Author: Detik.com

  • Bikin Geleng-geleng! Polisi Senior Curi Motor Junior

    Bikin Geleng-geleng! Polisi Senior Curi Motor Junior

    Jakarta

    Kasus pencurian motor biasanya melibatkan oknum kriminal jalanan, namun peristiwa yang terjadi di Markas Komando (Mako) Polres Deli Serdang ini benar-benar membuat publik geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Korban dan pelakunya sama-sama berstatus sebagai anggota kepolisian.

    Peristiwa ini terjadi di Mako Polres Deli Serdang. Motor seorang anggota polisi dicuri oleh juga anggota polisi.

    Pelaku berinisial FA merupakan anggota Samapta Polres Deli Serdang. Ia mencuri sepeda motor juniornya di Polres Deli Serdang. Atas perbuatannya, pelaku telah ditangkap dan akan dikenakan sanksi pidana maupun etik.

    Peristiwa ini bermula pada Rabu sore, 31 Desember 2025. Saat itu, sepeda motor milik korban terparkir di halaman Mako Polres Deli Serdang. epeda motor milik anggota polisi inisial AS yang terparkir di halaman Mako Polres Deli Serdang dicuri oleh FA.

    FA membawa kabur kendaraan tersebut dari area markas yang seharusnya menjadi tempat paling aman.
    Sadar kendaraannya raib, korban AS tidak tinggal diam. Ia segera membuat laporan resmi ke Satreskrim Polres Deli Serdang.

    Kasat Reskrim Polres Deli Serdang Kompol Risqi Akbar membenarkan kejadian pencurian yang dilakukan oleh anggota Samapta Polres Deli Serdang tersebut.

    “Kalau pencurian memang benar, karena ada laporan polisi. Anggota mencuri kendaraan milik anggota,” ucapnya saat dikonfirmasi detikSumut melalui sambungan telepon seluler, Jumat (9/1/2026).

    Saat ini, terduga pelaku telah ditangkap dan dilakukan penahanan oleh Polres Deli Serdang.

    “Pelakunya sudah kami tangkap dan sudah dilakukan penahanan,” ujarnya.

    Dalam kasus ini, pihak kepolisian akan memproses perkara tersebut secara serius hingga tuntas sesuai hukum yang berlaku.

    “Diproses tindak pidana maupun kode etiknya,” pungkasnya.

    (riar/dry)

  • Brasil Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Usai AS Tangkap Maduro

    Brasil Kerahkan Pasukan ke Perbatasan Usai AS Tangkap Maduro

    Brasilia

    Brasil mengerahkan pasukan ke dekat perbatasan dengan Venezuela, menyusul serangan Amerika Serikat (AS) yang berujung penangkapan Presiden Nicolas Maduro pada akhir pekan lalu. Pengerahan ini semakin meningkatkan ketegangan di kawasan Amerika Latin.

    Pengerahan pasukan itu, seperti dilansir Al Jazeera, Jumat (9/1/2026), diatur dalam dekrit pemerintah Brasil yang diterbitkan pada Kamis (8/1) waktu setempat.

    Dalam dekrit resmi tersebut, pemerintah Brasil mengizinkan pengerahan Pasukan Keamanan Publik Nasional (FNSP) — semacam pasukan garda nasional — yang tidak disebutkan jumlahnya, untuk dikirimkan ke wilayah Pacaraima, dan ke Boa Vista, ibu kota negara bagian Roraima.

    Roraima yang terletak di sebelah utara Brasil, berbatasan langsung dengan Venezuela dan memiliki kehadiran kuat kelompok bersenjata ilegal yang mendalangi perdagangan narkoba dan mengelola tambang ilegal di kedua sisi perbatasan internasional.

    Roraima berjarak sekitar 213 kilometer dari perbatasan kedua negara.

    Langkah ini diambil setelah AS, pada Sabtu (3/1) lalu, mengebom Venezuela dan menangkap Maduro untuk diadili atas tuduhan narkoterorisme. Sehari kemudian, atau pada Minggu (4/1), pemerintah Brasil untuk sementara menutup perbatasan dengan Venezuela, tepatnya di dekat Pacaraima.

    Dekrit pemerintah Brasil itu menyatakan bahwa FNSP akan mendukung lembaga-lembaga keamanan publik yang dikelola negara dan beroperasi dengan cara yang “esensial untuk menjaga ketertiban umum dan keselamatan masyarakat serta properti”.

    Media-media lokal Brasil melaporkan pada Rabu (7/1) bahwa Venezuela memperkuat kehadiran militernya di area perbatasan.

    Dilaporkan juga bahwa beberapa kelompok bersenjata, termasuk kelompok bersenjata Venezuela dan geng-geng Brasil, seperti Komando Ibu Kota Pertama (PCC) dan Komando Merah (CV), yang beroperasi di area tersebut.

    Direktur Andes untuk Kantor Washington di Amerika Latin (WOLA), Gimena Sanchez, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa pengerahan pasukan penjaga perbatasna oleh Brasil merupakan “langkah yang tepat”. Dia menyebut tindak kekerasan yang dipicu oleh kelompok pemberontak Kolombia yang aktif di Venezuela telah mendorong para penduduk lebih jauh ke selatan menuju Brasil.

    “Masuk akal (bagi Brasil) untuk memperkuat perbatasan,” sebutnya.

    Brasil menjadi pengkritik keras serangan AS terhadap Venezuela. Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, dalam pernyataan via media sosial, menyebut AS telah melewati “batas yang tidak diterima”.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)

  • Flu di New York Menggila, 128 Ribu Warga Positif-Apotek Mulai Kehabisan Alat Tes

    Flu di New York Menggila, 128 Ribu Warga Positif-Apotek Mulai Kehabisan Alat Tes

    Jakarta

    Musim flu di New York City tahun ini mencapai level yang mengkhawatirkan. Departemen Kesehatan setempat melaporkan bahwa jumlah warga yang jatuh sakit telah melampaui rekor dua musim sebelumnya, memicu tekanan besar pada fasilitas kesehatan dan apotek di seluruh kota.

    Komisaris Departemen Kesehatan NYC, Dr Michelle Morse, mengungkapkan bahwa hingga awal Januari 2026, penyebaran virus masih berada pada tingkat yang sangat tinggi.

    “Hingga pekan yang berakhir pada 3 Januari, lebih dari 128 ribu warga New York telah dinyatakan positif flu pada musim ini,” lapor Morse dikutip dari CBS News, Jumat (9/1/2025).

    Meski tren kasus menunjukkan tanda-tanda mulai menurun, risiko gejala fatal tetap menghantui mereka yang tidak memiliki perlindungan. Morse memberikan catatan bahwa pada musim lalu, 89 persen anak-anak yang meninggal akibat flu ternyata belum mendapatkan vaksinasi.

    Apotek Kewalahan, Stok Alat Tes Ludes

    Dampak dari musim flu kali ini sangat dirasakan oleh para penyedia layanan farmasi. Ralph Ekstrand, seorang apoteker dengan pengalaman 45 tahun, mengaku terkejut dengan lonjakan permintaan obat-obatan.

    Di apotek Moby Drugs, Farmingdale, stok alat tes flu mandiri (at-home flu tests) dilaporkan telah ludes terjual.

    “Kami melayani hampir 90 resep hanya dalam tiga jam, dan sekitar 20 di antaranya adalah khusus untuk kasus flu,” ujar Ekstrand. Menurutnya, ini adalah salah satu musim flu terburuk yang pernah ia tangani sepanjang kariernya.

    Kenaikan jumlah pasien juga terjadi di pusat layanan CityMD, volume pasien meningkat sekitar 30 persen, sebagian besar didominasi oleh gejala influenza.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: 130 Ribu Unggas di Peternakan Jerman Dimusnahkan Imbas Flu Burung”
    [Gambas:Video 20detik]
    (kna/kna)

  • Agen Federal Amerika Serikat Tembak 2 Orang di Portland

    Agen Federal Amerika Serikat Tembak 2 Orang di Portland

    Anda sedang membaca Dunia Hari Ini, rangkuman informasi pilihan dari berbagai tempat di dunia dalam 24 terakhir.

    Berita dari Amerika Serikat menjadi pembuka edisi Jumat, 9 Januari 2026, hari ini.

    Agen federal AS menembak dua orang di Portland

    Agen federal AS telah menembak dua orang di Portland, mendorong polisi setempat untuk menyerukan ketenangan setelah penembakan fatal di Minneapolis.

    “Dua orang dirawat di rumah sakit setelah penembakan yang melibatkan agen federal,” kata Kepolisian Portland dalam sebuah pernyataan.

    “Kondisi mereka belum diketahui.”

    Agen Patroli Perbatasan sedang melakukan pemeriksaan kendaraan di Portland, Oregon, ketika pengemudi “mengancam” kendaraan tersebut sebelum seorang petugas “melepaskan tembakan untuk membela diri,” kata Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) di X.

    Insiden tersebut meningkatkan ketegangan di kota yang telah lama memiliki hubungan yang penuh perselisihan dengan Presiden AS Donald Trump, yang baru-baru ini mencoba, tanpa hasil, untuk mengerahkan pasukan Garda Nasional di sana.

    Tahanan Venezuela dan asing akan dibebaskan

    Sejumlah besar tahanan Venezuela dan asing akan dibebaskan dalam beberapa jam mendatang, kata presiden parlemen negara itu.

    Pembebasan tersebut yang merupakan tuntutan berulang dari oposisi negara itu, adalah isyarat perdamaian, kata Jorge Rodríguez, yang menambahkan bahwa tindakan tersebut bersifat sepihak dan tidak disepakati dengan pihak lain mana pun.

    “Pemerintah Bolivarian, bersama dengan lembaga-lembaga negara, telah memutuskan untuk membebaskan sejumlah besar warga Venezuela dan warga asing, dan proses pembebasan ini sedang berlangsung saat ini juga,” kata Rodríguez.

    Saudara dari penjabat presiden Delcy Rodríguez itu tidak menyebutkan siapa atau berapa banyak orang yang akan mereka bebaskan.

    Populasi Australia diperkirakan mencapai 28 juta pada 2026

    Pusat Populasi menunjukkan pertumbuhan populasi Australia diproyeksikan melambat ke rekor terendah 1,3 persen tahun ini, turun dari 1,5 persen tahun lalu.

    Pertumbuhan yang lambat ini disebabkan oleh proyeksi penurunan kedatangan migran dan peningkatan keberangkatan migran, menurut proyeksi pusat tersebut.

    Migrasi luar negeri bersih diperkirakan akan turun menjadi 260.000 pada tahun 2026, kira-kira setengah dari jumlah pada tahun 2023 ketika migrasi ke Australia melonjak setelah pandemi.

    Penurunan tersebut diproyeksikan akan didorong oleh keberangkatan migran, dengan banyak orang yang tiba di Australia pasca-COVID dengan visa sementara mendekati tanggal kedaluwarsa visa mereka.

    Langka, gorila gunung lahirkan anak kembar

    Seekor gorila gunung liar bernama Mafuko telah melahirkan anak kembar di taman nasional Republik Demokratik Kongo.

    Kembar tersebut berjenis kelamin jantan dan keduanya tampak sehat, kata staf dari Taman Nasional Virunga.

    Kelahiran kembar jarang terjadi di antara gorila gunung dan menghadirkan tantangan tambahan, terutama selama bulan-bulan awal ketika bayi sepenuhnya bergantung pada induknya untuk perawatan dan mobilitas.

    Para pelacak komunitas yang bertanggung jawab untuk memantau kesehatan populasi gorila gunung di taman tersebut menemukan kelahiran kembar yang “langka dan luar biasa” di keluarga gorila gunung Bageni pada tanggal 3 Januari.

    Ini menambah jumlah gorila dalam keluarga Bageni menjadi 59 ekor, yang terbesar di taman tersebut.

  • Bagaimana Maroko Petik Keuntungan dari Normalisasi dengan Israel?

    Bagaimana Maroko Petik Keuntungan dari Normalisasi dengan Israel?

    Jakarta

    Lebih dari lima tahun lalu, Israel dan Maroko menandatangani perjanjian normalisasi hubungan berdasarkan apa yang dikenal sebagai Abraham Accord. Kesepakatan ini membuka jalan bagi normalisasi hubungan diplomatik dan ekonomi antara kedua negara, sekaligus menandai langkah Maroko yang menjauh dari syarat Arab Peace Initiative 2002 yang digagas Arab Saudi.

    Inisiatif Arab kala itu mengusulkan perdamaian menyeluruh antara Israel dan seluruh dunia Arab, dengan beberapa syarat utama. Di antaranya adalah penarikan Israel dari wilayah yang diduduki sejak Perang Enam Hari serta pembentukan negara Palestina merdeka. Inisiatif ini sekaligus melandasi kebijakan diplomatik negara-negara muslim dalam kasus Israel.

    Meski secara formal Maroko tidak pernah keluar dari inisiatif itu, Abraham Accord memungkinkan monarki di Rabat menormalisasi hubungan, tanpa mewajibkan militer Israel mengosongkan wilayah Palestina. Sejak itu, seperti Uni Emirat Arab dan Bahrain, Maroko menikmati hubungan diplomatik yang relatif “normal” dengan Israel — di bawah restu pemerintahan Donald Trump di Amerika Serikat.

    Normalisasi abaikan resistensi

    Di kalangan masyarakat Maroko, normalisasi dengan Israel cenderung diterima meski mengundang protes. Steven Hfner, kepala Yayasan Konrad-Adenauer di Maroko, menilai bahwa resistensi masyarakat rendah karena Maroko sebenarnya telah lama menjalin hubungan intens dengan Israel secara tidak resmi. “Hal ini terkait dengan fakta bahwa banyak warga Yahudi di Israel dulu hidup di Maroko,” ujarnya.

    Menurutnya, dibandingkan negara Arab lain, pada tahun 1950-an hingga 1960-an, Maroko tidak melakukan pengusiran terhadap komunitas Yahudi. “Sehingga hubungan sosial antara kedua masyarakat tetap lebih harmonis dibandingkan negara Arab lain,” kata Hfner.

    Namun, relasi resmi tetap mengundang protes besar-besaran dari waktu ke waktu, terutama sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina dan penolakan terhadap perang Gaza atau hubungan bilateral yang telah dinormalisasi. Kerajaan tidak bisa mengabaikan sentimen ini sepenuhnya.

    Keuntungan politik dan ekonomi

    Secara mendasar, tujuan terbesar kebijakan luar negeri Maroko adalah menguasai Sahara Barat, kata Simon Wolfgang Fuchs, pakar studi Islam di Universitas Ibrani Yerusalem. Abraham Accord memberi kemenangan diplomatik bagi Rabat, berupa pengakuan kedaulatan Maroko atas wilayah etnis Sahrawi itu oleh Israel, Amerika Serikat, dan sejumlah negara Eropa Barat. “Pengakuan ini adalah keberhasilan penting bagi Maroko,” kata Fuchs.

    Israel pun mengejar kepentingan ekonominya sendiri dalam hubungan bilateral ini, terutama di sektor pertanian. “Misalnya teknik irigasi yang diinvestasikan perusahaan Israel di Maroko, atau metode menanam tanaman di wilayah kering. Semua ini menarik bagi perusahaan Israel,” jelas Fuchs. Israel juga tertarik pada cadangan fosfat Maroko, yang penting untuk produksi pupuk bagi pertanian Israel.

    Drone dan sistem pertahanan udara

    Kedua negara kini melangkah lebih jauh. Dalam pertemuan Komite Militer Bersama di Tel Aviv pada awal tahun, Israel dan Maroko menandatangani rencana kerja militer untuk 2026.

    Maroko telah lama menjadi salah satu importir senjata terbesar di dunia. Dalam peringkat SIPRI 2024, negeri di utara Afrika itu berada di posisi 31 global. Meski total impor menurun sekitar seperempat dalam beberapa tahun terakhir, Israel menjadi pemasok senjata terbesar ketiga bagi Maroko antara 2020 dan 2024 setelah AS dan Prancis.

    Israel memasok terutama sistem pertahanan udara dan sistem nirawak, sedangkan Amerika dan Prancis fokus pada kendaraan lapis baja, rudal, dan pesawat. Sekitar 51 persen rudal pertahanan yang diimpor Maroko berasal dari Israel.

    Dengan bantuan Israel, Maroko juga membangun produksi drone secara masif di dalam negeri.

    Pertemuan terbaru menekankan diskusi strategis tentang pembangunan kekuatan militer dan tujuan kerja sama. “Berbeda dengan kerja sama senjata konvensional sebelumnya, yang misalnya hanya mencakup amunisi artileri, kini mereka ingin mengembangkan drone bahkan sistem pertahanan udara secara bersama — termasuk teknologi satelit. Ini langkah kualitatif besar,” kata Hfner.

    Kerja sama ini juga memiliki dampak regional, terutama di tengah ketegangan yang diperpanjang akibat konflik Sahara Barat antara Maroko dan Aljazair. “Bukan hanya Maroko memperoleh kemenangan politik karena Israel dan negara-negara Barat mendukung posisinya, tetapi melalui impor dari Israel, Maroko juga memodernisasi militernya secara signifikan. Kini Maroko jauh lebih unggul dibandingkan militer Aljazair,” ujar Fuchs.

    Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Jerman
    Diadaptasi oleh Rizki Nugraha
    Editor: Yuniman Farid

    (ita/ita)

  • Serangan Israel di Gaza Tewaskan 13 Orang, Termasuk 5 Anak

    Serangan Israel di Gaza Tewaskan 13 Orang, Termasuk 5 Anak

    Jakarta

    Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan rentetan serangan Israel di wilayah Palestina tersebut pada hari Kamis (8/1) waktu setempat, menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk lima anak-anak. Serangan terbaru ini terjadi di tengah gencatan senjata yang telah menghentikan sebagian besar pertempuran.

    Dilansir kantor berita AFP, Jumat (9/1/2026), juru bicara badan pertahanan sipil Gaza, Mahmud Bassal, mengatakan bahwa empat orang, termasuk tiga anak, tewas ketika sebuah drone menghantam tenda yang menampung para pengungsi di Gaza selatan.

    Sementara di utara Jalur Gaza, seorang anak perempuan berusia 11 tahun tewas di dekat kamp pengungsi Jabalia, dan serangan terhadap sebuah sekolah menewaskan satu orang, sementara sebuah drone di dekat Khan Younis di selatan menewaskan seorang pria, tambah badan tersebut.

    Dua warga Gaza lainnya, termasuk seorang anak, tewas dalam serangan lain, lapor badan pertahanan sipil Gaza tersebut.

    Ketika ditanya oleh AFP, militer Israel mengatakan sedang memeriksa laporan tersebut.

    Bassal mengatakan bahwa pada Kamis (8/1) malam waktu setempat, empat orang lainnya tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan sebuah rumah di daerah timur Kota Gaza. Dia menambahkan bahwa upaya penyelamatan untuk mencari beberapa orang yang hilang telah dimulai.

    “Jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 13 akibat serangan Israel di Jalur Gaza sejak pagi ini, yang jelas merupakan pelanggaran terhadap perjanjian gencatan senjata,” kata Bassal.

    Sebelumnya pada hari Kamis, militer Israel mengatakan sebuah proyektil diluncurkan “dari wilayah Kota Gaza menuju Negara Israel” tetapi jatuh di Jalur Gaza.

    “Tak lama kemudian, (militer) tepat menggempur titik peluncuran,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

    Sejak 10 Oktober, gencatan senjata di Gaza yang disponsori Amerika Serikat sebagian besar telah menghentikan pertempuran antara pasukan Israel dan Hamas. Namun, kedua pihak telah menuduh sering terjadi pelanggaran gencatan senjata.

    Juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mengatakan kepada AFP, bahwa serangan di Gaza pada hari Kamis itu “mengkonfirmasi penolakan pendudukan Israel terhadap komitmennya terhadap gencatan senjata.”

    Pasukan Israel telah membunuh setidaknya 425 warga Palestina di Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan, menurut kementerian kesehatan Gaza.

    Sebelumnya, sedikitnya 21 orang tewas pada 22 November lalu dalam serangan Israel, menjadikannya salah satu hari paling mematikan di Gaza sejak gencatan senjata diberlakukan.

    Militer Israel mengatakan para militan telah membunuh tiga tentaranya selama periode yang sama.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • Viral Angkot Ugal-ugalan Hingga Kabur Usai Tabrak Ojol di Bogor

    Viral Angkot Ugal-ugalan Hingga Kabur Usai Tabrak Ojol di Bogor

    Kota Bogor

    Rekaman video yang memperlihatkan angkutan perkotaan (angkot) melaju ugal-ugalan hingga kabur usai menabrak ojek online (ojol) di Kota Bogor viral di media sosial (medsos). Polisi menelusuri kasus dugaan tabrak lari tersebut.

    “Kami sedang telusuri,” kata Kanit Laka Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Susilo ketika dimintai konfirmasi, Jumat (9/1/2026).

    Dalam rekaman video viral yang dilihat detikcom, tampak satu unit angkot melaju kencang di jalan raya. Mobil angkot berwarna hijau itu tampak menabrak pemotor di depannya.

    Bukannya berhenti, angkot itu terus melaju kencang dan meninggalkan pemotor jatuh usai ditabrak. Pengemudi angkot yang diduga mabuk itu mengendarai mobilnya secara zig-zag dan kabur ke arah Jalan Sudirman dan Jalan Sawo Jajar arah Oasar Anyar Kota Bogor.

    Seorang pengendara sempat membunyikan klakson ketika angkot itu melaju ugal-ugalan. Namun, sopir angkot malah semakin mengebut dan mengebut.

    “(Unit) Lantas sudah saya minta untuk cek,” kata Kapolsek Bogor Tengah Kompol Waluyo dihubungi terpisah.

    Sementara itu, Kepala Dinas Perhuhungan Kota Bogor Sujatmiko Juliarto mengaku sudah memonitor peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya juga sedang menelusuri angkot yang viral ugal-ugalan hingga menabrak ojol.

    (sol/jbr)

  • Pilihan Mobil Penggerak Roda Belakang Harga Rp 200 Jutaan

    Pilihan Mobil Penggerak Roda Belakang Harga Rp 200 Jutaan

    Jakarta

    Berikut ini deretan mobil dengan sistem penggerak roda belakang dengan harga Rp 200 jutaan.

    Sistem penggerak mobil berbeda-beda tergantung dari kebutuhannya. Kalau kamu cari mobil dengan penggerak roda belakang dengan harga Rp 200 jutaan, tenang masih ada beberapa pilihannya.

    Mobil Rp 200 Jutaan dengan Sistem Penggerak Roda Belakang

    Di segmen Low MPV misalnya, satu-satunya model dengan sistem penggerak roda belakang ada Wuling Confero. Sistem penggerak pada Wuling Confero itu dipadukan dengan mesin 4 silinder DOHC berkapasitas 1.485 cc yang mampu menyemburkan tenaga 98 daya kuda dan torsi maksimal 135 Nm.

    Selain Confero, mobil penggerak roda belakang seharga Rp 200 jutaan juga ada pada model Daihatsu Terios dan Toyota Rush. Terios setidaknya punya lima varian yang dibanderol Rp 245,55 juta hingga Rp 288,95 juta. Kembarannya, Toyota Rush juga punya dua varian dengan kisaran harga Rp 288,5 juta dan Rp 299,5 juta.

    Sistem penggerak roda belakang pada Rush dan Terios itu dipadukan dengan mesin 2NR-VE berkapasitas 1.496 cc. Mesin itu bisa menyemburkan tenaga 104 PS pada 6.000 rpm dan torsi 13.9 kgm pada 4.200 rpm.

    Kelebihan Mobil dengan Penggerak Roda Belakang

    Itu tadi pilihan mobil penggerak roda belakang dengan budget Rp 200 jutaan. Sistem penggerak roda belakang punya kelebihan tersendiri. Dengan sistem penggerak di belakang itu artinya tenaga mobil disalurkan melalui dua roda di belakang. Dikutip laman Daihatsu Indonesia, mobil dengan penggerak roda belakang menggunakan gardan sebagai penghubung transmisi mobil dengan mesin mobil.

    Dengan demikian, beban kerja roda akan dibagi sesuai fungsinya. Roda depan akan digunakan sebagai kemudi sedangkan roda belakang menjadi penggerak mobil. Hal itu membuat sejumlah komponen lebih panjang umur. Komponen yang dimaksud berupa ban, ball joint, penggerak, dan juga kemudi.

    Tak cuma itu, mobil dengan penggerak roda depan juga memudahkan mobil melibas di tanjakan. Soalnya sistem dorong jadi lebih kuat di bagian belakang. Terakhir, kemudi mobil jadi lebih seimbang. Hal tersebut terjadi karena dipengaruhi oleh pembagian beban kerja roda depan dan belakang yang seimbang.

    (dry/din)

  • Potret Transformasi Pria yang Push-up 100 Kali Tiap Hari selama Setahun

    Potret Transformasi Pria yang Push-up 100 Kali Tiap Hari selama Setahun

    Potret Transformasi Pria yang Push-up 100 Kali Tiap Hari selama Setahun

  • Trump Tarik AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Alasannya

    Trump Tarik AS Keluar dari 66 Organisasi Dunia, Ini Alasannya

    Washington DC

    Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik negaranya dari 66 organisasi internasional, yang menandai semakin mundurnya Washington dari kerja sama global. Apa sebenarnya alasan di balik keputusan Trump tersebut?

    Trump, seperti dilansir Associated Press, Jumat (9/1/2026), telah menandatangani perintah eksekutif yang menangguhkan dukungan AS untuk 66 organisasi internasional, badan juga komisi global, menyusul peninjauan pemerintahannya terhadap partisipasi dan pendanaan untuk semua organisasi internasional.

    Sebagian besar yang menjadi target dari perintah eksekutif terbaru Trump itu merupakan organisasi, badan, komisi, panel penasihat yang terkait dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang fokus pada iklim, tenaga kerja, migrasi, dan isu-isu lainnya.

    Dua di antaranya adalah badan kependudukan PBB dan perjanjian PBB yang menetapkan negosiasi iklim internasional, Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC).

    Organisasi yang menjadi target itu, menurut pemerintahan Trump, dikategorikan sebagai organisasi yang berupaya memenuhi kebutuhan keberagaman dan inisiatif “woke”.

    Sejumlah organisasi lainnya yang tak terkait PBB, atau non-PBB, yang juga menjadi target kebijakan itu mencakup Kemitraan Kerja Sama Atlantik, Institut Internasional untuk Demokrasi dan Bantuan Pemilu, dan Forum Kontraterorisme Global.

    Departemen Luar Negeri AS menjelaskan alasan di balik keputusan menarik Washington dari puluhan organisasi internasional tersebut.

    “Pemerintahan Trump telah mendapati bahwa lembaga-lembaga ini berlebihan dalam cakupannya, salah urus, tidak diperlukan, boros, dikelola dengan buruk, dikuasai oleh kepentingan aktor-aktor yang memajukan agenda mereka sendiri yang bertentangan dengan agenda kita, atau merupakan ancaman bagi kedaulatan, kebebasan, dan kemakmuran umum bangsa kita,” seut Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya.

    Keputusan Trump untuk menarik AS dari organisasi-organisasi yang mendorong kerja sama antar negara untuk mengatasi tantangan global, muncul ketika pemerintahannya meluncurkan upaya militer atau melontarkan ancaman yang telah mengguncang sekutu dan musuh, termasuk penangkapan pemimpin Venezuela Nicolas Maduro dan ambisinya menguasai Greenland.

    Kebijakan ini menjadi penarikan dukungan terbaru AS di bawah pemerintahan Trump. Sebelumnya, pemerintahan Trump menangguhkan dukungan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Dewan Hak Asasi Manusia PBB, dan badan kebudayaan PBB, UNESCO.

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/ita)