Author: Detik.com

  • Tim Negosiasi Pemerintah Akan Kembali ke AS Matangkan Kesepakatan Tarif

    Tim Negosiasi Pemerintah Akan Kembali ke AS Matangkan Kesepakatan Tarif

    Jakarta

    Tim negosiasi pemerintah akan kembali ke Amerika Serikat (AS) untuk mematangkan kesepakatan tarif impor bagi Indonesia. Mensesneg Prasetyo Hadi berharap adanya finalisasi sehingga akhir bulan ini bisa diteken.

    “Jadi sesuai dengan jadwal, tanggal 12 sampai tanggal 19 ini adalah penyusunan legal drafting,” kata Pras kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

    “Nah, kita harapkan di dalam penyusunan legal drafting kesepakatan-kesepakatan tersebut sudah bisa dituangkan, dan harapannya di akhir bulan sudah bisa kita tanda tangan,” lanjutnya.

    Pras menjelaskan dalam setiap proses yang dijalani, pihaknya terus berupaya melakukan berbagai negosiasi secara berkelanjutan. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mencapai hasil yang terbaik.

    “Tentunya dalam proses kita terus-menerus berusaha melakukan negosiasi-negosiasi untuk kepentingan kita,” ujarnya.

    “Nanti akan ada tim yang akan berangkat lagi tanggal 12 sampai 19. Nanti dari situ jadwalnya baru kita ketahui,” ujar Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

    Satu tahap lagi yang akan dilakukan tim negosiasi adalah legal scrubbing. Itu adalah proses penyelarasan akhir teks perjanjian internasional yang dilakukan secara rinci untuk memastikan kepastian hukum, kejelasan bahasa, dan keseragaman makna di semua bahasa resmi.

    (eva/maa)

  • Viral Menu Nyeleneh ‘Bapmericano’ Nasi Campur Kopi, Dokter Gizi Wanti-wanti Efeknya

    Viral Menu Nyeleneh ‘Bapmericano’ Nasi Campur Kopi, Dokter Gizi Wanti-wanti Efeknya

    Jakarta

    Viral menu nasi dicampur dengan es americano atau disebut ‘Bapmericano’. Tren tersebut pertama kali mencuat pada pertengahan 2025 setelah sebuah video singkat memperlihatkan seseorang menuangkan americano dingin ke mangkuk berisi nasi, mengaduknya, lalu menikmatinya dengan ekspresi puas.

    Fenomena ini disebut berawal dari kebiasaan mahasiswa yang membutuhkan sarapan cepat sambil tetap mendapat asupan kafein. Meski terdengar tidak lazim, makanan ini justru menjadi tren di kalangan Gen Z dan ramai diunggah melalui TikTok hingga X.

    @detikhealth_official Bapmericano: nasi + kopi? ☕🍚 Katanya sih biar hemat waktu, ngopi sambil makan. Tapi menurut dr @dr. Raissa E Djuanda,SpGK kombinasi ini bisa berdampak bagi kesehatan! “Eksperimen makanan boleh-boleh aja, tetapi pahami terlebih dulu dasar keseimbangan dan sesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing” Jadi, masih tertarik buat cobain? #bapmericano #nasicampurkopi #americano #korea #detikhealth ♬ original sound – detikHealth

    Lantas, seperti apa efeknya ke tubuh?

    Menurut dokter spesialis gizi klinik, dr Raissa Edwina Djuanda, M.Gizi, SpGK, AIFO, FINEM, nasi putih memiliki indeks glikemik yang tinggi dan cepat meningkatkan kadar gula darah di dalam tubuh.

    “Sedangkan kafein dalam kopi, dapat menstimulasi adrenalin dan kortisol,” ucapnya saat dihubungi detikcom, Selasa (6/1/2026).

    Apabila keduanya dikombinasi, lanjutnya, dapat menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat yang juga diikuti dengan penurunan yang cepat. hal ini bisa memicu rasa lemas, tremor, dan lapar kembali dalam 1-2 jam. risiko bisa lebih tinggi pada pengidap diabetes atau resistensi insulin.

    dr Raissa juga menjelaskan, kopi juga mengandung asam klorogenat dan dapat merangsang sekresi asam lambung. jika dikombinasikan dengan nasi, maka bisa menimbulkan rasa begah atau heartburn, memicu asam lambung naik atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), hingga memperlambat pengosongan lambung.

    “Kafein pada kopi, pada sebagian orang juga bisa menyebabkan tekanan darah naik, jantung berdebar dan rasa gelisah,” imbuhnya lagi.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/up)

  • Venezuela Tetapkan 1 Minggu Masa Berkabung untuk Korban Serangan AS

    Venezuela Tetapkan 1 Minggu Masa Berkabung untuk Korban Serangan AS

    Caracas

    Pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan satu minggu masa berkabung usai serangan Amerika Serikat (AS). Masa berkabung ini untuk mengenang orang-orang yang tewas dalam serangan AS yang menggulingkan Nicolas Maduro sebagai presiden.

    Masa berkabung ini ditetapkan pada Selasa (6/1/2026) waktu setempat. Rodriguez mengatakan masa berkabung akan berlaku selama tujuh hari.

    “Saya telah memutuskan untuk menetapkan tujuh hari berkabung untuk menghormati dan memuliakan kaum muda, perempuan, dan laki-laki yang mengorbankan nyawa mereka untuk membela Venezuela dan Presiden Nicolas Maduro,” kata Rodriguez di televisi pemerintah, seperti dilansir AFP, Rabu (7/1/2026).

    Diketahui, AS melakukan serangan di Caracas untuk menangkap Maduro pada Sabtu (3/1) waktu setempat. AS mengatakan hampir 200 tentaranya dikerahkan pada operasi itu.

    Kuba dan Venezuela mengatakan 55 personel militer mereka tewas dalam serangan AS. Sementara jaksa agung Venezuela berbicara tentang puluhan korban tewas sipil dan militer, tanpa memberikan rinciannya.

    Penangkapan yang dilakukan oleh pasukan AS terhadap Maduro dan istrinya, Cilia Flores, itu mengakhiri 12 tahun pemerintahannya yang dinilai semakin otoriter di Venezuela.

    Tonton juga video “Rentetan Tembakan di Dekat Istana Presiden Usai Pengganti Maduro Dilantik”

    (lir/yld)

  • Daftar Lengkap UMP di 38 Provinsi yang Langsung Berlaku Januari 2026

    Daftar Lengkap UMP di 38 Provinsi yang Langsung Berlaku Januari 2026

    Jakarta

    Seluruh 38 provinsi telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026. Aceh yang sebelumnya belum menetapkan UMP karena fokus penanganan bencana, kini sudah resmi mengumumkan besaran UMP sehingga melengkapi daftar seluruh provinsi.

    Penetapan UMP Aceh 2026 sempat tertunda dari yang seharusnya tanggal 24 Desember 2025. Dalam surat keputusan yang diterima detikcom, Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau Mualem, menaikkan UMP Aceh Tahun 2026 sebesar 6,7% atau sekitar Rp 246 ribu menjadi Rp 3.932.552.

    “Menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Aceh Tahun 2026 sebesar Rp 3.932.552,00 (tiga juta sembilan ratus tiga puluh dua ribu lima ratus lima puluh dua rupiah),” tulis SK Gubernur Aceh yang dilihat detikcom, Selasa (6/1/2026).

    Sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas PP Nomor 36 tahun 2021, UMP akan langsung berlaku pada 1 Januari 2026.

    Provinsi DKI Jakarta memiliki UMP terbesar dengan nilai Rp 5.729.876, disusul Papua Pegunungan sebesar Rp 4.508.714, lalu Papua Selatan sebesar Rp 4.508.100. Sementara UMP terkecil berada di Jawa Barat dengan nilai Rp 2.317.601.

    Rincian UMP 2026 di 38 Provinsi:

    1. Aceh: Rp 3.932.552
    2. Sumatera Utara: Rp 3.228.949
    3. Sumatera Barat: Rp 3.182.955
    4. Riau: Rp 3.780.495
    5. Jambi: Rp 3.471.497
    6. Sumatera Selatan: Rp 3.942.963
    7. Bengkulu: Rp 2.827.250
    8. Lampung: Rp 3.047.734
    9. Kepulauan Bangka Belitung: Rp 4.035.000
    10. Kepulauan Riau: Rp 3.879.520
    11. DKI Jakarta: Rp 5.729.876
    12. Jawa Barat: Rp 2.317.601
    13. Jawa Tengah: Rp 2.327.386,07
    14. DI Yogyakarta: Rp 2.417.495
    15. Jawa Timur: Rp 2.446.880
    16. Banten: Rp 3.100.881,40
    17. Bali: Rp 3.207.459
    18. Nusa Tenggara Barat: Rp 2.673.861
    19. Nusa Tenggara Timur: Rp 2.455.898
    20. Kalimantan Barat: Rp 3.054.552
    21. Kalimantan Tengah: Rp 3.686.138
    22. Kalimantan Selatan: Rp 3.725.000
    23. Kalimantan Timur: Rp 3.762.431
    24. Kalimantan Utara: Rp 3.775.243
    25. Sulawesi Utara: Rp 4.002.630
    26. Sulawesi Tengah: Rp 3.179.565
    27. Sulawesi Selatan: Rp 3.921.088
    28. Sulawesi Tenggara: Rp 3.306.496,18
    29. Gorontalo: Rp 3.405.144
    30. Sulawesi Barat: Rp 3.315.934
    31. Maluku: Rp 3.334.490
    32. Maluku Utara: Rp 3.510.240
    33. Papua Barat: Rp 3.841.000
    34. Papua: Rp 4.436.283
    35. Papua Tengah: Rp 4.285.848
    36. Papua Pegunungan: Rp 4.508.714
    37. Papua Selatan: Rp 4.508.100
    38. Papua Barat Daya: Rp 3.766.000

    (ily/ara)

  • Aturan Baru! Ditjen Pajak Bisa Sidak, yang Bandel Langsung Diperiksa

    Aturan Baru! Ditjen Pajak Bisa Sidak, yang Bandel Langsung Diperiksa

    Jakarta

    Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan aturan baru untuk memperketat pengawasan kepatuhan wajib pajak dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 111 Tahun 2025. Dalam aturan ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dapat langsung melakukan sidak dan pemeriksaan.

    PMK Nomor 111 Tahun 2025 ini telah berlaku efektif sejak 1 Januari 2026 lalu. Berdasarkan Pasal 2 dalam aturan tersebut, kebijakan ini diberlakukan untuk mewujudkan kepatuhan wajib pajak.

    Pengawasan yang dimaksud terdiri dari Pengawasan Wajib Pajak terdaftar, Pengawasan Wajib Pajak belum terdaftar, dan Pengawasan wilayah. Adapun pihak yang melakukan pengawasan dalam hal ini adalah DJP.

    “Direktur Jenderal Pajak dapat melakukan Pengawasan terhadap pemenuhan kewajiban perpajakan Wajib Pajak yang bertujuan untuk mewujudkan kepatuhan Wajib Pajak atas pelaksanaan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan,” tulis PMK Nomor 111 Tahun 2025 Pasal 2, dikutip Selasa (6/1/2026).

    Pengawasan dilakukan untuk jenis pajak diatur dalam Pasal 3 ayat (3), yakni Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Bea Meterai, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Penjualan, Pajak Karbon, pajak lainnya yang diadministrasikan oleh DJP.

    Pengawasan DJP mencakup pelaporan tempat kegiatan usaha mencakup Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha, pelaporan usaha untuk dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak, pendaftaran objek pajak Pajak Bumi dan Bangunan atas perkebunan, perhutanan, pertambangan, minyak dan gas bumi, pertambangan panas bumi, pertambangan mineral dan batubara, dan sektor lainnya.

    Kemudian juga pelaporan surat pemberitahuan objek pajak Pajak Bumi dan Bangunan, pelaporan Surat Pemberitahuan, pembayaran dan/atau penyetoran pajak, pemotongan dan/atau pemungutan pajak, pembukuan atau pencatatan, dan perpajakan lainnya.

    Kemudian berdasarkan Pasal 4 ayat (1), DPJ akan meminta sejumlah penjelasan dalam melakukan pengawasan. DJP akan meminta penjelasan atas data dan/atau keterangan dari Wajib Pajak, melakukan pembahasan dengan Wajib Pajak, mengundang Wajib Pajak untuk hadir ke kantor Direktorat Jenderal Pajak secara luring atau melalui media daring.

    Selain itu DJP juga akan melakukan Kunjungan, menyampaikan imbauan, memberikan teguran, meminta dokumen penentuan harga transfer, mengumpulkan data ekonomi di wilayah kerja, menerbitkan surat dalam rangka Pengawasan, dan melaksanakan kegiatan pendukung Pengawasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang perpajakan.

    Kemudian berdasarkan Pasal 8 ayat (1), terdapat sejumlah usulan dari hasil kegiatan permintaan penjelasan DJP, yakni:

    a. Penutupan kegiatan permintaan penjelasan atas data dan/atau keterangan;
    b. Perubahan data secara jabatan;
    c. Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak secara jabatan;
    d. Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak secara jabatan;
    e. Pencabutan Pengusaha Kena Pajak secara jabatan;
    f. Pendaftaran objek pajak Pajak Bumi dan Bangunan secara jabatan;
    g. Perubahan data objek pajak Pajak Bumi dan Bangunan secara jabatan;
    h. Pencabutan pendaftaran surat keterangan terdaftar objek pajak Pajak Bumi dan Bangunan secara jabatan;
    i. Perubahan status secara jabatan;
    j. Perubahan administrasi layanan perpajakan dan/atau administrasi fasilitas perpajakan yang diterima atau dimiliki Wajib Pajak;
    k. Pencabutan pemungut Bea Meterai;
    l. Pembetulan atau pembatalan secara jabatan terhadap produk hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan;
    m. Pembatasan atau pemblokiran layanan publik tertentu;
    n. Penilaian untuk tujuan perpajakan;
    o. Pelaksanaan kegiatan pengamatan dan/atau kegiatan intelijen;
    p. Pemeriksaan; dan/atau
    q. Pemeriksaan bukti permulaan.

    (acd/acd)

  • Rutin Minum Kopi Pahit? Ini 5 Efek Sehatnya pada Tubuh

    Rutin Minum Kopi Pahit? Ini 5 Efek Sehatnya pada Tubuh

    Jakarta

    Kopi pahit kerap dianggap kurang bersahabat di lidah. Tapi di balik rasa pahitnya, kopi hitam tanpa tambahan gula menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang sayang untuk dilewatkan.

    Minuman ini bisa membantu meningkatkan energi hingga mendukung kesehatan jantung. Tak heran jika kebiasaan rutin minum kopi banyak digemari.

    Manfaat Rutin Minum Kopi Pahit

    Simak beberapa manfaat dari kopi pahit berikut ini:

    1. Meningkatkan Energi dan Fokus

    Kopi adalah penambah energi, minum kopi hitam di pagi hari bisa membantu tubuh merasa lebih waspada dan fokus. Dikutip dari laman Times of India, kafein memblokir adenosin di otak yang bertanggung jawab membuat rasa kantuk, sehingga tubuh merasa terjaga dan berenergi.

    2. Meningkatkan Performa Fisik

    Saat membutuhkan energi sebelum berolahraga, kopi hitam bisa menjadi pilihan yang tepat. Kafein meningkatkan kadar adrenalin yang meningkatkan performa fisik. Secangkir kopi sebelum ke gym bisa meningkatkan daya tahan dan kekuatan.

    3. Melancarkan Pencernaan

    Kopi merangsang produksi asam lambung yang membantu dalam pemecahan makanan dan penyerapan nutrisi. Kafein dalam kopi juga bisa meningkatkan pergerakan usus, sehingga memudahkan untuk menjaga keteraturan buang air besar.

    Jika sedang berusaha menurunkan berat badan, masukkan kopi tanpa gula atau susu ke dalam diet penurunan berat badan. Dikutip dari laman HealthShots, sebuah studi dalam jurnal Critical Reviews and Food Science and Nutrition menemukan, konsumsi kafein bisa membantu mengurangi indeks massa tubuh (BMI) dan berat badan secara keseluruhan. Konsumsinya membantu meningkatkan termogenesis yang meningkatkan pengeluaran energi dan metabolisme tubuh, sehingga membantu membakar lebih banyak kalori.

    5. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian paling umum di seluruh dunia. Sebuah studi menemukan bahwa konsumsi kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi, gagal jantung, dan fibrilasi atrium. Tapi penelitian tidak konsisten terkait konsumsi kopi dan risiko terkena penyakit jantung koroner.

    Ditinjau oleh: Mhd. Aldrian, S.Gz, lulusan Ilmu Gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/suc)

  • Alasan Polisi Belum Tahan Richard Lee Meski Sudah Jadi Tersangka

    Alasan Polisi Belum Tahan Richard Lee Meski Sudah Jadi Tersangka

    Jakarta

    Polisi mengungkap alasan dr Richard Lee tak ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran di bidang kesehatan dan perlindungan konsumen. Polisi menyebut meski statusnya sudah tersangka, penahanan tidak otomatis dilakukan.

    “Bahwa selagi penyidik itu tidak ada kekhawatiran yang bersangkutan melarikan diri, tidak ada kekhawatiran yang bersangkutan bakal mengulangi perbuatannya kembali, atau akan menghilangkan barang bukti atau mempersulit penyidikan, itu, maka kalau tergantung dari penilaian penyidik nanti,” kata Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak, kepada wartawan, Rabu (7/1/2026).

    Menurutnya, ditahan atau tidak, bergantung dari penilaian penyidik. Dia berharap Richard Lee dapat kooperatif memenuhi panggilan.

    “Kalau tersangkanya kooperatif, ya, terus kapan dipanggil oleh kawan-kawan penyidik itu hadir, maka ada kemungkinan kawan-kawan penyidik itu akan mempertimbangkan untuk tidak dilakukan penahanan,” ujarnya.

    “Tapi nanti itu nanti tergantung dari penilaian kawan-kawan penyidik, ya. Apakah dibutuhkan untuk menahan yang bersangkutan atau tidaknya. Karena penahanan itu bukan wajib menahan, tapi bisa menahan,” sambungnya.

    “Itu kan pemeriksaannya sudah sebagai tersangka. Jadi yang pasti, pemeriksaan yang bersangkutan sebagai pada saat dipanggil sebagai saksi, itu akan didalami lagi pertanyaan-pertanyannya,” imbuhnya.

    Penetapan Richard Lee sebagai tersangka dibenarkan oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya Kombes Reonald Simanjuntak. Richard Lee dipolisikan Dokter Dekektif (doktif) pada 2 Desember 2024 dengan nomor LP/B/7317/XII/2024/SPKT Polda Metro Jaya.

    “Perkara tersebut sudah dalam penyidikan dan kami sampaikan penetapan tersangka itu dilakukan penetapan pada 15 Desember 2025 pada saudara RL,” kata Reonald kepada wartawan, Selasa (6/1).

    Reonald mengatakan Richard Lee sudah dipanggil untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka pada 23 Desember 2025 yang lalu. Namun, Richard Lee meminta penjadwalan ulang pemeriksaan.

    (amw/ygs)

  • Minum Kopi Campur Arak Netralkan Asam Lambung, Benarkah? Ini Faktanya

    Minum Kopi Campur Arak Netralkan Asam Lambung, Benarkah? Ini Faktanya

    Jakarta

    Gubernur Bali, I Wayan Koster, dalam sebuah wawancara mengungkapkan kebiasaannya mengonsumsi kopi yang dicampur arak hingga tiga kali sehari. Dikutip dari detikBali, ia menyebut campuran tersebut justru membuat asam lambungnya tidak naik saat minum kopi. Pernyataan ini menarik perhatian publik, mengingat kopi dan alkohol selama ini kerap dikaitkan dengan keluhan lambung pada sebagian orang.

    Di tengah perbincangan tersebut, muncul pertanyaan dari sisi kesehatan: apakah kombinasi kopi dan arak benar-benar aman bagi lambung, atau justru menyimpan risiko tertentu?

    Kopi dan Asam Lambung: Tidak Semua Orang Bereaksi Sama

    Kopi mengandung kafein dan sejumlah senyawa asam yang dapat merangsang produksi asam lambung serta memengaruhi relaksasi lower esophageal sphincter (LES), yaitu katup yang berfungsi mencegah asam lambung naik ke kerongkongan. Sejumlah penelitian di bidang kesehatan pencernaan, termasuk yang dipublikasikan dalam jurnal Gastroenterology, menunjukkan bahwa konsumsi kopi pada sebagian orang dapat menurunkan tekanan LES, sehingga meningkatkan risiko terjadinya refluks asam dan keluhan seperti rasa panas di dada.

    Refluks asam sendiri merupakan kondisi ketika asam lambung naik kembali ke kerongkongan (esofagus) akibat melemahnya fungsi LES. Kondisi ini dapat menimbulkan keluhan seperti nyeri ulu hati, rasa panas di dada, atau rasa asam di mulut. Jika terjadi berulang dan menetap, refluks asam dapat berkembang menjadi GERD (gastroesophageal reflux disease).

    Meski demikian, hubungan antara kopi dan asam lambung tidak selalu sama pada setiap orang. Kajian dalam jurnal Alimentary Pharmacology & Therapeutics serta Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa dampak kopi terhadap gejala GERD masih beragam, dipengaruhi oleh kondisi lambung, jenis kopi, serta kebiasaan konsumsi.

    Lalu, bagaimana peran alkohol terhadap lambung? Jika efek kopi masih bisa berbeda-beda, alkohol justru lebih konsisten dikaitkan dengan gangguan lambung.

    Alkohol dan Lambung: Faktor Risiko yang Perlu Diwaspadai

    Berbeda dengan kopi, alkohol dikenal sebagai zat yang dapat mengiritasi saluran cerna dan memengaruhi keseimbangan asam lambung. Sejumlah penelitian di bidang gastroenterologi menunjukkan bahwa konsumsi alkohol dapat memicu peradangan pada mukosa lambung serta merusak lapisan pelindungnya, sehingga meningkatkan risiko gastritis dan nyeri lambung.

    Temuan yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition dan The American Journal of Gastroenterology juga menunjukkan bahwa alkohol dapat mengganggu fungsi LES, sehingga berpotensi memperburuk refluks asam pada penderita GERD.

    Penelitian lain dalam The American Journal of Gastroenterology menjelaskan bahwa alkohol dapat menurunkan tekanan LES dan memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini membuat asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan memperpanjang paparan asam pada dinding lambung.

    Apa yang terjadi jika kopi dan arak dikonsumsi bersamaan? Di sinilah klaim “saling menetralkan” dapat dipertanyakan.

    Kopi Dicampur Arak: Apakah Efeknya Saling Menetralkan?

    Anggapan bahwa mencampur kopi dengan arak dapat mengurangi dampak kopi terhadap asam lambung kerap muncul dari pengalaman pribadi. Namun hingga kini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa alkohol mampu menetralkan efek kopi di lambung.

    Penelitian dalam Journal of Studies on Alcohol and Drugs menunjukkan bahwa kafein tidak mengurangi dampak biologis alkohol, melainkan dapat menyamarkan rasa kantuk atau tidak nyaman. Dalam konteks pencernaan, kondisi ini berisiko membuat seseorang merasa baik-baik saja, padahal iritasi pada lambung tetap dapat terjadi.

    Kajian dalam Alcohol Research: Current Reviews juga menjelaskan bahwa alkohol tetap bekerja sebagai iritan pada mukosa lambung, sementara kafein merangsang produksi asam lambung. Ketika dikonsumsi bersamaan, efeknya bukan saling meniadakan, melainkan berpotensi memperberat kerja saluran cerna. Namun, pengalaman tersebut tidak bisa digeneralisasi untuk semua orang.

    Siapa yang Sebaiknya Tidak Meniru Kebiasaan Ini?

    Meski sebagian orang merasa tidak mengalami keluhan setelah mengonsumsi kopi yang dicampur alkohol, kebiasaan ini tidak aman untuk semua orang. Individu dengan riwayat GERD, maag kronis, gastritis, atau gangguan pencernaan berulang sebaiknya menghindari konsumsi alkohol. Sejumlah publikasi di World Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa alkohol dapat mengiritasi mukosa lambung, meningkatkan produksi asam lambung, dan memperburuk refluks asam, terutama pada lambung yang sudah sensitif.

    Selain itu, orang dengan gangguan fungsi hati, tekanan darah tinggi, gangguan tidur, ibu hamil, serta individu yang sedang mengonsumsi obat tertentu juga dianjurkan untuk tidak meniru kebiasaan ini. Kajian dalam Journal of Hepatology menegaskan bahwa konsumsi alkohol rutin dapat membebani fungsi hati, sementara interaksi alkohol dengan obat-obatan berpotensi menimbulkan efek yang tidak diinginkan. Karena itu, pengalaman pribadi yang terasa “aman” tidak dapat dijadikan acuan umum bagi semua orang.

    Mengapa Ada yang Merasa Asam Lambungnya Tidak Naik?

    Pada sebagian orang, alkohol dapat menimbulkan sensasi hangat atau efek ringan pada saluran cerna sehingga rasa tidak nyaman terasa lebih samar. Namun hal ini tidak berarti kondisi lambung benar-benar aman.

    Publikasi Alcohol’s Role in Gastrointestinal Tract Disorders menunjukkan bahwa alkohol tetap dapat merusak mukosa lambung dan meningkatkan sekresi asam, meski gejala belum terasa jelas. Perbedaan respons nyeri tiap orang membuat iritasi lambung bisa terjadi tanpa keluhan yang langsung dirasakan.

    Adakah Batas Aman Minum Kopi Dicampur Alkohol?

    Hingga saat ini, belum ada rekomendasi medis yang menetapkan batas aman konsumsi kopi yang dicampur alkohol untuk menjaga kesehatan lambung. Berbeda dengan kopi atau alkohol yang masing-masing memiliki panduan konsumsi tersendiri, kombinasi keduanya tidak direkomendasikan dalam pedoman kesehatan pencernaan.

    Kajian dalam Journal of Studies on Alcohol and Drugs menegaskan bahwa kafein tidak mengurangi risiko alkohol, melainkan hanya menyamarkan gejala. Artinya, meski dikonsumsi sedikit dan tidak langsung menimbulkan keluhan, campuran kopi dan alkohol tetap tidak bisa dianggap aman.

    Risiko bagi Kesehatan Jika Berlebihan

    Jika konsumsi kopi campur alkohol dilakukan secara rutin, risikonya tidak hanya terbatas pada lambung. Kajian dalam Alcohol Research: Current Reviews menyebutkan bahwa kombinasi kafein dan alkohol dapat meningkatkan risiko dehidrasi karena efek diuretik keduanya.

    Selain itu, studi dalam Sleep Medicine Reviews dan Journal of Clinical Sleep Medicine menunjukkan bahwa alkohol mengganggu siklus tidur, sementara kafein menunda rasa kantuk. Jika dilakukan berulang, kualitas tidur dapat menurun meski durasi tidur terasa cukup.

    Dari sisi metabolisme, publikasi dalam Journal of Hepatology dan World Journal of Gastroenterology juga mencatat bahwa konsumsi alkohol jangka panjang dapat membebani fungsi hati dan meningkatkan risiko perlemakan hati.

    Cara Lebih Aman Minum Kopi bagi yang Punya Masalah Asam Lambung

    Bagi orang dengan keluhan lambung yang tetap ingin minum kopi, pendekatan yang lebih aman perlu diperhatikan. Sejumlah kajian dalam Alimentary Pharmacology & Therapeutics dan Clinical Gastroenterology and Hepatology menunjukkan bahwa waktu minum kopi dan kondisi lambung sangat memengaruhi munculnya gejala. Minum kopi saat perut kosong cenderung lebih berisiko dibandingkan setelah makan.

    Jenis kopi juga berperan. Studi dalam Food Chemistry dan Journal of Food Science menyebutkan bahwa kopi dengan tingkat keasaman lebih rendah umumnya lebih mudah ditoleransi oleh individu dengan lambung sensitif, meski respons tiap orang bisa berbeda.

    Sebaliknya, kopi tidak dianjurkan dicampur dengan alkohol. Publikasi dalam World Journal of Gastroenterology serta Journal of Studies on Alcohol and Drugs menegaskan bahwa alkohol merupakan iritan lambung dan tidak memiliki efek protektif terhadap dampak kopi. Klaim bahwa kopi dicampur arak dapat mencegah asam lambung naik masih bersifat pengalaman pribadi dan belum didukung bukti ilmiah. Alkohol justru dikenal sebagai faktor risiko refluks asam, sementara kafein dapat merangsang produksi asam lambung pada sebagian orang.

    Sebagai informasi tambahan, kopi relatif lebih aman dikombinasikan dengan bahan lain selain alkohol. Menambahkan susu rendah lemak atau minuman nabati dapat membantu menurunkan keasaman kopi pada sebagian orang. Minum kopi bersamaan dengan makanan ringan juga lebih ramah bagi lambung dibandingkan saat perut kosong. Air putih sebelum atau sesudah kopi membantu menjaga hidrasi, sementara tambahan rempah ringan seperti kayu manis atau jahe umumnya lebih dapat ditoleransi. Meski demikian, respons tubuh tetap berbeda-beda, sehingga memperhatikan reaksi diri sendiri menjadi kunci utama.

    Halaman 2 dari 4

    Simak Video “Video: Kata Hasil Studi Konsumsi Kafein Bisa Kurangi Kadar Lemak Tubuh”
    [Gambas:Video 20detik]
    (fti/up)

  • Ekonomi RI 2026 Diramal Tak Setinggi Target Purbaya

    Ekonomi RI 2026 Diramal Tak Setinggi Target Purbaya

    Jakarta

    Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini akan jauh lebih baik dari 2025 kemarin. Hal ini tercermin dari target pertumbuhan ekonomi pemerintah dalam APBN 2026 sebesar 5,4%.

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 6% pada 2026. Menurutnya angka tersebut tidak sulit tercapai karena pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi.

    “Tahun 2026, harusnya pertumbuhan 6% seperti yg saya bilang sebelum-sebelumnya tidak terlalu sulit tercapai,” ujar Purbaya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

    Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif CORE Indonesia Mohammad Faisal mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 diperkirakan melambat imbas bencana Sumatera, sehingga sulit untuk mencapai angka 6% seperti yang ditargetkan Purbaya. Sebab bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berdampak langsung pada sektor produksi dan konsumsi di 52 kabupaten yang menyumbang sekitar 5% terhadap PDB nasional.

    “Kontribusinya cukup besar, sehingga gangguan ekonomi di wilayah itu berpengaruh ke pertumbuhan nasional,” kata Faisal kepada detikcom.

    Ia mengatakan pada awalnya CORE Indonesia proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional pada 2026 akan berada di kisaran 4,9-5,1%. Proyeksi ini memberikan gambaran bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 tidak akan mengalami akselerasi pertumbuhan meski relatif resilien.

    Imbas bencana alam tersebut, menurutnya proyeksi ini kemungkinan besar semakin sulit dicapai karena pertumbuhan ekonomi di tiga provinsi terdampak secara otomatis akan terpangkas.

    Sebagai contoh untuk kuartal IV-2025 saja, ekonomi Aceh diprediksi menghadapi tekanan terberat dengan estimasi koreksi pertumbuhan PDRB mencapai -0,44%. Sementara Sumatera Utara -0,15% dan Sumatera Barat -0,36%.

    “Jadi, kalau di 2025 dia baru terasa di satu bulan saja di Desember, nah 2026 ini jadi kan lebih panjang. Karena rekonstruksi pemulihan itu kan nggak bisa sebentar. Jadi saya rasa sepanjang 2026 untuk 52 kabupaten yang terdampak bencana ini akan minus pertumbuhannya,” jelasnya.

    “Kita bisa berkaca pada saat tsunami Aceh. Di tsunami Aceh itu dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh itu bukan hanya terasa di 2004 waktu itu, tapi minusnya itu sampai 2005, 2006, 2007. Jadi beberapa tahun setelah tsunami masih terasa,” sambungnya.

    Ekonomi 2026 Tak Sampai 5%

    Atas dasar ini, ia mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 ini tidak akan mencapai 5%. Meski Faisal juga tidak menutup kemungkinan besar angka ini bisa mengalami peningkatan jika pemerintah mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional lebih jauh.

    “Jadi kita range-nya 4,9-5,1% di 2026 kemungkinan besar jadinya di batas bawah 4,9%. Masih dalam range tapi batas bawah,” tegas Faisal.

    “Tapi nanti kita lihat bagaimana perubahan strateginya, efektifnya daripada kebijakan pemerintah, itu yang juga mempengaruhi. Ini bisa saja mungkin di atas 5,1%. Tapi seberapa efektif pemerintah melihat permasalahan, hambatan terhadap pertumbuhan ekonomi ini dan kemudian mengubah secara responsif,” terangnya lagi.

    Sementara itu Ekonom Senior INDEF Tauhid Ahmad mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2026 berpotensi tetap di atas 5%, dan masih lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi 2025 yang diramal sebesar 5,06-5,07%.

    “Kalau INDEF kan melihat 2026 tetap moderat, berada di angka 5%. Pemerintah sendiri target 5,4%, menurut saya 2026 tetap 5% tapi lebih tinggi daripada 2025,” jelasnya.

    Menurutnya pertumbuhan ekonomi 2026 ini akan cukup banyak didorong oleh perbaikan belanja pemerintah, khususnya di program-program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Misalkan program makan bergizi gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih.

    “Jadi beberapa hal itu masih belum optimal. MBG ini proses, jadi dampaknya masih kecil di tahun 2025. Karena jumlah penerima manfaat, kemudian mekanisme, serapan anggaran banyak yang di bawah target tahun 2025,” tuturnya.

    “Koperasi Merah Putih kan baru 100-200 yang jalan, yang lainnya kan belum, baru berbadan hukum saja 80 ribu. Jadi karena baru dimulai, semua baru dimulai, jadi belum bisa kelihatan efektivitasnya di 2025,” terang Tauhid lagi.

    Namun proyeksi ini belum sepenuhnya memasukkan dampak bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera terhadap perekonomian nasional. Membuat target pemerintah untuk capai pertumbuhan 5,4% sepanjang tahun ini akan semakin sulit terpenuhi.

    “2026 pertumbuhannya masih tetap sama, di atas 5%. Tapi susah mendekati target 5,4%. Faktor dari bencana itu di Aceh, di Sumbar, dan Sumut saya kira itu yang membuat ekonomi kita agak sulit tumbuh 5,4%, tapi kalau 5% itu sampai lah,” imbuhnya.

    Tonton juga video “Bertahan Hidup di Jakarta dengan Side Hustle”

    Halaman 2 dari 2

    (igo/fdl)

  • ‘Super Flu’ Ngamuk! Kasus Influenza di AS Tertinggi dalam 25 Tahun Terakhir

    ‘Super Flu’ Ngamuk! Kasus Influenza di AS Tertinggi dalam 25 Tahun Terakhir

    Jakarta

    Kasus influenza di Amerika Serikat melonjak tajam dan mencapai level tertinggi dalam 25 tahun terakhir, menandai salah satu musim flu terberat sejak akhir 1990-an. Hampir seluruh negara bagian AS kini berada pada kategori aktivitas flu tinggi hingga sangat tinggi, seiring meluasnya penyebaran varian baru influenza A (H3N2) subclade K atau kerap disebut ‘super flu’.

    Data terbaru Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menunjukkan, kunjungan ke dokter akibat demam disertai batuk atau nyeri tenggorokan, gejala khas flu, mencapai titik tertinggi sejak musim flu 1997 hingga 1998.

    Secara nasional, sekitar 8,2 persen kunjungan medis pada pekan terakhir tahun lalu terkait penyakit mirip influenza, naik signifikan dibandingkan periode yang sama musim lalu yang berada di angka 6,7 persen.

    “Ini jelas tahun yang sangat berat. Kita belum pernah melihat kondisi seperti ini setidaknya dalam dua dekade terakhir,” kata ahli epidemiologi dari Johns Hopkins Center for Health Security, Dr Caitlin Rivers, dikutip dari CNN.

    Ia menambahkan, mayoritas wilayah AS saat ini masih berada di fase puncak penularan.

    Lonjakan ini dinilai tidak lazim karena terjadi setelah musim flu tahun sebelumnya yang juga tergolong buruk. Biasanya, musim flu dengan tingkat keparahan tinggi tidak terjadi secara beruntun.

    Di sejumlah negara bagian seperti Massachusetts, otoritas kesehatan melaporkan tekanan serius terhadap fasilitas layanan kesehatan. Rumah sakit mulai kewalahan menangani pasien, termasuk anak-anak dengan kondisi berat.

    Komisioner Kesehatan Publik Massachusetts, dr Robbie Goldstein, mengingatkan flu bukan penyakit ringan.

    “Kami melihat anak-anak sakit parah, keluarga yang kehilangan orang tercinta dan rumah sakit yang berada di bawah tekanan kapasitas,” ujarnya.

    CDC memperkirakan, sejauh ini sekitar 11 juta orang telah terinfeksi flu musim ini. Dari jumlah tersebut, 120 ribu pasien harus menjalani perawatan di rumah sakit dan sekitar 5.000 orang meninggal dunia, termasuk sembilan anak.

    Meski tingkat rawat inap kumulatif musim ini menjadi yang ketiga tertinggi sejak 2010, para ahli memperingatkan angka tersebut masih berpotensi meningkat karena penularan belum mereda.

    Para pakar menilai, lonjakan kasus terutama dipicu oleh kemunculan subclade K, varian baru influenza A (H3N2) yang secara genetik cukup berbeda dari strain sebelumnya. Perbedaan ini membuat virus lebih mampu menghindari kekebalan tubuh, termasuk pada individu yang pernah terpapar flu di tahun-tahun sebelumnya.

    “Strain ini cukup berbeda sehingga bisa ‘mengelabui’ sistem imun kita,” kata Rivers. Ia menegaskan, vaksin flu saat ini terutama berfungsi mencegah sakit berat dan kematian, bukan sepenuhnya mencegah infeksi.

    Subclade K mulai menyebar setelah komposisi vaksin flu musim ini ditetapkan, sehingga perlindungan yang diberikan vaksin terhadap varian tersebut kemungkinan tidak optimal, meski tetap bermanfaat.

    Vaksinasi Tetap Dianjurkan

    Di tengah lonjakan kasus, para ahli mendesak masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Direktur Center for Infectious Disease Research and Policy University of Minnesota, Dr Michael Osterholm, menekankan bahwa vaksin masih dapat memberikan perlindungan terhadap dampak terburuk flu.

    “Jika belum divaksin, lakukan sekarang. Jangan menunggu,” kata Osterholm. Ia mengingatkan bahwa tubuh memerlukan waktu sekitar 7 hingga 10 hari untuk membentuk kekebalan setelah vaksinasi.

    Namun, data CDC menunjukkan tren penurunan vaksinasi, baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Tingkat vaksinasi flu pada anak turun dari 53 persen pada musim 2019 hingga 2020 menjadi 42 persen musim ini, sementara pada orang dewasa turun dari sekitar 61 juta dosis menjadi 48 juta dosis.

    Para pakar menilai, dengan aktivitas flu yang diperkirakan masih akan berlangsung tiga hingga empat minggu ke depan, kewaspadaan dan perlindungan diri menjadi kunci untuk menekan dampak musim flu terburuk dalam 25 tahun terakhir ini.

    Halaman 2 dari 2

    (naf/naf)