Author: Voi.id

  • Wamenpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata Anyer Sambut Nataru 2025

    Wamenpar Tinjau Kesiapan Destinasi Wisata Anyer Sambut Nataru 2025

    JAKARTA – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati, meninjau kesiapan sejumlah destinasi wisata di kawasan Anyer, Banten, menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026.

    Salah satunya di Pantai Pasir Putih Carita dan Tanjung Lesung Beach Hotel, Pandeglang, untuk memastikan kesiapan fasilitas destinasi, mulai dari kebersihan kawasan, ketersediaan dan kebersihan toilet, hingga keberadaan pos kesehatan dan petugas keselamatan.

    “Saya mengunjungi Pantai Pasir Putih ini untuk memastikan kesiapan pengelola dalam menghadapi puncak liburan nanti, terutama dari aspek keamanan dan keselamatan wisatawan,” ujar Ni Luh melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis.

    Dalam kesempatan tersebut, Wamenpar yang akarab disapa Ni Luh Puspa itu mengapresiasi inisiatif pengelola Pantai Pasir Putih Carita yang telah menyediakan asuransi jiwa dari Jasa Raharja yang sudah termasuk dalam tiket masuk senilai Rp10 ribu. Langkah ini dinilai sebagai upaya memberikan jaminan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan wisatawan saat berkunjung.

    “Mudah-mudahan ini dapat membuat masyarakat merasa lebih aman dan nyaman untuk berwisata ke berbagai destinasi di Banten,” imbuhnya.

    Meski demikian, Wamenpar mendorong para pemangku kepentingan terkait untuk melengkapi sarana mitigasi risiko, khususnya dengan menambah papan petunjuk jalur evakuasi di kawasan destinasi wisata.

    “Papan petunjuk jalur evakuasi perlu ditambahkan agar wisatawan tidak kebingungan jika terjadi situasi darurat,” kata Ni Luh.

    Ni Luh juga mengimbau wisatawan agar tidak memusatkan kunjungan hanya pada satu destinasi selama masa libur Natal dan Tahun Baru 2026, guna menghindari kepadatan yang berlebihan dan menjaga kenyamanan bersama.

    “Jangan sampai satu destinasi terlalu penuh dan padat karena hal itu bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi wisatawan,” kata Ni Luh menambahkan.

    Selain itu, Wamenpar menegaskan pentingnya pengawasan untuk mencegah terjadinya pungutan liar terhadap wisatawan, khususnya di kawasan destinasi wisata di Banten. Ia menyampaikan Kementerian Pariwisata telah menerbitkan surat edaran menteri terkait pencegahan pungutan liar.

    “Dalam surat edaran tersebut, kami meminta pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan agar wisatawan dapat berlibur dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

    Dalam kunjungan tersebut, Wamenpar didampingi Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Manajemen Krisis Fadjar Hutomo serta Asisten Deputi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah I Kementerian Pariwisata Bambang Cahyo Murdoko.

  • Hadapi Lonjakan Nataru, KAI Logistik Andalkan KA Kontainer Reefer

    Hadapi Lonjakan Nataru, KAI Logistik Andalkan KA Kontainer Reefer

    JAKARTA – Lonjakan permintaan distribusi pangan segar dan produk perishable selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendorong PT Kereta Api Logistik (KAI Logistik) memaksimalkan layanan Kereta Api (KA) Kontainer Reefer guna menjaga kelancaran rantai pasok nasional pada pengujung 2025.

    Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengatakan periode Nataru merupakan momen strategis bagi sektor logistik, khususnya dalam menjaga kelancaran distribusi produk yang membutuhkan penanganan khusus.

    “Layanan KA Kontainer Reefer menjadi elemen penting untuk memastikan rantai pasok tetap terjaga di tengah lonjakan permintaan dan tantangan distribusi pada akhir tahun,” ujar Aniek dalam keterangan resmi, Kamis, 25 Desember 2025.

    Sepanjang Januari hingga November 2025, KAI Logistik mencatat total volume angkutan barang mencapai 295.614 ton. Pencapaian tersebut meningkat sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 246.186 ton, seiring meningkatnya kepercayaan pelanggan terhadap layanan logistik berbasis rel.

    Pertumbuhan paling signifikan terjadi pada kuartal IV-2025. Pada periode ini, volume angkutan bulanan tumbuh di kisaran 30 hingga 40 persen dibandingkan bulan-bulan sebelumnya.

    Bahkan, pada Oktober dan November 2025, volume angkutan telah melampaui 33.000 ton per bulan, didorong oleh meningkatnya kebutuhan distribusi menjelang akhir tahun.

    “Perseroan memproyeksikan tren peningkatan masih berlanjut pada Desember 2025 dengan volume sekitar 34.000 ton. Proyeksi ini mengacu pada pola pertumbuhan yang konsisten sejak memasuki kuartal IV-2025 serta tren serupa pada tahun sebelumnya,” kata Aniek.

    Aniek menjelaskan peningkatan tersebut banyak ditopang oleh distribusi produk perishable, seperti daging, ikan, buah, dan sayuran, yang membutuhkan sistem pendinginan terkontrol.

    Melalui layanan KA Kontainer Reefer, suhu produk dapat dijaga stabil selama perjalanan sehingga mutu dan keamanan pangan tetap terjamin hingga tiba di tujuan.

    Untuk mendukung rantai pasok berpendingin, KAI Logistik juga menyiapkan fasilitas depot Plug In Reefer Container di sejumlah titik strategis, antara lain Depo Sarwajala, Terminal Kalimas Surabaya, dan Terminal Sungai Lagoa Jakarta. Fasilitas ini memastikan suplai listrik ke kontainer tetap terjaga sebelum proses pengiriman lanjutan.

    Selain aspek kualitas distribusi, pemanfaatan moda kereta api juga memberikan efisiensi dari sisi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Moda angkutan berbasis rel dinilai memiliki tingkat emisi lebih rendah dibandingkan angkutan darat jarak jauh.

    “Transportasi berbasis rel memiliki tingkat emisi yang lebih rendah dibandingkan angkutan darat jarak jauh sehingga sejalan dengan komitmen KAI Logistik dalam menerapkan prinsip logistik berkelanjutan,” ujar Aniek.

  • Polisi Lakukan Pengecekan Posyan Saat Hari Perayaan Natal Guna Pastikan Situasi Kondusif

    Polisi Lakukan Pengecekan Posyan Saat Hari Perayaan Natal Guna Pastikan Situasi Kondusif

    JAKARTA – Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Erick Frendriz, mengecek pos pelayanan (posyan) Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di depan Bandar Jakarta, kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Kamis, 25 Desember 2025.

    Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta kelengkapan sarana dan prasarana pengamanan mengingat kawasan Ancol menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

    Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi sejumlah Pejabat Utama Polres Metro Jakarta Utara, di antaranya Kabag Ops AKBP Rudy Herawan, Kasat Reskrim Kompol Onkoseno Grandiarso, Kasat Narkoba AKBP Ari Galang Saputro, serta Kasat Intelkam Kompol Timur Tri Prasetyo.

    “Pos pelayanan harus benar-benar siap, baik dari sisi personel maupun kelengkapan pendukungnya. Penataan pos juga penting agar masyarakat mudah mengakses layanan kepolisian,” kata Kombes Erick Frendriz.

    Kapolres menyampaikan bahwa kehadiran pos pelayanan di kawasan wisata bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

    Selain mengecek kesiapan personel, Kapolres juga memberikan arahan terkait penataan pos pelayanan agar lebih rapi dan representatif.

    Pengecekan berlangsung sekitar 40 menit dan berjalan lancar. Hingga kegiatan selesai, situasi di sekitar Pos Pelayanan Ancol terpantau aman, tertib, dan kondusif.

  • Banjir Bandang Kembali Landa Tanjung Raya Agam Kamis Siang

    Banjir Bandang Kembali Landa Tanjung Raya Agam Kamis Siang

    LUBUK BASUNG – Banjir bandang kembali melanda Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dampak meluapnya Sungai Batang Aia Pisang setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah itu pada Kamis siang.

    Camat Tanjung Raya Al Hafid di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan puluhan rumah digenangi air dan lumpur berbatuan di Jorong Pasar, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya.

    “Air disertai material lumpur berbatuan menerjang puluhan rumah di Jorong Pasar Maninjau termasuk jalan penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi,” katanya.

    Ia mengatakan banjir bandang juga mengakibatkan rumah mengalami rusak di sepanjang aliran Sungai Batang Aia Pisang.

    Namun jumlah total belum ada, karena pemerintah kecamatan dan nagari masih melakukan pendataan dampak banjir bandang itu.

    “Tidak ada korban jiwa dan rumah rusak sedang dalam pendataan,” katanya.

    Saat ini, tambahnya, curah hujan masih tinggi. Dengan kondisi itu, ia mengimbau warga untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir susulan.

    Sebelumnya banjir bandang juga melanda daerah itu setelah hulu sungai longsor di Kelok 28, sehingga sungai menjadi dangkal.

    Untuk itu, pemerintah setempat telah mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai.,

  • Buronan Kasus Narkoba DWP Bali, Tigran Denre Sonda, Akhirnya Menyerah

    Buronan Kasus Narkoba DWP Bali, Tigran Denre Sonda, Akhirnya Menyerah

    JAKARTA – Daftar Pencarian Orang (DPO) Subdit IV Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Tigran Denre Sonda, menyerahkan diri ke Bareskrim Polri pada Rabu, 24 Desember 2025, terkait pengedaran narkoba saat ajang pesta musik elektronik terbesar, Djakarta Warehouse Project (DWP), yang digelar di Bali beberapa waktu lalu.

    Diketahui, Tigran Denre Sonda merupakan suami dari selebgram Donna Fabiola, yang lebih dulu berurusan dengan aparat penegak hukum setelah tertangkap basah diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.

    Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, mengatakan penyerahan diri tersebut dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.

    “Pada tanggal 24 Desember 2025 pada pukul 14.00 WIB, DPO Subdit IV yang bersangkutan datang menyerahkan diri ke Kantor Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri di dampingi oleh AKBP Wisnu kemudian diterima oleh AKBP Agung Prabowo,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis, 25 Desember 2025.

    Eko menuturkan berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Tigran Denre Sonda mengaku memperoleh narkotika jenis kokain dari seorang warga negara Malaysia bernama Mujahid. Ia juga mengaku bahwa Mujahid sempat mengenalkannya kepada seseorang berinisial J untuk mendapatkan kokain.

    “Semenjak perkenalan tersebut, Tigran dan J intens melakukan jual-beli Kokain selama kurang lebih satu tahun,” ujarnya.

    Kemudian, sekitar tahun 2024, Tigran tidak lagi dapat menghubungi J sehingga dirinya kembali menjalin komunikasi dengan Mujahid untuk membeli kokain. Transaksi dilakukan dengan sistem pembayaran tunai di Malaysia.

    “Transaksi pembelian Kokain dilakukan dengan cara pembayaran tunai di Malaysia. Tersangka mengaku membeli kokain untuk penggunaan pribadi dengan jumlah maksimal 10 gram per transaksi, dengan harga sekitar 600 hingga 800 ringgit Malaysia per gram,” ucapnya.

    Eko mengungkapkan tersangka membawa kokain dari Malaysia ke Indonesia dengan cara diselipkan di dalam koper, di antara tumpukan pakaian, lalu dimasukkan ke bagasi pesawat guna mengelabui sistem keamanan kepabeanan.

    “Dengan cara diselipkan (di tumpukan baju) dengan paket kecil yang di sebar dalam koper, lalu koper dimasukkan ke bagasi pesawat, untuk mengelabui sistem keamanan kepabeanan,” imbunnya.

    Lebih lanjut, Tigran Denre Sonda mengaku mengenal Mujahid sejak akhir tahun 2023 saat keduanya bekerja sebagai broker. Ia juga mengaku telah menggunakan kokain sejak tahun 2022.

    “Selain Kokain, saudara Mujahid (WNA Malaysia) diduga bisa menyediakan narkotika jenis lainnya, seperti ekstasi, MDMA, dan ketamin,” ungkapnya.

    Terhadap tersangka, penyidik Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah melakukan pengamanan, pemeriksaan, serta proses penyidikan lebih lanjut.

    Sebelumnya, Bareskrim Polri mengungkap enam sindikat narkoba di Bali dengan total terdapat 17 tersangka dan tujuh orang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    Salah satu sindikat dikendalikan oleh Tigran Denre Sonda bersama sang istri, Donna Fabiola. Denre sebagai penyedia kokain, sementara Donna sebagi pengedar.

    “Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa Saudari Donna merupakan bandar yang mengedarkan narkotika jenis kokain dan MDMA di wilayah tersebut,” katanya.

  • Operasi Pencarian Korban Bencana di Aceh Dihentikan

    Operasi Pencarian Korban Bencana di Aceh Dihentikan

    BANDA ACEH – Badan SAR Nasional (Basarnas) menyatakan operasi pencarian korban bencana banjir di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh dihentikan.

    Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Kamis, mengatakan operasi pencarian dialihkan kepada operasi pemantau karena dalam beberapa hari terakhir tidak penemuan korban bencana.

    “Operasi pencarian yang sejak sebulan dilakukan dihentikan dan dialihkan ke operasi pemantauan. Dalam beberapa hari terakhir operasi pencarian tidak membutuhkan hasil,” kata Harris Al Hussain.

    Ia menyebutkan operasi pencairan korban bencana banjir di Provinsi Aceh sudah berlangsung selama 31 hari dan pada Kamis (25/12) merupakan hari terakhir operasi pencarian.

    Ibnu Harris Al Hussain mengatakan hingga kini masih ada 31 orang yang dinyatakan hilang. Dengan waktu sebulan sejak bencana, kecil kemungkinannya korban hilang tersebut selamat.

    “Waktu bertahan seseorang dalam kondisi bencana paling lama tujuh hari. Kini sudah 31 hari pascabencana, sehingga kecil kemungkinannya mereka yang dinyatakan hilang dalam kondisi selamat,” katanya.

    Kendati pencarian langsung dihentikan, kata dia, operasi tetap berjalan. Operasi dilakukan dengan pemantauan dan jika ada korban ditemukan, tim SAR langsung turun ke lapangan.

    “Kami juga mengimbau masyarakat jika menemukan korban segera melaporkan guna proses evakuasi. Saat ini tim SAR tetap siaga dan terus melakukan pemantauan di lokasi bencana,” kata Ibnu Harris Al Hussain.

    Sementara itu berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Kamis (25/12), jumlah korban meninggal dunia bencana banjir di Provinsi Aceh mencapai 503 orang dan 31 orang dinyatakan hilang.

  • Tujuan, Peserta, Durasi, hingga Kontribusinya ke Perusahaan

    Tujuan, Peserta, Durasi, hingga Kontribusinya ke Perusahaan

    YOGYAKARTA – Program magang (internship) dan praktik kerja lapangan (PKL) sering dianggap sama, padahal kedua istilah ini memiliki makna yang berbeda di dunia kerja. Yuk cari tahu perbedaan magang dan PKL dalam artikel di bawah ini.

    Magang dan PKL merupakan kegiatan yang ditujukan untuk menambah keterampilan dan pengalaman nyata. Kedua program ini memungkinkan mahasiswa atau lulusan baru untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang didapat semasa perkuliahan di dunia kerja secara langsung.

    Meski kedua program ini ditujukan untuk mendapatkan pengalaman profesional, ada banyak perbedaan magang dan PKL, mulai dari tujuan, peserta, durasi pelaksanaan program, hingga kontribusi ke perusahaan.

    Perbedaan Magang dan PKL

    Dirangkum dari berbagai sumber, berikut perbedaan magang dan PKL yang perlu Anda ketahui:

    Tujuan

    Tujuan utama magang adalah mencari pengalaman kerja nyata, pengembangan keterampilan, dan eksplorasi karier. Program ini cocok untuk membangun portofolio, memperluas jaringan, atau transisi karier ke bidang baru.

    Sementara program PKL bertujuan untuk mempraktikkan teori yang dipelajari di sekolah atau kampus ke dunia kerja, serta menjadi salah satu syarat akademik. Program PKL bisanya berkaitan dengan capaian pembelajaran dan kurikulum.

    Peserta

    Program magang biasanya menyasar mahasiswa aktif, lulusan baru (fresh graduate), atau individu umum yang ingin menambah pengalaman kerja. Dengan kata lain, program ini tidak terikat dengan institusi pendidikan.

    Pada PKL, peserta program ini biasanya adalah siswa SMK atau mahasiswa vokasi yang masih aktif terdaftar di institusi pendidikan. PKL umumnya dilaksanakan pada semester tertentu sebagai syarat kelulusan. ‘

    Durasi pelaksanaan program

    Durasi magang bisa bervariasi, tergantung perusahaan dan program. Misalnya, program Magang Berdampak yang biasanya dilakukan selama enam bulan. Sementara magang mandiri, durasinya mungkin hanya 1-3 bulan, atau lebih lama jika ada kesepakatan antara kedua belah pihak.

    Pada PKL, durasi pelaksanaannya mengacu pada Permendikbud Nomor 5 Tahyn 2020. Dalam aturan itu disebutkan bahwa siswa SMK dengan masa belajar 3 tahun diharuskan mengikuti magang selama 6 bulan (792 jam). Sedangkan pelajar SMK yang masa belajarnya 4 tahun, wajib mengikuti magang minimal selama 10 bulan (1.368 jam).

    Pengawasan dan pendampingan

    Perbedaan magang dan PKL yang berikutnya dapat dilihat dari segi pengawasan dan pendampingan.

    Individu yang mengikuti program magang resmi biasanya akan dibimbing oleh dosen dan supervisor industri. Akan tetapi, untuk program magang mandiri, pembimbing magang biasanya berasal dari pihak perusahaan atau mentor internal.

    Sementara PKL dibimbing langsung oleh guru SMK atau dosen kampus, dengan pengawasan terstruktur. Pada PKL, ada format laporan, penilaian akademik, dan keterlibatan institusi secara resmi.

    Fleksibilitas

    Program magang biasanya lebih fleksibel dari PKL. Fleksibilitas ini terlihat dari jadwal dan durasi yang lebih bervariasi, serta fokus tugas yang lebih beragam karena akan disesuaikan dengan tugas perusahaan.

    Pada PKL, pelaksanaan programnya cenderung lebih kaku, sebab harus mengikuti kalender akademik dan memiliki tugas yang lebih terstruktur.

    Kontribusi ke Perusahaan

    Program magang menuntut peserta berperan aktif dalam menjalankan tugas-tugas perusahaan. Peserta magang bisa terlibat dalam proyek penting, mengerjakan pekerjaan profesional, dan memberikan ide untuk strategi perusahaan.

    Sedangkan program PKL, pesertanya sering kali berada di tahap observasi dan belajar, sehingga kontribusi langsung ke perusahaan mungkin terbatas. Pada program ini, peserta lebih banyak diberi tugas dasar agar dapat memahami alur kerja.

    Demikian informasi tentang perbedaan magang dan PKL. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.

  • Bosch Pamer Kokpit Mobil Berbasis AI yang Bisa Memahami Kebutuhan Pengemudi

    Bosch Pamer Kokpit Mobil Berbasis AI yang Bisa Memahami Kebutuhan Pengemudi

    JAKARTA – Kecerdasan buatan (AI) kian mengukuhkan perannya dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di industri otomotif global. Tak lagi sekadar fitur pelengkap, AI kini disiapkan untuk menjadi “otak” utama kendaraan modern.

    Pada ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026, Bosch bakal memperkenalkan platform AI anyar yang dirancang untuk mengubah cara pengemudi berinteraksi dengan mobil. Sebagai pemasok otomotif terbesar di dunia, Bosch mempromosikan kokpit bertenaga AI ini sebagai lompatan besar.

    Mereka berambisi mengubah mobil dari sekadar alat transportasi menjadi mitra cerdas yang dapat belajar sendiri dan memahami rutinitas, preferensi, dan konteks pengemudi. Salah satu sorotan utama ialah asisten suara generasi baru yang tidak hanya bereaksi terhadap perintah, tetapi juga mampu mengantisipasi kebutuhan pengemudi.

    Misalnya, ketika pengemudi mengatakan “saya merasa kedinginan”, sistem secara otomatis dapat menghangatkan jok dan menaikkan suhu kabin tanpa instruksi tambahan.

    Dari sisi teknis, platform AI Bosch ditenagai sistem on chip Nvidia Drive AGX Orin yang memiliki kemampuan hingga 200 tera operasi per detik.

    Dilansir dari Carscoops, Kamis, 25 Desember 2025, chip ini memungkinkan pemrosesan sensor secara real time sekaligus mendukung model bahasa visi tingkat lanjut. Hasilnya, AI dapat bernalar multilangkah dan menghadirkan percakapan yang lebih natural dengan pengemudi.

    Tak hanya fokus pada kenyamanan berkendara, Bosch juga menargetkan kendaraan sebagai ruang kerja berjalan. Perusahaan asal Jerman tersebut menggandeng Microsoft dengan menghadirkan platform Foundry untuk membangun dan mengelola aplikasi serta agen AI.

    Bahkan, akses ke rangkaian Microsoft 365 disematkan langsung ke antarmuka kendaraan. Dalam praktiknya, pengemudi bisa bergabung ke rapat Microsoft Teams hanya melalui perintah suara, sementara sistem kendaraan secara otomatis mengaktifkan adaptive cruise control guna mengurangi beban mengemudi.

    Platform AI terbaru Bosch dijadwalkan melantai di CES Las Vegas pada Januari 2026. Ke depan, perusahaan menargetkan penjualan lebih dari 2 miliar euro dari solusi infotainment dalam kendaraan pada 2030.

    “Platform ekstensi AI baru ini memungkinkan sistem kokpit yang ada untuk ditingkatkan dengan cepat dan mudah dengan fungsi AI canggih.”

    “Hal ini membuat pengalaman berkendara lebih nyaman, intuitif, dan lebih aman bagi semua penumpang kendaraan,” kata Ketua Bosch Mobility, Markus Heyn.

  • Momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Konsumen Global Masih Mengerem Belanja

    Momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Konsumen Global Masih Mengerem Belanja

    JAKARTA – Di tengah kondisi ekonomi yang masih belum pulih, pola konsumsi pada momen Natal 2025 tertahan tak seperti biasanya. Dan, situasi ini terjadi di beberapa negara, tidak hanya di Indonesia.

    Analis pasarMintelmenunjukkan konsumen menahan konsumsi pada momen Natal tahun ini. Fenomena ini menunjukkan adanya kehati-hatian dalam berbelaja di tengah tekanan dan ketidakpastian ekonomi.

    Mintelmemprediksi lebih banyak orang menunda pembelian demi mendapatkan penawaran menit terakhir.

    Data dariMintelmenunjukkan, sepertiga atau sekitar 34 persen konsumen di Inggris menunggu promosi atau diskon sebelum membeli hadiah Natal. Sederhananya, konsumen di Inggris memprioritaskan keterjangkauan harga dalam berbelanja.

    Tidak hanya itu, dua per lima dari responden yang mengikuti survei juga menyatakan tidak tertarik berbelanja di momen Natal 2025 karena sedang berhemat.

    Warga memotret dekorasi Natal di Pusat Perbelanjaan PVJ Mall, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/12/2025). Pengelola pusat perbelanjaan PVJ Mall menghadirkan pernak pernik Natal berupa dekorasi pohon cemara, kado pemberian sinterklas dan spot foto guna memeriahkan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/nym)

    Fenomena Global

    Penghematan saat belanja untuk Natal juga terjadi di Amerika Serikat. Meski mayoritas konsumen tetap berbelanja, 84 persen dari mereka menggunakan taktik berhemat dengan mencari diskon khusus. Ini mengindikasikan, konsumen jauh lebih berhati-hati dan tidak berbelanja berdasarkan keinginan di Natal tahun ini.

    Di Inggris, Natal memang tetap dianggap sebagai momen untuk berbelanja. Namun para konsumen di negara tersebut dibayangi perasaan khawatir terhadap biaya hidup dan pajak yang tinggi.

    Berdasarkan perbandinganMintel, tingkat keyakinan konsumen terhadap situasi ekonomi mereka di masa belanja Natal ini relatif lebih rendah dibandingkan keyakinan mereka di awal 2025.

    Supaya belanja Natal yang menguras kantong, para konsumen menyiasatinya dengan berbelanja lebih awal, tepatnya pada momenBlack Friday.

    Black Fridayadalah hari Jumat setelah perayaanThanksgiving, yang jatuh pada minggu keempat November setiap tahunnya. Ini menjadi momen di mana berbagai jenama memberikan diskon besar-besaran.

    Para pembeli di momentum Black Friday berbelanja di Citadel Outlets di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada malam 25 November 2021. (ANTARA/Xinhua)

    Biasanya momen diskon ini berlangsung selama beberapa hari. Meski budayaBlack Fridaylahir di AS, namun strategi ini kemudian diadaptasi di banyak negara, termasuk negara barat dan bahkan di Indonesia.

    Masih dariMintel, survei menunjukkan momen Black Friday tahun ini digunakan konsumen di negara barat untuk berbelanja hadiah Natal. Ini menarik karena biasanya konsumen mulai belanja untuk kado Natal pada Desember, bukan November.

    Di Inggris, misalnya, dua pertiga konsumen menggunakan momenBlack Fridayuntuk membeli kado Natal. Hal ini selaras dengan tren yang diprediksi pada setahun silam, di mana 6 dari 10 konsumen sudah memundurkan waktu belanja Natal mereka di masaBlack Friday.

    “Hal ini menantang para peritel tidak hanya untuk menonjol tetapi juga menciptakan momen-momen yang berdampak setelahBlack Friday,” demikian mengutip lamanMintel.

    Pay LaterMeningkat

    Fenomena lainnya yang terlihat pada momen belanja akhir tahun adalah meningkatnya pembelian secara kredit, terutama metode pembayaranbuy now pay later(BNPL).

    Menurut dataAdobe, lebih dari 10 miliar dolar AS transaksi BNPL pada momen belanja akhir tahun 2025. Dengan demikian, berarti ada peningkatan sebesar sembilan persen dibandingkan transaksi BNPL di periode yang sama tahun lalu.

    Fenomena pertumbuhan BNPL ini juga terjadi di Indonesia. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pada semester I-2025 utangpay laterdi konsumen Indonesia mencapai lebih dari Rp31,5 triliun. Utang ini terkonsolidasi dari lebih dari 17 juta orang konsumen di Indonesia.

    Pertumbuhan BNPL di Indonesia pada 2025 terbilang pesat. Per Februari lalu saja, pertumbuhan penggunapay latermeningkat lebih dari 25 persen secarayear on year.Angka ini pun diprediksi akan terus meningkat hingga 2025 berakhir.

    Nasabah mengakses aplikasi penunda pembayaran (paylater). (ANTARA/Yulius Satria Wijaya/tom/aa)

    Angka ini bisa dimaknai secara positif dan negatif. Di satu sisi, ini mencerminkan adaptasi masyarakat terhadap pembiayaan digital. Selain itu, tren ini juga menunjukkan bahwa masyarakat masih relatif ingin melakukan konsumsi.

    Namun di balik grafik yang terus menanjak, muncul tanda bahaya yang tidak bisa diabaikan. Angka BNPL yang didominasi oleh kelompok generasi milenial dan gen Z ini menandakan daya beli masyarakat lemah di kelompok usia produktif.

    Ketika daya beli di kelompok usia produktif melemah, maka BNPL memiliki risiko gagal bayar yang tinggi. Menurut data Januari 2025, rasio pembiayaan bermasalah (non-performing financingatau NPF) BNPL di perusahaan pembiayaan naik ke kisaran 3,37 persen. Angka ini sempat turun menjadi sekitar 2,95 persen pada pertengahan 2025, namun analis menilai penurunan itu bisa bersifat sementara—terutama menjelang lonjakan konsumsi akhir tahun.

    Risiko Gagal Bayar

    Sementara itu, datacredit bureaumenunjukkan gambaran yang lebih konkret. Hingga Oktober 2024, nilai kredit macet BNPL telah mencapai Rp723,1 miliar, dari total portofolio hampir Rp33,84 triliun, dengan sekitar 2,44 juta debitur.

    Di tengah tingginya pertumbuhan BNPL, pada 15 Desember 2025 OJK mengesahkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 32 Tahun 2025 tentang PenyelenggaraanBuy Now Pay Later. Regulasi ini bukan sekadar aturan administratif, melainkan sinyal kekhawatiran. BNPL tak lagi bisa diperlakukan sebagai inovasi tanpa konsekuensi.

    “Kami ingin memastikan pertumbuhan BNPL tetap sehat, berkelanjutan, dan tidak mengorbankan stabilitas sektor jasa keuangan maupun kepentingan konsumen,” ujar Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK M. Ismail Riyadi.

    Konsumen, kata Ismail, harus bisa mengambil keputusan pembiayaan secara sadar dan bertanggung jawab.

    Seperti hari raya lainnya, momen belanja Natal tahun ini bisa memberikan gambaran soal situasi perekonomian, terutama keyakinan konsumen setahun mendatang.

    Ketidakpastian dan tekanan ekonomi menjadi tantangan. Namun melihat pertumbuhan kredit, terutamapay later,bisa menjadi penanda bahwa sebenarnya minat masyarakat untuk belanja masih tinggi.

    Fenomena ini tentunya harus dipandang serius oleh pemerintah. Di satu sisi, pemerintah harus mengambil langkah penting supaya tren pay later tidak berkembang menjadi persoalan sistemik. Tapi di sisi lain, langkah itu juga harus dilakukan dengan hati-hati supaya daya beli tidak semakin tergerus.

  • Berikan Perlindungan Aset, BRI Insurance Bayarkan Klaim Asuransi Alat Berat Senilai Rp656 Juta di Banjarmasin

    Berikan Perlindungan Aset, BRI Insurance Bayarkan Klaim Asuransi Alat Berat Senilai Rp656 Juta di Banjarmasin

    JAKARTA – PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan prima dan pemenuhan kewajiban kepada nasabah. Bertempat di Kantor BRI Ahmad Yani Banjarmasin, BRI Insurance secara resmi menyerahkan pembayaran klaim asuransi alat berat senilai Rp656.522.256,- kepada Bapak Martinus, pemilik PT Gemilang.

    Klaim tersebut diajukan atas insiden kecelakaan satu unit excavator milik PT Gemilang yang terjadi pada 12 September 2025, saat sedang melakukan pekerjaan peninggian jalan, landasan penopang unit (matting) mengalami pergeseran teknis yang menyebabkan unit terperosok ke dalam parit.

    Pasca kejadian, tim BRI Insurance segera melakukan proses survei dan verifikasi secara tanggap guna memastikan penanganan klaim berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku dan standar pelayanan yang cepat.

    Penyerahan klaim dilakukan secara simbolis oleh Muhammad Aqbar selaku Branch Office Head (BOH) BRI Banjarmasin Ahmad Yani kepada Bapak Martinus. Turut hadir dalam seremoni tersebut perwakilan dari BRI dan BRI Insurance untuk menyaksikan bukti nyata perlindungan aset nasabah.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada BRI dan BRI Insurance atas pelayanan klaim yang sangat mudah, cepat, dan tanggap. Pembayaran klaim ini sangat membantu kami dalam menjaga stabilitas finansial perusahaan dan memungkinkan kami melanjutkan operasional usaha tanpa kendala berarti,” ungkap Martinus, Owner PT Gemilang, dalam keterangannya, Kamis. 25 Desember.

    Muhammad Aqbar, BOH BRI Banjarmasin Ahmad Yani, menekankan bahwa asuransi kerugian merupakan instrumen krusial bagi pelaku bisnis, khususnya di wilayah dengan karakteristik geografis yang menantang seperti Kalimantan.

    “Musibah ini menjadi pengingat akan pentingnya mitigasi risiko. Melalui asuransi, risiko finansial yang menimpa nasabah dapat teratasi sehingga tidak mengganggu arus kas maupun kewajiban lainnya. Hal ini menciptakan ekosistem bisnis yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Muhammad Aqbar.

    Hari sumbono selaku Branch Manager BRI Insurance Banjarmansin mengucapkan terima kasih kepada nasabah karena telah memilih BRI Insurance untuk melindungi bisnisnya.

    “BRI Insurance akan selalu siap memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan terpercaya untuk para nasabah melindungi aset-aset bisnisnya,” ucap Hari.

    BRI Insurance terus berkomitmen untuk memperluas literasi asuransi di seluruh lapisan masyarakat. Dengan fokus pada kemudahan akses pembelian produk hingga proses klaim yang transparan, perusahaan berupaya menjadi mitra terpercaya bagi para pelaku usaha di Indonesia.

    Saat dimintai konfrimasi Budi Legowo selaku Direktur Utama BRI Insurance menyampaikan ikut prihatin kepada nasabah yang terkena musibah.

    “Saya berharap dengan adanya pembayaran klaim tersebut dapat meringankan beban tertanggung serta hal ini saya harap dapat menjadi modal kepercayaan Masyarakat yang selaras dengan komitmen dari BRI Insurance dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh nasabah BRI Insurance,” ujar Budi.

    Langkah ini sejalan dengan visi BRI Insurance untuk memberikan solusi perlindungan yang handal dan kompetitif, guna memberikan rasa aman bagi nasabah dalam menjalankan pertumbuhan bisnisnya secara maksimal.