Author: Detik.com

  • Perusahaan Baja Asal China Nggak Bayar Pajak Bakal Digerebek

    Perusahaan Baja Asal China Nggak Bayar Pajak Bakal Digerebek

    Jakarta

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana menggerebek perusahaan baja asal China yang tidak membayar pajak. Kapan penggerebekan akan dilakukan?

    Purbaya mengatakan perusahaan baja asal China itu juga diduga membeli data KTP, selain tidak membayar pajak pertambahan nilai (PPN). Penggerebekan pun sedang direncanakan.

    “Ada perusahaan baja China operasi di sini lho. Nama-namanya mungkin mereka beli KTP, tapi dia nggak bayar PPN. Tadinya mau digerebek, tapi nanti kita lihat dengan saat yang tepat,” tegas Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Menurut Purbaya, negara rugi besar akibat tindakan tersebut. Dia mendengar, dari satu perusahaan baja saja potensi pendapatannya bisa mencapai Rp 4 triliun per tahun.

    “Baja saja potensinya kata orang yang sudah insaf itu setahun bisa Rp 4 triliun lebih, jadi besar itu, banyak perusahaan,” ungkap Purbaya.

    Purbaya menambahkan perusahaan baja tersebut cenderung melakukan transaksi berbasis tunai (cash) agar tidak terdeteksi. Ia memastikan akan menindak oknum-oknum itu dengan cepat.

    “Pengusahanya dari China, punya perusahaan di sini, orang China semua, nggak bisa bahasa Indonesia. Jual langsung ke klien cash basis nggak bayar PPN. Saya rugi banyak itu, nanti akan kita tindak dengan cepat,” tegas Purbaya.

    (aid/hns)

  • Pria Umur 35 Kena ‘Stroke Mata’, Hampir Buta gegara Main Game Semalaman

    Pria Umur 35 Kena ‘Stroke Mata’, Hampir Buta gegara Main Game Semalaman

    Jakarta

    Seorang pria di China hampir kehilangan penglihatannya setelah bermain game semalaman. Pria berusia 35 tahun itu mengalami gangguan penglihatan permanen pada mata kanan.

    Kejadian ini dialami Xiao Yan di Hangzhou, China. Ia mendadak mengalami penglihatan kabur parah pada mata kanannya setelah bermain game hingga jam 2-3 pagi waktu setempat.

    Awalnya, Yan mengira keluhan tersebut hanya karena kelelahan mata karena terlalu lama menatap layar. Ia pun mematikan komputer dan memilih tidur.

    Meski penglihatannya sempat membaik keesokan harinya, kondisi itu kembali memburuk pada malam berikutnya. Ia memutuskan untuk pergi ke Rumah Sakit Rakyat Pertama Hangzhou.

    Didiagnosis Alami Oklusi Arteria Retina Sentral

    Dokter kemudian mendiagnosis Yan mengalami oklusi arteria retina sentral atau central retinal artery occlusion (CRAO), yang kerap dikenal sebagai ‘stroke mata’. Kondisi ini terjadi akibat sumbatan pada arteri retina yang menyebabkan kehilangan penglihatan mendadak tanpa nyeri.

    Meski telah mendapatkan perawatan intensif, penglihatannya hanya pulih sebagian. Diketahui, Yan memiliki riwayat obesitas, tekanan darah tinggi, dan kolesterol tinggi.

    Dikutip dari VNExpress, faktor-faktor ini secara signifikan meningkatkan risiko gangguan pembuluh darah.

    Dokter mengungkapkan bahwa ‘golden hour’ penanganan CRAO hanya sekitar 90 menit sejak munculnya gejala. Karena Yan baru mencari pertolongan medis lebih dari 24 jam, kerusakan retina akibat iskemia berkepanjangan tidak bisa dihindari dan bersifat permanen.

    Menyoal ‘Stroke Mata’

    Kepala Departemen Oftalmologi, Yao Xiaolei, menjelaskan ‘stroke mata’ merupakan bentuk emboli vaskular akibat penyumbatan pada arteri atau vena retina sentral. Retina membutuhkan aliran darah dan oksigen yang stabil.

    Ketika terjadi sumbatan, kekurangan oksigen muncul dengan cepat dan memicu kehilangan penglihatan secara tiba-tiba. CRAO merupakan bentuk stroke mata yang paling akut dan berat, dengan gejala penurunan penglihatan mendadak tanpa rasa sakit, sering digambarkan seperti lapang pandang tertutup tirai hitam.

    Halaman 2 dari 2

    (sao/kna)

  • Daftar Proyek Hilirisasi Danantara yang Mau Groundbreaking

    Daftar Proyek Hilirisasi Danantara yang Mau Groundbreaking

    Jakarta

    CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan beberapa proyek hilirisasi unggulan yang mau di-groundbreaking dalam waktu dekat. Sebelumnya, pemerintah menargetkan 18 proyek hilirisasi utama pemerintah bakal melakukan groundbreaking hingga bulan Maret 2025 secara bergantian.

    Rosan bilang beberapa proyek yang mau dimulai adalah smelter bauksit, kilang avtur ramah lingkungan, hingga pengolahan hilir komoditas kelapa.

    “Bauksit, Refinery Alumunium di Mempawah, yang saya ingat ya. Kemudian refinery di Cilacap,” ujar Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

    Dia melanjutkan di Mempawah, Kalimantan Barat ada pengembangan dua proyek pada smelter grade alumina. Proyek pertama nilainya US$ 2,4 miliar dan kedua US$ 890 juta.

    Kemudian di kilang Cilacap, Jawa Tengah, akan dimulai proyek pengembangan bahan bakar pesawat ramah lingkungan atau bio avtur. Investasinya mencapai US$ 1,1 miliar.

    Selanjutnya, ada juga fasilitas pengolahan kelapa terintegrasi di Morowali, Sulawesi Tengah. Investasinya sekitar US$ 100 juta.

    Akan ada juga pengembangan fasilitas bioetanol senilai US$ 80 juta di Banyuwangi, Jawa Timur.

    Terakhir, ada juga pengembangan fasilitas budidaya hilirisasi unggas. Ada rencana 12 proyek yang akan berjalan lebih dulu ada 5. Rosan tak merinci investasi dan di kawasan mana saja proyek itu berjalan.

    (hal/ara)

  • Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

    Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

    Video: Cara Kepala BGN Bikin Siswa Mau Makan Sayur: Kasih Reward RP 50 Ribu

  • Purbaya Bongkar 10 Perusahaan Sawit Tipu-tipu Harga Impor hingga 50%

    Purbaya Bongkar 10 Perusahaan Sawit Tipu-tipu Harga Impor hingga 50%

    Jakarta

    Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menemukan 10 perusahaan sawit besar melakukan praktik under invoicing. Mereka disebut mengakali nilai barang impor hingga 50% lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya, dalam dokumen pabean.

    “Beberapa perusahaan sawit melakukan under invoicing separuh dari nilai ekspornya. Itu akan kita kejar ke depan dan mereka nggak bisa main-main lagi,” tegas Purbaya di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (8/1/2026).

    Under invoicing adalah praktik curang, yaitu importir atau eksportir melaporkan nilai barang lebih rendah dari harga transaksi sebenarnya dalam dokumen pabean dengan tujuan untuk mengurangi pembayaran bea masuk maupun bea keluar dan pajak impor atau pungutan ekspor (PE).

    Purbaya memastikan akan membereskan permasalahan tersebut. Ia menekankan bahwa para oknum importir sawit itu tidak bisa main-main lagi.

    “Kita lihat kapal per kapal. Saya baru dapat 10 perusahaan besar, sekitar 50% kira-kira itunya (praktik under invoicing yang dilakukan),” tutur Purbaya.

    “Kita akan kasih message ke mereka, ke depan nggak bisa begitu lagi, begitu lagi kita sikat perusahaannya. Saya nggak peduli,” sambungnya

    Purbaya menambahkan perbaikan sistem akan terus dilakukan ke depan untuk mendeteksi praktik under invoicing. Dengan demikian penerimaan yang masuk ke negara bisa lebih optimal.

    “Kita akan pakai teknologi AI, segala macam untuk memastikan semua potensinya kita dapatkan dan nggak bocor,” pungkas Purbaya.

    (aid/hns)

  • Danantara Alihkan Saham Seri B Perusahaan Pelat Merah ke BP BUMN

    Danantara Alihkan Saham Seri B Perusahaan Pelat Merah ke BP BUMN

    Jakarta

    PT Danantara Asset Management (Persero) atau DAM mengalihkan sejumlah kepemilikan saham Seri B atas perusahaan pelat merah kepada Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Pengalihan ini dilakukan sebagai tindak lanjut Undang-Undang (UU) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Perubahan Keempat atas UU Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

    Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) setidaknya terdapat 13 perusahaan pelat merah yang sahamnya dialihkan DAM ke BP BUMN. Saham perusahaan yang dialihkan ini mencakup semua sektor, infrastruktur, keuangan, transportasi hingga teknologi.

    BUMN Karya misalnya, Danantara mengalihkan kepemilikan saham Seri B di PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) sebanyak 362.917.027 lembar untuk BP BUMN dengan persentase hak suara 0,91%. Hal serupa juga dilakukan Danantara terhadap saham Seri B di PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) sebanyak 217.056.333 lembar dengan persentase hak suara 0,75%.

    Kemudian pengalihan kepemilikan saham Seri B PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebanyak 54.087.737 dengan persentase hak suara sebesar 0,64%. Hal serupa juga dilakukan Danantara terhadap kepemilikan saham Seri B di PT PP (Persero) Tbk (PTPP) sebanyak 31.629.477 lembar dengan persentase hak suara 0,51%.

    Kemudian saham BUMN Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), sebagaimana kepemilikan Danantara terhadap PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) sebanyak 84.206.665 lembar dengan hak suara 0,60%. Kemudian saham Seri B di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) yang dialihkan Danantara sebanyak 485.333.332 lembar dengan kepemilikan Rp 0,52%.

    Danantara juga mengalihkan kepemilikan saham Seri B ke BP BUMN atas PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) yang masing-masing sebanyak 806.109.768 dengan hak suara 0,53% dan 223.783.877 lembar dengan hak suara 0,60%.

    Kemudian di sektor transportasi, Danantara mengalihkan 3.746.490.443 saham Seri B PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) untuk BP BUMN dengan hak suara sebesar 0,92%. Sementara di sektor telekomunikasi, kepemilikan saham Seri B atas PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) juga dialihkan Danantara sebanyak 516.023.535 lembar dengan persentase hak suara 0,52%.

    Danantara juga mengalihkan kepemilikan saham Seri B atas PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) sebanyak 50.805.097 ke BP BUMN. Angka tersebut sekitar 1% dari total kepemilikan saham Seri B Danantara terhadap Jasa Marga.

    Kemudian Danantara juga mengalihkan kepemilikan saham Seri B ke BP BUMN atas PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) sebanyak 34.570.229 lembar dengan persentase hak suara 0,51%. Terakhir, Danantara juga mengalihkan saham serupa atas kepemilikan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sebanyak 154.771.174 lembar ke BP BUMN.

    (ahi/ara)

  • Tampang Mobil Listrik Terbaru Xiaomi yang Punya Jarak Tempuh 902 Km

    Tampang Mobil Listrik Terbaru Xiaomi yang Punya Jarak Tempuh 902 Km

    Kapasitas baterainya juga ditambah. Jika di model pendahulu hanya bisa menempuh jarak maksimum 830 km, maka versi terbarunya bisa tembus 902 km. Menariknya lagi, kecepatan charging-nya juga ditambah.

    Pada model sebelumnya, 15 menit pengecasan hanya bisa dipakai untuk 510 km. Nah, untuk versi terbaru, lama pengecasan yang sama bisa dipakai untuk 670 km. Foto: Doc. Xiaomi

  • Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Baru Dapat Rp 13,1 Triliun

    Kejar 200 Penunggak Pajak, DJP Baru Dapat Rp 13,1 Triliun

    Jakarta

    Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengantongi Rp 13,1 triliun dari penunggak pajak besar sepanjang 2025. Jumlah itu didapat dari 124 wajib pajak atau sebagian lebih dari total 200 wajib pajak yang sedang dikejar.

    “Proses penagihan pajak untuk penunggak pajak 200 terbesar sudah kami lakukan. Hasilnya sampai 31 Desember 2025 pencairan sebesar Rp 13,1 triliun dari 124 wajib pajak,” kata Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto dalam konferensi pers APBN KiTA di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

    Secara keseluruhan jumlah pajak yang terutang sebesar Rp 60 triliun. Bimo memastikan pihaknya akan terus melanjutkan proses penagihan di 2026, baik kepada yang sudah inkracht maupun belum.

    “Untuk tunggakan yang inkracht 2026 akan kami lanjutkan penagihan aktif, surat paksa, penyitaan, blokir rekening, pencegahan, penyanderaan,” beber Bimo.

    “Kemudian tunggakan yang belum inkracht, proses upaya hukum, keberatan banding di pengadilan pajak, serta peninjauan kembali ke MA akan terus bergulir,” tambahnya.

    Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pernah mengungkapkan sulitnya melakukan penagihan kepada 200 penunggak pajak besar tersebut. Sebagian dari mereka meminta pembayaran dilakukan dengan cara dicicil.

    “Itu kan nggak bisa langsung kan, ada yang dicicil segala macam. Sebagian mau bayar cicilan, sebagian lagi masih dikejar,” ucap Purbaya kepada wartawan di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).

    (aid/fdl)

  • Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi Pascabencana Sumatera

    Jakarta

    Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian resmi ditugaskan oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

    Menindaklanjuti penugasan tersebut, Tito menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

    Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta. Pertemuan ini membahas berbagai perkembangan penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra sekaligus memetakan langkah percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

    “Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini, setelah tanggap darurat beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan tanggap darurat untuk 15 hari ke depan,” ujar Tito dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

    Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Tito menyampaikan dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi tersebut, sebagian besar daerah telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pemulihan ditandai dengan berfungsinya roda pemerintahan daerah, pulihnya konektivitas jalan utama, kembalinya layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, serta mulai bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.

    Tito menambahkan, pemerintah terus memastikan pemulihan infrastruktur dasar, khususnya jaringan jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Hampir seluruh ruas jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali terhubung. Sementara perbaikan jalan non-nasional terus dikerjakan secara bertahap oleh Kementerian PU bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah (Pemda).

    Pada sektor pelayanan dasar, Tito memastikan seluruh rumah sakit umum daerah di kabupaten/kota terdampak telah kembali beroperasi. Pemerintah pusat juga terus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta sarana pemerintahan hingga tingkat desa agar pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.

    Terkait penanganan pengungsi, Tito menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah rusak sebagai dasar penyaluran bantuan stimulan perumahan. Pemerintah meminta daerah segera menyampaikan data secara bertahap tanpa menunggu seluruh pendataan selesai.

    “Yang ada dulu dikumpulkan, jadi kita istilahnya datanya data bergelombang, data bertahap,” tegas Tito.

    Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemulihan, Satgas akan membentuk posko nasional di Jakarta dan Banda Aceh yang berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengendalian, dan informasi. Posko tersebut juga akan menjadi media center untuk menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana secara berkala kepada publik.

    “Kami akan berangkat ke Aceh untuk melakukan rapat koordinasi yang lebih teknis lagi … saya juga nanti akan ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” jelas Tito.

    (akd/ega)

  • 30 Tahun Berlalu, Kisah di Balik Foto MRI Hubungan Seks Pertama di Dunia Terungkap

    30 Tahun Berlalu, Kisah di Balik Foto MRI Hubungan Seks Pertama di Dunia Terungkap

    Jakarta

    Sebuah eksperimen ilmiah yang dilakukan lebih dari tiga dekade lalu kembali menjadi sorotan. Ini terkait pemindaian Magnetic Resonance Imaging (MRI) terhadap pasangan yang berhubungan seks di dalam mesin tersebut.

    Ternyata, hal ini mengubah pemahaman dunia medis tentang anatomi wanita dan mekanisme hubungan seksual.

    Eksperimen tersebut dilakukan pada 1991 oleh Ida Sabelis dan pasangannya, Jupp, atas permintaan ilmuwan asal Belanda Menko Victor ‘Pek’ van Andel. Tujuannya adalah mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh manusia saat berhubungan seks.

    Gambar yang dihasilkan dari pemindaian MRI itu menjadi yang pertama di dunia. Kemudian dipublikasikan dalam artikel ilmiah yang sangat populer di British Medical Journal (BMJ) pada 1999.

    Hingga kini, studi tersebut masih dibaca ribuan orang setiap bulannya.

    Sebuah eksperimen ilmiah yang dilakukan lebih dari tiga dekade kembali menjadi sorotan. Ini terkait apa yang terjadi selama pria dan wanita berhubungan seks. Foto: British Medical Journal (BMJ)

    Meski peristiwa itu terjadi lebih dari 30 tahun, Ida Sabelis baru-baru ini menceritakan pengalamannya secara mendalam di podcast ‘What Was It Like’. Ia mengaku tidak menyangka eksperimen tersebut akan menghasilkan temuan besar tentang tubuh wanita.

    “Ini adalah salah satu mesin MRI pertama yang pernah ada, jadi mengambil fotonya membutuhkan waktu,” kata Ida, dikutip dari News.com.au.

    “Ada perintah dari ruang kendali untuk tetap dalam posisi tersebut selama, entah berapa lama, satu menit. Jadi, dalam hal itu, ini sangat lucu,” sambungnya.

    Ida awalnya berencana menggunakan posisi misionaris. Tetapi, ukuran mesin MRI membuat hal itu tidak memungkinkan.

    “Jupp dan saya merangkak masuk ke dalam mesin itu dan mulai melakukannya. Itu bukan romantis, lebih seperti tindakan cinta dan pertunjukan,” tutur Ida.

    “Untungnya kami tidak mengalami klaustrofobia,” tambahnya.

    Alasan Ikut Eksperimen

    Ida sebelumnya juga menjelaskan bahwa keterlibatannya dalam eksperimen tersebut didorong oleh latar belakangnya sebagai aktivis hak-hak perempuan. Ia ingin membantu memperluas pemahaman medis tentang tubuh wanita.

    “Saat saya melihat foto-foto itu, saya langsung berpikir ‘oh, begitulah kita cocok bersama’,” terangnya.

    Dalam penjelasannya, Ida mengaku melakukan hubungan fisik dalam posisi berpelukan, karena posisi misionaris menurutnya hampir tidak menimbulkan gairah.

    Sebelumnya, anatomi vagina kerap digambarkan lurus, termasuk dalam ilustrasi terkenal Leonardo da Vinci dari tahun 1492. Itu menunjukkan vagina sebagai silinder lurus.

    Namun, hasil MRI menunjukkan penis yang melengkung mengikuti tubuh wanita tanpa menimbulkan rasa sakit pada pria saat ereksi.

    Temuan ini kemudian menjadi dasar studi formal yang dilakukan Ida dan Pek antara 1991 hingga 1999, dan dipublikasikan di BMJ. Eksperimen lanjutan dilakukan dalam posisi misionaris dengan relawan berusia di atas 18 tahun yang dapat menghentikan eksperimen kapan saja.

    Meski dipublikasikan pada 24 Desember 1999, makalah tersebut menjadi salah satu ‘artikel paling populer sepanjang masa’ di BMJ. Bahkan mendapatkan penghargaan khusus pada peringatan 20 tahun jurnal tersebut tahun 2019.

    Halaman 2 dari 2

    (sao/kna)