Author: Detik.com

  • Sekolah Swasta di Jakarta Bebas Pajak, Uang SPP Bakal Turun?

    Sekolah Swasta di Jakarta Bebas Pajak, Uang SPP Bakal Turun?

    Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pembebasan 100% Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PPB-P2) bagi sekolah-sekolah swasta di Jakarta. Kebijakan ini berlaku mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

    Kebijakan diatur melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Nomor 857 Tahun 2025. Kebijakan ini disebut belum pernah dilakukan di era Gubernur Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), serta Anies Baswedan.

    “Dari jaman Pak Jokowi nggak bisa, Pak Ahok nggak bisa, Pak Anies nggak bisa, baru kali ini (era Pramono) bisa kita lakukan. Jadi PBB untuk sekolah swasta dari SD, SMP, SMA mulai tahun depan, tahun ini juga sudah berlaku, itu bisa dikurangi 100%” kata Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).

    Prastowo menyebut gagasan pembebasan PBB-P2 100% bagi sekolah-sekolah swasta di Jakarta muncul setelah dirinya menelaah berbagai kebijakan yang selama ini berlaku di Jakarta. Ia juga menghimpun berbagai keluhan para pengelola sekolah-sekolah swasta di Jakarta yang selama ini terbebani PBB cukup besar.

    “Waktu saya masuk ke DKI, yang pertama kali saya lakukan melihat kebijakan. Saya juga melihat keluhan para pengurus sekolah swasta di Jakarta karena bayar PBB-nya mahal. Itu yang pertama saya diskusikan dengan Pak Gubernur,” tutur Prastowo.

    Ia kemudian mengusulkan langsung kepada Pramono agar sekolah-sekolah swasta dibebaskan dari kewajiban membayar PBB, agar anggaran sekolah dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak terutama peningkatan mutu pendidikan.

    “Pak, bagaimana kalau kita bebaskan saja sekolah-sekolah swasta itu tak perlu membayar PBB? Biar duitnya bisa digunakan untuk yang lain-lain yang lebih penting. Ngapain kita nyari pajak dari yang mestinya kita tolong?” kata Prastowo.

    “Setuju mas, bikin saja aturannya,” sambung Prastowo menirukan pernyataan Pramono.

    Prastowo berharap pembebasan PBB sekolah swasta ini dapat meringankan beban operasional sekolah, menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan swasta, serta berkontribusi pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Jakarta.

    Apa efeknya untuk orang tua murid?

    Apakah pembebasan PBB sekolah swasta ini akan berdampak ke biaya sekolah? Dihubungi secara langsung, Prastowo tak bisa memastikannya. Ia hanya mengatakan hal itu tergantung dari masing-masing sekolah dalam memberikan kebijakan.

    “Kalau ini tergantung masing-masing sekolah ya. Tapi yang jelas cashflow sekolah menjadi lebih baik. Mestinya bisa dipakai untuk investasi yang produktif,” jelas Prastowo kepada detikcom.

    Lihat juga Video: Berakhir Bahagia, Siswa Viral Belajar di Lantai Dapat Beasiswa hingga SMA

    (aid/fdl)

  • Sekolah Swasta di Jakarta Bebas Pajak, Uang SPP Bakal Turun?

    Sekolah Swasta di Jakarta Bebas Pajak, Uang SPP Bakal Turun?

    Jakarta

    Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan pembebasan 100% Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PPB-P2) bagi sekolah-sekolah swasta di Jakarta. Kebijakan ini berlaku mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

    Kebijakan diatur melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Nomor 857 Tahun 2025. Kebijakan ini disebut belum pernah dilakukan di era Gubernur Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), serta Anies Baswedan.

    “Dari jaman Pak Jokowi nggak bisa, Pak Ahok nggak bisa, Pak Anies nggak bisa, baru kali ini (era Pramono) bisa kita lakukan. Jadi PBB untuk sekolah swasta dari SD, SMP, SMA mulai tahun depan, tahun ini juga sudah berlaku, itu bisa dikurangi 100%” kata Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).

    Prastowo menyebut gagasan pembebasan PBB-P2 100% bagi sekolah-sekolah swasta di Jakarta muncul setelah dirinya menelaah berbagai kebijakan yang selama ini berlaku di Jakarta. Ia juga menghimpun berbagai keluhan para pengelola sekolah-sekolah swasta di Jakarta yang selama ini terbebani PBB cukup besar.

    “Waktu saya masuk ke DKI, yang pertama kali saya lakukan melihat kebijakan. Saya juga melihat keluhan para pengurus sekolah swasta di Jakarta karena bayar PBB-nya mahal. Itu yang pertama saya diskusikan dengan Pak Gubernur,” tutur Prastowo.

    Ia kemudian mengusulkan langsung kepada Pramono agar sekolah-sekolah swasta dibebaskan dari kewajiban membayar PBB, agar anggaran sekolah dapat dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak terutama peningkatan mutu pendidikan.

    “Pak, bagaimana kalau kita bebaskan saja sekolah-sekolah swasta itu tak perlu membayar PBB? Biar duitnya bisa digunakan untuk yang lain-lain yang lebih penting. Ngapain kita nyari pajak dari yang mestinya kita tolong?” kata Prastowo.

    “Setuju mas, bikin saja aturannya,” sambung Prastowo menirukan pernyataan Pramono.

    Prastowo berharap pembebasan PBB sekolah swasta ini dapat meringankan beban operasional sekolah, menjaga keberlangsungan lembaga pendidikan swasta, serta berkontribusi pada peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Jakarta.

    Apa efeknya untuk orang tua murid?

    Apakah pembebasan PBB sekolah swasta ini akan berdampak ke biaya sekolah? Dihubungi secara langsung, Prastowo tak bisa memastikannya. Ia hanya mengatakan hal itu tergantung dari masing-masing sekolah dalam memberikan kebijakan.

    “Kalau ini tergantung masing-masing sekolah ya. Tapi yang jelas cashflow sekolah menjadi lebih baik. Mestinya bisa dipakai untuk investasi yang produktif,” jelas Prastowo kepada detikcom.

    Lihat juga Video: Berakhir Bahagia, Siswa Viral Belajar di Lantai Dapat Beasiswa hingga SMA

    (aid/fdl)

  • Alat Berat hingga Bantuan Pangan Dikirim ke Wilayah Bencana Sumatera

    Alat Berat hingga Bantuan Pangan Dikirim ke Wilayah Bencana Sumatera

    Jakarta

    PT Nindya Karya menyalurkan bantuan logistik, dukungan infrastruktur, serta pengerahan sumber daya di lapangan di sejumlah titik terdampak bencana Sumatera. Nindya Karya hadir di lokasi bencana sejak H+3 setelah kejadian bencana 25 November 2025, tepatnya pada 28 November 2025, untuk menyalurkan bantuan.

    Upaya tersebut dilaksanakan melalui sinergi bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Danantara, BUMN, Holding BUMN Danareksa, serta BUMN Karya lainnya, guna memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan berkelanjutan.

    Penyaluran bantuan difokuskan pada tiga provinsi terdampak, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini bertujuan mempercepat pemulihan wilayah, memastikan akses vital kembali berfungsi, serta membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat.

    Distribusi bantuan dilakukan secara bertahap menuju titik-titik terdampak dengan mempertimbangkan keterbatasan akses akibat bencana. Bantuan logistik yang disalurkan meliputi sembako dan pakaian layak pakai yang didistribusikan ke lokasi pengungsian dan permukiman warga sebagai bentuk dukungan awal bagi masyarakat terdampak.

    Dapur Umum

    Sebagai bagian dari kepedulian kemanusiaan, PT Nindya Karya mendirikan satu posko dan dapur umum Nindya Peduli di Batang Toru, Sumatera Utara, yang dilengkapi dengan sarana air bersih.

    Posko dan dapur umum ini menjadi ruang aman bagi warga untuk beristirahat, memperoleh makanan hangat, serta saling menguatkan. Perusahaan juga menghadirkan kegiatan hiburan bagi anak-anak terdampak sebagai bagian dari dukungan pemulihan psikososial.

    Direktur Utama PT Nindya Karya, Firmansyah, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Padang. Sementara Direktur Pengembangan Bisnis dan SDM, Eduard Batubara hadir di Posko Nindya Peduli Batang Toru, Sumatera Utara, untuk memastikan seluruh bantuan dan penanganan berjalan optimal sesuai kebutuhan di lapangan.

    Firmansyah, menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pemulihan harapan masyarakat.

    “Bagi kami, pemulihan bukan hanya soal membangun infrastruktur, tetapi juga memulihkan kembali harapan. Melalui penyaluran bantuan sembako, pelayanan di posko dan dapur umum, hingga kerja nyata di lapangan, kami berupaya memastikan setiap bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (23/12/2025).

    Kirim Alat Berat

    Nindya Karya turut mengerahkan peralatan dan tim lapangan untuk mendukung penanganan darurat infrastruktur. Di Provinsi Aceh, dukungan meliputi 1 unit Wheel Loader, 12 unit Dump Truck, 7 unit Excavator, 1 unit Mobil Tangki Air, dan 1 unit Tandon Air.

    Di Sumatera Utara, perusahaan menurunkan 1 unit Grader, 16 unit IPA Mobile, 2 unit Wheel Loader, 6 unit Dump Truck, 4 unit Excavator, 1 unit Tangki BBM, 1 unit Truck Self Loader, 1 unit Buldozer, 1 unit pengiriman Jembatan Bailey, serta 2 unit Vibro Roller. Sementara di Sumatera Barat, dukungan diberikan berupa 1 unit Wheel Loader dan 10 unit Excavator.

    Di sepanjang jalur terdampak, alat berat, armada logistik, dan personel di lapangan bahu-membahu membuka akses jalan yang tertutup longsor, membersihkan material sisa bencana, melakukan pengerukan sungai untuk mengurangi potensi banjir, serta mendukung perbaikan akses jalan.

    Nindya Karya juga tengah membangun Jembatan Bailey di Desa Aek Garoga, Batang Toru, Sumatera Utara, sebagai penghubung sementara bagi masyarakat yang aksesnya terputus akibat bencana.

    (ily/ara)

  • 5 Menteri Prabowo Kompak Kembangkan Kopdes Merah Putih

    5 Menteri Prabowo Kompak Kembangkan Kopdes Merah Putih

    Jakarta

    Menteri Koperasi Ferry Juliantono menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan lima menteri di Kabinet Merah Putih sekaligus. Sinergi ini memperkuat koperasi, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel Merah Putih).

    Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono memimpin langsung penandatanganan MoU tersebut. Acara ini dihadiri langsung oleh Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi.

    Nota kesepahaman ini mempunyai ruang lingkup kerja sama yang konkret. Dengan Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Ferry menyebut Kemenkop bisa mengembangkan sumber daya manusia (SDM) serta kelembagaan koperasi dengan UMKM. Ia juga menekankan prioritas produk UMKM yang akan dijual di gerai-gerai Kopdeskel Merah Putih.

    “Kami mengharapkan kolaborasi ini dapat meningkatkan kapasitas kualitas dari produk-produk UMKM dan kami akan prioritaskan nanti barang yang dijual di Kopdes Merah Putih adalah produk UMKM,” ujar Ferry dalam penandatanganan MoU di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2025).

    Dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktiksaintek), Ferry menyebut kerja sama ini difokuskan pada pemanfaatan hasil riset dan inovasi serta pengabdian kepada masyarakat untuk pengembangan koperasi. Ia juga mendorong berkembangnya koperasi mahasiswa di lingkungan perguruan tinggi.

    Selain itu, kegiatan-kegiatan mahasiswa, seperti KKN akan dibuat tematik untuk menjadi kegiatan untuk melakukan pendampingan dan pembinaan Kopdeskel Merah Putih.

    “Kemudian dengan Kementerian Kehutanan, kami menekankan penguatan kelembagaan usaha dan kapasitas SDM koperasi di sektor kehutanan. Tadi Pak Raja Juli (Menteri Kehutanan) mengatakan ada kelompok-kelompok usaha di kehutanan sosial. Namun, belum memiliki badan usaha. Kami Kemenkop siap untuk menjadikan kelompok usaha kehutanan sosial mempunyai badan usaha koperasi,” imbuh Ferry.

    Dengan Kementerian Transmigrasi, Ferry menerangkan adanya penguatan koperasi di kawasan transmigrasi. Sebab, di kawasan transmigrasi juga ada kelompok-kelompok usaha. Ia mendorong kelompok usaha tersebut menjadi badan usaha koperasi.

    “Insyaallah MoU ini akan bisa menjadi dasar kami untuk menindakanlanjuti dalam kegiatan-kegiatan di lapangan. Dan harapannya adalah masing-masing kementerian dalam kesepahaman kerja sama ini nanti akan bisa membentuk tim kerja,” terang Ferry.

    Pada saat yang sama Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut koperasi bisa menjadi salah satu upaya membuka akses pasar UMKM. Nantinya, produk-produk UMKM di daerah yang ada Kopdeskel Merah Putih akan di klasterisasi dan dipetakan

    “Sekarang kami sudah tugaskan di Kedeputian Usaha Menengah nanti yang akan clustering di setiap daerah-daerah yang dimana ada Koperasi Desa Merah Putih yang tentunya setiap desa nanti akan dipetakan untuk potensi UMKM yang prospek di tiap daerah itu,” ujar Maman.

    Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan Kementerian Kehutanan sekarang memiliki 8,3 juta hektare yang sudah diberikan kepada masyarakat dalam bentuk perhutanan sosial.

    “Jadi ini dari 1,4 juta keluarga dan mereka telah membentuk sekitar 15.000 KUPS, Kelompok Usaha Kehutanan Sosial. Kami berharap dengan kerja sama hari ini KUPS ini akan bertransformasi mulanya dari kelompok menjadi koperasi. Jadi akan menjadi Koperasi Usaha Kehutanan Sosial,” kata Raja Juli.

    Lihat juga Video: Kopdes Merah Putih Dibentuk Agar Subsidi Tepat Sasaran

    (ily/ara)

  • Diancam Trump, Maduro Berikan Balasan Menohok

    Diancam Trump, Maduro Berikan Balasan Menohok

    Jakarta

    Presiden Venezuela Nicolas Maduro memberikan balasan menohok kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang telah memerintahkan pasukan angkatan laut AS untuk memblokade kekayaan minyak negara Amerika Selatan itu.

    Dalam pidatonya yang disiarkan televisi publik, Maduro menyarankan agar Trump lebih fokus mengurusi persoalan domestik di negaranya daripada terus-menerus mengancam Caracas.

    “Presiden Trump akan lebih baik berada di negaranya dan di dunia. Dia akan lebih baik di negaranya sendiri dalam menangani masalah ekonomi dan sosial, dan dia akan lebih baik di dunia jika dia mengurusi urusan negaranya sendiri,” ujar Maduro, dilansir kantor berita AFP, Selasa (23/12/2025).

    Sebelumnya, Trump mengatakan pada hari Senin (22/12) bahwa akan “bijaksana” bagi Presiden Venezuela Nicolas Maduro untuk mundur.

    Ketika ditanya oleh wartawan di rumahnya di Florida apakah ancaman Washington dirancang untuk memaksa Maduro meninggalkan jabatannya setelah 12 tahun, Trump berkata: “Itu terserah dia, apa yang ingin dia lakukan. Saya pikir akan bijaksana baginya untuk melakukan itu.”

    Namun, Trump menambahkan: “Jika dia ingin melakukan sesuatu — jika dia bersikap keras, itu akan menjadi terakhir kalinya dia bisa bersikap keras.”

    Sejak September, pasukan AS telah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang diklaim Washington sebagai kapal penyelundup narkoba di Laut Karibia dan Samudra Pasifik bagian timur.

    Lebih dari 100 orang telah tewas, beberapa di antaranya adalah nelayan, menurut keluarga dan pemerintah mereka.

    Trump pada 16 Desember juga mengumumkan blokade terhadap “kapal-kapal minyak yang dikenai sanksi” yang berlayar dari dan ke Venezuela.

    Trump mengklaim Caracas di bawah kepemimpinan Maduro telah menggunakan uang minyak untuk membiayai “terorisme narkoba, perdagangan manusia, pembunuhan, dan penculikan.”

    Ia juga menuduh Venezuela mengambil “semua minyak kami” — dalam sebuah pernyataan yang tampaknya merujuk pada nasionalisasi sektor perminyakan negara tersebut, dan mengatakan: “kami menginginkannya kembali.”

    Pemerintah Venezuela menuduh Washington berupaya melakukan perubahan rezim. Caracas juga menuduh Washington melakukan “pembajakan internasional.”

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)

  • Gas RI Mulai Ditahan di Dalam Negeri, Ekspor Direm Pelan-pelan

    Gas RI Mulai Ditahan di Dalam Negeri, Ekspor Direm Pelan-pelan

    Jakarta

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan produksi gas bumi untuk ekspor bakal dikurangi secara bertahap. Pemerintah fokus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    “Pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri, dan kebutuhan ekspor akan diturunkan secara bertahap,” kata Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, dalam acara Seminar Indef di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Hendra mengatakan rencana tersebut sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan gas bumi dalam negeri. Hingga September 2025, rata-rata pemanfaatan gas bumi nasional tercatat sebesar 5.594,2 Billion British Thermal Unit (BBTU) per hari.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.895 BBTU diserap untuk kebutuhan domestik. Di mana sebagian besar diserap oleh sektor industri. Sementara sebanyak 1.698 BBTU diekspor.

    “Sehingga pemanfaatan gas domestik mencapai sekitar 69,68%. Angka ini diharapkan terus meningkat untuk tahun-tahun mendatang,” katanya.

    Selain mengurangi porsi ekspor, Hendra mengatakan pemerintah juga akan mempercepat produksi dan eksplorasi gas bumi dan mengembangkan blok-blok migas raksasa baru.

    “Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah terjadinya natural decline di beberapa lapangan, yang menyebabkan penurunan ke pasaran gas pipa domestik. Kami berharap produksi gas bumi dari WK South Andaman, WK Masela, WK Genting, dan lainnya nanti dapat memberikan penambahan produksi yang signifikan,” katanya.

    Hendra mengatakan pemerintah juga terus melakukan pengembangan infrastruktur pipa transmisi seperti Cisem II dan Dumai-Sei Mangkei untuk menjaga ketahanan pasokan dalam negeri.

    “Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan gas domestik dan perkiraan pertumbuhannya potential demand di beberapa wilayah perlu dikembangkan infrastruktur gas melalui pembangunan jaringan transmisi dan distribusi yang lebih luas,” katanya.

    Lihat juga Video: Raja Yordania Ajak Danantara Garap Proyek Pipa Gas hingga Tol

    (hrp/fdl)

  • Gas RI Mulai Ditahan di Dalam Negeri, Ekspor Direm Pelan-pelan

    Gas RI Mulai Ditahan di Dalam Negeri, Ekspor Direm Pelan-pelan

    Jakarta

    Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan produksi gas bumi untuk ekspor bakal dikurangi secara bertahap. Pemerintah fokus untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

    “Pemerintah telah menerapkan kebijakan untuk memprioritaskan kebutuhan gas dalam negeri, dan kebutuhan ekspor akan diturunkan secara bertahap,” kata Direktur Pembinaan Program Migas Kementerian ESDM, Hendra Gunawan, dalam acara Seminar Indef di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

    Hendra mengatakan rencana tersebut sejalan dengan meningkatnya pemanfaatan gas bumi dalam negeri. Hingga September 2025, rata-rata pemanfaatan gas bumi nasional tercatat sebesar 5.594,2 Billion British Thermal Unit (BBTU) per hari.

    Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.895 BBTU diserap untuk kebutuhan domestik. Di mana sebagian besar diserap oleh sektor industri. Sementara sebanyak 1.698 BBTU diekspor.

    “Sehingga pemanfaatan gas domestik mencapai sekitar 69,68%. Angka ini diharapkan terus meningkat untuk tahun-tahun mendatang,” katanya.

    Selain mengurangi porsi ekspor, Hendra mengatakan pemerintah juga akan mempercepat produksi dan eksplorasi gas bumi dan mengembangkan blok-blok migas raksasa baru.

    “Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah terjadinya natural decline di beberapa lapangan, yang menyebabkan penurunan ke pasaran gas pipa domestik. Kami berharap produksi gas bumi dari WK South Andaman, WK Masela, WK Genting, dan lainnya nanti dapat memberikan penambahan produksi yang signifikan,” katanya.

    Hendra mengatakan pemerintah juga terus melakukan pengembangan infrastruktur pipa transmisi seperti Cisem II dan Dumai-Sei Mangkei untuk menjaga ketahanan pasokan dalam negeri.

    “Oleh karenanya, untuk memenuhi kebutuhan gas domestik dan perkiraan pertumbuhannya potential demand di beberapa wilayah perlu dikembangkan infrastruktur gas melalui pembangunan jaringan transmisi dan distribusi yang lebih luas,” katanya.

    Lihat juga Video: Raja Yordania Ajak Danantara Garap Proyek Pipa Gas hingga Tol

    (hrp/fdl)

  • AHY Turun Gunung Cek Layanan Nataru Stasiun Gambir

    AHY Turun Gunung Cek Layanan Nataru Stasiun Gambir

    Jakarta

    PT Kereta Api (Persero) atau KAI mencatatkan lonjakan jumlah penumpang hingga 8,5% selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kondisi ini didukung dengan adanya kebijakan diskon tiket 30%.

    Informasi tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau kondisi Stasiun Gambir. Dalam kesempatan itu, ia juga sempat menyapa para pengunjung dan melepas perjalanan kereta Cakra Buana relasi Jakarta-Cirebon.

    “Tadi juga saya mendengarkan penjelasan dari Pak Dirut bahwa dibandingkan dengan tahun lalu, ini juga ada peningkatan kurang lebih 8,5% frekuensi kereta api,” kata AHY di Stasiun Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (23/12/2025).

    AHY mengatakan, pemerintah mendorong peningkatan layanan selama periode Nataru kali ini. Hal tersebut diwujudkan salah satunya melalui pemberian diskon tiket 30% untuk kurang lebih 1,5 juta penumpang.

    Selain itu, KAi sendiri juga telah menambah kapasitas tempat duduk kurang lebih sekitar 3,5 juta. Langkah ini diharapkan dapat mengakomodasi peningkatan jumlah perjalanan masyarakat selama Nataru.

    Sementara itu, Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, pihaknya memperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 28 Desember 2025, sedangkan arus balik di tanggal 3 dan 4 Januari.

    “Kami melaporkan juga ke Pak Menko dalam kesempatan pertama tadi bahwa pada saat ini, okupansinya kereta-kereta KAI itu sudah mencapai 83%,” ujar Bobby.

    Bobby juga menekankan komitmen untuk berfokus pada tiga hal pokok antara lain keselamatan, keprimaan pengoperasian, serta pelayanan pelanggan, khususnya dalam memastikan kelancaran periode Nataru kali ini.

    (acd/acd)

  • Pernyataan PO Cahaya Trans Soal Kecelakaan Maut di Tol Semarang

    Pernyataan PO Cahaya Trans Soal Kecelakaan Maut di Tol Semarang

    Jakarta

    Bus PO Cahaya Trans mengalami kecelakaan di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang. Akibat kejadian itu, 16 orang dinyatakan meninggal dunia. Begini pernyataan PO Cahaya Trans.

    Dalam akun instagramnya, PO Bus Cahaya Trans menyebut prioritas saat ini ialah evakuasi dan pendampingan terhadap semua kru dan penumpang bus.

    “Saat ini prioritas kami adalah evakuasi dan pendampingan bagi seluruh penumpang serta kru yang terdampak. Kami sedang bekerja sama sepenuhnya dengan pihak berwenang untuk menangani situasi di lapangan,” demikian pernyataan PO Cahaya Trans di akun Instagram Bus Cahaya Trans.

    Pihak manajemen juga menyatakan akan terus memberikan informasi terbaru secara transparan terkait perkembangan penanganan kecelakaan tersebut.

    “Informasi lebih lanjut akan kami sampaikan secara berkala. Mohon doa dari teman-teman semua untuk para korban dan keluarga.”

    PO Cahaya Trans juga telah menyediakan saluran siaga atau hotline bagi pihak keluarga yang menjadi korban.

    “Kami berusaha dan berkomitmen untuk mendampingi keluarga korban dalam setiap proses yang diperlukan,” tulis PO Cahaya Trans.

    Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, mengungkap sopir yang mengendarai bus tersebut merupakan sopir cadangan. Sopir itu bergantian dengan sopir utama di Subang.

    “Jadi untuk informasi awal, ini adalah sopir pengganti atau cadangan, di mana pada saat berangkat dari Bogor menuju ke Jogja, sempat berhenti di Subang untuk berganti sopir,” ungkapnya di RSUP Dr Kariadi, Senin (22/12/2025).

    “Dan saat ini sopir sudah diamankan untuk diambil keterangannya oleh pihak kepolisian. Pengemudinya dua. Selamat semua alhamdulillah,” lanjut Artanto.

    (riar/rgr)

  • Kapolri Kenang Keberanian Riyanto, Kader Banser yang Gugur Akibat Bom Natal

    Kapolri Kenang Keberanian Riyanto, Kader Banser yang Gugur Akibat Bom Natal

    Cirebon

    Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengenang keberanian Riyanto, kader Banser, yang meninggal akibat bom Natal pada tahun 2000 di Mojokerto, Jawa Timur. Jenderal Sigit memberikan penghormatan kepada almarhum Riyanto.

    Hal itu disampaikan Kapolri saat memimpin apel kebangsaan 10.000 banser untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru di Cirebon, Jawa Barat. Kapolri mengapresiasi keberanian Riyanto.

    “Dalam kesempatan ini memberikan penghormatan setinggi-tingginya, dan tentunya ini menjadi kenangan yang terus kita jaga, kepada Bapak Almarhum Riyanto. Beliau adalah seorang kader Banser yang telah gugur. Beliau mengorbankan jiwa raganya untuk menyelamatkan masyarakat khususnya yang Nasrani yang saat itu sedang melaksanakan ibadah. Dan beliau mati syahid pada saat terjadi bom Natal tahun 2000 di Gereja Mojokerto,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya, Selasa (23/12/2025).

    Jenderal Sigit mengatakan dirinya beserta institusi Polri memberi apresiasi tinggi terhadap almarhum Riyanto.

    “Oleh karena itu tentunya saya pribadi dan juga seluruh institusi memberikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Almarhum Riyanto,” katanya.

    Kapolri Beri Penghargaan ke Kader Banser Foto: (dok istimewa)

    “Tentunya keberanian, pengorbanan yang telah beliau tunjukkan ini adalah bentuk teladan nyata. Bagaimana beliau terus menjaga prinsip-prinsip pengabdian tanpa pamrih, bahkan dengan mengorbankan jiwa raganya sendiri untuk menunjukkan bahwa beliau betul-betul menjadi tokoh teladan yang terus menjaga toleransi. Dan tentunya ini harus kita tularkan, harus kita terus gelorakan di dalam setiap dada dari rekan-rekan Banser. Sehingga ini terus menyala, dan semangat Almarhum Riyanto ada, dan terus menyala dan melekat di saudara-saudara sekalian,” katanya.

    “Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada kader Banser yang menerima Anugerah Kemanusiaan Riyanto Awards 2025. Tentunya penghargaan ini menjadi motivasi, pengingat, penanda, untuk terus kita menggelorakan semangat itu di dalam sanubari kita. Sebagai tokoh-tokoh, para pejuang-pejuang, para pemuda, dan tentunya bagaimana Banser terus tampil menjadi garda terdepan di dalam menjaga dan berperan untuk terus menjaga NKRI tercinta, dari dulu, sekarang, sampai dengan yang akan datang,” imbuhnya.

    Terakhir, Kapolri mengucapkan Polri terus berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan Banser dan seluruh elemen masyarakat dalam rangka menjaga stabilitas keamanan nasional, serta mendukung program-program pemerintah.

    “Terus jaga semangat itu, jaga persatuan, tunjukkan bahwa Banser mampu, Banser adalah garda terdepan, Banser adalah bagian dari elemen bangsa yang selalu setia untuk menjaga keamanan, menjaga stabilitas kamtibmas, dan menjaga kedaulatan NKRI tercinta,” pungkasnya.

    (zap/hri)