Author: Medcom.id

  • Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, IPHI Dorong Pembentukan Komite Tetap Haji

    Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji, IPHI Dorong Pembentukan Komite Tetap Haji

    Jakarta: Revisi terhadap Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji mendapat dukungan luas. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), menilai pembaharuan UU ini penting untuk memperkuat regulasi pengelolaan dana haji agar lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi jemaah haji Indonesia.

    Anggota Dewan Pembina IPHI, Iskandar Zulkarnain menekankan salah satu tujuan penting dari revisi ini ialah menyelaraskan peran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Badan Penyelenggara Haji (BPH) yang baru dibentuk pemerintah.

    “Penyelarasan peran antara BPKH dan BPH harus segera dilakukan guna menghindari miskoodinasi, serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana haji dan penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Zulkarnain.

    Sebagai solusi untuk meningkatkan koordinasi antar berbagai kementerian dan lembaga yang terlibat dalam kebijakan haji, IPHI mengusulkan pembentukan Komite Tetap Haji. Komite ini, menurut Zulkarnaen, memiliki peran strategis dalam mengatur kebijakan fiskal haji, perencanaan investasi, serta efisiensi dan rasionalitas biaya penyelenggaraan ibadah haji.

    “Komite Tetap Haji juga diharapkan dapat berfungsi mengoptimalkan penggunaan nilai manfaat dana haji, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih terintegrasi dan berbasis data,” harap Zulkarnaen.

    Sebelumnya, DPP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPH) menolak pembubaran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan mengusulkan amandemen Undang-Undang No. 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. 

    Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR RI IPHI menegaskan BPKH adalah hasil perjuangan umat, bukan sekadar kebijakan pemerintah. Sehingga eksistensinya harus dipertahankan untuk menjaga independensi pengelolaan dana haji.

    “Dana haji ini milik umat, bukan milik negara. Jangan ada upaya untuk menariknya kembali ke kendali pemerintah. Pengelolaannya harus tetap berada di tangan lembaga independen yang transparan dan profesional,” kata Anshori.

    Menurutnya, IPHI adalah salah satu pencetus dan pendiri BPKH, sehingga akan berdiri di garis depan untuk mempertahankan keberadaan lembaga tersebut. 

    Ia mengingatkan bahwa sebelum ada BPKH, dana haji dikelola dengan banyak celah rawan penyalahgunaan. Dengan begitu, menurutnya pembubaran BPKH bukan solusi, tetapi justru langkah mundur yang berisiko besar bagi kepercayaan jamaah.

    Jakarta: Revisi terhadap Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji mendapat dukungan luas. Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI), menilai pembaharuan UU ini penting untuk memperkuat regulasi pengelolaan dana haji agar lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan manfaat yang lebih optimal bagi jemaah haji Indonesia.
     
    Anggota Dewan Pembina IPHI, Iskandar Zulkarnain menekankan salah satu tujuan penting dari revisi ini ialah menyelaraskan peran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dengan Badan Penyelenggara Haji (BPH) yang baru dibentuk pemerintah.
     
    “Penyelarasan peran antara BPKH dan BPH harus segera dilakukan guna menghindari miskoodinasi, serta meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan dana haji dan penyelenggaraan ibadah haji,” ujar Zulkarnain.

    Sebagai solusi untuk meningkatkan koordinasi antar berbagai kementerian dan lembaga yang terlibat dalam kebijakan haji, IPHI mengusulkan pembentukan Komite Tetap Haji. Komite ini, menurut Zulkarnaen, memiliki peran strategis dalam mengatur kebijakan fiskal haji, perencanaan investasi, serta efisiensi dan rasionalitas biaya penyelenggaraan ibadah haji.
     
    “Komite Tetap Haji juga diharapkan dapat berfungsi mengoptimalkan penggunaan nilai manfaat dana haji, sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih terintegrasi dan berbasis data,” harap Zulkarnaen.
     
    Sebelumnya, DPP Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPH) menolak pembubaran Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dan mengusulkan amandemen Undang-Undang No. 34 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Keuangan Haji. 
     
    Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VIII DPR RI IPHI menegaskan BPKH adalah hasil perjuangan umat, bukan sekadar kebijakan pemerintah. Sehingga eksistensinya harus dipertahankan untuk menjaga independensi pengelolaan dana haji.
     
    “Dana haji ini milik umat, bukan milik negara. Jangan ada upaya untuk menariknya kembali ke kendali pemerintah. Pengelolaannya harus tetap berada di tangan lembaga independen yang transparan dan profesional,” kata Anshori.
     
    Menurutnya, IPHI adalah salah satu pencetus dan pendiri BPKH, sehingga akan berdiri di garis depan untuk mempertahankan keberadaan lembaga tersebut. 
     
    Ia mengingatkan bahwa sebelum ada BPKH, dana haji dikelola dengan banyak celah rawan penyalahgunaan. Dengan begitu, menurutnya pembubaran BPKH bukan solusi, tetapi justru langkah mundur yang berisiko besar bagi kepercayaan jamaah.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan dan Cara Menggunakannya

    Jangan Sampai Keliru! Ini Perbedaan dan Cara Menggunakannya

    Jakarta: Seiring berkembangnya teknologi kendaraan listrik di Indonesia, dua istilah mulai sering muncul yakni SPKLU dan SPLU. 
     
    Keduanya sama-sama berkaitan dengan penyediaan listrik, tapi memiliki fungsi yang berbeda. Melansir Antara, kita bahas perbedaan dan cara menggunakan keduanya!

    Apa itu SPKLU?
    SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) adalah fasilitas khusus untuk mengisi daya kendaraan listrik seperti mobil listrik dan bus listrik. 
     
    SPKLU pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada 2019 sebagai bagian dari upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik.

    Ciri-ciri SPKLU:

    – Digunakan untuk mengisi daya kendaraan listrik besar (mobil dan bus listrik)
    – Memiliki kapasitas daya besar (22 kW – 150 kW)
    – Biasanya ada di pusat perbelanjaan, rest area, dan lokasi strategis lainnya
    – Menggunakan aplikasi Charge.IN untuk pembayaran
    – Dilengkapi berbagai jenis konektor pengisian (AC charging, DC charging CHAdeMO, dan CCS2)
     

    Apa itu SPLU?
    SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) adalah sumber listrik yang disediakan untuk kebutuhan umum, seperti pedagang kaki lima atau masyarakat yang memerlukan listrik sementara. 

    SPLU sudah ada sejak 2016 dan biasanya bisa ditemukan di trotoar, taman kota, atau area publik lainnya.

    Ciri-ciri SPLU:

    – Digunakan untuk kebutuhan listrik umum (pedagang kaki lima, acara outdoor, dll.)
    – Kapasitas daya lebih kecil (5,5 kW – 22 kW)
    – Bisa dipakai untuk mengisi daya sepeda motor listrik, tapi bukan mobil listrik
    – Menggunakan sistem token listrik PLN atau e-money untuk pembayaran
    – Bentuknya seperti kotak listrik yang dipasang di tiang atau dinding
     

    Cara menggunakan SPKLU dan SPLU

    Cara menggunakan SPKLU:

    Download aplikasi Charge.IN di HP
    Buat akun dan isi saldo di aplikasi
    Cari lokasi SPKLU terdekat melalui aplikasi
    Sambungkan charger ke kendaraan listrik
    Scan barcode di konektor charger melalui aplikasi
    Pilih jumlah kWh, lalu konfirmasi pengisian
    Tunggu hingga pengisian selesai, lalu cabut charger

    Cara menggunakan SPLU:

    Cari SPLU yang tersedia di sekitar kamu
    Catt nomor seri meter pada kotak SPLU
    Beli token listrik melalui PLN atau mitra resmi
    Masukkan kode token ke meteran SPLU
    Gunakan listrik sesuai kebutuhan dan matikan perangkat setelah selesai

    Kenapa perlu tahu perbedaannya?
    Momen mudik Lebaran sudah di depan mata, dan pengguna kendaraan listrik pasti butuh akses pengisian daya. Kalau kamu pakai mobil listrik, pastikan mencari SPKLU, bukan SPLU. Salah tempat bisa bikin perjalananmu terganggu!
     
    Jadi, sekarang kamu sudah tahu kan bedanya SPKLU dan SPLU? Pastikan memilih yang sesuai dengan kebutuhanmu biar nggak salah tempat.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Harga Emas Antam Hari Ini Meroket! Apakah Saatnya Jual atau Justru Beli?

    Harga Emas Antam Hari Ini Meroket! Apakah Saatnya Jual atau Justru Beli?

    Jakarta: Harga emas Antam kembali bikin heboh! Hari ini, harga emas batangan naik ke level tertinggi sepanjang masa, mengukuhkan tren bullish yang terus berlanjut.
     
    Apakah ini saat yang tepat untuk menjual atau justru momen terbaik untuk menambah koleksi emas? Yuk, simak ulasannya!
    Harga emas Antam hari ini tertinggi sepanjang sejarah
    Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, Kamis, 20 Maret 2025, harga emas Antam dibanderol Rp1,774 juta per gram, naik Rp15 ribu dibanding kemarin yang masih di level Rp1,759 juta per gram. Kenaikan ini juga tercermin pada harga buyback (harga jual kembali), yang naik lebih tinggi sebesar Rp16 ribu menjadi Rp1,624 juta per gram.
     

    Daftar harga emas Antam berbagai ukuran
    Berikut adalah rincian harga emas Antam berdasarkan ukuran:
     
    Emas batangan 0,5 gram: Rp937 ribu.
    Emas batangan 1 gram: Rp1,774 juta.
    Emas batangan 2 gram: Rp3,488 juta.
    Emas batangan 3 gram: Rp5,207 juta.
    Emas batangan 5 gram: Rp8,645 juta.
    Emas batangan 10 gram: Rp17,612 juta.
    Emas batangan 25 gram: Rp42,962 juta.
    Emas batangan 50 gram: Rp85,845 juta.
    Emas batangan 100 gram: Rp171,612 juta.
    Emas batangan 250 gram: Rp428,765 juta.
    Emas batangan 500 gram: Rp857,320 juta.
    Emas batangan 1.000 gram: Rp1,714 miliar.
    Kenapa harga emas naik?
    Kenaikan harga emas ini bukan tanpa alasan. Beberapa faktor utama yang mendorong lonjakan harga emas Antam antara lain:

    Ketidakpastian Ekonomi Global – Gejolak ekonomi dunia dan kebijakan suku bunga memicu peningkatan permintaan emas sebagai aset safe haven.
     
    Melemahnya Nilai Rupiah – Saat rupiah melemah terhadap dolar AS, harga emas dalam negeri cenderung ikut naik.
     
    Kenaikan Harga Emas Dunia – Pergerakan harga emas di pasar global sangat berpengaruh terhadap harga emas Antam di dalam negeri.
     

    Saatnya Jual atau Justru Beli?
    Nah, dengan harga emas yang makin tinggi, muncul pertanyaan besar: haruskah kita menjual atau membeli sekarang?
     
    1. Saatnya Jual Jika…
     
    – Kamu sudah untung besar dari investasi emas sebelumnya.
    – Punya tujuan keuangan lain yang lebih mendesak, seperti kebutuhan dana darurat atau investasi di instrumen lain yang lebih menguntungkan.
    – Memiliki emas dalam jumlah banyak dan ingin melakukan diversifikasi aset.
     
    2. Saatnya Beli Jika…
     
    – Kamu berinvestasi untuk jangka panjang dan masih percaya harga emas akan terus naik di masa depan.
    – Membeli emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi.
    – Tidak keberatan dengan volatilitas harga emas dalam jangka pendek.
     
    Harga emas Antam memang sedang meroket, tapi keputusan untuk menjual atau membeli tetap harus disesuaikan dengan tujuan keuangan masing-masing. Kalau kamu sudah untung dan butuh dana, menjual bisa jadi pilihan yang bijak. Tapi kalau kamu percaya harga emas masih bisa naik lebih tinggi, menambah koleksi emas juga bukan ide yang buruk.
     
    Bagaimana menurut kamu? Mau jual atau beli hari ini? Yuk, tentukan strategi investasi emasmu dengan bijak!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • IHSG Hari Ini Menguat! Apakah Tren Positif Ini Akan Bertahan?

    IHSG Hari Ini Menguat! Apakah Tren Positif Ini Akan Bertahan?

    Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan taringnya dengan dibuka menguat pada perdagangan Kamis pagi. 
     
    Kenaikan ini terjadi seiring respons positif investor terhadap kebijakan suku bunga yang dipertahankan oleh Bank Indonesia (BI) dan The Fed. Namun, apakah tren ini akan berlanjut? Simak analisis lengkapnya!
    IHSG menguat
    Melansir Antara, Kamis, 20 Maret 2025. Pada sesi pembukaan, IHSG langsung melesat 63,85 poin atau 1,01 persen ke level 6.375,51. Sementara itu, Indeks LQ45 juga mengalami kenaikan sebesar 0,89 persen ke posisi 718,02.
     
    CFP Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman memperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan koreksi, tergantung pada perkembangan sentimen pasar. 

    Beberapa faktor utama yang akan mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini meliputi kebijakan bank sentral, kondisi makroekonomi, serta dinamika bursa global.
     

    Dampak kebijakan The Fed
    The Fed kembali menahan suku bunga acuannya di level 4,25 hingga 4,5 persen, sesuai dengan ekspektasi pasar. Jerome Powell, Ketua The Fed, menyatakan bahwa ekonomi AS tetap solid dengan inflasi yang semakin mendekati target 2 persen.
     
    Keputusan ini memberikan sinyal positif bagi pasar global, termasuk Indonesia. Dengan suku bunga yang tetap, tekanan terhadap arus modal asing di pasar saham Indonesia bisa lebih terjaga.
    Keputusan Bank Indonesia tetap menahan BI-Rate 
    Dari dalam negeri, Bank Indonesia memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global.
     
    Langkah BI yang mempertahankan suku bunga bisa menjadi katalis positif bagi IHSG. Namun, investor tetap harus mencermati potensi dampak dari kondisi global, seperti kebijakan moneter AS dan pergerakan harga komoditas.
     

    Bursa global menguat jadi sentimen positif untuk IHSG
    Perdagangan di bursa saham AS menunjukkan tren positif, dengan Wall Street ditutup menguat pada Rabu malam:
     
    Dow Jones naik 0,92 persen ke 41.964,63.
    S&P 500 melonjak 1,08 persen ke 5.675,29.
    Nasdaq Composite bertambah 1,41 persen ke 17.750,79.
     
    Sentimen positif dari Wall Street ini diharapkan dapat mendorong IHSG untuk tetap bertahan di zona hijau. Namun, investor tetap harus waspada terhadap potensi volatilitas di pasar global.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Mulai Marak Modus Kejahatan Smishing, BRI Imbau Nasabah untuk Waspada dan Jaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan

    Mulai Marak Modus Kejahatan Smishing, BRI Imbau Nasabah untuk Waspada dan Jaga Kerahasiaan Data Transaksi Perbankan

    Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau nasabah untuk lebih waspada terhadap smishing, modus penipuan berbasis SMS yang semakin marak terjadi. Smishing merupakan teknik kejahatan digital yang digunakan pelaku untuk mencuri data perbankan dengan mengirim pesan singkat yang menyerupai komunikasi resmi dari pihak perbankan. Dalam beberapa kasus, pelaku bahkan menggunakan nomor pengirim yang menyerupai layanan pelanggan bank untuk meyakinkan korban.
     
    Atas maraknya modus penipuan tersebut, BRI mengimbau nasabah untuk selalu berhati-hati terhadap pesan yang menginformasikan transaksi mencurigakan, meminta verifikasi akun, atau menjanjikan hadiah tertentu. Pesan semacam ini umumnya mengandung tautan yang jika diklik, akan mengarahkan korban ke situs palsu yang dirancang menyerupai laman resmi perbankan.
     
    Situs tersebut akan meminta informasi seperti nomor kartu, PIN, kode OTP, masa berlaku kartu, CVC/CVV, user ID, dan password, yang dapat digunakan pelaku untuk mengakses rekening nasabah. Jika data tersebut diberikan, akan membuka ruang untuk pelaku kejahatan dapat mengakses rekening nasabah dan melakukan transaksi.

    Terkait dengan hal tersebut, Direktur Digital dan Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha, menegaskan bahwa kejahatan siber terus berkembang dengan pola yang semakin kompleks, sehingga kewaspadaan dan literasi digital menjadi faktor utama dalam melindungi keamanan perbankan.
     
    “BRI terus meningkatkan sistem keamanan untuk menghadapi berbagai ancaman siber yang terus berkembang. Kami juga mendorong nasabah untuk lebih berhati-hati dalam menerima pesan yang mencurigakan dan memastikan bahwa setiap transaksi hanya dilakukan melalui kanal resmi BRI,” ujar Arga. 
     
     

     
    Jika menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan BRI, nasabah disarankan untuk tidak menanggapi atau meng-klik tautan yang disertakan dan selalu mengaktifkan notifikasi transaksi melalui aplikasi BRImo, SMS, ataupun Whatsapp Resmi BRI agar dapat langsung mendeteksi aktivitas mencurigakan.
     
    Selain itu, nasabah diharapkan untuk lebih waspada terhadap berbagai bentuk modus penipuan digital dan tidak memberikan informasi perbankan kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya. Segera lakukan perubahan password atau PIN BRImo serta ATM apabila terdapat indikasi bahwa informasi perbankan tersebut telah dibagikan kepada pihak yang tidak terverifikasi.
     
    Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan BRI, nasabah dapat menghubungi Contact BRI di 1500017 atau melalui WhatsApp Sabrina di 08121214017.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • JULO Hadir di iOS, Penuhi Kebutuhan Keuangan untuk Bisnis Hingga Lifestyle

    JULO Hadir di iOS, Penuhi Kebutuhan Keuangan untuk Bisnis Hingga Lifestyle

  • Momentum Ramadan Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan di SPBU

    Momentum Ramadan Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Layanan di SPBU

    Jakarta: Ramadan menjadi momen umat Islam untuk mengevaluasi dan membenahi ibadah. Memaknai hikmah ramadan, Pertamina Patra Niaga sebagai anak perusahaan Pertamina, meningkatkan layanan dan program menarik di SPBU untuk semakin mendekatkan diri sekaligus mengoptimalkan layanan prima bagi pelanggan selama bulan suci Ramadan 1446 hijriah atau di tahun 2025 ini.
     
    Terapkan standar tinggi untuk jaga kualitas dan takaran BBM
    Kepala Shift SPBU Fatmawati Fiqi Prastawa  menjelaskan detail proses teknis yang dilakukan untuk memastikan bahan bakar yang diterima pelanggan selalu berkualitas tinggi. 
     
    “Ketika truk tangki datang, kami memulai dengan pengecekan dokumen surat jalan untuk memastikan jumlah bahan bakar sesuai dengan yang tertera. Selanjutnya, kami menggunakan alat seperti hidrometer dan termometer untuk mengukur densitas serta suhu bahan bakar,” ungkap Fiqi.
     

    (Foto: Dok. Pertamina)

    Ia menambahkan bahwa setiap pengiriman juga diperiksa menggunakan pasta air untuk mendeteksi adanya kandungan air. 
     
    “Jika ditemukan kandungan air atau densitasnya melebihi standar, kami wajib menolak pengiriman tersebut. Ini bagian dari SOP kami untuk menjaga kualitas bahan bakar,” jelasnya.
     
    Setelah pengecekan awal, bahan bakar dipindahkan ke Tangki Timbun sebelum didistribusikan melalui dispenser. 
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    “Setiap dispenser juga kami cek setiap hari menggunakan Bejana Ukur 20 liter yang terkalibrasi Metrologi untuk memastikan akurasi takaran. Semua ini dilakukan agar pelanggan mendapatkan kualitas dan takaran produk BBM yang sesuai standar Pertamina,” tambah Fiqi. 
     
     

     
    Fiqi juga memberikan gambaran teknis mengenai bagaimana Pertamina memastikan kualitas bahan bakarnya.
     
    “Kami memiliki lemari sampel berisi semua jenis produk yang ada di SPBU, seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan lainnya. Ini bertujuan mengedukasi pelanggan tentang perbedaan jenis dan kualitas produk kami,” jelasnya.
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    Lebih lanjut, Fiqi menjelaskan bahwa setiap proses penerimaan bahan bakar mengikuti SOP yang ketat.
     
    “Kami selalu memastikan bahwa penerimaan dan penyaluran bahan bakar memenuhi standar, sehingga pelanggan merasa puas dengan kualitas produk di SPBU kami,” tambahnya.
     
    Program Ramadan: Berbagi dan memberi nilai tambah
    Selama Ramadan hingga Idulfitri, Pertamina Patra Niaga hadirkan berbagai program sosial dan promo menarik. Operator di SPBU Fatmawati Chaila Nanda Salsabila menceritakan kegiatan berbagi takjil yang dilakukan setiap sore.
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    “Kami berbagi takjil setiap sore selama Ramadan sebagai bentuk kepedulian sosial. Respons pelanggan sangat baik, mereka senang dan menerima dengan antusias,” ujarnya. 
     
     

     
    Selain berbagi takjil, Pertamina juga menawarkan promo-promo menarik seperti I Like Monday dan Thanks God It’s Fuel Day (TGIF). Program ini memberikan Harga Hemat sebesar Rp300/liter untuk pembelian bahan bakar tertentu pada hari-hari tertentu dengan syarat dan ketentuan yang berlaku.
     
    Selain itu, ada banyak cashback jika pembayaran dilakukan dengan aplikasi MyPertamina yang dihubungkan dengan Source of Fund, misalnya: cashback senilai Rp45.000 untuk pembayaran dengan kartu Kredit Co Brand MyPertamina-BNI, cashback hingga Rp30.000 untuk pembayaran dengan kartu Kredit cobrand MyPertamina-Mandiri, cashback hingga 15.000 OVO points, dan cashback hingga 20 persen dengan Astrapay. Promo cashback dengan berbagai source of fund ini dengan syarat dan ketentuan berlaku.
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    “Promo ini diadakan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan setia kami sekaligus menambah kebahagiaan selama Ramadan,” jelas Chaila.
     
    Chaila berharap program ini dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus berbagi dengan sesama. 
     
    Suara pelanggan: Tentang kenyamanan dan kepercayaan
    Pelanggan Pertamina pun berbagi pengalaman mereka. Ali, seorang pelanggan dari Bekasi, mengatakan, “Saya pengguna Pertamax, menurut saya kualitasnya bagus, terutama kalau saya keluar kota. Jarak tempuhnya lebih jauh dan tarikan kendaraan lebih responsif.”
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    Alasan yang sama datang dari Jupri yang berasal dari Ciganjur. “Pertamax itu bagus, nggak panas di mesin, lebih irit, dan tarikannya juga kencang. adapun terkait berita berita kemaren, terus terang saya juga sempat ragu, tetapi saya percaya Pertamina akan terus berbenah.”
     
    Sementara bagi Slamet, pelanggan dari Cilandak, keunggulan Pertamax Turbo menjadi pilihannya. 
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    “Tarikan mobil jadi lebih ringan, beda dengan BBM lain yang bikin busi cepat kotor. Selama 20 tahun pakai Pertamax Turbo, kualitasnya selalu konsisten,” katanya. 
     
     

    Harapan Pelanggan untuk Pertamina
    Kualitas layanan Pertamina tidak hanya dilihat dari produknya, tetapi juga fasilitas di SPBU. 
     
    “Saya suka SPBU yang punya fasilitas lengkap seperti ATM, Toko, Café, Isi Air Angin, Mushola yang nyaman, dan toilet yang bersih. Tapi belum semua SPBU Pertamina punya fasilitas yang lengkap, harapannya, agar terus ditingkatkan,” ujar Slamet.
     

    (Foto: Dok. Pertamina)
     
    Ali juga menambahkan, “Mungkin RON dari Pertamax bisa ditingkatkan lagi di masa depan. Dan pelayanan di SPBU ini sudah bagus, tinggal terus dijaga.”
     
     
    Ajak pelanggan berbagi kebahagiaan di Ramadan
    Ramadan ini, Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk merasakan kualitas bahan bakar terbaik mereka, sekaligus ikut berbagi kebahagiaan melalui program sosial di SPBU. Selain takjil gratis, ada berbagai promo menarik yang dapat dinikmati pelanggan.
     
    Fiqi berharap agar pelanggan terus percaya pada produk dan layanan Pertamina. “Kami selalu memastikan kualitas terbaik dengan SOP yang ketat. Ke depannya, kami berharap program-program Ramadan seperti ini bisa terus dikembangkan, sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi pelanggan dan masyarakat luas,” katanya.
     
    Bagi pelanggan, Ramadan adalah waktu yang tepat untuk menikmati layanan unggulan Pertamina sekaligus merasakan momen kebersamaan melalui program berbagi.
     
    “Pertamina selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Kami berharap program ini dapat meningkatkan kepuasan pelanggan dan menjadi bagian dari momen Ramadan yang istimewa,” tutup Fiqi.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Belajar dari Bung Hatta, Begini Strategi Menghadapi Tantangan Ekonomi Nasional

    Belajar dari Bung Hatta, Begini Strategi Menghadapi Tantangan Ekonomi Nasional

    Jakarta: Pemikiran Bung Hatta tentang kedaulatan rakyat, semangat gotong-royong, dan keadilan sosial dinilai tetap relevan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi Indonesia saat ini. 
     
    Gagasan-gagasan tersebut bisa menjadi pedoman bagi para pemangku kebijakan dalam menentukan arah pembangunan ekonomi yang lebih berkeadilan.
     
    Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menegaskan bahwa warisan pemikiran para pendiri bangsa, termasuk Bung Hatta, dapat menjadi landasan dalam mencari solusi atas permasalahan ekonomi nasional.

    “Pemikiran para pendiri bangsa terkait pembangunan perekonomian nasional sejatinya bisa kita cermati bersama sebagai bagian dari upaya untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi bangsa ini,” ujar Lestari dalam sambutan tertulisnya pada diskusi daring bertajuk Relevansi Pemikiran Sosial Ekonomi Bung Hatta dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia yang diselenggarakan oleh Forum Diskusi Denpasar 12 bersama Yayasan Hatta dan LP3ES, Rabu, 19 Maret 2025.
     
    Menurut Lestari, konsep kedaulatan rakyat, gotong-royong, dan keadilan sosial yang diperjuangkan Bung Hatta seharusnya menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan ekonomi saat ini. 
     
    Ia pun mendorong generasi penerus untuk belajar dari strategi para pendiri bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi di masa lalu.
     

    Prinsip ekonomi Pancasila
    Senada dengan itu, Anggota Pembina Yayasan Hatta, Sri Edi Swasono, menjelaskan bahwa konsep ekonomi Pancasila merujuk pada Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan prinsip demokrasi ekonomi. Selain itu, dasar-dasar keadilan sosial dalam sistem ekonomi Indonesia juga termaktub dalam Pasal 27 ayat 2 UUD 1945 serta sila kelima Pancasila.
     
    Sri Edi juga mengungkapkan bahwa pada 1965, ekonom Emil Salim pernah menyusun naskah Sistem Ekonomi dan Ekonomi Indonesia atas penugasan dari Departemen Urusan Research Nasional. Dalam naskah tersebut, Emil Salim menekankan bahwa sistem ekonomi Indonesia merupakan sistem ekonomi sosialisme Pancasila yang mengedepankan nilai kekeluargaan dan solidaritas.
     
    “Kekeluargaan dalam ekonomi Indonesia bermakna brotherhood, di mana setiap elemen masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam pengembangan perekonomian,” tutur Sri Edi.
     
    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Bung Hatta melihat sistem ekonomi Indonesia sebagai ekonomi sosialis yang lahir dari semangat perjuangan rakyat dalam menghadapi ketidakadilan di masa kolonial.
     
    Pemikiran Bung Hatta tentang koperasi sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan juga masih sangat relevan hingga saat ini. Hal ini disampaikan oleh Dosen FEB Universitas Muslim Indonesia, Ratna Sari. Menurutnya, Bung Hatta menekankan tiga prinsip utama dalam membangun perekonomian, yaitu kemandirian ekonomi, keadilan sosial, dan demokrasi ekonomi.
     
    “Bung Hatta percaya bahwa sebuah negara merdeka harus memiliki ekonomi yang mandiri, dan koperasi adalah bentuk ekonomi yang paling sesuai dengan budaya Indonesia,” kata Ratna.
     
    Dalam konsep demokrasi ekonomi yang diusung Bung Hatta, masyarakat memiliki kendali atas sumber daya ekonomi. Ratna menegaskan bahwa rakyat tidak hanya berhak memilih pemimpin, tetapi juga harus memiliki peran dalam menentukan arah pembangunan ekonomi.
     

    Sementara itu, Staf Khusus Wakil Ketua MPR RI, Usman Kansong, menambahkan bahwa pemikiran Bung Hatta dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial selalu berorientasi pada kedaulatan rakyat. Ia menilai bahwa konsep demokrasi ekonomi yang digagas Bung Hatta bertujuan untuk memastikan kesejahteraan masyarakat secara merata.
     
    “Dalam politik, Bung Hatta mengedepankan demokrasi kerakyatan, di mana kedaulatan berada di tangan rakyat,” ujar Usman.
     
    Pada sektor sosial, lanjutnya, pemikiran Bung Hatta tentang pendidikan menitikberatkan pada pemberdayaan rakyat, dengan tujuan akhir terciptanya keadilan sosial. Sementara di bidang ekonomi, ia berpegang teguh pada prinsip-prinsip yang tertuang dalam Pasal 33 UUD 1945 dan konsep koperasi yang ia pelajari hingga ke negara-negara Skandinavia.
     
    Menurut Usman, pemikiran Bung Hatta juga memiliki corak ke-Indonesia-an yang kental, dengan nilai-nilai religiusitas yang berakar kuat, terutama dalam konteks keislaman. Ia pun melihat bahwa gagasan Bung Hatta menawarkan jalan tengah di antara dua kutub ekstrem, yakni komunisme dan liberalisme.
     
    “Pertanyaannya, apakah kita sudah benar-benar mengimplementasikan pemikiran Bung Hatta dalam kebijakan ekonomi kita saat ini?” pungkas Usman.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Singapura Negeri Impian bagi Pekerja Indonesia, Kenapa Banyak yang Hijrah ke Sana?

    Singapura Negeri Impian bagi Pekerja Indonesia, Kenapa Banyak yang Hijrah ke Sana?

    Jakarta: Bekerja di luar negeri bukan lagi sekadar angan-angan bagi banyak pekerja Indonesia, terutama mereka yang ingin mendapatkan gaji lebih tinggi dan jenjang karier yang lebih jelas. 
    Dari sekian banyak negara tujuan, Singapura menempati peringkat teratas sebagai destinasi favorit bagi pekerja formal asal Indonesia.
     
    Menurut survei Populix, sebanyak 82 persen dari 1.000 responden memilih Negeri Singa sebagai tujuan utama mereka. Jauh mengungguli negara tetangga lainnya seperti Malaysia (32 persen), Brunei (26 persen), dan Thailand (16 persen). 
     
    Lantas, apa yang membuat Singapura begitu menarik di mata para pekerja Indonesia?
     

    Gaji tinggi dan karier yang lebih menjanjikan
    Gaji yang lebih tinggi menjadi alasan utama mengapa banyak pekerja formal Indonesia tertarik pindah ke Singapura. Berdasarkan survei yang sama, 79 persen responden menyatakan bahwa faktor finansial menjadi pertimbangan utama. Selain itu, 58 persen responden melihat Singapura sebagai tempat yang menawarkan peluang pengembangan karier yang lebih luas.

    “Singapura masih jadi salah satu negara dengan ekonomi terkuat di Asia, yang menawarkan standar gaji tertinggi di antara para tetangganya, termasuk Indonesia. Maka tak heran para pekerja formal Indonesia meliriknya sebagai rujukan utama untuk bekerja,” ujar Co-Founder dan CEO Populix, Timothy Astandu dalam keterangan tertulis, Rabu, 19 Maret 2025.
     
    Selain faktor gaji dan karier, 55 persen responden juga menyebutkan bahwa keamanan dan stabilitas di Singapura menjadi daya tarik tersendiri. 
     
    Sebagai negara dengan tingkat kriminalitas yang rendah dan sistem hukum yang ketat, Singapura memberikan rasa aman bagi pekerja asing yang ingin menetap dan bekerja di sana.
     

    Tenaga IT paling banyak diminati
    Tren migrasi tenaga kerja ke Singapura semakin meningkat, terutama di sektor teknologi informasi (IT). Populix mencatat bahwa 91 persen calon pekerja migran di bidang IT memilih Singapura sebagai destinasi utama mereka. 
     
    Faktor utamanya adalah besaran gaji yang lebih kompetitif serta kestabilan kerja yang lebih terjamin.
     
    “Fenomena pencari kerja migran sektor formal, khususnya IT, perlu disikapi secara bijak. Masyarakat harus benar-benar menyiapkan diri dengan matang. Pasalnya, bursa kerja internasional terbuka bagi siapa saja, yang tentu memperketat persaingan mereka,” tambah Timothy.
     
    Pemerintah Singapura juga semakin agresif dalam menarik talenta IT dari luar negeri. Salah satu langkah konkretnya adalah program New Enterprise Compute Initiative, yang mengalokasikan dana hingga USD150 juta untuk mendukung adopsi AI di sektor bisnis. Program ini membuka lebih banyak peluang kerja bagi tenaga IT asing, termasuk dari Indonesia.
     
    Selain itu, kolaborasi antara pemerintah Indonesia dan Singapura dalam program Tech:X juga mempermudah mobilitas talenta digital antar kedua negara. Program ini memberikan fasilitas visa kerja selama satu tahun bagi pekerja IT yang ingin mencari pengalaman profesional di Singapura.
     

    Tren #KaburAjaDulu cerminan peluang dan tantangan
    Tingginya minat bekerja di luar negeri tak lepas dari keterbatasan lapangan kerja di dalam negeri. Tagar #KaburAjaDulu yang ramai diperbincangkan di media sosial mencerminkan kondisi ini. Pekerja muda, terutama milenial dan Gen Z berusia 25-35 tahun, melihat migrasi sebagai solusi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan kualitas hidup mereka.
     
    Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) mencatat bahwa pada 2024, jumlah pekerja migran Indonesia mencapai 296.970 orang, meningkat 8,40% dibanding tahun 2023. Dari jumlah tersebut, sekitar 130.000 pekerja memilih Singapura sebagai tempat mereka bekerja.
     
    Namun, tren ini juga membawa dampak lain, seperti meningkatnya alih kewarganegaraan. Data dari Dirjen Imigrasi Kemkumham menunjukkan bahwa pada periode 2019-2022, sebanyak 3.912 WNI resmi berpindah menjadi warga negara Singapura, dengan mayoritas berusia 25 hingga 35 tahun.
     
    Bekerja di luar negeri memang menawarkan peluang besar, tetapi juga penuh tantangan. Apakah kamu salah satu yang tertarik untuk mencoba peruntungan di Singapura?

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Persiapan Mudik Lebaran 2025, Ini Daftar Tarif Tol Trans Jawa

    Persiapan Mudik Lebaran 2025, Ini Daftar Tarif Tol Trans Jawa

    Jakarta: Lebaran 2025 sebentar lagi. Buat kamu yang berencana pulang kampung menggunakan mobil pribadi wajib tahu tarif tol yang perlu dibayar.

    Jelang Lebaran 2025 PT, Jasa Marga merilis daftar tarif Tol Trans Jawa untuk kendaraan golongan I. Perlu diketahui golongan I ini meliputi mobil sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus.

    Daftar Tarif Tol Trans Jawa Lebaran 2025
    Berikut ini rincian lengkap tarif tol Lebaran 2025 untuk Trans Jawa yang berlaku untuk kendaraan golongan I dikutip dari Instagram Jasa Marga:

    Tol Jakarta – Cikampek: Rp27.000
    Tol Cikopo – Palimanan (Cipali): Rp132.000
    Tol Palimanan – Kanci: Rp13.500
    Tol Kanci – Pejagan: Rp31.500
    Tol Pejagan – Pemalang: Rp66.000
    Tol Pemalang – Batang: Rp53.000
    Tol Batang – Semarang (Kalikangkung): Rp111.500
    Tol Semarang ABC: Rp5.500
    Tol Semarang – Solo: Rp92.000
    Tol Solo – Yogyakarta: Rp42.500
    Tol Solo – Ngawi: Rp131.500
    Tol Ngawi – Kertosono: Rp98.000
    Tol Kertosono – Mojokerto: Rp55.000
    Tol Mojokerto – Surabaya: Rp43.500
    Tol Surabaya – Gempol: Rp10.000
    Tol Gempol – Pasuruan: Rp46.000
    Tol Pasuruan – Gending: Rp52.000

     

     

    Akumulasi Tarif Tol Trans Jawa
    Kamu juga mengecek akumulasi tarif tol sesuai rute. Berikut adalah beberapa perkiraan total tarif tol Trans-Jawa sesuai rute untuk beberapa tujuan:

    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Cirebon (GT Ciperna) = Rp 166.000
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Semarang (GT Kalikangkung) = Rp 440.000
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Yogyakarta (GT Klaten) = Rp 575.500
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Surabaya (GT Warugunung) = Rp 859.500
     

    Jakarta: Lebaran 2025 sebentar lagi. Buat kamu yang berencana pulang kampung menggunakan mobil pribadi wajib tahu tarif tol yang perlu dibayar.
     
    Jelang Lebaran 2025 PT, Jasa Marga merilis daftar tarif Tol Trans Jawa untuk kendaraan golongan I. Perlu diketahui golongan I ini meliputi mobil sedan, jip, pikap atau truk kecil, dan bus.

    Daftar Tarif Tol Trans Jawa Lebaran 2025
    Berikut ini rincian lengkap tarif tol Lebaran 2025 untuk Trans Jawa yang berlaku untuk kendaraan golongan I dikutip dari Instagram Jasa Marga:

    Tol Jakarta – Cikampek: Rp27.000
    Tol Cikopo – Palimanan (Cipali): Rp132.000
    Tol Palimanan – Kanci: Rp13.500
    Tol Kanci – Pejagan: Rp31.500
    Tol Pejagan – Pemalang: Rp66.000
    Tol Pemalang – Batang: Rp53.000
    Tol Batang – Semarang (Kalikangkung): Rp111.500
    Tol Semarang ABC: Rp5.500
    Tol Semarang – Solo: Rp92.000
    Tol Solo – Yogyakarta: Rp42.500
    Tol Solo – Ngawi: Rp131.500
    Tol Ngawi – Kertosono: Rp98.000
    Tol Kertosono – Mojokerto: Rp55.000
    Tol Mojokerto – Surabaya: Rp43.500
    Tol Surabaya – Gempol: Rp10.000
    Tol Gempol – Pasuruan: Rp46.000
    Tol Pasuruan – Gending: Rp52.000

     

     

    Akumulasi Tarif Tol Trans Jawa
    Kamu juga mengecek akumulasi tarif tol sesuai rute. Berikut adalah beberapa perkiraan total tarif tol Trans-Jawa sesuai rute untuk beberapa tujuan:
     
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Cirebon (GT Ciperna) = Rp 166.000
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Semarang (GT Kalikangkung) = Rp 440.000
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Yogyakarta (GT Klaten) = Rp 575.500
    Tarif tol Jakarta (Jakarta-Cikampek) – Surabaya (GT Warugunung) = Rp 859.500
     

    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (RUL)