Author: Detik.com

  • China Perketat Aturan, Bye-bye Mobil Listrik Boros!

    China Perketat Aturan, Bye-bye Mobil Listrik Boros!

    Jakarta

    Regulasi konsumsi bahan bakar sudah bertahun-tahun menjadi ‘pakem’ industri otomotif global, terutama untuk mobil bensin dan diesel. Namun, berbeda cerita untuk mobil listrik. Selama ini, kendaraan tersebut belum punya standar efisiensi energi yang bersifat wajib.

    Namun, situasi itu segera berubah di China. Menurut laporan Carscoops, pemerintah setempat akan memberlakukan regulasi baru yang mengatur konsumsi energi mobil listrik mulai tahun depan.

    Aturan tersebut memaksa produsen menghadirkan produk yang lebih efisien, bukan sekadar mengandalkan baterai besar untuk mengejar jarak tempuh.

    Mobil listrik China harus efisien dan irit energi. Foto: Doc. Xiaomi.

    Regulasi itu menetapkan batas maksimal konsumsi energi berdasarkan bobot kendaraan. Sebagai gambaran, mobil listrik penumpang berbobot sekitar dua ton wajib mencatat konsumsi listrik maksimal 15,1 kWh per 100 km.

    Angka itu tergolong ketat dan setara efisiensi yang biasa dicapai Tesla Model 3 dalam penggunaan harian.

    Menurut media lokal, standar baru tersebut 11 persen lebih ketat dibanding rekomendasi sebelumnya. Pemerintah China meyakini kebijakan itu dapat meningkatkan rata-rata jarak tempuh EV hingga tujuh persen.

    Poin penting dari regulasi tersebut adalah mencegah pabrikan mengambil ‘jalan pintas’ dengan memasang baterai berkapasitas lebih besar. Fokus utama justru diarahkan ke peningkatan efisiensi sistem, desain kendaraan, serta manajemen energi.

    Publikasi teknologi China, IT Home, menyebut aturan itu sebagai regulasi wajib konsumsi energi EV pertama di dunia. Undang-undang terkait dijadwalkan berlaku efektif mulai 1 Januari 2026.

    Sudah Dibahas Sejak Lama

    Pembahasan regulasi itu sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa bulan lalu. Pada Juli kemarin, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China bersama Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional serta Badan Regulasi Pasar menggelar pertemuan khusus untuk merumuskan aturan tersebut.

    Meski terkesan ketat, Carnewschina melaporkan banyak model EV dari merek besar seperti BYD dan Geely sebenarnya sudah memenuhi standar baru tersebut. Namun, model yang belum lolos kemungkinan harus diperbarui, atau bahkan dihentikan produksinya sampai memenuhi ketentuan.

    Jika aturan itu benar-benar disahkan, China kembali menegaskan posisinya sebagai penentu arah industri di pasar mobil listrik global.

    (sfn/dry)

  • Makin Banyak Usia Muda Kena Stroke, Ini Gejala Awal yang Mereka Keluhkan

    Makin Banyak Usia Muda Kena Stroke, Ini Gejala Awal yang Mereka Keluhkan

    Jakarta

    Stroke selama ini kerap dipersepsikan sebagai penyakit usia lanjut. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan gambaran berbeda. Stroke semakin banyak menyerang kelompok usia muda dan produktif.

    Pengalaman musisi dan aktor ternama Donald Glover atau Childish Gambino menjadi salah satu contoh nyata. Di usia 42 tahun, saat sedang menjalani tur dunia 2024, ia mendadak mengalami stroke.

    “Kepala saya sakit sekali, penglihatan saya sudah tidak jelas, tapi saya tetap tampil,” ujar Glover di hadapan penonton konser di Los Angeles, November lalu.

    “Saat ke Houston dan diperiksa dokter, saya diberi tahu bahwa saya terkena stroke.”

    Kasus Glover sejalan dengan data Studi Centers for Disease Control and Prevention (CDC) yang dipublikasikan pada 2024, prevalensi stroke pada kelompok usia 18 hingga 44 tahun meningkat 14,6 persen dibandingkan satu dekade sebelumnya.

    “Ini pesan penting bagi publik. Stroke bukan hanya penyakit orang tua,” kata Sean Savitz, Direktur Institute for Stroke and Cerebrovascular Diseases UTHealth Houston.

    “Stroke bisa menyerang siapa saja, di usia berapapun.”

    Menurut CDC, stroke terjadi ketika aliran darah ke otak terhambat, menyebabkan kerusakan jaringan otak dan berpotensi berujung kematian. Di Amerika Serikat, stroke masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi.

    Para ahli belum sepenuhnya sepakat mengenai satu penyebab utama meningkatnya stroke pada usia muda. Namun, sejumlah faktor risiko kini makin sering ditemukan pada generasi muda, mulai dari kurang aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, merokok, hingga stres berkepanjangan.

    Selain itu, riset American Heart Association (2024) juga menyoroti faktor lain yakni migrain, gangguan autoimun, dan kelainan pembuluh darah sebagai pemicu yang selama ini kerap luput dari perhatian.

    Stroke Sejak Remaja

    Stroke bahkan terjadi di usia remaja. Pemuda di Texas, AS, Evan Cadena, mengalami tiga kali serangan stroke sejak usia 16 tahun. Ia mendadak kehilangan kemampuan gerak di sebagian tubuh kanannya. Dokter menemukan Evan mengidap arteriovenous malformation (AVM), kelainan pembuluh darah bawaan.

    “Dia harus belajar ulang semuanya, bahkan menulis dengan tangan kiri,” kata ibunya, Janie Lazo.

    “Fasilitas dan sistem kesehatan nyaris tidak siap menghadapi pasien stroke seusia anak saya.”

    Stroke di usia remaja membuat Evan kehilangan banyak pengalaman penting dalam hidupnya, termasuk bersosialisasi dan bersekolah secara normal. Kondisi tersebut sempat menyeretnya ke jurang depresi.

    “Itu masa yang sangat berat,” ujar Evan.

    “Tapi saya masih hidup, masih bisa bergerak, dan itu yang membuat saya terus maju.”

    Meningkatnya kasus stroke pada usia muda menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan, yang selama ini lebih berfokus pada kelompok usia lanjut. Para ahli menilai, pencegahan harus dimulai lebih dini melalui pengendalian faktor risiko, skrining kesehatan, serta edukasi publik.

    Tergantung pada area yang terkena serangan, gejala stroke dapat menyerupai berbagai kondisi. Bukti menunjukkan stroke iskemik pada orang muda dapat menyerupai kejang, sindrom vestibular akut, migrain, infeksi, tumor otak, ensefalopati toksik-metabolik (terutama hipoglikemia), ensefalopati hipertensi, gastroenteritis, dan gangguan konversi.

    Gejala stroke yang khas dapat muncul, seperti wajah terkulai, kelemahan otot satu sisi, kesulitan berbicara, kesulitan penglihatan dan keseimbangan, gejala lain juga dapat terlihat termasuk penurunan koordinasi, defisit sensorik, sakit kepala, dan kelelahan.

    Halaman 2 dari 2

    (naf/naf)

  • 7 Jam Lebih Cepat dari Jakarta, Wilayah Ini Sudah Masuk Tahun 2026

    7 Jam Lebih Cepat dari Jakarta, Wilayah Ini Sudah Masuk Tahun 2026

    Kiritimati

    Atol Kiritimati atau yang dikenal sebagai Pulau Christmas secara resmi menyambut tahun baru 2026. Lokasi ini menjadi tempat pertama di dunia yang masuk tahun baru.

    Dilansir BBC, Rabu (31/12/2025), Pulau Kirimati merupakan bagian dari negara yang terletak di Samudra Pasifik, Kiribati. Negara itu terletak di selatan Hawaii, Amerika Serikat, dan timur laut Australia.

    Pulau ini terdiri dari beberapa atol atau terumbu karang berbentuk cincin dan membentang hampir 4.000 Km dari timur ke barat. Kirikati, diucapkan Kiribass, merdeka dari Inggris pada tahun 1979.

    Wilayah ini merupakan rumah bagi cagar laut terbesar di Pasifik Selatan. Banyak atol di negara ini yang dihuni.

    Sebagian besar atol tersebut berada di dataran rendah dan berisiko terkena dampak kenaikan permukaan laut akibat pemanasan global. Kepulauan ini memiliki populasi sekitar 116.000 jiwa. Meskipun letaknya hampir tepat di selatan Hawaii, Kiribati merayakan Tahun Baru sehari lebih awal.

    Sebagai informasi, Kiritimati terletak di zona waktu UTC +14. Sementara, Jakarta terletak di zona UTC +7. Artinya, Kiritimati sudah masuk 1 Januari 2026 saat Jakarta masih pukul 17.00 WIB, 31 Desember 2025.

    Pulau Chatham di Selandia Baru juga sudah masuk tahun 2026. Pulau Chatham, Selandia Baru, yang dihuni sekitar 600 orang menjadi kelompok berikutnya yang menyambut tahun 2026.

    Sekitar seperenam populasi kepulauan terpencil itu, sebagian besar penduduk setempat, menghabiskan saat-saat terakhir tahun 2025 di bar Hotel Chatham.

    Pemilik hotel setempat, Toni Croon, mengatakan tidak semua orang begadang hingga tengah malam.

    “Tim kami akan begadang hingga fajar, tetapi kami yang sudah tua akan pulang,” katanya.

    Toni memperkirakan kaum muda di pulau itu akan memiliki kemauan untuk begadang dan menyaksikan matahari terbit pertama tahun 2026.

    “Yang menyatukan kita semua adalah cinta yang kita miliki untuk tempat ini. Kita akan selalu memiliki kesamaan itu. Sungguh istimewa menyambut tahun 2026 di tempat yang terpencil dan terisolasi seperti ini,” ujarnya.

    Halaman 2 dari 2

    (haf/dhn)

  • Turki Tahan 125 Tersangka ISIS dalam Penggerebekan di Puluhan Provinsi

    Turki Tahan 125 Tersangka ISIS dalam Penggerebekan di Puluhan Provinsi

    Ankara

    Otoritas Turki mengumumkan penahanan puluhan tersangka yang diduga berafiliasi dengan kelompok radikal Islamic State (ISIS). Penahanan massal itu dilakukan dalam operasi penggerebekan yang dilakukan secara nasional, atau di berbagai wilayah Turki.

    “Kami menangkap 125 tersangka Daesh (akronim Arab untuk ISIS-red) dalam operasi serentak yang dilakukan di sebanyak 25 provinsi, pagi ini,” kata Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, seperti dilansir AFP, Rabu (31/12/2025).

    Yerlikaya mengatakan bahwa operasi penggerebekan pada Rabu (31/12) waktu setempat itu berlangsung di area Istanbul dan 24 provinsi lainnya, termasuk Ankara dan Yalova.

    Dia membagikan cuplikan video yang menunjukkan pasukan keamanan Turki menggerebek rumah sejumlah tersangka, beberapa di antara terlihat dengan tangan terborgol di belakang punggung.

    “Mereka yang berusaha merusak persaudaraan kita, persatuan kita, kebersamaan kita… hanya akan menghadapi kekuatan negara kita dan persatuan bangsa kita,” tegas Yerlikaya memberi peringatan.

    Turki telah melakukan sejumlah penggerebekan yang menargetkan tersangka militan, setelah tiga polisi tewas pada Senin (29/12) dalam operasi melawan kelompok ekstremis tersebut di Yalova, bagian barat laut negara tersebut.

    Bentrokan yang berlangsung selama berjam-jam itu juga menewaskan enam anggota ISIS, yang semuanya warga negara Turki.

    Pada Selasa (30/12) waktu setempat, pasukan keamanan Turki menangkap sedikitnya 357 orang dalam gelombang operasi lainnya yang menargetkan ISIS, yang dilakukan di sebanyak 21 provinsi di negara tersebut.

    “Kami tidak akan pernah memberikan kesempatan sedikit pun kepada mereka yang berupaya membuat negara ini bertekuk lutut melalui terorisme,” ucap Yerlikaya pada saat itu.

    Turki berbagi perbatasan darat sepanjang 900 kilometer dengan Suriah, yang menjadi lokasi sisa-sisa ISIS yang masih aktif.

    Lihat juga Video ‘Ricuh di Parlemen Turki, Sesama Anggota Saling Adu Jotos’:

    Halaman 2 dari 2

    (nvc/idh)

  • Bos Aprilia Ingin Martin Lakukan Ini di MotoGP 2026

    Bos Aprilia Ingin Martin Lakukan Ini di MotoGP 2026

    Jakarta

    Bos Aprilia mengutarakan harapan besarnya terhadap Jorge Martin jelang MotoGP 2026. CEO Aprilia Massimo Rivola meminta sang juara dunia 2024 untuk lebih percaya pada diri sendiri dan tidak memaksakan pembuktian sejak awal musim.

    Martin menjalani musim debut yang tak mudah bersama tim pabrikan Aprilia. Pebalap Spanyol itu hanya tampil dalam tujuh seri akibat serangkaian cedera yang menghambat konsistensinya. Meski demikian, performa impresif Martinator tetap terlihat, salah satunya saat ia melesat dari posisi ke-18 ke posisi keempat di Hungaria, hanya beberapa balapan setelah pulih dari cedera besar ketiganya.

    Keterbatasan waktu di atas motor membuat Martin masih dalam tahap adaptasi menjelang musim anyar. Rivola menilai proses tersebut wajar dan meminta pebalapnya untuk tidak terburu-buru. Berbicara di akhir musim di Valencia, Rivola yakin Martin sudah memahami potensi RS-GP, namun kini perlu memantapkan mentalnya.

    “Saya rasa mereka berdua adalah orang-orang yang cukup cerdas,” kata Rivola tentang Martin dan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, seperti dikutip dari Crash.

    “Saya rasa Jorge memahami bahwa ada potensi dalam tim ini dan motor ini, dan hal pertama yang perlu dipikirkan Jorge adalah percaya pada dirinya sendiri, percaya bahwa dia juga bisa berada di sana. Sebagai juara dunia, semua orang mengharapkan lebih banyak lagi darinya,” sambung Rivola.

    Rivola menegaskan bahwa Martin tidak perlu menunjukkan kepada Aprilia bahwa dia cepat, sebab jika terlalu memaksakan, dikhawatirkan itu malah bisa jadi bumerang buat Martin. Singkatnya, Martin harus pandai mengelola ekspektasi.

    Sebelumnya situasi Martin sempat memanas di pertengahan musim. Ia mencoba membatalkan kontraknya dengan Aprilia untuk 2026 dengan mengaktifkan klausul performa. Namun karena minimnya jumlah balapan karena cedera, Aprilia menolak dan bahkan mengancam langkah hukum. Akhirnya, Martin memilih bertahan dan menyetujui tahun kedua kontraknya bersama Aprilia menjelang GP Ceko 2025.

    Dalam sebuah dokumenter MotoGP, Rivola juga mengungkap bahwa manajer Martin menyebut bahwa Martin memiliki tawaran dari Honda. Meski diwarnai drama, Aprilia justru menutup musim terbaiknya di MotoGP dengan empat kemenangan grand prix dan finis runner-up klasemen pabrikan.

    (lua/dry)

  • Tubuh Berpotensi Alami Cedera Fisik saat Liburan, Ini Cara Cegahnya

    Tubuh Berpotensi Alami Cedera Fisik saat Liburan, Ini Cara Cegahnya

    Jakarta

    Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk beristirahat dan menikmati waktu bersama. Selama liburan, berbagai aktivitas fisik kerap dilakukan, mulai dari berjalan jauh saat berwisata, berenang, hingga bermain bersama anak.

    Tanpa disadari, aktivitas tersebut sering dilakukan dalam durasi yang panjang sehingga dapat menguras energi tubuh, terutama jika tidak disertai persiapan yang memadai. Untuk menghindari kondisi tersebut, dr. Surya Santosa, Sp.KO di Mayapada Hospital Jakarta Selatan menyarankan agar aktivitas fisik selama liburan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing.

    “Tubuh tetap perlu bergerak saat liburan, namun intensitasnya harus diatur. Idealnya, aktivitas fisik dimulai dengan pemanasan ringan, diikuti aktivitas utama dengan durasi dan intensitas yang disesuaikan, serta diakhiri pendinginan. Selain itu, mencukupi kebutuhan cairan dan memberi waktu istirahat yang cukup sangat penting untuk mencegah kelelahan dan cedera,” kata dr. Surya Santosa dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

    Menurutnya, selain soal intensitas, mengenali batas kemampuan tubuh juga menjadi hal penting selama liburan. Jadwal yang padat, keinginan memaksimalkan waktu bersama keluarga, serta perubahan pola makan dan waktu istirahat kerap membuat tubuh lebih cepat lelah.

    Dalam kondisi ini, tidak sedikit orang tetap memaksakan diri beraktivitas meski tubuh sudah memberikan sinyal kelelahan, sehingga risiko cedera pun meningkat. Lebih lanjut, dr. Surya menekankan pentingnya memilih aktivitas yang aman dan inklusif bagi seluruh anggota keluarga.

    “Setiap anggota keluarga memiliki kondisi fisik yang berbeda, terutama anak-anak dan lansia. Karena itu, penting memilih aktivitas yang sesuai usia dan kemampuan, serta tidak memaksakan diri agar seluruh keluarga tetap dapat menikmati liburan dengan nyaman dan aman,” jelasnya.

    Dalam praktiknya, keluarga dapat memilih aktivitas fisik ringan yang dapat dilakukan bersama seperti berjalan santai, berenang dengan durasi yang sesuai atau bermain aktif bersama anak.

    Selain menjaga kebugaran, aktivitas ini juga mempererat kebersamaan, selama dilakukan secara bertahap dan diselingi waktu istirahat yang cukup.

    Selain pengaturan aktivitas, daya tahan tubuh selama liburan juga sangat dipengaruhi oleh asupan cairan dan nutrisi harian. Menurut dr. Oki Yonatan Oentiono, Sp.GK, PNS di Mayapada Hospital Kuningan, perhatian terhadap asupan cairan dan nutrisi selama liburan juga menjadi faktor penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

    “Perubahan pola makan saat liburan, konsumsi makanan tinggi gula atau lemak, serta kurangnya minum air putih dapat menurunkan daya tahan tubuh. Karena itu, penting memastikan asupan cairan yang cukup dan memilih makanan bergizi seimbang agar stamina tetap terjaga, terutama saat beraktivitas di luar ruang.” tuturnya.

    Dia mengatakan dengan dukungan asupan nutrisi dan cairan yang tepat, aktivitas fisik yang dilakukan secara terukur selama liburan justru dapat membantu tubuh tetap bugar. Hal itu juga mampu membuat tubuh menjadi lebih siap kembali menjalani rutinitas setelah liburan usai.

    Dalam mendukung kebugaran anggota keluarga selama maupun setelah liburan Natal dan Tahun Baru, Mayapada Hospital melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) menyediakan layanan terpadu, mulai dari skrining pra-olahraga, pencegahan dan penanganan cedera, hingga program peningkatan performa dan pemulihan pasca cedera atau operasi. Layanan ini didukung fasilitas modern seperti gym, VO₂ Max, dan Body Composition Analysis, serta ditangani oleh tim dokter multidisiplin dan fisioterapis berpengalaman.

    Berbagai informasi kesehatan dari dokter Mayapada Hospital dapat ditemukan di aplikasi MyCare dalam fitur Health Articles & Tips. Selain itu, Anda dapat memantau kebugaran tubuh melalui fitur Personal Health untuk menghitung detak jantung, langkah kaki, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).

    (akn/ega)

  • India Geser Jepang sebagai Negara dengan Ekonomi Terbesar ke-4 Dunia

    India Geser Jepang sebagai Negara dengan Ekonomi Terbesar ke-4 Dunia

    New Delhi

    India telah melampaui Jepang dan kini menempati posisi sebagai negara dengan ekonomi terbesar keempat dunia. Capaian ini terungkap dalam perhitungan terbaru pemerintah India yang dimuat dalam laporan tinjauan ekonomi akhir tahun.

    Dalam laporan itu disebutkan, jika tren pertumbuhan saat ini berlanjut, India diproyeksikan akan menyalip Jerman dan menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketiga dunia dalam tiga tahun ke depan, hanya berada di bawah Amerika Serikat dan China.

    Seberapa kuat ekonomi India?

    Produk domestik bruto (PDB) India saat ini diperkirakan telah mencapai sekitar US$4,18 triliun atau (sekitar Rp 70 ribu triliun), dan diproyeksikan melonjak hingga US$7,3 triliun (sekitar Rp122 ribu triliun) pada 2030. Dengan capaian ini, India diperkirakan akan menjadi kekuatan ekonomi global ketiga terbesar dalam ukuran ekonomi.

    Pertumbuhan ekonomi India juga menunjukkan tren menguat. Pada kuartal kedua tahun fiskal 2025–2026, PDB riil India tumbuh 8,2 persen, meningkat dari 7,8 persen pada kuartal sebelumnya dan menjadi level tertinggi dalam enam kuartal terakhir.

    Kinerja ekspor turut menguat. Nilai ekspor barang India naik menjadi US$38,13 miliar (sekitar Rp636 triliun) pada November, dibandingkan US$36,43 miliar (sekitar RP608 triliun) pada Januari. Kenaikan ini ditopang oleh ekspor barang teknik, elektronik, farmasi, serta produk minyak bumi.

    Meski demikian, konfirmasi resmi atas posisi India sebagai ekonomi keempat terbesar dunia masih menunggu rilis data PDB tahunan final pada 2026. Dana Moneter Internasional (IMF) juga memperkirakan India akan melampaui Jepang pada tahun depan.

    Bank Sentral India, Reserve Bank of India (RBI), turut merevisi naik proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk tahun fiskal 2025–2026 menjadi 7,3 persen.

    Mesin pertumbuhan dari dalam negeri

    Laporan tersebut menggambarkan kondisi ekonomi saat ini sebagai fase langka “Goldilocks”, yakni pertumbuhan tinggi dengan inflasi yang relatif rendah. Neraca keuangan perusahaan yang solid, aliran kredit yang stabil, serta reformasi struktural dinilai menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan jangka panjang.

    “India termasuk salah satu negara dengan ekonomi besar yang pertumbuhannya tercepat di dunia dan berada pada posisi yang baik untuk mempertahankan momentum ini,” demikian bunyi laporan tersebut.

    Dengan target mencapai status negara berpendapatan menengah-atas pada 2047, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaannya, India disebut tengah membangun fondasi kuat melalui pertumbuhan ekonomi, reformasi struktural, dan kemajuan sosial.

    Tantangan apa yang masih mengintai?

    Di balik lonjakan ekonomi, kesenjangan pendapatan dengan negara maju tetap lebar. Data terbaru Bank Dunia menunjukkan PDB per kapita India pada 2024 berada di US$2.694 (sekitar Rp45 juta), yaitu 12 kali lebih rendah dari Jepang dan hampir 20 kali lebih rendah dari Jerman.

    India juga kini menjadi negara dengan populasi terbesar di dunia, setelah melampaui China pada 2023. Lebih dari seperempat dari total 1,4 miliar penduduk India berusia antara 10 hingga 26 tahun.

    Menciptakan lapangan kerja berkualitas bagi jutaan generasi muda menjadi tantangan besar berikutnya. Meski demikian, laporan pemerintah tetap optimistis.

    “Sebagai salah satu negara termuda di dunia, kisah pertumbuhan India akan sangat ditentukan oleh kemampuannya menciptakan lapangan kerja berkualitas yang mampu menyerap tenaga kerja secara produktif dan mendorong pertumbuhan yang inklusif serta berkelanjutan,” tulis laporan tersebut.

    Pada tahun ini, Perdana Menteri Narendra Modi meluncurkan pemangkasan besar pajak konsumsi dan mendorong reformasi undang-undang ketenagakerjaan, menyusul perlambatan ekonomi yang sempat mencapai titik terendah dalam empat tahun terakhir.

    Tekanan juga datang dari sisi nilai tukar. Rupee India sempat menyentuh level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS pada awal Desember, setelah melemah sekitar 5 persen sepanjang 2025. Pelemahan ini dipicu kekhawatiran atas belum tercapainya kesepakatan dagang dengan Washington serta dampak kenaikan tarif terhadap produk India.

    India sebelumnya menjadi negara dengan ekonomi terbesar kelima dunia pada 2022, setelah PDB-nya melampaui Inggris, yakni mantan penguasa kolonialnya.

    Editor: Rizki Nugraha

    (nvc/nvc)

  • Main Golf Setelah Liburan, Ini Tips Jaga Sendi Tetap Sehat

    Main Golf Setelah Liburan, Ini Tips Jaga Sendi Tetap Sehat

    Jakarta

    Kembali aktif bermain golf di awal tahun menjadi momen yang dinantikan banyak pegolf. Selain menyegarkan pikiran setelah masa liburan, aktivitas ini juga menjadi cara menyenangkan untuk kembali bergerak. Meski terlihat santai, golf tetap membutuhkan kesiapan fisik agar tubuh tetap fit dan terhindar dari nyeri.

    Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Mayapada Hospital Kuningan, dr. Jafri Hasan, Sp.OT, Subsp.CO (K), mengatakan keluhan nyeri sendi kerap muncul ketika tubuh kembali dipacu beraktivitas setelah periode istirahat yang cukup panjang.

    “Memasuki awal tahun, tubuh perlu beradaptasi kembali dengan peningkatan aktivitas fisik, termasuk olahraga seperti golf yang melibatkan gerakan rotasi, tumpuan kaki, dan koordinasi sendi. Jika tidak diimbangi persiapan yang tepat, otot dan sendi akan lebih mudah mengalami ketegangan,” ujar dr.Jafri Hasan, dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).

    Meski termasuk olahraga low impact, golf tetap melibatkan gerakan berulang yang memberi tekanan pada sendi. Jika dimainkan dalam durasi lama atau saat kondisi tubuh belum sepenuhnya fit, beberapa area seperti punggung bawah, pinggul, lutut, dan pergelangan tangan berisiko mengalami keluhan.

    Untuk meminimalkan risiko tersebut, pegolf disarankan melakukan peregangan ringan secara berkala, idealnya setiap 2-3 jam, baik sebelum maupun saat bermain. Gerakan sederhana seperti meluruskan kaki, memutar pergelangan kaki, serta menggerakkan bahu dapat membantu mengurangi kekakuan otot dan menjaga fleksibilitas sendi.

    Selain peregangan, postur tubuh saat melakukan swing juga perlu diperhatikan. Posisi tubuh sebaiknya stabil dengan sedikit kemiringan ke depan, lutut dalam kondisi rileks, dan rotasi dilakukan secara terkontrol agar beban pada sendi tidak berlebihan.

    Hal senada disampaikan dr. Zeth Boroh, Sp.KO. Ia menekankan pentingnya mengenali batas kemampuan tubuh saat berolahraga.

    “Beristirahat sejenak, menjaga posisi tubuh yang benar, serta melakukan peregangan ringan secara rutin dapat membantu mencegah cedera, terutama saat melakukan aktivitas fisik seperti bermain golf yang menuntut kerja sendi secara berulang,” jelasnya.

    Sebagai bentuk komitmen terhadap dunia olahraga, Mayapada Hospital turut aktif mendukung berbagai kegiatan golf. Salah satunya dengan menjadi Official Medical Partner Bloomberg Technoz Year End Executive Golf Tournament 2025 yang digelar pada 19 Desember 2025 di Sentul Highlands Golf, Bogor.

    Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan tim medis dengan layanan sports physiotherapy dan ambulans siaga. Selain itu, tersedia pula berbagai layanan kesehatan pendukung, seperti pemeriksaan Gula Darah Sewaktu (GDS), skrining risiko diabetes berbasis AI, analisis kekuatan dan genggaman tangan, pemeriksaan postur tubuh, hingga pengukuran indeks massa tubuh bagi para golfer.

    Bagi masyarakat yang ingin menjaga kebugaran dan performa tubuh, Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) menyediakan layanan komprehensif mulai dari skrining, pencegahan dan penanganan cedera, hingga peningkatan performa aktivitas fisik. Layanan ini didukung fasilitas lengkap seperti gym, VO2 Max, serta Body Composition Analysis.

    Informasi lengkap seputar layanan kesehatan di Mayapada Hospital dapat diakses melalui aplikasi MyCare pada fitur Health Articles & Tips. Aplikasi ini juga dilengkapi fitur Personal Health untuk memantau kebugaran, seperti langkah kaki, detak jantung, kalori terbakar, dan Body Mass Index (BMI).

    (akn/ega)

  • 2026, Ujian Kedewasaan Umat dalam Pembangunan Nasional

    2026, Ujian Kedewasaan Umat dalam Pembangunan Nasional

    Jakarta

    Tahun 2025 dapat dibaca sebagai masa peralihan penting dalam perjalanan bangsa. Pergantian kepemimpinan nasional, penyesuaian arah kebijakan pembangunan, serta tekanan global yang kian tidak menentu menempatkan Indonesia pada fase transisi. Dalam konteks inilah, tahun 2026 layak dimaknai sebagai ujian kedewasaan umat, sekaligus momentum konsolidasi agar umat Islam mampu berkontribusi secara lebih sadar, terukur, dan bertanggung jawab dalam pembangunan nasional.

    Islam sejak awal menempatkan perubahan sebagai kerja perbaikan, bukan sekadar seruan. Al-Qur’an menegaskan, “Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri”. Ayat ini mengajarkan bahwa perubahan sosial tidak hanya menunggu kebijakan negara, tetapi menuntut kesiapan umat untuk berbenah dan mengambil peran aktif. Dari sinilah lahir konsep islah sebagai inti ajaran dan gerakan.

    Secara bahasa, islah berasal dari kata ashlaha-yushlihu-ishlahan, yang bermakna memperbaiki, meluruskan, mendamaikan, dan menjadikan sesuatu lebih baik dari keadaan sebelumnya. Islah tidak berhenti pada niat baik atau kesalehan personal, melainkan menuntut tindakan nyata untuk memperbaiki kondisi yang rusak, timpang, atau tidak adil. Dalam Al-Qur’an, Islah selalu dikaitkan dengan tanggung jawab sosial, perdamaian, dan kemaslahatan bersama.

    Persatuan Ummat Islam (PUI) sejak awal berdiri menegaskan bahwa islah adalah jalan pengabdian. Pada Milad ke-108 tahun PUI, tema “Menguatkan Gerakan Islah” bukan sekadar slogan seremonial, tetapi peneguhan arah perjuangan. Para pendiri PUI menempatkan “perbaikan” sebagai orientasi utama: memperbaiki akidah tanpa memecah belah, memperbaiki umat tanpa kegaduhan, serta memperbaiki kehidupan kebangsaan dengan cinta dan persatuan sebagai ruh gerakan.

    Dalam konteks global, tantangan yang dihadapi umat dan bangsa semakin kompleks. Konflik Rusia-Ukraina yang berkepanjangan masih memengaruhi harga energi dan pangan dunia. Rivalitas Amerika Serikat dan Cina menunjukkan bahwa dunia bergerak menuju fragmentasi ekonomi. Kebijakan proteksionis Amerika Serikat yang menguat sejak era Trump menjadi pengingat bahwa ketergantungan pada kekuatan global menyimpan risiko besar. Di sisi lain, tragedi kemanusiaan di Palestina terus mengetuk nurani umat Islam tentang pentingnya keadilan dan solidaritas yang bermartabat.

    Di dalam negeri, ujian itu hadir dalam bentuk krisis nyata yang dirasakan rakyat. Banjir besar di sejumlah wilayah Sumatera pada akhir 2025 bukan hanya bencana alam, tetapi juga krisis sosial dan ekonomi. Ribuan keluarga kehilangan tempat tinggal, aktivitas ekonomi rakyat terhenti, dan banyak petani serta pelaku usaha kecil kehilangan sumber penghidupan. Peristiwa ini menunjukkan bahwa pembangunan membutuhkan daya tahan sosial dan kepedulian kolektif yang lebih kuat.

    Data sosial-ekonomi memperkuat kenyataan tersebut. Jumlah penduduk miskin Indonesia masih berada di kisaran 24 juta jiwa, sementara kelompok rentan jauh lebih besar. Kemiskinan ekstrem memang telah ditekan hingga di bawah 1 persen, namun satu bencana besar saja dapat mendorong jutaan orang kembali jatuh miskin. Tingkat pengangguran di kisaran 4-5 persen juga menunjukkan bahwa ketahanan ekonomi masyarakat masih rapuh ketika berhadapan dengan krisis.

    Dalam situasi seperti ini, umat Islam diuji untuk beranjak dari kesalehan individual menuju kesalehan sosial. Islam tidak berhenti pada menjadi Muslim yang saleh, tetapi mendorong lahirnya Muslih, orang yang aktif melakukan islah. Muslih adalah mereka yang tidak hanya baik untuk dirinya, tetapi juga memperbaiki lingkungan, menolong yang terdampak krisis, dan menghadirkan solusi. Inilah yang dapat disebut sebagai Islah Maker, pelaku perbaikan yang bekerja nyata di tengah umat dan bangsa.

    Menguatkan Gerakan Islah berarti mengonsolidasikan peran umat pada tiga bidang utama. Pertama, pendidikan, dengan memperbaiki kualitas dan relevansi lembaga pendidikan umat agar melahirkan generasi berakhlak, tangguh, dan adaptif. Kedua, ekonomi umat, dengan menjadikan zakat, infak, dan wakaf sebagai pengungkit kemandirian ekonomi rakyat, terutama di wilayah terdampak krisis dan bencana. Ketiga, ketahanan sosial, dengan memperkuat solidaritas, kesiapsiagaan bencana, dan jaringan tolong-menolong berbasis komunitas.

    Akhirnya, ujian kedewasaan umat tidak bisa dijalani sendirian. Gerakan Islah menuntut kolaborasi antara negara, ormas, dan masyarakat sipil. Negara membutuhkan mitra sosial yang berakar dan dipercaya. Umat membutuhkan kebijakan yang adil serta ruang partisipasi yang terbuka. Tahun 2026 menjadi momentum penting untuk membuktikan bahwa umat Islam Indonesia mampu hadir sebagai Muslih kolektif-penggerak Islah yang dewasa, moderat, dan bertanggung jawab demi Indonesia yang maju, tangguh, dan bermartabat.

    Raizal Arifin
    Ketua Umum DPP Persatuan Ummat Islam (PUI)

    (knv/knv)

  • Mulai Sulit Fokus usai Libur Panjang? Coba Asah Lagi dengan Hitung Jumlah Hewan Ini

    Mulai Sulit Fokus usai Libur Panjang? Coba Asah Lagi dengan Hitung Jumlah Hewan Ini

    Mulai Sulit Fokus usai Libur Panjang? Coba Asah Lagi dengan Hitung Jumlah Hewan Ini