Author: Voi.id

  • Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    PEKANBARU – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025, Ditlantas Polda Riau melaksanakan program Police Goes To School dan Green Policing di sejumlah SMA/SMK Kota Pekanbaru pada Senin 8 September.

    Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan jajaran Ditlantas bertindak sebagai pembina upacara harian sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. memimpin kegiatan di SMAN 5 Pekanbaru. Sementara itu, kegiatan serupa juga berlangsung serentak di empat sekolah lain di Pekanbaru, yakni SMAN 9, SMAN 3, SMKN 1, dan SMKN 2, yang dipimpin oleh PJU Ditlantas Polda Riau.

    Edukasi Tertib Lalu Lintas

    Dalam kesempatan tersebut, Ditlantas memberikan edukasi tentang Kamseltibcarlantas kepada para pelajar dan guru, termasuk ajakan menjaga lingkungan melalui program Green Policing. Sebagai bentuk nyata, dilakukan pemberian helm dan bingkisan kepada siswa, serta penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah.

    Program ini bertujuan mempererat kemitraan Ditlantas dengan sekolah, menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, sekaligus membentuk generasi muda yang taat aturan, berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau, KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Pekanbaru, tetapi juga serentak dilaksanakan oleh Satlantas Polres jajaran Polda Riau.

    “Dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 ini, kami ingin hadir di tengah-tengah pelajar untuk menanamkan kesadaran disiplin berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, siswa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas sekaligus agen perubahan sejak dini,” ujarnya.

    Apresiasi dari Pihak Sekolah

    Kasi Humas SMAN 5 Pekanbaru, Julinar, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Riau. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan efektif untuk menambah wawasan siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

    Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat Dirlantas membagikan helm dan cokelat kepada siswa yang berhasil menjawab kuis serta pelajar yang telah memiliki SIM. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam membangun budaya tertib lalu lintas dan menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.

  • Ogah Perang Harga dengan Mobil China, Mercedes-Benz Tetap Percaya Diri dengan Strategi Premium

    Ogah Perang Harga dengan Mobil China, Mercedes-Benz Tetap Percaya Diri dengan Strategi Premium

    JAKARTA – Di tengah gelombang perang harga yang brutal di pasar otomotif China, Mercedes-Benz tetap teguh pada pendiriannya. Alih-alih ikut banting harga, pabrikan mewah asal Jerman ini memilih untuk mempertahankan strategi premiumnya, meskipun harus mengorbankan pangsa pasar.

    Langkah ini diungkapkan langsung oleh CEO Ola Kaellenius, dikutip dari Reuters, Senin, 8 September. Menurutnya, meskipun penjualan mobil Mercedes-Benz di China sempat anjlok 19 persen pada kuartal kedua tahun 2025, perusahaan tidak akan mengubah haluan.

    “Kami tetap membebankan harga sedikit lebih mahal, tapi para penggemar GLC dapat yakin… dari sisi harga, jika Anda saat ini adalah pelanggan GLC, Anda akan tetap merasa nyaman dengan GLC listrik yang baru ini,” ujar Kaellenius di sela-sela pameran mobil IAA Mobility di Munich.

    Mercedes-Benz kini menaruh harapan besar pada model andalan terbarunya, SUV listrik GLC, sebagai kunci untuk merebut kembali dominasi di pasar mobil terbesar di dunia tersebut. Kaellenius meyakini bahwa model ini akan “tepat sasaran” sesuai dengan apa yang dicari oleh konsumen Tiongkok. Strategi ini menunjukkan komitmen Mercedes-Benz untuk memprioritaskan margin keuntungan di atas volume penjualan, sebuah pendekatan yang juga dianut oleh merek sekelas Porsche.

    Di sisi lain, tantangan bagi Mercedes-Benz tidak hanya datang dari China, tetapi juga dari Amerika Serikat. Pabrikan ini kini menunggu keputusan pemerintah AS untuk menurunkan tarif impor mobil dari Uni Eropa menjadi 15 persen dari sebelumnya 27,5 persen. Meskipun dampaknya terhadap keuangan perusahaan belum dikuantifikasi, Kaellenius berharap keringanan tarif ini segera terealisasi.

    Di tengah tekanan ganda dari persaingan China dan regulasi tarif internasional, Mercedes-Benz membuktikan bahwa mereka siap bertarung. Dengan memertahankan identitas merek yang premium dan mengandalkan inovasi produk seperti GLC listrik, mereka berharap dapat memenangkan kembali hati konsumen tanpa harus menyerah pada perang harga yang melemahkan.

  • Demo Berujung Rusuh Akhir Agustus Dianggap Jadi Pemicu Prabowo Reshuffle 5 Menteri

    Demo Berujung Rusuh Akhir Agustus Dianggap Jadi Pemicu Prabowo Reshuffle 5 Menteri

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet, di mana jabatan 5 menteri dirombak sebelum satu tahun kepemimpinannya menjadi kepala negara.

    Peneliti politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai, perombakan kabinet hari ini merupakan evaluasi Prabowo terhadap anak buahnya.

    Namun, menurutnya ada satu alasan yang juga mendorong reshuffle, yakni rentetan aksi unjuk rasa yang berujung kerusuhan di sejumlah daerah pada akhir bulan Agustus lalu.

    “Slasan mendasar tentu adalah hasil evaluasi berkala dan capaian program yang telah ada, apakah sesuai atau tidak sesuai dengan ekspektasi presiden. Adanya demonstrasi besar minggu lalu sepertinya menjadi salah satu pemicu reshuffle ini,” kata Wasisto kepada wartawan, Senin, 8 September.

    Wasisto juga memandang, perombakan yang dilakukan Prabowo ini dilakukan sebagai upaya simbolis pemenuhan aspirasi yang dilakukan oleh pemerintah setelah kondisi aman terkendali.

    “Sepertinya memang adanya demonstrasi besar kemarin yang kemudian memicu berita viral yang menyangkut peforma kinerja menteri menjadi alasan kunci,” ujar dia.

    Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle terhadap lima menteri di kabinetnya yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin sore. Pergantian ini disebut sudah dilakukan dengan berbagai pertimbangan.

    “Atas berbagai pertimbangan masukan dan evaluasi yang dilakunan terus menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini Bapak Presiden sekaligus melakukan perubahan susunan kabinet merah putih pada beberapa jabatan kementerian,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, 8 September.

    Dalam perombakan kabinet kali ini, Mukhtarudin dilantik sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggantikan Abdul Kadir karding.

    Purbaya Yudhi Sadewa dilantik sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati, kemudian melantik Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi, dan juga melantik Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah berikut dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

    Prabowo Subianto juga memberhentikan Budi Gunawan sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Ario Bimo Nandito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Prabowo sejauh ini belum menetapkan pengganti Dito maupun Budi Gunawan.

    Seluruh prosesi pelantikan dan pengangkatan pejabat itu didasari atas Keppres No 86P 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Kabinet Merah Putih 2024-2029.

  • Profil Ferry Julianto Menkop Baru Pengganti Budi Arie, Pernah jadi Waketum DPP Gerindra

    Profil Ferry Julianto Menkop Baru Pengganti Budi Arie, Pernah jadi Waketum DPP Gerindra

    JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto melantik Ferry Julianto sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi pada hari ini, Senin, 8 September.

    Sebelum menjabat sebagai menteri, Ferry menjabat sebagai Wakil Menteri Koperasi sejak dilantik Prabowo pada Oktober 2024 silam.

    Ferry merupakan politisi Partai Gerindra dan menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

    Pria kelahiran 27 Juli 1967 ini pernah mengenyam pendidikan sarjana di Universitas Padjajaran (Unpad) dengan jurusan Akuntansi.

    Ferry kemudian melanjutkan pendidikan ke jenjang magister dengan mengambil jurusan Studi Hubungan Internasional Kekhususan Ekonomi Politik Internasional di Universitas Indonesia pada tahun 2006.

    Ferry juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah DKI Jakarta dan tercatat pernah menjawab Sekretaris Dewan Pembina Induk Koperasi Unit Desa (KUD), Ketua Umum Induk Koperasi Pedagang Pasar (Inkoppas), serta Wakil Direktur Pelaksana Induk Koperasi Tani Nelayan (Inkoptan).

    Selain sebagai politikus, Ferry juga terkenal sebai aktivis dan pernah ditahan pada tahun 2008 setelah memimpin aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

  • Menteri Haji Fokus Tekan Biaya dan Siapkan Kampung Haji 2028

    Menteri Haji Fokus Tekan Biaya dan Siapkan Kampung Haji 2028

    JAKARTA – Menteri Haji dan Umroh Irfan Yusuf menyebut Program Kampung Haji hingga biaya perjalanan haji yang lebih terjangkau sebagai skala prioritas, usai resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.

    Dalam pernyataannya, Irfan mengatakan bahwa Presiden memberi arahan agar Kementerian Haji dan Umroh bekerja maksimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah.

    “Apapun yang perlu dilakukan, lakukan untuk memberikan pelayanan terbaik pada jamaah haji kita,” ujar Irfan menirukan pesan Presiden dilansir ANTARA, Senin, 8 September.

    Ia menyebut pengalamannya selama 10 bulan terakhir memimpin Badan Penyelenggara Haji di Kementerian Agama, memberinya pemahaman langsung mengenai tantangan besar penyelenggaraan haji, baik di Indonesia maupun di Arab Saudi.

    Terkait rencana pembangunan Kampung Haji, Irfan memastikan pihaknya bersama jajaran Danantara akan kembali ke Jeddah dan Mekah untuk meninjau calon lokasi tersebut.

    Menurutnya, beberapa opsi sudah dipetakan sejak sebulan lalu, termasuk pembangunan beberapa tower yang ditargetkan mulai dapat digunakan pada 2028.

    “Besok kita akan putuskan lokasi yang akan diambil,” katanya.

    Mengenai anggaran, Irfan menegaskan tidak ada penambahan baru. Kementerian Haji dan Umroh akan menggunakan alokasi yang sebelumnya dikelola Badan Penyelenggara Haji serta peralihan dari Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian Agama.

    Ia juga menyebut kewenangan lembaga baru ini lebih luas, khususnya dalam berkoordinasi langsung dengan Kementerian Haji Arab Saudi.

    “Dengan begitu, kita bisa berbicara apple to apple,” katanya.

  • Biar Hasil Maksimal, Ini Urutan Tepat Kardio dan Angkat Beban

    Biar Hasil Maksimal, Ini Urutan Tepat Kardio dan Angkat Beban

    JAKARTA – Latihan kardio dan angkat beban sering menjadi perdebatan terkait mana yang lebih dahulu sebaiknya dilakukan. Ada anggapan seseorang harus melakukan kardio lebih dahulu untuk ‘memanaskan’ tubuh untuk lebih siap mengangkat beban.

    Namun, di sisi lain ada juga yang mengatakan bahwa kardio, terutama kardio ringan sebaiknya dilakukan usai angkat beban untuk menjadi bagian cool down atau pendinginan. Lantas, manakah yang lebih tepat?

    Dikutip dari Cleveland Clinic, pada Senin, 8 September 2025, kedua anggapan tersebut tidak ada yang salah. Melakukan kardio dulu baru latihan kekuatan seperti angkat beban dan sebaliknya sama-sama bisa dilakukan.

    “Untuk kebanyakan dari kita, tidak ada bedanya mana yang dilakukan lebih dahulu. Jika berlari di treadmill dan masih punya banyak energi untuk latihan kekuatan, lakukanlah. Begitu juga sebaliknya,” kata psikolog olahraga, Katie Lawton, MEd.

    Psikolog olahraga sekaligus koordinator program Exercise Science di New York Institute of Technology, Alex Rothstein, EdD, MS, CSCS, juga mengatakan hal serupa. Memilih latihan kardio dahulu kemudian angkat beban, atau sebaliknya merupakan preferensi dan kemampuan tubuh masing-masing individu.

    “Ini sebagian besar tentang masalah preferensi. Perbedaannya sangat kecil sehingga saya tidak akan berpendapat bahwa yang satu lebih baik daripada yang lain,” tutur Rothstein.

    Kardio dahulu atau angkat beban dahulu semuanya tergantung pada tujuan olahraga Anda. Dua jenis olahraga ini melatih tubuh dengan cara yang berbeda, tetapi pada level mendasar.

    Kardio dapat meningkatkan detak jantung dan sering membuat napas lebih berat. Sedangkan latihan kekuatan seperti angkat beban berfokus pada semburan energi singat, yang mengaktifkan dan menguji otot menggunakan beberapa bentuk resistensi.

    Jika Anda berolahraga untuk tujuan tertentu seperti fokus pada ketahanan tubuh, maka lakukan kardio lebih dahulu. Jika Anda ingin membangun otot atau kekuatan, lakukan angkat beban lebih dahulu.

  • Istana Bantah Budi Gunawan Dicopot karena Kerusuhan di Beberapa Daerah

    Istana Bantah Budi Gunawan Dicopot karena Kerusuhan di Beberapa Daerah

    JAKARTA – Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang juga juru bicara Presiden membantah anggapan Budi Gunawan dicopot sebagai menteri koordinator bidang politik dan keamanan (menko polkam) karena rangkaian kerusuhan pada 28—30 Agustus di Jakarta dan beberapa daerah.

    Pras, sapaan Prasetyo, menjelaskan Presiden Prabowo Subianto memberhentikan Budi Gunawan sebagai menko polkam bukan karena alasan yang spesifik, misalnya seperti kerusuhan antara massa dan aparat di beberapa daerah, yang beberapa diwarnai dengan aksi pembakaran dan penjarahan.

    “Tidak ada kemudian karena suatu hal yang sangat spesifik. Ini semua kan bagian dari evaluasi menyeluruh (dari Presiden, red.),” kata Pras dilansir ANTARA, Senin, 8 September.

    Presiden Prabowo, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 86P Tahun 2025, memberhentikan Budi Gunawan sebagai Menko Polkam per 8 September 2025.

    Dalam Keppres yang sama, Presiden juga memberhentikan Ario Bimo Nandito Ariotedjo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga. Pemberhentian keduanya diumumkan saat acara pelantikan menteri dan wakil menteri hasil perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Senin sore.

    Walaupun demikian, Presiden Prabowo belum menentukan nama yang akan mengisi kursi menko polkam.

    “Berkenaan dengan posisi menko polkam, untuk sementara waktu memang Bapak Presiden belum menunjuk secara definitif siapa yang akan Beliau tugaskan di menko polkam sehingga untuk sementara waktu Beliau akan menunjuk ad interim,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi.

    Prasetyo juga belum dapat membocorkan nama pejabat sementara tersebut, ataupun kandidat menko polkam yang nantinya dipilih oleh Presiden Prabowo.

    “Tunggu, nanti diumumkan,” ujar Pras, sapaan populer Prasetyo.

    Dalam kesempatan yang sama, saat ditanya kemungkinan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin akan rangkap jabatan sebagai menko polkam ataupun kemungkinan Sjafrie menjadi pejabat sementara, Pras belum dapat menjawab pertanyaan tersebut.

    “Tunggu dulu. Ini kan belum ditandatangani. Kita gak boleh menyampaikan,” sambung Pras.

    Di Istana Negara, Senin sore, Presiden Prabowo melantik empat menteri dan satu wakil menteri, yaitu Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) menggantikan Sri Mulyani Indrawati, kemudian Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menggantikan Abdul Kadir Karding, Ferry Joko Juliantono sebagai Menteri Koperasi menggantikan Budi Arie Setiadi, dan juga melantik Mochamad Irfan Yusuf Hasyim sebagai Menteri Haji dan Umrah berikut dengan Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

    Pengangkatan empat menteri dan satu wakil menteri itu ditetapkan oleh Presiden Prabowo dalam keppres yang sama untuk pemberhentian Budi Gunawan dan Dito Ariotedjo.

     

  • Investor Besar Tarik 500 Bitcoin dari Binance, Pasar akan Positif dalam Waktu Dekat?

    Investor Besar Tarik 500 Bitcoin dari Binance, Pasar akan Positif dalam Waktu Dekat?

    JAKARTA – Data dari firma pemantauan on-chain Whale Alert, menunjukan telah terjadinya aktivitas pembelian Bitcoin (BTC) secara besar-besaran oleh pemegang Bitcoin besar, atau yang sering disebut whale.

    Whale Alert mencatat sebuah transaksi besar yang melibatkan 500 Bitcoin yang ditarik dari Binance, bursa kripto terbesar di dunia, dalam beberapa menit saja, pada tengah hari tanggal 7 September.

    Dengan demikian, platform investasi kripto Pintu menyebutkan bahwa total nilai Bitcoin (BTC) yang ditarik dari Binance pada waktu itu adalah sekitar 55.566.215 dolar AS atau sekitar Rp906 miliar.

    Meskipun tidak dijelaskan maksud dari transaksi besar ini, para pengamat pasar menganggap gerakan ini sebagai aktivitas pembelian Bitcoin oleh investor besar atau institusi, mengingat sifat transfer tersebut.

    Terjadinya pembelian Bitcoin besar-besaran dan kembalinya whale ini disebut sebagai indikator kuat, di mana pasar kripto kemungkinan akan bergerak ke arah yang lebih positif dalam waktu dekat.

    “Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan yang meningkat dari para investor besar tetapi juga bisa memicu gelombang optimisme di kalangan investor kecil dan menengah,” tulis Pintu dalam blog resminya. 

    Kegiatan akumulasi Bitcoin (BTC) besar-besaran ini terjadi di saat mata uang kripto utama tersebut menunjukkan tanda-tanda kebangkitan harga yang potensial. 

    Meskipun Bitcoin (BTC) mengalami fluktuasi harga selama minggu ini, dengan naik hingga sekitar 113.000 dolar AS (Rp1,84 miliar) dan turun serendah 107.000 dolar AS (Rp1,74 miliar), mata uang ini tampaknya akan mengakhiri minggu dengan catatan positif.

  • Gantikan Karding, Menteri P2MI Mukhtarudin Janji Jalankan Astacita Presiden

    Gantikan Karding, Menteri P2MI Mukhtarudin Janji Jalankan Astacita Presiden

    JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Mukhtarudin menyatakan siap menjalankan visi Astacita Presiden Prabowo Subianto sebaik-baiknya.

    “Saya akan melaksanakan tugas dengan baik, sebaik-baiknya sesuai arahan Presiden tentu Astacita Presiden, pemerintah yang harus kita laksanakan sebaik mungkin di periode 2025-2029,” ujar dia saat memberikan keterangan pers di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 8 September dilansir ANTARA.

    Mukhtarudin mengatakan Presiden Prabowo belum memberikan tugas rinci kepadanya. Namun, dia menekankan Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo harus dijalankan sebaik mungkin mengingat perlindungan tenaga kerja migran menjadi pekerjaan besar yang harus diperhatikan.

    Pria yang sebelumnya menjabat sebagai anggota DPR tersebut menuturkan agenda awal setelah dirinya dilantik adalah silaturahmi dan perkenalan dengan internal kementerian.

    Menurut dia, program yang sudah dijalankan menteri sebelumnya akan dilanjutkan sepanjang sejalan dengan visi Presiden.

    “Ya tentu program-program yang telah dilaksanakan oleh Menteri sebelumnya tentu akan kita lanjutkan yang sejalan dengan Asta Citanya Pak Presiden, ya. Saya kira tidak ada hal-hal yang lebih spesifik,” ucapnya.

    Mukhtarudin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah memberikan amanah kepada dirinya untuk mengemban tugas sebagai Menteri P2MI.

    Mengenai alasan pergantian, dia menyebut hal tersebut merupakan kewenangan Presiden.

    “Ini hak prerogatif Presiden. Saya kita ini biasa dalam pemerintahan. Biasa lah ya,” kata dia.

    Presiden Prabowo melantik Mukhtarudin sebagai Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)/Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), di Istana Negara, Jakarta, Senin menggantikan Abdul Kadir Karding yang sebelumnya menjabat posisi tersebut.

    Diketahui, Mukhtarudin sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPR RI.

    Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) RI Nomor 86P Tahun 2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode 2024—2029 pada 8 September 2025.

  • Menteri Arifah Ajak Semua Pihak Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Anak

    Menteri Arifah Ajak Semua Pihak Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Anak

    JAKARTA – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi mengajak pemda dan seluruh pihak untuk menyatukan komitmen dalam wjudkan Kota Layak Anak (KLA). Untuk meraihnya, perlu dipastikan adanya penyediaan ruang aman, inklusif, dan bermakna bagi anak-anak.

    “Festival Anak Balikpapan ini bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk memperkuat semangat, kreativitas, dan masa depan anak-anak kita. Anak-anak adalah subyek utama yang hak-haknya harus dapat dipenuhi. Anak-anak kita adalah agen perubahan yang dapat berkontribusi bagi lingkungan dan kota,” kata Arifah Fauzi dalam keterangan di Jakarta, mengutip ANTARA pada Minggu 7 September.

    Menteri Arifatul Choiri Fauzi menyampaikan bahwa konsep Kota Layak Anak berlandaskan pada Konvensi Hak Anak yang menekankan hak setiap anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal, terlindungi dari kekerasan, serta dapat berpartisipasi bermakna dalam pembangunan.

    Kota yang layak anak mencakup pemenuhan hak dasar anak melalui pendidikan, kesehatan, ruang bermain, fasilitas publik yang aman, dan lingkungan yang mendukung.

    Sementara Staf Ahli Bidang Sosial, Kesejahteraan, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Adamin Siregar, menyampaikan bahwa anak-anak merupakan aset berharga bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan diberi ruang untuk berkembang.

    “Festival Anak Balikpapan adalah wadah bagi anak-anak untuk berekspresi, berkreasi, menyalurkan bakat, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Anak-anak Balikpapan adalah generasi hebat yang siap melanjutkan estafet pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” kata Adamin Siregar.

    Adamin Siregar memastikan komitmen Pemerintah Kota Balikpapan terus menghadirkan kebijakan ramah anak.

    Upaya tersebut diwujudkan melalui peningkatan fasilitas pendidikan dan kesehatan, penyediaan ruang terbuka hijau ramah anak, penguatan program perlindungan anak dari kekerasan, perundungan, dan diskriminasi, serta penguatan wadah partisipasi anak.