Author: Detik.com

  • Tentang Vespa Kuning Lisa Mariana dan Aura Kasih

    Tentang Vespa Kuning Lisa Mariana dan Aura Kasih

    Jakarta

    Lisa Mariana mengunggah motor Vespa kuning dalam Instagram miliknya. Dalam unggahan itu, Lisa Mariana menampilkan foto Aura Kasih sedang naik motor Vespa GTS warna kuning juga. Aura Kasih mengomentari unggahan Lisa Mariana tersebut.

    “Motor kita warnanya sama,” tulis Lisa Mariana dalam unggahan Instagram yang menampilkan fotonya dan Aura Kasih beserta motor Vespa kuning, seperti dikutip detikHot.

    Aura Kasih langsung membalas dalam kolom komentar tersebut. “cus sunmorii dutt,” balas Aura Kasih. Unggahan itu langsung menarik komentar netizen.

    Diketahui, dalam foto itu Aura Kasih menggunakan Vespa GTS 150 warna kuning. Vespa GTS merupakan skuter matik (skutik) premium dari Vespa. Motor ini menggabungkan gaya klasik khas Italia dengan teknologi modern.

    Saat ini, Vespa menjual motor sejenis ini dalam bentuk Vespa GTS Classic 150 I-Get. Motor ini menggunakan mesin i-Get dengan spesifikasi 4 langkah, silinder tunggal 4 katup dilengkapi dengan sistem start & stop, berpendingin cairan, dengan kapasitas 155 cc. Mesinnya bisa mengeluarkan tenaga hingga 11,5 kW @ 8.500 rpm dengan torsi maksimal 15 Nm @ 6.500 rpm.

    Sebagai skutik premium, Vespa GTS dibekali fitur-fitur canggih seperti kunci keyless, electric remote seat opening, start and stop, immobilizer, dual channel ABS, tilt-sensor, hingga Vespa MIA Connectivity System. Vespa GTS Classic 150 I-Get saat ini dijual dengan harga Rp 75 juta

    Sementara itu, dalam unggahan Lisa Mariana, tidak jelas jenis Vespa apa yang ditunggangi Lisa Mariana tersebut. Kalau dari lampunya, motor Vespa yang menggunakan lampu kotak adalah Vespa Sprint dan Vespa S 125. Kemungkinan Lisa Mariana menggunakan Vespa S 125 dalam foto itu, atau mungkin juga motor listrik yang desainnya mirip dengan Vespa.

    Di unggahan lainnya, Lisa Mariana kembali memamerkan Vespa warna kuning dengan pelat nomor D 3344 GUE. Tapi, jenisnya berbeda dengan motor kuning yang ditunggangi Lisa Mariana di unggahan sebelumnya. Motor Vespa kuning berpelat nomor D 3344 GUE itu memiliki lampu bulat, beda dengan motor kuning sebelumnya yang pakai lampu kotak. Motor Vespa kuning berlampu bulat tersebut adalah Vespa LX 150.

    Saat ini, Vespa menjual LX 150 dalam bentuk Vespa LX 150 I-GET. Motor ini dijual dengan harga Rp 46,5 juta. Beda dengan Vespa GTS Aura Kasih, Vespa LX 150 Lisa Mariana menggunakan mesin 150 cc dengan pendingin sirkulasi udara tekanan, belum berpendingin cairan atau radiator seperti pada Vespa GTS.

    (rgr/dry)

  • Menteri Agus Kirim 1.882 Napi High Risk ke Nusakambangan hingga Akhir 2025

    Menteri Agus Kirim 1.882 Napi High Risk ke Nusakambangan hingga Akhir 2025

    Jakarta

    Direktorat Jenderal Permasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan (KemenImipas) mencatat total 1.882 narapidana (napi) telah dikirim ke Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng). Mereka yang dipindah adalah napi yang terbukti berulah di dalam lapas, di antaranya terlibat peredaran narkoba, terlibat kejahatan penipuan dan pelanggaran pidana lainnya, atau disebut napi berisiko tinggi (high risk).

    Pemindahan ribuan napi high risk ini berdasarkan kebijakan Menteri Imipas Agus Andrianto, yang diyakini efektif untuk memerangi kejahatan yang bersumber dari napi. Sejak awal menjabat, Menteri Agus menegaskan dirinya berkomitmen memberantas tindak pidana dari dalam lapas yang selama ini menjadi temuan aparat penegak hukum seperti kepolisian atau Badan Narkotika Nasional (BNN).

    “Lebih 1.880 orang kami pindahkan ke Nusakambangan. Ini mereka-mereka yang beresiko tinggi menjadi bagian peredaran narkotika dari dalam lapas, termasuk pelaku-pelaku penipuan yang di lapas,” katanya kepada wartawan usai Refleksi Akhir Tahun 2025 KemenImipas di Aula Inspektorat Jenderal KemenImipas, Lantai 18 Gedung KemenImipas, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (29/12/2025).

    Menteri Agus mengatakan pemindahan ribuan napi high risk dari seluruh penjuru Indonesia ke Nusakambangan secara teknis bukan perkara mudah. Diperlukan koordinasi antarinstansi untuk memastikan pemindahan bebas dari gangguan keamanan dan berjalan tertib.

    “Ini bukan pekerjaan mudah, memindahkan 1.800 lebih orang ke Nusakambangan tentu tidak mudah,” lanjut Menteri Agus.

    “Namun dalam pelaksanaan penegakan hukum yang dilaksanakan oleh kepolisian maupun BNN kan ini dinamikanya jalan terus. Mereka (polisi dan BNN) menangkap pengedar dan pelaku selama periode mereka berjalan. Sehingga di dalam lapas selalu ada (napi) yang baru, sehingga ini dinamikanya (potensi terjadi pelanggaran hukum oleh napi di lapas) juga akan terus begitu,” jelas Menteri Agus.

    Dia menekankan lagi upaya lainnya untuk membersihkan lapas dari pelanggaran hukum, yakni menindak oknum petugas, tak hanya penghuni yang berulah. “Namun tadi sudah kami sampaikan bahwa kita punya komitmen untuk terus melakukan upaya penindakan bukannya kepada mereka, tapi kepada pegawai yang melakukan penyimpangan juga kita lakukan penindakan. Ini mudah-mudahan akan mengurangi,” imbuh Menteri Agus.

    Berdasarkan data Sekretariat Jenderal KemenImipas yang sebelumnya disampaikan Sekjen KemenImipas Asep Kurnia pada reflekasi akhir tahun, tercatat 348 oknum pegawai Direktorat Jenderal Pemasyarakatan telah dijatuhi sanksi admnistrasi sepanjang 2025. Berikut datanya:
    * pelanggaran disiplin ringan 15 pegawai
    * pelanggaran disiplin sedang 84 pegawai
    * pelanggaran disiplin berat 71 pegawai
    * proses pemeriksaan dugaan pelanggaran disiplin 178 pegawai

    Dalam sejumlah kesempatan, berdasarkan catatan detikcom, Menteri Agus menyerukan sikap tegas soal penyelundupan ponsel dan narkoba dalam lapas. Dia mengatakan pemberantasan ponsel dan narkoba dalam lapas adalah harga mati.

    “Zero ponsel dan narkoba harga mati,” tegas Menteri Agus di Jakarta, (8/5).

    Saat wawancara eksklusif dengan detikcom di program Blak-blakan, Menteri Agus menjelaskan HP adalah salah satu faktor utama penyambung lidah beredarnya narkoba dari dalam lapas. Dia kembali menegaskan arahannya kepada jajaran Direktorat Jenderal Permasyarakatan soal ‘zero HP, zero narkoba’.

    “Kami berkomitmen, dalam hal ini kepala-kepala lapas di seluruh Indonesia untuk agar tidak ada satupun HP di dalam lapas. Termasuk petugas-petugas lapas ketika sedang bekerja, karena terkadang mereka memanfaatkan petugas. Petugas yang terbukti terlibat juga sudah kita beri hukuman tegas dari mulai mutasi hingga dipidanakan secara hukum,” tegas Agus (18/6).

    Dia meminta Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) dan Kepala Rutan (Karutan) menggencarkan razia handphone dan narkoba. Jika tidak, Agus mengancam akan mencopotnya.

    “Para Kalapas dan Karutan saya minta razia berkala. Kalau tak pernah laksanakan, risikonya kalau ditemukan (hp atau narkoba), ya dicopot,” kata dia saat berkunjung ke Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (24/6).

    (aud/knv)

  • Beda Pajak Honda Vario 125 dan Vario 160

    Beda Pajak Honda Vario 125 dan Vario 160

    Jakarta

    Meski satu model, pajak tahunan Honda Vario 125 dan Vario 160 berbeda. Nah berikut ini hitungan perbedaan pajak antara Vario 125 dan Vario 160.

    Honda Vario punya dua pilihan mesin. Kalau mau yang harganya lebih murah, ada Vario 125. Namun kalau cari yang performanya lebih tinggi, Vario 160 bisa jadi opsinya. Vario 125 ditawarkan dengan harga mulai Rp 24,41 juta hingga yang termahal Rp 26,499 juta. Sedangkan Vario 160, termurah dibanderol Rp 28,1 juta sampai yang termahal Rp 30,981 juta. Lalu bagaimana dengan pajaknya? Jelas berbeda. Pajak Vario 160 lebih tinggi ketimbang Vario 125.

    Beda Pajak Honda Vario 125 dan Vario 160

    Pajak Honda Vario 125 itu besarnya Rp 300 ribuan. Pajak tahunan itu bisa dihitung mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) yang tercantum dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 7 tahun 2025 tentang Dasar Pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (DP PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), dan Pajak Alat Berat tahun 2025. Kalau sudah tahu NJKB, maka bisa diketahui besar DP PKB sebagai dasar perhitungan pajak tahunan kendaraan.

    Pajak Vario 125

    Untuk Vario 125, diketahui besar DP PKB adalah Rp 14,3 juta. Apabila Vario 125 itu terdaftar di Jakarta, maka akan dikenai tarif PKB 2 persen untuk kepemilikan pertama. Dengan demikian, rincian pajaknya sebagai berikut.

    PKB Pokok: DP PKB Vario 125 x Tarif PKB
    = Rp 14,3 juta x 2%
    = 286 ribuPajak tahunan: PKB Pokok + SWDKLLJ
    = Rp 286 ribu + 35 ribu
    = Rp 321 ribu

    Pajak Vario 160

    Honda Vario 160. Foto: PT Astra Honda Motor

    Sebagai perbandingan, dalam aturan yang sama, DP PKB Vario 160 sebesar Rp 18,5 juta. Dengan demikian untuk Vario 160 yang terdaftar di Jakarta, hitungan pajaknya berikut ini.

    PKB Pokok: DP PKB Vario 160 x Tarif PKB
    = Rp 18,5 juta x 2%
    = 370 ribuPajak tahunan: PKB Pokok + SWDKLLJ
    = Rp 370 ribu + 35 ribu
    = Rp 405 ribu

    Sebagai catatan, perhitungan pajak di atas menggunakan tarif PKB yang berlaku di Jakarta untuk kendaraan kepemilikan pertama. Tarifnya sebesar 2 persen. Perbedaan pajak tahunan antara Vario 125 dan Vario 160 itu sebesar Rp 84 ribu. Besar pajak bisa jadi berbeda bila kendaraan terdaftar di wilayah luar Jakarta.

    (dry/rgr)

  • Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni

    Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni

    Jakarta

    Pengendara Honda PCX putih yang ngamuk saat ditegur jangan merokok di Sudirman, Jakarta Pusat, akhirnya meminta maaf. Berbeda dengan sebelumnya yang bringas dan keras, kini dia lebih lunak, halus dan menundukkan kepala.

    Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung melalui akun Instagram resminya. Pria bernama Galih Saputra itu menyesali perbuatannya yang semana-mena di jalan raya. Dia janji tak akan mengulanginya lagi di lain hari.

    “Saya Galih Saputra, ingin mengklarifikasi sehubung video saya merokok sambil berkendara. Saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak, terutama mas-mas di video tersebut,” ujar Galih, dikutip Senin (29/12).

    Menurut Galih, insiden viral tersebut terjadi pada Minggu (28/12) sekira pukul 00.00 malam. Dia mengaku, ketika itu lalai dan ceroboh.

    “Saya menyadari kejadian tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan kesalahpahaman di masyarakat. Saya dengan tulus menyampaikan permohonan dan minta maaf,” tuturnya.

    “Sebagai bentuk tanggung jawab, saya sudah evaluasi dan mengambil langkah perbaikan diri agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata dia menambahkan.

    Pemotor ngerokok. Foto: Doc. IG @mintadisundut

    Diberitakan sebelumnya, aksi pemotor yang ngamuk saat ditegur jangan merokok viral di sejumlah platform media sosial, termasuk Instagram. Akun @mintadisundut merupakan salah satu yang pertama membagikannya di jagad maya.

    Tayangan yang beredar menunjukkan, pemotor arogan itu tak sendirian, melainkan membawa wanita yang juga tak mengenakan pelindung kepala. Dia, sepanjang perjalanan, asik merokok tanpa memedulikan pengguna jalan lain.

    Merasa terganggu, pemotor lain di belakang menegur pemotor arogan tersebut. Dia meminta agar si perokok mematikan rokoknya. Sebab, abu dan baranya bisa mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

    “Abu rokok lo kena orang,” ujar pemotor lain yang menegur perokok tersebut, dikutip Senin (29/12).

    “Lo kan tinggal nyalip doang, monyet!” demikian respons si perokok sambil terus memacu Honda PCX berkelir putihnya. Bahkan, alih-alih meminta maaf, dia justru menyerang penegur dengan makian-makian.

    Si penegur berusaha sabar. Dia kemudian bertanya ke perokok: pernah sekolak tidak? Sebab, kata-katanya terlalu kasar dan tak beretika.

    “Yang lain elo tegur nggak, k*nt*l?” begitu respons lanjutan si perokok. Bahkan, parahnya lagi, dia melayangkan tendangan keras ke arah motor si penegur.

    Hingga tulisan ini dimuat, postingan tersebut sudah disaksikan 272 ribu kali dan mendapat hampir 3 ribu komentar. Warganet rata-rata menyayangkan aksi perokok yang sok jagoan dan tak mau mengaku salah.

    (sfn/rgr)

  • RS Malaysia Punya Ruang Khusus Orang RI, Negeri Jiran Jadi Destinasi Utama WNI Berobat

    RS Malaysia Punya Ruang Khusus Orang RI, Negeri Jiran Jadi Destinasi Utama WNI Berobat

    Jakarta

    Media sosial dihebohkan dengan sebuah unggahan yang menunjukkan salah satu rumah sakit di Malaysia menjadi destinasi banyak warga negara Indonesia (WNI). Bahkan, rumah sakit tersebut memiliki ruangan khusus dengan waktu konsultasi dari Senin hingga Sabtu.

    Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) melalui Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan bahwa Malaysia memang menjadi negara tujuan terbanyak bagi WNI yang ingin berobat ke luar negeri. Secara umum, 1 dari 1.000 rumah tangga pernah mengakses layanan kesehatan luar negeri.

    “Kita menambahkan satu variabel baru dalam SKI ini yaitu mengenai akses kesehatan masyarakat Indonesia ke luar negeri. Kita temukan bahwa satu dari 1.000 rumah tangga Indonesia pernah mengakses kesehatan ke luar negeri dalam tiga tahun terakhir,” kata Kepala Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan Kemenkes RI Syarifah Liza Munira dalam acara Diseminasi Hasil SKI 2023 beberapa waktu lalu.

    “Utamanya adalah untuk melakukan medical check up (MCU). Dari negara-negara yang diakses, yang paling banyak dituju yaitu Malaysia,” sambungnya.

    Fasilitas RS Luar Negeri Lebih Mumpuni

    Syarifah lebih lanjut menyebutkan ada berbagai alasan yang membuat masyarakat Indonesia memilih berobat ke luar negeri. Hal tersebut meliputi fasilitas yang dianggap lebih lengkap, layanan yang sesuai harapan, hingga layanan yang dinilai lebih cepat, tepat, serta akurat.

    “Ini menjadi informasi bagi kita semua pengampu sektor kesehatan Indonesia untuk mengetahui persis kebutuhan masyarakat dan bisa memberikan layanan di Indonesia sesuai ekspektasi masyarakat,” katanya.

    Selain ketiga alasan tersebut, beberapa alasan lain yang membuat masyarakat Indonesia berobat ke luar negeri adalah karena ruangan yang dianggap lebih nyaman, petugas komunikatif, akses lebih terjangkau, hingga sebagian responden menyebut biaya berobat di luar negeri lebih murah.

    Senada, Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman mengatakan faktor non-klinis masih menjadi alasan mengapa banyak WNI memilih berobat ke negeri tetangga.

    “Lebih ke faktor non klinis medis. Soal persepsi, mencari second opinion dan testimoni layanan yang merasa lebih baik, cepat dan nyaman,” kata Aji saat dihubungi detikcom, Senin (29/12/2025).

    Strategi Pemerintah Menekan Angka Pasien Berobat ke LN

    Aji mengatakan pemerintah telah memiliki strategi khusus untuk menekan angka pasien yang berobat ke LN, sehingga perlahan juga ‘menutup’ kebocoran devisa.

    “Strategi ke depan untuk menekan pasien berobat ke luar negeri yakni dengan membangun ekosistem pelayanan kesehatan dengan pembangunan RS berkelas internasional dengan bangunan, fasilitas, alkes dan SDM kesehatannya,” kata Aji.

    “Selain itu juga memajukan program wisata medis, di mana terdapat 3 pilar dari sektor kesehatan, yaitu mutu dan keselamatan pasien, kepercayaan dan keberlanjutan, serta akselerasi pasar melalui kolaborasi dan inovasi,” tutupnya.

    Halaman 2 dari 2

    (dpy/kna)

  • Menteri Agus Ajak Jajaran Fokus 15 Program Aksi, Evaluasi Kerja yang Belum Optimal

    Menteri Agus Ajak Jajaran Fokus 15 Program Aksi, Evaluasi Kerja yang Belum Optimal

    Jakarta

    Menteri Imigrasi dan Permasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menggelar refleksi akhir tahun 2025 kinerja jajaran Kementerian Imipas di seluruh Indonesia. Dia mengajak para pegawai Kementerian Imipas untuk fokus pada 15 program aksi untuk 2026, dan mengevaluasi kinerja yang belum optimal.

    “Kelemahan dan kekurangan yang terjadi di tahun 2025 merupakan pembelajaran buat kita untuk melakukan perbaikan-perbaikan. Mudah-mudahan dengan 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan Tahun 2026, saya memohon kepada Pak Wamen (Wamen Imipas Silmy Karim), kepada pejabat tinggi madya di Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan, pejabat tinggi pratama, kepada yang sudah menandatangani perjanjian kinerja 2026, agar orientasi kerjanya mulai diarahkan kepada apa yang sudah tertuang di dalam 15 program aksi di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan,” ucap Menteri Agus di Aula Inspektorat Jenderal KemenImipas, Lantai 18 Gedung KemenImipas, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan (Jaksel), Senin (29/12/2025).

    Adapun hasil evaluasi kinerja KemenImipas sebelumnya disampaikan oleh Sekjen KemenImipas Asep Kurnia. Evaluasi meliputi sektor keimigrasian dan permasyarakatan.

    Dari sektor keimigrasian, ditemukan sejumlah hal yang masih menjadi kendala di antaranya terkait ‘war’ Surat Dukungan Work and Holiday Visa Australia (SDUWHV); penanganan pengungsi; perlindungan WNI di luar negeri dari bahaya perdagangan orang dan banyak ditemukannya pekerja migran non-prosedural; tuntutan kebijakan diaspora terkait hak-hak yang hampir setara dengan
    WNI; dan kuota paspor.

    Sementara di sektor permasyarakatan, sejumlah bahan evaluasi kinerja yakni 22 UPT yang berada di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat terkena dampak bencana; tingkat hunian Lapas dan Rutan yang melebihi kapasitas ideal; keterbatasan jumlah Bapas dalam menghadapi penerapan KUHP dan KUHAP BARU; serta masih kurangnya SDM Pembimbing Kemasyarakatan (PK).

    “Pada saat rapat koordinasi seluruh jajaran minggu yang lalu, kami sudah sampaikan evaluasi kinerja baik kepada jajaran di Imigrasi maupun jajaran di Permasyarakatan. Pada prinsipnya kepada mereka harus melakukan evaluasi atas kelemahan-kelemahan yang terjadi selama satu tahun kementerian ini menjalankan tugas dan fungsi imigrasi, maupun tugas dan fungsi permasyarakatan,” ujar Menteri Agus.

    “Saya atas nama pribadi dan jajaran Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan, mohon maaf. Dan mudah-mudahan di tahun 2026 dengan 15 program kegiatan yang sudah kami canangkan, (15 program kegiatan) yang kami ambil dari 13 program akselerasi yang sudah kami canangkan tahun 2025, (13 program akselerasi) tentunya ini merujuk kepada program Asta Cita Bapak Presiden (Prabowo Subianto), kemudian kami sinkronkan dengan 8 program prioritas Bapak Presiden di tahun 2026, keberadaan kita dapat membawa manfaat bagi bangsa dan negara, bagi masyarakat luas,” tutur Menteri Agus.

    15 Program Aksi 2026 KemenImipas terdiri atas 5 program di Direktorat Jenderal Imigrasi, 6 program di Direktorat Jenderal Permasyarakatan, dua program aksi di Kementerian Imigrasi dan Permasyarakatan, satu program aksi di lingkungan Sekretariat Jenderal KemenImipas, dan satu program aksi di BPSDM KemenImipas. “Ini merupakan arah gerak Kemenimipas di 2026. Saya bermohon kepada kita sekalian untuk berniat baik, menyatukan niat, menyatukan tujuan, menyatukan arah untuk ada kontribusi kita bersama agar bisa mensukseskan program aksi kemenimipas tahun 2026,” imbuh Menteri Agus.

    Adapun 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 meliputi:

    1. Penguatan layanan keimigrasian berbasis digital.
    2. Penguatan pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI).
    3. Penyederhanaan regulasi visa bisnis, golden visa, dan izin tinggal investor yang mendukung peningkatan investasi.
    4. Penyuluhan hukum keimigrasian oleh Petugas Imigrasi Pembina Desa (Pimpasa) untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).
    5. Pemenuhan sarana dan prasarana pos lintas batas tradisional dan pos imigrasi lainnya, dan penambahan autogate di TPI bandara, pelabuhan laut, dan Pos Lintas Batas Negara (PLBN).
    6. Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).
    7. Mengatasi permasalahan overcapacity dan overcrowding dengan solusi yang komprehensif.
    8. Kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur (idle).
    9. Pembangunan dapur sehat di Lapas dan/atau Rutan dengan memberdayakan warga binaan pemasyarakatan yang tersertifikasi untuk mendukung program makan bergizi gratis.
    10. Pemasaran produk hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

    11. Pendidikan kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan.
    12. Efisiensi energi melalui pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan penggunaan solar cell dan biogas untuk daerah tertinggal, terdepan, dan perbatasan.
    13.Layanan pemeriksaan kesehatan gratis dan kegiatan bakti sosial bagi masyarakat di sekitar unit pelaksana teknis imigrasi dan pemasyarakatan.
    14. Fasilitasi rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenimipas.
    15. Peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui penyelenggaraan Massive Open Online Courses (MOOC) dan pendidikan vokasi Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan.

    Sementara 13 program Akselerasi KemenImipas yang dicanangkan Menteri Agus sejak awal menjabat yaitu:

    1. Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan
    2. Memberdayakan warga binaan untuk mendukung ketahanan pangan
    3. Penguatan dan Peningkatan Pendayagunaan Warga Binaan Untuk Menghasilkan Produk UMKM
    4. Bantuan Sosial Kepada Keluarga Warga Binaan yang kurang mampu dan masyarakat di sekitar UPT Pemasyarakatan
    5. Mengatasi Permasalahan Overcapacity dan Overcrowding Dengan Solusi Yang Komprehensif
    6. Meningkatkan Pelayanan Publik Di Bidang Keimigrasian Berbasis Digital
    7. Pengembangan Autogate Pada Seluruh Bandara dengan Penerbangan Internasional
    8. Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM)
    9. Penguatan Pemeriksaan Keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI)
    10. Pengembangan Lounge Khusus Untuk Pekerja Migran
    11. Bakti Sosial dengan Sasaran Di Wilayah Perbatasan
    12. Membangun Tambahan Lapas Modern Super Maximum Security dan Lembaga Pendidikan Berstandar Internasional
    13. Meningkatkan kebanggaan lembaga pendidikan dengan mengembalikan nama POLTEKIM dan POLTEKIP menjadi Akademi Imigrasi dan Akademi Ilmu Pemasyarakatan.

    (aud/knv)

  • Ahmed Cerita Momen Ngopi Berubah Mencekam hingga Rebut Senjata Penembak Bondi

    Ahmed Cerita Momen Ngopi Berubah Mencekam hingga Rebut Senjata Penembak Bondi

    Sydney

    Pahlawan penembakan Pantai Bondi, Ahmed al Ahmed, mengenang momen ngopi santainya berubah mencekam gara-gara penembakan di Pantai Bondi, Australia. Ahmed pun dengan nekat merebut senjata pelaku penembakan massal itu.

    Dilansir AFP, Senin (29/12/2025), Ahmed sedang berada di pantai untuk minum kopi saat penembakan terjadi pada 14 Desember lalu. Ahmed, yang merupakan penjual buah, kemudian bersembunyi di balik mobil yang sedang parkir.

    Dia lalu berjalan perlahan dan merebut senjata dari salah satu pelaku. Ahmed mengatakan dirinya hanya berpikir bagaimana cara menghentikan penembakan tersebut.

    “Target saya hanyalah untuk merebut pistol darinya, dan untuk menghentikannya dari membunuh nyawa manusia dan bukan membunuh orang-orang yang tidak bersalah,” katanya kepada CBS News dalam sebuah wawancara yang ditayangkan hari ini.

    “Saya tahu saya telah menyelamatkan banyak orang, tetapi saya merasa sedih atas kehilangan yang terjadi,” sambung Ahmed.

    Ahmed terkena beberapa tembakan di bahunya saat berupaya merebut senjata dari salah satu penembak. Dia harus menjalani beberapa kali operasi untuk memulihkan kondisinya.

    Ahmed bercerita momen dirinya melompat ke punggung penembak itu lalu memegangnya dengan tangan kanannya dan berkata ‘Jatuhkan senjatamu, hentikan apa yang kau lakukan’. Dia mengaku tak sanggup melihat orang-orang terbunuh di depannya.

    “Saya tidak ingin melihat orang terbunuh di depan saya, saya tidak ingin melihat darah, saya tidak ingin mendengar suara senjatanya, saya tidak ingin melihat orang berteriak dan memohon, meminta bantuan,” kata Ahmed kepada stasiun televisi tersebut.

    Ahmed sendiri merupakan ayah dari dua anak. Dia pindah ke Australia dari Suriah pada tahun 2007. Paman Ahmed, Mohammed, mengaku bangga dengan tindakan ponakannya itu.

    “Tindakannya adalah sumber kebanggaan bagi kami dan bagi Suriah,” kata Mohammed yang merupakan petani di kampung halaman Ahmed.

    Pemerintah Australia telah mempercepat proses dan memberikan sejumlah visa untuk keluarga Ahmed. PM Australia Anthony Albanese menyebut Ahmed sebagai pahlawan.

    “Ahmed telah menunjukkan keberanian dan nilai-nilai yang kita inginkan di Australia,” kata Menteri Dalam Negeri Tony Burke dalam sebuah pernyataan.

    Penembakan itu dilakukan oleh ayah dan anak, Sajid dan Naveed Akram. Mereka menargetkan acara Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney.

    Penembakan itu menyebabkan 15 orang tewas dan melukai puluhan lainnya. Pihak berwenang menyebut peristiwa itu sebagai serangan teroris anti-Semit.

    Sajid (50) tewas ditembak oleh polisi yang berupaya menghentikan serangan tersebut. Warga negara India ini memasuki Australia dengan visa pada tahun 1998.

    Putranya yang berusia 24 tahun, Naveed, warga negara Australia kelahiran Australia, masih ditahan atas tuduhan termasuk terorisme dan 15 pembunuhan. Naveed juga didakwa melakukan ‘tindakan teroris’ dan menanam bom dengan maksud untuk melukai. Dia belum memberikan pernyataan pembelaan.

    Tonton juga video “Perebut Senjata Penembak di Bondi Dapat Rp 41 M: Apa Saya Pantas?”

    Halaman 2 dari 3

    (haf/imk)

  • Ahmed Cerita Momen Ngopi Berubah Mencekam hingga Rebut Senjata Penembak Bondi

    Ahmed Cerita Momen Ngopi Berubah Mencekam hingga Rebut Senjata Penembak Bondi

    Sydney

    Pahlawan penembakan Pantai Bondi, Ahmed al Ahmed, mengenang momen ngopi santainya berubah mencekam gara-gara penembakan di Pantai Bondi, Australia. Ahmed pun dengan nekat merebut senjata pelaku penembakan massal itu.

    Dilansir AFP, Senin (29/12/2025), Ahmed sedang berada di pantai untuk minum kopi saat penembakan terjadi pada 14 Desember lalu. Ahmed, yang merupakan penjual buah, kemudian bersembunyi di balik mobil yang sedang parkir.

    Dia lalu berjalan perlahan dan merebut senjata dari salah satu pelaku. Ahmed mengatakan dirinya hanya berpikir bagaimana cara menghentikan penembakan tersebut.

    “Target saya hanyalah untuk merebut pistol darinya, dan untuk menghentikannya dari membunuh nyawa manusia dan bukan membunuh orang-orang yang tidak bersalah,” katanya kepada CBS News dalam sebuah wawancara yang ditayangkan hari ini.

    “Saya tahu saya telah menyelamatkan banyak orang, tetapi saya merasa sedih atas kehilangan yang terjadi,” sambung Ahmed.

    Ahmed terkena beberapa tembakan di bahunya saat berupaya merebut senjata dari salah satu penembak. Dia harus menjalani beberapa kali operasi untuk memulihkan kondisinya.

    Ahmed bercerita momen dirinya melompat ke punggung penembak itu lalu memegangnya dengan tangan kanannya dan berkata ‘Jatuhkan senjatamu, hentikan apa yang kau lakukan’. Dia mengaku tak sanggup melihat orang-orang terbunuh di depannya.

    “Saya tidak ingin melihat orang terbunuh di depan saya, saya tidak ingin melihat darah, saya tidak ingin mendengar suara senjatanya, saya tidak ingin melihat orang berteriak dan memohon, meminta bantuan,” kata Ahmed kepada stasiun televisi tersebut.

    Ahmed sendiri merupakan ayah dari dua anak. Dia pindah ke Australia dari Suriah pada tahun 2007. Paman Ahmed, Mohammed, mengaku bangga dengan tindakan ponakannya itu.

    “Tindakannya adalah sumber kebanggaan bagi kami dan bagi Suriah,” kata Mohammed yang merupakan petani di kampung halaman Ahmed.

    Pemerintah Australia telah mempercepat proses dan memberikan sejumlah visa untuk keluarga Ahmed. PM Australia Anthony Albanese menyebut Ahmed sebagai pahlawan.

    “Ahmed telah menunjukkan keberanian dan nilai-nilai yang kita inginkan di Australia,” kata Menteri Dalam Negeri Tony Burke dalam sebuah pernyataan.

    Penembakan itu dilakukan oleh ayah dan anak, Sajid dan Naveed Akram. Mereka menargetkan acara Hanukkah di Pantai Bondi, Sydney.

    Penembakan itu menyebabkan 15 orang tewas dan melukai puluhan lainnya. Pihak berwenang menyebut peristiwa itu sebagai serangan teroris anti-Semit.

    Sajid (50) tewas ditembak oleh polisi yang berupaya menghentikan serangan tersebut. Warga negara India ini memasuki Australia dengan visa pada tahun 1998.

    Putranya yang berusia 24 tahun, Naveed, warga negara Australia kelahiran Australia, masih ditahan atas tuduhan termasuk terorisme dan 15 pembunuhan. Naveed juga didakwa melakukan ‘tindakan teroris’ dan menanam bom dengan maksud untuk melukai. Dia belum memberikan pernyataan pembelaan.

    Tonton juga video “Perebut Senjata Penembak di Bondi Dapat Rp 41 M: Apa Saya Pantas?”

    Halaman 2 dari 3

    (haf/imk)

  • Tembus 50 Ribu Unit dalam 11 Bulan

    Tembus 50 Ribu Unit dalam 11 Bulan

    Jakarta

    BYD tercatat sebagai pabrikan yang paling banyak impor mobil di Indonesia. Dalam 11 bulan tahun 2025, jumlah impornya tembus 50 ribu unit.

    BYD masih mengimpor seluruh mobilnya dari China. Nggak heran, kalau angka impornya paling tinggi dibandingkan pabrikan lain di Indonesia. Mengacu pada data impor yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), BYD berada di posisi teratas.

    Selama tahun 2025, BYD telah mengimpor 51.435 unit mobil atau setara 34 persen dari keseluruhan pabrikan yang impor mobil ke dalam negeri. Sejauh ini, ada tujuh model mobil BYD yang diboyong ke Tanah Air yaitu Seal, Atto 3, Dolphin, M6, E6 (untuk fleet), Sealion 7, dan Atto 1. Dari ketujuh model itu, Atto 1 belakangan membetot perhatian karena penjualannya yang membludak. Ini juga yang membuat angka impor BYD jadi melesat 215 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

    Namun, mulai tahun depan tampaknya angka impor itu akan berkurang, seiring dengan pembangunan pabrik BYD di Subang. Proses pembangunan pabrik BYD di Subang masih terus berjalan. Rencananya pabrik itu mulai beroperasi pada kuartal pertama 2026.

    “Sementara ini kita sudah masuk tahap akhir ya, karena kita sudah dapat audit dari BKPM, sekarang lagi konsisten koordinasi dengan Kementerian Perindustrian, karena ini adalah transisi, ke depan mitra kita adalah Kementerian Perindustrian,” kata Luther selaku Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia belum lama ini.

    “Ini mulai start proses tahap terakhir, harusnya lancar. Itu semua dimulai di kuartal I 2026,” sambung Luther.

    PT BYD Auto Indonesia merupakan merek yang mengikuti program insentif impor mobil listrik dengan investasi terbesar. Mereka membangun pabrik senilai Rp 11,2 triliun dengan kapasitas produksi 150 ribu unit per tahun. BYD optimistis jika pabrik sudah berdiri tetap bisa memimpin pasar mobil listrik di Indonesia.

    “Malah kalau kita berbasis manufaktur, itu kita justru lebih confidence dan lebih optimis. Karena assurance terhadap production dan supply itu lebih clear,” jelas dia.

    “Kalau sekarang kan kita dengan metode ini, kita mungkin masih dapat kondisi-kondisi tertentu. Yang mungkin membuatnya menjadi tidak certain. Kalau berbasis manufaktur pasti lebih certain secara keseluruhan,” tambah Luther.

    BYD sebagai penerima insentif itu harus melaksanakan komitmennya untuk memproduksi mobil di dalam negeri. Hal itu sesuai dengan Peraturan Menteri Investasi No. 6 Tahun 2023 jo No. 1 Tahun 2024. Berdasarkan aturan itu, ada sejumlah kewajiban yang harus ditunaikan produsen mobil listrik penerima insentif EV CBU. Sebelum mendapatkan insentif, pabrikan itu harus menyertakan surat komitmen yang salah satu isinya adalah janji untuk memproduksi mobil listrik di dalam negeri.

    (dry/rgr)

  • Tren Diet Makin Variatif, Ini Saran Dokter Gizi Biar Tak Salah Pilih

    Tren Diet Makin Variatif, Ini Saran Dokter Gizi Biar Tak Salah Pilih

    Jakarta

    Dari tahun ke tahun, tren diet terus bermunculan dan silih berganti viral di media sosial. Mulai dari diet rendah karbohidrat, puasa ekstrem, hingga metode diet yang menjanjikan penurunan berat badan cepat.

    Meski sama-sama mengklaim efektif, tidak semua tren diet aman untuk kesehatan jika dijalankan tanpa pemahaman yang tepat.

    Dokter spesialis gizi dr Nathania Sutisna, SpGK dari RS Abdi Waluyo mengatakan tren diet seharusnya tidak diikuti secara ekstrem. Karena perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh masing-masing.

    “Karena diet harus personalized. Secara umum, kalau dietnya menjanjikannya klaimnya terlalu ekstrem, takutnya nggak aman,” kata dr Nathania kepada detikcom di Jakarta Pusat, pada Selasa (17/12/2025).

    Rambu-rambu Diet yang Perlu Diwaspadai

    Menurut dr Nathania, tidak ada batas angka pasti untuk menilai apakah suatu diet tergolong ekstrem atau tidak. Namun, ada beberapa tanda yang bisa menjadi peringatan awal. Salah satunya dilihat dari perhitungan massa otot dan hasil dari prosesnya.

    “Perlu mengukur massa otot. Jadi kalo dietnya itu menyebabkan ototnya hilang atau turun, nah itu yang bahaya,” ucapnya.

    Selain itu, diet dengan pembatasan kalori yang terlalu ekstrem dan klaim hasil yang terdengar too good to be true juga patut dicurigai. Apalagi kalau efeknya bikin tubuh yang tadinya segar malah jadi lemas.

    Trend Diet Paling Berisiko

    Dari berbagai tren diet yang pernah viral, dr Nathania menilai water fasting sebagai salah satu metode yang paling tidak aman. Diet ini hanya mengandalkan konsumsi air putih tanpa asupan makanan.

    “Bernapas aja kita membutuhkan energi. Kalau hanya minum air, tubuh bisa berubah ke mode emergency atau bertahan hidup. Akhirnya ototnya yang dibuang,” katanya.

    Diet Realistis dan Aman

    Sementara itu, dr Nathania menilai metode intermittent fasting masih tergolong lebih realistis dan relatif aman jika dijalankan dengan benar. Pola ini mengatur waktu makan tanpa menghilangkan asupan nutrisi penting.

    “Sejauh ini, yang paling realistis dan aman adalah intermittent fasting. Kecuali yang punya asam lambung,” tutupnya.

    Halaman 2 dari 2

    Simak Video “Video: Berat Badan Hanya 22 Kg, Wanita Ini Meninggal Usai Diet Ekstrem”
    [Gambas:Video 20detik]
    (rfd/up)