Author: Medcom.id

  • Hiboo Bukukan Pendanaan USD1 Juta, Perkuat Posisinya di Pasar Skincare Bayi

    Hiboo Bukukan Pendanaan USD1 Juta, Perkuat Posisinya di Pasar Skincare Bayi

    Jakarta: Hiboo, merek terkemuka untuk perawatan kulit bayi, berhasil mengamankan pendanaan sebesar USD1 juta (setara 15,5 miliar) dalam putaran pendanaan ekuitas. Pendanaan ini dipimpin oleh Trihill Capital, Kopital Ventures, dan Mulia Sky Capital, yang menandai pencapaian signifikan dalam perjalanan perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar di industri perawatan bayi di Indonesia.

    Didirikan dengan misi untuk menyediakan produk perawatan kulit berkualitas tinggi untuk bayi, Hiboo dengan cepat mendapatkan perhatian di pasar, terutama di sektor e-commerce. Baru-baru ini, Hiboo juga telah berhasil memenangkan Brand Choice Award tahun 2024 untuk kategori baby balm.

    Beberapa produk unggulan Hiboo, seperti Hiboo All Purpose Baby Balm dan Mochi Skin Serum, telah diterima dengan baik oleh orang tua yang mencari solusi yang aman, efektif, dan lembut untuk perawatan kulit anak-anak mereka.

    Juan Adiputra Kartawidjaja, Founder dan CEO Hiboo mengatakan pendanaan ini merupakan bentuk apresiasi besar atas konsistensi, kerja keras dan dedikasi tim. “Pendanaan ini akan memungkinkan Hiboo untuk mendukung skalabilitas bisnis sekaligus tetap berfokus pada misi kami untuk menyediakan solusi perawatan kulit terbaik bagi bayi. Kami sangat antusias untuk fase selanjutnya dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para investor kami,” ungkapnya.

    Suntikan pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan bisnis Hiboo. Sebagian besar dana akan difokuskan untuk memperkuat kehadiran merek melalui kampanye pemasaran yang lebih terarah, memperkuat identitas merek, serta membangun kepercayaan di mata konsumen.

    Selain itu, dana ini juga akan digunakan untuk merekrut talenta-talenta berkualitas yang dapat mendukung akselerasi pertumbuhan dan inovasi. Selebihnya, dana ini juga akan dialokasikan untuk pengembangan produk, riset pasar yang mendalam, serta penguatan operasional bisnis.

    “Kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk meningkat dengan pesat. Hal ini didukung oleh perkembangan media sosial dan digital marketing. Brand nasional memiliki posisi yang strategis karena dapat merespon secara lebih cepat terhadap aspirasi masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, kami juga melihat perkembangan yang cepat di sisi jaringan ritel yang juga mendukung pertumbuhan pasar ini.”

    “Di landscape pasar yang dinamis ini, Hiboo Baby muncul sebagai pendatang baru yang mampu mendapatkan kepercayaan pasar dengan cepat melalui produk-produk inovatifnya, seperti Baby Balm, Zzz Baby Cream, dan Mochi Skin Serum,” ungkap Valerianus Ian Sulaiman, VP of Investments Trihill Capital.

    “Trihill Capital melihat potensi besar dalam pertumbuhan Hiboo Baby, terutama dengan dukungan pendanaan yang tepat. Keyakinan ini diperkuat oleh rekam jejak pendiri Hiboo Baby yang terbukti mampu mengeksekusi strategi distribusi dengan efektif. Oleh karena itu, Trihill Capital dengan bangga mengumumkan investasinya di Hiboo Baby,” lanjut Valerianus.

    Trihill Capital mengaku sangat optimistis terhadap masa depan industri babycare di Indonesia, didorong oleh struktur demografi, tren adopsi internet, tren meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk, dan inovasi produk, Trihill percaya bahwa industri babycare memiliki potensi yang sangat besar.

    Pasar skincare bayi Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,27%, dari USD1,925 miliar pada 2025 menjadi USD 2,490 miliar pada 2030. Hiboo berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan pertumbuhan ini, dengan kehadiran yang kuat di pasar dan komitmen terhadap keunggulan.

    “Melalui komitmen kami untuk terus berkembang, Hiboo bertekad untuk menjadi pemimpin pasar dalam skincare bayi dan juga kids supplements di Indonesia pada 2025. Kami akan terus memperluas produk yang kami tawarkan dan memperkuat posisi di pasar yang semakin kompetitif, demi memberikan yang terbaik bagi konsumen dan keluarga Indonesia,” tutup Juan.

    Jakarta: Hiboo, merek terkemuka untuk perawatan kulit bayi, berhasil mengamankan pendanaan sebesar USD1 juta (setara 15,5 miliar) dalam putaran pendanaan ekuitas. Pendanaan ini dipimpin oleh Trihill Capital, Kopital Ventures, dan Mulia Sky Capital, yang menandai pencapaian signifikan dalam perjalanan perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar di industri perawatan bayi di Indonesia.
     
    Didirikan dengan misi untuk menyediakan produk perawatan kulit berkualitas tinggi untuk bayi, Hiboo dengan cepat mendapatkan perhatian di pasar, terutama di sektor e-commerce. Baru-baru ini, Hiboo juga telah berhasil memenangkan Brand Choice Award tahun 2024 untuk kategori baby balm.
     
    Beberapa produk unggulan Hiboo, seperti Hiboo All Purpose Baby Balm dan Mochi Skin Serum, telah diterima dengan baik oleh orang tua yang mencari solusi yang aman, efektif, dan lembut untuk perawatan kulit anak-anak mereka.

    Juan Adiputra Kartawidjaja, Founder dan CEO Hiboo mengatakan pendanaan ini merupakan bentuk apresiasi besar atas konsistensi, kerja keras dan dedikasi tim. “Pendanaan ini akan memungkinkan Hiboo untuk mendukung skalabilitas bisnis sekaligus tetap berfokus pada misi kami untuk menyediakan solusi perawatan kulit terbaik bagi bayi. Kami sangat antusias untuk fase selanjutnya dan berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para investor kami,” ungkapnya.
     
    Suntikan pendanaan ini akan dimanfaatkan untuk mempercepat pengembangan bisnis Hiboo. Sebagian besar dana akan difokuskan untuk memperkuat kehadiran merek melalui kampanye pemasaran yang lebih terarah, memperkuat identitas merek, serta membangun kepercayaan di mata konsumen.
     
    Selain itu, dana ini juga akan digunakan untuk merekrut talenta-talenta berkualitas yang dapat mendukung akselerasi pertumbuhan dan inovasi. Selebihnya, dana ini juga akan dialokasikan untuk pengembangan produk, riset pasar yang mendalam, serta penguatan operasional bisnis.
     
    “Kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk meningkat dengan pesat. Hal ini didukung oleh perkembangan media sosial dan digital marketing. Brand nasional memiliki posisi yang strategis karena dapat merespon secara lebih cepat terhadap aspirasi masyarakat Indonesia. Terlebih lagi, kami juga melihat perkembangan yang cepat di sisi jaringan ritel yang juga mendukung pertumbuhan pasar ini.”
     
    “Di landscape pasar yang dinamis ini, Hiboo Baby muncul sebagai pendatang baru yang mampu mendapatkan kepercayaan pasar dengan cepat melalui produk-produk inovatifnya, seperti Baby Balm, Zzz Baby Cream, dan Mochi Skin Serum,” ungkap Valerianus Ian Sulaiman, VP of Investments Trihill Capital.
     
    “Trihill Capital melihat potensi besar dalam pertumbuhan Hiboo Baby, terutama dengan dukungan pendanaan yang tepat. Keyakinan ini diperkuat oleh rekam jejak pendiri Hiboo Baby yang terbukti mampu mengeksekusi strategi distribusi dengan efektif. Oleh karena itu, Trihill Capital dengan bangga mengumumkan investasinya di Hiboo Baby,” lanjut Valerianus.
     
    Trihill Capital mengaku sangat optimistis terhadap masa depan industri babycare di Indonesia, didorong oleh struktur demografi, tren adopsi internet, tren meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kualitas produk, dan inovasi produk, Trihill percaya bahwa industri babycare memiliki potensi yang sangat besar.
     
    Pasar skincare bayi Indonesia diperkirakan akan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 5,27%, dari USD1,925 miliar pada 2025 menjadi USD 2,490 miliar pada 2030. Hiboo berada pada posisi yang tepat untuk memanfaatkan pertumbuhan ini, dengan kehadiran yang kuat di pasar dan komitmen terhadap keunggulan.
     
    “Melalui komitmen kami untuk terus berkembang, Hiboo bertekad untuk menjadi pemimpin pasar dalam skincare bayi dan juga kids supplements di Indonesia pada 2025. Kami akan terus memperluas produk yang kami tawarkan dan memperkuat posisi di pasar yang semakin kompetitif, demi memberikan yang terbaik bagi konsumen dan keluarga Indonesia,” tutup Juan.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (MMI)

  • BRI Group Berangkatkan 8.482 Pemudik, Gratis

    BRI Group Berangkatkan 8.482 Pemudik, Gratis

    Jakarta: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersama dengan Pegadaian dan Permodalan Nasional Madani (PNM) yang tergabung dalam BRI Group memberangkatkan ribuan pemudik dalam program Mudik Bersama BUMN 2025 bertema “Mudik Aman Sampai Tujuan.”
     
    Pelaksanaan seremoni flag off keberangkatan para pemudik dilakukan secara serentak pada Kamis, 27 Maret 2025. Turut hadir Menteri BUMN RI Erick Thohir, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi.
     
    Pelepasan pemudik dilakukan dari 5 titik keberangkatan, yakni Gelora Bung Karno (GBK), RO Jakarta 1, RO Jakarta 2, dan RO Jakarta 3, serta RO Palembang.

    Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi mengungkapkan hal ini merupakan wujud komitmen BRI sebagai BUMN dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2025. “Inisiatif ini sejalan dengan upaya Pemerintah untuk menghadirkan kebijakan pro rakyat, memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” ujar Hendy.
     
    Sebagai bagian dari agenda tahunan menyambut Hari Raya Idul Fitri, tahun ini BRI Group memberangkatkan 8.482 pemudik dengan 170 bus ke berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera. Rinciannya, BRI mengakomodasi 5.000 pemudik dengan 100 bus, sementara itu anak perusahaannya, PNM akan melayani 282 pemudik dengan 6 bus, dan Pegadaian menyiapkan 64 bus untuk 3.200 pemudik.
     

    Dalam program ini, BRI sendiri telah menyiapkan sejumlah rute utama yang akan mengantarkan para pemudik ke berbagai rute utama, yang meliputi Jakarta – Yogyakarta (via Jalur Selatan), Jakarta – Wonogiri (via Tol Transjawa), Jakarta – Surabaya/Madura (via Tol Transjawa), dan Palembang – Bandar Lampung.
     

    Menteri BUMN Erick Thohir bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, serta Direktur Utama BRI Hery Gunardi melepas keberangkatan pemudik (Foto:Dok.BRI)
     
    Secara umum, berdasarkan laporan Kementerian BUMN, 88 perusahaan BUMN sendiri akan memberangkatkan 94.753 pemudik yang terbagi ke dalam tiga moda transportasi yaitu 1.536 Armada Bus (kapasitas 70.179 pemudik), 60 Armada Kereta Api (kapasitas 19.122 pemudik), 30 Armada Kapal Laut (kapasitas 5.452 pemudik) dengan tujuan lebih dari 200 Kota/Kabupaten yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
     
    Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN RI Erick Thohir turut menjelaskan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, BUMN dan korporasi harus terus meningkatkan kinerja sekaligus berkomitmen dalam memberikan layanan publik yang optimal kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan program mudik gratis merupakan wujud nyata dari komitmen BUMN dalam melayani masyarakat.
     
    “Ini kabar baik. Selama lima tahun terakhir terjadi pergeseran dalam moda transportasi mudik, dari kendaraan bermotor secara bertahap beralih ke bus dan terakhir kereta api dan peningkatannya mencapai 53%, ini apple to apple sangat baik, dan jumlah ini meningkat 106 ribu, didukung oleh 80 lebih BUMN. Saya ucapkan terima kasih,” ujar Erick Thohir.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)

  • Bandara I Gusti Ngurah Rai Tutup 24 Jam Saat Nyepi, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

    Bandara I Gusti Ngurah Rai Tutup 24 Jam Saat Nyepi, Ini yang Perlu Kamu Tahu!

    Denpasar: Setiap tahun, Hari Raya Nyepi menjadi momen sakral bagi umat Hindu di Bali. 
     
    Pada hari itu, Pulau Dewata benar-benar hening tanpa aktivitas, penerangan, atau perjalanan. 
     
    Sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi ini, Bandara I Gusti Ngurah Rai akan menghentikan operasionalnya selama 24 jam penuh.
    Jadwal penutupan Bandara Ngurah Rai
    General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, mengumumkan operasional bandara akan dihentikan sementara mulai Sabtu, 29 Maret 2025 pukul 06.00 WITA hingga Minggu, 30 Maret 2025 pukul 06.00 WITA.

    “Selama rentang waktu tersebut, semua aktivitas pelayanan penerbangan, baik domestik maupun internasional, untuk sementara kami hentikan, kecuali bagi penerbangan yang bersifat medis atau medical evacuation dan penerbangan darurat,” jelas Ahmad Syaugi dilansir Antara, Jumat, 28 Maret 2025.
     
    Penutupan ini sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor: B.16.100.3.4/865/LLJ/DISHUB Tahun 2025 serta pemberitahuan kepada maskapai penerbangan melalui NOTAMN (Notice to Airmen) Nomor A0131/25.
     

    Dampak penutupan: 425 penerbangan tertunda
    Dengan adanya penutupan ini, sebanyak 425 penerbangan akan terdampak, terdiri dari:
     
    207 penerbangan domestik
    218 penerbangan internasional
     
    Namun, maskapai penerbangan telah mengatur jadwal sejak awal tahun berdasarkan informasi dari AirNav Indonesia yang telah menerbitkan NOTAMN pada 14 Januari 2025.
    Persiapan di bandara selama Nyepi
    Meskipun operasional penerbangan dihentikan, bandara tetap menyiagakan tim operasional untuk mengantisipasi kebutuhan darurat seperti medivac (medical evacuation), emergency landing, dan technical landing. 
     
    Selain itu, sebanyak 19 pesawat akan diparkir di bandara untuk memastikan kelancaran penerbangan pertama setelah Nyepi berakhir.
     

    Momen Evaluasi dan Istirahat Operasional
    Selain sebagai penghormatan kepada umat Hindu, penutupan ini juga dimanfaatkan oleh pengelola bandara untuk melakukan evaluasi pelayanan serta istirahat operasional.
     
    Senada dengan makna Nyepi, yaitu amati lelungan atau tidak bepergian dan melakukan mawas diri, momen ini dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi atas pelayanan selama ini. 
     
    “Sekaligus kami manfaatkan pula untuk mengistirahatkan sejenak fasilitas operasional yang selama setahun telah bekerja 24 jam penuh,” ucap Ahmad Syaugi.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • 7 Tips Jaga Kelistrikan Saat Ditinggal Pulang Kampung

    7 Tips Jaga Kelistrikan Saat Ditinggal Pulang Kampung

    Jakarta: Mudik lebaran sudah menjadi tradisi tahunan bagi masyarakat Indonesia. Momen ini menjadi waktu yang dinanti-nanti untuk berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. 
     
    Namun, di tengah euforia mudik, ada satu hal penting yang tak boleh luput dari perhatian, yaitu keamanan listrik di rumah. 
     
    Pasalnya, kelalaian dalam mengelola listrik bisa berisiko menyebabkan korsleting hingga kebakaran.
     

    Tips menjaga kelistrikan rumah tetap aman saat ditinggal mudik
    Agar mudik tetap tenang dan rumah tetap aman, PT PLN (Persero) membagikan beberapa tips penting yang bisa kamu lakukan sebelum meninggalkan rumah. Simak selengkapnya di bawah ini!

    Pelanggan perlu memastikan instalasi listrik di rumahnya dalam keadaan aman agar saat rumah ditinggal dalam kondisi aman.
    PLN juga mengimbau masyarakat untuk mematikan aliran listrik yang tidak terpakai dengan mencabut peralatan elektronik dari stop kontak.
    Hidupkan lampu penerang seperlunya seperti lampu teras dan halaman guna memastikan keamanan bangunan yang ditinggalkan, bila perlu pasang sensor penerangan agar penggunaan listrik berjalan dengan efisien.
    Bagi pelanggan listrik pascabayar untuk memastikan tagihan listrik sudah lunas sebelum waktu tenggat agar terhindar dari denda dan pemutusan listrik akibat keterlambatan.
    Bagi pelanggan listrik prabayar agar memastikan token listrik sudah terisi cukup hingga akhir masa mudik supaya lampu penerangan rumah tetap menyala dan alarm token kWh meter tidak berbunyi.
    Apabila kebutuhan listrik di kampung halaman semakin bertambah, pelanggan dapat melakukan penambahan daya. 
    Terakhir, agar mudik lebih nyaman dan tenang, masyarakat juga bisa memanfaatkan aplikasi PLN Mobile yang siap menjawab berbagai kebutuhan kelistrikan sebelum atau saat mudik.

    Dengan menerapkan tips-tips di atas, kamu bisa mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir akan keamanan listrik di rumah. 

    Jadi, pastikan semua langkah pencegahan sudah dilakukan sebelum meninggalkan rumah, ya! Selamat mudik dan selamat berkumpul bersama keluarga tercinta!
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Menghijaukan Hutan Riau untuk Melindungi Tuah Menjaga Marwah

    Menghijaukan Hutan Riau untuk Melindungi Tuah Menjaga Marwah

    Dumai: Polda Riau melakukan penanaman pohon yang digagas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dengan tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.

    Herry mengatakan menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya.

    “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” kata Herry sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai, Kamis, 27 Maret 2025.
     

    Prosesi penanaman pohon ini juga dihadiri Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder dari Tumbuh Institute, Rocky Gerung.
     
    Selain untuk penghijauan, penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenkopolkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau.

    Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di wilayah Riau. 

    Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, sering kali Karhutla yang gagal ditangani menjadi masalah negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.

    “Kegiatan ini menyadarkan kita untuk siaga supaya ke depan tidak ada lagi ekspor asap ke negara tetangga sehingga membuat citra negara kita tercoreng di mata internasional,” jelas Herry.

    Sementara Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan aksi penanaman bibit pohon ini diharapkan menjadi momen menghidupkan bibit-bibit yang baru terhadap kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Riau. 

    “Memang di Sumatera ini, Riau, Jambi, dan Palembang menjadi wilayah yang rawan dengan bencana Karhutla. KIta tidak mau bencana di tahun-tahun lalu terulang kembali hingga siang pun tidak ada sinar matahari karena tertutup kabut asap,” jelas Abdul.

    Dia berharap masyarakat dapat memanahi dan berkomitmen bersama dengan seluruh stakeholder terkait untuk bersatu padu mencegah bencana Karhutla kembali terjadi di Negeri Lancang Kuning Riau.

    Senada, Rocky Gerung juga berharap aksi tanam pohon kali ini dapat membawa berkah bagi Provinsi Riau.

    “Semua hal yang kita tumbuhkan dari hati nurani ini akan menjadi berkah pada manusia yang bahkan mereka tidak paham tentang etika lingkungan akhirnya mengerti bahwa hanya dengan menanam kita bisa memuliakan bumi,” ungkap Rocky.

    Rocky menilai Dumai sebagai lokasi yang dipilih untuk aksi tanam pohon kali ini adalah tempat yang sangat mulia untuk memulai suatu percakapan tentang lingkungan karena Dumai langsung berbatasan dengan negara tetangga.

    Versi Rocky menanam adalah merawat, oleh karena itu ia meminta seluruh pihak untuk tidak selesai dengan hanya menanam, bahkan bila dirasa perlu, masyarakat diberikan insentif untuk ikut menanam dan merawat pohon hingga bertumbuh hingga manfaat dari tumbuhnya pohon tersebut dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

    “Kita harus bisa pastikan apa yang kita tanam itu bertumbuh dan kewadahannya itu sampai ke langit,” ujar Rocky Gerung.

    Dumai: Polda Riau melakukan penanaman pohon yang digagas langsung oleh Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan dengan tema ‘Melindungi Tuah Menjaga Marwah’.
     
    Herry mengatakan menamam pohon bukan sekadar menanam kehidupan, tetapi juga menjaga kelestarian alam, melindungi tuah negeri, dan merawat Marwah budaya.
     
    “Dengan langkah kecil ini, kita berharap Riau semakin hijau, sejuk, dan lestari,” kata Herry sesaat sebelum melakukan aksi tanam bibit pohon di Dumai, Kamis, 27 Maret 2025.
     

    Prosesi penanaman pohon ini juga dihadiri Ketua Yayasan Tumbuh sekaligus founder dari Tumbuh Institute, Rocky Gerung.
     
    Selain untuk penghijauan, penanaman pohon kali ini juga berangkat dari rapat dengan Kemenkopolkam yang meminta wilayahi Riau untuk mulai siaga dengan pergantian musim dari penghujan ke kemarau.

    Hal ini lantaran saat musim kemarau potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) cukup tinggi di wilayah Riau. 
     
    Selain merugikan masyarakat dan mengganggu kesehatan karena kabut asap, sering kali Karhutla yang gagal ditangani menjadi masalah negara tetangga, khususnya Malaysia dan Singapura yang secara geografis berdekatan dengan Provinsi Riau.
     
    “Kegiatan ini menyadarkan kita untuk siaga supaya ke depan tidak ada lagi ekspor asap ke negara tetangga sehingga membuat citra negara kita tercoreng di mata internasional,” jelas Herry.
     
    Sementara Gubernur Riau, Abdul Wahid, mengatakan aksi penanaman bibit pohon ini diharapkan menjadi momen menghidupkan bibit-bibit yang baru terhadap kecintaan masyarakat terhadap Provinsi Riau. 
     
    “Memang di Sumatera ini, Riau, Jambi, dan Palembang menjadi wilayah yang rawan dengan bencana Karhutla. KIta tidak mau bencana di tahun-tahun lalu terulang kembali hingga siang pun tidak ada sinar matahari karena tertutup kabut asap,” jelas Abdul.
     
    Dia berharap masyarakat dapat memanahi dan berkomitmen bersama dengan seluruh stakeholder terkait untuk bersatu padu mencegah bencana Karhutla kembali terjadi di Negeri Lancang Kuning Riau.
     
    Senada, Rocky Gerung juga berharap aksi tanam pohon kali ini dapat membawa berkah bagi Provinsi Riau.
     
    “Semua hal yang kita tumbuhkan dari hati nurani ini akan menjadi berkah pada manusia yang bahkan mereka tidak paham tentang etika lingkungan akhirnya mengerti bahwa hanya dengan menanam kita bisa memuliakan bumi,” ungkap Rocky.
     
    Rocky menilai Dumai sebagai lokasi yang dipilih untuk aksi tanam pohon kali ini adalah tempat yang sangat mulia untuk memulai suatu percakapan tentang lingkungan karena Dumai langsung berbatasan dengan negara tetangga.
     
    Versi Rocky menanam adalah merawat, oleh karena itu ia meminta seluruh pihak untuk tidak selesai dengan hanya menanam, bahkan bila dirasa perlu, masyarakat diberikan insentif untuk ikut menanam dan merawat pohon hingga bertumbuh hingga manfaat dari tumbuhnya pohon tersebut dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.
     
    “Kita harus bisa pastikan apa yang kita tanam itu bertumbuh dan kewadahannya itu sampai ke langit,” ujar Rocky Gerung.

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (DEN)

  • BPKH Limited Kirim 475 Ton Bumbu Khas Indonesia ke Arab Saudi

    BPKH Limited Kirim 475 Ton Bumbu Khas Indonesia ke Arab Saudi

    Mekkah: BPKH Limited mengirimkan 475 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi. Bumbu-bumbu ini akan digunakan di dapur-dapur yang menyiapkan konsumsi jemaah haji di Mekah dan Madinah.

    Bumbu khas Indonesia itu terdiri dari 22 jenis, di antaranya bumbu nasi goreng, semur, gulai, rendang, tumis, balado, dan lain-lain.

    Mudir BPKH Limited Sidiq Haryono mengatakan, bumbu ini memberikan cita rasa khas Indonesia, sehingga jemaah dapat menikmati makanan sesuai selera. 

    “Dengan makanan yang lebih sesuai lidah mereka, stamina dan semangat jemaah dalam menjalankan ibadah haji diharapkan tetap terjaga,” ujarnya.

    Mudir BPKH Limited lainnya, Iman Ni’matullah mengungkapkan jumlah bumbu yang didatangkan dari Indonesia meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 

    “Tahun lalu, jumlah bumbu yang kami distribusikan hanya 76 ton. Tahun ini meningkat menjadi 475 ton, atau naik sebesar 625 persen. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan bumbu khas Indonesia di dapur-dapur penyedia konsumsi jemaah haji,” jelasnya.

    Lebih dari sekadar meningkatkan kualitas konsumsi jemaah, inisiatif bisnis ini juga membawa manfaat finansial bagi penyelenggaraan ibadah haji. Seluruh keuntungan yang diperoleh dari pemenuhan kebutuhan bumbu ini akan dikembalikan sebagai nilai manfaat keuangan haji dan digunakan untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun berikutnya.

    Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Kementerian Agama, Kantor Urusan Haji Jeddah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta para importir di Arab Saudi.

    Dapur-dapur penyedia makanan di Mekah dan Madinah menyambut baik inovasi penggunaan bumbu instan dari Indonesia. Selain memastikan cita rasa yang lebih terstandar, penggunaan bumbu pasta juga dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi biaya tenaga kerja, listrik, dan bahan baku lainnya.

    “Kami telah melakukan pendampingan kepada produsen bumbu Indonesia untuk memproses ekspor, termasuk pengurusan izin SFDA, clearance, serta koordinasi dengan importir lokal dan pihak otoritas di Arab Saudi. Sebagai perusahaan merah putih di Arab Saudi, kami senang dapat menjalin sinergi positif dan kolaborasi produktif dengan semua elemen anak bangsa,” kata Iman. 

    Mekkah: BPKH Limited mengirimkan 475 ton bumbu khas Indonesia ke Arab Saudi. Bumbu-bumbu ini akan digunakan di dapur-dapur yang menyiapkan konsumsi jemaah haji di Mekah dan Madinah.
     
    Bumbu khas Indonesia itu terdiri dari 22 jenis, di antaranya bumbu nasi goreng, semur, gulai, rendang, tumis, balado, dan lain-lain.
     
    Mudir BPKH Limited Sidiq Haryono mengatakan, bumbu ini memberikan cita rasa khas Indonesia, sehingga jemaah dapat menikmati makanan sesuai selera. 

    “Dengan makanan yang lebih sesuai lidah mereka, stamina dan semangat jemaah dalam menjalankan ibadah haji diharapkan tetap terjaga,” ujarnya.
     
    Mudir BPKH Limited lainnya, Iman Ni’matullah mengungkapkan jumlah bumbu yang didatangkan dari Indonesia meningkat secara signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. 
     
    “Tahun lalu, jumlah bumbu yang kami distribusikan hanya 76 ton. Tahun ini meningkat menjadi 475 ton, atau naik sebesar 625 persen. Ini menunjukkan tingginya kebutuhan bumbu khas Indonesia di dapur-dapur penyedia konsumsi jemaah haji,” jelasnya.
     
    Lebih dari sekadar meningkatkan kualitas konsumsi jemaah, inisiatif bisnis ini juga membawa manfaat finansial bagi penyelenggaraan ibadah haji. Seluruh keuntungan yang diperoleh dari pemenuhan kebutuhan bumbu ini akan dikembalikan sebagai nilai manfaat keuangan haji dan digunakan untuk mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun berikutnya.
     
    Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), Kementerian Agama, Kantor Urusan Haji Jeddah, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, serta para importir di Arab Saudi.
     
    Dapur-dapur penyedia makanan di Mekah dan Madinah menyambut baik inovasi penggunaan bumbu instan dari Indonesia. Selain memastikan cita rasa yang lebih terstandar, penggunaan bumbu pasta juga dinilai lebih efisien karena dapat mengurangi biaya tenaga kerja, listrik, dan bahan baku lainnya.
     
    “Kami telah melakukan pendampingan kepada produsen bumbu Indonesia untuk memproses ekspor, termasuk pengurusan izin SFDA, clearance, serta koordinasi dengan importir lokal dan pihak otoritas di Arab Saudi. Sebagai perusahaan merah putih di Arab Saudi, kami senang dapat menjalin sinergi positif dan kolaborasi produktif dengan semua elemen anak bangsa,” kata Iman. 
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (FZN)

  • Begini Langkah Strategis Amankan Pasokan Gas Demi Kelistrikan Stabil di Madura

    Begini Langkah Strategis Amankan Pasokan Gas Demi Kelistrikan Stabil di Madura

    Jakarta: Pasokan listrik yang andal menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. 
     
    Di Pulau Madura, stabilitas listrik selama ini masih bergantung pada pasokan dari Jawa melalui kabel laut Suramadu. 
     
    Untuk mengatasi tantangan tersebut, PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menggandeng PT Energi Mineral Langgeng (EML) dalam Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dari Wilayah Kerja South East Madura, Lapangan ENC. 

    Kesepakatan ini menjadi langkah besar dalam menjamin pasokan gas yang stabil untuk kelistrikan di Madura.
     
    Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero), Hartanto Wibowo, menyatakan bahwa proyek ini telah dinantikan sejak lama. 
     
    Pembangkit berbasis gas di Madura akan berperan penting dalam mengurangi ketergantungan pasokan listrik dari Pulau Jawa.
     

    “Kehadiran pembangkit ini akan membantu meningkatkan keandalan pasokan listrik, yang pada gilirannya dapat menggerakkan perekonomian Madura dan mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujar Hartanto dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Maret 2025.
     
    Sementara itu, Direktur Utama PLN EPI, Iwan Agung Firstantara, menambahkan bahwa perencanaan proyek ini sudah dimulai sejak delapan tahun lalu. Tantangan terbesar adalah memastikan ketersediaan gas yang cukup untuk pembangkit di Sumenep. 
     
    Kini, dengan adanya PJBG ini, langkah awal pengaliran gas bisa segera dimulai.
     
    “Sekarang, delapan tahun kemudian, kita bisa memulai langkah awal dalam pengaliran gas untuk mendukung pembangunan pembangkit ini”, ujar Iwan.
     
    Target beroperasi Oktober 2025, Stabilkan Tegangan Listrik di Madura
     
    PLN menargetkan pasokan gas mulai mengalir pada 31 Oktober 2025. Hal ini diharapkan dapat memperbaiki ketidakstabilan tegangan listrik di Madura yang selama ini hanya mengandalkan suplai dari Gresik melalui kabel laut.
     
    “Dengan adanya pembangkit baru ini, kami berharap tegangan listrik di Madura akan lebih stabil dan cadangan kapasitas pembangkit di Madura meningkat untuk memperkuat sistem kelistrikan,” tambah Iwan Agung.
    Kolaborasi demi Madura lebih terang
    Direktur PT Energi Mineral Langgeng, Kikin Abdul Hakim, mengungkapkan bahwa kerja sama ini telah dimulai sejak 2013 dan menghadapi berbagai tantangan sebelum akhirnya terealisasi pada 2025.
     
    “Meskipun sempat terkendala, kami sangat bersyukur bisa kembali melanjutkan proyek ini. Kami yakin pasokan gas yang cukup akan mendukung kelancaran operasional pembangkit di Madura dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Pada tahap awal, pasokan gas dari Lapangan ENC adalah 7 BBTUD, namun ke depan diharapkan meningkat hingga 30 BBTUD,” jelas Kikin.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Mudik Pakai Motor Bawa Balita, Ini Risiko Kesehatan yang Mengancam Si Kecil

    Mudik Pakai Motor Bawa Balita, Ini Risiko Kesehatan yang Mengancam Si Kecil

    Jakarta: Pihak kepolisian sejatinya sudah memberikan imbauan agar masyarakat tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor. Namun faktanya, mudik menggunakan motor masih menjadi pilihan karena lebih praktis dan efisien. 

    Bahkan, tidak jarak pemudik motor juga membawa anak yang masih balita untuk berkendara jarak jauh. Pada umumnya, balita relatif lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan orang dewasa.

    Karena itu, membawa balita dalam perjalanan jauh bukanlah pilihan yang bijak, apalagi dengan mengendarai sepeda motor yang membuat si kecil bisa langsung terpapar kotoran dan debu yang tentunya berhubungan dengan sistem kekebalan balita.

    Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini risiko kesehatan yang mengancam si kecil jika bepergian jarak jauh dengan sepeda motor: 

    1. Sindrom guncangan

    Risiko pertama adalah balita rentan terkena sindrom akibat guncangan di sepeda motor atau biasa disebut Shaken Baby Syndrome. Sindrom ini merupakan respons setelah balita dikejutkan secara fisik akibat guncangan dalam durasi panjang.
     

     

    2. Hipotermia

    Masalah udara dingin juga langsung menerpa balita yang berpotensi menyebabkan hipotermia. Ini terjadi ketika tubuh yang menghasilkan panas tidak sebanyak panas yang hilang. Membawa balita dalam perjalanan jauh, memberi peluang si kecil mengalami kedinginan yang berlebihan atau hipotermia.
     
    3. Penyakit pernapasan

    Umumnya, perjalanan jauh dengan sepeda motor membuat si kecil bisa langsung terpapar polusi. Saat balita menghirup udara kotor, mereka sangat rentan terhadap penyakit pernapasan dan risiko penyakit lainnya.
     
    4. Masalah pencernaan

    Tidak hanya balita, tetapi bahkan orang dewasa yang cukup kuat juga rentan terhadap perut kembung dan kelaparan selama di perjalanan. Berkendara dengan motor dengan jarak jauh bisa menyebabkan balita mengalami masalah pencernaan.

    Maka dari itu, sangat tidak disarankan untuk membawa anak Anda yang masih balita mudik dengan sepeda motor.

    Jakarta: Pihak kepolisian sejatinya sudah memberikan imbauan agar masyarakat tidak mudik dengan menggunakan sepeda motor. Namun faktanya, mudik menggunakan motor masih menjadi pilihan karena lebih praktis dan efisien. 
     
    Bahkan, tidak jarak pemudik motor juga membawa anak yang masih balita untuk berkendara jarak jauh. Pada umumnya, balita relatif lebih rentan terhadap penyakit dibandingkan orang dewasa.
     
    Karena itu, membawa balita dalam perjalanan jauh bukanlah pilihan yang bijak, apalagi dengan mengendarai sepeda motor yang membuat si kecil bisa langsung terpapar kotoran dan debu yang tentunya berhubungan dengan sistem kekebalan balita.

    Merangkum dari berbagai sumber, berikut ini risiko kesehatan yang mengancam si kecil jika bepergian jarak jauh dengan sepeda motor: 

    1. Sindrom guncangan

    Risiko pertama adalah balita rentan terkena sindrom akibat guncangan di sepeda motor atau biasa disebut Shaken Baby Syndrome. Sindrom ini merupakan respons setelah balita dikejutkan secara fisik akibat guncangan dalam durasi panjang.
     

     

    2. Hipotermia

    Masalah udara dingin juga langsung menerpa balita yang berpotensi menyebabkan hipotermia. Ini terjadi ketika tubuh yang menghasilkan panas tidak sebanyak panas yang hilang. Membawa balita dalam perjalanan jauh, memberi peluang si kecil mengalami kedinginan yang berlebihan atau hipotermia.
     

    3. Penyakit pernapasan

    Umumnya, perjalanan jauh dengan sepeda motor membuat si kecil bisa langsung terpapar polusi. Saat balita menghirup udara kotor, mereka sangat rentan terhadap penyakit pernapasan dan risiko penyakit lainnya.
     

    4. Masalah pencernaan

    Tidak hanya balita, tetapi bahkan orang dewasa yang cukup kuat juga rentan terhadap perut kembung dan kelaparan selama di perjalanan. Berkendara dengan motor dengan jarak jauh bisa menyebabkan balita mengalami masalah pencernaan.
     
    Maka dari itu, sangat tidak disarankan untuk membawa anak Anda yang masih balita mudik dengan sepeda motor.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (PRI)

  • SeaBank Cuan Terus! Laba Melejit, Jadi Bank Digital Favorit Anak Muda

    SeaBank Cuan Terus! Laba Melejit, Jadi Bank Digital Favorit Anak Muda

    Jakarta: SeaBank Indonesia terus membuktikan diri sebagai bank digital dengan performa keuangan yang solid. 
     
    Tahun 2024, SeaBank berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp378,8 miliar, naik 57 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp241,4 miliar. 
     
    Tak hanya itu, bank digital ini sudah mencetak keuntungan selama tiga tahun berturut-turut, menunjukkan strategi bisnis yang efektif dan manajemen risiko yang kuat.

    Direktur Utama SeaBank Indonesia, Sasmaya Tuhuleley, mengungkapkan pencapaian ini tak lepas dari fokus perusahaan dalam menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
     
    “Pencapaian ini merupakan hasil dari fokus kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan didukung oleh pengelolaan perusahaan yang prudent,” kata Sasmaya dalam keterangan tertulis, Kamis, 27 Maret 2025.
     

    SeaBank jadi pilihan favorit
    Keberhasilan SeaBank dalam mencetak laba juga didukung oleh pertumbuhan jumlah nasabah yang signifikan. Pada Oktober 2024, jumlah nasabahnya mencapai 15 juta orang, namun hanya dalam dua bulan, angka tersebut melonjak menjadi 17 juta per Desember 2024! Hal ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang mempercayakan transaksi keuangan mereka ke SeaBank.
     
    Bahkan, rata-rata transaksi harian di SeaBank pada akhir 2024 mencapai 4,7 juta transaksi dengan total perputaran dana hingga Rp3 triliun per hari. 
     
    Melihat tren ini, SeaBank berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fitur perbankan digital agar semakin sesuai dengan kebutuhan nasabah.
     
    “Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa masyarakat semakin mempercayai SeaBank sebagai mitra keuangan mereka. Kami akan terus menghadirkan layanan yang mudah, aman dan sesuai dengan kebutuhan nasabah,” tambah Sasmaya
     

    Kredit lancar
    Tak hanya dari sisi laba, indikator keuangan lain juga menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga akhir 2024, total aset SeaBank mencapai Rp34,6 triliun atau tumbuh 22,5 persen dari tahun sebelumnya. 
     
    Sementara itu, total Dana Pihak Ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun mencapai Rp26,7 triliun.
     
    Di sisi penyaluran kredit, SeaBank mencatat total kredit yang disalurkan mencapai Rp22,4 triliun dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terkendali di angka 1,74 persen. Sementara itu, rasio kecukupan modal atau Capital Adequacy Ratio (CAR) berada di level 30,8 persen, menunjukkan kondisi keuangan yang kuat untuk ekspansi bisnis ke depan.
    Bank digital paling dipercaya.
    Kepercayaan masyarakat terhadap SeaBank semakin diperkuat dengan hasil survei dari lembaga riset Ipsos pada awal 2025. Dari 300 responden di berbagai wilayah Indonesia, SeaBank dinobatkan sebagai bank digital dengan reputasi terbaik dan paling dipercaya oleh 59 persen responden.
     
    Menariknya, popularitas bank digital di Indonesia semakin didominasi oleh anak muda. Survei menunjukkan bahwa 54 persen responden berusia 25–34 tahun dan 55 persen responden berusia 35–44 tahun memilih SeaBank sebagai bank digital favorit mereka. 
     
    Selain itu, 47 persen responden menilai SeaBank sebagai bank digital yang paling bisa diandalkan untuk akun bisnis dan usaha mereka.
     
    Jadi, sudahkah kamu punya akun SeaBank?
     

     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ANN)

  • Menteri LH Ancam Gugat Perusahaan Terkait Sampah Plastik, Market Leader AMDK jadi Perhatian

    Menteri LH Ancam Gugat Perusahaan Terkait Sampah Plastik, Market Leader AMDK jadi Perhatian

    Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memberikan peringatan kepada para produsen yang abai terhadap pengelolaan sampah. Ia memastikan siap menempuh jalur hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang menjadi penyumbang utama sampah plastik di Indonesia.

    Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Hanif saat meninjau proses pemulihan sampah plastik di fasilitas yang dikelola oleh organisasi lingkungan Sungai Watch di Sukawati, Gianyar, Bali, pada Senin, 24 Maret 2025. Jalur hukum yang ditempuh tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

    “Kami akan tuntut. Datanya sudah konkret,” ujar Hanif.

    Dalam laporan Brand Audit Report 2024 yang dirilis oleh Sungai Watch, setidaknya ada beberapa produsen yang menjadi penyumbang sampah plastik terbesar di perairan Indonesia. Salah satunya, perusahaan market leader Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tersohor di Tanah Air.

    Laporan ini menyebutkan bahwa dalam empat tahun berturut-turut, perusahaan tersebut menduduki peringkat teratas sebagai penyumbang utama sampah plastik di berbagai perairan dan lokasi pembuangan sampah.
     

    Berdasarkan audit yang dilakukan terhadap 623.021 item sampah yang dikumpulkan dari sungai, pantai, dan tempat pembuangan sampah di Bali serta Banyuwangi, ditemukan bahwa perusahaan market leader AMDK menyumbang sebanyak 36.826 item sampah plastik. Jenis kemasan gelas plastik yang diproduksi oleh perusahaan tersebut menjadi kontributor terbesar dalam pencemaran lingkungan.

    Sungai Watch menyoroti ketidakseimbangan antara klaim perusahaan terkait inisiatif daur ulang dengan realitas di lapangan. Meskipun perusahaan menyatakan bahwa seluruh kemasannya ‘100 persen dapat didaur ulang’, faktanya produk dalam kemasan gelas plastik sekali pakai masih mendominasi dan sulit didaur ulang di Indonesia.
    Tindak lanjut pemerintah terhadap produsen abai pengelolaan sampah
    Menteri Hanif menegaskan produsen memiliki tanggung jawab penuh atas kemasan produk yang mereka hasilkan. Undang-Undang Pengelolaan Sampah secara jelas mengatur bahwa perusahaan harus memastikan produknya dapat dikelola atau didaur ulang dengan baik.

    Sebagai tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup berencana menerapkan mekanisme ganti rugi terhadap perusahaan yang berkontribusi besar terhadap pencemaran. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jika perusahaan tetap tidak melakukan perbaikan, pemerintah tidak akan ragu untuk membawa kasus ini ke pengadilan.

    “Dan sepertinya hampir di semua pengadilan kami tidak pernah kalah,” ujar Menteri Hanif dengan tegas.

    Kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) menjadi ujian nyata bagi komitmen pemerintah dalam menangani masalah sampah plastik. Penerapan aturan yang lebih ketat akan memaksa produsen untuk mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai atau bersiap menghadapi konsekuensi hukum yang lebih serius. Langkah ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan besar untuk benar-benar bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh produk mereka.

    Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq memberikan peringatan kepada para produsen yang abai terhadap pengelolaan sampah. Ia memastikan siap menempuh jalur hukum terhadap perusahaan-perusahaan yang menjadi penyumbang utama sampah plastik di Indonesia.
     
    Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Hanif saat meninjau proses pemulihan sampah plastik di fasilitas yang dikelola oleh organisasi lingkungan Sungai Watch di Sukawati, Gianyar, Bali, pada Senin, 24 Maret 2025. Jalur hukum yang ditempuh tersebut sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.
     
    “Kami akan tuntut. Datanya sudah konkret,” ujar Hanif.

    Dalam laporan Brand Audit Report 2024 yang dirilis oleh Sungai Watch, setidaknya ada beberapa produsen yang menjadi penyumbang sampah plastik terbesar di perairan Indonesia. Salah satunya, perusahaan market leader Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tersohor di Tanah Air.
     
    Laporan ini menyebutkan bahwa dalam empat tahun berturut-turut, perusahaan tersebut menduduki peringkat teratas sebagai penyumbang utama sampah plastik di berbagai perairan dan lokasi pembuangan sampah.
     

    Berdasarkan audit yang dilakukan terhadap 623.021 item sampah yang dikumpulkan dari sungai, pantai, dan tempat pembuangan sampah di Bali serta Banyuwangi, ditemukan bahwa perusahaan market leader AMDK menyumbang sebanyak 36.826 item sampah plastik. Jenis kemasan gelas plastik yang diproduksi oleh perusahaan tersebut menjadi kontributor terbesar dalam pencemaran lingkungan.
     
    Sungai Watch menyoroti ketidakseimbangan antara klaim perusahaan terkait inisiatif daur ulang dengan realitas di lapangan. Meskipun perusahaan menyatakan bahwa seluruh kemasannya ‘100 persen dapat didaur ulang’, faktanya produk dalam kemasan gelas plastik sekali pakai masih mendominasi dan sulit didaur ulang di Indonesia.

    Tindak lanjut pemerintah terhadap produsen abai pengelolaan sampah

    Menteri Hanif menegaskan produsen memiliki tanggung jawab penuh atas kemasan produk yang mereka hasilkan. Undang-Undang Pengelolaan Sampah secara jelas mengatur bahwa perusahaan harus memastikan produknya dapat dikelola atau didaur ulang dengan baik.
     
    Sebagai tindak lanjut, Kementerian Lingkungan Hidup berencana menerapkan mekanisme ganti rugi terhadap perusahaan yang berkontribusi besar terhadap pencemaran. Hal ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jika perusahaan tetap tidak melakukan perbaikan, pemerintah tidak akan ragu untuk membawa kasus ini ke pengadilan.
     
    “Dan sepertinya hampir di semua pengadilan kami tidak pernah kalah,” ujar Menteri Hanif dengan tegas.
     
    Kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) menjadi ujian nyata bagi komitmen pemerintah dalam menangani masalah sampah plastik. Penerapan aturan yang lebih ketat akan memaksa produsen untuk mengurangi ketergantungan pada kemasan plastik sekali pakai atau bersiap menghadapi konsekuensi hukum yang lebih serius. Langkah ini diharapkan dapat menjadi momentum bagi perusahaan-perusahaan besar untuk benar-benar bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan oleh produk mereka.
     
    Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
    dan follow Channel WhatsApp Medcom.id

    (ROS)