Author: Detik.com

  • Makelar Zarof Terseret di Kasus Suap Migor: Jahat Banget Fitnahnya

    Makelar Zarof Terseret di Kasus Suap Migor: Jahat Banget Fitnahnya

    Jakarta

    Mantan pejabat Mahkamah Agung RI (MA) yang juga dikenal makelar kasus Zarof Ricar buka suara usai terseret kasus dugaan suap pengaturan vonis ontslag atau lepas tiga terdakwa korporasi kasus korupsi ekspor crude palm oil (CPO) atau bahan baku minyak goreng. Zarof menyebutnya sebagai fitnah.

    Zarof mengaku tak tahu terkait barang bukti elektronik yang disebut Kejaksaan Agung (Kejagung) ditemukan dalam proses pengusutan perkaranya. Terlebih, barang bukti itu menjadi petunjuk terbongkarnya kasus dugaan suap vonis lepas ini. Dia membantah adanya bukti elektronik itu dalam perkaranya.

    “Nggak ada, nggak ada sama sekali,” kata Zarof Ricar usai persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin (14/4/2025).

    Zarof mengaku tak mengenal pengacara Marcella Santoso yang menjadi tersangka dalam kasus dugaan suap vonis lepas ini. Zarof mengatakan pernyataan Kejagung yang menyebut kasus ini bermula dari barang bukti elektronik pada perkaranya sebagai fitnah yang jahat.

    “Nggak (kenal Marcella), cuman saya tahu namanya ya, tapi nggak kenal. Jahat banget itu,” ujar Zarof.

    “Fitnahnya itu loh,” imbuh Zarof.

    Dia pun meminta pengacara bernama Lisa Rachmat mengurus perkara itu. Lisa Rachmat kemudian menemui mantan pejabat MA Zarof Ricar untuk mencarikan hakim PN Surabaya yang dapat menjatuhkan vonis bebas kepada Ronald Tannur.

    Alur suapnya kurang lebih yaitu dari ibunda Ronald Tannur bersama-sama dengan Lisa Rachmat memberikan suap ke para hakim agar Ronald Tannur divonis bebas dalam sidang terkait kematian Dini Sera Afrianti. Lalu apa peran Zarof Ricar?

    “Jadi begini. Kan penyidik setelah putusan ontslag ya tentu menduga ada indikasi tidak baik. Ada dugaan tidak murni ontslag itu tapi ketika dalam penanganan perkara di Surabaya (kasus suap terkait vonis bebas Ronald Tannur), ada juga informasi soal itu, soal nama MS (Marcella Santoso) itu,” ucap Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung) Harli Siregar dalam jumpa pers pada Sabtu, 12 April 2025.

    “Bukan dalam perkara (Ronald) Tannur tapi ZR (Zarof Ricar),” Harli menegaskan.

    Dalam kasus dugaan suap vonis lepas ini, sudah ada 7 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka ialah Muhammad Arif Nuryanto selaku Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Selatan; Marcella Santoso dan Ariyanto selaku pengacara; panitera muda pada Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Wahyu Gunawan, hakim Agam Syarif Baharudin, hakim Ali Muhtarom, hakim Djuyamto.

    “Dan terkait dengan putusan ontslag tersebut, penyidik menemukan fakta dan alat bukti bahwa MS dan AR melakukan perbuatan pemberian suap dan atau gratifikasi kepada MAN sebanyak, ya diduga sebanyak Rp 60 miliar,” kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Abdul Qohar, dalam konferensi pers di Kejagung, Sabtu (12/4).

    (mib/idn)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • 10 Tanda Paru-paru Tak Sehat, Termasuk Keluhan Seperti Ini di Kuku dan Bibir

    10 Tanda Paru-paru Tak Sehat, Termasuk Keluhan Seperti Ini di Kuku dan Bibir

    Jakarta

    Tidak merokok atau vape bukan berarti menandakan kondisi paru-paru sepenuhnya sehat. Berbagai macam kondisi bisa mempengaruhi kesehatan paru-paru.

    Dikutip dari CNET, data di dunia mencatat lebih dari 260 juta orang hidup dengan penyakit asma. Sementara penyakit paru obstruktif kronik atau (PPOK) membunuh setidaknya satu orang warga AS setiap empat menit. Hal ini menandakan masalah kesehatan paru-paru menjadi hal serius.

    Sejumlah infeksi paru-paru bisa terjadi karena virus, bakteri, maupun jamur yang masuk ke organ ini, dan memicu peradangan. Beberapa orang berakhir mendapatkan perawatan medis baik dalam kisaran waktu pendek maupun jangka panjang, tergantung kondisi masing-masing.

    Gejalanya kerap tidak disadari atau bahkan diabaikan hingga berisiko fatal. Apa saja tanda-tandanya? Berikut rangkuman dari Healthline.

    Gejala infeksi paru-paru bervariasi dari ringan hingga berat. Hal ini bergantung pada beberapa faktor, termasuk usia dan kesehatan secara keseluruhan, serta apakah infeksi tersebut disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur.

    Gejalanya mungkin mirip dengan flu atau pilek, tetapi cenderung berlangsung lebih lama.

    Jika mengalami infeksi paru-paru, berikut adalah gejala yang paling umum terjadi:

    Batuk Berdahak

    Batuk berdahak membantu mengeluarkan lendir dari tubuh yang dihasilkan dari peradangan saluran udara dan paru-paru. Lendir ini mungkin juga mengandung darah.

    Pada kasus bronkitis atau pneumonia, seseorang mungkin mengalami batuk yang mengeluarkan lendir kental yang mungkin memiliki warna yang berbeda, termasuk:

    beningputihhijauabu-abu kekuningan

    Batuk dapat bertahan selama beberapa minggu bahkan setelah gejala lainnya membaik.

    Nyeri Dada yang Menusuk

    Nyeri dada yang disebabkan infeksi paru-paru sering kali digambarkan sebagai nyeri tajam atau menusuk. Nyeri dada cenderung memburuk saat batuk atau bernapas dalam. Terkadang nyeri tajam dapat dirasakan di punggung bagian tengah hingga atas.

    Demam

    Demam terjadi saat tubuh mencoba melawan infeksi. Suhu tubuh normal biasanya sekitar 37 derajat celsius.

    Jika mengalami infeksi paru-paru bakteri, demam bisa meningkat hingga 40,5 derajat celcius, dan bisa berbahaya.

    Demam tinggi di atas 38,9 derajat celsius seringkali menyebabkan banyak gejala lain, seperti:

    berkeringatmenggigilnyeri ototdehidrasisakit kepalalemah

    Segera menemui dokter atau tenaga kesehatan profesional jika demam naik di atas 38,9 derajat celsius, atau jika berlangsung lebih dari 3 hari.

    Nyeri Tubuh

    Otot dan punggung mungkin terasa nyeri saat mengalami infeksi paru-paru. Ini disebut mialgia. Terkadang dapat mengalami peradangan pada otot. Ini juga dapat menyebabkan nyeri tubuh dan otot saat Anda mengalami infeksi.

    Hidung Berair

    Hidung berair dan gejala mirip flu lainnya, seperti bersin, sering kali menyertai infeksi paru-paru seperti bronkitis.

    Sesak Napas

    Sesak napas berarti merasa sulit bernapas atau tidak dapat bernapas sepenuhnya. Harus segera menemui dokter jika mengalami kesulitan bernapas.

    Kelelahan

    Biasanya akan merasa lesu dan lelah saat tubuh melawan infeksi. Istirahat sangat penting bila mengalami kondisi ini.

    Mengi

    Saat mengembuskan napas, kamu mungkin mendengar suara siulan bernada tinggi yang dikenal sebagai mengi. Hal ini disebabkan oleh saluran udara yang menyempit atau peradangan.

    Gejala di Kulit dan Bibir

    Bibir atau kuku mungkin mulai tampak agak biru karena kekurangan oksigen.

    Suara Berderak di Paru-paru

    Salah satu tanda infeksi paru-paru adalah suara berderak di dasar paru-paru, yang juga dikenal sebagai kresek bibasilar. Dokter dapat mendengar suara ini menggunakan alat yang disebut stetoskop.

    Apa Pemicunya?

    Virus atau bakteri cenderung menyebabkan infeksi paru-paru.

    Jenis infeksi paru-paru yang umum meliputi:

    pneumoniabronkitisbronkiolitis

    Lebih jarang, infeksi jamur juga dapat menyebabkan infeksi paru-paru. Jamur ini dapat meliputi:

    Pneumocystis jiroveciiAspergillusHistoplasma capsulatum

    Infeksi jamur paru-paru tertentu lebih sering terjadi pada orang yang mengalami imunosupresi, baik akibat jenis kanker atau HIV tertentu atau akibat mengonsumsi obat imunosupresif. Ini dapat meliputi pneumonia pneumocystis.

    (naf/suc)

  • AS Kembali Gempur Yaman, 7 Orang Tewas-Puluhan Luka

    AS Kembali Gempur Yaman, 7 Orang Tewas-Puluhan Luka

    Sanaa

    Kelompok Houthi yang bermarkas di Yaman melaporkan sedikitnya tujuh orang tewas akibat rentetan serangan udara Amerika Serikat (AS) pada Minggu (13/4) malam waktu setempat. Puluhan orang lainnya, termasuk anak-anak, mengalami luka-luka akibat serangan yang menghantam area sebelah barat ibu kota Sanaa itu.

    Laporan media lokal yang dikendalikan Houthi, seperti dilansir AFP dan Al Arabiya, Senin (14/4/2025), menyebut rentetan serangan udara AS itu menargetkan sebuah pabrik di zona industri al-Sawari yang ada di area Bani Matar.

    “Tujuh warga tewas dan 29 orang lainnya luka-luka, termasuk satu orang di antaranya dalam kondisi kritis,” demikian laporan media yang terafiliasi Houthi.

    “Di antara korban luka terdapat lima anak-anak dan seorang wanita, yang menunjukkan bahwa para korban merupakan pekerja di pabrik tersebut, di rumah-rumah, dan lahan pertanian di dekatnya,” sebut laporan media terafiliasi Houthi itu, yang mengutip pernyataan Kementerian Kesehatan Houthi.

    Berbagai saluran Houthi melaporkan pada Minggu (13/4) bahwa rentetan serangan udara AS menargetkan berbagai area lainnya di wilayah Yaman, termasuk Provinsi Saada dan Provinsi Hodeidah yang menjadi lokasi pelabuhan tepi Laut Merah.

    Area-area yang dikuasai Houthi di Yaman telah menyaksikan serangan hampir setiap hari, yang disalahkan pada AS yang sejak 15 Maret lalu melancarkan operasi militer terhadap Houthi untuk memaksa kelompok yang didukung Iran itu berhenti mengancam kapal-kapal di Laut Merah dan sekitarnya.

    Sejak saat itu, Houthi kembali melancarkan serangan-serangan menargetkan kapal militer AS dan wilayah Israel, dengan mengklaim serangannya merupakan bentuk solidaritas untuk warga Palestina di Jalur Gaza.

    Houthi mulai menargetkan kapal-kapal yang melintasi Laut Merah dan Teluk Aden, serta wilayah Israel, setelah perang Gaza berkecamuk pada Oktober 2023. Serangan Houthi sempat dihentikan selama gencatan senjata Gaza berlangsung pada Januari lalu.

    Namun ketika Israel memutus akses untuk semua pasokan kemanusiaan ke Jalur Gaza pada awal Maret, dan melanjutkan kembali serangan udara besar-besaran terhadap daerah kantong Palestina itu pada 18 Maret, Houthi mengancam akan melanjutkan serangan-serangannya.

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Potret Honda Vario 160 Terbaru Berbaju Kuning

    Potret Honda Vario 160 Terbaru Berbaju Kuning

    Soal jantung pacu, motor ini tetap ditenagai mesin satu silinder, SOHC, 157 cc, 4 katup, eSP+, berpendingin radiator, pakai sistem injeksi bahan bakar PGM-FI. Mesin tersebut bisa menghasilkan tenaga puncak 11,3 kW pada 8.500 rpm. Foto: Dok. Honda

  • Beberapa Bulan Lagi, AS-Arab Saudi Akan Teken Kesepakatan Nuklir

    Beberapa Bulan Lagi, AS-Arab Saudi Akan Teken Kesepakatan Nuklir

    Riyadh

    Amerika Serikat (AS) semakin dekat dengan kemitraan energi penting dengan Arab Saudi, yang dapat membuka jalan bagi pengembangan nuklir komersial di kerajaan tersebut. Menteri Energi AS Chris Wright menyebut kesepakatan nuklir dapat dicapai hanya dalam beberapa bulan ke depan.

    Dalam wawancara eksklusif dengan Al Arabiya News menjelang kunjungan Presiden Donald Trump ke Saudi bulan depan, seperti dilansir Al Arabiya, Senin (14/4/2025), Wright mengonfirmasi bahwa AS sedang bersiap untuk menandatangani perjanjian kerja sama energi yang luas dalam beberapa pekan ke depan.

    Kesepakatan khusus soal nuklir, sebut Wright, kemungkinan akan menyusul dalam beberapa bulan mendatang.

    “Saya pikir dalam jangka pendek, kami akan menandatangani perjanjian yang lebih luas tentang kerja sama di seluruh bidang energi, dalam kemitraan, dalam investasi, dalam investigasi. Nuklir tentu saja menjadi salah satu bidang itu,” kata Wright dalam wawancara eksklusif pada Minggu (13/4) waktu setempat.

    “Untuk mendapatkan perjanjian khusus untuk bermitra dalam pengembangan nuklir komersial di Arab Saudi, hal itu akan memakan waktu sedikit lebih lama, itu akan memakan waktu berbulan-bulan, bukan berminggu-minggu, tetapi Anda akan mewujudkannya. Saya pikir itu dimungkinkan,” ucapnya.

    Kesepakatan semacam itu akan bergantung pada penandatanganan apa yang disebut sebagai “Perjanjian 123” oleh Arab Saudi dengan AS — prasyarat untuk setiap kerja sama nuklir AS di bawah Undang-undang Energi Atom.

    Perjanjian ini mengikat secara hukum dan dirancang untuk memastikan bahwa kerja sama nuklir sipil tidak berkontribusi pada proliferasi senjata.

    “Itu tidak akan terjadi tanpa perjanjian itu. Kita memerlukan Perjanjian 123 dan kerangka kerja yang lebih luas dan spesifik tentang bagaimana kita akan bekerja sama dan bagaimana segala sesuatunya akan berjalan,” imbuhnya.

    Kunjungan Wright ke Riyadh mencerminkan pendekatan yang diperbarui terhadap kawasan Teluk dari pemerintahan Trump, yang ditunjukkan dengan kunjungan luar negeri pertama Presiden AS ke Saudi pada masa jabatan pertamanya.

    Waktu dan nada pernyataan yang disampaikan Wright menunjukkan langkah reset yang disengaja untuk diplomasi energi AS di kawasan tersebut. Selain kerja sama nuklir, Wright menekankan pentingnya dialog di seluruh spektrum energi.

    “Kami berbicara soal minyak, gas alam, tenaga surya, penyimpanan energi, aliran air, dan industri,” sebutnya.

    Trump diperkirakan akan mengunjungi Saudi bulan depan, yang menandakan penyelarasan strategis lebih dalam dan keterlibatan ekonomi dengan kawasan Teluk.

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Prediksi BMKG soal Waktu dan Sifat Musim Kemarau 2025 di Indonesia

    Prediksi BMKG soal Waktu dan Sifat Musim Kemarau 2025 di Indonesia

    Jakarta

    Musim kemarau mulai menunjukkan tanda-tanda kehadirannya di sejumlah wilayah Indonesia sejak April 2025. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, musim kemarau kali ini diperkirakan berlangsung lebih singkat.

    Sehubungan dengan itu, BMKG menyampaikan bahwa kondisi iklim global yang relatif stabil membuat musim kemarau tahun ini tidak akan terlalu ekstrem, meskipun tetap membutuhkan langkah antisipatif lintas sektor.

    Awal Musim Kemarau Bertahap Mulai April

    Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, mengatakan awal musim kemarau di Indonesia berlangsung secara bertahap mulai April 2025, yakni sebanyak 115 Zona Musim (ZOM). Jumlah ini diperkirakan terus bertambah pada Mei dan Juni, meliputi sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, hingga Papua.

    “Awal musim kemarau di Indonesia diprediksi tidak terjadi secara serempak. Pada bulan April 2025, sebanyak 115 Zona Musim (ZOM) akan memasuki musim kemarau. Jumlah ini akan meningkat pada Mei dan Juni, seiring meluasnya wilayah yang terdampak, termasuk sebagian besar wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Papua,” kata Dwikorita.

    Fenomena global seperti El Nino dan Indian Ocean Dipole saat ini berada dalam kondisi netral, yang artinya tidak ada gangguan iklim besar dari Samudra Pasifik maupun Hindia hingga pertengahan tahun. Meski demikian, suhu muka laut yang lebih hangat dari normal di sekitar wilayah Indonesia berpotensi memengaruhi pola cuaca lokal hingga September.

    Prediksi Puncak Musim Kemarau: Juni-Agustus

    Sementara puncak musim kemarau tahun ini diperkirakan terjadi pada Juni hingga Agustus. Beberapa wilayah yang diprediksi mengalami kekeringan paling intens antara lain Jawa bagian tengah dan timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, serta Maluku. Agustus disebut sebagai bulan dengan potensi kekeringan paling tinggi di banyak wilayah tersebut.

    Sifat Musim Kemarau: Normal-Lebih Singkat

    Menariknya, Dwikorita menyebut musim kemarau tahun ini cenderung lebih singkat di sebagian besar wilayah, meski ada sekitar seperempat wilayah, terutama di Sumatera dan Kalimantan, yang justru mengalami durasi kemarau lebih panjang dari rata-rata.

    “Durasi kemarau diprediksi lebih pendek dari biasanya di sebagian besar wilayah, meskipun terdapat 26% wilayah yang akan mengalami musim kemarau lebih panjang, terutama di sebagian Sumatera dan Kalimantan,” ujar Dwikorita.

    Imbauan dan Rekomendasi Langkah Antisipatif

    Untuk wilayah yang akan mengalami kemarau lebih basah, ini justru menjadi peluang untuk memperluas lahan tanam, meskipun tetap perlu diwaspadai potensi serangan hama. Sementara itu, sektor kebencanaan diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di daerah-daerah rawan.

    Pihak pengelola sumber daya air dan energi, seperti PLTA dan jaringan irigasi, juga diminta melakukan pengelolaan air secara bijak demi menjamin kebutuhan masyarakat selama musim kemarau. BMKG juga mengingatkan masyarakat akan potensi penurunan kualitas udara dan risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas dan kelembapan tinggi, khususnya di wilayah perkotaan dan rawan karhutla.

    Di akhir keterangannya, Dwikorita berharap informasi ini dapat digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan sebagai panduan dalam menyusun langkah adaptif menghadapi musim kemarau. Pembaruan informasi cuaca dan iklim tersedia secara real-time melalui situs resmi BMKG, akun media sosial @infoBMKG, dan aplikasi InfoBMKG.

    (wia/jbr)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Jokowi Pernah Sesumbar Esemka Bakal Laku Keras

    Jokowi Pernah Sesumbar Esemka Bakal Laku Keras

    Jakarta

    Presiden Republik Indonesia ketujuh, Joko Widodo alias Jokowi pernah sesumbar mobil Esemka akan laku keras di Tanah Air. Sebab, menurutnya, kendaraan lokal tersebut punya harga kompetitif. Kini, dia justru terkesan pesimis dan ‘lempar tangan’.

    Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat meresmikan pabrik Esemka di Boyolali, Jawa Tengah, September 2019. Ketika itu, mobil Esemka dibanderol tak sampai Rp 100 juta dengan status off the road.

    “Saya melihat harga kompetitif. Saya tanya harganya Rp 95 juta off the road. Feeling saya (mobil ini) laku keras,” ujar Jokowi, ketika peresmian pabrik Esemka, enam tahun lalu.

    Jokowi saat meninjau ekspor mobil di Pelabuhan Patimban Foto: Agus Suparto/Biro Setpres

    Ketika itu, Jokowi sempat merasakan langsung mobil Esemka Bima di area pabrik. Menurut dia, kendaraan tersebut wajib dibeli.

    “Tapi kalau lihat produknya tadi, saya sudah buka, sudah nyoba, sudah lihat sudah test, memang wajib kita beli barang ini. Kalau beli barang dari produk lain ya kebangeten, apalagi yang impor,” tuturnya.

    Enam tahun berlalu begitu cepat, Jokowi mulai ‘jaga jarak’ dari Esemka. Bahkan, dia yang sempat begitu yakin, kini mulai pesimis dengan merek tersebut. Perkaranya, pasar otomotif di Indonesia belakangan makin berat.

    “Apakah ada yang berinvestasi di situ (Esemka) atau tidak, itu sudah persoalan lain. Tapi investasi di bidang otomotif saingannya nggak mudah. Prinsipal-prinsipal yang sudah lama, dengan harga kompetitif, dengan pelayanan purnajual juga di semua bengkel ada. Sangat kompleks,” tutur Jokowi, beberapa hari lalu.

    Presiden Jokowi hadir dalam pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2023, JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis (16/2/2023). Dia juga datang ke booth Esemka dan jajal menaiki mobil listrik terbaru milik Esemka, Bima EV. Foto: Agung Pambudhy

    Bahkan, Jokowi menambahkan, jangankan merek lokal, merek asal Eropa saja banyak yang kesulitan di pasar otomotif nasional atau luar negeri.

    “Bersaing di dunia bisnis tidak mudah, bersaing di otomotif juga tidak gampang. Banyak yang sudah membuktikan, merek-merek dari Eropa di kita banyak yang tutup dan negara-negara lain yang tidak bisa saya sebut,” ungkapnya.

    Di kesempatan yang sama, Jokowi juga terkesan ‘lempar tangan’ soal Esemka. Dia menegaskan, laku atau tidaknya kendaraan mereka, bukan urusannya, melainkan urusan perusahaan.

    “Itu sudah di wilayah sektor swasta. Masa kita mengikuti. Sebagai Presiden sudah kami buka, tapi masalah produksi, marketing, laku dan tidak laku menjadi urusan perusahaan itu,” kata dia.

    (sfn/dry)

  • Terungkap Sederet Alasan Banyak Gen Z Ogah Nikah-Punya Anak

    Terungkap Sederet Alasan Banyak Gen Z Ogah Nikah-Punya Anak

    Jakarta

    Angka kelahiran rendah menjadi problem di banyak negara seperti Jepang, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat. Misalnya di AS, angka kelahiran Negeri Paman Sam itu berada di titik terendah 1,7 kelahiran per wanita. Itu berada di bawah angka ideal total fertility rate (TFR) 2,1, untuk mempertahankan kestabilan populasi.

    Faktor utamanya adalah semakin banyak generasi muda, baik dari generasi milenial atau Gen Z, yang enggan untuk menikah atau memiliki anak. Peneliti dari Manhattan Institute dan Institute for Family Studies, Robert VerBruggen berpendapat ini mungkin terjadi karena anggapan hidup single atau lajang lebih menarik bagi generasi muda.

    Selama ini, pernikahan dianggap sebagai asuransi bagi wanita karena mereka bergantung pada pria untuk mendapat penghasilan dan stabilitas. Pemahaman itu mulai memudar dan kini wanita bisa memenuhi kebutuhan mereka sendiri.

    Hal ini juga tak lepas dengan faktor ekonomi. Menikah dan memiliki anak dianggap salah satu hambatan ekonomi yang besar.

    “Wanita bisa jauh lebih stabil secara finansial jika sendiri daripada sebelumnya. Bahkan di antara pasangan yang sudah menikah, pengorbanan terkait memiliki anak berubah ketika kedua pasangan memiliki peluang kerja yang baik,” ucap Robert dikutip dari Newsweek, Senin (14/4/2025).

    Robert berpendapat meningkatnya standar hidup dan teknologi baru membuat kehidupan lajang terlihat lebih menarik. Banyak orang yang memandang kehidupan lajang sebagai lambang kebebasan.

    Ia menyebut ini juga didorong oleh penetrasi kultur pop dari media yang menggambarkan kehidupan lajang sebagai hal yang glamor dan menyenangkan. Ini membuat anak muda mungkin berpikir untuk apa mengorbankan hal-hal tersebut demi pernikahan dan anak.

    “Karena pernikahan kini cenderung terjadi di usia yang lebih tua, budaya kita telah mengglorifikasi kehidupan lajang dan menjadikannya hal yang biasa bagi seseorang untuk tetap melajang lebih lama,” sambungnya.

    Meski teknologi dan media sosial memberi gambaran yang lebih luas tentang dunia, ini juga menutup manusia dari banyak hal di dunia nyata. Banyak peneliti setuju bahwa teknologi dan media sosial memainkan peran penting dalam upaya orang-orang untuk menjalin hubungan di dunia modern.

    Robert berpendapat media sosial dan teknologi telah merusak kehidupan sosial kaum muda karena perubahan cara interaksi.

    “Beberapa dampak yang paling jelas terlihat di dunia kencan, terjadi pergeseran sangat besar ke arah mencari pasangan secara online. Itu dapat membantu orang menemukan pasangan lebih baik dari pilihan yang banyak, tetapi itu juga bisa membuat mereka sinis tentang pilihan yang tampaknya tak ada habisnya. Itu tidak baik untuk hubungan,” tandasnya.

    (avk/naf)

  • Ngebet Bikin Sendiri, Trump Bakal Berlakukan Tarif Cip Semikonduktor

    Ngebet Bikin Sendiri, Trump Bakal Berlakukan Tarif Cip Semikonduktor

    Jakarta

    Presiden AS Donald Trump pada hari Minggu (13/04) menyatakan, bakal mengumumkan besaran tarif terhadap semikonduktor impor dalam waktu sepekan ke depan. Trump lebih jauh menyebutkan, pengecualian tersebut telah disalahpahami dan hanya bersifat sementara, karena timnya akan mengejar tarif baru untuk banyak barang dalam daftar tersebut.

    “Tidak ada yang akan ‘bebas’… terutama Cina yang, jauh lebih buruk, memperlakukan kami dengan cara yang paling buruk!” tulisnya di platform Truth Social.

    Pernyataan ini menegaskan pengecualian terhadap produk seperti ponsel pintar dan komputer dari kebijakan tarif timbal balik terhadap Cina, kemungkinan hanya bersifat sementara dan singkat.

    “Kami ingin menyederhanakan persoalan ini dari banyak perusahaan lainnya, karena kami ingin membuat cip dan semikonduktor serta produk-produk lainnya di negeri kami sendiri,” ujar Trump kepada para wartawan di atas pesawat Air Force One dalam perjalanan pulang ke Washington dari kediamannya di West Palm Beach, AS.

    Ketika ditanya apakah produk seperti ponsel pintar mungkin tetap dikecualikan, Trump enggan memberikan kepastian. Namun ia menambahkan, “Kita harus menunjukkan kelenturan. Tak seorang pun seharusnya bersikap terlalu kaku.”

    Sebelumnya pada hari yang sama, Trump juga mengumumkan penyelidikan perdagangan atas dasar keamanan nasional terhadap sektor semikonduktor.

    Saham bergejolak

    Gedung Putih sebelumnya telah mengumumkan pengecualian terhadap tarif timbal balik yang tinggi pada hari Jumat(11/04), yang membangkitkan secercah harapan bahwa industri teknologi mungkin dapat lolos dari jerat konflik perdagangan yang memanas antara kedua negara. Harapan itu juga mencakup kemungkinan agar produk-produk konsumen sehari-hari seperti ponsel dan laptop/komputer tetap terjangkau.

    Pekan lalu, sikap Trump yang plintat-plintut terkait tarif memicu gejolak paling liar di Wall Street sejak masa pandemi COVID-19 tahun 2020. Indeks acuan Standard & Poor’s 500 (.SPX) telah turun lebih dari 10% sejak Trump mulai menjabat pada 20 Januari.

    Lutnick menyebutkan,Trump akan menerapkan “jenis tarif khusus yang berfokus” pada ponsel pintar, komputer, dan produk elektronik lainnya dalam waktu satu hingga dua bulan, bersamaan dengan tarif sektoral yang menyasar semikonduktor dan farmasi.

    Tarif-tarif baru ini akan berada di luar skema tarif timbal balik yang disebut-sebut Trump—di mana tarif atas impor asal Cina melonjak hingga lebih dari seratus persen pada pekan lalu.

    “Ia mengatakan produk-produk itu dikecualikan dari tarif timbal balik, tetapi akan dimasukkan ke dalam tarif semikonduktor, yang kemungkinan mulai berlaku dalam satu atau dua bulan mendatang,” ujar Lutnick dalam wawancara di acara “This Week” di ABC.

    Ia memperkirakan, kebijakan ini akan mendorong relokasi produksi produk-produk tersebut ke Amerika Serikat.

    Menanggapi langkah tersebut, Beijing pekan lalu turut menaikkan tarif atas barang-barang impor dari Amerika Serikat menjadi 125%.

    Dan pada hari Minggu (13/04), sebelum pernyataan Lutnick, Cina mengatakan sedang mengevaluasi dampak dari pengecualian terhadap produk-produk teknologi yang diumumkan menjelang akhir pekan.

    “Lonceng yang tergantung di leher harimau, hanya dapat dilepaskan oleh tangan yang pernah mengikatnya,” demikian Kementerian Perdagangan Cina “mengaum” dengan pernyataannya, menandai bahwa tanggung jawab untuk meredakan konflik dagang kini kembali ke tangan pihak yang memulainya.

    Penundaan tiga bulan?

    Investor miliarder Bill Ackman, yang mendukung pencalonan Donald Trump sebagai presiden namun mengkritisi kebijakan tarifnya, pada hari Minggu (13/04) menyerukan agar Trump menunda penerapan tarif timbal balik yang luas dan tinggi terhadap Cina selama tiga bulan—sebagaimana yang telah ia lakukan terhadap sebagian besar negara lain pekan lalu.

    Jika Trump menangguhkan tarif terhadap negeri tirai bambu itu selama 90 hari dan menurunkannya secara sementara menjadi 10%, menurut Ackman, ia akan tetap mencapai tujuan yang sama—yakni mendorong perusahaan-perusahaan AS untuk memindahkan rantai pasokan mereka dari Cina—tanpa menimbulkan kekacauan dan risiko besar.

    Perubahan setiap hari

    Sven Henrich, pendiri sekaligus kepala strategi pasar di NorthmanTrader, dengan tajam mengecam cara isu tarif ini ditangani oleh pemerintah. “Sentimen pasar hari ini: Reli saham terbesar tahun ini akan terjadi pada hari Lutnick dipecat,” tulis Henrich di platform X. “Saya sarankan pemerintahan ini segera menentukan siapa yang memegang kendali atas pesan publik mereka—apa pun pesannya—karena berubah setiap hari. Dunia usaha di Amerika tak bisa merencanakan atau berinvestasi jika arahnya selalu berubah-ubah.”

    Senator AS Elizabeth Warren dari Partai Demokrat turut mengkritisi revisi terbaru dalam kebijakan tarif Trump, yang menurut para ekonom bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi dan memicu inflasi. “Ini bukanlah kebijakan tarif, melainkan kekacauan dan korupsi,” ujar Warren dalam program “This Week” di ABC, sebelum Trump membuat pernyataan terbaru di media sosialnya.

    Dalam pemberitahuan kepada para pengirim barang yang dirilis Jumat (11/04) malam, Badan Perlindungan Bea Cukai dan Perbatasan AS menerbitkan daftar kode tarif yang dikecualikan dari pungutan pajak impor. Daftar tersebut mencakup 20 kategori produk, termasuk komputer, laptop, cakram keras (disc drive), perangkat semikonduktor, cip memori, dan panel layar datar.

    Sementara itu, dalam wawancara dengan NBC di acara “Meet the Press”, penasihat perdagangan Gedung Putih Peter Navarro menyampaikan, Amerika Serikat telah membuka undangan kepada Cina untuk bernegosiasi. Namun, ia juga mengkritik hubungan Cina dengan rantai pasokan fentanil yang mematikan, dan tidak memasukkan negara itu ke dalam daftar tujuh negara—yakni Inggris, Uni Eropa, India, Jepang, Korea Selatan, Indonesia, dan Israel—yang sedang dijajaki kerja sama oleh pemerintahan Trump.

    Perwakilan Dagang AS, Jamieson Greer, dalam acara “Face the Nation” di CBS menyatakan, sejauh ini belum ada rencana bagi Trump untuk berbicara langsung dengan Presiden Cina, Xi Jinping, mengenai isu tarif. Ia menuding Cina sebagai pihak yang memicu friksi dagang, karena membalas dengan tarif-tarif baru mereka sendiri. Meski demikian, ia menyatakan harapan untuk menjalin kesepakatan dagang dengan negara-negara lain.

    “Tujuan saya adalah mencapai kesepakatan yang berarti sebelum 90 hari berakhir, dan saya yakin kita akan mencapainya dengan beberapa negara dalam beberapa pekan ke depan,” kata Greer.

    Ray Dalio, miliarder pendiri hedge fund (dana lindung nilai) terbesar di dunia, menyampaikan kekhawatirannya dalam wawancara dengan NBC bahwa Amerika Serikat sedang berada di ambang resesi—atau bahkan sesuatu yang lebih buruk—akibat kebijakan tarif tersebut. “Saat ini kita berada pada titik pengambilan keputusan yang krusial, sangat dekat dengan resesi,” ujarnya. “Dan saya khawatir, bila ini tidak ditangani dengan tepat, akibatnya bisa lebih parah dari sekadar resesi,” pungkasnya.

    Editor:Agus Setiawan

    (ita/ita)

    Hoegeng Awards 2025

    Baca kisah inspiratif kandidat polisi teladan di sini

  • Mutasi Kendaraan Antarkota di Jawa Barat, Kena Biaya atau Gratis?

    Mutasi Kendaraan Antarkota di Jawa Barat, Kena Biaya atau Gratis?

    Jakarta

    Ada program mutasi gratis bagi kendaraan dari luar daerah ke wilayah Jawa Barat. Bila mau mutasi kendaraan antarkota atau kabupaten di Jawa Barat gratis atau bayar ya?

    Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat lagi-lagi memberi keringanan bagi pemilik kendaraan. Kali ini keringanan itu diberikan bagi pemilik kendaraan yang mau melakukan mutasi dari luar daerah ke wilayah Jawa Barat.

    Tapi perlu dicatat ya, program ini tak berlaku di wilayah antarkota atau kabupaten di Jawa Barat. Masyarakat yang berada di lingkup antarkota atau kabupaten Jawa Barat hanya bisa mengikuti program pemutihan pajak yang sudah berjalan sejak 20 Maret 2025 itu.

    “Proses mutasi dalam provinsi tidak termasuk dalam program pembebasan pokok PKB dan denda. Tapi, Wajib Pajak masih bisa memanfaatkan Program Pemutihan yang tetap berlaku tahun ini,” ungkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Jabar, Deni Zakaria, dikutip laman Bapenda Jabar.

    Adapun program mutasi dari wilayah luar ke Jawa barat ini sudah berlangsung sejak 9 April hingga 30 Juni 2025. Pemilik kendaraan akan dibebaskan dari tunggakan, denda keterlambatan dihapus, dan juga bebas pajak kendaraan selama satu tahun ke depan.

    Deni menjelaskan bahwa denda administratif yang dimaksud adalah sanksi atas keterlambatan pembayaran pajak melebihi jatuh tempo. Biasanya, denda dikenakan sebesar 1% per bulan dari jumlah pajak terutang.

    Dalam skema mutasi masuk, denda ini biasanya dihitung sejak diterbitkannya dokumen fiskal antar daerah. Pemilik kendaraan wajib mendaftarkan kendaraannya paling lambat 30 hari sejak tanggal tersebut. Lewat dari batas waktu tersebut, sanksi denda akan berlaku, namun dalam program ini, seluruh denda akan dihapuskan.

    Sebagai contoh, jika fiskal antar daerah diterbitkan pada 5 Januari 2025, namun kendaraan baru didaftarkan pada 9 April 2025, maka akan terdapat tunggakan PKB selama tiga bulan ditambah denda 3 persen. Dalam program ini, baik tunggakan maupun dendanya akan dihapuskan seluruhnya.

    Meskipun pajak kendaraan untuk satu tahun ke depan dibebaskan, Deni menekankan bahwa pemilik kendaraan tetap harus membayar biaya lain seperti Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk penerbitan STNK, TNKB, BPKB, serta iuran wajib Jasa Raharja (SWDKLLJ).

    Selain itu, jika kendaraan yang dimutasi memiliki tunggakan di provinsi asal, maka tunggakan tersebut tetap harus dilunasi sebelum mutasi ke Jawa Barat dapat diproses.
    “Misalnya, warga dari DKI Jakarta yang ingin mutasi ke Bekasi namun masih memiliki tunggakan di Jakarta, maka tunggakan itu tetap wajib dibayar. Setelah itu, barulah pajak satu tahun ke depan di Jabar digratiskan,” jelasnya.

    (dry/din)