Author: Detik.com

  • Gempa Jepang, WNI di Ishikawa Ngungsi di Masjid

    Gempa Jepang, WNI di Ishikawa Ngungsi di Masjid

    Tokyo

    Gempa magnitudo 7,5 mengguncang perairan Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang. Ada beberapa WNI yang memilih mengungsi ke masjid dan aula publik milik pemerintah.

    Dilansir Antara, seorang WNI di Jepang, Dian Novitasari mengatakan bahwa dia dan keluarganya memutuskan untuk mengungsi karena alarm peringatan terus menyala.

    Saat ini, dia bersama keluarga dan 12 orang lainnya mengungsi ke masjid tersebut yang lokasinya lebih tinggi daripada kawasan lainnya. Dia mengatakan ada juga WNI yang mengungsi di aula-aula publik milik pemerintah setempat.

    Menurut Dian, karena tidak banyak barang di masjid tersebut, hanya buku-buku dan Al Quran yang jatuh ke lantai.

    Dian mengatakan dia dan keluarganya tidak berada di rumah saat gempa yang berpotensi tsunami itu melanda. Ketika tiba di tempat tinggal mereka di lantai 3, dia melihat barang-barang sudah berjatuhan ke lantai.

    Guncangan dahsyat juga sempat dirasakan WNI di prefektur lain seperti Tottori. Sejumlah WNI di Prefektur Toyama juga tengah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

    Pemerintah setempat mengimbau agar pengungsi tetap di area pengungsian dan tidak boleh pergi ke tempat yang lebih rendah. Kapal-kapal terpantau sudah meninggalkan pelabuhan.

    Saat ini masih terjadi gempa susulan dan berpotensi tsunami. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa tinggi tsunami bisa mencapai lima meter.

    Gelombang tsunami akibat gempa tersebut kemungkinan bisa menjangkau 300 kilometer dari pusat gempa.

    Hingga kini, Kedutaan Besar RI di Tokyo belum memberikan keterangan resmi terkait perlindungan WNI yang terdampak gempa.

    (rdp/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Gempa Jepang, WNI di Ishikawa Ngungsi di Masjid

    Semua Jatuh ke Lantai, Kaca Pecah

    Tokyo

    Gempa magnitudo 7,5 mengguncang perairan Semenanjung Noto, Prefektur Ishikawa, Jepang. Salah seorang WNI menceritakan dampak gempa ini.

    Seorang WNI di Jepang, Dian Novitasari mengatakan bahwa dia dan keluarganya memutuskan untuk mengungsi karena alarm peringatan terus menyala. Dia mengatakan dapur di tempat tinggalnya tumpah berantakan akibat gempa.

    “(Peralatan) dapur tumpah semua, kaca rias pecah,” katanya dilansir Antara, Senin (1/1/2024).

    Dian mengatakan dia dan keluarganya tidak berada di rumah saat gempa yang berpotensi tsunami itu melanda. Ketika tiba di tempat tinggal mereka di lantai 3, dia melihat barang-barang sudah berjatuhan ke lantai.

    “Tadi saya pulang, mixer menyala berputar-putar, kaca-kaca terbuka sebagian, televisi semua jatuh ke lantai,” tambah dia.

    Menurut Dian, karena tidak banyak barang di masjid tersebut, hanya buku-buku dan Al Quran yang jatuh ke lantai.

    Guncangan dahsyat juga sempat dirasakan WNI di prefektur lain seperti Tottori. Sejumlah WNI di Prefektur Toyama juga tengah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

    Pemerintah setempat mengimbau agar pengungsi tetap di area pengungsian dan tidak boleh pergi ke tempat yang lebih rendah. Kapal-kapal terpantau sudah meninggalkan pelabuhan.

    Saat ini masih terjadi gempa susulan dan berpotensi tsunami. Badan Meteorologi Jepang memperingatkan bahwa tinggi tsunami bisa mencapai lima meter.

    Gelombang tsunami akibat gempa tersebut kemungkinan bisa menjangkau 300 kilometer dari pusat gempa.

    Hingga kini, Kedutaan Besar RI di Tokyo belum memberikan keterangan resmi terkait perlindungan WNI yang terdampak gempa.

    (rdp/rdp)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Peraih Nobel Muhammad Yunus Dihukum dalam Kasus Perburuhan Bangladesh

    Peraih Nobel Muhammad Yunus Dihukum dalam Kasus Perburuhan Bangladesh

    Dhaka

    Peraih Nobel, Muhammad Yunus, dihukum karena melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan Bangladesh. Para pendukung Yunus mengecam kasus ini dan menyebut proses hukum terhadap Yunus bermotif politik.

    “Profesor Yunus dan tiga rekannya di Grameen Telecom dinyatakan bersalah berdasarkan Undang-Undang Ketenagakerjaan dan dijatuhi hukuman enam bulan penjara sederhana,” kata pemimpin jaksa Khurshid Alam Khan seperti dilansir AFP, Senin (1/1/2024).

    Dia menambahkan keempatnya segera diberikan jaminan sambil menunggu banding. Yunus (83) dipuji karena dianggap berhasil mengentaskan jutaan orang dari kemiskinan melalui bank keuangan mikro.

    Namun, dia mendapat permusuhan dari Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina. Yunus dituduh ‘mengisap darah’ orang miskin oleh Hasina.

    Hasina telah melancarkan beberapa serangan verbal pedas terhadap pemenang Hadiah Nobel Perdamaian tahun 2006 itu. Yunus dan tiga rekannya dari Grameen Telecom, salah satu perusahaan yang dia dirikan, dituduh melanggar Undang-Undang Ketenagakerjaan ketika mereka gagal menciptakan dana kesejahteraan pekerja di perusahaan tersebut. Keempatnya menyangkal tuduhan tersebut.

    “Putusan ini belum pernah terjadi sebelumnya,” kata Pengacara Yunus, Abdullah Al Mamun.

    “Kami tidak mendapatkan keadilan,” sambungnya.

    “Itu bukan untuk kepentingan saya pribadi,” kata Yunus.

    Pengacaranya yang lain, Khaja Tanvir, mengatakan kasus tersebut ‘tidak berdasar dan palsu’.

    “Satu-satunya tujuan dari kasus ini adalah untuk melecehkan dan mempermalukannya di depan dunia,” katanya.

    Lihat juga Video ‘Oposisi Bangladesh Bentrok dengan Polisi saat Gelar Demo’:

    (haf/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Tsunami Juga Hantam Pantai Timur Korea Selatan Usai Gempa M 7,5 Jepang!

    Tsunami Juga Hantam Pantai Timur Korea Selatan Usai Gempa M 7,5 Jepang!

    Seoul

    Gelombang tsunami dilaporkan mencapai pantai timur Korea Selatan dengan ketinggian 45 cm. Badan Meteorologi Korea Selatan mengatakan tsunami terjadi setelah gempa besar yang melanda Jepang.

    Dilansir Reuters, Senin (1/1/2024), badan tersebut memperingatkan tsunami dapat berkembang setelah gelombang awal dan mungkin berlanjut selama lebih dari 24 jam.

    Kementerian Dalam Negeri dan Keamanan menyebut Provinsi Gangwon di Korea Selatan telah memperingatkan warganya untuk mengambil tindakan pencegahan dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

    Badan Meteorologi Korea Selatan mengatakan permukaan air laut di beberapa bagian provinsi Gangwon di pantai timur mungkin akan naik setelah gempa bumi berkekuatan awal 7,5 melanda Jepang tengah bagian utara. Lembaga tersebut juga mengeluarkan peringatan untuk berhati-hati.

    Provinsi Gangwon memberi tahu warga melalui pesan singkat darurat agar warga menjauh dari pantai dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Pemerintah Kota Samcheok menyarankan warganya untuk pindah ke area yang lebih tinggi dari gedung tiga lantai.

    Tsunami juga telah menghantam sejumlah wilayah di Jepang seperti Ishikawa, Toyama hingga Niigata. Ketinggian tsunami itu beragam mulai dari 30 cm hingga 1,2 meter.

    Selain itu, gempa juga menyebabkan sejumlah bangunan runtuh. Fasilitas publik juga dikabarkan mengalami kerusakan.

    (haf/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Ishikawa Jepang Terdampak Tsunami, Ada 1.315 WNI Tinggal di Sana

    Ishikawa Jepang Terdampak Tsunami, Ada 1.315 WNI Tinggal di Sana

    Tokyo

    Tsunami menghantam Jepang, khususnya di Ishikawa, Yamagata, Niigata, dan Toyama. Diketahui, ada ribuan WNI yang tinggal di Ishikawa.

    “Gempa tersebut mengakibatkan Tsunami setinggi kurang lebih 5 meter di Ishikawa, dan setinggi 3 meter di Yamagata, Niigata, dan Toyama,” ujar Dubes RI untuk Jepang, Heri Akhmadi, kepada detikcom, Senin (1/1/2023).

    “Sebagai catatan terdapat 1315 orang WNI di Pref. Ishikawa,” lanjutnya.

    Heri menuturkan saat ini KBRI Tokyo tengah menghubungi simpul masyarakat di prefektur yang menjadi pusat gempa dan tsunami. Hal itu guna memastikan keadaan dan keselamatan WNI.

    “Pusat gempa berada di Prefektur Ishikawa dengan kekuatan 7 magnitude. Gempa dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, Akita,” terang Heri.

    Sebelumnya diberitakan, gempa dengan magnitudo (M) 7,5 mengguncang Jepang dan memicu tsunami di sejumlah wilayah. Badan Meteorologi Jepang telah meminta masyarakat untuk segera meninggalkan prefektur Ishikawa dan menuju daratan lebih tinggi. Peringatan tsunami juga diberikan untuk warga di Niigata, Toyama, dan Yamagata.

    Berdasarkan laporan, gempa terjadi sekitar pukul 16.10 waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang awalnya mengatakan gempa terjadi di kedalaman dangkal dan berkekuatan awal M 7,6.

    Kerusakan bangunan dan fasilitas lain juga dilaporkan di sejumlah wilayah akibat gempa. Layanan kereta cepat Shinkansen juga sempat dihentikan sementara.

    (isa/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Tsunami Juga Terjadi di Toyama hingga Kanazawa Usai Gempa M 7,5 Jepang

    Tsunami Juga Terjadi di Toyama hingga Kanazawa Usai Gempa M 7,5 Jepang

    Tokyo

    Gempa dengan magnitudo (M) 7,5 mengguncang Jepang dan memicu tsunami di sejumlah wilayah. Tsunami itu terjadi dengan ketinggian yang beragam.

    Dilansir NHK serta situs resmi Japan Meteorological Agency (JMA), Senin (1/1/2024), tsunami dengan ketinggian 1,2 meter tercatat menghantam Wajima di Prefektur Ishikawa.

    Selain itu, tsunami juga tejadi di Kota Toyama dengan ketinggian 80 cm, Kanazawa dengan ketinggian 70 cm, hingga Niigata dengan ketinggian 30 cm.

    NHK menyatakan tsunami bisa lebih besar dari ketinggian yang diamati pada alat pengukur pasang surut dan mungkin memerlukan waktu beberapa jam atau lebih sejak perubahan tingkat pasang surut akibat tsunami terlihat hingga gelombang maksimum terlihat.

    Sebelumnya, Badan Meteorologi Jepang telah meminta masyarakat untuk segera meninggalkan prefektur Ishikawa dan menuju daratan lebih tinggi. Peringatan tsunami juga diberikan untuk warga di Niigata, Toyama, dan Yamagata.

    Berdasarkan laporan, gempa terjadi sekitar pukul 16.10 waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang awalnya mengatakan gempa terjadi di kedalaman dangkal dan berkekuatan awal M 7,6.

    Seorang juru bicara pemerintah mengatakan pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah tersebut tidak melaporkan adanya penyimpangan dan mengatakan penduduk di wilayah pesisir harus pergi ke tempat yang tinggi.

    (haf/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Gempa Jepang Hari Ini 1 Januari 2024: Kekuatan hingga Dampak Tsunami

    Gempa Jepang Hari Ini 1 Januari 2024: Kekuatan hingga Dampak Tsunami

    Jakarta

    Gempa bumi mengguncang Jepang di awal Tahun Baru 2024. Gempa Jepang hari ini, 1 Januari 2024 dilaporkan berkekuatan M 7.5 dan memicu peringatan tsunami.

    Setelah itu, gempa Jepang hari ini diikuti dengan beberapa kali gempa susulan. Berikut fakta-fakta terkini gempa bumi Jepang 1 Januari 2024.

    Jepang diguncang gempa bumi pada hari ini, Senin (1/1/2024). Dilansir CNN, Senin (1/1/2024), titik gempa berada di kedalaman 10 kilometer (6 mil) dan terjadi pada pukul 16.10 waktu setempat.

    Lokasi gempa berada sekitar 42 kilometer (26 mil) timur laut Anamizu di prefektur Ishikawa. Awalnya, kekuatan gempa tersebut dilaporkan sebesar M 7,6. Namun, USGS memutakhirkan data menjadi M 7,5.

    Ilustrasi suasana usai gempa di Jepang (Foto: Yusuke Fukuhara / The Yomiuri Sh/Yusuke Fukuhara)2. Ada 2 Kali Gempa Susulan

    Gempa di Jepang hari ini diikuti gempa susulan yang kuat. Ada dua kali gempa susulan usai gempa Jepang M 7,5 hari ini, yaitu:

    Gempa susulan pertama M 6,2 di kedalaman 10 kilometer (6 mil) terjadi pada pukul 16.18 waktu setempat sekitar 4 kilometer (2,4 mil) barat daya Anamizu.Gempa susulan kedua M 5,2 terjadi di 58 kilometer (sekitar 36 mil) timur laut Anamizu.3. Ada Peringatan Tsunami

    Dilansir Reuters, Senin (1/1/2024), lembaga penyiaran publik NHK menyebut Badan Meteorologi Jepang telah mengeluarkan peringatan tsunami di sepanjang wilayah pesisir barat prefektur Ishikawa, Niigata, Toyama, dan Yamagata. Tsunami setinggi hingga 5 meter diyakini mencapai Noto di Prefektur Ishikawa.

    Dilansir AFP, Senin (1/1/2024), layanan darurat di Sakhalin menyatakan ‘peringatan tsunami’ dan mengatakan pantai barat pulau itu ‘mungkin terkena dampak gelombang tsunami’.

    Pemerintah kota di Vladivostok juga mengumumkan peringatan dan memerintahkan para nelayan untuk ‘segera kembali ke pantai’. Belum ada laporan lebih lanjut soal dampak gempa Jepang di wilayah itu.

    Baca di halaman selanjutnya soal gempa Jepang hari ini 1 Januari 2024.

    4. Ishikawa Dihantam Tsunami Usai Gempa Jepang M 7,5

    Dilansir BBC dan AFP, Senin (1/1/2024), ada tsunami usai gempa bumi Jepang hari ini. Badan Meteorologi Jepang menyebut gelombang setinggi 1,2 meter menghantam pelabuhan Wajima di Prefektur Ishikawa pada pukul 16.21 waktu setempat.

    Prefektur Ishikawa disebut masuk dalam kategori ‘Major Tsunami Warning’ yang ditandai dengan garis ungu. Lokasinya terletak di dekat pusat gempa.

    Lembaga penyiaran Jepang, NHK, melaporkan warga di daerah pesisir Noto di prefektur Ishikawa diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Pihak berwenang telah memperingatkan adanya gelombang setinggi 5 meter di Noto.

    Mereka juga mengeluarkan peringatan tsunami untuk prefektur tetangga Niigata dan Toyama. Otoritas Jepang mengatakan gelombang bisa mencapai 3 meter.

    Televisi publik di Jepang menayangkan tulisan ‘EVACUATE’ dalam huruf besar dan mendesak warga untuk mengungsi ke tempat yang lebih tinggi meskipun cuaca musim dingin.

    5. Jalan Utama Ditutup, Shinkansen Tak Beroperasi

    Jalan utama di sekitar pusat gempa ditutup dan layanan kereta Shinkansen sempat tak beroperasi akibat gempa M 7,5 di Jepang hari ini, 1 Januari 2024.

    Dikutip dari AFP, Senin (1/1/2024), beberapa jalan raya utama di sekitar pusat gempa, tepatnya di prefektur Ishikawa ditutup. Hal ini disampaikan langsung oleh pihak operator jalan.

    Sementara itu, Japan Railways juga mengumumkan layanan kereta peluru Shinkansen juga ditangguhkan. Penangguhan ini berlaku untuk jalur antara Tokyo dan pusat gempa di wilayah Noto di prefektur Ishikawa di sisi Laut Jepang, Honshu.

    6. Rumah dan Tiang Listrik Runtuh

    Beberapa rumah dan tiang listrik runtuh akibat gempa M 7,5 di Jepang. Hal ini disampaikann oleh pejabat Kota Suzu di Prefektur Ishikawa, Jepang.

    Seorang penjaga di kantor kota di Kota Wajima Ishikawa mengatakan semua rak di kantor itu runtuh. Petugas itu mengatakan bangunan tersebut tidak rusak parah, tetapi beberapa bangunan lain ambruk.

    Selain itu, polisi di Kota Himi di Prefektur Toyama telah menerima laporan adanya retakan di jalan di beberapa lokasi di kota tersebut pada pukul 16.30 waktu setempat. Selain itu, pejabat di kotamadya Oyabe, Prefektur Toyama, mengatakan pihaknya menerima beberapa laporan tentang pipa air yang patah pada pukul 16.35 waktu setempat.

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Ishikawa Jepang Terdampak Tsunami, Ada 1.315 WNI Tinggal di Sana

    Sejumlah Rumah Runtuh Akibat Gempa M 7,5 Jepang

    Tokyo

    Pejabat Kota Suzu di Prefektur Ishikawa, Jepang, mengatakan beberapa rumah dan tiang listrik runtuh akibat gempa dengan magnitudo (M) 7,5 (sebelumnya disebut M 7,6). Gempa itu memicu peringatan tsunami di seluruh wilayah pantai barat Jepang.

    Dilansir NHK dan Express, Senin (1/1/2023), guncangan gempa di Ishikawa tercatat berada pada dengan intensitas 6. Skala intensitas gempa di Jepang diukur dari 0 hingga 7.

    Seorang penjaga di kantor kota di Kota Wajima Ishikawa mengatakan semua rak di kantor itu runtuh. Petugas itu mengatakan bangunan tersebut tidak rusak parah, namun beberapa bangunan lain ambruk.

    Polisi di Kota Himi di Prefektur Toyama juga mengatakan mereka telah menerima laporan adanya retakan di jalan di beberapa lokasi di kota tersebut pada pukul 16.30 waktu setempat. Selain itu, pejabat di kotamadya Oyabe, Prefektur Toyama, mengatakan pihaknya telah menerima beberapa laporan tentang pipa air yang patah pada pukul 16.35 waktu setempat.

    Rekaman video juga menunjukkan momen mengerikan bangunan-bangunan runtuh. Tampak debu beterbangan akibat bangunan runtuh itu.

    Badan Meteorologi Jepang telah meminta masyarakat untuk segera meninggalkan prefektur Ishikawa dan menuju daratan lebih tinggi. Peringatan tsunami juga diberikan untuk warga di Niigata, Toyama, dan Yamagata.

    Berdasarkan laporan, gempa terjadi sekitar pukul 16.10 waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang awalnya mengatakan gempa terjadi di kedalaman dangkal dan berkekuatan awal M 7,6.

    “Setiap menit berarti. Harap segera mengungsi ke tempat yang aman,” ucap juru bicara pemerintah tersebut.

    Sementara itu, The Guardian melaporkan mengenai korban cedera dan kebakaran telah terjadi di beberapa tempat. Gambar pertama dari Jepang menunjukkan kerusakan jalan dan bangunan.

    Di luar Jepang, peringatan tsunami dikeluarkan di Rusia dan Korea Selatan karena getarannya terasa jauh. Pihak berwenang Rusia mengatakan mereka telah mengeluarkan peringatan tsunami tetapi tidak memerintahkan evakuasi di Sakhalin.

    (haf/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Gempa M 7,5, Pulau di Rusia Dekat Jepang Juga Keluarkan Warning Tsunami

    Gempa M 7,5, Pulau di Rusia Dekat Jepang Juga Keluarkan Warning Tsunami

    Moskow

    Pulau Sakhalin di Rusia yang dekat Jepang dan Kota Vladivostok berada dalam status ‘waspada’ tsunami. Peringatan tsunami dikeluarkan usai gempa dengan magnitudo (M) 7,5 terjadi di Jepang.

    Dilansir AFP, Senin (1/1/2024), layanan darurat di Sakhalin menyatakan ‘peringatan tsunami’ dan mengatakan pantai barat pulau itu ‘mungkin terkena dampak gelombang tsunami’.

    Pemerintah kota di Vladivostok juga mengumumkan peringatan dan memerintahkan para nelayan untuk ‘segera kembali ke pantai’. Belum ada laporan lebih lanjut soal dampak gempa Jepang di wilayah itu.

    Sebelumnya, Jepang diguncang gempa M 7,5. Badan Meteorologi Jepang pun mengeluarkan peringatan tsunami di seluruh daerah sepanjang sisi barat Jepang.

    Selain itu, lembaga penyiaran Jepang, NHK, melaporkan tsunami telah menghantam wilayah Ishikawa, Jepang. Ketinggian gelombang tsunami itu lebih dari 1,2 meter.

    Prefektur Ishikawa masuk dalam kategori ‘Major Tsunami Warning’ yang ditandai dengan garis ungu. Lokasinya terletak di dekat pusat gempa.

    Lembaga penyiaran Jepang, NHK, juga melaporkan warga di daerah pesisir Noto di prefektur Ishikawa telah diminta untuk ‘segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi’. Pihak berwenang telah memperingatkan adanya gelombang setinggi 5 meter di Noto.

    Gempa juga mengakibatkan jalanan utama ditutup. Layanan kereta cepat Shinkansen juga dihentikan sementara akibat gempa.

    (haf/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu

  • Gempa Jepang Hari Ini 1 Januari 2024: Kekuatan hingga Dampak Tsunami

    Jalan Utama Ditutup, Shinkansen Sempat Tak Beroperasi

    Tokyo

    Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang Jepang hingga memicu peringatan tsunami. Akibatnya, jalan utama di sekitar pusat gempa ditutup dan layanan kereta Shinkansen ditangguhkan.

    Dilansir AFP, Senin (1/1/2024) beberapa jalan raya utama di sekitar pusat gempa, yakni di prefektur Ishikawa ditutup. Penutupan ini disampaikan langsung oleh pihak operator jalan.

    Sementara itu, Japan Railways juga mengumumkan bahwa layanan kereta peluru Shinkansen juga ditangguhkan. Penangguhan layanan ini berlaku untuk jalur antara Tokyo dan pusat gempa di wilayah Noto di prefektur Ishikawa di sisi Laut Jepang, Honshu.

    Adapun pusat gempa berada di sekitar 42 kilometer (26 mil) timur laut Anamizu di prefektur Ishikawa. Data kekuatan gempa dimutakhirkan menjadi magnitudo 7,5 dari sebelumnya 7,4 dan 7,6.

    Terkait pembangkit tenaga listrik, Kansai Electric Jepang mengatakan dalam sebuah pernyataan di X bahwa tidak ada laporan kejanggalan pada pembangkit listrik tenaga nuklir di wilayah tersebut.

    (rdp/imk)

    Hoegeng Awards 2025

    Usulkan Polisi Teladan di sekitarmu