Author: Voi.id

  • Meningkat Drastis, Penjualan iPhone 17 Melonjak 22 Persen di China

    Meningkat Drastis, Penjualan iPhone 17 Melonjak 22 Persen di China

    JAKARTA – Penjualan seri iPhone 17 dilaporkan meningkat secara tajam hingga 22 persen di China. Persentase ini jauh lebih besar dibandingkan tahun lalu menurut temuan Counterpoint Research. 

    Kenaikan ini terjadi saat pasar ponsel di China sedang melemah. Secara keseluruhan, data mengungkapkan bahwa penjualan ponsel turun hingga 2,7 persen per tahunnya selama periode peluncuran. 

    Menurut Counterpoint, seri iPhone 17 menjadi pendorong utama dalam penjualan Apple di China. Ponsel yang diluncurkan secara global pada September lalu ini menyumbang hampir empat perlima dari total unit ponsel Apple yang sudah dijual ke para konsumen. 

    Jika dibandingkan dengan tahun lalu, ini merupakan peningkatan yang sangat besar. Pasalnya, Counterpoint Research tahun lalu mencatat bahwa penjualan iPhone di Cina menurut hingga 5 persen dalam sebulan setelah peluncuran iPhone 16. 

    Temuan ini menunjukkan bahwa apple berhasil menarik pasar China dengan seri iPhone terbarunya, khususnya setelah perusahaan tersebut memperkenalkan iPhone Pro dengan desain terbaru dan iPhone Air yang merupakan ponsel tertipis dari Apple. 

    CEO Apple Tim Cook tampak optimis dengan prestasi ini. Dalam sebuah wawancara, sebagaimana dilansir dari 9to5mac, untuk menyatakan bahwa, “Seri iPhone 17 diterima dengan sangat baik di sana (China).” 

    Peningkatan yang positif ini membuat Apple terlihat optimis. Cook menyatakan bahwa perusahaan yakin dengan pertumbuhan penjualan di kuartal pertama tahun depan. Menurutnya, “sebagian besar didasarkan pada penerimaan iPhone di sana.”

  • Suatu Kehormatan Bisa Satu Kategori Sama Senior

    Suatu Kehormatan Bisa Satu Kategori Sama Senior

    JAKARTA – Enam nama harus bersaing untuk kategori Pendatang Baru Terbaik Terbaik dalam ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards 2025. Mereka adalah Fajar Noor, Faris Adam, Prince Poetiray, Vanessa Zee, Wijaya 80, dan Zainul Basyar.

    Meski kategori tersebut ditujukan bagi mereka yang baru debut sekitar setahun terakhir, pada kenyataannya terdapat dua nama yang berisikan “pemain lama”, yakni Wijaya 80 dan Zainul Basyar.

    Wijaya 80—yang debut dengan single “Seharusnya Aku” pada Agustus 2024—meski disebut sebagai unit baru, namun berisikan personel yang sudah lama berkarier di industri musik nasional. Ardhito Pramono (vokal, keytar) bahkan pertama kali meraih nominasi AMI Awards pertamanya pada tahun 2018.

    Sementara, Zainul Basyar yang untuk pertama kalinya masuk nominasi AMI Awards, merupakan jebolan ajang Rising Star Indonesia Dangdut pada tahun 2022. Ia bahkan keluar sebagai pemenang untuk kategori pendatang baru dalam ajang penghargaan Anugerah Dangdut Indonesia 2023.

    Dengan kehadiran dua “pemain lama”, Vanessa Zee—yang debut lewat single “Engga Ngerti” pada Juni lalu, setelah lulus dari Indonesian Idol—tidak melihatnya sebagai sebuah permasalahan.

    Penyanyi 21 tahun itu tidak ingin melihat nama-nama yang berada dalam satu kategori dengannya sebagai pesaing. Ia justru melihatnya sebagai suatu kehormatan.

    “Aku enggak memandang semua nominasi yang masuk di kategori yang sama dengan aku itu sebagai pesaing. Enggak. Tapi itu sebuah kehormatan buat aku—untuk bisa jadi satu kategori sama yang udah jadi senior di dunia musik,” kata Vanessa saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.

    Lagipula, Vanessa melihat AMI Awards merupakan ajang penghargaan bagi musisi Tanah Air, dan bukan sebagai ajang untuk bersaing.

    “Dan untuk bisa dapet penghargaan, dikenal sebagai pendatang baru terbaik bersama dengan senior-senior, itu pastinya suatu kehormatan buat aku, dam aku engak melihat itu sebagai persaingan,” tambahnya.

    Namun, penyanyi berdarah Batak itu tidak menampik harapan untuk bisa membawa pulang piala.

    “Pastinya kita berharap menang. Karena pasti akan jadi suatu kehormatan dan penghargaan besar buatku—bagi aku yang baru masuk industri musik,” ujar Vanessa.

    Lebih dari sekadar capaian, ia menekankan bahwa keberhasilannya masuk nominasi AMI Awards adalah pemenuhan ambisi masa kecilnya. Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa kemenangan bukanlah tujuan utama.

    “Dan juga ini mimpi aku sejak kecil, pastinya dikasih penghargaan yang besar dan bergengsi,” ucap Vanessa.

    “Menang atau tidak menang itu enggak masalah. Dengan adanya nama Vanessa di salah satu nominasi di AMI itu aku udah sangat bersyukur dan salah satu penghargaan besar buatku,” pungkasnya.

  • Dirut KCIC Tegaskan Restrukturisasi Diserahkan ke Danantara

    Dirut KCIC Tegaskan Restrukturisasi Diserahkan ke Danantara

    JAKARTA – Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) selaku pengelola Kereta Cepat Jakarta Bandung (Whoosh) Dwiyana Slamet Riyadi mendatangi Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, pada Senin, 17 November.

    Dia menjelaskan,a kedatangannya untuk melakukan diskusi rutin dengan pihak Kemenko Perekonomian. “Saya diskusi biasa aja,” ujarnya kepada awak media.

    Dwiyana menegaskan, terkait restrukturisasi proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung, seluruhnya diserahkan kepada Danantara.

    “Pokoknya kalau untuk restru kan kita serahkan ke Danantara. KCIC di bawah Danantara. Jadi apa pun mekanisme, skemanya, kita serahkan ke Danantara,” jelasnya.

    Ia juga menyebut tidak ada arahan khusus yang dapat disampaikan, karena seluruh proses kini dilakukan dengan sistem satu pintu di bawah Danantara.

    “Pokoknya kita ikutin, biar satu pintu lewat Danantara,” tuturnya.

    Saat ditanya mengenai komunikasi KCIC dengan Danantara, Dwiyana kembali menegaskan seluruh koordinasi akan berjalan melalui lembaga tersebut.

    Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara membuka peluang penyaluran skema public service obligation (PSO) untuk kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh akan difokuskan membiayai infrastruktur proyek tersebut.

    Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas mengatakan, pemerintah sudah menyatakan komitmen untuk hadir dalam penyelesaian pembiayaan proyek Whoosh.

    Tetapi, detail terkait porsi dan mekanisme dukungannya belum diputuskan.

    “Bapak Presiden kan sudah bilang itu negara. Intinya itu, tapi detailnya yang mana belum dibicarakan. Negara kan ada keuangan, ada Danantara. Jadi tunggu waktunya,” tuturnya di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat, 14 November.

    Meski begitu, Rohan bilang opsi PSO yang mengemuka kemungkinan besar memang tidak menyasar aspek operasional kereta cepat.

    Menurut dia, beban terbesar ada pada infrastruktur yang menelan biaya masif sejak tahap pembangunan.

    Lebih lanjut, Rohan menggarisbawahi secara global, proyek infrastruktur besar umumnya membutuhkan waktu sangat panjang untuk mencapai balik modal, yakni antara 30 hingga 50 tahun.

    “(PSO) kurang lebih infrastrukturnya, bukan pengoperasian kereta-keretanya. Kasarnya tanpa bicara rel, jembatan, membelah gunungnya, Whoosh-nya positif,” kata Rohan.

    Dari sisi operasional, Rohan bilang kinerja Whoosh sebenarnya menunjukkan tren positif. Tingkat okupansi terus meningkat, dan penjualan tiket kini sudah mampu menutup seluruh biaya operasional harian.

    “Operasional sudah tertutup sama penjualan tiket. Jadi yang jadi masalah ini kan utang terhadap infrastrukturnya,” ucapnya.

  • Mengapa Jam Tubuh Anda Menentukan Kualitas Tidur

    Mengapa Jam Tubuh Anda Menentukan Kualitas Tidur

    JAKARTA – Pernah merasa sudah tidur cukup, tetapi tetap bangun dalam keadaan lelah dan sulit fokus sepanjang hari? Bisa jadi masalahnya bukan hanya pada durasi tidur, melainkan pada chronotype Anda, yaitu kecenderungan alami tubuh untuk merasa mengantuk dan terjaga di waktu-waktu tertentu. Artikel Verywell Mind, dikutip pada Senin, 17 November, menjelaskan bahwa chronotype adalah jam biologis bawaan yang memengaruhi kapan Anda merasa paling berenergi, kapan mulai melambat, dan kapan tubuh benar-benar siap untuk beristirahat.

    Memahami chronotype bukan sekadar hal teknis soal tidur, tetapi kunci untuk menyelaraskan gaya hidup dengan ritme tubuh agar tidur lebih nyenyak, mood lebih stabil, dan hari-hari terasa lebih ringan.

    Secara garis besar, chronotype sering dikenal dengan istilah “morning type” (si burung hantu pagi atau early bird), “evening type” (si burung hantu malam atau night owl), dan tipe di antaranya yang cenderung lebih fleksibel. Orang dengan chronotype pagi biasanya mudah bangun lebih awal, merasa paling fokus di jam-jam awal hari, tetapi cepat lelah di malam hari.

    Sebaliknya, chronotype malam cenderung “panas” menjelang sore hingga malam, sulit tidur lebih cepat, dan merasa berat bangun pagi. Sebagian besar orang berada di tengah spektrum ini, tidak sepenuhnya pagi atau malam, tetapi punya jam-jam favorit ketika tubuh terasa paling “hidup”. Yang menarik, chronotype ini banyak dipengaruhi faktor biologis dan genetik, sehingga bukan semata-mata soal disiplin atau malas.

    Chronotype ternyata punya dampak nyata terhadap kualitas tidur dan keseharian. Ketika jadwal hidup Anda selaras dengan chronotype, misalnya pekerja morning type yang memang bekerja di jam kerja pagi, tidur biasanya terasa lebih nyenyak, lebih mudah terlelap, dan bangun pun terasa lebih segar. Namun, ketika terjadi “benturan” antara jam biologis dan tuntutan sosial, muncullah yang disebut social jetlag, yaitu kondisi saat tubuh merasa seperti terus-menerus berganti zona waktu karena pola tidur yang dipaksa. Orang dengan chronotype malam yang harus bangun sangat pagi untuk sekolah atau kerja, misalnya, sering merasa kurang tidur, lesu, dan sulit fokus, meski secara total jam tidurnya tampak cukup.

    Artikel ini juga menyoroti bagaimana chronotype memengaruhi kemampuan beradaptasi terhadap perubahan jadwal. Mereka yang bertipe pagi cenderung lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan jam tidur dan durasi istirahat, tetapi bisa kesulitan jika sering harus begadang untuk acara sosial atau kerja lembur malam. Sebaliknya, tipe malam mungkin lebih nyaman dengan aktivitas hingga larut, tetapi akan lebih rentan terhadap gangguan tidur, rasa kantuk di siang hari, dan kesulitan memenuhi jadwal yang menuntut bangun pagi. Di tengah pola ini, tubuh berusaha menjaga ritme sirkadian, jam biologis 24 jam yang mengatur tidur, hormon, suhu tubuh, hingga suasana hati.

    Mengenal chronotype juga membantu Anda mengatur strategi agar tidur tetap berkualitas meski jadwal tidak selalu ideal. Verywell Mind menekankan pentingnya kebiasaan yang mendukung ritme alami tubuh, seperti menjaga waktu tidur dan bangun yang konsisten, mengurangi paparan cahaya terang (termasuk gawai) menjelang tidur, dan memaksimalkan paparan cahaya pagi untuk membantu “mengatur ulang” jam biologis. Untuk tipe malam yang dipaksa bangun lebih pagi, penyesuaian kecil namun konsisten misalnya memajukan jam tidur sedikit demi sedikit, tidak begadang ekstrim di akhir pekan, dan menciptakan ritual sebelum tidur yang menenangkan—dapat membantu tubuh beradaptasi perlahan.

    Namun, jika Anda terus-menerus merasa kelelahan, mengalami sulit tidur yang berkepanjangan, atau curiga memiliki gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea, artikel ini mengingatkan pentingnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau spesialis tidur.

    Chronotype memang menjelaskan kecenderungan alamiah, tetapi bukan alasan untuk mengabaikan keluhan yang mengganggu kualitas hidup. Pada akhirnya, memahami chronotype adalah tentang berdamai dengan ritme tubuh sendiri: menyusun jadwal kerja, belajar, dan istirahat sedekat mungkin dengan jam biologis, sehingga Anda tidak lagi merasa “melawan diri sendiri” setiap kali alarm pagi berbunyi. Dengan begitu, tidur bukan hanya cukup secara jumlah, tetapi juga berkualitas dan mendukung kesehatan mental maupun fisik.

  • Konsumsi Pertamax Turbo Melesat 76 Persen, Pertamina Tambah Pasokan dengan Impor

    Konsumsi Pertamax Turbo Melesat 76 Persen, Pertamina Tambah Pasokan dengan Impor

    JAKARTA – PT Pertamina Patra Niaga menungkapkan terjadi lonjakan konsumsi terhadap jenis BBM Pertamax Turbo sepanjang tahun 2025.

    Kenaikan konsumsi BBM dengan nilai oktan (RON) 98 ini mencapai 76 persen.

    “Akhir-akhir ini kami dari Pertamina Patra Niaga mengalami peningkatan yang cukup signifikan, khususnya untuk Pertamax Turbo. Utk pertamax turbo terjadi peningkatan kurang lebih 76 persen,” ujar Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI, Senin, 17 November.

    Dengan adanya kenaikan ini, Mars menyebut pihaknya tel melakukan penambahan pasokan baik dari kilang-kilang milik Pertamina maupun mendatangkannya dari luar negeri.

    “Saat ini Pertamina secara maksimal menambah pasokan baik dari kilang maupun impor,” sambung dia.

    Kargo yang memuat Pertamax Turbo sedang berada dalam perjalanan menuju ke Indonesia.

    Dia berharap, agar kargo ini segera tiba sehingga kebutuhan pasokan Pertamax Turbo bisa terpenuhi

    “Penambahan impor ini tentunya perlu waktu. Saat ini kargo impor sedang menuju ke Indonesia. Dan beberapa tempat mudah-mudahan segera akan terisi,” kata dia.

    Untuk informasi, hingga Oktober 2025, telah menjual bahan bakar minyak (BBM) meliputi bensin dan solar sebesar 87 juta kiloliter (KL).

    “Sampai dengan Oktober 2025 volume penjualan sebanyak 87 juta kiloliter di mana 41 persen dari penjualan tersebut adalah kontribusi pendapatan dari produk-produk non-subsidi,” sambung Mars Ega.

    Mars menambahkan, bisnis pemasaran Pertamina tumbuh dengan baik serta pihaknya memastikan untuk terus mendorong penjualan produk-produk non-subsidi serta menerapkan digitalisasi guna melakukan monitoring dan pengawasan transaksi produk-produk subsidi.

  • Adrian Wibowo Siap Bela Indonesia U-23 di SEA Games 2025, Masih Tunggu Konfirmasi Klub

    Adrian Wibowo Siap Bela Indonesia U-23 di SEA Games 2025, Masih Tunggu Konfirmasi Klub

    JAKARTA – Adrian Wibowo menyatakan siap membela Timnas Indonesia U-23 saat tampil di SEA Games Thailand 2025. Namun, pihak Garuda Muda masih menunggu konfirmasi dari Los Angeles FC (LAFC), klub tempat Adrian merumput.

    Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, menyebut bahwa saat ini pihaknya masih terus berkomunikasi dengan LAFC soal izin melepas sang pemain. Soalnya, agenda ini tak masuk hitungan kalender FIFA.

    “Kalau Adrian (Wibowo) sudah menyampaikan kepada saya, bisa (main di Timnas Indonesia U-23). Namun, kami diminta untuk berbicara dengan Dirtek (Direktur Teknik Los Angeles FC). Saya juga aktif bicara, menyampaikan,” kata Sumardji di sela sesi latihan Garuda Muda di Stadion Madya, Senayan, pada Senin, 17 November 2025, sore WIB.

    Dengan kesedian dari sang pemain, Sumardji berharap Adrian yang juga pernah membela Timnas Indonesia senior itu bisa bergabung akhir November 2025 atau awal Desember nanti.

    Bukan hanya memberikan kabar soal Adrian Wibowo, Sumardji juga mengungkapkan situasi Tim Geypens yang memperkuat FC Emmen. Tim memang belum pernah bergabung dalam dua pemusatan latihan Garuda Muda pimpinan pelatih Indra Sjafri, tapi kehadirannya tetap ditunggu usai cedera.

    “Nah ini, yang kami tunggu sebenarnya Tim (Geypens) ya. Prinsipnya, kalau Tim ini sebenarnya jika kondisinya, kondisi cederanya membaik dan bisa, kami berharap (dia bergabung),” ucap Sumardji.

    Sumardji menyebut Tim juga sudah menyatakan siap memperkuat Indonesia U-23 pada SEA Games 2025, tapi pemain berusia 20 tahun itu saat ini masih dalam pemulihan cedera.

    “Waktunya masih ada. Kalau Tim intens bicara dengan sekretaris tim, itu dia bisa datang. Klubnya juga insyaallah akan memberikan izin.”

    “Yang pasti menunggu bagaimana supaya cederanya itu betul-betul pulih. Jadi, tidak ada keraguan-raguan lagi untuk bisa berangkat,” ujar Sumardji.

    Sumardji memastikan semua pemain yang mengikuti TC kedua mendapatkan izin dari klubnya. Pada TC kedua, jumlah pemain yang mengikuti persiapan SEA Games 2025 ada 30 pemain, termasuk Rafael Struick, Ivar Jenner, dan Mauro Zijlstra.

    “Semua (pemain) yang ada sekarang ini kami komunikasi dengan klub masing-masing insyaallah memenuhi hal yang sangat positif.”

    “Memang dari awal sudah kami bicarakan,” tuturnya lagi.

  • India Tangkap Pria Khasmir terkait Serangan Bom Mobil Bunuh Diri di New Delhi

    India Tangkap Pria Khasmir terkait Serangan Bom Mobil Bunuh Diri di New Delhi

    JAKARTA – Badan investigasi antiteror India menangkap seorang pria dari Kashmir atas dugaan berkonspirasi dengan seorang pelaku bom bunuh diri untuk melakukan ledakan mobil mematikan di ibu kota New Delhi.

    Dilansir ABC News, Senin, 17 November, Badan Investigasi Nasional (NIA) mengatakan mobil yang meledak pada pekan lalu terdaftar atas nama Amir Rashid Ali.

    Dia diduga melakukan perjalanan ke New Delhi dari Kashmir yang dikuasai India untuk memfasilitasi pembelian kendaraan tersebut. Penangkapan Ali merupakan “terobosan besar” dalam kasus tersebut.

    Ledakan itu menewaskan 10 orang dan melukai 32 lainnya di dekat Benteng Merah bersejarah kota itu. Para pejabat India menyebutnya sebagai “insiden teror keji” yang dilakukan oleh “pasukan anti-nasional.”

    Ledakan mobil itu terjadi beberapa jam setelah polisi di Kashmir mengatakan mereka telah membongkar sel militan yang diduga beroperasi dari wilayah yang disengketakan, menangkap setidaknya tujuh orang, termasuk dua dokter Kashmir dari kota-kota di India, dan menyita sejumlah besar bahan pembuat bom.

    Badan investigasi mengidentifikasi pengemudi mobil dan tersangka pelaku bom bunuh diri sebagai Umar Un Nabi, juga seorang warga Kashmir, seorang dokter yang mengajar di sebuah perguruan tinggi kedokteran di kota Faridabad, dekat New Delhi.

    Pasukan pemerintah meledakkan rumah keluarganya di distrik Pulwama di selatan pada Kamis malam, kata para pejabat, sebagai balasan atas serangan tersebut.

    Badan keamanan India juga telah melakukan serangkaian penggerebekan di seluruh Kashmir sebagai bagian dari penyelidikan mereka, dengan menginterogasi ribuan orang dan menahan ratusan orang.

    Pada Jumat malam, beberapa bahan peledak yang disita dari Faridabad dan dibawa ke kota utama Kashmir, Srinagar, oleh polisi meledak di dalam kantor polisi, menewaskan sembilan orang dan melukai 32 lainnya.

  • Buruh Tuntut Kenaikan UMP Jakarta 2026 Rp6 Juta, Pemprov DKI Masih Tunggu Arahan Kemnaker

    Buruh Tuntut Kenaikan UMP Jakarta 2026 Rp6 Juta, Pemprov DKI Masih Tunggu Arahan Kemnaker

    JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta merespons tuntutan kelompok buruh yang meminta upah minimum provinsi (UMP) tahun 2026 dinaikkan menjadi Rp6 juta dalam aksi unjuk rasa di Balai Kota DKI Jakarta hari ini.

    Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Syaripudin menegaskan pemerintah daerah masih menunggu pedoman resmi dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) sebelum memulai pembahasan angka kenaikan.

    Syaripudin menyebut, proses penetapan UMP tidak bisa berjalan tanpa rujukan yang ditetapkan pemerintah pusat. Hingga saat ini, Kemnaker belum menerbitkan aturan terbaru sebagai dasar perhitungan upah.

    “Memang pada masa penetapan UMP di akhir tahun yang akan dijadikan pedoman pembayaran UMP di tahun mendatang, tentunya seluruh pemerintah provinsi di Indonesia ini menunggu yang menjadi petunjuk daripada pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, yang sampai dengan tanggal 17 ini belum diterbitkan,” kata Syaripudin di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 17 November.

    Pedoman tersebut nantinya menjadi acuan Dewan Pengupahan DKI Jakarta dalam menyusun rekomendasi yang akan disampaikan kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk ditetapkan dalam keputusan gubernur terkait UMP.

    Setelah pedoman terbit, Dewan Pengupahan akan membahas formula perhitungan, termasuk upah minimum sektoral provinsi (UMSP). Dalam forum itu terdapat keterwakilan serikat pekerja, pengusaha melalui Apindo dan Kadin, unsur akademisi, dan pemerintah daerah.

    “Dilakukanlah pembahasan tentang formula dan penetapan UMP tadi yang akan disampaikan ke Pak Gubernur, termasuk UMSP untuk tahun mendatang,” tutur Syaripudin.

    Menanggapi demonstrasi yang digelar buruh hari ini, Syaripudin memastikan Pemprov DKI menghargai penyampaian aspirasi. Ia menilai desakan kenaikan UMP bagian dari dinamika tahunan menjelang masa penetapan upah.

    “Kami berpikir ini hal yang tentunya hal yang wajar, teman-teman memiliki harapan bagaimana kesejahteraan mereka ke depan semakin baik dan pemerintah pun pasti mempunyai tugas yang melayani masyarakat, menyejahterakan masyarakatnya, menilai ini sebuah dinamika, penyampaian aspirasi yang insyaallah positif dan bisa menjadi hal-hal yang membangun untuk kesejahteraan masyarakat Jakarta,” jelas dia.

    Sejumlah buruh yang tergabung dalam Aliansi Federasi Serikat Pekerja-Serikat Buruh se-Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka menuntut kenaikan upah minimum provinsi (UMP) dengan nilai tinggi pada tahun depan.

    Ketua DPD FSP LEM DKI Jakarta Yusuf Suprapto menuntut agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menetapkan UMP DKI Jakarta tahun 2025 sebesar Rp6 juta.

    “Kami adalah pekerja DKI Jakarta, buruh DKI Jakarta, akan menuntut UMP sebesar 6 juta rupiah. Bahwasannya angka 6 juta itu adalah angka yang pantas dan angka yang bisa memenuhi kebutuhan hidup layak pekerja di DKI Jakarta,” urai Yusuf.

    Sebagai perbandingan, UMP DKI Jakarta tahun ini berada di kisaran Rp5,39 juta. Jika tuntutan buruh dikabulkan menjadi Rp6 juta, maka terdapat kenaikan sekitar Rp600 ribu, atau kurang lebih 10 persen dari upah minimum yang berlaku sekarang.

    Selain itu, buruh juga menuntut adanya penetapan upah minimum sektoral provinsi (UMSP) dengan nilai minimal 5 persen di atas UMP yang telah dinaikkan pada tahun 2026.

    “Jangan sampai menyentuh yang namanya upah sektoral yang sudah ada tahun lalu kemudian hendak dihilangkan. Kita minta itu dikembalikan, sebagaimana dulu peraturan menteri yang telah ada, 5 persen di atas upah minimum provinsi yang ada di DKI Jakarta,” pungkasnya.

  • Google Siap Luncurkan Gemini 3 dan Nano Banana Pro, Ini Perkiraan Tanggalnya

    Google Siap Luncurkan Gemini 3 dan Nano Banana Pro, Ini Perkiraan Tanggalnya

    JAKARTA – Pekan terakhir November akan menjadi waktu yang sangat penting bagi Google. Pasalnya, raksasa teknologi tersebut akan merilis sejumlah model Kecerdasan Buatan (AI) terbarunya. 

    Ada dua model AI canggih yang akan perusahaan itu luncurkan, yakni Gemini 3 dan Nano Banana Pro. Waktu peluncuran ini sejalan dengan sinyal yang diberikan CEO Alphabet Sundar Pichai beberapa waktu lalu. 

    Menurut prediksi yang beredar di platform Polymarket, dua model AI ini akan diluncurkan pada minggu tanggal 22 November mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa Google sudah siap membawa perubahan besar pada model AI-nya.

    Kehadiran model Nano Banana Pro sudah dikonfirmasi melalui label ‘Pro’ yang terlihat di Google Vids. Kode rahasia ini merujuk pada kemampuan, “Hasilkan gambar dan visual yang indah untuk video Anda dengan cepat menggunakan Nano Banana Pro.” 

    Label ‘Pro’ juga memberikan indikasi yang kuat mengenai kekuatan di balik model baru ini. Model ini kemungkinan akan ditenagai oleh Gemini 3 Pro, bukan versi Flash yang lebih sederhana. Ini menandakan adanya peningkatan kemampuan pemrosesan. 

    Peluncuran Nano Banana Pro diperkirakan akan berguna bagi para profesional dan pebisnis. Pasalnya, model baru ini dirancang untuk kreator yang mencari kemampuan pembuatan video dan gambar tingkat lanjut.

    Belum diketahui negara mana saja yang akan menerima peluncuran awal dari dua model AI ini. Jika Indonesia tidak masuk ke dalam tahap perluasan awal, kita perlu menunggu lebih lama untuk mendapatkan Gemini 3 dan Nano Banana Pro. 

  • Podcast Hunt 2025 Sukses Lahirkan Pemenang Baru, Abdel Achrian dan Calvin Jeremy Justru Terinspirasi Bikin Podcast

    Podcast Hunt 2025 Sukses Lahirkan Pemenang Baru, Abdel Achrian dan Calvin Jeremy Justru Terinspirasi Bikin Podcast

    JAKARTA – Ajang pencarian bakat Podcast Hunt 2025 telah mencapai puncaknya dengan menetapkan Podcast Badan Besar sebagai juara utama.

    Malam final yang digelar di HeArt Space, Jakarta Pusat, Jumat, 14 November, tidak hanya menjadi panggung bagi lima finalis, tetapi juga sukses menginspirasi bintang tamu, Abdel Achrian dan Calvin Jeremy, untuk lebih dalam terjun ke dunia podcast.

    Acara yang diinisiasi oleh trio Podcast Ancur—Diaz Danar, Patra Gumala, dan Randhika Djamil—ini menampilkan lima finalis terpilih: Nine To Five Father, PBB (Podcast Badan Besar), Podcast Tambah Dewasa, Podcast Tiga Batang, dan Radio Gizmo.

    Mereka berkesempatan diwawancarai langsung oleh Abdel Achrian dan Calvin Jeremy di hadapan para juri.

    Diaz Danar, salah satu inisiator, menyebut antusiasme peserta tahun ini luar biasa, bahkan kualitasnya meningkat drastis dibanding tahun sebelumnya.

    “Seru banget, antusias tahun ini kualitasnya bagus-bagus sampai tiap tahap seleksinya bikin bingung juri,” kata Diaz Danar di kawasan Jakarta Pusat, belum lama ini.

    Dari ratusan pendaftar, kelima finalis tersebut berhasil lolos karena dinilai memiliki karakter yang kuat dan berbeda.

    “Mereka ini punya khas dan warna sendiri. Ada keunikan masing-masing yang nantinya bisa jadi nilai jual podcast-podcast mereka ke depannya,” ujar Patra Gumala.

    Sementara itu, Randhika Djamil mengungkapkan kebahagiaannya melihat industri podcast terus dirayakan secara meriah.

    “Seneng banget kalau industri podcast masih dirayakan dengan meriah seperti ini. Semoga terus ada dan tumbuh industri podcast di Indonesia,” kata Randhika.

    Sebagai platform audio yang mendukung pertumbuhan kreator, Spotify kembali hadir sebagai partner utama Podcast Hunt 2025. Carl Zuzarte, Head of Podcast, Spotify Southeast Asia, menyatakan bahwa ajang ini menunjukkan betapa dinamisnya dunia podcast di Indonesia.

    “Antusiasme dan kreativitas yang terlihat di Podcast Hunt 2025 menunjukkan betapa dinamis dan berkembangnya dunia podcast di Indonesia. Kami senang dapat kembali bekerja sama dengan Podcast Ancur untuk menemukan suara-suara baru,” ujar Carl Zuzarte.

    Ia menambahkan, para pemenang dan peserta yang menonjol akan mendapat kesempatan emas. “Para pemenang dan peserta yang menonjol juga berkesempatan untuk bergabung dalam Spotify Creator Program, mendapatkan dukungan akses ke berbagai tools, serta peluang monetisasi untuk mendukung kesuksesan jangka panjang mereka,” tambah Carl.

    Kehadiran Abdel Achrian sebagai bintang tamu yang diwawancarai para finalis memberikan pengalaman baru baginya. Ia mengaku terkesan dengan format kompetisi yang menurutnya memiliki aturan main yang jelas.

    “Gue terlibat di Final Podcast Hunt ini sebagai bintang tamu ya tadi diwawancarai para finalis. Seru sih, ngelihat potongan-potongan para finalis,” ucap Abdel Achrian kepada awak media.

    “Dari ratusan pesertanya kepilih jadi lima. Lima-limanya punya keunikan masing-masing. Ini podcast bisa dilombain, berarti ada aturan mainnya.”

    Pengalaman ini justru membuatnya ingin belajar lebih dalam mengenai teori di balik pembuatan podcast.

    “Gue juga bisa belajar gimana menyusun podcast secara teori dan ilmiah. Kalau dapat ilmunya, bakal gue terapkan ke podcast-podcast gue,” lanjutnya.

    Senada dengan Abdel, musisi Calvin Jeremy juga mengaku terinspirasi untuk membuat podcast sendiri. Keterlibatannya bermula dari undangan Diaz Danar untuk menjadi tamu di Podcast Ancur.

    “Berawal diundang sama Diaz Danar buat datang ke salah satu episode Podcast Ancur. Ternyata seru banget, kayak ketemu temen nongkrong lama,” kata Calvin.

    Setelah merasakan atmosfer kompetisi dan belajar dari para finalis, Calvin merasa keinginannya untuk membuat podcast sudah tidak terbendung lagi.

    “Nah! Ini yang menarik. Selain diajak meramaikan acara Podcast Hunt 2025, ini jadi ajang gue belajar. Kayaknya keinginan bikin podcast udah nggak terbendung lagi. Semoga pulang dari sini, 2026 Calvin Jeremy bisa mulai episode pertama podcast-nya,” tutur Calvin.

    Setelah melalui penilaian juri yang terdiri dari Angga Nggok (PODKESMAS), Kai Soerja (In Her View), dan Arif Brata (Ampat & ABG Siniar), Podcast Badan Besar berhasil meraih juara pertama dengan hadiah Rp20 juta.

    Sementara itu, Podcast Tambah Dewasa menempati posisi kedua dengan hadiah Rp15 juta, dan Podcast Tiga Batang sebagai juara ketiga membawa pulang hadiah Rp5 juta.