Author: Medcom.id

  • IHSG Jungkat-Jungkit! Cek Sektor yang Paling Cuan Pagi Ini

    IHSG Jungkat-Jungkit! Cek Sektor yang Paling Cuan Pagi Ini

    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini bergerak liar bak jungkat-jungkit. Setelah dibuka menguat, IHSG anjlok. Kemudian bertahan di zona merah.
     
    Mengacu pada data RTI, Selasa, 4 Maret 2025, IHSG dibuka di level 6.519,65. Namun, indeks sempat merosot ke 6.468,49 sebelum kembali naik ke 6.501,41 pada pukul 09.12 WIB, atau naik 0,28 persen (18,23 poin) dari posisi pembukaan.
     
    Pada pagi ini, total saham yang sudah diperdagangkan mencapai 1,59 miliar lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp1,5 triliun.

    Secara rinci, jumlah saham yang mengalami pelemahan mencapai 237 saham, sedangkan 170 saham menguat dan 179 saham stagnan.
     

    Sektor apa yang paling cuan pagi ini?
    Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) pukul 09.23 WIB, dari sebelas sektor yang diperdagangkan di pasar modal, hanya dua sektor yang mencatatkan kenaikan, yaitu:
     
    – Sektor Finansial naik 0,11 persen
    – Sektor Konsumen Non-Siklikal naik 0,07 persen
     
    Sementara itu, pelemahan terdalam terjadi pada:
     
    – Sektor Material Dasar turun 1,91 persen
    – Sektor Energi terkoreksi 1,48 persen
    – Sektor Transportasi melemah 0,79 persen
     

    Peluang bagi Investor
    Kenaikan sektor finansial menunjukkan masih adanya minat investor terhadap saham perbankan, terutama yang memiliki fundamental kuat. 
     
    Sementara itu, sektor konsumen non-siklikal yang naik tipis mengindikasikan bahwa saham dari perusahaan makanan, minuman, atau kebutuhan pokok tetap menarik di tengah ketidakpastian pasar.
     
    Sebaliknya, pelemahan di sektor material dasar dan energi bisa menjadi sinyal bagi investor untuk wait and see atau bahkan mencari kesempatan beli jika harga saham sudah terkoreksi cukup dalam.
     
    Bagaimana menurutmu? Apakah ini saat yang tepat untuk masuk pasar atau justru wait and see? 

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Dianjurkan Rasulullah, Simak Keistimewaan Bersedekah di Bulan Ramadan

    Dianjurkan Rasulullah, Simak Keistimewaan Bersedekah di Bulan Ramadan

    Jakarta: Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Karena itu, umat muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah bersedekah.

    Sedekah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sayyidina Anas, Rasulullah SAW pernah ditanya: “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Sedekah di bulan Ramadan.”

    Keutamaan bersedekah juga banyak disebutkan dalam Alquran dan hadis. Berikut ini 6 keistimewaan bersedekah di bulan Ramadan:
     
    1. Menghapus dosa

    Salah satu keutamaan terbesar dari bersedekah adalah dapat menghapus dosa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat At-Tirmidzi: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”

    Dengan bersedekah dengan ikhlas, seseorang dapat memperoleh ampunan dari Allah SWT dan membersihkan diri dari kesalahan yang telah diperbuat.
     

    2. Pahala yang berlipat ganda

    Setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan akan mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat, termasuk sedekah. Hal ini disebutkan dalam Surat Al-Hadid ayat 18, di mana pahala sedekah di bulan Ramadan bisa mencapai 70 kali lipat dibandingkan bulan lainnya.
     
    3. Menjadikan harta lebih berkah

    Dalam Islam, memberi kepada sesama tidak akan mengurangi harta, justru akan membuatnya lebih berkah. Dalam Surat Saba ayat 39, Allah SWT berjanji akan mengganti rezeki bagi mereka yang bersedekah.

    Dengan bersedekah, seseorang tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memastikan bahwa hartanya tetap berkah dan bermanfaat dalam kehidupannya.
     
    4. Sebagai bekal di akhirat

    Sedekah yang diberikan selama Ramadan bisa menjadi pelindung di akhirat. Amal baik ini akan menjadi penolong yang menyelamatkan seseorang dari siksa api neraka. Oleh karena itu, berbagi kepada yang membutuhkan bukan hanya bermanfaat di dunia, tetapi juga di kehidupan setelahnya.
     
    5. Menumbuhkan keikhlasan dan ketenangan hati

    Bersedekah dengan ikhlas akan membuat hati lebih tenang dan damai. Kebiasaan berbagi dapat menumbuhkan sifat dermawan dan menjauhkan dari sifat kikir. Dalam Surat Al-Munafiqun ayat 10, Allah SWT menganjurkan umat-Nya untuk berinfak sebelum ajal menjemput, agar tidak menyesal di kemudian hari.
     
    6. Mendatangkan rezeki

    Allah SWT adalah sebaik-baik pemberi rezeki. Dalam Surat Saba ayat 39, disebutkan bahwa sedekah yang diberikan kepada orang lain akan dibalas dengan rezeki yang lebih baik.

    Dengan bersedekah, seseorang bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga membuka pintu rezeki bagi dirinya sendiri.

    Jakarta: Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah. Karena itu, umat muslim dianjurkan untuk meningkatkan ibadah dan mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama bulan suci ini adalah bersedekah.
     
    Sedekah di bulan Ramadan memiliki keistimewaan tersendiri. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sayyidina Anas, Rasulullah SAW pernah ditanya: “Wahai Rasulullah, sedekah apa yang paling utama?” Beliau menjawab, “Sedekah di bulan Ramadan.”
     
    Keutamaan bersedekah juga banyak disebutkan dalam Alquran dan hadis. Berikut ini 6 keistimewaan bersedekah di bulan Ramadan:
     

    1. Menghapus dosa

    Salah satu keutamaan terbesar dari bersedekah adalah dapat menghapus dosa, sebagaimana dijelaskan dalam hadis riwayat At-Tirmidzi: “Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.”

    Dengan bersedekah dengan ikhlas, seseorang dapat memperoleh ampunan dari Allah SWT dan membersihkan diri dari kesalahan yang telah diperbuat.
     

    2. Pahala yang berlipat ganda

    Setiap amal kebaikan yang dilakukan di bulan Ramadan akan mendapatkan pahala yang berkali-kali lipat, termasuk sedekah. Hal ini disebutkan dalam Surat Al-Hadid ayat 18, di mana pahala sedekah di bulan Ramadan bisa mencapai 70 kali lipat dibandingkan bulan lainnya.
     

    3. Menjadikan harta lebih berkah

    Dalam Islam, memberi kepada sesama tidak akan mengurangi harta, justru akan membuatnya lebih berkah. Dalam Surat Saba ayat 39, Allah SWT berjanji akan mengganti rezeki bagi mereka yang bersedekah.
     
    Dengan bersedekah, seseorang tidak hanya membantu orang lain, tetapi juga memastikan bahwa hartanya tetap berkah dan bermanfaat dalam kehidupannya.
     

    4. Sebagai bekal di akhirat

    Sedekah yang diberikan selama Ramadan bisa menjadi pelindung di akhirat. Amal baik ini akan menjadi penolong yang menyelamatkan seseorang dari siksa api neraka. Oleh karena itu, berbagi kepada yang membutuhkan bukan hanya bermanfaat di dunia, tetapi juga di kehidupan setelahnya.
     

    5. Menumbuhkan keikhlasan dan ketenangan hati

    Bersedekah dengan ikhlas akan membuat hati lebih tenang dan damai. Kebiasaan berbagi dapat menumbuhkan sifat dermawan dan menjauhkan dari sifat kikir. Dalam Surat Al-Munafiqun ayat 10, Allah SWT menganjurkan umat-Nya untuk berinfak sebelum ajal menjemput, agar tidak menyesal di kemudian hari.
     

    6. Mendatangkan rezeki

    Allah SWT adalah sebaik-baik pemberi rezeki. Dalam Surat Saba ayat 39, disebutkan bahwa sedekah yang diberikan kepada orang lain akan dibalas dengan rezeki yang lebih baik.
     
    Dengan bersedekah, seseorang bukan hanya membantu orang lain, tetapi juga membuka pintu rezeki bagi dirinya sendiri.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • 6 Tips Agar Puasa Lancar Bagi Penderita GERD

    6 Tips Agar Puasa Lancar Bagi Penderita GERD

    Jakarta: Bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), menjalankan ibadah puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan naiknya asam lambung yang menyebabkan ketidaknyamanan. 

    GERD atau penyakit refluks asam lambung adalah gangguan pencernaan di mana cairan asam lambung ‘naik’ dari lambung ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan bagian dalam saluran pencernaan tersebut.

    “Gejala yang biasa terjadi saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut (regurgitasi asam) dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati (heartburn). Selain itu, penderita GERD juga kerap merasakan mual dan muntah, begah, nyeri dada, bahkan gangguan pernapasan,” ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi, Lianda Siregar.

    Lantas, bagaimana penderita GERD bisa lancar berpuasa tanpa khawatir kondisinya akan kambuh? Berikut ini tips yang bisa diterapkan:
     
    1. Jangan melewatkan sahur

    Sahur akan memberikan tenaga yang dibutuhkan ketika berpuasa. Kenali makanan dan minuman yang memicu naiknya asam lambung Anda, karena hal ini bisa jadi berbeda bagi setiap orang. Pilih makanan yang ‘aman’ untuk lambung, seperti karbohidrat, produk olahan dari biji-bijian, buah-buahan, sayuran yang tinggi serat, serta protein nabati dan hewani.
     
    2. Hindari makanan tinggi lemak

    Hindari makanan tinggi lemak, pedas, ataupun asam. Hindari pula makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, cokelat, dan teh pekat.
     
    3. Jangan menunda berbuka puasa

    Berbuka puasa adalah waktu untuk memulihkan energi dan mengisi kembali semua nutrisi dan vitamin yang telah hilang sepanjang hari atau yang tidak diperoleh selama sahur. 

    Ketika waktu berbuka tiba, jangan menundanya terlalu lama. Mulailah berbuka dengan makanan yang lembut dan mudah dicerna, seperti air putih hangat, kurma atau buah dan sayuran yang tidak bersifat asam.
     
    4. Makan secukupnya, jangan berlebihan

    Makan dalam porsi besar sekaligus dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan memicu naiknya asam lambung. Sebaiknya makan dengan perlahan dan dalam porsi yang cukup, baik saat sahur maupun berbuka. Jika masih merasa lapar, beri jeda sebelum makan kembali agar kerja lambung tidak terbebani.
     
    5. Hindari berbaring setelah makan

    Hal lain yang tidak kalah penting adalah jangan langsung berbaring setelah makan. Beri jeda kurang lebih 3 jam setelah waktu makan untuk tidur, demi mencegah terjadinya gejala refluks. Dengan demikian, penderita GERD tidak disarankan tidur kembali setelah sahur.
     
    6. Konsultasi dengan dokter

    Sebelum memutuskan untuk berpuasa, penderita GERD sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam atau gastroenterologi. Dokter akan memberikan rekomendasi obat-obatan yang aman dikonsumsi selama puasa serta waktu yang tepat untuk mengonsumsinya agar tetap efektif dalam mengontrol asam lambung.

    Jakarta: Bagi penderita Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), menjalankan ibadah puasa bisa menjadi tantangan tersendiri. Pasalnya, kondisi ini menyebabkan naiknya asam lambung yang menyebabkan ketidaknyamanan. 
     
    GERD atau penyakit refluks asam lambung adalah gangguan pencernaan di mana cairan asam lambung ‘naik’ dari lambung ke kerongkongan dan mengiritasi lapisan bagian dalam saluran pencernaan tersebut.
     
    “Gejala yang biasa terjadi saat asam lambung naik adalah rasa asam atau pahit di mulut (regurgitasi asam) dan sensasi perih atau panas terbakar di dada dan ulu hati (heartburn). Selain itu, penderita GERD juga kerap merasakan mual dan muntah, begah, nyeri dada, bahkan gangguan pernapasan,” ungkap Dokter Spesialis Penyakit Dalam Subspesialis Gastroenterologi Hepatologi, Lianda Siregar.

    Lantas, bagaimana penderita GERD bisa lancar berpuasa tanpa khawatir kondisinya akan kambuh? Berikut ini tips yang bisa diterapkan:
     

    1. Jangan melewatkan sahur

    Sahur akan memberikan tenaga yang dibutuhkan ketika berpuasa. Kenali makanan dan minuman yang memicu naiknya asam lambung Anda, karena hal ini bisa jadi berbeda bagi setiap orang. Pilih makanan yang ‘aman’ untuk lambung, seperti karbohidrat, produk olahan dari biji-bijian, buah-buahan, sayuran yang tinggi serat, serta protein nabati dan hewani.
     

    2. Hindari makanan tinggi lemak

    Hindari makanan tinggi lemak, pedas, ataupun asam. Hindari pula makanan dan minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, cokelat, dan teh pekat.
     

    3. Jangan menunda berbuka puasa

    Berbuka puasa adalah waktu untuk memulihkan energi dan mengisi kembali semua nutrisi dan vitamin yang telah hilang sepanjang hari atau yang tidak diperoleh selama sahur. 
     
    Ketika waktu berbuka tiba, jangan menundanya terlalu lama. Mulailah berbuka dengan makanan yang lembut dan mudah dicerna, seperti air putih hangat, kurma atau buah dan sayuran yang tidak bersifat asam.
     

    4. Makan secukupnya, jangan berlebihan

    Makan dalam porsi besar sekaligus dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan memicu naiknya asam lambung. Sebaiknya makan dengan perlahan dan dalam porsi yang cukup, baik saat sahur maupun berbuka. Jika masih merasa lapar, beri jeda sebelum makan kembali agar kerja lambung tidak terbebani.
     

    5. Hindari berbaring setelah makan

    Hal lain yang tidak kalah penting adalah jangan langsung berbaring setelah makan. Beri jeda kurang lebih 3 jam setelah waktu makan untuk tidur, demi mencegah terjadinya gejala refluks. Dengan demikian, penderita GERD tidak disarankan tidur kembali setelah sahur.
     

    6. Konsultasi dengan dokter

    Sebelum memutuskan untuk berpuasa, penderita GERD sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam atau gastroenterologi. Dokter akan memberikan rekomendasi obat-obatan yang aman dikonsumsi selama puasa serta waktu yang tepat untuk mengonsumsinya agar tetap efektif dalam mengontrol asam lambung.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Mudik Gratis Dishub Jabar 2025: Rute hingga Cara Daftar

    Mudik Gratis Dishub Jabar 2025: Rute hingga Cara Daftar

    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat mengadakan program Mudik Gratis Lebaran 2025 bagi masyarakat yang ingin pulang kampung di hari raya Idulfitri.

    Pendaftaran Mudik Gratis Dishub Jabar 2025 dibuka mulai 8 hingga 20 Maret 2025. Bagi yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi ‘Sapawarga’. Adapun jadwal keberangkatan mudik gratis dilakukan pada 27 Maret 2025. 

    Melansir dari akun instagram resmi Dishub Jabar, setidaknya terdapat 14 rute perjalanan mudik yang disiapkan dengan total 1.872 kursi. “Tersedia kuota sebanyak 1.872 kursi untuk mudik gratis Lebaran 2025,” tulis @dishubjabar dalam unggahannya.
     

    Daftar rute perjalanan program Mudik Gratis Dishub Jabar 2025: 

    1. Bandung – Yogyakarta via Selatan
    2. Bandung – Solo via Utara
    3. Yogyakarta – Bandung
    4. Yogyakarta – Kuningan
    5. Merak – Bandung
    6. Bandung – Sukabumi
    7. Bandung – Cirebon
    8. Bandung – Pangandaran
    9. Bandung – Semarang – Solo – Wonogiri
    10. Bandung – Surabaya
    11. Bandung – Malang
    12. Bandung – Lamongan
    13. Bandung – Yogyakarta – Klaten
    14. Bandung – Solo – Sragen
     
    Cara daftar Mudik Gratis Dishub Jabar 2025 

    Para pemudik yang ingin melakukan pendaftaran Mudik Gratis Dishub Jabar 2025, bisa dilakukan secara online via aplikasi Sapawarga. 

    1. Unduh aplikasi Sapawarga di Playstore atau Appstore
    2. Login di Sapawarga. Registrasi jika belum memiliki akun
    3. Pilih menu “Mudik Gratis”
    4. Lalu, pilih menu “Pesan Tiket”
    5. Pilih rute keberangkatan
    6. Pesan tiket dan isi informasi penumpang (1 NIK maksimal 4 penumpang)
    7. Selanjutnya, akan dilakukan proses validasi NIK
    8. Setelah itu, e-Ticket akan muncul
    9. Lakukan pendaftaran ulang di Kantor Dishub. Pendaftaran ulang dilakukan maksimal H-3 keberangkatan.

    Pendaftaran ulang:

    – Untuk area Bandung, daftar ulang di Kantor Dishub Jabar
    – Untuk area Yogyakarta, daftar ulang di Wisma Kujang
    – Untuk area Banten, daftar ulang di BPTD Kelas II Banten

    Jakarta: Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat mengadakan program Mudik Gratis Lebaran 2025 bagi masyarakat yang ingin pulang kampung di hari raya Idulfitri.
     
    Pendaftaran Mudik Gratis Dishub Jabar 2025 dibuka mulai 8 hingga 20 Maret 2025. Bagi yang ingin mengikuti program ini, pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi ‘Sapawarga’. Adapun jadwal keberangkatan mudik gratis dilakukan pada 27 Maret 2025. 
     
    Melansir dari akun instagram resmi Dishub Jabar, setidaknya terdapat 14 rute perjalanan mudik yang disiapkan dengan total 1.872 kursi. “Tersedia kuota sebanyak 1.872 kursi untuk mudik gratis Lebaran 2025,” tulis @dishubjabar dalam unggahannya.
     

    Daftar rute perjalanan program Mudik Gratis Dishub Jabar 2025: 

    1. Bandung – Yogyakarta via Selatan
    2. Bandung – Solo via Utara
    3. Yogyakarta – Bandung
    4. Yogyakarta – Kuningan
    5. Merak – Bandung
    6. Bandung – Sukabumi
    7. Bandung – Cirebon
    8. Bandung – Pangandaran
    9. Bandung – Semarang – Solo – Wonogiri
    10. Bandung – Surabaya
    11. Bandung – Malang
    12. Bandung – Lamongan
    13. Bandung – Yogyakarta – Klaten
    14. Bandung – Solo – Sragen
     

    Cara daftar Mudik Gratis Dishub Jabar 2025 

    Para pemudik yang ingin melakukan pendaftaran Mudik Gratis Dishub Jabar 2025, bisa dilakukan secara online via aplikasi Sapawarga. 

    1. Unduh aplikasi Sapawarga di Playstore atau Appstore
    2. Login di Sapawarga. Registrasi jika belum memiliki akun
    3. Pilih menu “Mudik Gratis”
    4. Lalu, pilih menu “Pesan Tiket”
    5. Pilih rute keberangkatan
    6. Pesan tiket dan isi informasi penumpang (1 NIK maksimal 4 penumpang)
    7. Selanjutnya, akan dilakukan proses validasi NIK
    8. Setelah itu, e-Ticket akan muncul
    9. Lakukan pendaftaran ulang di Kantor Dishub. Pendaftaran ulang dilakukan maksimal H-3 keberangkatan.
     
    Pendaftaran ulang:
     
    – Untuk area Bandung, daftar ulang di Kantor Dishub Jabar
    – Untuk area Yogyakarta, daftar ulang di Wisma Kujang
    – Untuk area Banten, daftar ulang di BPTD Kelas II Banten
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Akselerasi Solusi Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Komitmen dan Perluas Inklusi bagi Petani dan UMKM

    Akselerasi Solusi Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Komitmen dan Perluas Inklusi bagi Petani dan UMKM

  • Protes Motornya Mogok, Pria di Jakut Malah Dikeroyok Mekanik Bengkel

    Protes Motornya Mogok, Pria di Jakut Malah Dikeroyok Mekanik Bengkel

    Jakarta: Seorang pria berinisial MU di Koja, Jakarta Utara, menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang mekanik bengkel yang merupakan menantu dan mertua. 

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan korban dikeroyok usai protes motor miliknya yang baru diservis pelaku kembali bermasalah alias mogok.

    “Kejadian berawal pada saat di TKP korban dan pelaku cekcok mulut karena korban tidak puas sepeda motornya diservis oleh pelaku belum ada satu hari sudah tidak bisa dinyalakan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Senin, 3 Maret 2025.

    Ade menambahkan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu, 2 Maret 2025 sekitar pukul 13.00 Wib. Padahal, kesepakatan awalnya jika motor kembali mogok, pelaku meminta agar motor dibawa kembali ke bengkel untuk diservis.
     

    “Menurut perjanjian, apabila motor dalam waktu dekat mati-matian pelaku menyarankan kembali lagi untuk diservis ulang,” ujarnya.

    Namun saat itu pelaku berinisial B emosi dan memukul wajah korban. Tak sampai di sana, pelaku lainnya, MB, yang merupakan mertua B ikut serta dalam pengeroyokan tersebut. 

    “Pelaku B emosi dan memukul korban di bagian wajah secara berulang kali. Pelaku lainnya (mertua B) mencekik leher korban lalu menariknya ke arah tembok dan dilanjut para pelaku memukuli korban,” ucapnya.

    “Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka pendarahan di bagian hidung, luka lebam di wajah, luka cakar di bagian tangan sebelah kanan, dan rasa sakit di seluruh badan,” imbuhnya.

    Ade Ary menambahkan, korban sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman. 

    Jakarta: Seorang pria berinisial MU di Koja, Jakarta Utara, menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang mekanik bengkel yang merupakan menantu dan mertua. 
     
    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menjelaskan korban dikeroyok usai protes motor miliknya yang baru diservis pelaku kembali bermasalah alias mogok.
     
    “Kejadian berawal pada saat di TKP korban dan pelaku cekcok mulut karena korban tidak puas sepeda motornya diservis oleh pelaku belum ada satu hari sudah tidak bisa dinyalakan,” kata Ade Ary kepada wartawan, Senin, 3 Maret 2025.

    Ade menambahkan, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu, 2 Maret 2025 sekitar pukul 13.00 Wib. Padahal, kesepakatan awalnya jika motor kembali mogok, pelaku meminta agar motor dibawa kembali ke bengkel untuk diservis.
     

     
    “Menurut perjanjian, apabila motor dalam waktu dekat mati-matian pelaku menyarankan kembali lagi untuk diservis ulang,” ujarnya.
     
    Namun saat itu pelaku berinisial B emosi dan memukul wajah korban. Tak sampai di sana, pelaku lainnya, MB, yang merupakan mertua B ikut serta dalam pengeroyokan tersebut. 
     
    “Pelaku B emosi dan memukul korban di bagian wajah secara berulang kali. Pelaku lainnya (mertua B) mencekik leher korban lalu menariknya ke arah tembok dan dilanjut para pelaku memukuli korban,” ucapnya.
     
    “Sehingga mengakibatkan korban mengalami luka pendarahan di bagian hidung, luka lebam di wajah, luka cakar di bagian tangan sebelah kanan, dan rasa sakit di seluruh badan,” imbuhnya.
     
    Ade Ary menambahkan, korban sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Jakarta Utara. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan serangkaian pendalaman. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • Golkar Sebut Korupsi Pertamina dengan Kepemimpinan Bahlil sebagai Menteri ESDM Tidak Sinkron

    Golkar Sebut Korupsi Pertamina dengan Kepemimpinan Bahlil sebagai Menteri ESDM Tidak Sinkron

    Jakarta: Kasus dugaan korupsi di lingkungan Pertamina yang saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung menjadi perhatian publik. Korupsi yang terjadi pada rentang waktu 2018-2023 itu disinyalir merugikan keuangan negara mencapai Rp1 kuadriliun. Kejagung pun telah menetapkan sembilan tersangka dalam dugaan korupsi tersebut.

    Namun dalam perkembangannya, sejumlah pihak justru menyeret nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pusaran mega korupsi tersebut. Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin angkat bicara ihwal kasus korupsi yang menyeret nama Sang Ketum. Nurul mengatakan bahwa tuduhan tersebut salah alamat.

    “Narasi yang menyebut Pak Bahlil terlibat dalam kasus korupsi di Pertamina merupakan sebuah fitnah. Pak Bahlil saja baru menjabat sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024. Sementara skandal korupsi itu terjadi pada 2018-2023,” ucap Nurul Arifin dalam keterangan pers, Senin, 3 Maret 2025.

    Atas dasar itu, kata Nurul, Menteri Bahlil tidak memiliki keterlibatan dalam setiap keputusan yang dibuat dalam periode tersebut. Nurul bahkan menjelaskan bahwa Menteri Bahlil telah menitahkan produksi minyak mentah dalam negeri harus diolah melalui fasilitas pengolahan minyak atau kilang dalam negeri sehingga Kementerian ESDM sudah tidak mengizinkan lagi produksi minyak diekspor ke luar negeri.

    “Justru Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Pak Bahlil tengah berbenah saat ini soal tata kelola minyak mentah melalui izin impor BBM yang bakal dipersingkat menjadi enam bulan dari yang sebelumnya satu tahun. Tujuannya agar evaluasi bisa mudah dilakukan setiap tiga bulan,” kata Nurul.
     

    Nurul pun berharap agar publik lebih cerdas dan kritis dalam menilai kasus ini sehingga tidak ada salah persepsi dalam mengawal kasus korupsi yang merugikan rakyat tersebut.

    “Ini menjadi pelajaran kita bersama bahwa pihak terkait harus bertanggungjawab atas dugaan kasus korupsi ini. Ini saat nya bagi kita semua untuk berbenah terutama di lingkungan Pertamina agar bisa jauh lebih baik ke depan terkait pelayanan publik,” ucap Nurul mengimbau.

    Semantara itu, pengamat komunikasi dari London School of Public Relations (LSPR) Ari Junaedi menilai tidak tepat jika Menteri Bahlil menjadi objek sasaran kemarahan masyarakat, terutama warganet di media sosial, soal kasus korupsi di Pertamina tersebut. Ari menjelaskan, secara kronologi kasus korupsi di Pertamina tidak berbarengan dengan masa jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM.

    “Tuduhan atau opini publik terhadap Menteri Bahlil dalam skandal korupsi di Pertamina ini menurut saya salah alamat. Buktinya apa? kita lihat saja periode jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024. Sementara korupsi terjadi pada 2018-2023,” kata Ari Junaedi.

    Ari yang juga Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama ini menilai ada muatan politis dalam narasi keterlibatan Menteri Bahlil dalam dugaan korupsi tersebut mengingat Bahlil sebagai Menteri ESDM juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

    “Isu reshuffle, isu korupsi di Pertamina, ini kental sekali dengan muatan politik di belakangnya yang ingin menggoyang kepemimpinan Pak Bahlil sebagai pucuk pimpinan Golkar. Publik harus lebih pintar-pintar lagi dalam menyaring informasi karena sekali lagi saya ingatkan, tidak ada musim politik. Politik itu dinamis dan bisa menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan,” kata Ari.

    Jakarta: Kasus dugaan korupsi di lingkungan Pertamina yang saat ini tengah diusut oleh Kejaksaan Agung menjadi perhatian publik. Korupsi yang terjadi pada rentang waktu 2018-2023 itu disinyalir merugikan keuangan negara mencapai Rp1 kuadriliun. Kejagung pun telah menetapkan sembilan tersangka dalam dugaan korupsi tersebut.
     
    Namun dalam perkembangannya, sejumlah pihak justru menyeret nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam pusaran mega korupsi tersebut. Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin angkat bicara ihwal kasus korupsi yang menyeret nama Sang Ketum. Nurul mengatakan bahwa tuduhan tersebut salah alamat.
     
    “Narasi yang menyebut Pak Bahlil terlibat dalam kasus korupsi di Pertamina merupakan sebuah fitnah. Pak Bahlil saja baru menjabat sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024. Sementara skandal korupsi itu terjadi pada 2018-2023,” ucap Nurul Arifin dalam keterangan pers, Senin, 3 Maret 2025.

    Atas dasar itu, kata Nurul, Menteri Bahlil tidak memiliki keterlibatan dalam setiap keputusan yang dibuat dalam periode tersebut. Nurul bahkan menjelaskan bahwa Menteri Bahlil telah menitahkan produksi minyak mentah dalam negeri harus diolah melalui fasilitas pengolahan minyak atau kilang dalam negeri sehingga Kementerian ESDM sudah tidak mengizinkan lagi produksi minyak diekspor ke luar negeri.
     
    “Justru Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Pak Bahlil tengah berbenah saat ini soal tata kelola minyak mentah melalui izin impor BBM yang bakal dipersingkat menjadi enam bulan dari yang sebelumnya satu tahun. Tujuannya agar evaluasi bisa mudah dilakukan setiap tiga bulan,” kata Nurul.
     

    Nurul pun berharap agar publik lebih cerdas dan kritis dalam menilai kasus ini sehingga tidak ada salah persepsi dalam mengawal kasus korupsi yang merugikan rakyat tersebut.
     
    “Ini menjadi pelajaran kita bersama bahwa pihak terkait harus bertanggungjawab atas dugaan kasus korupsi ini. Ini saat nya bagi kita semua untuk berbenah terutama di lingkungan Pertamina agar bisa jauh lebih baik ke depan terkait pelayanan publik,” ucap Nurul mengimbau.
     
    Semantara itu, pengamat komunikasi dari London School of Public Relations (LSPR) Ari Junaedi menilai tidak tepat jika Menteri Bahlil menjadi objek sasaran kemarahan masyarakat, terutama warganet di media sosial, soal kasus korupsi di Pertamina tersebut. Ari menjelaskan, secara kronologi kasus korupsi di Pertamina tidak berbarengan dengan masa jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM.
     
    “Tuduhan atau opini publik terhadap Menteri Bahlil dalam skandal korupsi di Pertamina ini menurut saya salah alamat. Buktinya apa? kita lihat saja periode jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024. Sementara korupsi terjadi pada 2018-2023,” kata Ari Junaedi.
     
    Ari yang juga Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama ini menilai ada muatan politis dalam narasi keterlibatan Menteri Bahlil dalam dugaan korupsi tersebut mengingat Bahlil sebagai Menteri ESDM juga sebagai Ketua Umum Partai Golkar.
     
    “Isu reshuffle, isu korupsi di Pertamina, ini kental sekali dengan muatan politik di belakangnya yang ingin menggoyang kepemimpinan Pak Bahlil sebagai pucuk pimpinan Golkar. Publik harus lebih pintar-pintar lagi dalam menyaring informasi karena sekali lagi saya ingatkan, tidak ada musim politik. Politik itu dinamis dan bisa menghalalkan segala cara untuk meraih kekuasaan,” kata Ari.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Puasa Sambil Kerja? Begini Tips Tetap Produktif

    Puasa Sambil Kerja? Begini Tips Tetap Produktif

    Jakarta: Menjalani puasa sambil tetap produktif di tempat kerja bukan perkara mudah, apalagi saat tubuh kekurangan cairan.
     
    Sebab, dehidrasi ringan bisa bikin kamu susah fokus, lemas, dan wajah terlihat sayu. Kalau dibiarkan, dampaknya bisa lebih parah, bahkan mengganggu kesehatan secara keseluruhan.
     
    Melansir Antara, menurut dokter Nadia Alaydrus, Master of Anti-Aging and Aesthetic Medicine lulusan Universitas Padjadjaran, dehidrasi bisa menurunkan daya tahan tubuh.
     
    “Paling sering tuh bikin orang jadi sulit berkonsentrasi, lemas, ya kan? Terlihat sayu, biasanya tuh kayak begitu,” ujar Nadia saat menghadiri acara peluncuran produk air mineral di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu dilansir Antara.
     
    Lebih lanjut, Nadia menjelaskan bahwa dehidrasi yang semakin parah dapat menghambat respons imun tubuh.
     
    Salah satu tanda dehidrasi yang bisa kamu cek sendiri adalah dengan menekan kuku ibu jari hingga memutih. Jika warna normalnya butuh waktu lama untuk kembali, bisa jadi tubuhmu kekurangan cairan.
     

    Berikut tips tetap produktif saat bekerja dan tubuh terhidrasi

    1. Penuhi kebutuhan cairan

    Usahakan minum air mineral minimal 6-12 gelas sehari, dengan pola 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur.

    2. Hindari minuman berkafein dan tinggi gula

    Kopi, teh, dan minuman bersoda bisa memicu dehidrasi karena bersifat diuretik. Sebaiknya, ganti dengan air putih atau infused water yang lebih sehat.

    3. Konsumsi makanan kaya air

    Buah seperti semangka, jeruk, dan mentimun bisa membantu menjaga hidrasi tubuh lebih lama.

    4. Jaga kualitas tidur

    Kurang tidur bisa membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Pastikan kamu istirahat cukup agar tetap bugar sepanjang hari.
     

    5. Kurangi aktivitas fisik berlebihan

    Jika harus bekerja di luar ruangan atau beraktivitas berat, usahakan untuk menghindari sinar matahari langsung dan kenakan pakaian yang nyaman.

    6. Kenali tanda-tanda dehidrasi

    Jika merasa pusing, lemas, mulut kering, atau urine berwarna pekat, segera tingkatkan asupan cairan setelah berbuka.
     
    Nadia juga menekankan bahwa kebutuhan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung aktivitas dan kondisi tubuh. Jadi, pastikan kamu minum cukup air agar tetap segar dan bisa menjalani puasa dengan maksimal!
     
    Jangan sampai dehidrasi menghambat produktivitasmu. Yuk, terapkan tips di atas agar puasa tetap lancar dan tubuh tetap fit sepanjang hari!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Fenomena FOMO dan YOLO Bisa Jadi Jerat Paylater

    Fenomena FOMO dan YOLO Bisa Jadi Jerat Paylater

    Jakarta: Paylater semakin digemari masyarakat sebagai metode pembayaran andalan, terutama generasi muda.
     
    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan Paylater sebesar 61,90 persen secara tahunan (per November 2024).
     
    Sedangkan dari sisi pengguna, Kredivo dan Katadata Insight Center mengungkap bahwa 70,4 persen pengguna Paylater berasal dari kelompok usia 18–35 tahun.
     
    Psikolog Klinis Disya Arinda, M.Psi., Psikolog, Psikolog Klinis, mengingatkan generasi muda untuk memperhatikan kondisi psikologis sebelum dan saat menggunakan Paylater.
     
    “Generasi muda cenderung lebih rentan terhadap keputusan impulsif ataupun tren jangka pendek yang dapat mempengaruhi keputusan finansial,” katanya dalam keterangan tertulis.
     

    Fenomena FOMO dan YOLO
    Gaya hidup FOMO (Fear of Missing Out) dan YOLO (You Only Live Once) sering membuat anak muda terjebak dalam pola konsumtif yang berlebihan.
     
    Sebuah riset GlobalWebIndex menunjukkan bahwa 62 persen individu yang mengalami FOMO berusia 16-34 tahun. Bahkan, penelitian dari OCBC mengungkap bahwa 80 persen generasi muda rela mengeluarkan uang lebih demi mengikuti gaya hidup teman.
     
    Kalau penggunaan Paylater didorong oleh FOMO dan YOLO tanpa perhitungan, ini bisa memicu stres finansial dan gangguan mental well-being. Alih-alih membantu, Paylater justru bisa menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik.

    Pentingnya perhatikan kondisi psikologis sebelum gunakan Paylater
    Lalu, bagaimana cara supaya penggunaan Paylater akan memberi dampak positif dan tidak menimbulkan tekanan psikologis? Simak tips dari Kredivo dan Disya Arinda:
     

    1. Sebelum pakai Paylater, pertimbangkan Hal Ini!

    Sebelum mengaktifkan Paylater, ada baiknya kamu bertanya pada diri sendiri:
    – Apakah barang atau layanan ini benar-benar dibutuhkan?
    – Apakah aku mampu membayar cicilannya?
    – Apakah Paylater membantu cash flow atau justru membuat makin boros?
     
    Menjawab pertanyaan ini bisa membantu kamu berpikir lebih rasional dan menghindari keputusan impulsif.

    2. Pakai Paylater saat mental stabil

    Saat seseorang sedang stres atau tertekan, biasanya mereka lebih fokus pada solusi jangka pendek tanpa memikirkan dampaknya di masa depan. Inilah yang membuat banyak orang tergoda menggunakan Paylater untuk belanja tanpa perhitungan.
     
    Jika tagihan menumpuk dan sulit dibayar, stres justru akan semakin meningkat, bahkan bisa memicu depresi. Jadi, pastikan kondisi mentalmu stabil sebelum memutuskan menggunakan Paylater!
     

    Cara pakai Paylater agar tidak menjadi beban finansial
    Biar Paylater tetap jadi alat bantu keuangan dan bukan sumber masalah, ikuti tips berikut:
     
    Batasi limit Paylater. Jangan tergoda untuk mengaktifkan limit yang besar. Ambil secukupnya sesuai dengan kemampuan bayar.
     
    Hindari menggunakan Paylater untuk gaya hidup. Gunakan hanya untuk kebutuhan yang benar-benar penting.
     
    Semoga kamu terhindar dari YOLO dan FOMO yang bikin dompetmu makin tipis. 

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Soal Disertasi Menteri Bahlil, Majelis Wali Amanat UI Sebut Dewan Guru Besar Hanya Bisa Berikan Rekomendasi

    Soal Disertasi Menteri Bahlil, Majelis Wali Amanat UI Sebut Dewan Guru Besar Hanya Bisa Berikan Rekomendasi

    Jakarta: Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) memberikan tanggapan terkait hasil disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Program Doktor (S3) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI.

    Anggota Majelis Wali Amanat UI, Dany Amrul Ichdan mengatakan saat ini tengah menunggu jadwal rapat bersama empat organ di UI untuk membahas disertasi Menteri Bahlil. Adapun empat organ yang terlibat yakni Dewan guru besar (DGB), Senat Akademik (SA) Universitas, Majelis Wali Amanat (MWA) dan Rektor UI.

    “Sebagai bagian dari MWA kami berharap semua pihak menghormati segala proses akademik dan tata kelola yang berlaku di internal UI. Saat ini sedang diaturkan untuk rapat bersama empat organ UI (MWA, SA, DGB dan Rektor) rencana di minggu depan,” kata Dany dalam keterangan pers, Senin, 3 Maret 2025.

    Pernyataan Dany itu sekaligus membantah dokumen yang beredar dari Dewan Guru Besar UI yang menyatakan disertasi Bahlil dibatalkan. Dalam risalah rapat pleno DGB UI tertanggal 10 Januari 2025 yang beredar di media sosial, disertasi Bahlil direkomendasikan untuk dibatalkan sebagai bentuk sanksi atas berbagai pelanggaran yang ditemukan.

    “Adapun dokumen atau sejenisnya yang beredar bukanlah sepengetahuan MWA, karena dokumen internal termasuk notulensi meeting untuk hal-hal spesifik bersifat konfidensial sehingga tidak seharusnya berada di ranah publik,” ucap Dany.
     

    Dia pun menegaskan bahwa yang bisa memberikan keputusan terkait hasil disertasi Menteri Bahlil layak atau tidak hanya keputusan rektor UI. Sementara Dewan Guru Besar hanya bisa memberikan rekomendasi saja.

    “Hasil rapat empat organ ke depan akan dilakukan langkah-langkah pengambilan keputusan oleh eksekutif (Rektor). Sehingga berita yang beredar bukan merupakan berita resmi yang dikeluarkan atas nama empat organ UI,” jelasnya.

    Dany optimistis civitas UI mampu bekerja secara profesional dan tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam menangani persoalan ini.

    “Kami yakin UI dan semua organ UI dapat mengedepankan objektifitas, akuntabilitas dan integritas yang tinggi dalam setiap pertimbangan keputusan,” katanya.

    Senada dengan Dany, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Arie Afriansyah menegaskan bahwa dokumen yang beredar hanya berisi rekomendasi dan UI belum secara resmi mengambil keputusan terkait disertasi Bahlil Lahadalia. Arie menjelaskan, proses rapat dengan empat organ UI belum diketahui kapan dilaksanakan.

    “Bahwa UI secara resmi belum membuat keputusan apapun terhadap (disertasi) Bapak Bahlil,” Tegas Arie.

    Sebelumnya, Bahlil Lahadalia berhasil meraih gelar doktor dalam program studi Kajian Strategik dan Global UI dengan predikat cum laude dalam waktu 1 tahun 8 bulan. Menteri Bahlil mengikuti program doktoral di Sekolah Kaijian Strategik dan Global (SKSG) UI. Adapun sidang terbuka promosi doktor Bahlil dilakuan pada Rabu, 16 Oktober 2024.

    Jakarta: Majelis Wali Amanat (MWA) Universitas Indonesia (UI) memberikan tanggapan terkait hasil disertasi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia pada Program Doktor (S3) Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) UI.
     
    Anggota Majelis Wali Amanat UI, Dany Amrul Ichdan mengatakan saat ini tengah menunggu jadwal rapat bersama empat organ di UI untuk membahas disertasi Menteri Bahlil. Adapun empat organ yang terlibat yakni Dewan guru besar (DGB), Senat Akademik (SA) Universitas, Majelis Wali Amanat (MWA) dan Rektor UI.
     
    “Sebagai bagian dari MWA kami berharap semua pihak menghormati segala proses akademik dan tata kelola yang berlaku di internal UI. Saat ini sedang diaturkan untuk rapat bersama empat organ UI (MWA, SA, DGB dan Rektor) rencana di minggu depan,” kata Dany dalam keterangan pers, Senin, 3 Maret 2025.

    Pernyataan Dany itu sekaligus membantah dokumen yang beredar dari Dewan Guru Besar UI yang menyatakan disertasi Bahlil dibatalkan. Dalam risalah rapat pleno DGB UI tertanggal 10 Januari 2025 yang beredar di media sosial, disertasi Bahlil direkomendasikan untuk dibatalkan sebagai bentuk sanksi atas berbagai pelanggaran yang ditemukan.
     
    “Adapun dokumen atau sejenisnya yang beredar bukanlah sepengetahuan MWA, karena dokumen internal termasuk notulensi meeting untuk hal-hal spesifik bersifat konfidensial sehingga tidak seharusnya berada di ranah publik,” ucap Dany.
     

    Dia pun menegaskan bahwa yang bisa memberikan keputusan terkait hasil disertasi Menteri Bahlil layak atau tidak hanya keputusan rektor UI. Sementara Dewan Guru Besar hanya bisa memberikan rekomendasi saja.
     
    “Hasil rapat empat organ ke depan akan dilakukan langkah-langkah pengambilan keputusan oleh eksekutif (Rektor). Sehingga berita yang beredar bukan merupakan berita resmi yang dikeluarkan atas nama empat organ UI,” jelasnya.
     
    Dany optimistis civitas UI mampu bekerja secara profesional dan tidak ada tekanan dari pihak manapun dalam menangani persoalan ini.
     
    “Kami yakin UI dan semua organ UI dapat mengedepankan objektifitas, akuntabilitas dan integritas yang tinggi dalam setiap pertimbangan keputusan,” katanya.
     
    Senada dengan Dany, Direktur Humas, Media, Pemerintah, dan Internasional UI Arie Afriansyah menegaskan bahwa dokumen yang beredar hanya berisi rekomendasi dan UI belum secara resmi mengambil keputusan terkait disertasi Bahlil Lahadalia. Arie menjelaskan, proses rapat dengan empat organ UI belum diketahui kapan dilaksanakan.
     
    “Bahwa UI secara resmi belum membuat keputusan apapun terhadap (disertasi) Bapak Bahlil,” Tegas Arie.
     
    Sebelumnya, Bahlil Lahadalia berhasil meraih gelar doktor dalam program studi Kajian Strategik dan Global UI dengan predikat cum laude dalam waktu 1 tahun 8 bulan. Menteri Bahlil mengikuti program doktoral di Sekolah Kaijian Strategik dan Global (SKSG) UI. Adapun sidang terbuka promosi doktor Bahlil dilakuan pada Rabu, 16 Oktober 2024.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)