Author: Medcom.id

  • Strategi Digital dan Branding Kunci UMKM Naik Kelas di 2025

    Strategi Digital dan Branding Kunci UMKM Naik Kelas di 2025

    Jakarta: Di era digital yang terus berkembang pesat, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk lebih adaptif agar tetap bersaing. 
     
    Digitalisasi bukan lagi sekadar tren, tetapi menjadi kebutuhan utama dalam meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan bisnis. 
     
    Menjawab tantangan ini, PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) kembali menggelar DIGIMAXTalk UMKM Series Vol. 2, sebuah talk show interaktif yang menghadirkan wawasan dan strategi digital bagi UMKM agar bisa berkembang lebih cepat.

    Acara yang berlangsung pada 27 Februari 2025 ini mengusung tema “Tren Digital dan Media Sosial 2025” dengan tagline “Branding Menarik, Bisnis UMKM Naik”. 
     

    Strategi digital dan branding fondasi pertumbuhan UMKM
    UMKM memiliki potensi besar untuk tumbuh, tetapi tanpa strategi yang tepat, daya saing mereka bisa melemah. 
     
    Digitalisasi menjadi faktor kunci yang mampu mempercepat perkembangan UMKM, mulai dari branding hingga pemasaran berbasis data.
     
    Menurut Direktur Utama DMMX, Budiasto Kusuma, UMKM yang mampu mengadopsi teknologi digital dengan baik akan lebih mudah menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan omzet bisnis mereka. 
     
    “Melalui DIGIMAXTalk, kami ingin memberikan wawasan yang tidak hanya teoritis tetapi juga aplikatif, sehingga UMKM dapat langsung menerapkan strategi digital yang tepat untuk memperkuat branding dan meningkatkan penjualan,” kata Budiasto dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Maret 2025.
     
    Menurut Budiasto, UMKM yang mengadopsi teknologi digital akan mampu tumbuh lebih cepat dan memperluas jangkauan pasar mereka.
     
    DIGIMAXTalk UMKM Series Vol. 2 menjadi wadah yang memungkinkan para pelaku usaha untuk memperoleh wawasan dan inspirasi dari para pakar serta pelaku bisnis yang telah berhasil mengoptimalkan teknologi digital dalam perkembangan usaha mereka.
     
    DIGIMAXTalk UMKM Series Vol. 2 juga dirancang untuk memberikan wawasan praktis terkait
    strategi pemasaran digital, tren media sosial 2025, serta inovasi teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi bisnis. 
     
    Selain itu, acara ini juga menyediakan sesi diskusi interaktif dan kesempatan networking eksklusif, yang memungkinkan peserta untuk memperluas wawasan dan memperkuat koneksi bisnis mereka.
     
    “Kami berharap UMKM Indonesia dapat terus berinovasi dan memaksimalkan potensi digital agar semakin kompetitif. Masa depan UMKM bergantung pada kemampuan mereka dalam beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara strategis,” ucap Budiasto 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Simak Bahaya Minum Kopi saat Berbuka Puasa

    Simak Bahaya Minum Kopi saat Berbuka Puasa

    Jakarta: Saat menjalani puasa Ramadan, disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi kopi. Bagi penikmat kopi, dianjurkan tidak meminum kopi saat berbuka karena bisa memicu naiknya asam lambung. 

    Pasalnya, selama berpuasa, lambung tidak menerima asupan makanan, jika langsung mengonsumsi kopi maka dapat memperburuk kondisi lambung.

    Kafein dalam kopi bisa merangsang produksi asam lambung, terutama saat perut masih kosong. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat melukai lapisan mukosa lambung dan menyebabkan ketidaknyamanan.
    Waktu yang pas minum kopi di bulan Ramadan

    Menurut Dr. Suci Sutinah Diah Suksmasari, Medical Advisor Bayer Indonesia, kopi sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi. “Boleh saja minum kopi, tapi jangan langsung saat berbuka karena kandungan kafeinnya cukup tinggi,” kata Dr. Suci.

    Waktu ideal untuk menikmati kopi adalah sekitar dua jam setelah berbuka. Dengan jeda waktu ini, tubuh memiliki kesempatan untuk menyeimbangkan kadar glukosa darah setelah mengonsumsi makanan berbuka. Dengan begitu, kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu sistem pencernaan. 
     

     

    Batasi konsumsi kopi selama puasa

    Sementara itu, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Kencana Fitri Hudayani, menyarankan untuk membatasi meminum kopi agar tidak mengganggu kenyamanan selama berpuasa.

    “Minumlah kopi dalam jumlah yang wajar, misalnya cukup satu cangkir per hari. Selebihnya, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan air putih,” ujar Fitri.

    Selain itu, membatasi konsumsi kopi juga membantu mengurangi asupan gula tambahan. Banyak orang menikmati kopi dengan tambahan gula atau susu, baik full cream maupun rendah lemak, yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.

    “Menjaga asupan gula dan garam tetap penting, baik saat puasa maupun di hari-hari biasa. Ini bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit metabolik,” tambah Fitri.

    Jadi, jika ingin tetap menikmati kopi selama Ramadan, pastikan untuk mengonsumsinya di waktu yang tepat dan dalam jumlah yang wajar agar tubuh tetap sehat dan puasa berjalan lancar.

    Jakarta: Saat menjalani puasa Ramadan, disarankan untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi kopi. Bagi penikmat kopi, dianjurkan tidak meminum kopi saat berbuka karena bisa memicu naiknya asam lambung. 
     
    Pasalnya, selama berpuasa, lambung tidak menerima asupan makanan, jika langsung mengonsumsi kopi maka dapat memperburuk kondisi lambung.
     
    Kafein dalam kopi bisa merangsang produksi asam lambung, terutama saat perut masih kosong. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat melukai lapisan mukosa lambung dan menyebabkan ketidaknyamanan.

    Waktu yang pas minum kopi di bulan Ramadan

    Menurut Dr. Suci Sutinah Diah Suksmasari, Medical Advisor Bayer Indonesia, kopi sebaiknya dikonsumsi setelah perut terisi. “Boleh saja minum kopi, tapi jangan langsung saat berbuka karena kandungan kafeinnya cukup tinggi,” kata Dr. Suci.

    Waktu ideal untuk menikmati kopi adalah sekitar dua jam setelah berbuka. Dengan jeda waktu ini, tubuh memiliki kesempatan untuk menyeimbangkan kadar glukosa darah setelah mengonsumsi makanan berbuka. Dengan begitu, kopi tetap bisa dinikmati tanpa mengganggu sistem pencernaan. 
     

     

    Batasi konsumsi kopi selama puasa

    Sementara itu, ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo, Kencana Fitri Hudayani, menyarankan untuk membatasi meminum kopi agar tidak mengganggu kenyamanan selama berpuasa.
     
    “Minumlah kopi dalam jumlah yang wajar, misalnya cukup satu cangkir per hari. Selebihnya, pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan air putih,” ujar Fitri.
     
    Selain itu, membatasi konsumsi kopi juga membantu mengurangi asupan gula tambahan. Banyak orang menikmati kopi dengan tambahan gula atau susu, baik full cream maupun rendah lemak, yang dapat meningkatkan risiko diabetes dan hipertensi jika dikonsumsi berlebihan.
     
    “Menjaga asupan gula dan garam tetap penting, baik saat puasa maupun di hari-hari biasa. Ini bertujuan untuk mencegah berbagai penyakit metabolik,” tambah Fitri.
     
    Jadi, jika ingin tetap menikmati kopi selama Ramadan, pastikan untuk mengonsumsinya di waktu yang tepat dan dalam jumlah yang wajar agar tubuh tetap sehat dan puasa berjalan lancar.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Ini Strategi untuk Bertahan!

    Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Ini Strategi untuk Bertahan!

    Jakarta: Industri kopi di Indonesia semakin kompetitif, dengan merek-merek baru bermunculan dan tren yang terus berubah. 
     
    Bagi pebisnis muda, memahami strategi bertahan di industri ini menjadi kunci keberhasilan. 
     
    Salah satu jenama kopi lokal, Titik Koma, membagikan kiatnya untuk tetap relevan dan berkembang di tengah persaingan sengit.
    Kenali pasarmu, jangan asal ikut tren
    Melansir Antara, Minggu, 2 Maret 2025, CEO dan co-founder Titik Koma, Andrew Prasetya Goenardi mengatakan, salah satu kesalahan terbesar dalam bisnis kopi adalah mencoba menyasar semua segmen tanpa strategi yang jelas.

    “Industri kopi itu kan sangat bervariasi, kita di bisnis yang red ocean. Dari yang harganya murah sampai mahal banget itu semua ada pasarnya. Cuma yang kita harus tahu, kita mau berada di mana,” ujar Andrew
     
    Andrew menyampaikan, setiap usaha di industri tersebut perlu memahami di mana mereka ingin berada, apakah menyasar segmen premium, menengah, atau yang lebih terjangkau.
     

    Branding adalah segalanya
    Bagi Titik Koma, memiliki branding yang kuat lebih penting dibanding sekadar menjual kopi. Dari desain gerai hingga konsep layanan, semua dibuat untuk membangun identitas yang melekat di benak pelanggan.
     
    Merek kopi yang berdiri sejak 2016 itu berupaya menghadirkan pengalaman yang sesuai dengan kebutuhan pelanggan, salah satunya dengan menciptakan suasana untuk bekerja, pertemuan bisnis, atau sekadar nongkrong.
     
    Untuk itu, Titik Koma menyediakan tempat yang nyaman untuk bekerja dengan suasana tenang, hingga gerai dengan private meeting room berkapasitas kecil.
     
    “Kami mencoba mengakomodir apa yang dibutuhkan pasar karena tiap daerah punya preferensi yang berbeda,” ujar dia.
    Kulitas biji kopi
    Kunci lain yang membuat Titik Koma tetap eksis adalah fokus pada kualitas biji kopi. Andrew menekankan bahwa mereka lebih memilih membeli bahan baku berkualitas, meski dengan harga lebih tinggi, daripada mengorbankan rasa demi menekan biaya produksi.
     
    Selain itu, mereka tidak mudah tergiur mengikuti tren minuman viral.
     
    “Kami pernah mencoba menjual minuman yang sedang tren, tetapi pada akhirnya kami sadar, jika kami sendiri tidak bisa menikmatinya, maka itu bukan produk yang layak kami jual,” ucap dia.
    Franchise, cara cerdas ekspansi tanpa risiko besar
    Banyak brand kopi lokal gagal berkembang karena ekspansi yang terlalu cepat tanpa sistem yang solid. Titik Koma memilih jalur franchise, memungkinkan mereka memperluas bisnis dengan modal yang lebih terdistribusi.
     
    Franchise memberi peluang buat partner bisnis untuk berkembang bersama dengan sistem yang sudah teruji.
     
    “Dengan ini, sebuah merek dapat memperluas jangkauan modal yang lebih terdistribusi, sementara mitra franchise mendapatkan keuntungan dari sistem yang sudah teruji,” ungkap dia.
     
    Bagi kamu yang ingin membangun brand kopi, strategi branding kuat, pengalaman pelanggan yang unik, serta sistem manajemen yang solid adalah kunci bertahan di tengah persaingan ketat. Siap memulai bisnis kopi kamu sendiri? 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Tren PHK Melonjak! Upaya Pemberdayaan Perempuan Harus Ditingkatkan

    Tren PHK Melonjak! Upaya Pemberdayaan Perempuan Harus Ditingkatkan

    Jakarta: Gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) terus menghantui dunia usaha. 
     
    Catatan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menunjukkan bahwa sebanyak 80.000 pekerja telah kehilangan pekerjaan pada 2024, dan angka ini diprediksi bisa melonjak hingga 280.000 orang dalam waktu dekat. 
     
    Sektor industri tekstil menjadi salah satu perhatian utamalantaran mayoritas pekerjanya adalah perempuan.

    Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, berbagai upaya pemberdayaan perempuan harus dilakukan di tengah terjadinya PHK tersebut demi mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 
     
    “Sejumlah langkah antisipasi dalam bentuk pemberdayaan masyarakat, terutama perempuan, harus segera dilakukan menyusul terjadinya PHK di beberapa sektor usaha di Tanah Air,” kata Rerie sapaannya dalam keterangan tertulis, Minggu, 2 Maret 2025.
     

    Menurutnya, PHK yang terus meningkat berpotensi menambah beban perempuan, baik sebagai tulang punggung keluarga maupun sebagai individu yang kehilangan sumber pendapatan.
     
    “Perempuan yang kehilangan pekerjaan juga harus mendapat perhatian agar mampu memiliki keterampilan sehingga tetap bisa produktif menopang perekonomian keluarga,” tutur dia.
     
    Tanpa langkah konkret, lonjakan PHK ini juga bisa memicu berbagai permasalahan sosial, seperti meningkatnya angka kekerasan dalam rumah tangga yang berdampak langsung pada perempuan dan anak. 
     
    Oleh karena itu, peningkatan keterampilan bagi perempuan menjadi kunci untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
     

    Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu juga menambahkan, langkah pemberdayaan perempuan bukan sekadar solusi jangka pendek, tetapi juga investasi jangka panjang bagi ekonomi Indonesia. 
     
    Jika lebih banyak perempuan memiliki skill yang relevan dengan kebutuhan industri, mereka tidak hanya bisa bertahan di tengah krisis tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
     
    Berdasarkan kondisi tersebut, Rerie pun mengajak semua pihak terkait untuk bersama-sama melakukan langkah-langkah antisipasi melalui berbagai upaya pemberdayaan perempuan, agar dampak PHK di sejumlah sektor tidak semakin parah. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • PosIND Salurkan Bansos Program Sembako dan PKH Rp15,6 Triliun untuk 4,6 Juta KPM pada 2024

    PosIND Salurkan Bansos Program Sembako dan PKH Rp15,6 Triliun untuk 4,6 Juta KPM pada 2024

    Jakarta: PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND telah menyelesaikan amanah pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial (bansos) Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) pada 2024. Sepanjang periode tersebut, PosIND mampu menyalurkan bansos kepada 4,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di tanah air.
     
    Catatan tersebut menjadi capaian yang cukup signifikan. Jika dipersentasekan, PosIND telah merealisasikan target penyaluran mencapai 96 persen. Namun, pencapaian tersebut belum sepenuhnya memuaskan PosIND karena tidak dapat terealisasi hingga 100 persen. Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris, tak memungkiri masih menghadapi beberapa kendala dalam proses distribusi.
     
    Salah satu tantangan utama dalam penyaluran bansos adalah pemutakhiran data penerima. Menurut Haris, proses pemutakhiran data sepenuhnya dilakukan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, Pos Indonesia turut berkontribusi agar penyaluran ini bisa berjalan makin efektif dengan menyediakan data tambahan berupa foto rumah dan geotagging penerima. Data ini digunakan untuk validasi lebih lanjut oleh Kemensos guna memastikan ketepatan sasaran penerima bantuan.
     

    “Kami memiliki dashboard yang memungkinkan Kemensos melihat langsung kondisi rumah penerima bansos. Hal ini membantu dalam verifikasi dan koreksi data,” ujar Haris.

    Selain itu, PosIND juga menunjukkan fleksibilitas dan kepedulian dengan mendatangi langsung penerima yang memiliki keterbatasan fisik, seperti lansia, difabel, atau yang sedang sakit. “Kami ingin memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan,” tambahnya.
     

    Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi (tengah, berkaos putih) (Foto:Dok.PosIND)

    Tantangan di Wilayah 3T

    Tantangan lain yang dihadapi adalah penyaluran bansos di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T), khususnya pada triwulan ketiga dan keempat tahun 2024. Kendala utama berupa akses transportasi dan kondisi cuaca, serta waktu penyaluran yang sangat terbatas, yaitu hanya dua minggu.
     
    Haris menjelaskan bahwa seluruh tantangan tersebut mampu diatasi dengan baik karena adanya kolaborasi dari pemerintah dan pemangku kepentingan. Koordinasi yang baik juga dilakukan dengan otoritas pelabuhan, pemilik transportasi, dan pihak keamanan.
     
    “Kami mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta pemangku kepentingan di daerah, termasuk dalam hal transportasi dan keamanan. Alhamdulillah, pada 31 Desember 2024, seluruh bansos berhasil kami salurkan,” jelas Haris.
     

    Direktur Bisnis Jasa Keuangan Pos Indonesia, Haris (Foto:Dok.PosIND)

    Netralitas di Tengah Tahun Politik

    Selain tantangan tersebut, Pos Indonesia juga harus menyesuaikan agenda kerjanya di tahun 2024 yang diwarnai dengan pesta demokrasi yang diselenggarakan serentak di seluruh pelosok negeri,  yaitu pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada). Namun, hal tersebut tidak memengaruhi proses penyaluran bansos. Haris menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan program rutin dan tidak terkait dengan kepentingan politik.
     
    Di tahun yang diwarnai pemilihan presiden dan kepala daerah, Pos Indonesia tetap menjaga netralitas dalam menjalankan tugasnya.
     
    “Kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penyaluran tetap netral dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan tertentu. Tugas kami adalah menyalurkan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” kata Haris menegaskan.
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     

    Pospay: Teknologi Andalan PosIND dalam Distribusi Bansos

    Pos Indonesia juga telah mengadopsi teknologi digital dalam proses penyaluran bansos melalui aplikasi Pospay. Aplikasi ini memungkinkan pencairan bansos secara digital bagi penerima yang memiliki smartphone.
     
    Sementara bagi yang tidak memiliki akses ke perangkat digital, PosIND mengadopsi pendekatan inovatif dengan menerapkan sistem QR Code sebagai bukti kelayakan penerima bantuan. Layanan USSD dan SMS juga tersedia bagi mereka yang hanya memiliki fitur phone.
     
    “Artinya, kami telah mempersiapkan diri untuk masuk ke digitalisasi bansos. Bahkan kami siap mendukung pemerintah saat program digitalisasi ini diimplementasikan penuh,” ujar Haris.
     

    (Foto:Dok.PosIND)
     

    Transformasi Digital dengan Pospay untuk Layanan Keuangan yang Lebih Luas

    Selain pendistribusian bansos, Pospay kini mengedepankan lima prinsip layanan keuangan, yaitu Payment, Insurance, Credit, Investment, dan Saving (PICIS). Fitur ini dirancang untuk memberikan kemudahan yang lebih baik dibandingkan layanan fintech lainnya.
     
    Dalam pengembangan lebih lanjut, PosIND akan meluncurkan versi baru super app Pospay pada Maret 2025. “Kami berharap ini menjadi terobosan besar yang semakin memudahkan masyarakat dalam berbagai transaksi,” imbuh Haris.
     

    Arah Bisnis Jasa Keuangan PosIND pada 2025

    Menghadapi 2025, Pos Indonesia terus berkomitmen untuk mendukung pembiayaan UMKM melalui kerja sama strategis dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP). Haris menyebutkan, langkah ini bertujuan memperkuat ekosistem logistik nasional sekaligus memberikan dampak positif pada pertumbuhan ekonomi.
     
    “Kami akan terus mengembangkan layanan, termasuk dalam pembiayaan UMKM dan sektor logistik. Dengan demikian, Pos Indonesia tidak hanya berperan dalam distribusi bansos, tetapi juga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,” tutur Haris.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Puasa Makin Berkah, Begini Cara Atur Uang Agar Bisa Bersedekah Maksimal

    Puasa Makin Berkah, Begini Cara Atur Uang Agar Bisa Bersedekah Maksimal

    Jakarta: Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tapi juga menjadi momen terbaik untuk meningkatkan ibadah, termasuk berbagi dengan sesama. 
     
    Mulai dari zakat, infaq, sedekah, hingga memberi buka puasa gratis, semuanya memiliki nilai pahala yang luar biasa.
     
    Namun, bagaimana caranya agar bisa berbagi lebih banyak tanpa mengganggu anggaran kebutuhan sehari-hari? Jangan khawatir! Dengan pengelolaan keuangan yang tepat, kamu bisa tetap berderma tanpa membuat dompet menangis.
     

    Berikut beberapa tips yang dirangkum dari laman Bank Muamalat:

    1. Sisihkan sedekah harian sejak awal Ramadan
    Jangan menunggu hingga akhir bulan untuk bersedekah! Cobalah menyisihkan sedikit dari penghasilan harian atau mingguan, misalnya Rp10.000-Rp50.000 per hari. 

    Kalau dikumpulkan selama 30 hari, jumlahnya bisa cukup besar untuk membantu banyak orang. Agar lebih mudah, manfaatkan fitur auto-debit di e-wallet atau rekening bank untuk mengalokasikan dana sedekah secara otomatis ke lembaga amal atau masjid.

    2. Zakat jangan ditunda, sesuaikan dengan penghasilan
    Zakat fitrah adalah kewajiban yang harus dikeluarkan sebelum Idulfitri. Besarannya sekitar 2,5 kg beras atau setara dengan uang tunai Rp40.000 – Rp50.000 per orang.
     
    Selain zakat fitrah, jangan lupa zakat maal (harta) jika penghasilanmu sudah mencapai nisab (batas wajib zakat). Hitung dengan cermat agar tetap sesuai dengan kemampuan finansialmu.
     

    3. Berbagi takjil dan buka puasa gratis? Bisa, asal direncanakan!
    Memberi makanan berbuka puasa bagi orang yang berpuasa bisa menjadi ladang pahala besar. Tapi, jangan sampai semangat berbagi malah membuat pengeluaran jadi berantakan.
     
    Jika ingin membagikan takjil, buat anggaran khusus. Misalnya, dengan budget Rp20.000 per hari, kamu bisa berbagi 5-10 bungkus takjil sederhana.
    Mau lebih hemat? Patungan dengan teman atau keluarga untuk membeli bahan makanan dalam jumlah besar dan memasaknya sendiri.
    4. Manfaatkan cashback dan promo Ramadan untuk berbagi
    Banyak marketplace dan e-wallet menawarkan cashback atau diskon khusus selama Ramadan. Gunakan promo ini untuk membeli bahan makanan, takjil, atau barang donasi dengan harga lebih murah.
     
    Sebagai contoh, beberapa platform e-commerce menyediakan program donasi digital dengan nominal mulai dari Rp5.000. Dengan promo dan cashback, kamu bisa berbagi lebih banyak tanpa menambah anggaran.
     
    Dengan strategi keuangan yang tepat, kamu bisa tetap berbagi selama Ramadan tanpa mengganggu kestabilan finansialmu. 
     
    Ingat, tidak perlu menunggu kaya untuk bersedekah yang terpenting adalah niat dan konsistensi. Jadi, sudah siap menebar kebaikan di bulan penuh berkah ini?
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Pos Indonesia Salurkan Bansos kepada 48.900 KPM di Palembang Jelang Ramadan 1446 H

    Pos Indonesia Salurkan Bansos kepada 48.900 KPM di Palembang Jelang Ramadan 1446 H

    Palembang: PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND melanjutkan amanah pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Triwulan I tahun 2025. Seperti halnya di daerah lain hingga pelosok Nusantara, penyaluran bansos PKH dan Program Sembako juga dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan.

    Kepala Kantorpos KCU Palembang, Agus Pinandoyo yang akrab disapa Aspin, mengatakan penyaluran bansos Program Sembako dan PKH berjalan dengan baik. Hingga saat ini, sekitar 88 persen dari total 48.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan tersebut.

    Berbagai persiapan dilakukan agar penyaluran berjalan lancar. Salah satunya adalah komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari Dinas Sosial (Dinsos) hingga perangkat desa.

    “Kami telah menyiapkan titik lokasi, petugas penyalur, serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pendamping dari Dinas Sosial. Hal ini dilakukan agar bantuan bisa tersalurkan sesuai target, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tervalidasi dengan baik,” ujar Agus.
     

    Agus Pinandoyo juga menjelaskan proses penyaluran bansos dilakukan secara sistematis dengan membentuk tim satgas di setiap kantor cabang. Tim ini bertugas mencetak surat panggilan, undangan, serta dokumen administrasi lainnya.

    Selain itu, dalam momen Ramadan ini pihaknya juga memanfaatkan kesempatan untuk melakukan promosi layanan PT Pos Indonesia (Persero) serta mengadakan operasi pasar bersamaan dengan penyaluran bantuan.

    “Kami memastikan bahwa bantuan bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Bahkan, untuk daerah yang sulit dijangkau kendaraan darat, kami menggunakan perahu agar bantuan tetap bisa diterima oleh para KPM,” tambah Agus.

    Verifikasi data juga menjadi aspek penting dalam penyaluran bansos. Karena itu, sejak awal Pos Indonesia telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial setempat.

     
    Kepala Kantorpos KCU Palembang Agus Pinandoyo (Foto:Dok.PosIND)

    “Begitu data diterima, kami langsung melakukan koordinasi dengan para pendamping untuk memastikan nama dan alamat penerima sudah sesuai. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” jelas Agus.

    Meski berjalan dengan lancar, Pos Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Khususnya wilayah Palembang yang secara geografis terdapat daerah kepulauan dan pedalaman di mana aksesibiltas menjadi kendala tersendiri.

    Agus menuturkan bahwa beberapa titik pembayaran berada di daerah perairan yang hanya bisa dijangkau dengan perahu. Selain itu, kondisi musim hujan turut menyulitkan perjalanan petugas karena jalanan yang berlumpur dan sulit dilalui kendaraan roda dua.

    “Meski demikian, tim kami tetap bersemangat menyalurkan bantuan hingga ke pelosok. Kami ingin memastikan bahwa semua KPM mendapatkan hak mereka tanpa terkendala jarak dan medan yang sulit,” tuturnya.

    Inovasi Pos Indonesia dalam Penyaluran Bansos
    Untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi, PT Pos Indonesia (Persero) menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC) dalam proses penyaluran bansos. Kehadiran aplikasi ini membantu pemantauan secara real-time pada jumlah bantuan yang telah disalurkan serta lokasi penyaluran melalui fitur geotagging.

    “Dengan sistem ini, Kementerian Sosial bisa langsung melihat progres penyaluran secara akurat. Semua SDM kami sudah terbiasa menggunakan aplikasi ini, dan kami terus melakukan pembaruan agar lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini,” tutur Agus.

    Ungkapan Syukur KPM Terima Bansos
    Para penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Salah satunya, KPM asal Bukit Ebisatu, Rosdiana.

    “Senang sekali karena biaya hidup semakin tinggi, apalagi anak saya masih sekolah. Uang bantuan ini akan saya gunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan keperluan anak sekolah,” ujar Rosdiana.

    Rasa bahagia juga diungkapkan KPM lainnya, Syayuna. Ibu rumah tangga asal Kertapati menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan PT Pos Indonesia. 

    “Bantuan ini sangat diharapkan, terutama menjelang bulan puasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo dan semua pihak yang telah membantu kami,” tuturnya.

    Tika, KPM lainnya, menambahkan bahwa pelayanan di Kantorpos sangat baik. “Petugas melayani kami dengan ramah dan cepat. Terima kasih kepada Kantorpos dan pemerintah atas bantuannya. Semoga bantuan ini terus berlanjut,” katanya.

    Palembang: PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND melanjutkan amanah pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk Triwulan I tahun 2025. Seperti halnya di daerah lain hingga pelosok Nusantara, penyaluran bansos PKH dan Program Sembako juga dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan.
     
    Kepala Kantorpos KCU Palembang, Agus Pinandoyo yang akrab disapa Aspin, mengatakan penyaluran bansos Program Sembako dan PKH berjalan dengan baik. Hingga saat ini, sekitar 88 persen dari total 48.900 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) telah menerima bantuan tersebut.
     
    Berbagai persiapan dilakukan agar penyaluran berjalan lancar. Salah satunya adalah komunikasi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak. Mulai dari Dinas Sosial (Dinsos) hingga perangkat desa.

    “Kami telah menyiapkan titik lokasi, petugas penyalur, serta berkoordinasi dengan perangkat desa dan pendamping dari Dinas Sosial. Hal ini dilakukan agar bantuan bisa tersalurkan sesuai target, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tervalidasi dengan baik,” ujar Agus.
     

    Agus Pinandoyo juga menjelaskan proses penyaluran bansos dilakukan secara sistematis dengan membentuk tim satgas di setiap kantor cabang. Tim ini bertugas mencetak surat panggilan, undangan, serta dokumen administrasi lainnya.
     
    Selain itu, dalam momen Ramadan ini pihaknya juga memanfaatkan kesempatan untuk melakukan promosi layanan PT Pos Indonesia (Persero) serta mengadakan operasi pasar bersamaan dengan penyaluran bantuan.
     
    “Kami memastikan bahwa bantuan bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat, termasuk mereka yang berada di daerah terpencil. Bahkan, untuk daerah yang sulit dijangkau kendaraan darat, kami menggunakan perahu agar bantuan tetap bisa diterima oleh para KPM,” tambah Agus.
     
    Verifikasi data juga menjadi aspek penting dalam penyaluran bansos. Karena itu, sejak awal Pos Indonesia telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan Dinas Sosial setempat.
     
     
    Kepala Kantorpos KCU Palembang Agus Pinandoyo (Foto:Dok.PosIND)
     
    “Begitu data diterima, kami langsung melakukan koordinasi dengan para pendamping untuk memastikan nama dan alamat penerima sudah sesuai. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah kota untuk memastikan distribusi berjalan lancar,” jelas Agus.
     
    Meski berjalan dengan lancar, Pos Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Khususnya wilayah Palembang yang secara geografis terdapat daerah kepulauan dan pedalaman di mana aksesibiltas menjadi kendala tersendiri.
     
    Agus menuturkan bahwa beberapa titik pembayaran berada di daerah perairan yang hanya bisa dijangkau dengan perahu. Selain itu, kondisi musim hujan turut menyulitkan perjalanan petugas karena jalanan yang berlumpur dan sulit dilalui kendaraan roda dua.
     
    “Meski demikian, tim kami tetap bersemangat menyalurkan bantuan hingga ke pelosok. Kami ingin memastikan bahwa semua KPM mendapatkan hak mereka tanpa terkendala jarak dan medan yang sulit,” tuturnya.
     

    Inovasi Pos Indonesia dalam Penyaluran Bansos

    Untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi, PT Pos Indonesia (Persero) menggunakan aplikasi Pos Giro Cash (PGC) dalam proses penyaluran bansos. Kehadiran aplikasi ini membantu pemantauan secara real-time pada jumlah bantuan yang telah disalurkan serta lokasi penyaluran melalui fitur geotagging.
     
    “Dengan sistem ini, Kementerian Sosial bisa langsung melihat progres penyaluran secara akurat. Semua SDM kami sudah terbiasa menggunakan aplikasi ini, dan kami terus melakukan pembaruan agar lebih sesuai dengan kebutuhan saat ini,” tutur Agus.

    Ungkapan Syukur KPM Terima Bansos

    Para penerima manfaat mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Salah satunya, KPM asal Bukit Ebisatu, Rosdiana.
     

     
    “Senang sekali karena biaya hidup semakin tinggi, apalagi anak saya masih sekolah. Uang bantuan ini akan saya gunakan untuk belanja kebutuhan sehari-hari dan keperluan anak sekolah,” ujar Rosdiana.
     
    Rasa bahagia juga diungkapkan KPM lainnya, Syayuna. Ibu rumah tangga asal Kertapati menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan PT Pos Indonesia. 
     
    “Bantuan ini sangat diharapkan, terutama menjelang bulan puasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Prabowo dan semua pihak yang telah membantu kami,” tuturnya.
     
    Tika, KPM lainnya, menambahkan bahwa pelayanan di Kantorpos sangat baik. “Petugas melayani kami dengan ramah dan cepat. Terima kasih kepada Kantorpos dan pemerintah atas bantuannya. Semoga bantuan ini terus berlanjut,” katanya.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Tiket Pesawat Diskon! Lebaran 2025 Pilih #MudikYuk atau #LebaranDiJakartaAja?

    Tiket Pesawat Diskon! Lebaran 2025 Pilih #MudikYuk atau #LebaranDiJakartaAja?

    Jakarta: Kabar baik bagi masyarakat yang bersiap mudik Lebaran 2025! Pemerintah resmi menurunkan harga tiket pesawat domestik sebesar 13-14 persen untuk kelas ekonomi.
     
    Insentif ini berlaku untuk perjalanan antara 24 Maret hingga 7 April 2025, dengan pembelian tiket mulai 1 Maret 2025. Kebijakan ini bertujuan untuk meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong sektor pariwisata.
     
    Menteri Pariwisata Widiyanti Putri menyambut baik kebijakan ini. Dia berharap diskon tiket pesawat akan meningkatkan mobilitas wisatawan nusantara, terutama dalam menyambut libur Lebaran 1446 H.

    “Dengan harga tiket yang lebih terjangkau, diharapkan lebih banyak masyarakat dapat memanfaatkan momen mudik untuk berwisata dan menjelajahi destinasi baru di Indonesia,” kata Widiyanti dalam keterangan tertulis, Senin, 3 Maret 2025.
     

    Kampanye Wisata #MudikYuk dan #LebaranDiJakartaAja
    Selain menurunkan harga tiket pesawat, Kementerian Pariwisata juga meluncurkan kampanye wisata #MudikYuk dan #LebaranDiJakartaAja untuk meningkatkan pengalaman perjalanan selama libur Lebaran.
     
    #MudikYuk mengajak masyarakat memanfaatkan perjalanan mudik untuk menjelajahi tempat wisata di sekitar kampung halaman mereka. Dengan begitu, pemudik bisa menikmati suasana khas daerah sekaligus mendukung ekonomi lokal.
     
    #LebaranDiJakartaAja ditujukan bagi masyarakat yang tidak mudik atau ingin menjadikan Jakarta sebagai destinasi wisata saat Lebaran. Dengan minimnya kemacetan, Jakarta menjadi lebih nyaman untuk menikmati berbagai atraksi wisata, kuliner, dan hiburan.
     
    Berbagai promo wisata menarik tersedia dalam kampanye ini, bekerja sama dengan industri pariwisata, BUMN, serta pelaku usaha terkait. Masyarakat bisa mengakses informasi paket wisata melalui media sosial Kementerian Pariwisata, laman Indonesia.travel, serta QR code yang tersedia di bandara dan pusat perbelanjaan.
     
    Dengan penurunan harga tiket pesawat dan kampanye wisata ini, libur Lebaran 2025 dijamin lebih hemat dan seru. Segera rencanakan perjalanan kamu dan nikmati pengalaman mudik yang lebih menyenangkan!

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Tiket Terjual 1,4 Juta! Ini 10 Rute Kereta Api Paling Laris

    Tiket Terjual 1,4 Juta! Ini 10 Rute Kereta Api Paling Laris

    Jakarta: Meski baru masuk hari pertama Ramadan, mudik Lebaran 2025 semakin dekat, dan antusiasme masyarakat untuk menggunakan layanan kereta api semakin tinggi! 
     
    PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat bahwa lebih dari 1,4 juta tiket telah terjual untuk periode angkutan Lebaran 2025. 
     
    Jika kamu berencana pulang kampung, sebaiknya segera pesan tiket sebelum kehabisan!
    Lebih dari 1,4 juta tiket terjual!
    KAI menyediakan total 3.443.832 tiket kereta jarak jauh (KA JJ) untuk perjalanan mudik dari 21 Maret hingga 11 April 2025. 

    Hingga 1 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, sebanyak 1.437.124 tiket atau 41,73 persen dari total kapasitas tempat duduk telah terjual.
     
    “Hingga saat ini penjualan KA JJ tertinggi terjadi pada H-3 atau pada 28 Maret 2025 dengan jumlah penjualan 99.685 tiket,” ungkap Vice President Public Relations KAI Anne Purba dalam keterangan tertulis, Sabtu, 1 Maret 2025.
     

    10 rute favorit pemudik 2025
    Berdasarkan data terbaru, berikut adalah 10 rute kereta api paling banyak diminati selama mudik Lebaran 2025:

    Gambir-Yogyakarta: 17.083 penumpang
    Yogyakarta-Gambir: 15.001 penumpang
    Gambir-Semarang Tawang: 14.388 penumpang
    Pasar Senen-Surabaya Pasar Turi: 13.912 penumpang
    Pasar Senen-Lempuyangan: 13.543 penumpang
    Pasar Senen-Kutoarjo: 13.010 penumpang
    Surabaya Pasar Turi-Pasar Senen: 12.643 penumpang
    Gambir-Purwokerto: 11.296 penumpang
    Lempuyangan-Pasar Senen: 11.268 penumpang
    Gambir-Cirebon: 10.503 penumpang

    Dengan angka penjualan tiket yang terus meningkat, sebaiknya segera amankan tiket mudik Anda sebelum kehabisan!

    Tips mendapatkan tiket mudik
    Bagi yang belum mendapatkan tiket, berikut beberapa tips agar tidak kehabisan:
     
    – Pesan tiket lebih awal 
    Pemesanan KA jarak jauh dapat dilakukan hingga 45 hari sebelum keberangkatan. KA lokal bisa dipesan H-30, sementara beberapa layanan lainnya bisa dipesan H-7.
     
    – Gunakan aplikasi resmi
    Untuk kemudahan, pesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi kai.id agar lebih praktis dan aman.
     
    – Pantau tiket tambahan
    Biasanya KAI akan menyediakan tiket tambahan jika permintaan meningkat. Rajin cek informasi terbaru dari KAI.
     
    “KAI mengimbau masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal di Access by KAI atau website resmi kai.id agar mendapatkan jadwal yang sesuai dengan kebutuhan,” ucap Anne. 
     
    Dengan berbagai kemudahan ini, mudik Lebaran 2025 diharapkan berjalan lancar dan menyenangkan. Jangan sampai kehabisan tiket, segera rencanakan perjalanan Anda sekarang juga!

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo per 1 Maret 2025, Mana yang Paling Murah?

    Daftar Lengkap Harga BBM Pertamina, Shell, bp, dan Vivo per 1 Maret 2025, Mana yang Paling Murah?

    Jakarta: Setiap awal bulan perubahan harga bahan bakar minyak (BBM) selalu menarik perhatian masyarakat. Para pemain besar di sektor hilir migas melakukan penyesuaian harga, yang tentunya memengaruhi kantong konsumen. 
     
    Terlebih, pada bulan Maret 2025 yang merupakan awal bulan puasa, sejumlah perusahaan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP-AKR telah merilis harga BBM terbaru mereka.
     
    Ingin tahu berapa harga BBM yang harus Anda bayar di SPBU? Berikut daftar lengkap harga BBM yang berlaku mulai 1 Maret 2025 di berbagai SPBU ternama di Indonesia.
    1. Harga BBM Vivo Maret 2025
    Vivo, salah satu pemain baru di industri BBM Indonesia melakukan penyesuaian harga pada bulan Maret. Untuk BBM jenis Revvo, terjadi kenaikan harga yang cukup signifikan. Berikut adalah rincian harga BBM Vivo per 1 Maret 2025:

    – Revvo 90: Naik Rp240, dari Rp13.150 menjadi Rp13.390 per liter.
    – Revvo 92: Naik Rp240, dari Rp13.350 menjadi Rp13.590 per liter.
    – Revvo 95: Naik Rp120, dari Rp13.940 menjadi Rp14.060 per liter.
    – Diesel Primus Plus: Turun Rp270, dari Rp15.030 menjadi Rp14.760 per liter.
     

    2. Harga BBM Pertamina Maret 2025
    Pertamina, sebagai pemain utama di pasar BBM Indonesia, juga menetapkan harga terbaru per 1 Maret 2025. Berikut adalah daftar harga BBM yang berlaku di wilayah Jakarta:
     
    – Pertamax: Tetap, Rp12.900 per liter.
    – Pertamax Turbo: Tetap, Rp14.000 per liter.
    – Pertamax Green 95: Tetap, Rp13.700 per liter.
    – Dexlite: Turun Rp300, dari Rp14.600 menjadi Rp14.300 per liter.
    – Pertamina Dex: Turun Rp200, dari Rp14.800 menjadi Rp14.600 per liter.
     
    Untuk BBM bersubsidi, harga Pertalite tetap di Rp10.000 per liter, dan Biosolar Subsidi juga tetap di Rp6.800 per liter.
    3. Harga BBM Shell Maret 2025
    Sementara itu, untuk Shell, salah satu merek BBM global yang cukup terkenal di Indonesia, juga mengumumkan kenaikan harga untuk beberapa jenis BBM pada bulan Maret. Berikut adalah harga-harga BBM Shell per 1 Maret 2025 di Jakarta:
     
    – Shell Super: Naik Rp240, dari Rp13.350 menjadi Rp13.590 per liter.
    – Shell V-Power: Naik Rp120, dari Rp13.940 menjadi Rp14.060 per liter.
    – Shell V-Power Diesel: Turun Rp270, dari Rp15.030 menjadi Rp14.760 per liter.
    – Shell V-Power Nitro+: Naik Rp130, dari Rp14.110 menjadi Rp14.240 per liter.
    4. Harga BBM BP-AKR Maret 2025
    Sedangkan BP-AKR juga melakukan penyesuaian harga pada awal Maret 2025. Berikut adalah harga BBM BP-AKR yang berlaku mulai 1 Maret 2025:
     
    – BP 92: Turun Rp50, dari Rp13.350 menjadi Rp13.300 per liter.
    – BP Ultimate: Naik Rp120, dari Rp13.940 menjadi Rp14.060 per liter.
    – BP Ultimate Diesel: Turun Rp270, dari Rp15.030 menjadi Rp14.760 per liter.
    – BP Diesel (hanya di Jawa Timur): Turun Rp300, dari Rp14.680 menjadi Rp14.380 per liter.
     
    Melalui artikel ini, semoga kamu bisa lebih bijak dalam memilih tempat pengisian BBM sesuai dengan harga dan kualitas yang diinginkan!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)