Indonesia.

    Ia juga menyoroti minimnya pendampingan NOC Indonesia selama gelaran cabor kickboxing. Bahkan, Jerni mendapat simpati dari panitia tuan rumah terkait tindakan intimidasi yang dialaminya.

  • Manfaat, Efek Samping, dan Peringatan

    Manfaat, Efek Samping, dan Peringatan

    YOGYAKARTA – Banyak pasien penasaran dan bertanya-tanya erphaflam obat apa. Hal ini menjadi pertanyaan yang sering muncul saat seseorang menerima resep dokter atau melihat obat ini di apotek tanpa penjelasan rinci.

    Faktanya, obat ini tergolong cukup umum digunakan, namun masih banyak orang belum memahami fungsi, cara kerja, serta aturan konsumsi yang tepat dan aman.

    Erphaflam Obat Apa?

    Dilansir VOI dari laman Medical Professionals Reference, erphaflam adalah obat yang digunakan untuk meredakan nyeri dan peradangan, terutama pada kondisi radang sendi seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, dan ankylosing spondylitis.

    Obat ini tersedia dalam bentuk tablet dan hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, sehingga penggunaannya harus berada di bawah pengawasan tenaga medis.

    Erphaflam sendiri mengandung bahan aktif diclofenac potassium, yaitu salah satu golongan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).

    Dibandingkan beberapa bentuk diclofenac lain, diclofenac potassium dikenal bekerja lebih cepat dalam membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan.

    Kandungan dan Cara Kerja Erphaflam

    Diclofenac potassium memiliki sifat analgesik (pereda nyeri), antiinflamasi (anti radang), dan antipiretik (penurun demam). Mekanisme kerjanya berkaitan dengan penghambatan enzim cyclooxygenase (COX-1 dan COX-2).

    Enzim cyclooxygenase berperan dalam pembentukan prostaglandin, yaitu senyawa yang memicu peradangan, nyeri, dan pembengkakan di dalam tubuh.

    Dengan menurunnya produksi prostaglandin di jaringan perifer, gejala nyeri dan peradangan dapat berkurang secara signifikan. Inilah alasan Erphaflam sering diresepkan untuk pasien dengan keluhan nyeri sendi kronis.

    Erphaflam umumnya diresepkan untuk osteoarthritis, dan rheumatoid arthritis. Penggunaan obat ini bertujuan untuk mengurangi nyeri, kaku sendi, serta peradangan yang mengganggu aktivitas sehari-hari pasien.

    Dosis dan Aturan Pakai

    Untuk orang dewasa, dosis Erphaflam disesuaikan dengan kondisi medis tertentu, namun secara umum sebagai berikut:

    Osteoarthritis: 50 mg, diminum 2–3 kali sehariRheumatoid arthritis: 50 mg, diminum 3–4 kali sehari

    Prinsip utama penggunaan diclofenac potassium adalah menggunakan dosis efektif terendah dalam durasi sesingkat mungkin. Sementara itu, dosis untuk anak-anak belum ditetapkan secara pasti, sehingga penggunaannya tidak dianjurkan tanpa petunjuk dokter.

    Kontraindikasi dan Peringatan

    Erphaflam tidak boleh digunakan oleh pasien dengan riwayat alergi aspirin, serta pasien yang sedang atau baru menjalani operasi bypass jantung (CABG).

    Obat ini juga memiliki peringatan keras terkait risiko kejadian kardiovaskular serius, seperti serangan jantung dan stroke, serta gangguan saluran cerna berupa perdarahan atau tukak lambung.

    Pasien dengan riwayat penyakit jantung, hipertensi, gangguan hati, gangguan ginjal, asma, atau usia lanjut harus menggunakan Erphaflam dengan sangat hati-hati dan pemantauan rutin.

    Baca juga artikel yang membahas Jangan Panik! Begini Cara Menurunkan Tensi Tinggi Menjadi Normal dengan Cepat

    Efek Samping yang Perlu Diwaspadai

    Penggunaan jangka panjang diclofenac potassium dapat menyebabkan efek samping serius, antara lain:

    Perdarahan dan luka pada saluran cernaGangguan fungsi hati dan ginjalRetensi cairan, edema, dan gagal jantungReaksi alergi berat hingga anafilaksisReaksi kulit serius seperti Stevens-Johnson syndrome

    Jika muncul ruam, sesak napas, nyeri dada, atau gejala gangguan hati, penggunaan obat harus segera dihentikan dan pasien harus mencari pertolongan medis.

    Erphaflam adalah obat pereda nyeri dan peradangan berbahan aktif diclofenac potassium yang efektif untuk radang sendi. Meski bermanfaat, obat ini memiliki risiko efek samping serius, sehingga penggunaannya harus sesuai resep dan anjuran dokter.

    Setelah mengetahui erphaflam obat apa, maka memahami fungsi, dosis, dan peringatannya sangat penting agar Erphaflam digunakan secara aman dan tepat.

  • Profil Martina Ayu Pratiwi, Atlet Triathlon Indonesia yang Berprestasi

    Profil Martina Ayu Pratiwi, Atlet Triathlon Indonesia yang Berprestasi

    YOGYAKARTA – Profil Martina Ayu Pratiwi, Atlet triathlon Indonesia, beberapa waktu lalu menjadi sorotan publik setelah berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Ia berhasil membawa pulang medali perunggu dalam ajang bergengsi Asia Triathlon Cup Gamagori 2025 yang digelar di Jepang pada tanggal 20-21 September.

    Pencapaian ini membawa Martina Ayu Pratiwi di posisi ketiga dari total 58 atlet internasional yang berpartisipasi dalam kategori elite putri. Keberhasilan ini selain menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga menjadi indikator positif bagi perkembangan olahraga triathlon di Tanah Air.

    Dengan catatan waktu impresif 1 jam 22 detik, Pratiwi membuktikan dedikasi dan kerja kerasnya. Medali perunggu ini juga menjadi tolok ukur penting bagi persiapan kontingen Indonesia dalam menghadapi SEA Games 2025 di Thailand.

    Pencapaian Gemilang Martina Ayu Pratiwi di Gamagori

    Martina Ayu Pratiwi menyelesaikan perlombaan dengan performa yang konsisten pada setiap segmen. Untuk segmen renang, ia mencatatkan waktu 10 menit 46 detik, dilanjutkan dengan 31 menit 14 detik di segmen balap sepeda, dan kemudian dengan 17 menit 24 detik pada segmen lari.

    Catatan waktu yang solid ini membuktikan kematangan strategis dan kekuatan fisik Pratiwi dalam berlaga di kompetisi tingkat Asia. Pelatih nasional triathlon Indonesia, Muchammad Fadly Arif, menyatakan pujian atas performa anak didiknya tersebut.

    “Ini mencerminkan hasil latihan nasional yang intens,” ujar Fadly Arif, menggarisbawahi bahwa keberhasilan ini menjadi buah dari program pelatihan yang terstruktur dan disiplin. Pernyataan ini menunjukkan bahwa prestasi Martina Ayu Pratiwi tentu bukan kebetulan semata.

    Selain meningkatkan motivasi Pratiwi secara pribadi, pencapaian podium ini juga memperkuat posisi Indonesia di peta persaingan triathlon internasional. Hal ini menjadi sinyal positif bahwa atlet-atlet Indonesia mempunyai potensi untuk bersaing di level tertinggi.

    Profil Martina Ayu Pratiwi dan Rekam Jejaknya

    Lahir pada tahun 2004, Martina dikenal sebagai atlet muda yang menempuh studi di Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Ia berasal dari Magetan, Jawa Timur.

    Prestasi Martina Ayu Pratiwi di Gamagori bukanlah kali pertama. Sebelumnya, ia mencatatkan namanya sebagai peraih medali emas di Asia Triathlon Cup Chennai, India, pada bulan Februari 2025. Ini memperlihatkan konsistensi performanya di tingkat Asia.

    Secara khusus, Marciano Norman juga mengungkapkan apresiasi kepada tim pelatih dan Federasi Triathlon Indonesia (PP FTI). Federasi yang dipimpin oleh Armand van Kempen ini dianggap telah memberikan dukungan secara maksimal.

    Dukungan tersebut terdiri dari berbagai aspek, mulai dari program latihan, fasilitas, dan kesempatan ikut berlaga di ajang internasional.

    Prestasi Internasional:

    Juara 1 di Asia Triathlon Cup Chennai 2025 (Elite Women).Medali perunggu di Asia Triathlon Cup 2025 di Gamagori, Jepang, dengan total waktu 1 jam 22 detik.Peringkat 4 di Asia Triathlon Cup Putrajaya, Nepal, dan Subic Bay 2024.Peringkat dunia ke-112 (per Nov 2025).

    Prestasi Nasional:

    Meraih medali emas untuk Jawa Timur pada PON XXI 2024 di nomor Sprint Distance Triathlon Putri.Juara di nomor Sprint Distance Duathlon PON XXI.Mencatatkan berbagai prestasi di ajang renang dan triathlon tingkat provinsi (Porprov Jatim) dan nasional sejak tahun 2019-2023.

    Itulah ulasan mengenai profil Martina Ayu Pratiwi​ dan rekam jejaknya sebagai atlet thriatlon. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.

  • Melawan Stigma Negatif Panti Jompo di Film Agak Laen: Menyala Pantiku!

    Melawan Stigma Negatif Panti Jompo di Film Agak Laen: Menyala Pantiku!

    JAKARTA – Petualangan kuartet Bene Dion, Boris Bokir, Oki Rengga, dan Indra Jegel memasuki babak baru di film kedua mereka,Agak Laen: Menyala Pantiku! Dalam film ini sedikit dikisahkan soal kehidupan para usia lanjut (lansia) di panti jompo.

    Film pertamanya,Agak Laen, berhasil menarik 9.126.607 penonton yang menempatkannya di urutan ketigafilm Indonesia terlaris sepanjang masa, di bawahJumbodanKKN di Desa Penari.

    Kesuksesan tersebut berlanjut di film kedua,Agak Laen: Menyala Pantiku! yang telah menarik delapan juta lebih penonton dalam waktu kurang dari satu bulan sejak tayang perdana pada 27 November 2025.

    Film berdurasi 119 menit tersebut menceritakan tentang empat polisi yang kariernya terancam seusai gagal mengungkap kasus pembunuhan anak wali kota. Mereka kemudian diberi kesempatan terakhir yaitu harus melakukan operasi penyamaran dan menyusup ke sebuah panti jompo untuk mencari sang pembunuh.

    Bene Dion, Indra Jegel, Oki Rengga dan Boris Bokir berfoto bersama mempromosikan film Agak Laen yang kini sedang tayang di bioskop seluruh Indonesia. (ANTARA/HO-POPLICIST Publicist/am)

    Yang menarik adalah bagaimana sang penulis cerita, Muhadkly Acho mengangkat kehidupan para lansia di panti jompo.Bagi kebanyakan orang di Indonesia, menitipkan orang tua di panti jompo bisa dipandang negatif.

    Padahal, menurut sosiolog sekaligus Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (Undip) Prof Ari Pradanawati, panti wreda atau panti jompo tidak serta merta berarti sebagai tempat pembuangan orang tua.

    Stigma Negatif

    Dalam salah satu adegan di filmAgak Laen: Menyala Pantiku!Boris dan Oki, yang menyamar sebagai pasangan lansia, mendaftarkan diriuntuk tinggal di Wisma Kasih, karena tak mau merepotkan para tetangga setelah anak mereka meninggal dunia.

    Dalam film dikisahkan kehidupan para lansia di panti jompo. Di sana, para lansia bisa berinteraksi satu sama lain serta mendapat perawatan yang layak.

    Mendengar kata panti jompo masih menjadi hal yang tabu di Indonesia. Panti jompo memiliki makna negatif, lantaran dianggap sebagai tempat ‘menelantarkan’ orang tua.

    Merawat orang tua, apalagi yang sudah berusia lanjut, memang selalu menjadi topik hangat yang memicu perdebatan di kalangan masyarakat. Salah satu opsi yang dipertimbangkan oleh keluarga adalah menempatkan lansia di panti wreda.

    Seperti yang digambarkan di filmAgak Laen: Menyala Pantiku!rumah jompo menawarkan berbagai layanan yang dirancang untuk mendukung kesejahteraan lansia.

    Tapi di baik itu, tetap meyimpan berbagai kontroversi apaka menitipkan orang tua di panti wreda adala pilihan terbaik, apalagi jika lansia tersebut masih memilki anak.

    Bukan Budaya Indonesia

    Pada 2024, Tri Rismaharini, yang kala itu masih menjabat sebagai Menteri Sosial, mengeluarkan pernyataan kontroversial terkait konsep panti jompo. Menurut Risma, panti jompo tidak cocok untuk budaya Indonesia.

    Politisi PDI Perjuangan itu khawatir panti jompo menjadi pembenar anak menolak merawat lansia di keluarga. Ia pun mendorong keluarga untuk merawat lansia, alih-alih menitipkannya di panti wreda.

    “Itu budaya dari luar negeri. Sebetulnya menurut saya ya, gak sesuai. Tidak sesuai dengan budaya, begitu kan,” katanya, saat peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) di Aceh Utara, 29 Mei 2024.

    Ternyata menurut jajak pendapat yang dilakukan lembaga risetJakpat, padangan Risma yang kontra terhadap keberadaan panti wreda sejalan dengan Generasi Z.

    Tri Rismaharini, saat itu menjabat Menteri Sosial, berbincang dengan warga saat mengunjungi Rumah Sejahtera Terpadu (RST) warga lansia di Aceh Utara, Aceh, Rabu, 29 Mei 2024. (ANTARA/Rahmad)

    Dari survei terhadap 1.499 responden 16-27 tahun, sebanyak 48,63 responden tidak setuju dengan pandangan mengirim orang tua ke panti wreda. Bahkan terdapat 35,76 persen lainya yang menjawab “sangat tidak setuju”.

    Survei ini dilakukan pada 7-8 Juni 2024. Kebanyakan responden dari kelompok 20-25 tahun (59, 79 persen), diikuti kelompok 26-27 tahun (20,37 persen) dan kelompok 16-19 tahun (19,77 persen).

    Sekitar sepertiga responden yang memilih tidak setuju dengan mengirim oang tua ke panti wreda, mengaku khawatir dengan stigma sosial. Mereka merasa masih ada pandangan negatif di masyarakat yang menganggap anak tidak berbakti jika menempatkan orang tua ke panti wreda.

    Perlu Perubahan Istilah

    Profesor Ari Pradanawati menuturkan, pendapat yang kontra dengan menitipkan orang tua di panti jompo cenderung lebih mengacu pada budaya di Indonesia.

    Di Indonesia, anggapan bahwa orang tua harus dirawat anak masih sangat kental. Menurut Prof Ari, pandangan masyarakat terhadap kata panti jompo masih cenderung negatif. Padahal, panti jompo tidak serta merta sebagai ‘tempat pembuangan’ bagi para orang tua.

    “Dalam pikiran kita, jika mendengar kata panti jompo atau panti wreda seolah menganggap orang tua dibuang. Padahal sebenarnya tidak begitu juga, karena memang ketika mendengar kata jompo atau wreda terkadang membuat pikiran malah stres,” tutur Prof Ari, dikutip laman Undip.

    Penghuni Panti Sosial Tresna Wreda Senjarawi menunggu antrean pada pemeriksaan gratis relawan KawanJuang GP, Kamis (19/10/2023). (ANTARA/HO-Pri)

    Ia pun mengungkapkan perlu ada penggantian istilah di kalangan masyarakat dalam menyebut panti jompo sehingga bisa memiliki makna yang lebih positif, misalnya rumah masa tua.

    “Artinya bagaimana kita membuat istilah yang membuat nyaman, misalnya sebuah rumah masa tua di mana ada fasilitas yang komplit,” ungkap Prof Ari.

    “Sehingga konotasi kita terhadap panti jompo atau panti wreda untuk lansia diubah menjadi suatu istilah-istilah yang mengena di hati dan anggapan ke panti jompo itu tidak berarti dibuang dan orang tua mesti diberi pemahaman,” sambung dia lagi.

  • Jelang Natal 2025, Polri Cek Kesiapan Pengamanan di Gereja dan Objek Vital

    Jelang Natal 2025, Polri Cek Kesiapan Pengamanan di Gereja dan Objek Vital

    JAKARTA – Menjelang perayaan Natal 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah rumah ibadah dan lokasi strategis guna memastikan sistem pengamanan berjalan optimal.

    Berdasarkan informasi yang dikonfirmasi di Jakarta, Minggu, kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sejumlah titik yang dikunjungi meliputi Gereja Santa, Gereja Katedral, Stasiun Gambir, Pos Pengamanan Monas, serta Pos Pengamanan Bundaran Hotel Indonesia (HI).

    Peninjauan lapangan ini dipimpin oleh Kepala Korps Sabhara Baharkam Polri Irjen Pol. Mulia Hasudungan Ritonga yang juga bertindak sebagai Kepala Operasi Pusat (Kaopspus) Operasi Lilin 2025. Ia didampingi Direktur Samapta Korsabhara Baharkam Polri Brigjen Pol. Mokhamad Ngajib selaku Kepala Satuan Tugas Preventif Operasi Lilin 2025.

    Selama kunjungan berlangsung, jajaran Polri melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pengurus serta pemuka agama di Gereja Santa dan Gereja Katedral untuk memastikan kesiapan pelaksanaan ibadah Natal serta keamanan bagi para jemaat.

    Selain itu, rombongan juga berdialog dengan Kepala Stasiun Gambir terkait kesiapan layanan dan pengamanan bagi masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api selama periode libur akhir tahun.

    Kasatgas Humas Operasi Lilin 2025 Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sepanjang rangkaian Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

    “Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta pola pengamanan di lapangan berjalan sesuai rencana. Polri berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melaksanakan ibadah Natal maupun aktivitas libur akhir tahun,” katanya.

    Ia menambahkan, hasil pemantauan menunjukkan seluruh lokasi yang dikunjungi berada dalam kondisi aman dan tertib. Seluruh personel pengamanan telah disiagakan secara lengkap dan siap menjalankan tugas sesuai dengan penempatan yang telah ditetapkan.

    Lebih lanjut, Trunoyudo menegaskan bahwa Polri akan terus mengoptimalkan langkah-langkah pencegahan serta pengamanan terpadu selama Operasi Lilin 2025 guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

    “Melalui Pelayanan Terpadu 2025 ini, Polri hadir untuk memberikan jaminan keamanan, pelayanan, dan perlindungan kepada seluruh masyarakat selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026,” ucapnya.