Author: Detik.com

  • Pemilik Kendaraan Bisa Ajukan Keringanan Pajak, Segini Besarnya

    Pemilik Kendaraan Bisa Ajukan Keringanan Pajak, Segini Besarnya

    Jakarta

    Ada sejumlah kendaraan yang bisa diajukan keringanan pajaknya. Memang, berapa besar keringanan yang bisa didapat dari pengajuan tersebut?

    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan keringanan buat para pemilik kendaraan berupa pengurangan pajak. Pengurangan pajak itu bisa dilakukan secara jabatan dan juga atas permohonan wajib pajak.

    Kriteria Kendaraan Bisa Diajukan Keringanan Pajak

    Diatur dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta nomor 841 tahun 2025 tentang Kriteria Pemberian Pengurangan dan Pembebasan Pokok Pajak Kendaraan Bermotor, disebutkan bahwa pengurangan pokok PKB secara jabatan diberitakan untuk kendaraan bermotor yang diajukan mutasi keluar Provinsi DKI Jakarta yang kepemilikan dan/atau penguasannya kurang dari 12 bulan terhitung sejak berakhirnya masa pajak pada tahun berjalan serta bagian dari bulan dihitung penuh satu bulan.

    Adapun besar pengurangannya diberikan secara proporsional sebesar porsi PKB yang terutang untuk jangka waktu yang belum dilalui dalam satuan bulan. Selanjutnya, pengurangan pajak juga bisa diajukan wajib pajak, dalam hal ini pemilik kendaraan. Ada tiga kriteria utama kendaraan yang bisa diajukan pengurangan pajak. Rinciannya sebagai berikut.

    1. Kendaraan bermotor yang rusak berat dan tidak dapat digunakan jalan lebih dari enam bulan terhitung sejak kendaraan bermotor rusak berat
    2. Kendaraan bermotor yang digunakan semata-mata untuk melayani kepentingan umum di bidang sosial atau keagamaan dan tidak bersifat komersial, atau
    3. Kendaraan bermotor yang nilai pasarnya lebih rendah dari nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) yang telah ditetapkan

    Untuk kendaraan yang memenuhi kriteria di nomor pertama dan kedua, maka pengurangan PKB yang diberikan sebesar 50 persen dari PKB terutang. Sementara kendaraan dengan kriteria nomor tiga, diberikan pengurangan sebesar selisih antara PKB terutang berdasarkan NJKB dengan PKB terutang berdasarkan nilai pasar untuk kendaraan bermotor.

    Syarat untuk Mengajukan Keringanan Pajak

    Pemilik kendaraan bisa mengajukan pengurangan pokok PKB untuk kendaraan rusak berat yang tidak bisa digunakan lagi dengan melampirkan fotokopi STNK atau faktur pembelian kendaraan. Pemilik juga harus melengkapi pengajuan itu dengan dokumen, data, informasi, dan atau keterangan yang menunjukkan kondisi kendaraan seperti yang dimaksud pada angka 1.

    (dry/din)

  • Gibran: IKN akan Diselesaikan Pembangunannya!

    Gibran: IKN akan Diselesaikan Pembangunannya!

    Jakarta

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kalimantan Timur bakal dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya. IKN sendiri ditargetkan menjadi ibu kota politik buat Indonesia pada tahun 2028.

    Komitmen kelanjutan IKN ini diungkapkan Gibran dalam unggahan terbarunya, di Instagram resmi @gibran_rakabuming, Rabu (31/12/2025). Unggahan itu menunjukkan rekap peninjauan yang dilakukan olehnya di IKN Selasa 30 Desember kemarin.

    “Yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya,” ujar Gibran dalam potongan video yang diunggahnya.

    Dalam unggahan yang sama nampak juga kegiatan Gibran melakukan peninjauan di IKN. Dia berbincang dengan beberapa pejabat pimpinan proyek dan juga menyapa para pekerja.

    Gibran meninjau pembangunan Masjid Negara IKN untuk memastikan progres pembangunan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

    “Saya mengapresiasi progres pembangunan Masjid Negara IKN yang telah mencapai 98,4% dan ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026,” kata Gibran dalam keterangan unggahannya.

    Eks Wali Kota Solo itu juga meninjau Gereja Basilika dan Plaza Kerukunan di kawasan peribadatan IKN, Kalimantan Timur.

    Kawasan peribadatan IKN terintegrasi dengan Plaza Kerukunan sebagai ruang terbuka publik, serta akan dilengkapi berbagai rumah ibadah lainnya, termasuk pura, dan monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia. Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik basilika telah mencapai 93,3%.

    (acd/acd)

  • Kasus Korupsi Nanas Rp 60 M, Eks Pj Gubernur Sulsel Dicegah ke Luar Negeri

    Kasus Korupsi Nanas Rp 60 M, Eks Pj Gubernur Sulsel Dicegah ke Luar Negeri

    Makassar

    Kejati Sulawesi Selatan (Sulsel) mencekal mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi bibit nanas tahun anggaran 2024. Selain Bahtiar, ada lima orang lainnya turut dicekal.

    “Kejati Sulsel secara resmi telah mengajukan permohonan pencegahan bepergian ke luar negeri (cekal) kepada Jaksa Agung Muda Intelijen terhadap enam orang yang dinilai berkaitan erat dengan perkara pengadaan bibit nanas yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ujar Kajati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

    Selain Bahtiar, Kejati Sulsel juga mencekal seorang PNS Pemprov Sulsel berinisial HS (51). Selanjutnya, ada dua PNS lain berinisial RE (35) UN (49) serta Direktur Utama PT AAN berinisial RM (55) hingga karyawan swasta berinisial RE (40).

    “Langkah pencekalan ini diambil untuk memastikan proses penyidikan berjalan lancar dan mencegah kemungkinan para pihak tersebut mempersulit atau melarikan diri ke luar negeri di tengah proses hukum yang sedang kami intensifkan,” tuturnya.

    Didik menjelaskan, Tim Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sulsel sebelumnya telah melakukan pemeriksaan maraton terhadap Bahtiar pada Rabu (17/12). Bahtiar berstatus saksi saat menjalani pemeriksaan.

    Penyidik menduga adanya praktik penggelembungan harga (mark-up) serta indikasi pengadaan fiktif. Status keenam orang yang dicekal saat ini masih sebagai saksi.

    “Tim penyidik terus mendalami proses perencanaan dan penganggaran pengadaan bibit nanas tersebut,” ujarnya.

    Kejati Sulsel sebelumnya telah melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi strategis lingkup Pemprov Sulsel pada Kamis (20/11). Penggeledahan berlangsung di kantor Dinas TPHBun Sulsel, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), hingga kantor rekanan di beberapa wilayah.

    Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik menyita ratusan dokumen kontrak, bukti transaksi keuangan. Selain itu ada perangkat elektronik yang diduga kuat berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

    Baca selengkapnya di sini dan di sini

    (idh/idh)

  • 7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pulih Usai Diterjang Banjir-Longsor

    7 Ruas Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pulih Usai Diterjang Banjir-Longsor

    Jakarta

    Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasioan (BPJN) Aceh telah merampungkan penanganan 7 ruas jalan nasional di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, sepanjang 35,96 kilometer (km). Jalan tersebut sebelumnya rusak akibat banjir, tanah longsor dan penumpukan sedimen pasca bencana.

    Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan, pemulihan fungsi jalan nasional menjadi prioritas utama pascabencana. Jalan nasional penting sebagai konektivitas untuk pemulihan perekonomian di Kabupaten Aceh Tamiang.

    “Kementerian PU bergerak cepat menangani dampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang agar konektivitas jalan nasional tetap terjaga. Jalan nasional sangat penting untuk mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik,” ujar Dody, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

    Total ada 7 ruas jalan yang sudah dirampungkan. Ruas tersebut antara lain ruas Jalan Batas Kota Langsa/Aceh Tamiang-Kota Kuala Simpang, Ruas Jalan Ir.Juanda, Ruas Jalan Cut Nyak Dien, Ruas Jalan Iskandar Muda, Ruas Jalan Mayjen Sutoyo, Ruas Jalan Ade Irma Suryani, dan Ruas Jalan Kota Kuala Simpang-Batas Provinsi Sumatera Utara.

    Proses pemulihannya, Kementerian PU bekerja sama dengan BUMN karya telah mengerahkan sebanyak 30 unit excavator, 3 unit Dozer, 5 unit Loader, 4 unit grader, 3 unit Backhoe Loader dan 74 unit dump truck, serta didukung puluhan personel lapangan dan 24 pekerja harian padat karya.

    Tidak hanya jalan nasional, Kementerian PU juga menangani jalan dalam kota yang masih tertimbun sedimen agar mudah dilalui. Fokus utama penanganan yakni pada jalan akses menuju fasilitas umum.

    “Selain jalan nasional, kami juga melakukan pemulihan jalan dalam kota yakni akses menuju fasilitas umum terutama pada pasar Kuala Simpang agar dapat segera memulihkan perekonomian di Aceh Tamiang. Pembersihan juga dilakukan pada akses menuju sekolah, puskesmas dan rumah sakit.” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 BPJN Aceh, Ardian.

    Kementerian PU menegaskan komitmennya untuk memastikan konektivitas jalan nasional tetap terjaga, khususnya di wilayah terdampak bencana. Hal ini sebagai upaya mendukung mobilitas masyarakat dan pemulihan aktivitas ekonomi di Kabupaten Aceh Tamiang.

    Lihat juga Video Demo Buruh Bubar, Akses Jalan Medan Merdeka Selatan Kembali Dibuka

    (acd/acd)

  • Daftar BUMN yang Berpotensi Didepak Bursa!

    Daftar BUMN yang Berpotensi Didepak Bursa!

    Jakarta

    Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masuk dalam daftar perusahaan potensial delisting atau pembatalan pencatatan saham di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI). Potensi delisting ini terjadi lantaran sejumlah perusahaan swasta dan BUMN tersebut mengalami suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham lebih dari enam bulan berturut-turut.

    Setidaknya, terdapat tiga perusahaan plat merah yang masuk daftar potensi delisting, yakni PT Indofarma Tbk (INAF), PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), dan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). Terdapat juga anak usaha PT PP (Persero) Tbk (PTPP) yang masuk dalam radar potensial delisting, yakni PT PP Properti Tbk (PPRO).

    Tercatat ada sebanyak 70 perusahaan yang masuk dalam daftar potensi delisting. Terdapat beberapa nama besar pabrik tekstil juga yang masuk dalam daftar tersebut, seperti PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT) hingga PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) atau Sritex.

    Mengacu ketentuan III.5.3. Peraturan Nomor I-N diatur bahwa apabila Perusahaan Tercatat sudah mengalami Suspensi Efek selama 6 (enam) bulan berturut-turut, maka berdasarkan ketentuan III.5.3.1. Peraturan Nomor I-N menyatakan, Bursa memberitahukan kepada publik bahwa saham Perusahaan Tercatat berpotensi untuk dilakukan Delisting melalui Pengumuman Bursa.

    “Ketentuan III.5.3.2. Peraturan Nomor I-N: Pengumuman Bursa sebagaimana dimaksud disampaikan kembali oleh Bursa secara berkala setiap bulan Juni dan bulan Desember sampai dicabutnya Suspensi Efek tersebut atau sampai dilakukannya Delisting,” tulis Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar, dalam pengumumannya dikutip dari Keterbukaan Informasi, Rabu (31/12/2025).

    Berikut daftar 70 perusahaan potensi delisting BEI per 30 Desember 2025:

    PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (ALMI)
    PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY)
    PT Ratu Prabu Energi Tbk (ARTI)
    PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS)
    PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA)
    PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk (BOSS)
    PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL)
    PT Cahaya Bintang Medan Tbk (CBMF)
    PT Cowell Development Tbk (COWL)
    PT Capri Nusa Satu Properti Tbk (CPRI)
    PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL)
    PT Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK)
    PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
    PT Eterindo Wahanatama Tbk (ETWA)
    PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW)
    PT Aksara Global Development Tbk (GAMA)
    PT Golden Plantation Tbk (GOLL)
    PT HK Metals Utama Tbk (HKMU)
    PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME)
    PT Saraswati Griya Lestari Tbk (HOTL)
    PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP)
    PT Indofarma Tbk (INAF)
    PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE)
    PT Sky Energy Indonesia Tbk (JSKY)
    PT Darmi Bersaudara Tbk (KAYU)
    PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia Tbk (KBRI)
    PT Eureka Prima Jakarta Tbk (LCGP)
    PT Limas Indonesia Makmur Tbk (LMAS)
    PT Lionmesh Prima Tbk (LMSH)
    PT Marga Abhinaya Abadi Tbk (MABA)
    PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP)
    PT Multifiling Mitra Indonesia Tbk (MFMI)
    PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk (MKNT)
    PT Mitra Pemuda Tbk (MTRA)
    PT Metro Realty Tbk (MTSM)
    PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX)
    PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA)
    PT Polaris Investama Tbk (PLAS)
    PT Plaza Indonesia Realty Tbk (PLIN)
    PT Pollux Properties Indonesia Tbk (POLL)
    PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL)
    PT Bliss Properti Indonesia Tbk (POSA)
    PT PP Properti Tbk (PPRO)
    PT Master Print Tbk (PTMR)
    PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
    PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO)
    PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK)
    PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk (SBAT)
    PT Siwani Makmur Tbk (SIMA)
    PT Northcliff Citranusa Indonesia Tbk (SKYB)
    PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB)
    PT SMR Utama Tbk (SMRU)
    PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)
    PT Sugih Energy Tbk (SUGI)
    PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR)
    PT Tianrong Chemicals Industry Tbk (TDPM)
    PT Indosterling Technomedia Tbk (TECH)
    PT Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE)
    PT Terregra Asia Energy Tbk (TGRA)
    PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK)
    PT Totalindo Eka Persada Tbk (TOPS)
    PT Sunindo Adipersada Tbk (TOYS)
    PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM)
    PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL)
    PT Trikomsel Oke Tbk (TRIO)
    PT Nusantara Inti Corpora Tbk (UNIT)
    PT Wicaksana Overseas International Tbk (WICO)
    PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)
    PT Widodo Makmur Perkasa Tbk (WMPP)
    PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT)

    Lihat juga Video: Merger dengan XL, Smartfren Resmi Pamit dari Bursa Saham

    (ahi/kil)

  • Gibran ke IKN Jelang Tahun Baru, Janji Masjid Negara Siap Dipakai Saat Lebaran

    Gibran ke IKN Jelang Tahun Baru, Janji Masjid Negara Siap Dipakai Saat Lebaran

    Jakarta

    Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Peninjauan dilakukan untuk melihat pembangunan Masjid IKN dan beberapa fasilitas keagamaan lainnya di ibu kota baru.

    Gibran menyampaikan pembangunan Masjid Negara IKN telah mendekati tahap akhir dan ditargetkan selesai pada 15 Februari 2026. Progresnya sudah menyentuh 98,4%.

    “Proyek strategis IKN yang pertama saya kunjungi adalah pembangunan Masjid Negara, yang saat ini telah mencapai 98,4%. Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol identitas Islam yang rahmatan lil ‘alamin di ibu kota baru Indonesia,” ujar Gibran dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

    Pada tahap pertama masjid ini ditargetkan dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026. Yang ditargetkan dapat memiliki kapasitas sekitar 29 ribu jemaah dari total rencana 60 ribu jemaah.

    “Ditargetkan dapat digunakan untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri tahun 2026. Karena itu, percepatan pembangunan dan penjagaan kualitas pekerjaan menjadi hal yang terus kami kawal bersama,” imbuh Gibran.

    Masjid Raya Nusantara berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi area komersial, dan 7.340 meter persegi area penunjang. Luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dilengkapi area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi, dengan struktur bangunan empat lantai dan dua lantai mezzanine.

    Lingkup pekerjaan mencakup tahap persiapan, perancangan detail, hingga pelaksanaan konstruksi yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal-elektronika, lanskap dan infrastruktur, serta penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).

    Gibran juga meninjau Basilika dan Plaza Kerukunan yang berada di kawasan peribadatan IKN. Kawasan peribadatan ini dirancang sebagai ruang bersama bagi berbagai umat beragama ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memastikan pembangunan IKN berjalan seimbang antara fungsi pemerintahan, sosial, dan nilai-nilai kebangsaan.

    Salah satu rumah ibadah yang berada di kawasan ini adalah Gereja Basilika Santo Fransiskus Xaverius, yang akan menjadi basilika pertama di Indonesia. Gereja ini dirancang dengan kapasitas sekitar 1.600 umat dan ditargetkan selesai pada awal tahun 2026.

    Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono menyampaikan, Gibran memberikan perhatian khusus pada kualitas desain, progres pekerjaan, serta kesiapan masjid untuk segera dimanfaatkan sebagai sarana ibadah.

    Menurut Basuki, konsep Masjid Negara memiliki desain berbeda dari masjid pada umumnya, baik dari bentuk bangunan maupun keterhubungannya dengan kawasan peribadatan lain di IKN.

    “Beliau menyampaikan apresiasi terhadap kualitas desain masjid yang berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Masjid di IKN ini berbentuk serban dan dirancang dengan kapasitas sekitar 20 ribu jemaah pada tahap awal, yang nantinya dapat dikembangkan hingga 60 ribu jemaah,” ujar Basuki.

    Basuki menambahkan, Gibran juga meminta agar penyelesaian pekerjaan dipercepat dengan tetap menjaga mutu, sehingga masjid dapat mulai digunakan pada bulan Ramadan. Eks Menteri PUPR itu juga menjelaskan kawasan peribadatan IKN dirancang secara terpadu sebagai simbol nyata toleransi dan persatuan di ibu kota baru.

    Menurut Basuki, seluruh fasilitas peribadatan di kawasan inti IKN diharapkan dapat segera diselesaikan agar dapat dimanfaatkan oleh umat masing-masing.

    “Semua diharapkan dapat diselesaikan pada bulan Januari ini, sehingga fungsi peribadatan di kawasan inti IKN bisa berjalan dengan baik,” kata Basuki.

    Sebagai informasi, Basilika Santo Fransiskus Xaverius dibangun di atas lahan seluas 37.781 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.862,68 meter persegi.

    Lingkup pekerjaan mencakup bangunan utama basilika, taman doa Jalan Salib, Taman Doa Gua Maria, Wisma Uskup, bangunan penunjang, plaza seremonial, area parkir, serta akses kawasan yang terhubung dengan rumah ibadah lain di sekitarnya.

    Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik basilika telah mencapai 93,3%. Kawasan peribadatan IKN sendiri dirancang terintegrasi dengan Plaza Kerukunan sebagai ruang terbuka publik. Selain masjid dan basilika, kawasan ini juga akan dilengkapi rumah ibadah lain seperti pura, serta monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia.

    Lihat juga Video: Gibran: Sebagai Pembantu Presiden Siap Ditugaskan di Papua-IKN

    (acd/acd)

  • Pengusaha Ritel Minta Aturan Larangan Pemajangan Rokok Ditinjau Ulang

    Pengusaha Ritel Minta Aturan Larangan Pemajangan Rokok Ditinjau Ulang

    Jakarta

    Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) meminta agar sejumlah aturan dalam Rancangan Peraturan Daerah Kawasan Tanpa Rokok (Ranperda KTR) DKI Jakarta ditinjau ulang. Ketua Umum HIPPINDO, Budihardjo Iduansjah mengatakan salah satunya pelarangan pemajangan rokok di ritel.

    Menurutnya, yang harus dimitigasi ke depan terkait Ranperda KTR, adalah jangan sampai larangan-larangan penjualan dan pemajangan justru menyuburkan rokok ilegal.

    “Seharusnya fokus ke yang ilegal itu aja. Energi dan effort diarahkan ke pemberantasan rokok ilegal. Seperti arahan Menkeu, jika belum ada solusi untuk menerap tenaga kerja maupun pemasukan penerimaan, jangan buat peraturan yang melarang,” kata dia dalam keterangannya, dikutip Rabu (31/12/2025).

    Budihardjo menekankan bahwa pembuat kebijakan harus berkomitmen mempertimbangkan keberlangsungan usaha termasuk ritel modern. Salah satunya dengan mematuhi proses hasil fasilitasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sebagai bentuk penyempurnaan dalam teknis penyusunan peraturan perundang-undangan.

    “Harus benar-benar dipertimbangkan, jangan sampai yang namanya kawasan tanpa rokok merugikan pedagang, pelaku usaha ritel, dan ekosistem usaha di dalamnya. Itu yang harus benar-benar dipikirkan. Termasuk di dalamnya terkait larangan penjualan dan larangan pemajangan,”ujar Budihardjo.

    Untuk diketahui, Hasil Fasilitasi Ditjen Otda Kemendagri atas Ranperda KTR yang dapat diakses secara publik, merekomendasikan penghapusan pasal pelarangan pemajangan rokok karena tidak memiliki dasar hukum. Serta larangan menjual dan/atau membeli rokok di tempat umum, dikecualikan untuk tempat umum yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi.

    Budihardjo mengaku pihaknya khawatir Ranperda KTR yang dipaksakan eksesif dan restriktif dengan berbagai pelarangan di dalamnya, mustahil diimplementasikan di lapangan. Bahkan bisa berujung memicu masalah baru.

    “Jangan sampai pelaku usaha dibuat bingung dengan situasi yang ada. Yang terpenting bagaimana komitmen dan implementasi untuk tidak menjual rokok pada anak dan kami sudah melaksanakan ini. Kami pelaku usaha ritel sudah mematuhi semua peraturan yang ada,” lanjut Budihardjo.

    Ia berharap, pembuat kebijakan sebelum benar-benar mensahkan Ranperda KTR, dapat bersikap bijaksana dengan mempertimbangkan kembali dan meninjau ulang seluruh masukan serta aspirasi dari stakeholder terdampak.

    “Kami akan tetap kawal Ranperda KTR ini. Jangn industri dan produk legal ini yang sudah taat aturan, justru dipersulit. Bikin aturan baru justru justru bisa memicu pertambahan rokok ilegal yang tidak memenuhi standar keselamatan,” tutupnya.

    Saat ini Hippindo menaungi 203 ritel modern dengan jumlah pekerja yang ada di bawah naungan anggota sebanyak 800 ribu pekerja. Jumlah tersebut dinilai cukup memberi kontribusi terhadap peningkatan perekonomian karena menyerap tenaga kerja dalam jumlah cukup banyak.

    (kil/kil)

  • Harga Cabai Masih Mahal Jelang Tahun Baru, Wamendag: Biasanya karena Cuaca

    Harga Cabai Masih Mahal Jelang Tahun Baru, Wamendag: Biasanya karena Cuaca

    Jakarta

    Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri mengecek harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di Pasar Johar Baru hari ini. Dalam tinjauan tersebut, harga cabai masih berada di atas harga acuan.

    Dalam kunjungannya, harga cabai keriting dibanderol Rp 50.000/kg. Pedagang menyebut harga ini turun dibandingkan dua pekan lalu yang mencapai Rp 80.000/kg.

    Sementara itu, harga cabai rawit mencapai Rp 70.000/kg, turun dibandingkan dua pekan lalu yang mencapai Rp 120.000/kg. Meski angka ini sudah menunjukkan tren penurunan dibandingkan beberapa minggu lalu, namun harga tersebut masih cukup tinggi.

    Badan Pangan Nasional mengatur Harga Acuan Penjualan (HAP) cabai rawit merah berada di kisaran Rp 40.000-57.000/kg. Sementara HAP cabai merah keriting di tingkat konsumen Rp 37.000-55.000/kg.

    “Untuk cabai masih di atas dikit di atas harga acuannya sedikit, di kisaran Rp 60.000-70.000/kg,” ujar Roro usai sidak di Pasar Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

    Roro mengakui bahwa masih ada tantangan saat ini dalam menghadapi fluktuasi harga cabai, salah satunya faktor cuaca. Menurut ia, cabai termasuk komoditas yang sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembaban.

    “Iya, jadi cabai itu memang agak challenging karena di mana-mana saya turun itu biasanya karena cuaca, dan dia rentan, pokoknya dia sensitif sekali. Kalau misalnya ada embun saja itu dia mempengaruhi bahkan pucuk dari cabainya, dan itu bisa langsung spread keseluruhannya,” terang Roro.

    Menyadari bahwa tren kenaikan harga cabai selalu berulang di setiap musim hujan, Roro akan segera berkoordinasi dengan kementerian dan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang.

    “Jadi, itu yang kemudian di mana biasanya stoknya itu tidak terlalu banyak, sehingga tentunya harganya juga naik gitu. Nah semakin hujan biasanya trennya seperti itu. Jadi makanya kita akan coba berkoordinasi lintas kementerian bagaimana untuk mencarikan solusi terbaik, khususnya untuk cabai karena trennya selalu sama,” imbuh Roro.

    Berbeda dengan cabai, komoditas minyak goreng subsidi, Minyakita, justru terpantau stabil dan dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Di Pasar Johar Baru, Minyakita dibanderol Rp 15.700 per liter, bahkan di Pasar Senen dijual Rp 15.500 per liter.

    “Jadi, dijualnya kalau di sini Rp 15.700. Kalau misalnya di pasar yang tadi Pasar Senen itu Rp15.500. Jadi, beda dikit tapi pada prinsipnya itu di bawah HET. Berarti dari segi komoditinya ada, barangnya ada, pasokannya juga aman, dan permintaan masyarakat juga ada, demand-nya juga ada,” imbuh Roro.

    (rea/ara)

  • Duh! Honda Freed Nyemplung Sawah Gara-gara Sopirnya Microsleep

    Duh! Honda Freed Nyemplung Sawah Gara-gara Sopirnya Microsleep

    Jakarta

    Satu unit mobil Honda Freed mengalami kecelakaan sampai nyebur sawah di jalur jalan lintas selatan (JJLS) Km.27, Jetis, Saptosari, Gunungkidul. Penyebabnya gara-gara sopir kelelahan hingga terjadi microsleep.

    Kapolsek Saptosari, AKP Sigit Teja Sukmana mengatakan, bahwa kejadian bermula saat mobil bernomor polisi R 1129 PB yang dikemudikan Solikhun (42), warga Tlogomulyo, Temanggung, Jawa Tengah melaju dari arah barat ke timur sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu Solikhun membawa istri dan seorang anaknya yang berusia tiga tahun.

    “Dari keterangan, mobil melaju 45 kilometer per jam dan tiba-tiba mobil melaju ke bahu jalan hingga akhirnya terjun ke area persawahan,” katanya kepada detikJogja.

    “Yang luka hanya pengemudinya, luka lecet pada tangan kanan dan kiri. Untuk mobilnya rusak parah pada bagian depan,” ujarnya.

    Terkait penyebab kecelakaan tunggal itu, Sigit menyebut karena kelalaian pengemudi. Di mana pengemudi mengalami kecapekan namun tetap memaksakan kondisi fisiknya.

    “Penyebab kecelakaan karena pengemudi mobil mengalami microsleep,” ucapnya.

    Praktisi keselamatan berkendara yang juga Senior Instructor Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menjelaskan microsleep adalah kondisi pengemudi benar-benar letih.

    “Microsleep adalah sebuah kondisi di mana otak pengemudi blank karena terlalu lelah akibat tidak beristirahat untuk refresh secara berkala,” jelas Sony kepada detikcom, beberapa waktu lalu.

    Bagaimana cara mengatasi atau menghindari microsleep? Sony menyarankan agar pengendara beristirahat cukup agar tak mengalami microsleep.

    “Biasakan tidur cukup sebelum mengemudi dan istirahat berkala. Ketika saat mengemudi dan badan sudah memberikan sign nguap, pegal-pegal, artinya harus stop dan istirahat, streching ringan,” saran Sony.

    (riar/riar)

  • Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Catat! 33 Jalanan Jakarta Ditutup Mulai Sore Ini

    Jakarta

    Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dalam rangka kegiatan perayaan malam tahun baru 2026. Setidaknya ada 33 ruas jalan yang akan ditutup secara situasional.

    “Untuk memastikan arus lalu lintas tetap berjalan tertib, aman, dan nyaman, Dishub DKI Jakarta melaksanakan rekayasa lalu lintas penutupan di 33 titik ruas jalan secara situasional, mulai pukul 18.00-01.00 WIB,” demikian dikutip dari akun Instagram Dishub DKI Jakarta.

    “Selain itu, akan disediakan berbagai titik lokasi parkir di sepanjang Jl. Sudirman – Jl. M. H Thamrin & Jl. Panglima Polim, serta penyesuaian operasional layanan angkutan umum jelang pergantian tahun,” tulisnya.

    Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo mengatakan pengalihan arus ini akan diberlakukan secara situasional melihat kondisi di lapangan.

    “Rute alternatif pada saat dilakukan pengalihan arus lalu lintas (bersifat situasional),” ujar Syafrin dalam keterangannya dikutip detikNews.

    Perayaan tahun baru 2026 di Jakarta digelar, Rabu (31/12), mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis (1/1), pukul 01.00 WIB. Berikut daftar 33 ruas jalan yang ditutup secara situasional.

    33 Jalanan Jakarta yang Ditutup Mulai Sore Ini

    1. Jalan Jenderal Sudirman (mulai dari Bundaran Senayan sampai dengan Bundaran HI);

    2. Jalan M.H. Thamrin (mulai dari Bundaran HI sampai dengan Bundaran Patung Kuda);

    3. Jalan Pintu 1 Senayan;

    4. Jalur Lambat Kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi barat;

    5. Jalan Bendungan Hilir;

    6. Jalan KH Mas Mansyur;

    7. Jalan Karet Pasar Baru Timur 5;

    8. Jalan Kupingan BNI 46;

    9. Jalan Kota Bumi dan Jalan Baturaja;

    10. Jalan Teluk Betung;

    11. Jalan Kebon Kacang;

    12. Jalan Sunda;

    13. Jalan Imam Bonjol;

    14. Jalan Sumenep Tosari;

    15. Landmark (Indocement);

    16. Jalan Setiabudi;

    17. Jalan Prof Dr Satrio;

    18. Jalan Masjid (Sampoerna);

    19. Jalan Garnisun dan Kolong Semanggi;

    20. Jalur lambat kupingan Semanggi (Gatot Subroto) sisi Timur;

    21. SCBD;

    22. Jalan Tulodong Atas 2/Samping CIMB;

    23. Simpang Jalan Budi Kemuliaan-Jalan Medan Merdeka Selatan;

    24. Jalan Kebon Sirih dari Arah Barat;

    25. Jalan K.H Wahid Hasyim;

    26. Jalan Majapahit;

    27. Jalan Veteran III;

    28. Jalan Veteran II;

    29. Simpang Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Medan Merdeka Utara;

    30. Simpang Jalan Medan Merdeka Selatan-Jalan MI Ridwan Rais;

    31. Simpang Jalan Perwira-Jalan Lapangan Banteng Barat;

    32. Simpang Jalan Trunojoyo-Jalan Panglima Polim;

    33. Simpang Jalan Panglima Polim-Jalan Melawai.

    (rgr/din)