Author: Medcom.id

  • ​Lewat Tuku, Andanu Prasetyo Ajak Anak Muda Bangun Harapan ala Sumpah Pemuda

    ​Lewat Tuku, Andanu Prasetyo Ajak Anak Muda Bangun Harapan ala Sumpah Pemuda

    Jakarta: Setiap tegukan kopi di Tuku bukan hanya soal rasa, tapi juga kisah. Begitulah cara Andanu Prasetyo, pendiri kedai kopi Tuku, memaknai semangat Sumpah Pemuda. 

    Seiring waktu, kopi bukan lagi sekadar minuman, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. 

    Lewat Tuku, Andanu merasa terhubung dengan banyak mimpi para pelanggannya, yang ia sebut dengan hangat sebagai Tetangga Tuku. Bahkan, ia menjadikan bahwa sosok dirinya bisa menjadi mimpi bagi banyak orang.

    “Apalagi yang paling membuat aku terinspirasi dan menurutku bergerak adalah pada saat aku kembali lagi ke Bukit Kopi di Garut saat itu, mengumpulkan beberapa petani dari beberapa koperasi,” ungkap Andanu dalam acara Jong Indonesia Festival 2025 di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail di Jakarta, Kamis, 30 Oktober 2025.
     

    Andanu mengaku, saat itu ia melihat banyak petani yang kehilangan harapan. Namun justru dari situ, ia menemukan arti baru dalam hidupnya.

    “Berarti at that moment, berarti sedang hopeless. Dan di situ aku merasa aku bisa jadi harapan baik, dan di situ aku merasa hidupku lebih bermakna sebagai orang Indonesia,” tambahnya.
    Tuku sebagai keyakinan, bukan sekadar brand
    Melalui refleksi Hari Sumpah Pemuda, Andanu belajar bahwa menjadi pemuda Indonesia berarti terus berkembang, berbuat nyata, dan membawa manfaat untuk sesama.

    “Nah, sekarang proses yang aku berusaha kejar adalah bagaimana brand Tuku tidak hanya jadi minuman kopi saja, tapi jadi sebuah beli, sebuah keyakinan,” papar Andanu.

    Ia percaya, kopi bisa menjadi wujud nyata dari semangat Sumpah Pemuda, semangat untuk bersatu dan memanfaatkan potensi negeri.

    “tapi intinya di sini tentang bagaimana kita bersyukur atas apa yang sudah kita naikin di Indonesia dan kita memberikan manfaat untuk yang lebih besar lagi ke orang-orang,” imbuh Andanu.
    Jong Indonesia Festival 2025
    Acara Jong Indonesia Festival 2025 yang diinisiasi oleh Metro TV menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda untuk berbagi gagasan besar tentang bangsa. Festival ini menghadirkan banyak sosok muda berprestasi, mulai dari Muhammad Sadad, Merry Riana, hingga Emil Dardak.

    Selain itu, hadir pula figur muda dari berbagai bidang seperti Robinson Sinurat, Carina Joe, Arvy Egadipoera, Peter Shearer, Inayah Wulandari Wahid, dan GPH Bhre Sudjiwo. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Dere serta stand-up comedy dari Gianluigi Christoikov.

    Jakarta: Setiap tegukan kopi di Tuku bukan hanya soal rasa, tapi juga kisah. Begitulah cara Andanu Prasetyo, pendiri kedai kopi Tuku, memaknai semangat Sumpah Pemuda. 
     
    Seiring waktu, kopi bukan lagi sekadar minuman, tapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. 
     
    Lewat Tuku, Andanu merasa terhubung dengan banyak mimpi para pelanggannya, yang ia sebut dengan hangat sebagai Tetangga Tuku. Bahkan, ia menjadikan bahwa sosok dirinya bisa menjadi mimpi bagi banyak orang.

    “Apalagi yang paling membuat aku terinspirasi dan menurutku bergerak adalah pada saat aku kembali lagi ke Bukit Kopi di Garut saat itu, mengumpulkan beberapa petani dari beberapa koperasi,” ungkap Andanu dalam acara Jong Indonesia Festival 2025 di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail di Jakarta, Kamis, 30 Oktober 2025.
     

    Andanu mengaku, saat itu ia melihat banyak petani yang kehilangan harapan. Namun justru dari situ, ia menemukan arti baru dalam hidupnya.
     
    “Berarti at that moment, berarti sedang hopeless. Dan di situ aku merasa aku bisa jadi harapan baik, dan di situ aku merasa hidupku lebih bermakna sebagai orang Indonesia,” tambahnya.
    Tuku sebagai keyakinan, bukan sekadar brand
    Melalui refleksi Hari Sumpah Pemuda, Andanu belajar bahwa menjadi pemuda Indonesia berarti terus berkembang, berbuat nyata, dan membawa manfaat untuk sesama.
     
    “Nah, sekarang proses yang aku berusaha kejar adalah bagaimana brand Tuku tidak hanya jadi minuman kopi saja, tapi jadi sebuah beli, sebuah keyakinan,” papar Andanu.
     
    Ia percaya, kopi bisa menjadi wujud nyata dari semangat Sumpah Pemuda, semangat untuk bersatu dan memanfaatkan potensi negeri.
     
    “tapi intinya di sini tentang bagaimana kita bersyukur atas apa yang sudah kita naikin di Indonesia dan kita memberikan manfaat untuk yang lebih besar lagi ke orang-orang,” imbuh Andanu.
    Jong Indonesia Festival 2025
    Acara Jong Indonesia Festival 2025 yang diinisiasi oleh Metro TV menjadi ruang inspiratif bagi generasi muda untuk berbagi gagasan besar tentang bangsa. Festival ini menghadirkan banyak sosok muda berprestasi, mulai dari Muhammad Sadad, Merry Riana, hingga Emil Dardak.
     
    Selain itu, hadir pula figur muda dari berbagai bidang seperti Robinson Sinurat, Carina Joe, Arvy Egadipoera, Peter Shearer, Inayah Wulandari Wahid, dan GPH Bhre Sudjiwo. Acara ini juga dimeriahkan dengan penampilan musik dari Dere serta stand-up comedy dari Gianluigi Christoikov.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (ANN)

  • Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Tanggal 31 Oktober-1 November 2025

    Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Tanggal 31 Oktober-1 November 2025

    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya untuk tanggal 31 Oktober 2025 dan 1 November 2025. Berdasarkan keterangan BMKG, sebagian besar wilayah diprediksi berpotensi hujan disertai petir.

    Pada tanggal 31 Oktober 2025, hujan ringan diprediksi turun di kawasan Kepulauan Seribu. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah perkotaan dan sekitarnya, meliputi Jakarta Pusat, Barat, Selatan, Timur, dan Utara, serta Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.

    Berlanjut ke tanggal 1 November 2025, curah hujan di wilayah Jabodetabek diprediksi mengalami sedikit perubahan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, dan Kota Bogor.
     

    Sedangkan, hujan intensitas sedang diprediksi melanda Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, serta Kabupaten Bogor.
     
    Wilayah yang berpotensi hujan tanggal 31 Oktober – 1 November 2025:

    Hujan dengan intensitas ringan:

    – Jakarta Utara
    – Kepulauan Seribu
    – Kab, Bekasi
    – Kota Bogor

    Hujan dengan intensitas sedang:

    – Jakarta Pusat
    – Jakarta Barat
    – Jakarta Selatan
    – Jakarta Timur
    – Kota Bekasi
    – Kota Depok
    – Kab. Bogor
    – Kota Tangerang
    – Kota Tangerang Selatan
    – Kab. Tangerang

    Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya untuk tanggal 31 Oktober 2025 dan 1 November 2025. Berdasarkan keterangan BMKG, sebagian besar wilayah diprediksi berpotensi hujan disertai petir.
     
    Pada tanggal 31 Oktober 2025, hujan ringan diprediksi turun di kawasan Kepulauan Seribu. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah perkotaan dan sekitarnya, meliputi Jakarta Pusat, Barat, Selatan, Timur, dan Utara, serta Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok, Kabupaten dan Kota Bogor, Kota Tangerang, Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
     
    Berlanjut ke tanggal 1 November 2025, curah hujan di wilayah Jabodetabek diprediksi mengalami sedikit perubahan. Hujan dengan intensitas ringan berpotensi terjadi di Jakarta Utara, Kepulauan Seribu, dan Kota Bogor.
     

    Sedangkan, hujan intensitas sedang diprediksi melanda Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, serta Kabupaten Bogor.
     

    Wilayah yang berpotensi hujan tanggal 31 Oktober – 1 November 2025:

    Hujan dengan intensitas ringan:
     
    – Jakarta Utara
    – Kepulauan Seribu
    – Kab, Bekasi
    – Kota Bogor
     
    Hujan dengan intensitas sedang:
     
    – Jakarta Pusat
    – Jakarta Barat
    – Jakarta Selatan
    – Jakarta Timur
    – Kota Bekasi
    – Kota Depok
    – Kab. Bogor
    – Kota Tangerang
    – Kota Tangerang Selatan
    – Kab. Tangerang
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Warga Sekitar Pabrik Air Minum Asing di Subang Keluhkan Kesulitan Air Bersih

    Warga Sekitar Pabrik Air Minum Asing di Subang Keluhkan Kesulitan Air Bersih

    Subang: Sejumlah warga yang tinggal di sekitar pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) asing ternama di Kabupaten Subang mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak ke lokasi pabrik beberapa waktu lalu.

    Dedi mengatakan bahwa dirinya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keterbatasan akses air bersih di sekitar area pabrik. “Jangan sampai kejadian begini. Air yang dari sini diangkut dan dijual dengan harga mahal, orang di sekitar gunung enggak mandi karena tidak punya air bersih,” tegas Dedi.

    Dedi menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas industri dan pemenuhan kebutuhan air masyarakat sekitar. Ia meminta perusahaan untuk memastikan bahwa kegiatan operasional tidak mengganggu ketersediaan air bagi warga.

    Sementara itu, dalam dialog di lokasi, perwakilan warga menyampaikan bahwa belum ada program penyaluran air bersih yang secara langsung mereka rasakan. Hal ini berbeda dengan pernyataan pihak perusahaan yang sebelumnya mengklaim telah menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) di bidang air bersih. 

    Di hadapan Gubernur, seorang ketua RW mengeluhkan kondisi kekeringan yang dialami sehari-hari dan tidak ada bantuan yang diberikan oleh Perusahaan. “Enggak ada, Pak. Saya sebagai RW-nya, saya juga belum pernah minum airnya, enggak ada,” katanya.

    Fenomena kekeringan serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain yang menjadi lokasi pabrik tersebut. Penelitian yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 2021 menunjukkan adanya penurunan debit air irigasi hingga 76% di Desa Kepanjen, Klaten, Jawa Tengah, setelah pabrik beroperasi. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya biaya produksi pertanian hingga 62%.
     

    Laporan kesulitan air juga datang dari warga di Cigombong, Bogor, serta Pasuruan, Jawa Timur. Mereka menyebutkan bahwa sumur-sumur mengering saat musim kemarau, sehingga harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari. 

    Sejumlah pengamat menilai, situasi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan sumber daya air di sekitar kawasan industri, agar keberadaan perusahaan dapat berjalan seimbang dengan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

    Subang: Sejumlah warga yang tinggal di sekitar pabrik air minum dalam kemasan (AMDK) asing ternama di Kabupaten Subang mengeluhkan kesulitan mendapatkan air bersih, terutama saat musim kemarau. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat melakukan sidak ke lokasi pabrik beberapa waktu lalu.
     
    Dedi mengatakan bahwa dirinya menerima banyak laporan dari masyarakat terkait keterbatasan akses air bersih di sekitar area pabrik. “Jangan sampai kejadian begini. Air yang dari sini diangkut dan dijual dengan harga mahal, orang di sekitar gunung enggak mandi karena tidak punya air bersih,” tegas Dedi.
     
    Dedi menekankan pentingnya keseimbangan antara aktivitas industri dan pemenuhan kebutuhan air masyarakat sekitar. Ia meminta perusahaan untuk memastikan bahwa kegiatan operasional tidak mengganggu ketersediaan air bagi warga.

    Sementara itu, dalam dialog di lokasi, perwakilan warga menyampaikan bahwa belum ada program penyaluran air bersih yang secara langsung mereka rasakan. Hal ini berbeda dengan pernyataan pihak perusahaan yang sebelumnya mengklaim telah menjalankan program tanggung jawab sosial (CSR) di bidang air bersih. 
     
    Di hadapan Gubernur, seorang ketua RW mengeluhkan kondisi kekeringan yang dialami sehari-hari dan tidak ada bantuan yang diberikan oleh Perusahaan. “Enggak ada, Pak. Saya sebagai RW-nya, saya juga belum pernah minum airnya, enggak ada,” katanya.
     
    Fenomena kekeringan serupa juga dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah lain yang menjadi lokasi pabrik tersebut. Penelitian yang dilakukan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 2021 menunjukkan adanya penurunan debit air irigasi hingga 76% di Desa Kepanjen, Klaten, Jawa Tengah, setelah pabrik beroperasi. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya biaya produksi pertanian hingga 62%.
     

     
    Laporan kesulitan air juga datang dari warga di Cigombong, Bogor, serta Pasuruan, Jawa Timur. Mereka menyebutkan bahwa sumur-sumur mengering saat musim kemarau, sehingga harus membeli air untuk kebutuhan sehari-hari. 
     
    Sejumlah pengamat menilai, situasi ini menunjukkan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan sumber daya air di sekitar kawasan industri, agar keberadaan perusahaan dapat berjalan seimbang dengan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • Mantan Analis Sukses Jadi Fotografer di New York

    Mantan Analis Sukses Jadi Fotografer di New York

    Jakarta: Audrey Tjahjono, mantan analis e-commerce, meninggalkan dunia data untuk mengejar cerita melalui fotografi. Ia melahirkan sebuah dokumenter bertajuk “Threads of Time” yang menghadirkan kisah para lansia di New York. 
     
    Perempuan asal Indonesia yang kini menetap di Queens, New York, ini mengawali kariernya sebagai analis e-commerce di salah satu agensi digital terbesar di Amerika Serikat. Setiap harinya ia mempelajari perilaku konsumen, kampanye iklan, dan strategi pemasaran berbasis data. 

    Di sela-sela pekerjaannya, muncul dorongan untuk merekam kehidupan dengan cara yang lebih manusiawi. Sejak saat itu, Audrey pun jatuh hati pada fotografi. 
     
    “Data bisa menjelaskan apa yang terjadi, tapi foto bisa menunjukkan mengapa hal itu penting,” jelas Audrey.
     
    Dari hobi akhir pekan, fotografi berkembang menjadi bisnis yang kini melayani klien di berbagai kota, mulai dari New York, Boston, San Francisco, hingga Cleveland. Lewat pendekatan dokumenter yang jujur, Audrey mengabadikan momen keluarga, pernikahan, hingga potret kehidupan sehari-hari.
     
    “Saya tidak mencari pose yang sempurna. Saya mencari perasaan yang jujur, tawa, keheningan, hal-hal kecil yang terasa nyata,” katanya.

    Hasil foto Audrey Tjahjono. 
     
    Filosofinya tersebut juga melahirkan proyek pribadi bertajuk “Threads of Time”, sebuah inisiatif dokumenter yang merekam kisah para lansia di New York melalui foto dan wawancara. Proyek ini menjadi bentuk penghormatan terhadap memori dan warisan hidup yang sering luput dari perhatian publik.
     
    “Setiap keriput punya cerita,” tulisnya dalam salah satu catatan proyek. “Dan setiap cerita pantas diingat,” lanjutnya.
     
    Selain berkarier di bidang fotografi, Audrey aktif dalam komunitas seni dan sosial. Ia tergabung dalam Park West Camera Club di Manhattan, serta menjadi fotografer sukarela bagi organisasi nirlaba seperti Catholic Charities dan Bowery Residents’ Committee (BRC), yang membantu masyarakat tunawisma di New York.
     
    “Bagi saya, fotografi bukan hanya soal estetika, tapi soal empati. Saya ingin karya saya menjadi jembatan, antara generasi, antara budaya, antara data dan perasaan,” tutup Audrey.
     
    Dari Surabaya hingga New York, perjalanan Audrey Tjahjono membuktikan bahwa kemampuan luar biasa bisa tumbuh dari keberanian untuk menggabungkan dua dunia yang tampaknya tak berhubungan.

     

    Jakarta: Audrey Tjahjono, mantan analis e-commerce, meninggalkan dunia data untuk mengejar cerita melalui fotografi. Ia melahirkan sebuah dokumenter bertajuk “Threads of Time” yang menghadirkan kisah para lansia di New York. 
     
    Perempuan asal Indonesia yang kini menetap di Queens, New York, ini mengawali kariernya sebagai analis e-commerce di salah satu agensi digital terbesar di Amerika Serikat. Setiap harinya ia mempelajari perilaku konsumen, kampanye iklan, dan strategi pemasaran berbasis data. 
     
    Di sela-sela pekerjaannya, muncul dorongan untuk merekam kehidupan dengan cara yang lebih manusiawi. Sejak saat itu, Audrey pun jatuh hati pada fotografi. 
     
    “Data bisa menjelaskan apa yang terjadi, tapi foto bisa menunjukkan mengapa hal itu penting,” jelas Audrey.
     
    Dari hobi akhir pekan, fotografi berkembang menjadi bisnis yang kini melayani klien di berbagai kota, mulai dari New York, Boston, San Francisco, hingga Cleveland. Lewat pendekatan dokumenter yang jujur, Audrey mengabadikan momen keluarga, pernikahan, hingga potret kehidupan sehari-hari.
     
    “Saya tidak mencari pose yang sempurna. Saya mencari perasaan yang jujur, tawa, keheningan, hal-hal kecil yang terasa nyata,” katanya.
     

    Hasil foto Audrey Tjahjono. 
     
    Filosofinya tersebut juga melahirkan proyek pribadi bertajuk “Threads of Time”, sebuah inisiatif dokumenter yang merekam kisah para lansia di New York melalui foto dan wawancara. Proyek ini menjadi bentuk penghormatan terhadap memori dan warisan hidup yang sering luput dari perhatian publik.
     
    “Setiap keriput punya cerita,” tulisnya dalam salah satu catatan proyek. “Dan setiap cerita pantas diingat,” lanjutnya.
     
    Selain berkarier di bidang fotografi, Audrey aktif dalam komunitas seni dan sosial. Ia tergabung dalam Park West Camera Club di Manhattan, serta menjadi fotografer sukarela bagi organisasi nirlaba seperti Catholic Charities dan Bowery Residents’ Committee (BRC), yang membantu masyarakat tunawisma di New York.
     
    “Bagi saya, fotografi bukan hanya soal estetika, tapi soal empati. Saya ingin karya saya menjadi jembatan, antara generasi, antara budaya, antara data dan perasaan,” tutup Audrey.
     
    Dari Surabaya hingga New York, perjalanan Audrey Tjahjono membuktikan bahwa kemampuan luar biasa bisa tumbuh dari keberanian untuk menggabungkan dua dunia yang tampaknya tak berhubungan.

     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Merry Riana Ajak Generasi Muda Wujudkan Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

    Merry Riana Ajak Generasi Muda Wujudkan Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

    Jakarta: Motivator Merry Riana mengajak generasi muda untuk menerapkan semangat Sumpah Pemuda sebagai aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Merry, masa muda merupakan waktu terbaik untuk belajar dan mengasah kemampuan.

    “Saya selalu bilang kepada semua anak muda: you have to learn before you earn. Gunakan masa muda untuk belajar dari setiap kegiatan, dari setiap pengalaman,” kata Merry ujar Merry usai mengisi acara Jong Indonesia Festival 2025 yang digelar Metro TV di gedung pusat perfilman Usmar Ismail, Kamis 30 Oktober 2025.

    Merry mengungkap cara agar generasi muda tidak terjebak pada kenyamanan atau rasa takut gagal, yaitu semangat untuk terus bergerak maju. “Terus belajar, terus mencintai, dan terus melangkah ke depan,” tegas Merry.
     

    Pesan tersebut sejalan dengan tema besar Jong Indonesia Festival 2025 yang menekankan peran generasi muda dalam memperkuat solidaritas, optimisme, dan tanggung jawab sosial. Kehadiran Merry Riana menambah semarak acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme, ditandai dengan interaksi hangat dan semangat kolaborasi antar peserta dari berbagai latar belakang.

    “Senang sekali bisa menjadi bagian dari acara ini. Jarang ada kegiatan yang benar-benar melibatkan semangat anak muda seperti Jong Indonesia,” ucap Merry.

     

    Jakarta: Motivator Merry Riana mengajak generasi muda untuk menerapkan semangat Sumpah Pemuda sebagai aksi nyata dalam kehidupan sehari-hari. Menurut Merry, masa muda merupakan waktu terbaik untuk belajar dan mengasah kemampuan.
     
    “Saya selalu bilang kepada semua anak muda: you have to learn before you earn. Gunakan masa muda untuk belajar dari setiap kegiatan, dari setiap pengalaman,” kata Merry ujar Merry usai mengisi acara Jong Indonesia Festival 2025 yang digelar Metro TV di gedung pusat perfilman Usmar Ismail, Kamis 30 Oktober 2025.
     
    Merry mengungkap cara agar generasi muda tidak terjebak pada kenyamanan atau rasa takut gagal, yaitu semangat untuk terus bergerak maju. “Terus belajar, terus mencintai, dan terus melangkah ke depan,” tegas Merry.
     

    Pesan tersebut sejalan dengan tema besar Jong Indonesia Festival 2025 yang menekankan peran generasi muda dalam memperkuat solidaritas, optimisme, dan tanggung jawab sosial. Kehadiran Merry Riana menambah semarak acara yang berlangsung dengan penuh antusiasme, ditandai dengan interaksi hangat dan semangat kolaborasi antar peserta dari berbagai latar belakang.
     
    “Senang sekali bisa menjadi bagian dari acara ini. Jarang ada kegiatan yang benar-benar melibatkan semangat anak muda seperti Jong Indonesia,” ucap Merry.
     
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • Satu Pengendara Tewas, Ini Fakta-fakta Pohon Tumbang di Jakarta Selatan

    Satu Pengendara Tewas, Ini Fakta-fakta Pohon Tumbang di Jakarta Selatan

    Jakarta: Seorang pengendara tewas tertimpa pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Peristiwa terjadi usai hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut pada sore hari.

    “Satu orang meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta, hari ini.
     
    Pohon menimpa lima mobil

    Menurut Yohan, insiden pohon tumbang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru. Pohon berukuran besar tersebut menimpa lima mobil yang tengah melintas di lokasi. 
     

     

    Korban lainnya mengalami luka-luka

    Selain menewaskan satu orang, peristiwa itu juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka-luka. “Peristiwa ini juga mengakibatkan satu korban luka,” ujar Yohan.

    Petugas BPBD bersama unsur terkait telah mengevakuasi korban, kendaraan, serta batang pohon yang sempat menutup akses jalan.
     
    Petugas mendata kerugian material

    Yohan menambahkan, hingga kini petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kejadian tersebut.

    “Untuk kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam pendataan petugas di lapangan yang sampai saat ini masih bekerja,” bebernya.

    Jakarta: Seorang pengendara tewas tertimpa pohon tumbang di Jalan Dharmawangsa Raya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 30 Oktober 2025. Peristiwa terjadi usai hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut pada sore hari.
     
    “Satu orang meninggal dunia ketika tiba di rumah sakit,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, di Jakarta, hari ini.
     

    Pohon menimpa lima mobil

    Menurut Yohan, insiden pohon tumbang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Kelurahan Pulo, Kecamatan Kebayoran Baru. Pohon berukuran besar tersebut menimpa lima mobil yang tengah melintas di lokasi. 
     

     

    Korban lainnya mengalami luka-luka

    Selain menewaskan satu orang, peristiwa itu juga menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka-luka. “Peristiwa ini juga mengakibatkan satu korban luka,” ujar Yohan.
     
    Petugas BPBD bersama unsur terkait telah mengevakuasi korban, kendaraan, serta batang pohon yang sempat menutup akses jalan.
     

    Petugas mendata kerugian material

    Yohan menambahkan, hingga kini petugas masih melakukan pendataan terkait kerugian material akibat kejadian tersebut.

    “Untuk kerugian akibat peristiwa tersebut masih dalam pendataan petugas di lapangan yang sampai saat ini masih bekerja,” bebernya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Inayah Wahid Ungkap Kunci Menjaga Nilai-nilai Sumpah Pemuda di Era Digital, Apa Itu?

    Inayah Wahid Ungkap Kunci Menjaga Nilai-nilai Sumpah Pemuda di Era Digital, Apa Itu?

    Jakarta: Sumpah Pemuda merupakan pengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Di tengah tantangan global sekarang ini, penting bagi generasi pemuda untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Sumpah Pemuda.

    Aktivis dan seniman Inayah Wulandari Wahid mengukapkan kunci untuk menjaga nilai-nilai Sumpah Pemuda adalah kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan utama generasi muda saat ini bukan lagi perbedaan fisik atau wilayah. Melainkan, ancaman fragmentasi sosial yang muncul di era digital.

    “Sekarang batas identitas itu hampir tidak ada, tapi kita justru semakin tersegregasi. Kolaborasi adalah jalan paling masuk akal, dan itu dimulai dari saling menghargai,” ungkap Inayah dalam Jong Indonesia Festival Metro TV di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kamis 30 Oktober 2025.

    Lebih lanjut Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid itu menegaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda seperti menjadi semakin relevan di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Pemahaman kekuatan dari setiap identitas yang beragam menjadi penting guna terus memperkuat persatuan.

    “Urgensi Sumpah Pemuda itu jadi makin penting. Tiap identitas membawa kekuatannya masing-masing. Dari situlah kita bisa bikin gelombang Indonesia menjadi lebih besar,” jelasnya.

    Dalam sesi The Privilege di acara Jong Indonesia Festival 2025 Inayah juga mengingatkan para generasi muda untuk memahami bahwa sebelum berbicara tentang persatuan, bangsa ini harus memastikan keadilan hadir terlebih dahulu. Nilai itu, katanya, juga harus jadi bagian dari proses belajar di sekolah maupun kampus.
     
    “Gus Dur tuh selalu ngomong gini, enggak ada perdamaian tanpa keadilan. Jadi keadilan itu harus muncul sebelum perdamaian. Dan ini penting dalam konteks Indonesia hari ini,” tegasnya.

    Jakarta: Sumpah Pemuda merupakan pengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan dalam keberagaman. Di tengah tantangan global sekarang ini, penting bagi generasi pemuda untuk terus menjaga dan menghidupkan nilai-nilai Sumpah Pemuda.
     
    Aktivis dan seniman Inayah Wulandari Wahid mengukapkan kunci untuk menjaga nilai-nilai Sumpah Pemuda adalah kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan utama generasi muda saat ini bukan lagi perbedaan fisik atau wilayah. Melainkan, ancaman fragmentasi sosial yang muncul di era digital.
     
    “Sekarang batas identitas itu hampir tidak ada, tapi kita justru semakin tersegregasi. Kolaborasi adalah jalan paling masuk akal, dan itu dimulai dari saling menghargai,” ungkap Inayah dalam Jong Indonesia Festival Metro TV di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kamis 30 Oktober 2025.

    Lebih lanjut Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid itu menegaskan nilai-nilai yang terkandung dalam Sumpah Pemuda seperti menjadi semakin relevan di tengah kondisi dunia yang penuh ketidakpastian. Pemahaman kekuatan dari setiap identitas yang beragam menjadi penting guna terus memperkuat persatuan.
     
    “Urgensi Sumpah Pemuda itu jadi makin penting. Tiap identitas membawa kekuatannya masing-masing. Dari situlah kita bisa bikin gelombang Indonesia menjadi lebih besar,” jelasnya.
     
    Dalam sesi The Privilege di acara Jong Indonesia Festival 2025 Inayah juga mengingatkan para generasi muda untuk memahami bahwa sebelum berbicara tentang persatuan, bangsa ini harus memastikan keadilan hadir terlebih dahulu. Nilai itu, katanya, juga harus jadi bagian dari proses belajar di sekolah maupun kampus.
     
    “Gus Dur tuh selalu ngomong gini, enggak ada perdamaian tanpa keadilan. Jadi keadilan itu harus muncul sebelum perdamaian. Dan ini penting dalam konteks Indonesia hari ini,” tegasnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • ​AZKO Resmikan Experience Store Terbaru di PIM 1, Usung Konsep Belanja Modern dan Interaktif

    ​AZKO Resmikan Experience Store Terbaru di PIM 1, Usung Konsep Belanja Modern dan Interaktif

    Jakarta: Dalam rangka memperingati 30 tahun perjalanan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI), brand perlengkapan rumah tangga AZKO resmi membuka Experience Store terbarunya di Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta Selatan, pada Kamis, 30 Oktober 2025.

    Langkah ini menjadi bagian dari komitmen AHI untuk menghadirkan destinasi belanja yang semakin modern, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan masa kini.

    “Kami telah menghadirkan konsep toko yang berbeda lebih modern, lebih trendy, lebih interaktif menawarkan koleksi produk yang telah dikurasi, harga sesuai dengan kebutuhan pelanggan masyarakat kini dan menjadi cara baru dalam menikmati gaya hidup,” ujar Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, dalam sambutannya.
    Hadirkan Konsep Next Generation Store
    Menurut Gregory, AZKO terus berinovasi sejak memperkenalkan konsep Next Generation Store di Living World Alam Sutera pada awal 2025. Kini, melalui reopening di Pondok Indah Mall 1, AZKO menghadirkan pengalaman belanja baru yang disebut sebagai langkah besar dalam menghadirkan solusi rumah modern.

    “Pembaruan ini menjadi wujud nyata komitmen kami untuk melangkah lebih jauh bersama pelanggan, menghadirkan pengalaman belanja yang menarik secara visual dan emosional, dengan tampilan toko yang lebih segar serta mencerminkan semangat serba lebih di AZKO,” tuturnya.
    Toko Futuristik dengan Zona Tematik dan Teknologi Digital
    Begitu memasuki AZKO Pondok Indah Mall 1, pelanggan akan langsung merasakan suasana berbeda. Desain tata letak dan kategorisasi produk disusun agar mudah dijelajahi sesuai gaya hidup pelanggan. Pencahayaan hangat dan elemen dekoratif bergaya modern menciptakan suasana belanja yang nyaman dan inspiratif.

    Salah satu daya tarik utama adalah “Inspirative Trend Zone”, area tematik yang menampilkan berbagai produk gaya hidup kekinian, mulai dari perlengkapan olahraga hingga wellness project untuk rumah modern.

    “AZKO Pondok Indah Mall 1 juga menjadi toko pertama yang menghadirkan layanan Scan & Go. Dengan fitur ini, pelanggan dapat berbelanja lebih fleksibel dan praktis tanpa perlu mengantre di kasir. Ini bentuk nyata transformasi digital yang kami bawa ke pengalaman berbelanja rumah tangga,” ujar Gregory.
     

     

    Reopening AZKO Bintaro dan Live Shopping

    Gregory menambahkan, inovasi AZKO tidak berhenti di Pondok Indah Mall. Dalam waktu dekat, AHI juga akan membuka kembali AZKO di Living Plaza Bintaro pada 5 November 2025, yang akan menghadirkan fitur baru seperti Live Shopping.

    “dengan live shopping ini, memungkinkan pelanggan berinteraksi dan berbelanja secara langsung melalui platform digital kami,” jelasnya.

    Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Kepuasan Pelanggan

    Selain berfokus pada teknologi dan pengalaman belanja modern, AZKO juga berkomitmen terhadap keberlanjutan. Setiap langkah inovasi diarahkan untuk menciptakan rumah yang lebih efisien energi dan ramah lingkungan.

    Gregory menutup sambutannya dengan ajakan bagi para pengunjung untuk menikmati promo menarik selama masa pembukaan, termasuk gratis hadiah untuk setiap pembelian produk tertentu hingga 9 November 2025.

    “Mari bersama-sama membuka pintu menuju kehidupan yang lebih baik. Let’s open the door to better living,” tutup Gregor.

    (Sheva Asyraful Fali)

    Jakarta: Dalam rangka memperingati 30 tahun perjalanan PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI), brand perlengkapan rumah tangga AZKO resmi membuka Experience Store terbarunya di Pondok Indah Mall (PIM) 1, Jakarta Selatan, pada Kamis, 30 Oktober 2025.
     
    Langkah ini menjadi bagian dari komitmen AHI untuk menghadirkan destinasi belanja yang semakin modern, interaktif, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan masa kini.
     
    “Kami telah menghadirkan konsep toko yang berbeda lebih modern, lebih trendy, lebih interaktif menawarkan koleksi produk yang telah dikurasi, harga sesuai dengan kebutuhan pelanggan masyarakat kini dan menjadi cara baru dalam menikmati gaya hidup,” ujar Gregory S. Widjaja, Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, dalam sambutannya.
    Hadirkan Konsep Next Generation Store
    Menurut Gregory, AZKO terus berinovasi sejak memperkenalkan konsep Next Generation Store di Living World Alam Sutera pada awal 2025. Kini, melalui reopening di Pondok Indah Mall 1, AZKO menghadirkan pengalaman belanja baru yang disebut sebagai langkah besar dalam menghadirkan solusi rumah modern.

    “Pembaruan ini menjadi wujud nyata komitmen kami untuk melangkah lebih jauh bersama pelanggan, menghadirkan pengalaman belanja yang menarik secara visual dan emosional, dengan tampilan toko yang lebih segar serta mencerminkan semangat serba lebih di AZKO,” tuturnya.

    Toko Futuristik dengan Zona Tematik dan Teknologi Digital
    Begitu memasuki AZKO Pondok Indah Mall 1, pelanggan akan langsung merasakan suasana berbeda. Desain tata letak dan kategorisasi produk disusun agar mudah dijelajahi sesuai gaya hidup pelanggan. Pencahayaan hangat dan elemen dekoratif bergaya modern menciptakan suasana belanja yang nyaman dan inspiratif.
     
    Salah satu daya tarik utama adalah “Inspirative Trend Zone”, area tematik yang menampilkan berbagai produk gaya hidup kekinian, mulai dari perlengkapan olahraga hingga wellness project untuk rumah modern.
     
    “AZKO Pondok Indah Mall 1 juga menjadi toko pertama yang menghadirkan layanan Scan & Go. Dengan fitur ini, pelanggan dapat berbelanja lebih fleksibel dan praktis tanpa perlu mengantre di kasir. Ini bentuk nyata transformasi digital yang kami bawa ke pengalaman berbelanja rumah tangga,” ujar Gregory.
     

     

    Reopening AZKO Bintaro dan Live Shopping

    Gregory menambahkan, inovasi AZKO tidak berhenti di Pondok Indah Mall. Dalam waktu dekat, AHI juga akan membuka kembali AZKO di Living Plaza Bintaro pada 5 November 2025, yang akan menghadirkan fitur baru seperti Live Shopping.
     
    “dengan live shopping ini, memungkinkan pelanggan berinteraksi dan berbelanja secara langsung melalui platform digital kami,” jelasnya.
     
    Komitmen terhadap Keberlanjutan dan Kepuasan Pelanggan
     
    Selain berfokus pada teknologi dan pengalaman belanja modern, AZKO juga berkomitmen terhadap keberlanjutan. Setiap langkah inovasi diarahkan untuk menciptakan rumah yang lebih efisien energi dan ramah lingkungan.
     
    Gregory menutup sambutannya dengan ajakan bagi para pengunjung untuk menikmati promo menarik selama masa pembukaan, termasuk gratis hadiah untuk setiap pembelian produk tertentu hingga 9 November 2025.
     
    “Mari bersama-sama membuka pintu menuju kehidupan yang lebih baik. Let’s open the door to better living,” tutup Gregor.
     
    (Sheva Asyraful Fali)

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (RUL)

  • Ini Pesan CEO Media Group untuk Generasi Muda

    Ini Pesan CEO Media Group untuk Generasi Muda

    Jakarta: CEO Media Group, Mirdal Akib menilai generasi muda masa kini memiliki peluang besar untuk berkontribusi membangun Indonesia Emas sejak dini. Melalui ajang Jong Indonesia Festival 2025, Media Group menghadirkan ruang diskusi untuk membahas empat wajah pemuda Indonesia di masa depan.

    “Kami dari Media Group berpikir untuk melahirkan sebuah event yang bernama Jong Indonesia Festival 2025. Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi menjadi ruang-ruang bagi kita untuk kemudian mengulang peristiwa 28 Oktober tersedia hari ini. Pemuda hari ini memiliki semua potensi dan persyaratan untuk menjadikan negara kita 20 tahun lagi menjadi negara yang terkemuka,” ujarnya dalam Jong Indonesia Festival, Kamis, 30 Oktober 2025.

    Mirdal menjelaskan, Media Group berdiri dengan keyakinan bahwa perubahan besar berawal dari ide, dialog, dan keberanian berpendapat. Sebagai salah satu perusahaan media terkemuka di Indonesia, Media Group meyakini peran media tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menyalakan harapan.
     

    “100 tahun Indonesia Merdeka yang kemudian kita kenal sebagai Indonesia Emas. Karena 20 tahun yang akan datang anak-anak semua sama dengan Soekarno, Hatta, Sjahrir yang kemudian memerdekakan Indonesia. Sebagai bagian dari Media Group, kami percaya bahwa media tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tapi juga menyalakan harapan. Media Group lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari percakapan kecil, dari ide, dari dialog. Dari keberanian untuk berbeda pendapat, namun tetap memiliki satu tujuan. Mimpinya tetap sama, caranya yang mungkin akan berbeda,” tambahnya.

    Lebih lanjut, Mirdal menilai generasi muda Indonesia saat ini menunjukkan potensi luar biasa di berbagai bidang.

    “Hari ini kita melihat generasi muda yang sangat luar biasa. Ada yang tumbuh mungkin dari warisan keluarga, tapi memilih jalan baru untuk memberikan makna. Ada yang berjuang dari nol, merintis, gagal, bangkit lagi, lalu memberikan inspirasi bagi ribuan orang. Ada yang pulang dari luar negeri membawa ilmu dan idealisme dan ada yang sudah memimpin perubahan bahkan di usia yang sangat dini,” ungkapnya.

    Ada empat tema besar yang dibahas dalam Jong Indonesia Festival 2025, yakni The Privilege, The Pioneers, The Brain Gain, dan The Young Leaders. Keempatnya merepresentasikan wajah baru pemuda Indonesia ke depan.

    Menurut Mirdal, perbedaan latar belakang bukanlah halangan bagi para pemuda untuk terus berjuang dan meninggalkan jejak bermakna bagi generasi mendatang.

    “Mereka semua berbeda-beda latar belakang seperti Pemuda 28, tetapi memiliki satu kesamaan. Mereka tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga berjuang memberi arti. Kita tidak bisa memilih di zaman mana kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih jejak apa yang bisa kita tinggalkan untuk generasi kita berikutnya,” pungkasnya.

    Jakarta: CEO Media Group, Mirdal Akib menilai generasi muda masa kini memiliki peluang besar untuk berkontribusi membangun Indonesia Emas sejak dini. Melalui ajang Jong Indonesia Festival 2025, Media Group menghadirkan ruang diskusi untuk membahas empat wajah pemuda Indonesia di masa depan.
     
    “Kami dari Media Group berpikir untuk melahirkan sebuah event yang bernama Jong Indonesia Festival 2025. Festival ini bukan sekadar perayaan, tapi menjadi ruang-ruang bagi kita untuk kemudian mengulang peristiwa 28 Oktober tersedia hari ini. Pemuda hari ini memiliki semua potensi dan persyaratan untuk menjadikan negara kita 20 tahun lagi menjadi negara yang terkemuka,” ujarnya dalam Jong Indonesia Festival, Kamis, 30 Oktober 2025.
     
    Mirdal menjelaskan, Media Group berdiri dengan keyakinan bahwa perubahan besar berawal dari ide, dialog, dan keberanian berpendapat. Sebagai salah satu perusahaan media terkemuka di Indonesia, Media Group meyakini peran media tidak hanya menyebarkan informasi, tetapi juga menyalakan harapan.
     

    “100 tahun Indonesia Merdeka yang kemudian kita kenal sebagai Indonesia Emas. Karena 20 tahun yang akan datang anak-anak semua sama dengan Soekarno, Hatta, Sjahrir yang kemudian memerdekakan Indonesia. Sebagai bagian dari Media Group, kami percaya bahwa media tidak hanya bertugas menyampaikan berita, tapi juga menyalakan harapan. Media Group lahir dari keyakinan bahwa perubahan besar selalu dimulai dari percakapan kecil, dari ide, dari dialog. Dari keberanian untuk berbeda pendapat, namun tetap memiliki satu tujuan. Mimpinya tetap sama, caranya yang mungkin akan berbeda,” tambahnya.
     
    Lebih lanjut, Mirdal menilai generasi muda Indonesia saat ini menunjukkan potensi luar biasa di berbagai bidang.
     
    “Hari ini kita melihat generasi muda yang sangat luar biasa. Ada yang tumbuh mungkin dari warisan keluarga, tapi memilih jalan baru untuk memberikan makna. Ada yang berjuang dari nol, merintis, gagal, bangkit lagi, lalu memberikan inspirasi bagi ribuan orang. Ada yang pulang dari luar negeri membawa ilmu dan idealisme dan ada yang sudah memimpin perubahan bahkan di usia yang sangat dini,” ungkapnya.
     
    Ada empat tema besar yang dibahas dalam Jong Indonesia Festival 2025, yakni The Privilege, The Pioneers, The Brain Gain, dan The Young Leaders. Keempatnya merepresentasikan wajah baru pemuda Indonesia ke depan.
     
    Menurut Mirdal, perbedaan latar belakang bukanlah halangan bagi para pemuda untuk terus berjuang dan meninggalkan jejak bermakna bagi generasi mendatang.
     
    “Mereka semua berbeda-beda latar belakang seperti Pemuda 28, tetapi memiliki satu kesamaan. Mereka tidak berhenti pada pencapaian pribadi, tetapi juga berjuang memberi arti. Kita tidak bisa memilih di zaman mana kita dilahirkan, tapi kita bisa memilih jejak apa yang bisa kita tinggalkan untuk generasi kita berikutnya,” pungkasnya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)

  • Gusti Bhre Tegaskan Relevansi Nilai Budaya Nusantara di Era Modern

    Gusti Bhre Tegaskan Relevansi Nilai Budaya Nusantara di Era Modern

    Jakarta: Adipati Kadipaten Mangkunegaran Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Sudjiwo, atau yang akrab disapa Gusti Bhre, menyebut nilai-nilai budaya tradisional Nusantara masih memiliki relevansi besar di tengah kehidupan modern.
     
    Dalam Jong Indonesia Festival yang digelar Metro TV di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kamis, 30 OKtober 2025, Gusti Bhre menilai bahwa warisan budaya yang telah hidup selama ratusan tahun bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk menjawab tantangan masa kini.
     
    “Nilai-nilai yang ada di budaya kita, di budaya Jawa telah hidup selama ratusan tahun. Tapi di satu sisi itu masih sangat relevan karena masih sangat bisa diaplikasikan hari ini dan harus tetap hidup serta menjadi sesuatu yang aplikatif, relevan, dan kontekstual,” ujar Gusti Bhre.
     
    Salah satu contoh penerapan nilai tradisional yang disorot Gusti Bhre adalah cara masyarakat masa lalu menjaga keseimbangan dengan alam. Ia mencontohkan proses pembuatan batik tradisional yang menggunakan pewarna alami, yang kini kembali menjadi bagian penting dari konsep berkelanjutan.
     
    “Kita lahir untuk merawat dan membuat dunia menjadi lebih baik. Sejak dulu, proses produksi batik sudah menggunakan pewarna alami menjadi narasi yang penting yaitu gaya  hidup keberlanjutan,” tambahnya.
     

     
    Gusti Bhre juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan budaya agar tetap kontekstual dengan zaman. Ia berharap, Mangkunegaran dapat terus menjadi ruang bagi kreativitas dan inovasi budaya yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
     
    “Mangkunegaran berharap bisa terus berkembang. Dengan segala sesuatu yang kita lakukan, segala kegiatan, dan budaya yang kita pancarkan di Mangkunegaran bisa menjadi solusi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
     
    Selain berbicara tentang budaya, Gusti Bhre turut berpesan kepada generasi muda agar menikmati setiap proses pengembangan diri. Ia menilai semangat untuk belajar dan mencoba hal baru merupakan kunci penting dalam perjalanan hidup.
     
    “Dapatkan perspektif dunia sebanyak-banyaknya. Tanpa mencoba, mungkin bisa gagal, tapi tanpa mencoba pasti tidak ada keberhasilan,” tutupnya.
     

    Jakarta: Adipati Kadipaten Mangkunegaran Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunegara X Bhre Sudjiwo, atau yang akrab disapa Gusti Bhre, menyebut nilai-nilai budaya tradisional Nusantara masih memiliki relevansi besar di tengah kehidupan modern.
     
    Dalam Jong Indonesia Festival yang digelar Metro TV di Gedung Pusat Perfilman Usmar Ismail, Kamis, 30 OKtober 2025, Gusti Bhre menilai bahwa warisan budaya yang telah hidup selama ratusan tahun bukan sekadar peninggalan masa lalu, melainkan sumber inspirasi untuk menjawab tantangan masa kini.
     
    “Nilai-nilai yang ada di budaya kita, di budaya Jawa telah hidup selama ratusan tahun. Tapi di satu sisi itu masih sangat relevan karena masih sangat bisa diaplikasikan hari ini dan harus tetap hidup serta menjadi sesuatu yang aplikatif, relevan, dan kontekstual,” ujar Gusti Bhre.
     
    Salah satu contoh penerapan nilai tradisional yang disorot Gusti Bhre adalah cara masyarakat masa lalu menjaga keseimbangan dengan alam. Ia mencontohkan proses pembuatan batik tradisional yang menggunakan pewarna alami, yang kini kembali menjadi bagian penting dari konsep berkelanjutan.
     
    “Kita lahir untuk merawat dan membuat dunia menjadi lebih baik. Sejak dulu, proses produksi batik sudah menggunakan pewarna alami menjadi narasi yang penting yaitu gaya  hidup keberlanjutan,” tambahnya.
     

    Baca juga: Gusti Bhre Bicara Soal ‘Pemimpin Karbitan’, Privilege, hingga Cari Jodoh

     
    Gusti Bhre juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan dan mengembangkan budaya agar tetap kontekstual dengan zaman. Ia berharap, Mangkunegaran dapat terus menjadi ruang bagi kreativitas dan inovasi budaya yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
     
    “Mangkunegaran berharap bisa terus berkembang. Dengan segala sesuatu yang kita lakukan, segala kegiatan, dan budaya yang kita pancarkan di Mangkunegaran bisa menjadi solusi kehidupan masyarakat,” ujarnya.
     
    Selain berbicara tentang budaya, Gusti Bhre turut berpesan kepada generasi muda agar menikmati setiap proses pengembangan diri. Ia menilai semangat untuk belajar dan mencoba hal baru merupakan kunci penting dalam perjalanan hidup.
     
    “Dapatkan perspektif dunia sebanyak-banyaknya. Tanpa mencoba, mungkin bisa gagal, tapi tanpa mencoba pasti tidak ada keberhasilan,” tutupnya.
     
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di

    Google News


    Viral! 18 Kampus ternama memberikan beasiswa full sampai lulus untuk S1 dan S2 di Beasiswa OSC. Info lebih lengkap klik : osc.medcom.id

    (PRI)