Author: Detik.com

  • Heboh ‘Super Flu’ Mewabah di AS, IDAI Beberkan Gejala yang Perlu Diwaspadai

    Heboh ‘Super Flu’ Mewabah di AS, IDAI Beberkan Gejala yang Perlu Diwaspadai

    Jakarta

    Kasus flu di Amerika Serikat dilaporkan melonjak tajam. New York menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus tertinggi, dengan 71.123 kasus flu positif tercatat pada pekan yang berakhir 20 Desember.

    Adapun kasus flu melonjak di Amerika Serikat diduga dipicu oleh varian terbaru influenza A (H3N2) yang dikenal sebagai Subclade K atau dijuluki ‘super flu’.

    Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp A, Subsp Respi(K), menjelaskan istilah “super flu” yang belakangan ramai dibicarakan merujuk pada Subclade K, yakni salah satu subvarian dari virus influenza A (H3N2).

    Menurutnya, sebutan tersebut muncul karena hasil genome sequencing menunjukkan Subclade K mendominasi kasus influenza yang dianalisis pada musim flu saat ini, terutama di Amerika Serikat dan wilayah belahan bumi utara. Dari sekitar 200 sampel kasus influenza yang dilakukan pemeriksaan genetik, sebagian besar diketahui disebabkan oleh Subclade K.

    “Nah ketika dilakukan genome sequencing atau kita lihat mana varian dari virus itu Ternyata kok banyak ya, yang penyebabnya adalah subclade K, sehingga mereka mengatakan apakah ini merupakan super flu yang nanti akan menjadi mayoritas penyebab flu pada seasonal ini,” ucapnya dalam media briefing, Senin (29/12/2025).

    Ia menegaskan Subclade K termasuk bagian dari influenza A (H3N2) yang dikenal memiliki tingkat evolusi tinggi. Artinya, virus ini relatif mudah menular, mudah bermutasi, dan berpotensi memicu peningkatan kasus influenza secara luas atau bahkan epidemi musiman.

    Kondisi tersebut berisiko menyebabkan lonjakan pasien yang membutuhkan perawatan medis, termasuk rawat inap, serta meningkatkan kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan, terutama di negara-negara dengan musim dingin yang panjang dan berat.

    Dari sisi gejala, dr Nastiti menyebut Subclade K tidak menunjukkan ciri klinis yang berbeda dari influenza A pada umumnya. Gejalanya meliputi:

    demam tinggimenggigilsakit kepalanyeri tenggorokanhingga keluhan pernapasan

    “Dia tidak bisa dideteksi secara klinis, artinya dokter kalau melihat saja bahkan tidak bisa membedakan ini influenza atau bukan influenza,” lanjutnya.

    Influenza dapat dideteksi melalui rapid test atau pemeriksaan swab untuk memastikan jenis influenza A atau B. Namun, untuk mengetahui apakah infeksi tersebut disebabkan oleh subvarian seperti Subclade K, diperlukan pemeriksaan whole genome sequencing di laboratorium dengan fasilitas canggih.

    Ia menambahkan, proses identifikasi ini serupa dengan penentuan varian COVID-19 sebelumnya, seperti Alpha, Delta, hingga Omicron, yang hanya dapat dipastikan melalui analisis genetik.

    Meski gejalanya mirip flu biasa, dr Nastiti mengingatkan bahwa influenza A, termasuk H3N2 dan Subclade K, dapat berbahaya pada kelompok berisiko tinggi, seperti anak kecil, lansia, dan pasien dengan penyakit penyerta.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/up)

    Ancaman Superflu di Musim Libur

    6 Konten

    Belakangan ini, istilah “Super Flu” mendadak ramai di dunia medis. Hal ini dipicu oleh kemunculan varian terbaru dari influenza A (H3N2) atau disebut Subclade K. Varian ini sudah merebak di sejumlah negara.

    Konten Selanjutnya

    Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya

  • Kronologi Kecelakaan Beruntun di Km 12 Tol Dalam Kota Arah Slipi

    Kronologi Kecelakaan Beruntun di Km 12 Tol Dalam Kota Arah Slipi

    Jakarta

    Polisi menjelaskan kronologi kecelakaan beruntun tiga kendaraan di ruas Tol Dalam Kota Km (kilometer) 12 sore tadi. Kecelakaan melibatkan Toyota Rush, Toyota Avanza, dan Toyota Agya.

    “Ketiga kendaraan melaju dari arah Senayan ke arah Tomang,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Dhanar Dhono, Senin (29/12/2025).

    Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan Toyota Rush mengalami out off control atau hilang kendali. Hal itu dikarenakan pengemudi mengantuk.

    “Kemudian menabrak kendaraan yang melaju di depannya yaitu kendaraan Avanza dan Agya sehingga terjadi kecelakaan beruntun,” ucapnya.

    Akibat kecelakaan itu, ketiga kendaraan tersebut mengalami kerusakan. Kasus tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.

    Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di ruas Tol Dalam Kota Km 12 sore ini. Akibatnya, terjadi kepadatan di sekitar lokasi kecelakaan.

    “#Tol_DalamKota Semanggi Km 8-Slipi KM 12 padat, ada penanganan kecelakaan kecelakaan di bahu luar atau kiri,” tulis keterangan PT Jasa Marga dalam akun X-nya @PTJASAMARGA pukul 17.33 WIB.

    “Sedang ditangani, saat ini dia kendaraan sudah dievakuasi,” kata dia.

    (rdh/whn)

  • Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Awal 2026

    Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Awal 2026

    Jakarta

    Merger BUMN karya ditargetkan rampung pada kuartal I-2026. Hal ini disampaikan oleh Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Aminuddin Ma’ruf.

    “(Target akan selesai) Kuartal I. (Saat ini) Masih dikaji” ujarnya saat ditemui di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).

    Namun, Aminudin enggan menyebutkan BUMN Karya yang merger. Menurutnya yang merger adalah perusahaan terbuka, dan akan dilakukan berbarengan.

    “Barengan semuanya,” tambah dia.

    Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria memastikan merger BUMN karya tidak bisa diselesaikan tahun ini. Dia mengatakan sejak dibentuknya Danantara proses merger tersebut masih dalam tahap pengkajian.

    Tidak hanya itu, sejumlah BUMN karya yang bermasalah pada kinerja keuangannya juga didorong untuk memperbaiki terlebih dahulu. Meski mundur dari target, ia memastikan merger akan tetap dilakukan.

    “Khusus untuk karya, kita masih melakukan proses pengkajian bentuk terbaik daripada merger. Mergernya kan sudah pasti, karena kita akan melakukan, supaya perusahaan-perusahaan karya kita menjadi lebih kuat ke depannya. Nah, ini akan kita lakukan kajian-kajiannya. Ada beberapa opsi,” kata dia ditemui di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2025).

    Beberapa BUMN yang akan dilakukan merger, yakni PT Hutama Karya (Persero), PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Brantas Abipraya (Persero), PT Nindya Karya (Persero).

    Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) itu juga menegaskan, merger akan didahulukan untuk BUMN yang bermasalah pada kinerja keuangannya. Jadi, untuk Nindya Karya dan Brantas Abipraya tidak didahulukan dalam aksi merger, karena kinerja keuangannya dinilai masih baik. Namun dia memastikan akan dilakukan tahun depan.

    “Jadi kita lagi lihat ada beberapa pilihan. Salah satunya kemungkinan skenario itu ada lagi skenario yang lain. Kita carry over ke tahun depan. Tidak selesai di tahun ini. Khusus untuk karya tidak selesai di tahun ini,” jelasnya.

    (ada/hns)

  • Terobosan Medis China, Ahli Bedah ‘Pasang’ Kuping Pasien yang Copot ke Kakinya

    Terobosan Medis China, Ahli Bedah ‘Pasang’ Kuping Pasien yang Copot ke Kakinya

    Jakarta

    Ahli bedah di China berhasil melakukan operasi pertama di dunia dengan ‘memasang’ atau mencangkokkan telinga pasien yang terlepas ke bagian kakinya, sebelum akhirnya dikembalikan ke posisi semula.

    Dikutip dari South China Morning Post, telinga perempuan tersebut terlepas akibat kecelakaan kerja pada April lalu, yang juga merobek sebagian besar kulit kepalanya.

    Qiu Shenqiang, wakil direktur unit bedah mikro di Rumah Sakit Provinsi Shandong, Jinan, menjelaskan bahwa cedera yang dialami pasien disebabkan oleh mesin berat dan tergolong mengancam nyawa.

    Kulit kepala, leher, dan wajah korban mengalami robekan parah hingga “terpecah menjadi beberapa bagian”, sementara telinganya “terputus sepenuhnya bersamaan dengan kulit kepala”.

    Saat pasien tiba di rumah sakit, tim bedah mikro tangan, kaki, dan rekonstruksi segera berupaya memperbaiki kulit kepala menggunakan metode standar.

    Namun, kerusakan yang sangat parah pada jaringan kulit kepala serta jaringan pembuluh darah membuat prosedur tersebut tidak berhasil.

    Karena jaringan tengkorak membutuhkan waktu untuk sembuh, para ahli bedah tidak dapat langsung menyambungkan kembali telinga tersebut. Hal ini memaksa tim untuk menemukan cara inovatif agar telinga yang terputus tetap hidup sampai rekonstruksi memungkinkan.

    Tim Qiu akhirnya memutuskan untuk mencangkokkan telinga ke bagian atas kaki pasien. Dia menjelaskan arteri dan vena di kaki memiliki ukuran yang sesuai serta tingkat kecocokan yang tinggi dengan pembuluh darah di telinga. Selain itu, ketebalan kulit dan jaringan lunak di area kaki dinilai mirip dengan kulit kepala, sehingga hanya memerlukan penyesuaian minimal setelah proses pencangkokan.

    Prosedur ini belum pernah dilakukan sebelumnya dan tidak memiliki rujukan kasus sukses yang terdokumentasi. Operasi pencangkokan awal berlangsung selama sekitar 10 jam.

    (suc/kna)

  • RI Swasembada Gula Tahun Depan

    RI Swasembada Gula Tahun Depan

    Jakarta

    Menteri Pertanian Amran Sulaiman menargetkan Indonesia akan swasembada gula kristal putih (GKP) atau untuk konsumsi pada 2026. Ia meyakini saat ini saja produksi telah meningkat tajam.

    Menurut Amran seiring produksi tebu meningkat, maka terjadi peningkatan produksi gula. Dengan begitu cita-cita swasembada gula konsumsi akan tercapai di 2026. Sementara gula industri ditargetkan bisa tercapai 3 tahun lagi.

    “Kalau produksi tebu meningkat, itu sudah otomatis produksi gula meningkat. Sekarang rendermen berapa? Kalau 7 sudah bagus. Jadi, tahun depan mudah-mudahan sudah bisa swasembada gula putih. Kemudian industri merupakan 3 tahun. Kita kerja keras,” kata dia ditemui di Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).

    Amran mengatakan untuk langkah-langkah mencapai swasembada gula konsumsi akan dilakukan bongkar ratun, di mana kegiatan membongkar tunas-tunas tebu lama yang sudah tidak produktif atau menurun kualitasnya, lalu diganti dengan penanaman bibit tebu baru, terutama varietas unggul.

    Selain itu, menurut Amran, 300 ribu hektare lahan tebu saat ini harus dilakukan bongkar ratun.

    “Langkah-langkahnya adalah pertama, ratun ini sudah 86% itu harus dibongkar. Sekarang kita akan bongkar berturut-turut 3 tahun 2025, 2026, 2027. Itu kurang lebih 300an ribu hektare. Nggak, seluruh,” ujar dia.

    Amran mengatakan saat ini terdapat 500 ribu hektare lahan tebu. Jika 300 ribu ha dilakukan peremajaan atau penanaman ulang, ia meyakini produksi gula untuk mencapai swasembada akan tercapai.

    “Sekarang ada 500 ribu ha. Kita mudah-mudahan bongkar 300 ribu ha lebih. Kalau itu jadi kenyataan, insyaAllah, gula putih swasembada,” jelasnya.

    (ada/hns)

  • Staycation Pakai Duit Salah Transfer Berujung Bui bagi Pria Singapura

    Staycation Pakai Duit Salah Transfer Berujung Bui bagi Pria Singapura

    Jakarta

    Pria di Singapura divonis 12 minggu penjara usai menikmati uang salah transfer untuk staycation. Pelaku dibui usai menolak mengembalikan SGD 9.000 atau sekitar Rp 118 juta yang salah kirim ke rekeningnya.

    Dilansir Channel News Asia, Senin (29/12/2025), pria itu bernama Mohamed Basheer Hanif Mohamed (27). Dia menerima uang yang salah transfer oleh Universitas Teknologi Nanyang (NTU).

    Basheer menghabiskan uang tersebut untuk menginap di hotel dan pengeluaran sehari-hari. Basheer mengaku bersalah atas satu dakwaan penggelapan dana secara tidak jujur.

    Berdasarkan dokumen pengadilan, seorang petugas keuangan NTU mengatakan universitas tersebut secara keliru mentransfer SGD 9.087,04 kepada Basheer pada 10 November 2023. Pada hari yang sama, Basheer menyadari jumlah tersebut di rekening bank POSB-nya yang sebelumnya kosong.

    Kemudian Basheer menarik uang tersebut untuk keperluan pribadinya. Petugas keuangan dan POSB telah beberapa kali mencoba menghubungi Basheer tetapi tidak berhasil.

    Pada 21 November 2023, petugas keuangan mengirim email kepada Basheer tentang transfer yang salah tersebut. Basheer menjawab bahwa dia tidak mengetahui adanya uang tersebut karena dia telah berhenti menggunakan rekening bank tersebut.

    Dia juga menolak memberikan nomor telepon seluler dan alamat terbarunya atas permintaan NTU dan menyuruh petugas keuangan untuk berhenti menghubunginya. Dia tidak mengembalikan uang tersebut.

    Muncul melalui tautan video tanpa perwakilan hukum, Basheer mengatakan bahwa dia telah ditahan sejak Oktober karena tidak mampu membayar uang jaminan. Dia mengaku selama ini tinggal di sebuah flat sewaan bersama istrinya, dan mereka sedang mengalami kesulitan keuangan.

    Basheer mengatakan kepada hakim bahwa dia menyesal dan tidak akan mengulangi pelanggaran setelah dibebaskan. Hakim kemudian bertanya apakah ada perwakilan NTU yang hadir dan seorang wanita terlihat maju. Kemudian, terungkap bahwa wanita tersebut adalah istri Basheer, dan bukan perwakilan universitas.

    Penggelapan dana secara tidak jujur dapat membuat seseorang dipenjara hingga 2 tahun, didenda, atau keduanya.

    Halaman 2 dari 2

    (lir/lir)

  • Belajar dari Kasus Pemotor PCX Ngamuk usai Ditegur Jangan Ngerokok

    Belajar dari Kasus Pemotor PCX Ngamuk usai Ditegur Jangan Ngerokok

    Jakarta

    Sejak kemarin, media sosial dihebohkan video pengendara Honda PCX putih yang ngamuk usai ditegur jangan merokok. Sosok viral yang diketahui bernama Galih Saputra itu telah meminta maaf dan berjanji tak akan mengulanginya lagi. Apa pelajaran penting yang bisa dipetik?

    Selain melanggar hukum, perbuatan merokok sambil mengendarai motor bisa membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Sebab, kebiasaan itu berpotensi mengganggu konsentrasi dan keseimbangan pengendara saat melaju di jalan raya.

    “Mengemudi apa pun kendaraannya harus fokus atau konsentrasi. Menjaga kontrol dan keseimbangan kendaraan. Tidak boleh yang namanya sambil-sambil apalagi ngerokok,” ujar Praktisi keselamatan berkendara yang juga Director Training Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana kepada detikcom, belum lama ini.

    Di luar itu, dia menambahkan, sisa pembakaran rokok juga bisa membahayakan pengguna jalan lain di belakang. Itulah mengapa, berkendara sambil merokok merupakan perbuatan ‘haram’ yang benar-benar tak disarankan.

    “Abu dan baranya mengganggu pengemudi lain, bisa juga terbang ke mata sendiri,” kata Sony.

    Pemotor ngerokok. Foto: Doc. IG @mintadisundut

    Diberitakan sebelumnya, aksi pemotor yang ngamuk saat ditegur jangan merokok viral di sejumlah platform media sosial, termasuk Instagram. Akun @mintadisundut merupakan salah satu yang pertama membagikannya di jagad maya.

    Tayangan yang beredar menunjukkan, pemotor arogan itu tak sendirian, melainkan membawa wanita yang juga tak mengenakan pelindung kepala. Dia, sepanjang perjalanan, asik merokok tanpa memedulikan pengguna jalan lain.

    Merasa terganggu, pemotor lain di belakang menegur pemotor arogan tersebut. Dia meminta agar si perokok mematikan rokoknya. Sebab, abu dan baranya bisa mengancam keselamatan pengguna jalan lain.

    “Abu rokok lo kena orang,” ujar pemotor lain yang menegur perokok tersebut, dikutip Senin (29/12).

    “Lo kan tinggal nyalip doang, monyet!” demikian respons si perokok sambil terus memacu Honda PCX berkelir putihnya. Bahkan, alih-alih meminta maaf, dia justru menyerang penegur dengan makian-makian.

    Si penegur berusaha sabar. Dia kemudian bertanya ke perokok: pernah sekolak tidak? Sebab, kata-katanya terlalu kasar dan tak beretika.

    “Yang lain elo tegur nggak, k*nt*l?” begitu respons lanjutan si perokok. Bahkan, parahnya lagi, dia melayangkan tendangan keras ke arah motor si penegur.

    Hingga tulisan ini dimuat, postingan tersebut sudah disaksikan 272 ribu kali dan mendapat hampir 3 ribu komentar. Warganet rata-rata menyayangkan aksi perokok yang sok jagoan dan tak mau mengaku salah.

    Pemotor PCX Minta Maaf

    Setelah kasus tersebut viral, pengendara motor yang bernama Galih Saputra itu akhirnya menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf melalui akun Instagram resminya. Dia janji tak akan mengulanginya lagi di lain hari.

    “Saya Galih Saputra, ingin mengklarifikasi sehubung video saya merokok sambil berkendara. Saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak, terutama mas-mas di video tersebut,” kata Galih.

    Menurut Galih, insiden viral tersebut terjadi pada Minggu (28/12) sekira pukul 00.00 malam. Dia mengaku, ketika itu lalai dan ceroboh.

    “Saya menyadari kejadian tersebut menimbulkan ketidaknyamanan dan kesalahpahaman di masyarakat. Saya dengan tulus menyampaikan permohonan dan minta maaf,” tuturnya.

    “Sebagai bentuk tanggung jawab, saya sudah evaluasi dan mengambil langkah perbaikan diri agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata dia menambahkan.

    (sfn/dry)

  • Klarifikasi Viral Ortu soal Anak Dikeluarkan dari Sekolah usai Ngeluh Menu MBG ‘Rapel’: Ada Miskom

    Klarifikasi Viral Ortu soal Anak Dikeluarkan dari Sekolah usai Ngeluh Menu MBG ‘Rapel’: Ada Miskom

    Jakarta

    Viral curhatan orangtua siswa yang sempat mengaku mendapatkan intimidasi dari Badan Gizi Nasional (BGN) pasca mengunggah menu ‘rapelan’ makan bergizi gratis di periode libur Natal dan Tahun Baru. Anaknya juga disebut-sebut dikeluarkan dari sekolah buntut postingan viral tersebut.

    Orangtua siswa yang bernama Nurul Oriana itu akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi. Ia menekankan informasi yang semula ia terima merupakan miskomunikasi dengan pihak sekolah.

    Pernyataan ini disampaikan pasca seluruh pihak termasuk pihak sekolah, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan orang tua murid, bertemu.

    “Mengakui ada kesalahpahaman kedua belah pihak yang mana saya sendiri mengira snack yang diberi untuk 5 hari ternyata untuk 3 hari,” kata Nurul kepada wartawan, Senin (29/10/2025).

    Pihak sekolah PAUD kemudian menekankan tidak pernah mengeluarkan anaknya, Aira, dari sekolah. Miskomunikasi disebut terjadi melalui percakapan internal di grup WhatsApp. Dipastikan tidak ada keputusan administratif dikeluarkannya Aira dari sekolah tersebut sebagai peserta didik.

    Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menyebut hal ini menjadi tanda program MBG tidak terhalang dengan masukan dan kritikan. Program MBG juga disebutnya tidak boleh memicu dampak negatif, khususnya terkait pendidikan pada anak.

    “Program MBG tidak boleh menimbulkan dampak negatif terhadap hak anak, khususnya hak memperoleh pendidikan. Setelah dilakukan klarifikasi, dapat dipastikan tidak ada anak yang dikeluarkan dari sekolah,” beber Dadan di Jakarta, Senin (29/12).

    “Setiap masukan dari masyarakat adalah bagian penting dari perbaikan layanan. Program ini hadir untuk melindungi anak-anak, bukan untuk membatasi ruang aspirasi orang tua,” tegasnya.

    Halaman 2 dari 2

    (naf/naf)

  • Transisi Energi RI Harus Dipercepat, Kita Masih Bergantung Impor

    Transisi Energi RI Harus Dipercepat, Kita Masih Bergantung Impor

    Jakarta

    Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno berkomitmen mengawal kebijakan dan legislasi strategis di sektor energi, khususnya percepatan transisi energi nasional. Eddy mengatakan dirinya terlibat aktif dalam sejumlah inisiatif kebijakan dan legislasi di bidang energi.

    “Tujuannya adalah bagaimana kita akan mampu mengawal proses transisi energi yang saat ini perlu kita laksanakan dengan cepat,” kata Eddy Soeparno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/12/2025).

    Menurutnya, Indonesia saat ini menghadapi paradoks energi. Di satu sisi, Indonesia memiliki sumber daya energi yang sangat besar, baik energi fosil maupun terbarukan. Namun di sisi lain, kebutuhan energi nasional masih bergantung pada impor.

    “Indonesia memiliki sumber energi yang sangat besar, baik fosil maupun terbarukan. Namun, pada saat yang sama, kebutuhan energi kita masih bergantung pada impor,” kata Eddy.

    Menurutnya, paradoks tersebut dapat diatasi melalui percepatan transisi energi dengan memaksimalkan pemanfaatan sumber energi domestik. Dia menilai langkah tersebut dapat mengurangi ketergantungan impor sekaligus mendorong penggunaan energi yang lebih ramah lingkungan.

    Selain itu, Eddy mengatakan investasi di sektor energi terbarukan dapat menciptakan lapangan kerja hijau atau green jobs, mendorong pertumbuhan produk domestik bruto (PDB), serta melahirkan sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis ekonomi rendah karbon. Dia mendorong sosialisasi mengenai krisis lingkungan, energi terbarukan, dan transisi energi perlu terus dilakukan.

    Lebih lanjut, Eddy menyoroti sistem rantai birokrasi yang menghambat investasi. Menurutnya, banyak investor global ingin berinvestasi dalam energi terbarukan lantaran adanya aspek keberlanjutan.

    “Saya yakin mereka akan masuk memilih Indonesia sebagai salah satu sarana investasi yang terbaik bagi mereka,” tuturnya.

    (amw/eva)

  • AS Ketar-ketir Dihantui ‘Super Flu’, Sudah Masuk RI? Ini Catatan IDAI

    AS Ketar-ketir Dihantui ‘Super Flu’, Sudah Masuk RI? Ini Catatan IDAI

    Jakarta

    Merebaknya varian baru influenza A (H3N2) Subclade K atau yang kerap disebut ‘super flu’ di Amerika Serikat memicu kekhawatiran global. Lantas, apakah kemungkinan sudah masuk Indonesia?

    Menanggapi hal tersebut, Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr dr Nastiti Kaswandani, Sp A, Subsp Respi(K), menyebut kemungkinan virus tersebut masuk ke Tanah Air sangat besar, mengingat Indonesia bukan negara yang terisolasi dari lalu lintas global.

    Berkaca dari berbagai pengalaman penyakit pernapasan sebelumnya, penyebaran virus lintas negara hampir selalu terjadi.

    “Cepat atau lambat penyakit itu akan sampai di Indonesia. Jadi, semakin dekat ya semakin besar kemungkinannya,” ucapnya dalam media briefing, Senin (29/12/2025).

    Ia bahkan menilai besar kemungkinan virus tersebut sudah ada di Tanah Air, mengingat tingginya jumlah penumpang internasional yang datang setiap hari, baik dari Amerika Serikat, Eropa, Kanada, maupun negara-negara Asia seperti Singapura, Malaysia, hingga China.

    dr Nastiti menjelaskan, saat ini pemeriksaan di pintu masuk negara masih terbatas pada skrining gejala, seperti demam atau gangguan pernapasan. Tidak semua bandara menerapkan pemindaian suhu tubuh (thermal scanning), sehingga bila penumpang tidak melaporkan kondisi kesehatannya secara jujur, potensi lolos dari pemantauan tetap ada.

    “Ketika itu sudah sampai Singapura atau Malaysia, itu akan cepat sampai di Indonesia. Pasti akan, kalau ditanya sekarang sudah ada atau belum kemungkinan, sudah ada,” lanjutnya.

    Ia menambahkan, sejumlah rumah sakit sebenarnya sudah melakukan pemeriksaan influenza untuk membedakan influenza A dan B. Namun, pemeriksaan tersebut tidak sampai mendeteksi subvarian, seperti Subclade K, karena membutuhkan fasilitas laboratorium canggih dengan genomic sequencing.

    Dari sisi penanganan klinis, dr Nastiti menekankan jenis varian influenza tidak mengubah terapi pengobatan. Pasien tetap diberikan obat yang sama seperti influenza pada umumnya.

    Sementara itu, menurut Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman mengatakan hingga November 2025 belum ditemukan kasus flu akibat infeksi subclade K.

    “Di Indonesia bersirkulasi Influenza A seasonal, dominasi subtipe H3N2 dan H1N1pdm09. Periode Mei 2025 sampai dengan November 2025 didominasi sirkulasi H3N2,” kata Aji saat dihubungi detikcom, Sabtu (27/12).

    “Berdasarkan hasil genomik/WGS virus influenza oleh NIC: didominasi H3N2 clade 3C.2a. Hasil WGS tersebut menunjukkan bahwa tidak ditemukan clade baru atau varian yg berbeda dari varian yang bersirkulasi di global dan masih dalam strain vaksin influenza rekomendasi WHO,” sambungnya.

    Halaman 2 dari 2

    (suc/up)

    Ancaman Superflu di Musim Libur

    6 Konten

    Belakangan ini, istilah “Super Flu” mendadak ramai di dunia medis. Hal ini dipicu oleh kemunculan varian terbaru dari influenza A (H3N2) atau disebut Subclade K. Varian ini sudah merebak di sejumlah negara.

    Konten Selanjutnya

    Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya