Author: Detik.com

  • Jika Kyiv Tak Mau Damai, Kami Akan Selesaikan Secara Militer

    Jika Kyiv Tak Mau Damai, Kami Akan Selesaikan Secara Militer

    Jakarta

    Rusia mengklaim telah merebut dua kota lagi di Ukraina timur, Myrnograd dan Guliaipole. Presiden Vladimir Putin menyebut pihaknya akan menyelesaikan secara militer jika Kyiv tak mau berdamai.

    “Jika pihak berwenang di Kyiv tidak mau menyelesaikan masalah ini secara damai, kami akan menyelesaikan semua masalah yang ada dengan cara militer,” kata Putin, dilansir AFP, Minggu (28/12/2025).

    Dalam sebuah pernyataan, Kremlin mengatakan Putin telah menerima laporan dari komando militer tentang penguasaan Myrnograd dan Guliaipole.

    Myrnograd terletak di wilayah Donetsk, Ukraina, dekat Pokrovsk, pusat logistik utama yang diklaim Rusia telah direbut pada 1 Desember.

    Lalu, Guliaipole terletak di bagian timur Zaporizhzhia, di mana kemajuan Rusia lebih jarang terjadi, tetapi telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

    Pengumuman Moskow tentang kemajuan terbaru ini datang sehari sebelum Zelensky dijadwalkan berada di Amerika Serikat untuk pembicaraan dengan Trump tentang rencana yang telah ia susun untuk menghentikan pertempuran.

    (azh/azh)

  • Dosen Ludahi Kasir di Makassar Harap Kasus Damai Secara Kekeluargaan

    Dosen Ludahi Kasir di Makassar Harap Kasus Damai Secara Kekeluargaan

    Jakarta

    Dosen Universitas Islam Makassar (UIM), Sulawesi Selatan (Sulsel), Amal Said berharap kasusnya meludahi kasir swalayan dapat diselesaikan secara kekeluargaan. Amal mengaku tidak berharap aksinya yang viral itu tak berlanjut ke proses hukum.

    “Sudah ada komunikasi antara polisi, pihak kampus, dengan pihak swalayan. Untuk diselesaikan secara kekeluargaan,” ujar Amal, dilansir detikSulsel, Sabtu (27/12/2025).

    Dia mengakui dirinya telah dihubungi pihak kepolisian pascalaporan yang dilayangkan korban ke Polsek Tamalanrea. Meskipun siap mengikuti prosedur, dirinya mengaku sangat berharap ada mediasi.

    “Saya dihubungi tadi (kepolisian). Saya tidak berharap begitu (diproses hukum), tapi kalau terpaksa apa boleh buat. Ada mau klarifikasi juga,” katanya.

    Terkait pemicu kejadian, Amal membantah narasi dirinya menerobos antrean secara sengaja. Menurutnya, dirinya hanya berpindah ke meja kasir yang sedang kosong dan merasa tersinggung saat ditegur oleh staf swalayan tersebut.

    “Saya kan dituduh menyerobot antrean. Sebenarnya ndak, saya itu kan pindah dari antrean yang tujuh orang di situ ke antrean yang sudah kosong. Tidak benar itu saya menyerobot,” jelasnya.

    Baca selengkapnya di sini.

    (azh/azh)

  • Netanyahu Bakal Temui Trump di AS Besok, Ini yang Dibahas

    Netanyahu Bakal Temui Trump di AS Besok, Ini yang Dibahas

    Jakarta

    Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu dengan Presiden AS Donald Trump di Florida pada Senin besok. Kunjungan itu salah satunya membahas langkah selanjutnya dari rencana gencatan senjata Gaza yang rapuh.

    Dilansir AFP, Minggu (28/12/2025), pertemuan ini akan menjadi kunjungan kelima Netanyahu dengan sekutu utamanya, Trump, di Amerika Serikat tahun ini.

    Perjalanannya dilakukan ketika pemerintahan Trump dan mediator regional mendorong untuk melanjutkan ke tahap kedua gencatan senjata antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

    Seorang pejabat Israel mengatakan Netanyahu akan berangkat ke AS pada 28 Desember dan bertemu dengan Trump sehari kemudian di Florida, tanpa memberikan lokasi spesifik.

    Pada pertengahan Desember, Trump mengatakan kepada wartawan bahwa Netanyahu kemungkinan akan mengunjunginya di Florida selama liburan Natal.

    “Dia ingin bertemu saya. Kami belum mengaturnya secara resmi, tetapi dia ingin bertemu saya,” kata Trump sebelum berangkat ke resor Mar-a-Lago, miliknya.

    Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth melaporkan pada hari Rabu bahwa berbagai isu regional diperkirakan akan dibahas, termasuk Iran, pembicaraan tentang perjanjian keamanan Israel-Suriah, gencatan senjata dengan Hizbullah di Lebanon, dan tahap selanjutnya dari kesepakatan Gaza.

    (azh/azh)

  • Cuaca Buruk Hambat Pencarian 4 Turis Spanyol Tenggelam di Labuan Bajo

    Cuaca Buruk Hambat Pencarian 4 Turis Spanyol Tenggelam di Labuan Bajo

    Jakarta

    Tim SAR gabungan menemukan puing-puing kapal pinisi Putri Sakinah yang tenggelam di Selat Pulau Padar, Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Empat korban warga negara (WN) Spanyol masih hilang belum ditemukan.

    “Iya (ditemukan puing-puing kapal),” kata Koordinator Pos SAR Manggarai Barat Edy Suryono, dilansir detikBali, Sabtu (27/12/2025) sore.

    Edy menjelaskan, puing-puing kapal ditemukan terapung di laut lepas. Lokasinya berada sekitar tiga mil dari titik awal kapal tenggelam.

    Pencarian korban pada hari ini dilakukan hingga radius 10 mil dari lokasi kejadian. Namun, cuaca buruk menjadi kendala utama dalam proses pencarian.

    “Tadi sore hujan lebat, gelombang juga,” kata Edy.

    Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian korban pada Minggu (28/12) besok. Untuk sementara, seluruh tim menginap di Pos Jaga milik Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) di Pulau Padar.

    Baca selengkapnya di sini.

    (azh/azh)

  • Gempa M 7,0 Guncang Taiwan

    Gempa M 7,0 Guncang Taiwan

    Jakarta

    Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,0 melanda lepas pantai timur laut Taiwan. Belum ada laporan langsung tentang korban jiwa atau kerusakan.

    Dilansir AFP, Sabtu (27/12/2025), gempa tersebut terjadi pada pukul 23.05 waktu setempat. Gempa itu berada pada kedalaman 73 kilometer.

    Gempa itu tepat berada di laut lepas Kabupaten Yilan, menurut Administrasi Cuaca Pusat Taiwan.

    Media lokal mengatakan gempa tersebut mengguncang bangunan di ibu kota Taipei dan dirasakan di seluruh Taiwan.

    Taiwan sering dilanda gempa bumi karena lokasinya di tepi dua lempeng tektonik dekat Cincin Api Pasifik, yang menurut USGS merupakan zona paling aktif secara seismik di dunia.

    (azh/azh)

  • Apa Itu Somaliland yang Diakui Israel tapi Bikin AS Bertanya-tanya?

    Apa Itu Somaliland yang Diakui Israel tapi Bikin AS Bertanya-tanya?

    Jakarta

    Israel menjadi negara pertama yang secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara. Pengakuan ini tidak cuma-cuma diberikan Israel, Israel dan Somaliland juga menandatangani perjanjian untuk menjalin hubungan diplomatik.

    Apa itu Somaliland?

    Dilansir Aljazeera, Sabtu (27/12/2025), Somaliland mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia pada tahun 1991, tetapi gagal mendapatkan pengakuan dari negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa mana pun. Wilayah ini menguasai bagian barat laut dari wilayah yang dulunya merupakan Protektorat Inggris di Somalia utara.

    Somalia tidak pernah menerima kemerdekaan Somaliland.

    Somaliland ini memisahkan diri dari Somalia selama perang saudara brutal yang terjadi setelah puluhan tahun di bawah pemerintahan mantan Presiden Somalia, Siad Barre, yang pasukannya menghancurkan wilayah utara. Sementara sebagian besar Somalia dilanda kekacauan, Somaliland stabil pada akhir tahun 1990-an.

    Somaliland telah mengembangkan identitas politik yang berbeda dari Somalia, dengan mata uang, bendera, dan parlemennya sendiri. Namun, wilayah timurnya tetap menjadi wilayah sengketa bagi masyarakat yang tidak mendukung program separatis di ibu kota Hargeisa.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Somaliland mengembangkan hubungan dengan Uni Emirat Arab – penandatangan Perjanjian Abraham – dan Taiwan dalam upaya mendapatkan pengakuan internasional.

    Pada tahun 2024, Ethiopia juga berupaya mencapai kesepakatan dengan Somaliland, menawarkan pengakuan sebagai imbalan atas akses laut untuk Addis Ababa, tetapi mundur karena tekanan diplomatik.

    Diakui Israel

    Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan pengakuan resmi bahwasanya Israel mengakui negara Somaliland.Pengumuman itu menjadikan Israel sebagai negara pertama yang melakukan pengakuan tersebut.

    “Israel kini menjadi negara pertama yang mengakui Republik Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat,” kata Netanyahu dilansir AFP.

    “Pengumuman ini sejalan dengan semangat Perjanjian Abraham,” imbuh Netanyahu, merujuk pada perjanjian antara Israel dan negara-negara Arab yang difasilitasi oleh Presiden AS Donald Trump.

    Kantor Netanyahu juga merilis video percakapan telepon denganPresiden Somaliland Abdirahman Mohamed Abdullahi. Netanyahu menyatakan pengakuan resmi Israel saat itu juga, dan menambahkan hubungan baru ini akan membuka peluang ekonomi.

    “Saya ingin Anda tahu bahwa saya sedang menandatangani pengakuan resmi Israel terhadap Somaliland saat kita berbicara sekarang,” kata Netanyahu kepada Abdullahi.

    “Saya sangat, sangat senang dan bangga pada hari ini, dan saya ingin mendoakan Anda dan rakyat Somaliland yang terbaik,” lanjutnya.

    AS Bertanya-tanya

    Berbeda dengan sekutunya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan tidak akan mengakui kedaulatan Somaliland. Trump bahkan bertanya tentang keberadaan Somaliland.

    “Tidak,” kata Trump ketika ditanya oleh New York Post tentang pengakuan AS terhadap Somaliland sebagaimana dilansir AFP.

    “Apakah ada yang benar-benar tahu apa itu Somaliland?” imbuh Trump.

    Halaman 2 dari 3

    (zap/azh)

  • Serba-serbi Ayu Aulia Bukan Tim Kreatif Kemhan tapi Gerakan Bela Negara

    Serba-serbi Ayu Aulia Bukan Tim Kreatif Kemhan tapi Gerakan Bela Negara

    Jakarta

    Figur selebgram Ayu Aulia mendadak jadi perbincangan usai disebut-sebut bekerja untuk Kementerian Pertahanan (Kemhan). Ayu mengaku dilantik di Kemhan sebagai bagian dari tim kreatif.

    Namun belakangan Kemhan menegaskan tidak merekrut Ayu. Ayu pun mengklarifikasi pernyataannya.

    Mulanya, Ayu mengunggah sebuah video dirinya bercerita dilantik di Kemhan. Di video itu, Ayu juga menyampaikan apresiasi ke sejumlah pihak.

    Pernyataan Ayu lantas menuai respons dari publik. Pelantikan Ayu dipertanyakan.

    Kemhan Bantah

    Kemhan membantah Ayu dilantik sebagai tim kreatif di Kemhan. Hal ini menindaklanjuti kabar viral di media sosial yang menyebut Ayu Aulia ikut serta dalam pelantikan di lingkungan Kemhan.

    Karo Humas Setjen Kemenhan, Brigjen Rico Ricardo Sirait, membantah kabar yang beredar tersebut. Ia menegaskan Ayu Aulia hanya menghadiri acara organisasi kemasyarakatan Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBNMI) yang diselenggarakan di lingkungan Kemhan.

    Rico menyebut GBNMI juga bukan bagian dari Ormas Kementerian Pertahanan.

    “Salah satu organisasi kemasyarakatan di Jakarta, beberapa waktu lalu menggelar kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan Kemhan. Dalam kegiatan itu, selebgram Ayu Aulia diundang sebagai bagian dari tim kreatif organisasi kemasyarakatan tersebut dan bukan sebagai tim kreatif Kemhan,” kata Rico Ricardo dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).

    Kemhan menegaskan jika Ayu Aulia tidak dilantik dan tidak memiliki penugasan apapun baik struktural maupun non struktural di lingkungan Kemhan. Pihaknya meluruskan kabar yang disebut tak sesuai dengan fakta.

    “Kemhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak dilantik, tidak diangkat dan tidak memiliki penugasan apa pun sebagai tim kreatif Kemhan, baik secara struktural maupun nonstruktural. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik,” kata Rico Ricardo.

    “Bahwa ormas GBNMI (bukan organisasinya Kemhan), yang melaksanakan acara pelantikan pengurusnya,” ujar dia.

    Penjelasan GBNMI

    Ketua Umum Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBN-MI) Laksamana Pertama TNI (Purn) M. Faisal Manaf menegaskan bahwa selebgram Ayu Aulia adalah tim kreatif dari GBN-MI. Ia menyebut Ayu Aulia bukan bagian dari kementerian Pertahanan.

    Dilansir Antara, Faisal menyampaikan klarifikasi itu untuk meluruskan isu di media sosial yang menyebut Ayu Aulia dilantik sebagai tim kreatif Kemenhan.

    “Dia (Ayu Aulia) tim kreatif dari Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia yang merupakan organisasi memang rekomendasi dibentuk oleh Kemenhan, tetapi terpisah dari organisasi Kemenhan,” ucapnya, seperti dilansir Antara, Sabtu (27/12/2025).

    Ia menyebut, pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Nasional GBN-MI periode 2025-2030 memang dilaksanakan di Aula Bela Negara, lantai 8, Kantor Kemenhan. Mereka dilantik pada 19 Desember 2025, bertepatan dengan Hari Bela Negara ke-77.

    “Jadi, bukan Kemenhan yang melantik, bukan, tetapi pelantikan BGN-MI itu tempatnya di Kantor Kemenhan,” tuturnya.

    GBN-MI, imbuh dia, merupakan organisasi yang fokus pada bela negara. Organisasi yang dipimpinnya itu di antaranya akan melakukan kegiatan-kegiatan bela negara yang selaras dengan program Kemenhan.

    Bagi Faisal, bela negara merupakan kewajiban setiap orang yang dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Mengingat tren ancaman saat ini berasal dari nonmiliter, GBN-MI merasa perlu untuk merekrut berbagai kalangan, termasuk pemengaruh.

    “Untuk bisa masuk ke masyarakat, kita butuh orang-orang tertentu. Public figure (figur publik), influencer (pengaruh), wartawan-wartawan juga, untuk menjadi bagian dari kita, untuk menyebarkan nilai ini kepada masyarakat,” katanya.

    Ayu Aulia Anggap Kesalahpahaman

    Ayu Aulia memandang isu yang menerpa dirinya hanyalah kesalahpahaman. Menurutnya, ada miskomnunikasi ke publik terkait hal itu.

    “Saya juga tidak pernah bilang bahwa saya dilantik oleh Kemenhan, kan saya bilang ‘di Kemenhan’. Tapi, kan betul, memang di Kemenhan. Jadi, memang mungkin ini adalah miscommunication (miskomunikasi) saja. Ini yang perlu kita luruskan,” ucapnya.

    Di samping itu, Ayu Aulia mengaku tidak mempermasalahkan pandangan publik terhadapnya.

    “Kalau aku, mau dikatain apa, mau dibilang katanya enggak rela bayar pajak untuk orang seperti saya, apa segala macam, saya tidak peduli, kenapa? karena saya tidak pernah minta uang dari mereka. Saya pakai uang saya sendiri. Saya masuk sini, saya tanpa sepersen pun. Saya pakai uang saya sendiri. Saya di sini berjiwa negara, nasionalisme, merah putih, abdi bela negara. Memang mau membela negara Indonesia saja,” katanya.

    Halaman 2 dari 3

    (fca/azh)

  • Hanya Sedikit yang Bisa Jawab Benar Semua, Yakin Lolos dari Jebakan Visual Ini?

    Hanya Sedikit yang Bisa Jawab Benar Semua, Yakin Lolos dari Jebakan Visual Ini?

    Asah Otak

    Daffa Ghazan – detikHealth

    Sabtu, 27 Des 2025 20:30 WIB

    Jakarta – Sekilas hanya deretan huruf yang tampak sama. Tapi jika diamati dengan detail, ada jebakan visual yang mengecoh saraf mata.

  • Ngerinya Tabrakan Beruntun di Tokyo: Api Berkobar, 57 Mobil Numpuk

    Ngerinya Tabrakan Beruntun di Tokyo: Api Berkobar, 57 Mobil Numpuk

    Ngerinya Tabrakan Beruntun di Tokyo: Api Berkobar, 57 Mobil Numpuk

  • Rusia Tak Ingin Akhiri Perang!

    Rusia Tak Ingin Akhiri Perang!

    Jakarta

    Rusia menghujani ibu kota Ukraina, Kyiv, dengan drone dan rudal pada hari Sabtu (27/12), menewaskan seorang wanita dan memutus aliran listrik ke ratusan ribu orang.

    Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan bahwa serangan drone dan rudal Rusia tersebut menunjukkan Rusia “tidak ingin mengakhiri perang”.

    Zelensky menyampaikan komentar tersebut menjelang keberangkatannya ke Amerika Serikat untuk melakukan pembicaraan dengan Presiden Donald Trump tentang rencana untuk menghentikan invasi Rusia.

    Zelensky mengatakan sekitar 500 drone dan 40 rudal menghantam ibu kota dan wilayah sekitarnya. Ia pun mempertanyakan niat Rusia untuk mengakhiri perang.

    “Perwakilan Rusia terlibat dalam pembicaraan panjang, tetapi pada kenyataannya, Kinzhal dan ‘Shahed’ yang berbicara untuk mereka,” katanya, merujuk pada rudal balistik Kinzhal dan drone Shahed yang digunakan dalam serangan-serangan Rusia.

    “Mereka tidak ingin mengakhiri perang dan berusaha menggunakan setiap kesempatan untuk menyebabkan Ukraina menderita lebih banyak lagi dan meningkatkan tekanan mereka pada negara lain di seluruh dunia,” tambahnya.

    Sebelumnya, Rusia mengatakan Kyiv dan para pendukungnya dari Uni Eropa mencoba untuk “menggagalkan” rencana yang dimediasi AS untuk menghentikan pertempuran.

    Selain korban jiwa, rentetan drone dan rudal Rusia ke Kyiv tersebut juga melukai puluhan orang dan memutus aliran listrik dan pemanas ke ratusan ribu penduduk wilayah Kyiv di tengah suhu udara yang sangat dingin, menurut otoritas Ukraina.

    Militer Rusia mengatakan mereka telah menargetkan infrastruktur dan fasilitas energi “yang digunakan untuk kepentingan Angkatan Bersenjata Ukraina”, serta situs militer dengan rudal hipersonik dan drone.

    Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengatakan serangan-serangan itu menyebabkan sekitar 600.000 “konsumen” tanpa listrik. Sementara pihak berwenang mengatakan bahwa apartemen, asrama universitas, dan pom bensin termasuk di antara bangunan-bangunan yang terkena serangan.

    Halaman 2 dari 2

    (ita/ita)