Author: Detik.com

  • Anak Muda Disebut Absen di Pemilu Myanmar, Pemilih Didominasi Lansia

    Anak Muda Disebut Absen di Pemilu Myanmar, Pemilih Didominasi Lansia

    Jakarta

    Myanmar menggelar pemilu pertama usai lima tahun perang saudara hari ini. Namun, banyak anak muda yang sebelumnya memberikan suaranya dalam pemilu sebelumnya disebut tampak absen dari pemilu yang diselenggarakan militer hari ini.

    Akan tetapi, pemilih yang lebih tua disebut mendominasi jumlah pemilih pada pemilu kali ini.

    Dilansir AFP, Minggu (28/12/2025), banyak warga telah meninggalkan negara yang dilanda perang ini sejak militer merebut kekuasaan lima tahun lalu. Mereka yang pergi dari Myanmar termasuk banyak pria usia wajib militer hingga 35 tahun atau anak muda yang mencari penghidupan yang lebih baik di luar ekonomi Myanmar yang lesu.

    Sementara itu bagi anak muda yang masih berada di Myanmar pun tidak terlalu antusias untuk ikut serta dalam pemilu tersebut. Para aktivis hak asasi manusia internasional menganggap pemilu yang digelar milter itu sebagai pemilu palsu.

    “Sebagian besar orang yang pergi untuk memilih adalah orang tua,” kata seorang pria berusia 20-an di daerah Mandalay, yang meminta untuk tetap anonim karena alasan keamanan.

    “Saya rasa tidak ada yang ingin terlibat dalam kekacauan ini,” katanya kepada AFP.

    “Orang-orang mungkin tidak percaya pada keadilan pemilu ini,” tambahnya.

    Sementara itu, di sebuah tempat pemungutan suara dekat Pagoda Sule yang berlapis emas di pusat kota Yangon, para pemilih sebagian besar adalah warga lanjut usia, ibu-ibu yang menggendong anak, dan ibu rumah tangga yang membawa keranjang belanja.

    Menurut seorang pejabat pemilihan setempat menyebut, dari sekitar 1.400 orang yang terdaftar di lokasi tersebut, kurang dari 500 orang telah memberikan suara mereka kurang dari dua jam sebelum tempat pemungutan suara ditutup.

    Pada pemilihan terakhir tahun 2020, tingkat partisipasi pemilih sekitar 70 persen.

    Sementara seorang pensiunan guru sekolah pedesaan, Sein Yee, mengatakan memberikan suara adalah kewajiban bagi semua warga negara.

    “Ini adalah kesempatan bagi semua warga negara untuk mencapai perdamaian di negara ini,” tambah wanita berusia 74 tahun itu.

    Myanmar terjerumus ke dalam perang saudara akibat kudeta militer tahun 2021, dan memberlakukan wajib militer dua tahun lalu untuk memperkuat barisannya dalam memerangi gerilyawan serta pasukan minoritas etnis yang telah lama berkuasa di pinggiran negara itu.

    Sementara itu seorang warga berusia 35 tahun menilai pemilu yang digelar tersebut tidak adil dan bertentangan dengan keinginan rakyat. Menurutnya tidak akan ada perubahan usai pemilu tersebut.

    “Saya pikir ini adalah pemilu yang tidak adil yang diadakan bertentangan dengan keinginan rakyat,” kata Kyaw Min Thein, di negara bagian Rakhine bagian barat, yang hampir seluruhnya dikendalikan oleh tentara minoritas etnis.

    “Saya rasa tidak akan ada perubahan. Saya pikir ini adalah kesempatan bagi mereka untuk mengganti seragam tentara mereka dengan seragam sipil dan mempertahankan kekuasaan mereka,” tambahnya.

    Pemungutan Suara Ditutup

    Pemungutan suara saat ini telah ditutup pada putaran pertama pemilihan yang dijalankan junta Myanmar. Hal ini sekaligus mengakhiri fase pembukaan pemungutan suara selama sebulan.

    Jurnalis AFP melaporkan dari sebuah tempat pemungutan suara yang mengumumkan panggilan terakhir kepada para pemilih melalui pengeras suara sebelum ditutup pada pukul 16.00 (1030 GMT) di pusat kota Yangon, dekat lokasi protes pro-demokrasi besar-besaran pada tahun 2021 setelah militer merebut kekuasaan dalam kudeta.

    Lihat juga Video Anwar Ibrahim Sindir Junta Myanmar: Berhenti Membunuh-Membakar Rumah Orang

    Halaman 2 dari 2

    (yld/gbr)

  • Ford Everest Terguling di Tanjakan Cisarakan Sukabumi, Ini Sebabnya

    Ford Everest Terguling di Tanjakan Cisarakan Sukabumi, Ini Sebabnya

    Jakarta

    Ford Everest berpelag F 1103 US terguling di di Tanjakan Cisarakan, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Minggu (28/12/2025). Apa sebabnya?

    Salah seorang penumpang, Aufa Kalahari, menceritakan kronologi bermula saat rombongan berjumlah enam orang itu dalam perjalanan pulang dari Palabuhanratu menuju Nagrak. Saat melintas di lokasi, laju kendaraan mereka terhambat oleh kendaraan lain.

    “Sebenarnya tadi pas mau naik, di depan itu ada mobil sama ada motor. Kayaknya motornya enggak kuat, akhirnya (mobil kami) ini jadi ikut diam (berhenti),” ungkapnya di lokasi kejadian, seperti dilansir dari detikJabar.

    Nahas, saat mobil hendak melaju kembali dari posisi berhenti di tanjakan, mesin diduga kehilangan tenaga. Mobil bongsor tersebut kemudian mundur tak terkendali.

    “Terus pas mau naik lagi sudah enggak kuat, jadinya mundur terus ngeguling,” lanjutnya yang saat kejadian duduk di kursi belakang sopir.

    Kepanikan sempat terjadi di dalam kabin sesaat sebelum mobil terguling. Penumpang lainnya, Akom (57), bahkan melakukan aksi nekat dengan melompat keluar dari mobil yang sedang berjuang menanjak tersebut.

    Akom yang juga bisa mengemudi mengaku sudah merasakan gelagat mobil kesulitan menanjak. Secara refleks, ia memutuskan turun untuk mencari batu ganjalan.

    Sayangnya, upaya Akom tidak membuahkan hasil. Mobil terlanjur terbalik sebelum ia sempat meletakkan batu di ban belakang. “Baru saja saya megang batu, itu (mobil) sudah kejadian. Semuanya terguling,” ucapnya.

    Beruntung, meski mobil mengalami kerusakan parah, seluruh penumpang yang merupakan satu keluarga tersebut selamat dan hanya mengalami syok.

    “Di dalam mobil ada enam orang, empat sudah dibawa ke rumah sakit,” imbuhnya.

    Tips nanjak, jaga jarak

    Pada kesempatan lain, Jusri Pulubuhu, Founder Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) yang sekaligus praktisi keselamatan berkendara, membeberkan tips lain menaklukkan jalan tanjakan yaitu memelihara momentum. Salah satunya dengan menjaga jarak.

    “Dia harus bergulir terus. Kalau dia lihat ada mobil dekat-dekat situ, truk misalnya, pasti akan memperlambat momentum. Jadi harus jaga jarak, supaya tidak sampai berhenti di tengah tanjakan tadi. Kemudian pakai gigi yang pas,” katanya.

    Jusri menyarankan agar pengendara tidak memperlambat mobilnya saat menanjak. Maka dari itu, pengemudi sudah harus menjaga jarak dari kendaraan lain sedari belum menanjak.

    “Usahakan jangan melakukan perlambatan saat menanjak. Caranya jaga jarak dari jauh, supaya tidak melakukan perlambatan. Kalau terlalu mepet, pasti dia akan melakukan perlambatan ketika kendaraan di depan melakukan perlambatan atau berhenti. Jaga jarak supaya terus memelihara momentum,” jelas Jusri.

    (riar/lua)

  • Isi Garasi Dolfie OFP yang Jabat Ketua DPD PDIP Jateng

    Isi Garasi Dolfie OFP yang Jabat Ketua DPD PDIP Jateng

    Jakarta

    Dolfie Othniel Frederic Palit resmi menjabat sebagai Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jawa Tengah periode 2025-2030. Menilik sisi lain dari Wakil Ketua Komisi XI DPR RI itu, bagaimana selera otomotifnya?

    Disitat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Dolfie memiliki total harta sebanyak Rp 48.585.978.160 (Rp 48,5 miliaran).

    Khusus isi garasinya, Dolfie punya nilai sebesar Rp 1.125.000.000 (Rp 1,1 miliaran). Bila dirinci ada dua mobil, antara lain:

    1. Mobil, Toyota Fortuner tahun 2021, harga Rp 575 juta
    2. Mobil, Toyota Voxy 2.0 A/T Tahun 2019, harga Rp 550 juta

    Semuanya diperoleh atas hasil sendiri. Tidak ada daftar kendaraan bermotor roda dua yang didaftarkan Dolfie. Harta tersebut disampaikan pada 6 Maret 2025 untuk periodik 2024.

    Dikutip dari detikJateng, Dolfie OFP ditetapkan sebagai ketua dalam Konferensi Daerah (Konferda) PDIP Jateng.

    “Saya ditugaskan oleh Ibu Ketua Umum sebagai Ketua DPD,” kata Dolfie kepada awak media usai Konferda PDIP Jateng di Hotel Patra, Sabtu (27/12/2025).

    Dolfie menyebut ada 25 orang dalam struktur kepengurusan DPD PDIP Jateng di bawah kepemimpinannya.

    Dolfie membeberkan penunjukan para pengurus DPD PDIP Jateng ini tak lepas dari keinginan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri untuk mengembalikan kemenangan partai banteng di Jateng.

    “Ibu (Megawati) ingin, karena tugas kami di sini DPD Jawa Tengah, adalah mengembalikan kemenangan PDI Perjuangan di Jawa Tengah, Itu tugas kami. Sehingga mungkin Ibu Ketua menganggap kami-kami ini sanggup menjalankan tugas ini,” ucap Delfie.

    (riar/lua)

  • Wakapolri Tinjau Dapur Umum Bhayangkari hingga Resmikan Sumur Bor di Sumbar

    Wakapolri Tinjau Dapur Umum Bhayangkari hingga Resmikan Sumur Bor di Sumbar

    Jakarta

    Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo melakukan kunjungan kerja ke lokasi hunian sementara (huntara) korban bencana banjir dan tanah longsor di Korong Asam Pulau, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Dedi meninjau dapur umur Bhayangkari dan meresmikan sumur bor.

    Dalam kunjungan tersebut, Wakapolri meninjau langsung operasional dapur umum yang dikelola oleh Bhayangkari. Dapur umum ini secara rutin menyediakan makanan siap saji, termasuk menu rendang, bagi warga yang masih mengungsi di huntara sebagai bagian dari pemenuhan kebutuhan dasar pascabencana.

    Selain dapur umum, kendaraan dapur lapangan (Randurlap) Polri juga telah tergelar dan siap mendukung kebutuhan konsumsi bagi masyarakat terdampak.

    Wakapolri Tinjau Dapur Umum Bhayangkari hingga Resmikan Sumur Bor di Sumbar (Foto: Dok. Istimewa)

    “Dapur umum Bhayangkari dan Randurlap ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri dan keluarga besar Bhayangkari untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi selama masa pemulihan,” ujar Dedi Prasetyo dalam keterangannya.

    Selain meninjau dapur umum dan Randurlap, Wakapolri juga melihat langsung kondisi fasilitas hunian sementara serta berinteraksi dengan warga terdampak bencana. Pada kesempatan tersebut, Wakapolri juga meresmikan sumur bor yang dibangun untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi penghuni huntara dan masyarakat sekitar.

    “Peresmian sumur bor untuk huntara di Asam Pulau, Kayu Tanam, semoga berkah dan insyaallah bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” imbuh Wakapolri.

    Wakapolri Tinjau Dapur Umum Bhayangkari hingga Resmikan Sumur Bor di Sumbar (Foto: Dok. Istimewa)

    “Air bersih adalah kebutuhan utama. Karena itu, Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan masyarakat di huntara memiliki akses air bersih yang layak dan berkelanjutan,” jelasnya.

    Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian upaya Polri dalam mendukung pemulihan pascabencana di Kabupaten Padang Pariaman, yang sebelumnya juga telah menerima bantuan logistik, layanan kesehatan, serta pembangunan infrastruktur darurat.

    Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran Wakapolri, operasional dapur umum dan Randurlap, serta peresmian sumur bor tersebut. Mereka berharap dukungan yang diberikan dapat meringankan beban warga dan mempercepat proses pemulihan kehidupan sehari-hari pascabencana.

    (yld/knv)

  • Gejala ‘Super Flu’ yang Meledak di New York, 71 Ribu Warga Kena dalam Sepekan

    Gejala ‘Super Flu’ yang Meledak di New York, 71 Ribu Warga Kena dalam Sepekan

    Jakarta

    Kasus flu di New York, Amerika Serikat, melonjak pesat selama satu minggu. Hal ini rumah sakit kewalahan karena banyaknya pasien yang harus dirawat inap.

    Para pejabat melaporkan 71.123 kasus baru selama tujuh hari pada periode 14-20 Desember 2025. Jumlah kasus baru mingguan ini menandai lonjakan 38 persen dari pekan sebelumnya.

    Rawat inap akibat flu meningkat 63 persen di seluruh negara bagian. Di minggu sebelumnya ada 2.2251 orang, kini naik menjadi 3.666.

    Kondisi ini disebabkan varian terbaru dari flu, subklade K, yang merupakan varian dari virus influenza A H3N2 yang mendominasi musim flu. Strain ini bertanggung jawab lebih dari setengah kasus flu di AS hingga pertengahan November.

    “Musim flu kali ini bukan main-main. Kami melihat lebih banyak kasus daripada yang kami perkirakan untuk waktu seperti ini,” kata Dr. Amanda Kravitz, seorang dokter anak di Weill Cornell Medicine di New York, kepada CBS Mornings.

    Virus H3N2 seringkali disertai gejala yang lebih parah dibandingkan infeksi pernapasan umum.

    Gejala ‘Super Flu’

    Meski sekilas mirip flu biasa, dokter menilai tingkat keparahan gejala dan lamanya pemulihan menjadi pembeda utama ‘super flu’. Para pasien ‘super flu’ melaporkan kondisi yang jauh lebih berat dibanding influenza pada umumnya.

    Para ahli menegaskan penanganan dini sangat krusial. Hal ini mengingat jumlah kasus terus meningkat dan risiko komplikasi tergolong tinggi.

    Dikutip dari Newsweek, gejala yang sering muncul meliputi:

    Demam tinggiNyeri tubuh hebatKelelahan ekstremBatuk berkepanjanganSakit tenggorokanSakit kepala beratSesak napasNyeri dadaGangguan pencernaanRasa lemas berkepanjangan setelah fase akut mereda

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video IDAI: Banyak Kasus Pneumonia Anak di RI Disebabkan Influenza”
    [Gambas:Video 20detik]
    (sao/kna)

  • Anak Muda Disebut Absen di Pemilu Myanmar, Pemilih Didominasi Lansia

    Pemilu di Tengah Perang Saudara, Kepala Militer Myanmar Bicara Demokrasi

    Jakarta

    Myanmar menggelar pemilu pertama usai lima tahun perang saudara. Kepala Junta Myanmar, Min Aung Hlaing, menyampaikan pesan kepada warganya tentang partisipasi pemilih dalam pemilu.

    Dilansir AFP, Minggu (28/12/2025), hal itu disampaikan Min Aung Hlaing saat memberikan suara dalam pemilihan umum usai lima tahun pemerintahan militer dan perang saudara.

    “Rakyat harus memilih,” kata pria berusia 69 tahun itu kepada para wartawan yang berkumpul.

    “Jika mereka tidak memilih, saya harus mengatakan bahwa mereka tidak sepenuhnya memahami apa itu demokrasi sebenarnya,” imbuhnya.

    Para analis mengatakan ia bisa beralih menjadi presiden setelah pemilu, atau tetap sebagai kepala angkatan bersenjata dan menjadi kekuatan di balik takhta yang tampaknya sipil. Kedua cara tersebut secara efektif akan memperpanjang pemerintahan militer.

    Namun, ia menolak berkomentar, ia menggambarkan dirinya sebagai “pelayan publik dan kepala militer’, bukan pemimpin partai politik.

    “Saya tidak bisa begitu saja pergi dan meminta untuk menjadi presiden,” katanya.

    Jenderal bertubuh mungil itu berada di urutan teratas daftar pemilih di tempat pemungutan suara Zeyathiri, yang didirikan di kompleks resminya di ibu kota Naypyidaw yang luas namun jarang penduduk.

    Sejumlah jenderal, perwira, dan pejabat pemerintah tiba di aula berhiaskan emas untuk memberikan suara dalam pemilu.

    Sementara sebagian besar mengenakan pakaian sipil, termasuk Min Aung Hlaing, yang pangkat militernya adalah Jenderal Senior, sementara istri mereka mengenakan pakaian formal.

    Diketahui, Partai Persatuan Solidaritas dan Pembangunan (USDP) yang pro-militer secara universal diperkirakan akan muncul sebagai kelompok parlemen terbesar dalam pemilihan ini.

    Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan peraih Nobel Aung San Suu Kyi yang dipenjara, yang mengalahkan USDP pada pemilu terakhir tahun 2020, telah dibubarkan dan tidak ikut serta.

    Klaim Bebas dan Adil

    Sementara itu, pengawas hak asasi manusia menuduh militer Junta menindas pihak yang berbeda pendapat dan melancarkan perang terhadap pemberontak yang menantang otoritas mereka tanpa menghiraukan korban sipil.

    Min Aung Hlaing mengulangi tuduhannya, yang telah dibantah oleh pengawas internasional, bahwa kemenangan Aung San Suu Kyi pada pemilu sebelumnya disebabkan oleh kecurangan pemilu yang meluas.

    “Itu bukan sesuatu yang bisa kita abaikan,” katanya.

    “Itulah mengapa kita semua sampai di sini. Saya ingin kalian semua menunggu dan melihat hari ini,” tambahnya.

    Min Aung Hlaing juga bersikeras bahwa pemilu hari ini “bebas dan adil”. Ia menambahkan bahwa orang-orang “dapat memilih siapa pun yang mereka sukai”.

    Respons PBB

    Sementara itu, PBB mengatakan Myanmar membutuhkan pemilu yang bebas, adil, inklusif, dan kredibel atas dimulainya pemilu usai 5 tahun berlangsungnya perang saudara. PBB menekankan pentingnya berjalannya Pemilu yang mencerminkan kehendak rakyat.

    “Sangat penting bahwa masa depan Myanmar ditentukan melalui proses yang bebas, adil, inklusif, dan kredibel yang mencerminkan kehendak rakyatnya,” kata PBB di Myanmar.

    PBB menambahkan bahwa pihaknya “berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Myanmar dan aspirasi demokrasi mereka”.

    Halaman 2 dari 2

    (yld/knv)

  • Penampakan Suami Tersangka Pukuli Istri di Depok, Tangan Diikat Kabel Ties

    Penampakan Suami Tersangka Pukuli Istri di Depok, Tangan Diikat Kabel Ties

    Depok

    Suami di Depok menganiaya istri hingga harus jalani operasi mata. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Depok.

    Dari foto yang diterima detikcom, Minggu (28/12/2025), pelaku menggunakan kaos berwarna merah marun berada di kantor polisi. Tangan pelaku terikat kabel ties.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan suami yang menganiaya istri sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT. Pelaku kini ditahan di Polres Metro Depok.

    “Begitu laporan diterima, penyidik langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur. Terlapor telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan,” kata Budi dalam keterangan tertulis.

    “Pelaku sudah menjadi tersangka dan ditahan,” imbuhnya.

    Sebelumnya, polisi bergerak cepat menangani kasus suami pukul istri hingga harus menjalani operasi mata di Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan secara profesional dan tetap mengutamakan keselamatan korban.

    “Dalam penanganan perkara KDRT, kami mengutamakan keselamatan dan pemulihan korban. Proses hukum tetap berjalan secara profesional dan humanis, namun tetap tegas dan konsisten sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

    (sol/idn)

  • Penampakan Suami Tersangka Pukuli Istri di Depok, Tangan Diikat Kabel Ties

    Penampakan Suami Tersangka Pukuli Istri di Depok, Tangan Diikat Kabel Ties

    Depok

    Suami di Depok menganiaya istri hingga harus jalani operasi mata. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polres Metro Depok.

    Dari foto yang diterima detikcom, Minggu (28/12/2025), pelaku menggunakan kaos berwarna merah marun berada di kantor polisi. Tangan pelaku terikat kabel ties.

    Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan suami yang menganiaya istri sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus KDRT. Pelaku kini ditahan di Polres Metro Depok.

    “Begitu laporan diterima, penyidik langsung melakukan serangkaian tindakan kepolisian sesuai prosedur. Terlapor telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan,” kata Budi dalam keterangan tertulis.

    “Pelaku sudah menjadi tersangka dan ditahan,” imbuhnya.

    Sebelumnya, polisi bergerak cepat menangani kasus suami pukul istri hingga harus menjalani operasi mata di Sawangan, Depok, Jawa Barat (Jabar). Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan secara profesional dan tetap mengutamakan keselamatan korban.

    “Dalam penanganan perkara KDRT, kami mengutamakan keselamatan dan pemulihan korban. Proses hukum tetap berjalan secara profesional dan humanis, namun tetap tegas dan konsisten sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto.

    (sol/idn)

  • Bukan buat Kaum Mendang-mending, Modifikasi Yamaha Xmax Ini Habis Hampir Rp 1 M

    Bukan buat Kaum Mendang-mending, Modifikasi Yamaha Xmax Ini Habis Hampir Rp 1 M

    Bukan buat Kaum Mendang-mending, Modifikasi Yamaha Xmax Ini Habis Hampir Rp 1 M

  • Alasan Psikologis Bikin Resolusi Tahun Baru, Seringnya Sih Gagal Terealisasi

    Alasan Psikologis Bikin Resolusi Tahun Baru, Seringnya Sih Gagal Terealisasi

    Jakarta

    Setiap kali jam berdentang menunjukkan tengah malam di awal tahun, jutaan orang di seluruh dunia secara serentak berkomitmen pada resolusi baru.

    Mulai dari keinginan menurunkan berat badan, bebas dari utang, hingga memulai hobi baru, ritual ini seolah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan tahun baru yang penuh optimisme.

    Secara psikologis, momen pergantian kalender dipandang sebagai kesempatan emas untuk melakukan refleksi. Terri Bly, seorang psikolog klinis dari Ellie Mental Health, menjelaskan bahwa tahun baru merepresentasikan awal yang segar.

    “Manusia membutuhkan simbol atau sinyal tertentu sebagai momentum untuk menyegarkan kembali hidup mereka. Namun, fenomena ini bukan sekadar kebutuhan personal, melainkan juga sebuah norma sosial,” kata Bly dikutip dari VeryWell Mind.

    Dr Tim Kurz, pakar psikologi sosial dari The University of Western Australia, menyebutkan bahwa tradisi ini sudah berakar sejak 4.000 tahun lalu dari zaman Babilonia kuno. Menurutnya, saat ini orang-orang membuat resolusi karena melihat lingkungan sekitarnya melakukan hal yang sama.

    Memberitahu orang lain bahwa kita ingin menjadi lebih baik secara tidak langsung memposisikan diri kita sebagai “orang baik” dan memberikan rasa tanggung jawab semu.

    Kenapa Resolusi Tahun Baru Sering Gagal?

    Meski semangat di awal tahun sangat tinggi, banyak resolusi yang gagal terealisasi. Dr Tim Kurz menjelaskan bahwa hambatan terbesarnya adalah perilaku harian manusia yang lebih banyak dikendalikan oleh kebiasaan otomatis di bawah alam sadar, bukan oleh pemikiran yang matang.

    “Seiring berjalannya waktu, cara kita berperilaku cenderung menjadi otomatis karena dipicu oleh konteks, situasi, dan lingkungan tertentu, yang sepenuhnya terlepas dari proses berpikir sadar kita,” ungkap Dr. Tim Kurz.

    Kesalahan umum lainnya adalah ambisi untuk melakukan perubahan besar secara instan. Terkait hal ini, Terri Bly menekankan bahwa manusia pada dasarnya tidak dirancang untuk melakukan perubahan drastis yang sekaligus.

    “Ide tentang perubahan besar dan menyeluruh memang terdengar menarik, namun secara biologis kita tidak dibentuk untuk itu,” jelasnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video Lansia Juga Bisa Alami Gangguan Kesehatan Mental, Seperti Apa?”
    [Gambas:Video 20detik]
    (kna/kna)