Author: Voi.id

  • Cara Buat Grup Keluarga di Gim Minecraft untuk Mengaktifkan Fitur Parental Control

    Cara Buat Grup Keluarga di Gim Minecraft untuk Mengaktifkan Fitur Parental Control

    JAKARTA – Minecraft menjadi salah satu gim paling populer di dunia, termasuk di kalangan anak-anak. Namun, banyak orang tua yang khawatir dengan interaksi online maupun konten yang bisa diakses anak saat bermain. 

    Untungnya, Microsoft menghadirkan fitur parental control yang akan membantu orang tua untuk dapat mengelola pengalaman bermain anak dengan lebih aman.

    Fitur ini tersedia bagi pengguna Minecraft: Bedrock Edition dan dapat diakses melalui halaman Microsoft Family Safety secara online maupun aplikasi Xbox Family Settings. 

    Akun anak di sini adalah pengguna di bawah usia 16 tahun di AS dan Uni Eropa, atau 19 tahun di Korea Selatan. Untuk mengaktifkan kontrol orang tua, Anda perlu membuat akun orang tua dan akun anak, lalu membuat grup keluarga. 

    Cara Membuat Grup Keluarga melalui Situs Microsoft Family Safety

    Kunjungi beranda Microsoft Family SafetyMasuk dengan akun orang tuaPilih Create a family groupPilih Add a family memberBuat akun anak baru atau masukkan alamat email anak yang sudah adaKunjungi halaman Privacy & Online Safety untuk mengatur pengaturan dalam gim bagi akun anak.

    Cara Membuat Grup Keluarga melalui Aplikasi Xbox Family Settings

    Unduh aplikasi Xbox Family di perangkat AndaMasuk dengan akun orang tuaPilih ikon siluet hijau di kanan atasPilih Add ChildPilih Create new account atau Add existing accountKetuk akun anak di bawah Members untuk mengatur pengaturan dalam gim.

  • Polisi Ungkap Kasus Tewasnya Pegawai Kemendagri yang Jasadnya Ditemukan di Pancoran Jaksel

    Polisi Ungkap Kasus Tewasnya Pegawai Kemendagri yang Jasadnya Ditemukan di Pancoran Jaksel

    JAKARTA – Kepolisian mengungkap penyebab kematian pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) inisial OS yang mayatnya ditemukan di Kali Ciliwung, tepatnya Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Rabu, 9 Juli  diduga akibat kecelakaan.

    “Indikasi kekerasan ataupun perbuatan dengan benda tumpul dan sebagainya, semuanya adalah itu kecelakaan alam,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Mansur kepada wartawan di Polres Metro Jakarta Selatan, Senin, 8 September.

    Mansur menegaskan, tidak ada luka akibat benda tumpul atau kekerasan lainnya. Hal itu berdasarkan hasil tes DNA maupun autopsi pada korban.

    Dengan demikian, kasus penemuan mayat tersebut dinyatakan bukan sebagai kekerasan melainkan alamiah. “Sampai hasil tes DNA keluar, itu tidak ada unsur kekerasan,” katanya.

    Kepolisian membenarkan mayat tanpa kepala yang ditemukan di Kali Ciliwung Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan, adalah pegawai Kemendagri inisial OS.

    Pernyataan ini berdasarkan hasil pemeriksaan tes DNA selama dua minggu lebih dan keterangan keluarga korban. Jenazah telah diambil pihak keluarga dan sudah dimakamkan.

    Pada Rabu lalu warga menemukan mayat yang diduga berjenis kelamin laki-laki di Kali Ciliwung di Jalan Rawajati Timur III, Pancoran, Jakarta Selatan.

    Mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga yang sedang memancing di pinggir Kali Ciliwung. Korban diduga hilang saat memancing di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

  • Perubahan Formasi Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen

    Perubahan Formasi Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen

    Perubahan Formasi Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen

  • 11 Orang Jadi Tersangka Kasus Penjarahan di Rumah Sri Mulyani

    11 Orang Jadi Tersangka Kasus Penjarahan di Rumah Sri Mulyani

    JAKARTA – Kepolisian Resor (Polres) Tangerang Selatan (Tangsel), Polda Metro Jaya, menetapkan sebanyak 11 orang sebagai tersangka dalam kasus penjarahan rumah Sri Mulyani di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan, Banten.

    “Kita sudah menetapkan 11 orang tersangka dugaan pencurian dengan pemberatan dan perusakan yang terjadi di kediaman Ibu Sri Mulyani,” kata Kapolres Tangsel, AKBP Victor Inkiriwang di Tangerang, Senin.

    Ia menyebut, dari ke 11 orang tersangka ini diketahui merupakan warga Tangerang Selatan dan Jakarta. Dimana, lanjutnya, saat ini mereka telah dilakukan penahanan di Mapolres setempat.

    “Sudah kita lakukan penahanan. Mereka sudah dewasa yang berasal dari Tangerang Selatan serta dari Jakarta,” ucapnya.

    Victor menegaskan, dalam hal ini pihaknya ditugaskan untuk fokus terhadap penanganan kasus penjarahan di kediaman Sri Mulyani. Sedangkan terkait kasus penjarahan rumah Nafa Urbach telah ditangani langsung oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

    “Barang bukti nanti kami akan sampaikan, karena kami sedang kembangkan. Yang jelas 11 orang tersangka ini adalah pelaku aktif, mereka ini memang sudah berniat untuk melakukan kejahatan dan terlibat aktif dalam tindak pidana di rumah Ibu Sri Mulyani,” jelasnya.

    Dia juga menambahkan, tim penyidik kini masih mencari tersangka lainnya terkait kasus pencurian di rumah Sri Mulyani tersebut melalui dengan pemeriksaan atas 11 pelaku yang telah ditahan.

    “Tidak hanya berhenti yang 11 orang tersangka ini, kita masih kembangkan dan kita akan melakukan pengembangan secara maksimal,” kata dia.

    Sebelumnya, rumah yang disebut-sebut sebagai kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jalan Mandar, Bintaro Sektor 3A, Tangerang Selatan, dijarah oleh orang-orang tak dikenal pada Minggu (31/8) dini hari.

    Berdasarkan kesaksian sejumlah warga, penjarahan itu berlangsung dalam dua gelombang.

    “Gelombang pertama sekitar jam 1 (dini hari), gelombang kedua terjadi sekitar jam 3 (dini hari),” kata Joko Sutrisno, staf pengamanan di rumah Sri Mulyani.

    Dari keterangan Joko dan warga lain, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa di rumah itu. Pun tak ada kendaraan roda empat yang dirusak karena memang sedang tidak ada di sana.

    Menurut para saksi mata, penjarahan gelombang kedua adalah yang paling mengerikan karena melibatkan ratusan orang, bahkan mungkin seribuan orang.

  • Hadirkan Ruang Aman untuk Perempuan, Langkah Felicia Kawilarang Peduli Kesehatan Mental

    Hadirkan Ruang Aman untuk Perempuan, Langkah Felicia Kawilarang Peduli Kesehatan Mental

    JAKARTA – Menurut American Psychiatric Association, 30% orang akan mengalami anxiety disorder atau gangguan kecemasan setidaknya sekali dalam hidupnya. Meski umum terjadi, isu kesehatan mental masih sering disalahpahami, bahkan oleh mereka yang mengalaminya.

    Hal inilah yang dialami Felicia Kawilarang, mantan Chief Marketing Officer (CMO) di salah satu platform kesehatan. Perjalanan panjangnya menghadapi kecemasan hingga depresi akhirnya menumbuhkan sebuah panggilan hati. Ia tergerak menghadirkan ruang aman bagi perempuan melalui platform Ryse and Shyne, yang ia dirikan pada bulan Mei lalu.

    Dari Anxiety Sejak Kecil hingga Depresi di Usia Dewasa Felicia mengaku sudah merasakan kecemasan sejak kecil, meski saat itu belum memahami apa yang dialaminya.

    “Saya mengalami anxiety sejak kecil tapi tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi. Di masa itu, isu kesehatan mental belum banyak dibicarakan. Baru setelah kuliah saya mulai menyelami, konsultasi dengan ahli, dan akhirnya mendapat diagnosa klinis bahwa saya mengalami general anxiety. Dari situ, saya lebih paham cara menghadapinya,” kisah Felicia.

    Namun, perjalanan tidak berhenti di situ. Beberapa tahun lalu, Felicia menghadapi titik balik besar dalam hidupnya.

    “Saat itu saya merasa segala hal dalam hidup, baik karier maupun hubungan, sudah tersusun dengan matang dan berjalan sesuai rencana. Namun, tiba-tiba semuanya berubah drastis. Saya merasa kehilangan kendali atas hidup saya, dan di situlah saya mulai mengalami depresi,” kenangnya.

    Lahirnya Ryse and Shyne Pengalaman itu yang menggerakkan Felicia untuk menciptakan ruang aman bagi perempuan yang merasakan hal serupa.

    “Ketika akhirnya saya berhasil pulih dari depresi, saya merasa kesembuhan ini harus punya makna lebih. Saya ingin membangun tempat agar perempuan bisa merasa aman, berdaya, dan pulih bersama. Tempat di mana mereka bisa saling terhubung, saling

    mendukung, tanpa takut dihakimi atau malu menjadi dirinya sendiri,” tambah Felicia.

    Melalui Ryse and Shyne, Felicia membawa visi untuk meningkatkan kesadaran akan kesehatan mental perempuan di Indonesia.

    “Isu kesehatan mental tidak boleh dianggap sebagai aib. Gangguan kesehatan mental bisa dialami siapa pun, tidak peduli latar belakang, cerita hidup atau kesuksesannya. Sayangnya, stigma dan mispersepsi masih begitu kuat, terutama terhadap perempuan. Semakin seseorang menyangkal apa yang ia alami, semakin sulit untuk dikelola dengan tepat. Justru penerimaan adalah langkah pertama menuju pemulihan.”

    Healing adalah Proses, Bukan Garis Lurus

    Bagi Felicia, proses penyembuhan tidak bisa diburu-buru apalagi dipaksakan. Setiap orang memiliki jalannya masing-masing.

    “Tidak ada satu solusi untuk semua. Ada yang merasa terbantu dengan meditasi, ada yang cocok dengan journaling, ada pula cara lain. Yang terpenting, kita American Psychiatric Association, Anxiety Disorders, (2024) mampu duduk bersama perasaan yang tidak nyaman, memahami perubahan, menerima dan mencintai diri apa adanya. Dari sana kita bisa menemukan kebahagiaan lewat momen-momen kecil.”

    Felicia ingin mengubah perjalanan personalnya menjadi gerakan yang lebih besar, sebuah ekosistem yang lebih sehat untuk perempuan Indonesia.

    “Setiap perempuan berhak punya ruang untuk didengar, untuk pulih, dan untuk tumbuh kembali. Saya percaya, ketika perempuan saling mendukung, tidak ada yang perlu merasa sendirian dalam perjalanan healing mereka,” pungkas Felicia.

  • Utang LRT Jabodebek Senilai Rp2,2 Triliun ke Adhi Karya Bakal Dibayar KAI

    Utang LRT Jabodebek Senilai Rp2,2 Triliun ke Adhi Karya Bakal Dibayar KAI

    JAKARTA – Pembangunan Light Rail Transit (LRT) Jabodebek menyisakan l utang ke PT Adhi Karya (Persero) Tbk sebesar Rp2,2 triliun.

    Rencananya, utang tersebut akan dibayarkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI sebagai pengelola LRT Jabodebek.

    Direktur Adhi Karya Entus Asnawi mengatakan, piutang pemerintah masih dalam proses.

    Meski begitu, dia mengaku telah mendapat penegasan dari Kementerian Keuangan terkait pembayaran piutang LRT Jabodebek akan dilakukan secara penuh oleh KAI.

    “Proses sekarang ini kami sudah dapat penegasan dari Kementerian Keuangan pembayarannya itu nanti akan dilakukan melalui KAI. Baik misalnya dengan skema payment atau skema subsidi ke KAI-nya. KAI nanti ke Adhi Karya akan membayarkan secara penuh,” ujarnya dalam acara Public Expose Live secara virtual, Senin, 8 September.

    Entus mengaku masih menunggu kajian untuk mendapatkan angka komersial pembayaran utang tersebut.

    Pencairan piutang tersebut akan membantu perseroan untuk menyelesaikan sejumlah kewajiban.

    “Kalau manfaatnya tentu manfaat besar sekali kalau bisa cair ini. Setidaknya kita bisa menyelesaikan beberapa kewajiban-kewajiban yang ada yang di Adhi Karya,” ucapnya.

    Meski begitu, Entus mengaku sejak 2024 lalu perseroan sudah utang ke supplier itu kurang lebih Rp4 triliun dan utang ke perbankan sekitar Rp2,4 triliun.

    “Jadi cukup baik. Kalau ini (piutang LRT Jabodebek) cair, bisa lebih turun lagi. Ini bagian dari modal kerja yang akan kita gunakan ke depan. Juga ada beberapa proyek lain yang punya piutang besar yang sedang kita proses pencairannya,” ujarnya.

    Entus mengatakan pembangunan LRT Jabodebek tahap pertama sepanjang 44 km awalnya didanai oleh pemerintah.

    Kemudian, perubahan peraturan presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2015 di mana dana sebesar Rp23,3 triliun diberikan melalui PMN dari total nilai kontrak Rp25,5 triliun.

    “Sampai dengan selesai pekerjaan ini menghabiskan Rp25,5 dan kami sudah dibayar Rp23,3, sehingga memang masih tersisa Rp2,2 triliun,” ucapnya.

    Sementara itu, Direktur Keuangan Adhi Karya, Bani Iqbal Menargetkan penyelesaian piutang yang melibatkan pemerintah tersebut dapat rampung pada akhir tahun ini.

    Bani mengakui piutang terbesar persebaran berasal dari proyek pembangunan LRT Jabodebek.

    “Piutang terbesar saat ini adalah piutang dari LRT yang masih dalam proses diskusi dengan KAI, Kemenkeu, dan  juga Danantara untuk penyelesaiannya. Targetnya bisa selesai secepat-cepatnya akhir tahun ini,” ucap Bani.

  • Diwarnai Permainan Keras, Laga Berakhir Tanpa Gol

    Diwarnai Permainan Keras, Laga Berakhir Tanpa Gol

    JAKARTA – Timnas Indonesia menjalani laga kedua FIFA Matchday melawan Lebanon. Dalam laga yang berlangsung sengit, pertandingan berakhir dengan skor imbang 0-0.

    Pertemuan Timnas Indonesia dan Lebanon berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin, 8 September 2025, malam WIB. Ditonton pendukung sendiri, Skuad Garuda tampil mendominasi sejak menit awal.

    Pergerakan pemain naturalisasi anyar, Miliano Jonathans, cukup menjadi tekanan bagi tim lawan. Jonathans yang jadi starter langsung menunjukkan kemampuannya dan banyak mendapat momentum menciptakan peluang.

    Pada menit-menit awal, ia membuka peluang lewat serangan balik dengan umpan di sisi kanan. Namun, peluang itu kandas karena dimentahkan pemain Lebanon di kotak penalti.

    Jual-beli serangan antara kedua tim intens terjadi demi mencuri gol lebih dulu. Hingga memasuki menit ke-35, peluang kembali didapat Timnas Indonesia.

    Stefano Lilipaly melepaskan tembakan keras dari sisi kiri, tapi bolanya masih melayang ke atas gawang Lebanon.

    Dua menit berselang, Miliano Jonathans sempat mengirim umpan ke tengah. Meski bisa disambut Mauro Zijlstra, bolanya masih lemah dan belum tepat sasaran.

    Pada babak pertama, Lebanon nyaris tak punya serangan berarti. Hanya beberapa ancaman ringan yang masih bisa diredam barisan pertahanan Indonesia yang digalang Jay Idzes dan Kevin Diks.

    Hingga peluit tanda istirahat berbunyi, tak ada gol tercipta. Indonesia vs Lebanon masih 0-0.

    Lanjut ke babak kedua, baik Timnas Indonesia maupun Lebanon masih tampil ngotot untuk membuka angka lebih dulu. Kali ini Lebanon membuka ancaman dua menit selepas istirahat, melalui sepakan Karim Darwich yang ternyata bisa diredam Emil Audero.

    Pada menit ke-57, dua peluang beruntun didapat Indonesia. Pertama lewat Zijlstra yang gagal menyambut bola dari Dean James di sisi kiri, kemudian bola liarnya berujung tendangan Lilipaly yang masih melayang ke atas gawang Mostafa Matar.

    Patrick Kluivert kemudian mencoba melakukan perubahan dengan menarik Zijlstra, Calvin Verdonk, Stefano Lilipaly, dan Ricky Kambuaya. Mereka digantikan dengan Adrian Wibowo yang akhirnya debut, Eliano Reijnders, Marselino Ferdinan, dan Thom Haye.

    Peluang didapat Indonesia pada menit ke-75. Miliano Jonathans coba melepaskan tembakan dari sisi kiri, tapi bolanya masih melayang ke atas gawang Lebanon.

    Hingga memasuki menit ke-80, Indonesia masih mengurung Lebanon. Sementara lawan cuma menunggu dan melancarkan serangan balik yang selalu dipatahkan Jay Idzes serta Kevin Diks dilini belakang.

    Pada menit ke-86, peluang sempat didapat Ramadhan Sananta yang masuk menggantikan Jonathans. Ia bisa menanduk bola dari umpan lambung Adrian, tapi bolanya masih mengenai pemain Lebanon dan gagal disambar Marselino di tiang dekat.

    Hingga laga tuntas dengan tambahan waktu delapan menit, tak ada gol tercipta. Indonesia vs Lebanon selesai tanpa gol.

  • Jarang Dikunjungi, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Hidden Gem Terbaik di Dunia

    Jarang Dikunjungi, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Hidden Gem Terbaik di Dunia

    JAKARTA – Fenomena overtourism menjadi isu serius di banyak destinasi wisata populer dunia. Kota-kota besar dan pantai terkenal kini sering kali terlalu padat, membuat harga sewa melonjak, lingkungan tertekan, hingga pengalaman liburan terasa kurang menyenangkan.

    “Ketika sebuah tempat dipenuhi orang, bukan hanya kualitas hidup warga lokal yang terganggu. Pengalaman perjalanan Anda juga ikut menurun,” tulis Grace Beard, Travel Editor Time Out.

    Namun, ada kabar baik. Kini semakin banyak pelancong yang mencari alternatif, dari destinasi yang lebih sepi hingga tren destination dupes, yakni mengganti destinasi populer dengan tempat lain yang tak kalah indah, lebih murah, dan jarang dikunjungi.

    Inilah yang kemudian melahirkan istilah hidden gem, destinasi tersembunyi yang menawarkan pengalaman istimewa tanpa hiruk-pikuk keramaian.

    Lokasi wisata paling hidden gem di dunia adalah Semenanjung Osa di Kosta Rika, Amerika Tengah. Mereka yang rela menempuh perjalanan panjang dengan pesawat kecil, mobil, dan perahu melalui rawa hutan akan menemukan surga tersembunyi ini.

    “Lebih dari dua persen keanekaragaman hayati planet ini ada di sudut liar dan terpencil di Kosta Rika ini,” kata Beard.

    Dikutip dari laman Time Out, pengunjung bisa menyaksikan paus bungkuk melompat di Golfo Dulce, kukang bergelantungan di pepohonan Corcovado National Park, buaya yang bersembunyi di lumpur hutan bakau, hingga burung ara merah dan toucan berleher kuning yang beterbangan bebas.

    Tidak heran jika tempat ini disebut sebagai salah satu petualangan ekowisata terbaik di dunia.

    Tips Berkunjung

    Bagi yang ingin menjelajahi Osa, perlu dicatat bahwa kunjungan ke Corcovado National Park harus diatur terlebih dahulu. Cara terbaik adalah memesan tur dengan pemandu berlisensi.

    “Saya menginap di sebuah jungle bungalow di Corcovado Wilderness Lodge yang luar biasa indah. Dari sana, pemandu membawa kami menelusuri jalur darat dan pesisir, bahkan berhasil menunjukkan tapir, berbagai burung langka, hingga kukang yang sulit ditemukan.” kata seorang wisatawan yang berbagi pengalamannya.

    Mengapa Disebut Hidden Gem?

    Tidak hanya keindahan alamnya yang murni, tetapi juga karena akses yang menantang membuat tempat ini terjaga dari keramaian. Justru inilah yang menjadikan Semenanjung Osa sebagai lokasi wisata paling hidden gem di dunia, sebuah destinasi yang masih alami, kaya satwa liar, dan memberi pengalaman tak terlupakan bagi siapa pun yang datang.

  • Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik 2,5 Persen di Agustus Meski Sempat Ada Demo Ricuh

    Penumpang di Bandara Ngurah Rai Naik 2,5 Persen di Agustus Meski Sempat Ada Demo Ricuh

    DENPASAR –  Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali mencatat aksi demonstrasi pada beberapa hari terakhir Agustus 2025 tidak mempengaruhi jumlah penumpang dibanding hari biasa.

    General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai Ahmad Syaugi Shahab mengungkapkan jumlah rata-rata harian penumpang 75.319 orang, dan kondisi pada 30 dan 31 Agustus 2025 masing-masing 74.830 dan 76.356 penumpang, atau tidak jauh dari hari biasa.

    “Tanggal 30 Agustus (saat aksi demonstrasi) pergerakan pesawat 418, penumpang 74.830, tanggal 31 Agustus pergerakan pesawat 423, penumpang 76.356 orang,” kata dia.

    “Secara rata-rata, bandara melayani 75.319 penumpang per hari atau setara dengan 3.138 penumpang setiap jamnya,” sambung Ahmad Syaugi.

    Ia menyampaikan kondisi Agustus termasuk mencatatkan kinerja positif, sebab sepanjang bulan Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani 2.334.879 penumpang, meningkat 2,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang saat itu sebanyak 2.278.331 penumpang.

    Jumlah tersebut terdiri dari 1.471.378 penumpang rute internasional dan 863.501 penumpang domestik dengan puncaknya tertinggi terjadi pada 1 Agustus 2025 dengan 79.810 penumpang.

    “Trafik pesawat udara juga menunjukkan adanya pertumbuhan, tercatat 12.893 pergerakan pesawat lepas landas dan mendarat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, dengan rincian 6.889 penerbangan internasional dan 6.004 penerbangan domestik,” kata dia.

    Untuk pergerakan pesawat, kondisi saat aksi demonstrasi dengan hari biasa juga tak berbeda jauh yaitu rata-rata 416 pergerakan pesawat per hari dengan trafik tertinggi 440 pergerakan pada 8 Agustus 2025.

    Pengelola bandara menjelaskan dari total pergerakan pesawat selama Agustus 2025 diketahui adanya pertumbuhan 1,6 persen dibandingkan Agustus 2024 yang sebanyak 12.685 pergerakan pesawat.

    Jika dihitung secara kumulatif, maka dari Januari hingga Agustus 2025, Bandara I Gusti Ngurah Rai telah melayani 16.115.267 penumpang, yang terdiri dari 10.175.470 penumpang internasional dan 5.939.797 penumpang domestik.

    Dari sisi pergerakan pesawat tercatat 94.911 pergerakan pesawat dengan 52.069 penerbangan internasional dan 42.842 penerbangan domestik.

    “Dengan tren penumpang dan penerbangan yang menunjukkan angka yang positif, kami berupaya untuk melakukan langkah perbaikan, peningkatan, dan penguatan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa,” ucap Ahmad Syaugi.

    Ia menyebut salah satu upayanya dengan mendukung program pemerintah pemberlakuan sistem pelaporan kedatangan penumpang internasional, All Indonesia.

    “Saat ini 63 persen penumpang Bandara I Gusti Ngurah Rai masih didominasi oleh penumpang internasional, kami bekerja sama dengan Kantor Imigrasi, Bea Cukai dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan secara bertahap mulai menerapkan sistem All Indonesia pada Agustus 2025,” ujarnya.

     

  • Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    Dirlantas Polda Riau Gelar Program Police Goes To School dan Green Policing di SMA/SMK Pekanbaru

    PEKANBARU – Dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025, Ditlantas Polda Riau melaksanakan program Police Goes To School dan Green Policing di sejumlah SMA/SMK Kota Pekanbaru pada Senin 8 September.

    Kegiatan dimulai sejak pukul 08.00 WIB, dengan jajaran Ditlantas bertindak sebagai pembina upacara harian sekaligus menyampaikan pesan-pesan keselamatan berlalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, S.I.K., M.H. memimpin kegiatan di SMAN 5 Pekanbaru. Sementara itu, kegiatan serupa juga berlangsung serentak di empat sekolah lain di Pekanbaru, yakni SMAN 9, SMAN 3, SMKN 1, dan SMKN 2, yang dipimpin oleh PJU Ditlantas Polda Riau.

    Edukasi Tertib Lalu Lintas

    Dalam kesempatan tersebut, Ditlantas memberikan edukasi tentang Kamseltibcarlantas kepada para pelajar dan guru, termasuk ajakan menjaga lingkungan melalui program Green Policing. Sebagai bentuk nyata, dilakukan pemberian helm dan bingkisan kepada siswa, serta penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah.

    Program ini bertujuan mempererat kemitraan Ditlantas dengan sekolah, menanamkan disiplin berlalu lintas sejak dini, sekaligus membentuk generasi muda yang taat aturan, berkarakter, peduli lingkungan, dan siap menjadi pelopor keselamatan lalu lintas.

    Dirlantas Polda Riau, KBP Taufiq Lukman Nurhidayat, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berlangsung di Pekanbaru, tetapi juga serentak dilaksanakan oleh Satlantas Polres jajaran Polda Riau.

    “Dalam momentum Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 tahun 2025 ini, kami ingin hadir di tengah-tengah pelajar untuk menanamkan kesadaran disiplin berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan. Harapannya, siswa menjadi pelopor keselamatan lalu lintas sekaligus agen perubahan sejak dini,” ujarnya.

    Apresiasi dari Pihak Sekolah

    Kasi Humas SMAN 5 Pekanbaru, Julinar, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Ditlantas Polda Riau. Menurutnya, kegiatan ini sangat bermanfaat dan efektif untuk menambah wawasan siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

    Suasana hangat dan penuh keceriaan terlihat saat Dirlantas membagikan helm dan cokelat kepada siswa yang berhasil menjawab kuis serta pelajar yang telah memiliki SIM. Kegiatan kemudian ditutup dengan penanaman bibit pohon bersama pihak sekolah dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama dalam membangun budaya tertib lalu lintas dan menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.